cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
eic.jsrd@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
eic.jsrd@gmail.com
Editorial Address
Jl. Islamic Centre Makmur Tengah (ICM Tengah) No. B3 Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Scientech Research and Development
Published by Ikatan Dosen Menulis
ISSN : 27156974     EISSN : 27155846     DOI : https://doi.org/10.56670/jsrd.v1i1
Journal of Scientech Research and Development (JSRD) is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of social research and development. Investigated the dynamics of teaching and learning of Scientech education, scientech research, and development problems in the scientech at the primary, senior, and high education levels. Besides focusing on the development of studies on issues of basic education, JSRD covered the critical view, and a comprehensive mind in research and social education. Journal of Scientech Research and Development (JSRD) is published by Ikatan Dosen Menulis in collaboration with GoAcademica CRP. Publishing twice times a year, ie Issue 1 and Issue 2 in June and December, and already have a registration number p-ISSN: 2715-6974 and e-ISSN: 2715-5846 since 2019.
Articles 523 Documents
ANALYSIS OF CONFLICT RESOLUTION OF BAMBOO HARVESTING LAND BOUNDARIES IN GOLEWA DISTRICT, NGADA REGENCY, EAST NUSA TENGGARA PROVINCE Yohanes C. Kolo Meko; Maria M. E Purnama; Pamona Sinaga
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.284

Abstract

Dalam pemanfaatan bambu di pedesaan terdapat beberapa kendala yang dihadapi baik itu dalam proses pembibitan, pemeliharaan,pemanenan hingga pemasaran, kendala yang terjadi pada pemanenan adalah masalah penebangan yak tak ideal serta masalah konflik tapal batas lahan pemanenan bambu. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan di 16 desa yang berada di wilayah administratif Kecamatan Golewa ditemukan lima kasus yang terletak di empat desa yang berbeda yaitu : Desa Ratogesa, Desa Dadawea, Desa Radabags dan Desa Were Iv, masalah yang serupa yaitu sering kali pemanen, memotong bambu melewati batas lahan sehingga masuk ke lahan milik orang lain sehingga hal ini memicu konflik. Dinamika dalam penyelesaian konflik masih bersifat rancu dan cenderung berlarut – larut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyeban konflik, mekanisme penyelesaian konflik serta dampak yang ditimbulkan oleh konflik tapal batas. Penentuan responden menggunakan metode Snowball Sampling (bola salju) dengan jumlah 8 responden, analisis data menggunakan Metode Rapid Land Tenure Assesment (RaTA). Penyebab terjadinya konflik adalah penentuan letak batas yang umumnya bersifat rancu yakni menggunakan tanaman gose ngusu (tanaman penunjuk batas khas masyarakat kabupaten Ngada), serta pertumbuhan rumpun bambu yang masuk ke lahan milik orang lain. Mekanisme penyelesaian yang terlihat pada ke lima kasus adalah metode resolusi konflik pengaturan sendiri dan pola penyelesaian konflik dengan intervensi pihak ketiga dengan mempunyai pola yang khas yaitu penyelesaian konflik sendiri dengan pola kompetisi (competing) dan kompromi serta pengadilan perdata dan alternative dispute resolution (ADR) serta memiliki dampak positif dan negatif pasca konflik
ANALISIS FAKTOR PENDORONG PERTUMBUHAN BISNIS DALAM UPAYA MENCIPTAKAN STRATEGI BERSAING UMKM: STUDI KASUS UMKM YANG DIKELOLA MAHASISWA UNIVERSITAS LANGLANGBUANA Septiawan, Fajar Eryanto; Ramdani, Dani
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.285

Abstract

Tujuan berbisnis adalah mendapatkan nilai tambah dari jasa atau produk yang ditawarkan kepada pelanggan. Ketika beberapa pebisnis menawarkan jasa atau produk yang serupa maka timbul persaingan dan menyiapkan strategi bersaing. Semua pebinis menginginkan setiap tahunnya akan tumbuh pendapatan secara terus menerus, sehingga para pebisnis akan peduli terhadap faktor-faktor yang menumbuhkan binis. Penelitian ini berupaya untuk mengindentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bisnis. Metode penelitian akan dilakukan secara kualitatif untuk mendapatkan gambaran awal tentang faktor dominan yang dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis. Bagi mahasiswa Gen Z yang aktif di media sosial, adaptasi terhadap teknologi baru, terutama TikTok Shop, memberikan peluang bisnis. Pendaftaran pada TikTok Shop dapat dilakukan melalui link yang disediakan, dan strategi pemasaran melalui konten kreatif, iklan, dan live shopping dapat membantu meningkatkan penjualan. Pentingnya pemanfaatan fitur seperti TikTok Insight untuk menganalisis data audiens dan tren pasar menjadi kunci dalam mengembangkan bisnis secara efektif di platform ini. Keseluruhan, integrasi TikTok Shop dengan bisnis online melalui Tokopedia membawa potensi pertumbuhan positif, dengan komitmen mendukung pelaku UMKM dan menciptakan lapangan kerja baru.
PERANCANGAN AWAL APLIKASI UJI PROOF ROOLING MENGUKUR LENDUTAN LAPIS FONDASI AGREGAT KELAS A MENGGUNAKAN KAMERA Heldiansyah, Heldiansyah; Salim, Muchtar; Irawan, Agus; Muhammad, Said
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.286

