cover
Contact Name
Firmansyah
Contact Email
firmanyk@gmail.com
Phone
+6282277629282
Journal Mail Official
jurnalattazakki@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/attazakki/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : 25977369     EISSN : 25802321     DOI : -
Jurnal Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora di dirikan pada tahun 2017 dengan no SK : 0005.25802321/JI.3.1/SK.ISSN/2017.06 (E-ISSN) merupakan jurnal berproses dalam penelaahan dan penilaian yang di lakukan oleh para ahlinya (peer-review). Jurnal ini berafiliasi ke Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, dengan harapan tempat atau wadah bagi alumni atau mahasiswa Program Studi Pendidikan Islam untuk menulis atau mempublis tulisan atau artikel ilmiah dengan scope riset pendidikan, pendidikan islam, kebijakan pendidikan Islam, Pembiayaan pendidikan dan humaniora. dll.
Articles 201 Documents
M. Syukron Ali Amiruddin Baraz Yoechva Alfaiz, M. Syukron Ali Amiruddin,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 7, No 2 (2023): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v7i2.18897

Abstract

Abstract: The title does not directly compare the Quran with science and technology, because from the beginning, it encouraged Muslims to advance both. Much research has recently been conducted on the interrelation between the Quran, science, and technology. The two are so different entities that it is difficult to compare directly. However, there are different perspectives when looking for relationships between them in the context of universe events, religious practice, or everyday life. The Quran, which became the holy book of Muslims, gave truth to science to ensure scientific certainty. The interpretation of Quranic verses related to the events of the universe is constantly expanding. Science has always played a role in their search for new, authentic knowledge. Both fields aim to find patterns of order that correspond to existing truths. This research focuses on the relationship of the Quran with Science and Technology. This research uses qualitative methods with the type of literature study research.Keywords: Korelasi, Al-Qur'an, Modern Science
ASPEK SOSIAL DALAM SERIAL DRAMA “THIRTY NINE” (Analisis Isi Muatan Nilai-nilai Sosial Tayangan Serial Drama Korea “Thirty Nine”) Taufik Wal Hidayat, Kenny Melenia Br Surbakti, Abdul Haris,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 2 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i2.21380

Abstract

 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adegan-adegan dalam serial drama Thirty Nine yang mengandung nilai-nilai sosial serta menentukan jenis nilai sosial yang ditampilkan, dan mengevaluasi dampaknya terhadap penonton. Meskipun Thirty Nine terdiri dari 12 episode, peneliti hanya menganalisis sejumlah adegan yang dipilih dari seluruh episode tersebut. Adegan-adegan ini dipilih karena dianggap mampu menggambarkan secara efektif nilai-nilai sosial di Korea. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi komunikasi massa, analisis isi, nilai-nilai sosial, dan drama Korea. Metode penelitian yang diterapkan adalah analisis isi kualitatif, dengan teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial dalam Thirty Nine meliputi nilai keindahan dalam alfabet Hangul, nilai vital, moral, religius, dan kebenaran yang muncul dalam konteks makan bersama (Hesoik), nilai kebenaran dan religius terkait kebiasaan melepas sepatu, serta nilai keindahan, moral, dan religius yang terkait dengan kebiasaan minum teh atau Darye. Selain itu, nilai material juga muncul dalam penggunaan telepon seluler. Dari analisis, juga ditemukan nilai kebenaran, keindahan, dan moral dalam konsep memberi bunga. Nilai-nilai sosial yang teridentifikasi melalui analisis pernyataan mencakup kebenaran, moral, religius, dan keindahan dalam cara menikmati hidup serta penggunaan aksara Korea.Kata Kunci: Nilai-nilai sosial, Analisis isi, Drama korea 
MODERASI BERAGAMA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA Anri Naldi, Dasriansya,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 1 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i1.21327

