cover
Contact Name
Surya Sari Faradiba
Contact Email
fkip@unisma.ac.id
Phone
+6285649532920
Journal Mail Official
fkip@unisma.ac.id
Editorial Address
FKIP UNISMA JL. Mayjen Haryono 193 Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
ISSN : 23376384     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.33474
Core Subject : Education,
JP3 adalah Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran yang terbit dua kali setahun pada bulan Pebruari dan September, berisi artikel hasil penelitian dan non penelitian bidang pendidikan dan pembelajaran. Tulisan yang akan dimuat adalah artikel ilmiah hasil penelitian atau artikel ilmiah non penelitian yang belum pernah diterbitkan dalam media lain baik berbahasa Inggris atau berbahasa Indonesia. JP3 ini diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 750 Documents
Ketidaksantunan Berbahasa dalam Ceramah Gus Nur Choirul ifan
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 15 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.214 KB)

Abstract

ABSTRAK :Kesantunan adalah hukum yang dibuat oleh manusia untuk berbahasa atau berkomunikasi.Kesantunan merupakan aturan perilaku yang telah ditetapkan atu disepakati bersama oleh masyarakat tertentu untuk berperilaku sosial. Dalam menyampaikan informasi, seseorang harus memperhatikan atau tunduk norma-norma budaya yang berada dalam masyrakat tempat ia tingal. Jika tatacara berkomunikasi seorang tidak sesuai dengan norma-norma yang ditaati atau dipatuhi, maka orang ini akan mendapatkan nilai negatif dari orang lain, misalnya diuduh sebagai orang yang sombong, angkuh, tak acuh, egois tidak beradab, bahkan tidak berbudaya.Fokus penelitian ini adalah ketidaksantunan berbahasa dalam ceramah Gus Nur. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Artinya data yang dikumpulkan bukan berupa angka-angka, melainkan data tersebut berasal dari tayangan video yang kemudian ditranskripsikan dalam bentuk tulisan atau naskah. Dipilihnya penelitian deskriptif oleh peneliti karena dalam penelitian ini indentifikasi masalah-masalah yang berkenaan dengan penggunaan ragam gaya bahasa ketidaksantunan  yang meliputi wujud  ketidaksantunan , teknik komunikasi, dan penyebab terjadinya ketidaksantunan. Berkaitan dengan hal di atas, penelitian ini akan menganalisis tentang ketidaksantunan berbahasa indonesia dalam ceramah Gus Nur.Latar penelitian ini adalah video ceramah yang disampaikan oleh Gus Nur yang berjudul Gus Nur tantang pki duet sampai mati dan pembelaan dari Gus Nur soal Ustad Felix Shaw. Latar penelitian ini dipilih karena dalam ceramah Gus Nur banyak mengandung kontrovesi bagi phak-pihak tertentu. Dan Gus Nur terkenal sebagai penlis dan dai, ia mulai menjadi sorotan publik dan terkenal karena vidio-vidionya banyak banyak tersebar di dunia maya. Dn berbagai isu pun dibahas oleh Gus Nur. Bahkan ada konttroversal. Dan sangat banyak sekali yang mendorong pro dan kontra dalam masyarakat saat menilai ceramah yang disampaikan oleh gus Nur.Hasil penelitian yang meliputi sebagai berikut, yang meliputi; (1) Wujud ketidaksantunan berbahasa dalam ceramah Gus Nur, dan (2) Pelanggaran prinsip-prinsip kesantunan berbahasa dalam ceramah Gus Nur. Wujud ketidaksantunan berbahasa dalam penelitian ini dibagi menjadi empat kategori, yaitu (a) kesembronoan (b) main-ainkan muka (c) melecehkan muka  (d) mengancam muka (2) Pelanggaran prinsip-prinsip kesantunan berbahasa dalam ceramah Gus Nur. Dalam penelitian ini hanya ditemukan sebanyak tiga wujud pelanggaran prinsip-prinsip kesantunan yang meliputi, (a) maksim kebijaksanaan, (b) maksim penerimaan, dan (c) maksim kerendahan hati.  Kata Kunci : ketidaksantunan, berbahasa, ceramah
KEMAMPUAN PENALARAN DAN SELF-REGULARED LEARNING MELALUI MODEL PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY DAN GOOGLE CLASSROOM PADA MATERI STATISTIKA KELAS VIII MTS NEGERI BATU Findi Tias Vebiana Suryani; sunismi sunismi; surya sari fardiba
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 33 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.211 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat perbedaan perbedaan dan manakah yang lebih baik antara kemampuan penalaran dan self-regulated learning kels eksperimen dan kelas kontrol untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran dan self-regulated learning kelas eksperimen dan kelas kontrol serta keterkaitan antara hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kombinasi (mix methods) dengan desain sequential explanatory. Sequential explanatory yaitu analisis yang dilakukan pada tahap awal yaitu analisis data kuantitatif dan pada tahap kedua analisis data kualitatif. Jenis penelitian ini adalah true experimental design dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah claster random sampling. Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif diperoleh nilai Sig kemampuan penalaran = 0,020 < 0,05 dan nilai Sig self-regulated learning = 0,035 < 0,05 yang artinya dapat perbedaan kemampuan penalaran dan self-regulated learning antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada uji hipotesisi satu pihak kemampuan penalaran sebesar 2,489 dan self-regulated learning sebesar 2,416, dengan db = 62 yang artinya kemampuan penalaran dan self-regulated learning kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol.
NARASI MAKANAN UBUD SEBAGAI PENANDA IDENTITAS BUDAYA BALI DALAM NOVEL JANGAN SISAKAN NASI DALAM PIRING KARYA BABY AHNAN Adelia Silvi Lina
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 27 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.732 KB)