Abstract

Lapisan struktur perkerasan lentur memiliki tahapan pekerjaan yang dilakukan secara berurutan dan dilakukan pengujian untuk memastikan bahwa setiap tahapan memenuhi kuantitas lapisan, kualitas dan spesifikasi teknis. Penelitian geoteknik fokus pada tahapan pekerjaan lapis fondasi agregat klas A dimana dilakukan pengujian Proof Rooling yaitu uji secara visual terhadap pemadatan tanah atau lapis fondasi agregat klas A. Pengujian Proof Rooling ini sangat penting dilakukan sebelum dapat melanjutkan pengujian berikutnya yaitu pengujian kepadatan lapangan/Sand Cone dan CBR (California Bearing Rasio). Proof Rooling digunakan untuk menguji lendutan tanah/lapis fondasi agregat klas A dengan cara melewatkan beban berupa dump truk dan petugas penguji mengikuti dump truk tersebut untuk melihat langsung secara manual kondisi lendutan lapis fondasi agregat klas A dilapangan. Pengujian Proof Rooling secara visual cukup sederhana dan hasilnya dapat dipertanggung jawabkan secara teknis. Permasalahan yang muncul apabila jalur lapis fondasi agregat klas A yang diuji memiliki jarak yang panjang akan mengakibatkan kelelahan bagi petugas penguji karena harus berjalan kaki dan dapat mengganggu penglihatan sehingga mata tidak fokus penilaian menjadi tidak konsisten. Penelitian ini merancang aplikasi uji Proof Rooling mengukur lendutan lapis fondasi agregat klas A. Dengan aplikasi uji Proof Rooling diharapkan hasil pengukuran lendutan lapis fondasi agregat klas A dapat lebih presisi dan konsisten.
PERANCANGAN AWAL APLIKASI UJI SAND CONE KEPADATAN LAPANGAN PEKERJAAN TANAH BERBASIS ANDROID Heldiansyah, Heldiansyah; Gunawan, Hadi; Suhaimi, Muhammad; Salim, Muchtar; Yanuar, Khairil
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.287

Abstract

Pada pelaksanaan pekerjaan tanah timbunan sistem per lapis dimana pelaksanaan minimal terdiri dari dua lapis. Lapisan pertama dimulai dengan penghamparan dan pemadatan, lalu dilakukan uji Sand Cone untuk menilai kepadatan lapangan tersebut. Setelah hasil uji Sand Cone lapisan pertama memenuhi spesifikasi teknis maka dilanjutkan lapisan kedua dengan cara yang sama. Pada pelaksanaan pekerjaan lapisan kedua harus dilakukan lebih cepat untuk menghindari lapisan pertama basah yang bisa disebabkan hujan atau hal lainnya. Faktor yang dapat menghambat pekerjaan pada lapis kedua adalah lambatnya pelaksanaan uji Sand Cone. Perhitungan pengujian kepadatan lapangan dengan uji Sand Cone ini bisa dilakukan secara manual menggunakan perhitungan kalkulator atau menggunakan aplikasi Excel di perangkat laptop. Proses perhitungan alat bantu kalkulator memerlukan waktu yang sangat lama karena data dihitung satu per satu. Perhitungan menggunakan aplikasi Excel perangkat laptop dapat dilakukan lebih cepat namun kurang cocok dilakukan pada proyek pembangunan jalan baru yang berada daerah terpencil belum ada pasokan energi listrik untuk mendukung daya baterai laptop. Penelitian ini merancang aplikasi uji sand cone menggunakan metode SNI 2828-2011 kepadatan lapangan perhitungan pekerjaan tanah berbasis android. Aplikasi uji Sand Cone pada ponsel android memberi manfaat memudahkan dan mempercepat perhitungan hasil uji kepadatan lapangan. Keunggulan aplikasi uji sand cone berbasis android yaitu lebih praktis mudah dibawa, daya baterai lebih lama, dan pengisian ulang daya listrik dapat dilakukan dengan powerbank atau soket charger mobil.
ANALYSIS OF THE SUITABILITY OF BETUNG BAMBOO HABITAT (DENDROCALAMUS ASPER) WITH A GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM APPROACH AND MAXENT : CASE STUDY OF GOLEWA DISTRICT AND SOA DISTRICT, NGADA REGENCY Fransiskus Antonio Rotok Sugi; Mamie Elsyana Pellondo’u; Norman P.L.B Riwu Kaho
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.288

