cover
Contact Name
Surya Sari Faradiba
Contact Email
fkip@unisma.ac.id
Phone
+6285649532920
Journal Mail Official
fkip@unisma.ac.id
Editorial Address
FKIP UNISMA JL. Mayjen Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
ISSN : 23376384     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.33474
Core Subject : Education,
JP3 adalah Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran yang terbit dua kali setahun pada bulan Pebruari dan September, berisi artikel hasil penelitian dan non penelitian bidang pendidikan dan pembelajaran. Tulisan yang akan dimuat adalah artikel ilmiah hasil penelitian atau artikel ilmiah non penelitian yang belum pernah diterbitkan dalam media lain baik berbahasa Inggris atau berbahasa Indonesia. JP3 ini diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 750 Documents
THE CORRELATION BETWEEN EFL LEARNERS’ SELF-CONFIDENCE AND THEIR SPEAKING ACHIEVEMENT Dea Khoirunnisa; Hamiddin Hamiddin; Eko Suhartoyo
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 10 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe aim of this study was to know whether or not there is significance correlation between EFL Learners’ self-confidence and their speaking achievement of the fourth semester students of Engish department at Unisma. The research design in this study is quantitative in the form of correlation design. The subject in this study consists of 30 students. In collecting the data needed to know EFL learners’ self-confidence used questionnaire, adopted from Purba (2014) and collected students speaking achievement by assessing students’ performance in the class. The result showed that r-counted of EFL learners’ self-confidence was .228 with P value .226, level of significant of P value was higher than .05 or .226 > .05. It means that there was no significant correlation between EFL learners’ self-confidence and their speaking achievement. According to the result, it can be said that the null hypothesis is accepted while the alternative hypothesis is rejected.Keywords: correlation, self-confidence, speaking achievement
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS BERDASARKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL (SPLDV) PESERTA DIDIK KELAS VIII MTS ASH-SHOLIHUDDIN DAMPIT Yuliana Yuliana; Surahmat Surahmat; Abdul Halim Fathani
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 12 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.878 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis yang mempunyai kemandirian belajar tingkat tinggi peserta didik pada materi SPLDV kelasVIIIMTs Ash-Sholihuddin Dampit; (2) untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis yang mempunyai kemandirian belajar tingkat sedang peserta didik pada materi SPLDV kelasVIIIMTs Ash-Sholihuddin Dampit; (3) untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis yang mempunyai kemandirian belajar tingkat rendah peserta didik pada materi SPLDV kelasVIIIMTs Ash-Sholihuddin Dampit. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan di MTs Ash-Sholihuddin Dampit dengan subjek penelitian sebanyak 3 peserta didik yang dipilih berdasarkan klasifikasi tingkat kemandirian belajarnya. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) subjek dengan tingkat kemandirian belajar tinggi memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis yang sangat baik, karena dapat memenuhi semua indikator kemampuan pemahaman konsep yang terdiri dari menyatakan ulang konsep yang telah diberikan, mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan konsep matematika, menerapkan konsep secara algoritma, memberikan contoh atau kontra contoh dari konsep yang telah dipelajari, menyajikan konsep dalam berbagai representasi dan mengaitkan berbagai konsep matematika secara internal maupun eksternal; (2) subjek dengan tingkat kemandirian belajar sedang memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis yang baik, karena dapat memenuhi lima dari enam indikator kemampuan pemahaman konsep yaitu mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan konsep matematika, menerapkan konsep secara algoritma, memberikan contoh atau kontra contoh dari konsep yang telah dipelajari, menyajikan konsep dalam berbagai representasi dan mengaitkan berbagai konsep matematika secara internal maupun eksternal; (3) subjek dengan tingkat kemandirian belajar rendah memiliki kemampuan pemahaman konsep matematis yang kurang baik, karena hanya memenuhi dua dari enam indikator kemampuan pemahaman konsep yaitu mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan konsep matematika dan menerapkan konsep secara algoritma.Kata kunci: analisis, kemampuan pemahaman konsep, kemandirian belajar, SPLDV
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA DITINJAU DARI TEORI BRUNER PADA MATERI TEOREMA PYTHAGORAS PESERTA DIDIK KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 SUKOREJO Wahyu Nur Lailah; Zainal Abidin; Gusti Firda Khairunnisa
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 7 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.537 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif peserta didik pada tahap enaktif dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi Teorema Pythagoras peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Sukorejo; (2) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif peserta didik pada tahap ikonik dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi Teorema Pythagoras peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Sukorejo; (3) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif peserta didik pada tahap simbolik dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi Teorema Pythagoras peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 1 Sukorejo. Penelitian dilkasanakan di SMP Negeri 1 Sukorejo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan wawancara. Sumber data penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII H SMP Negeri 1 Sukorejo sebanyak 34 orang. Subjek penelitian ini terdiri dari enam peserta didik dengan dua peserta didik pada tahap enaktif, dua peserta didik pada tahap ikonik dan dua peserta didik pada tahap simbolik. Pemilihan subjek berdasarkan hasil tes tahapan Teori Bruner. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu (1) peserta didik pada tahap enaktif memiliki kemampuan berpikir reflektif pada materi Teorema Pythagoras dengan kategori kurang. (2) peserta didik pada tahap ikonik memiliki kemampuan berpikir reflektif pada materi Teorema Pythagoras dengan kategori cukup. (3) peserta didik pada tahap simbolik memiliki kemampuan berpikir reflektif pada materi Teorema Pythagoras dengan kategori baik.Kata-kata kunci: Kemampuan Berpikir Reflektif, Teorema Pythagoras, Teori Bruner
Perilaku kompulsif tokoh utama dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan novia sari
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 20 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.571 KB)