Abstract

Abtrak: Tujuan penulisan ini adalah untuk mengeksplorasi konsep moderasi beragama dalam konteks kehidupan masyarakat Indonesia, yang dikenal dengan keragaman agama dan budaya. Penulisan ini bertujuan untuk memahami bagaimana moderasi beragama dapat diterapkan untuk mempromosikan toleransi dan keharmonisan antar kelompok agama di Indonesia. Penulisan ini juga bertujuan untuk menganalisis tantangan yang dihadapi dalam implementasi moderasi beragama dan memberikan rekomendasi untuk memperkuat praktik moderasi di masyarakat. Metode penulisan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dan studi kasus. Penulis mengkaji berbagai sumber literatur mengenai moderasi beragama, termasuk buku, artikel akademik, dan laporan penelitian. Selain itu, studi kasus dari berbagai daerah di Indonesia dianalisis untuk melihat penerapan moderasi beragama dalam konteks lokal. Data diperoleh melalui wawancara dengan ahli agama, tokoh masyarakat, dan observasi terhadap praktek keagamaan di lapangan. Hasil penulisan menunjukkan bahwa moderasi beragama memainkan peran krusial dalam menjaga keharmonisan sosial di Indonesia yang multikultural. Penerapan moderasi beragama membantu mengurangi konflik antar kelompok agama dan meningkatkan toleransi. Namun, tantangan seperti ekstremisme, kurangnya pemahaman, dan ketidakstabilan sosial masih menjadi hambatan. Rekomendasi yang diajukan mencakup peningkatan pendidikan agama yang moderat, promosi dialog antar agama, dan kebijakan yang mendukung keberagaman. Penulisan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan panduan bagi kebijakan dan praktek yang lebih baik dalam mempromosikan moderasi beragama di Indonesia.Kata Kunci : Moderasi Beragama, Toleransi, Indonesia
ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH TERKAIT PROSES PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA/I SDN 112273 DI KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA Ummi Khoiriah Nasution, Fahrul Azmi,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 7, No 2 (2023): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v7i2.18893

Abstract

Abstrak: Penyebaran wabah penyakit Coronavirus Disease 2019 di Indonesia yang semakin serius menyebabkan pemerintah beserta jajarannya harus mengambil kebijakan dengan membatasi aktivitas sosial masyarakat dengan tujuan pemutusan rantai penyebaran wabah tersebut. Salah satunya masalah pembatasan sosial tentang pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar, hal ini juga diterapkan di daerah pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu Utara yang menjadi titik fokus pada penelitian ini. Penerapan model pembelajaran secara daring diwilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara terkhusus pada objek penelitian ini yakni SD Negeri 112273 Kampung Mesjid menuai beberapa kendala dan permasalahan – permasalan yang kian serius, sehingga penerapan pembelajaran secara daring tidak dapat dikatakan maksimal. Fakta ini disebabkan oleh beberapa faktor penghambat yang terjadi dikalangan masyarakat serta kondisi wilayah yang belum cakap untuk mengikuti kebijakan tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang Analisis Kebijakan oleh Satori dan Komariyah. Penelitian menggunakan metodologi dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dalam penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini juga terdiri dari informan utama dan informan pendukung. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalisis kebijakan pemerintah terkait proses pembelajaran secara daring di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara yang ternyata berdampak terhadap kondisi minat belajar Siswa/I pada objek penelitian ini dilakukan yaitu SDN 112273 Kampung Mesjid.Kata Kuci: Penyebaran Wabah Penyakit, Kebijakan Pemerintah, Minat Belajar Siswa
MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM SEKOLAH BERBASIS AGAMA Imron, Indah Puspitasari, Sutriani, Baraz Yoechva Alfaiz,Mohammad Yasin Al
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 2 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i2.21352

Abstract

Abstract: The educational curriculum in Islamic boarding schools has an important role in developing an education system based on local wisdom. The development of the curriculum in Islamic boarding schools is expected to provide a distinctive feature in the dynamics of national education. This qualitative research uses a narrative literature review approach by referring to various manuscripts that discuss education, especially Islamic boarding schools. Data was collected through document review and confirmation through random observation in several sample Islamic boarding schools. The results show that the curriculum development in sekolah still retains its characteristics, although the classical education model is difficult not to be influenced by modern education. Humanistic education is also applied to help students explore their potential naturally. Curriculum reconstruction is needed so that social learning goals can be achieved, so that students are ready to face life in society. The principle of cooperation and mutual respect is emphasized in the learning process to create a conducive atmosphere.Keywords: Management, Curriculum Development, SchoolAbstrak Kurikulum pendidikan di sekolah memiliki peran penting dalam mengembangkan sistem pendidikan berbasis kearifan lokal. Pengembangan kurikulum di sekolah diharapkan memberikan ciri khas dalam dinamika pendidikan nasional. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan narrative literature review dengan mengacu pada berbagai manuskrip yang membahas pendidikan, terutama sekolah. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen dan konfirmasi melalui observasi acak di beberapa sekolah sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum di sekolah tetap mempertahankan karakteristiknya, meskipun model pendidikan klasik sulit untuk tidak terpengaruh oleh pendidikan modern. Pendidikan humanistik juga diterapkan untuk membantu santri menggali potensi diri secara alami. Rekonstruksi kurikulum diperlukan agar tujuan pembelajaran yang bersifat sosial dapat tercapai, sehingga santri siap menghadapi kehidupan di masyarakat. Prinsip kerjasama dan saling menghargai ditekankan dalam proses pembelajaran untuk menciptakan suasana yang kondusif.Kata Kunci: Manajemen, Pengembangan Kurikulum, Sekolah
KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMPERTAHANKAN KELESTARIAN LINGKUNGAN DI ERA TANTANGAN MASYARAKAT MODERN Febri Fauzia Adami, Zahrani Alawiah, Rahma Dinda, Pepi Yusfita Harahap, Anri Naldi, Fajar Hasan Murs
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 7, No 2 (2023): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v7i2.19099