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor lingkungan dan perbedaan kesesuaian habitat dari bambu betung di Kecamatan Golewa dan Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan metode observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji jackknife untuk model habitat di Kecamatan Golewa terdapat 9 variabel lingkungan yang berpengaruh yakni ketinggian tempat, pH tanah, bio12, bio1, kemiringan lereng, bio13, bio10, bio19 dan bio4. Sedangkan Kecamatan Soa terdapat 7 variabel lingkungan yang berpengaruh yakni pH tanah, bio10, bio13, bio1, bio12, ketinggian tempat dan kemiringan lereng. Kesesuaian habitat bambu betung di Kecamatan Golewa memiliki nilai habitat tidak sesuai 0-0,2 dengan luas wilayah 0,0070 ha, habitat kurang sesuai 0,2-0,6 dengan luas wilayah 1.096,00 ha, habitat sesuai 0,6-0,8 dengan luas wilayah 262,170 ha, habitat sangat sesuai 0,8-1 dengan luas wilayah 134,323 ha. Sedangkan Kecamatan Soa memiliki nilai habitat tidak sesuai 0-0,4 dengan luas wilayah 0,0044 ha, habitat kurang sesuai 0,4-0,6 dengan luas wilayah 245,620 ha, habitat sesuai 0,6-0,8 dengan luas wilayah 191,573 ha, habitat sangat sesuai 0,8-1 dengan luas wilayah 110,787 ha.
Implementation of Social Forestry Program in The Form of Community Forestry : Case Study of Tunas Muda Forest Farmer Group in Saenam Village, West Miomaffo Sub-District, North Central Timor District Wulan Chairunissa Anwar; Wilhelmina Seran; Nixon Rammang
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.289

Abstract

Social Forestry is a sustainable forest management system implemented in the State Forest Area or Rights Forest/Customary Forest with the aim of improving community welfare. One of the villages involved in social forestry activities under the Community Forest scheme since 2017 is Saenam Village. Therefore, it is necessary to conduct research to find out the implementation of Community Forestry. The research objective is to determine the level of success and realization of the Saenam Village Community Forest. The type of research used is qualitative research with the basic method of descriptive research, and the determination of samples using non-random sampling techniques. The success of the Community Forest in Saenam Village has not been successful when viewed from the income of farmers. However, the community obtained benefits including access rights to manage and carry out activities in the forest area. The realization of Community Forest activities has not been fully realized, because there are still technical obstacles in the implementation of Community Forest management in the field, such as the lack of assistance, supervision and monitoring by the forest management unit, lack of training on Community Forest management and there is still no mapping of individual work areas.
ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KABUPATEN PURWAKARTA Dita Mulyani
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.290

Abstract

Setiap wilayah tidak bisa lepas dari lahan dan penggunaannya yang merupakan suatu hal yang dinamis. Lahan merupakan wadah untuk berkreasi membentuk suatu kebutuhan tempat tinggal maupun kegiatan ekonomi masyarakat. Adanya penggunaan lahan tentunya dipengaruhi oleh ekonomi, budaya, politik, sejarah, dan faktor kepemilikan lahan di berbagai skala. Oleh sebab itu, tidak sedikit lahan yang berubah peruntukannya. Sedangkan penutup lahan yang berkaitan dengan jenis kenampakan yang berada dipermukaan bumi pada sebuah lahan tertentu. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Purwakarta dengan menggunakan metode pengumpulan data sekunder kepada pemerintah daerah terkait dengan penggunaan lahan yaitu DPUTR Kabupaten Purwakarta. Metode penelitian ini membandingkan peta perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Purwakarta Tahun 2010 dengan tahun dengan tahun 2016. Perubahan guna lahan di Kabupaten Purwakarta dari tahun 2010 – 2016 mengalami perubahan yang signifikan, berkurangnya badan air, berkurangnya hutan, sampai bertambahnya kawasan terbangun. Faktor utama yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi lahan terbangun yaitu pertumbuhan penduduk.
PERBANDINGAN METODE PENGAWETAN ASAP CAIR-LARUTAN GARAM DAN PEREBUSAN BORAKS TERHADAP KUALITAS DAN HARGA BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper) DI YAYASAN BAMBU LESTARI, DESA RATOGESA, KECAMATAN GOLEWA, KABUPATEN Marlince Manehat; Mamie Elsyana Pellondo’u; Pamona Silvia Sinaga
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.291