Abstract

ABSTRAK : Beragam suku bangsa dalam negeri ini yang setiap sukunya memiliki ciri khas atau keunikan masing-masing mulai dari kesenian, adat-istiadat,. Makanan juga termasuk salah satu ciri khas setiap daerah gastronomi merupakan ilmu yang mengkaji tentang pangan dengan relasi budaya tetapi ada empat hal yang harus diperhatikan dalam gastronomi yaitu sejarah, budaya, lansekap geografis, dan metode memasak. Dalam novel tersebut menceritakan beberapa makanan khas Ubud. Fokus penelitian dalam penelitian ini dijabarkan menjadi: (1) filosofi makanan Ubud dalam novel Jangan Sisakan Nasi dalam Piring , (2) kosakata gastronomi. dalam novel Jangan Sisakan Nasi dalam Piring. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan gastro kritik. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada tujuh makanan Ubud yang menjadikan identitas budaya Bali pada novel Jangan Sisakan Nasi dalam Piring Karya Baby Ahnan yang terkumpul pada penelitian ini yang terdiri dari beberapa sub: (1) makanan jenis kue, (2) makanan yang dibungkus daun pisang, (3) makanan wajib di hari besar dan, (4) makanan wajib untuk persembahan keagamaan. Dari ketujuh makanan tersebut tersarinng menjadi lima filosofi makanan yang benar-benar khas Bali yaitu lak-lak pandan, klengis, babi guling, lawar, ayam betutu. Dan ada delapan kosakata gastronomi yang terkumpul pada novel Jangan Sisakan Nasi dalam Piring Karya Baby Ahnan yang terdiri dari beberapa sub: (1) kosakata gastronomi cara mengolah masakan, (2) kosakata gastronomi tempat atau wadah, (3) kosakata gastronomi cara pengolahan kue, (4) kosakata gsatronomi persembahan keagamaan, (4) kosakata gastronomi kondisi nasi, (5) kosakata gastronomi cara memanen padi, (6) kosakata gastronomi tarian memanen padi. Kosakata gastonomi yang ditemukan ada aron, besek, langseng, pastry, canang, pulen, ngapyak, dan alu yang telah sesuai dengan indikator yang telah dibuat oleh peneliti.Kata Kunci: Gastronomi, Makanan Ubud, Identitas Budaya
SIMBOL DEHUMANISASI DALAM NOVEL ORANG-ORANG PROYEK KARYA AHMAD TOHARI Ar Khatibul Umam Az
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.789 KB)