Abstract

Abstrak: Dalam era masyarakat modern, kelestarian lingkungan menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian serius dari seluruh komponen masyarakat. Pendidikan Agama Islam, dengan nilai-nilai, prinsip-prinsip, dan ajarannya, menawarkan panduan berharga dalam memahami dan menanggapi krisis lingkungan saat ini. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi pendidikan Agama Islam dalam mempertahankan kelestarian lingkungan. Melalui analisis literatur dan kajian teologis, kami mengidentifikasi prinsip-prinsip seperti konsep "khalifah" yang mengajarkan tanggung jawab manusia sebagai penjaga alam semesta, hukum-hukum lingkungan yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan, serta nilai-nilai etika dan moral yang membentuk sikap peduli terhadap alam. Selain itu, pendidikan Agama Islam juga mendorong kesadaran etika dan moral yang membentuk sikap dan perilaku yang menghargai alam dan makhluk lain. Dengan demikian, pendidikan Agama Islam tidak hanya memberikan kerangka kerja spiritual dan moral bagi individu Muslim, tetapi juga menawarkan solusi holistik untuk mempromosikan kesedaran, tanggung jawab, dan tindakan proaktif dalam menjaga kelestarian lingkungan di era masyarakat modern.
ASPEK SOSIAL DALAM SERIAL DRAMA “THIRTY NINE” (Analisis Isi Muatan Nilai-nilai Sosial Tayangan Serial Drama Korea “Thirty Nine”) Taufik Wal Hidayat, Kenny Melenia Br Surbakti, Abdul Haris,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 2 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i2.21381

Abstract

 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adegan-adegan dalam serial drama Thirty Nine yang mengandung nilai-nilai sosial serta menentukan jenis nilai sosial yang ditampilkan, dan mengevaluasi dampaknya terhadap penonton. Meskipun Thirty Nine terdiri dari 12 episode, peneliti hanya menganalisis sejumlah adegan yang dipilih dari seluruh episode tersebut. Adegan-adegan ini dipilih karena dianggap mampu menggambarkan secara efektif nilai-nilai sosial di Korea. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi komunikasi massa, analisis isi, nilai-nilai sosial, dan drama Korea. Metode penelitian yang diterapkan adalah analisis isi kualitatif, dengan teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial dalam Thirty Nine meliputi nilai keindahan dalam alfabet Hangul, nilai vital, moral, religius, dan kebenaran yang muncul dalam konteks makan bersama (Hesoik), nilai kebenaran dan religius terkait kebiasaan melepas sepatu, serta nilai keindahan, moral, dan religius yang terkait dengan kebiasaan minum teh atau Darye. Selain itu, nilai material juga muncul dalam penggunaan telepon seluler. Dari analisis, juga ditemukan nilai kebenaran, keindahan, dan moral dalam konsep memberi bunga. Nilai-nilai sosial yang teridentifikasi melalui analisis pernyataan mencakup kebenaran, moral, religius, dan keindahan dalam cara menikmati hidup serta penggunaan aksara Korea.Kata Kunci: Nilai-nilai sosial, Analisis isi, Drama korea 
KAPITAL SOSIAL MODERASI BERAGAMA Siti Hawa Lubis, Febri Fauzia Adami,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 1 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i1.21328