Abstract

ABSTRAK: Karya sastra merupakan produk imajinasi manusia atau seorang pengarang yang sesuai dengan realitas kehidupan manusia. Karya sastra memiliki beberapa bentuk yang diungkapkan melalui tulisan yaitu puisi,cerpen,roman dan novel.               Novel adalah sebuah karya sastra yang unik,karena merupakan hasil imajinasi manusia atau pengarang yang mampu menghadirkan sebuah dunia kecil berupa tulisan yang memuat tokoh dengan berbagai karakter,alur/plot,gagasan pengarang mampu memunculkan suatu persoalan dan pemecahannya yang luar biasa karena hal ini mampu mempengaruhi seorang pembaca seolah-olah turut andil atau ikut hadir dalam cerita novel. Dalam sebuah novel,tidak jarang pengarang memuat cerita yang memberikan rasa penasaran dan ingin tahu oleh pembaca. Berdasarkan observasi langsung terhadap novel,penulis mengangkat sebuah judul Perilaku Kompulsif Tokoh Utama dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan. Permasalahan yang dikaji dalam novel ini adalah (1) bagaimanakah perilaku kompulsif tokoh utama dalam novel cantik itu luka karya Eka Kurniawan terhadap dirinya sendiri,(2) bagaimanakah perilaku kompulsif tokoh utama dalam novel cantik itu luka karya Eka Kurniawan terhadap orang disekitarnya,(3) bagaimanakah cara tokoh utama dalam novel cantik itu luka karya Eka Kurniawan mengatasi perilaku kompusifnya.              Untuk memperoleh hasil yang diharapkan,peneliti ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hal ini disebabkan data dalam penelitian bersifat kualitatif yakni berupa kata-kata atau kalimat (bukan angka) yang perlu interprestasikan dan dideskripsikan. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah non-statistik,karena dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang memaparkan tentang alur dan penokohan dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Analisis alur dan penokohan ini terdiri dari bentuk kata,frasa,kalimat,dan dialog. Objek penelitian ini sebuah novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan.              Pengumpulan data pada novel Cantik Itu Luka menggunakan instrumen untuk membantu meneliti dalam proses penelitian dan sebagai penunjang. Peneliti dalam menjaring dan menggunakan tabel atau kode sebagai instrumen penunjang untuk menganalisis data. Dengan demikian analisis ini,peneliti menggunakan tabel instrumen penunjang yaitu tabel data terpilih diskusi dengan teman dan memiliki kecukupan refernsi. Prosedur penelitian yang digunakan peneliti yaitu (1) tahap kesiapan,(2) tahap pelaksanaan (3) tahap penyelesaian.Kata Kunci : karya sastra,Novel,tokoh utama,kompulsif.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTED MATHEMATICS PROJECT (CMP) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS MATERI INTEGRAL PADA SISWA KELAS XI IPA MA PEMBANGUNAN LAMONGAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Fibriyati Wilujeng
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.727 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran CMP dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan berpikir kreatif matematis materi integral pada siswa kelas XI IPA MA Pembangunan Lamongan Tahun Pelajaran 2017/2018. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus tersebut terdapat empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA MA Pembangunan Lamongan Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 23 siswa. Data pada penelitian ini ada dua jenis, yakni data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa hasil observasi, hasil wawancara, dan hasil catatan lapangan, sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan mencari nilai presentasinya. Adapun dari hasil analisis data setiap akhir siklus dapat dilihat dari: (1) Persentase ketuntasan tes akhir siklus I  pada kemampuan komunikasi matematis yaitu 26,09% dan kemampuan berpikir kreatif matematis yaitu 34,78%. Pada siklus II, persentase ketuntasan kemampuan komunikasi matematis meningkat menjadi 73,91%  dan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa juga meningkat menjadi 78,26%; (2) persentase keberhasilan kegiatan guru pada siklus I mencapai  dan meningkat pada siklus II menjadi ; (3) persentase keberhasilan aktivitas siswa pada siklus I mencapai  dan meningkat pada siklus II menjadi ; (4) wawancara pada siklus I dari 6 siswa ada 3 siswa yang senang dengan model pembelajaran CMP dengan persentase 50% dan meningkat pada pada siklus II yaitu dari 6 siswa ada 5 siswa yang senang dengan model pembelajaran CMP dengan pesentase 83,3%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CMP dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis dan berpikir kreatif matematis materi integral pada siswa kelas XI IPA MA Pembangunan Lamongan Tahun Pelajaran 2017/2018. Kata-kata kunci: Model Pembelajaran CMP, kemampuan komunikasi matematis, kemampuan berpikir kreatif matematis.
EXPLORING THE BENEFITS OF ENGLISH ENTERTAINMENT EXPOSURE AS LANGUAGE ACQUISITION muhammad alwi alhadad
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.48 KB)