Abstract

Abstrak: Karya sastra merupakan dunia yang diciptakan oleh penulis yang mengajak pembacanya masuk dan merasakan dunia tersebut. Sastra merupakan luapan emosi spontan yang biasanya tercipta dari kejadian ataupun pemikiran hebat dari penulis. Sedih, bahagia, marah menjadi alasan paling mendasar seseorang menciptakan karya sastra. Ahmad Thohari merupakan satu dari sekian penulis yang sukses dalam membuat cerita dan membawa pembacanya masuk kedalam cerita tersebut, terutama dalam novel Orang-Orang proyek, Ahamad Tohari mampu mengajak pembaca untuk berfikir tentang permasalahan yang seringkali terjadi disekitar masyarakat, terutama masalah kemanusiaan. Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan makna simbol dehumanisasi yang ada pada novel tersebut, sehingga memudahkan pembaca dalam memahami novel Orang-Orang Proyek. Konteks penelitian ini adalah peneliti ingin mendeskripsikan berdasarkan fokus tentang masalah kemanusiaan baik itu bentuk dan makna dari dehumanisasi. Peneniliti menggnakan pendekatan deskriptif kualitaif dengan cara memaparkan kutipan tentang bentuk dehumanisasi yang ada pada novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari. Data yang diambil oleh penulis didapat dari dalam novel Orang-Orang Proyek karya Ahmad Tohari. Data tersebut nantinya akan ditandai dan dijabarkan melalui proses pencarian makna. Kata kunci : novel, sastra, simbol, dehumanisasi, Ahmad Tohari
PEMEROLEHAN KALIMAT PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS SDLBC AUTIS KEDUNG KANDANG muhammad ali
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 20 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.84 KB)

Abstract

ABSTRAK : Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang dalam proses pertumbuhan atau perkembangan mengalami kelainan atau penyimpangan fisik mental-intelektual sosial atau emosional dibanding dengan anak-anak lain seusianya, sehingga mereka memerlukan pelayanan khusus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana bentuk pemerolehan kalimat pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, teknik pengambilan data dilalui dengan observasi (pengamatan), perekaman dan pencatatan lapangan. Subjek penelitian ini adalah anak berkebutuhan khusus yang berada di kelas 4. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah transkripsi data, klasifikasi data, interpretasi dan penyimpulan data.Hasil peneilitian menunjukkan bahwa (1) pemerolehan kalimat berita pada anak berkebutuhan khusus (ABK) sudah dapat mengucapkan kalimat berita tersebut secara utuh walaupun tidak semua anak dapat mengucapkannya dan harus dibimbing agar dapat mengucpkannya dengan benar. Kalimat berita yang diucapkan oleh anak-anak tersebut berdasarkan apa yang mereka lihat dan yang mereka pikirkan. (2) Pada pemerolehan kalimat tanya anak berkebutuhan khusus (ABK) hanya sedikit yang dapat mengucapkan kalimat tersebut. Ketika anak berkebutuhan khusus (ABK) tersebut mengucapkan kalimat tanya pada mitra tutur yang ada di depannya mereka bermaksud bertanya apa yang sedang dilakukan oleh mitra tuturnya tersebut.(3) Pada pemerolehan kalimat perintah anak berkebutuhan khusus (ABK) mereka menirukan kalimat perintah yang diucapkan oleh gurunya, namun terdapat beberapa anak yang dapat mengucapkan kalimat perintah tanpa meniru ucapan gurunya dengan menggunakan bahasa jawa.Jadi pemerolehan kalimat pada anak berkebutuhan khusus (ABK) di SDLBC Autis Kedung Kandang  masih kurang di karenakan kondisi kelas yang terlalu ramai dan anak-anak sulit untuk dikondisikan dan juga terapis yang disediakan dalam satu kelas juga sangat kurang. Oleh karena itu, guru harus lebih memperhatikan tuturan anak dengan tidak menggunakan bahasa campuran dan guru harus menunjukkan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.Kata Kunci : Pemereolehan Kalimat, Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Literasi Digital dan Kompetensi Abad XXI pada Materi Barisan Kelas XI Lutfiyah Nurul Wakhidah; Sunismi Sunismi; Alifiani Alifiani
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 33 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.679 KB)