Abstract

Abtrak: Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran kapital sosial dalam moderasi beragama serta bagaimana kapital sosial dapat mendukung terciptanya toleransi dan kerukunan dalam masyarakat yang majemuk. Fokus utama adalah mengeksplorasi bagaimana hubungan sosial, kepercayaan, dan norma-norma budaya mempengaruhi praktik moderasi beragama dan berkontribusi pada stabilitas sosial. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan kualitatif melalui kajian literatur dan analisis kasus. Kajian literatur mencakup studi-studi terdahulu mengenai kapital sosial, moderasi beragama, dan hubungan antar-budaya. Analisis kasus dilakukan untuk memahami penerapan moderasi beragama dalam konteks sosial yang berbeda, serta untuk menilai dampak kapital sosial terhadap praktik keagamaan yang moderat. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk jurnal akademis, buku, dan laporan penelitian terkait. Penulisan ini menemukan bahwa kapital sosial memainkan peran penting dalam mendukung moderasi beragama dengan menyediakan jaringan hubungan, kepercayaan, dan norma sosial yang mendukung toleransi dan kerukunan. Kapital sosial berfungsi sebagai jembatan antara kelompok-kelompok yang berbeda, membantu membangun dialog dan pemahaman yang lebih baik antar kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat yang memiliki kapital sosial yang kuat cenderung lebih mampu mengelola perbedaan agama secara efektif dan menjaga stabilitas sosial. Selain itu, moderasi beragama yang didukung oleh kapital sosial tidak hanya mengurangi potensi konflik, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan mempromosikan perdamaian di masyarakat yang plural.Kata Kunci : Kapital Sosial, Moderasi Beragama.
IMPLEMENTASI EDUCATION SUSTAINABLE DEVELOPMENT PADA LEMBAGA PENDIDIKAN Nursyam Fatimah, Wirda Auliya, Muhammad Abrar Parinduri,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 7, No 2 (2023): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v7i2.18894

Abstract

Abstrak: Implementasi Education for Sustainable Development (ESD) pada lembaga pendidikan merupakan aspek yang penting dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi oleh dunia saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi ESD di lembaga pendidikan, khususnya di SMA/SMK/Aliyah di Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan melalui Google Form kepada 3 wakil kepala sekolah bagian kesiswaan di Kota Medan. Responden penelitian ini adalah siswa yang baru menyelesaikan pendidikan SMA/SMK/Aliyah, dengan jumlah total responden sebanyak 204 orang. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini terdapat 27,17% menjawab pernah, 26,08% menjawab tidak pernah dan 46,73% mengimplementasikannya. Hal ini menunjukkan bahwa 46,73% guru memberikan ruang dan kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi secara aktif, sehingga mencerminkan pendekatan pendidikan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Selain itu, penelitian ini mendapatkan hasil untuk mengetahui apakah para siswa mendapatkan pembelajaran disekolah tentang lingkungan dengan persentase 88,58% menjawab pernah dan 11,41% menjawab tidak pernah dan diperoleh hasil 64,2% menjawab tidak pernah melakukan kunjungan yang berkaitan dengan isu keberlanjutan lingkungan.
EKSPRESI EKOLOGIS: KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMPERTAHANKAN KELESTARIAN LINGKUNGAN DI TENGAH TANTANGAN MASYARAKAT MODERN DI KOTA MEDAN Febri Fauzia Adami, Tomi Pradana, Anri Naldi, Anan Nisoh,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 2 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i2.21353

Abstract

Abstrak: Kota Medan, sebagai pusat pertumbuhan dan perkembangan di Sumatera Utara, menghadapi tantangan serius terkait kelestarian lingkungan akibat urbanisasi dan industrialisasi yang pesat. Dalam konteks ini, pendidikan agama Islam muncul sebagai potensi penting dalam mempromosikan kesadaran dan tindakan berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk menggali kontribusi pendidikan agama Islam dalam mempertahankan kelestarian lingkungan di Medan. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam di Medan telah berhasil meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat. Konsep khalifah sebagai pengelola bumi dan tawhid sebagai keesaan Tuhan menjadi dasar pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Sekolah dan pesantren di Medan telah aktif mengintegrasikan pendidikan ekologi berbasis Islam, menghasilkan inisiatif seperti kampanye penghijauan, pengelolaan sampah, dan promosi gaya hidup berkelanjutan. Namun, tantangan seperti kurangnya sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya kerjasama lintas sektoral tetap menjadi hambatan dalam implementasi pendidikan agama yang berorientasi ekologi. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memaksimalkan potensi pendidikan agama Islam dalam mendukung kelestarian lingkungan di tengah dinamika masyarakat modern Medan. Kesimpulannya, pendidikan agama Islam memiliki peran strategis dalam mempromosikan kelestarian lingkungan di Medan. Melalui integrasi nilai-nilai Islam dengan isu-isu ekologi, diharapkan dapat tercipta harmoni antara pembangunan berkelanjutan dan pelestarian alam untuk kesejahteraan bersama.Keyword: Ekspresi Ekologis, Pendidikan Agama Islam, Kelestarian Lingkungan, Masyarakat Modern, Kontribusi Pendidikan