Abstract

Abstract: English proficiency has become significant factor in global communication and development and the widespread of technology increases the exposure of English language. Therefore, it is important to conduct study on how English media and entertainment exposure can promote English language skills. This study conducted using descriptive qualitative method with semi structured interview through WhatsApp voice note on 5 students of English department to identify the benefit of English entertainment such as video, music and English based text on English skills. The results show that all the students give positive responses. It is also confirmed that watching English movies facilitates students with authentic material that develops pronunciation, speaking fluency and listening skills with the help of English subtitles. Regarding to English songs the students mainly benefited through flexibility of using music, repeated words and lyric that promotes listening skills and vocabulary knowledge and retention while English text provides learner with wide array of vocabulary that will help students to develop their vocabulary knowledge and well written language structures and patterns that promotes writing skills and grammar. It is suggested to directs the students to be exposed in English through entertainment outside the class to promote their language skills.Key Words: English Entertainment, Benefits, Language Acquisition
EFL Teacher's Challenges and Strategies in Teaching Reading Comprehension Online Novita Ika Prasetiya
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 20 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.579 KB)

Abstract

This research is carried out to investigate the challenges faced by EFL teachers in teaching reading comprehension online and to explore their strategies in teaching reading comprehension online. Three EFL teachers who teach reading comprehension online were the respondents. The data was collected by conducting an interview adopted from Utami (2020) and the researcher used semi-structured interviews.As results, there were some challenges faced by EFL teachers divided into three parts; in pre-reading, during-reading, and post-reading. The challenges in pre-reading are lack of student’s motivation, lazy to read long passage, reading is boring. Besides, the challenges in during-reading involve student’s insufficient vocabulary, students difficult to pronounce word well, poor reading ability. Not only that, the challenges in post-reading involve less of teacher’s preparation, low of student’s comprehension, teachers do not master the technology. On the other side, the teachers use some strategy at each stage. In pre-reading, the teachers use providing pictures or vocabulary and questions-answering strategy. In during-reading, the teachers use reading aloud, translation, quizzes strategy. In addition, in post-reading, the teachers use discussion also evaluation strategy.Furthermore, the result of the teacher’s interview showed that these strategies are effective to help students in the online learning process. For the teachers suggest to improve their quality in teaching in pre-, during-, and post-reading. Additionally, for future research suggests with more instruments and samples in data collection, such as questionnaire, observationKeywords: online reading class; teacher’s challenges; teacher’s strategies
KRITIK SOSIOKULTURAL DALAM NOVEL ‘KISAH KISAH KECIL DAN GANJIL MALAM 1001 PANDEMI’ KARYA AGUS NOOR Muhammad Afnani Alifian
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 2 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.379 KB)

Abstract

Abstrak: Kritik sosiokultural dimaknai sebagai kritik sosial dan kultur yang terjadi dalam novel kemudian dapat dipetik manfaat untuk kehidupan nyata masyarakat. Konteks kritik sosiokultural dalam penelitian ini dimaksudkan pada tanggapan terhadap karya sastra yang memiliki keterkaitan dengan masyarakat. Kritik sosiokultural sebagai tanggapan pada karya sastra berhubungan dengan masyarakat atau kepentingan umum yang diliputi narasi dan perbandingan perihal baik buruk karya sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan peneliti sebagai instrumen utama penelitian. Data yang dihasilkan berupa deskripsi dari narasi, dialog, juga monolog dalam novel Kisah-Kisah Kecil dan Ganjil Malam 1001 Pandemi karya Agus Noor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sosiokultural dalam novel meliputi pada beberapa hal berikut ini. 1) Refleksi sosial dalam novel membuktikan bahwa karya sastra yang lahir pandemi covid-19 dapat menjadi pelarian sosial, hal ini terlihat dari bentuk, tindakan, dan perilaku tokoh. 2) Karya sastra memiliki hubungan dengan kehidupan nyata yang terjadi di tengah pandemi covid-19 baik berupa hubungan karya sastra dengan penulis, pembaca, dan kritik sosial. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa karya sastra dapat berfungsi sebagai kritik sosiokultural.Kata Kunci: Karya sastra, novel, pandemi, kritik sosiokultural.
The Correlation between Watching YouTube video and the Students’ Speaking Ability at English Education Department of University of Islam Malang NURUL SYAFIKA
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 23 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.776 KB)