Abstract

The purpose of this study is to produce a product of teaching materials that are based on digital literacy and 21stcentury competence on sequence material of 11th grade. This research  includes the type of research and development using the Four-D model as the basis of development that consisting of four stages, namely: (1) define, (2) design, (3) develop and disseminate. The subjects in this research and development included of one material expert, one design and learning media expert, two practiotioner validators, and 10 students of 11th grade SMAN 10 Malang as users. The types of data obtained are the scores valuation of product validation questionnaire as the quantitative data and the qualitative data from comments and suggestions on validation product questionnaire. The result f this research and development are teaching materials that are based on digital literacy and 21stcentury competence on sequence material of 11th grade which has validated by expert validators and practitioners with the purpose is to knowing the validity of the product. According to material expert, design and learning media expert, and pratitioners, teaching materials product got an average value of 4,3. Meanwhile, the result of product trials conducted on 10 students of 11th grade SMAN 10 Malang, teaching materials product got an average value 4,41. Therefore, it can be concluded that teaching materials that are based on digital literacy and 21stcentury competence on sequence material of 11th grade is valid and useable in leraning
The Correlation between Students' Reading Strategies and Reading Comprehension Achievement Siti Rahma Adawiah
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 17 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.436 KB)

Abstract

Abstract: This research aims to find out the correlation between reading strategy and reading comprehension achievement. This research used a quantitative approach with a correlation design. The sample consisted of 80 accounting students in the sixth semester of the economics faculty at the University of Islam in Malang. The data was collected by using a reading strategies questionnaire and a reading comprehension test. Then, the data was analyzed by applying Pearson Product Moment Correlation analysis. The findings of the research showed that there was a positive significant correlation between reading strategies and reading comprehension because the significance shown on the table was 0.000<0.05 level of significance. In addition, the significant correlation between reading strategies and reading comprehension achievement shows that the more students use strategies in reading, the better their reading comprehension is.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAM MEMECAHKAN MASALAH GEOMETRI BERDASARKAN TINGKAT BERPIKIR VAN HIELE PADA MATERI DIMENSI TIGA SISWA KELAS XII MAN 2 PASURUAN Laila Mushofa; Sunismi Sunismi; Gusti Firda Khairunnisa
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 32 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.453 KB)

Abstract

Abstrak : Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) Untuk mendeskripsikan tingkat berpikir siswa kelas XII MAN 2 Pasuruan berdasarkan tingkat berpikir Van Hiele dalam memecahkan masalah geometri pada materi dimensi tiga; (2) Untuk mendeskripsikan cara siswa kelas XII MAN 2 Pasuruan dalam menyelesaikan soal tes kemampuan berpikir kreatif berdasarkan tingkat berpikir Van Hiele pada materi dimensi tiga; (3) Untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif kreatif siswa kelas XII MAN 2 Pasuruan dalam memecahkan masalah geometri berdasarkan tingkat berpikir Van Hiele pada materi dimensi tiga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan 34 siswa kelas XII MIA 3 MAN 2 Pasuruan sebagai sumber data dan 5 siswa sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket, tes, dan wawancara.Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Kreatif, Pemecahan Masalah Geometri, Van Hiele, Dimensi Tiga
Simbol Diskriminasi Harga Diri Perempuan Lakon Utama Obahing Ledhek Kasaputing Ratri Ketoprak Truthuk Semarang Dyah Ayu Permatasari
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 10 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.941 KB)