Abstract

Bambu betung (Dendrocalamus asper) dimanfaatkan sebagai bahan konstruksi dan kerajinan mebel namun mempunyai daya tahan yang rendah dan rentan terhadap serangan organisme perusak sehingga dilakukan pengawetan. Daerah yang mempunyai potensi bambu tinggi adalah Kabupaten Ngada, NTT dan pelestariannya dikembangkan di Yayasan Bambu Lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan pengawetan antara metode liquid roof-larutan garam dan metode perebusan boraks melalui uji retensi dan perhitungan harga untuk mengetahui metode pengawetan mana yang lebih efisien dengan harga terjangkau. Analisis data menggunakan metode eksperimen dan uji Anova satu arah untuk uji retensi mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dan perhitungan harga bambu awet untuk setiap metode pengawetan menggunakan perhitungan Harga Pokok Produksi. Hasil uji retensi dan perhitungan harga disajikan dalam bentuk tabel dan dilakukan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai retensi kedua metode pengawetan telah memenuhi SNI dengan hasil uji anova menunjukkan nilai retensi kedua metode pengawetan tidak berbeda nyata. Harga Pokok Produksi menunjukkan bahwa metode boraks memiliki harga jual bambu yang lebih tinggi dibandingkan dengan metode larutan asap-garam cair
STUDI PENGARUH KEMUDAHAN, KEAMANAN, DAN PROMOSI TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN DAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA APLIKASI INVESTASI ONLINE BIBIT Fairuz Agnar Maulana; Minto Waluyo
Journal of Scientech Research and Development Vol 5 No 2 (2023): JSRD, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v5i2.292

Abstract

Pada era globalisasi ini, investasi memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel keamanan, promosi, dan keputusan penggunaan terhadap keputusan investasi aplikasi investasi Bibit. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan non-probability sampling dan teknik purposive sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 135 responden. Analisis penelitian ini yaknimenggunakan measurement model dengan tiga uji yakni goodness of fit, validitas dan signifikansi yang selajutnya dilakukan analisis dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Kemudahan penggunaan memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan penggunaan pada aplikasi investasi online BIBIT. Sedangkan Keamanan, promosi dan keputusan pembelian memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi pada aplikasi investasi online BIBIT.
KEANEKARAGAMAN SPESIES ULAR DI RESORT ROWO BENDO TAMAN NASIONAL ALAS PURWO Pantur, Venansius Hugo; Sukarno, Agus; Zairina, Anisa
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.293

Abstract

Keberadaan ular sangat penting, hilangnya ular di suatu kawasan akan berdampak pada terganggunya ekosistem. Tujuan penelitian untuk mengetahui keanekaragaman spesies ular di Resort Rowo Bendo. Lokasi penelitian di kawasan savana, rawa dan aliran air serta hutan bambu. Penelitian dilaksanakan selama bulan Mei 2022, Pengamatan dilakukan pada pagi hari pukul 08.00-12.00, dan malam hari pukul 18.00-22.00. Metode penelitian yang digunakan adalah Visual Encounter Survey (VES), yaitu metode pengamatan melalui perjumpaan secara langsung pada jalur pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan pada kawasan savana, ditemukan sebanyak 29 ekor ular. Nilai keanekaragaman jenisnya termasuk sedang (nilai H’ 2,11). Status konservasi berdasarkan IUCN-Red list jenis ular yang ditemukan sebagian besar least consern, kecuali Naja sputatrix status konservasinya vulnerable. Pada kawasan rawa dan aliran sungai ditemukan 5 jenis ular, umumnya jenis ular berbisa. Nilai keanekaragaman jenisnya termasuk sedang dengan nilai H’ 1,61. Status konservasi jenis berdasarkan IUCN sebagian besar least consern, kecuali Naja sputatrix yang vulnerable. Pada Kawasan hutan bambu, jumlah ular yang ditemukan sebanyak 17 jenis. Nilai keanekaragaman jenisnya termasuk sedang, dengan nilai H’ 2, 26. Status konservasi jenisnya least concern kecuali Kobra jawa, Sanca bodo dan Sisik king kobra yang berstatus vulnerable.