Abstract

Abstract: YouTube is one of the media to improve students' English speaking ability. Watching YouTube videos are an interesting medium that gives students better exposure to aspects of speaking skills. In this study, the researcher used quantitative approach. The participants of this research were 20 students of the fourth semester of English Department of University Islam Malang. The researcher chooses A class to be the participants of this study. In investigating this study, the researcher used questionnaire from Hikmah (2020) and speaking score from Speaking IV lecturer for collecting the data. The finding represented that there was a correlation between students’ watching YouTube video and speaking ability. The significance value calculated 0.040 is smaller than 0.05 (P-value = 0,040 < 0.05). This means, that the hypothesis (H0) was rejected and the null hypothesis (H1) was rejected. It can be concluded that there is significantly correlation between students’ watching YouTube video and speaking ability. In conclusion, 20 students from A class at the fourth semester are students who have good speaking scores which are influenced by watching English YouTube videos especially in speaking. By using YouTube videos as learning media, students can more easily improve their learning abilities, especially in speaking material. This shows that they understand the explanation given by the teacher and from watching YouTube videos. Keywords: Correlation, YouTube video, Speaking ability
AN ANALYSIS OF GRAMMATICAL ERRORS IN THE SKRIPSI DISCUSSION OF EFL STUDENTS Asrifi Maula; Mutmainnah Mustofa; Imam Wahyudi Karimullah
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 30 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.146 KB)

Abstract

ABSTRACT: Many EFL students produce many errors in their writing regarding grammatical aspect. The previous study focused on grammatical errors for EFL students but in different places and levels of student’s written text. And the result showed that the students had difficulties in using English grammar both of written and oral.This present study aims to analyze the most dominant errors made by the last semester students of English department of University of Islam Malang on their thesis especially in the part of discussion.This study was designed to be descriptive qualitative method. The data were collected by simple random sampling from some of skripsi discussion made by EFL students of University of Islam Malang in the last two years 2018 and 2019. The researcher took from the library of FKIP UNISMA Malang. Then, the researcher analyzed based on the steps of errors analysis. The steps were identification, classification and description of errors by using tabulation.Furthermore, the researcher followed the error analysis procedures to analyze the data. Moreover, the errors were classified into surface strategy taxonomy theory as proposed Dulay et al. the result shows that the most dominant errors were misformation 34 (40%) followed by omission 33 (38.83%), misordering 10 (11.77%), and addition 8 (9.42%) so, the total errors from the skripsi discussion were 85 errors. The current study investigated that the causes of errors were inter-lingual interference.Based on the result of this study, the researcher found that the students still have problem with understanding their English grammar rules to their writing process. Therefore, the researcher suggested for the EFL students to pay attention in the term of using grammar rule on their written text or oral and be aware to increase their knowledge about English grammar correctly. For the lectures, the researcher also suggested to pay more attention to students grammatical errors in their writing. And the last, for the future researcher, the researcher suggested to conduct the deeper study of grammatical error not only in the skripsi discussion but also in the whole written English at a higher level of students. Keywords: Grammatical errors, skripsi discussion, omission, addition, misformation, misordering.

Page 2 of 75 | Total Record : 750


Filter by Year

2019 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 30 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 29 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 28 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 27 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 26 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 25 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 24 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 23 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 23 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 22 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 21 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 20 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 19 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 18 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 17 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 16 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 15 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 14 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 13 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 12 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 11 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 10 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 9 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 8 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 7 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 6 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 5 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 4 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 3 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 2 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 32 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 31 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 30 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 29 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 28 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 27 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 26 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 25 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 24 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 23 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 22 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 21 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 20 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 19 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 18 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 17 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 16 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 15 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 14 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 13 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 12 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 11 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 10 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 9 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 7 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 6 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 5 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 4 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 16, No 3 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 36 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 35 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 34 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 33 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 32 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 31 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 30 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 29 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 28 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 15 No. 28 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 27 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 26 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 25 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 24 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 23 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 22 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 21 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 20 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 19 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 18 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 17 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 16 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 15 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 14 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 13 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 12 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 11 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 10 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 9 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 8 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 7 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 6 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 13, No 4 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran More Issue