Abstract

ABSTRAK : Simbol merupakan tanda yang dibuat oleh masyarakat yang memiliki nilai kebenaran bersifat konvensional. Diskriminasi merupakan sikap membedakan terhadap golongan-golongan yang berhubungan dengan kepentingan tertentu dan dilakukan dengan sengaja akibat adanya prasangka negatif terhadap seseorang atau kelompok yang berniat merusak fisik atau mental seseorang.Simbol diskriminasi harga diri perempuan merupakan suatu bentuk penandaan yang membedakan perempuan yang dilakukan dengan sengaja akibat adanya prasangga negatif. Simbol-simbol tersebut ditemukan melalui analisis pada transkrip data dialog lakon utama Obahing Ledhek Kasaputing Ratri Ketoprak Truthuk Semarang dengan pendekatan kualitatif diskriptif. Obahing Ledhek Kasaputing Ratri menceritakan kisah kehidupan seorang ledhek yang memiliki kehidupan yang suram setelah menikah, hal tersebut ditemukan melalui simbol diskriminasi verba, tepatnya diskriminasi harga diri perempuan. Ketoprak truthuk merupakan kesenian tradisi khas Semarang Jawa Tengah yang menggunakan alat musik utama kentongan dan menggunakan alat musik tambahan seperti kendhang, bonang, barung, demung, saron, 1 kempul dan gong suwukan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : (a) perkataan yang menganggap perempuan tidak memiliki kekuasaan (b) Perkataan atau perlakuan yang menganggap perempuan tidak memiliki keberartian, dan (c) Perkataan yang menganggap perempuan tidak memiliki kemampuan.Kata Kunci: Simbol, diskriminasi, harga diri, lakon utama, Obahing Ledhek Kasaputing Ratri, Ketoprak Truthuk.
Feminisme dalam drama Korea The World Of The Married Fellin _ Juniarsi
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 28 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.904 KB)

Abstract

Abstrak: tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kedudukan tokoh Ji Sun Woo di masyarakat dalam drama Korea The World Of The Married yang ditinjau dari feminisme dan mendeskripsikan peran tokoh Ji Sun Woo di masyarakat dalam drama Korea The World Of The Married yang ditinjau dari feminisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif bertujuan untuk menganalisis data deskriptif yang berbentuk dialog dan monolog tokoh utama perempuan dalam drama Korea The World Of The Married yang ditranskrip dalam bentuk tulisan dan menghasilkan deskripsi kedudukan dan peran tokoh utama yakni Ji Sun Woo dalam drama Korea The World Of The Married karya Joo Hyun yang ditinjau dari feminisme. Hasil dari penelitian ini menunjukan nilai feminisme yang diperlihatkan oleh tokoh utama yakni Ji Sun Woo sebagai perempuan yang kuat, Tangguh, pemberani dan dapat mengambil keputusannya sendiri untuk  mencari keadilan. Drama Korea The World Of The Married membahas tentang gender, pekerjaan dan permasalahan kelompok sosial. Drama Korea The World Of The Married ini berisikan bias gender yang secara tidak langsung merugikan masyarakat secara menyeluruh, seperti fakta yang menunjukan ketegasan bias gender diambil dari sisi Dr. Kong Ji-Cheol: pria dan wanita tidak sama dalam hal sebagai pemimpin dan pekerja. Sehingga dalam benaknya perempuan yang single tidak boleh memegang penuh kepemimpinan sebab dapat menimbulkan masalah. Hal itu ditemukan pada Ji Sun Woo, Dr. Kong Ji-Cheol menurunkan Ji Sun Woo yang bercerai untuk tidak menjadi pejabat lagi. Drama ini termasuk dalam kategori feminisme liberal sebab Ji Sun Woo yang diceritakan sebagai sosok perempuan yang mencari keadilan yang dimulai dari dirinya sendiri dan drama ini memberi penjelasan tentang feminisme di masyarakat.Kata Kunci: Feminisme, Drama Korea

Filter by Year

2019 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 30 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 29 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 28 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 27 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 26 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 25 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 24 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 23 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 23 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 22 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 21 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 20 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 19 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 18 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 17 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 16 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 15 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 14 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 13 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 12 (2022): Jurnal Penelitian,Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 11 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 10 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 9 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 8 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 7 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 6 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 5 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 4 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 3 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 2 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 1 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 32 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 31 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 30 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 29 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 28 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 27 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 26 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 25 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 24 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 23 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 22 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 21 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 20 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 19 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 18 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 17 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 16 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 15 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 14 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 13 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 12 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 11 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 10 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 9 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 7 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 6 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 5 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 4 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 16, No 3 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 16, No 2 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 16, No 1 (2021): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 36 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 35 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 34 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 33 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 32 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 31 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 30 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 29 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 15 No. 28 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 28 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 27 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 26 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 25 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 24 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 23 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 22 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 21 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 20 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 19 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 18 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 17 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 16 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 15 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15, No 14 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 13 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 12 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 11 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 10 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 9 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 8 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 7 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 6 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 13, No 4 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 13, No 1 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran More Issue