cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jihi3s.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 27970132     DOI : http://dx.doi.org/10.17977/um063
Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) is a journal focused on articles of research and community service in social sciences and humanities such as civics, laws, history, economics, sociology, geography, anthropology, politics, culture, religion, and also educational perspectives such as Citizenship Education, Geography Education, Sociology Education, Economic Education, Historical Education, Anthropological Education, Religious Education, Communication Studies for Educational Needs, Social Studies, and other relevant social sciences.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2024)" : 10 Documents clear
SEJARAH MUNCULNYA PEMIKIRAN PENDIDIKAN MERDEKA KI HAJAR DEWANTARA TAHUN 1922 - 1942 Dhani, Arif Perwira; Wijaya, Daya Negri
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menguraikan faktor-faktor penyebab munculnya pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang Pendidikan Merdeka pada tahun 1922–1942. Hal ini berasal dari ketidakpuasan Ki Hajar Dewantara terhadap pendidikan pemerintah kolonial sehingga mendorongnya merumuskan gagasan-gagasannya sendiri mengenai pendidikan yang ideal. Selain itu, artikel ini menjelaskan bagaimana pemikiran Ki Hajar Dewantara dipengaruhi para pelopor pendidikan seperti Maria Montessori, Frederich Frobel, dan Rabindranath Tagore. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman mengenai sejarah Ki Hajar Dewantara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah melalui empat tahapan yaitu, heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Artikel ini menggunakan pendekatan sosiologi pengetahuan dan hermeneutika. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa, pemikiran Ki Hajar Dewantara terbentuk melalui dialektika kondisi sosial, budaya, politik, dan ekonomi masyarakat Hindia Belanda saat itu. Atas dasar itu, Ki Hajar Dewantara merumuskan Pendidikan Merdeka yang bertujuan untuk memerdekakan anak secara individu dan bermasyarakat.
IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA SEBAGAI PERWUJUDAN IDENTITAS MANUSIA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR: Ami, Siti Nis
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan implementasi Profil Pelajar Pancasila sebagai perwujudan identitas manusia Indonesia di sekolah dasar. Pendekatan studi literatur digunakan dalam penelitian ini, baik dari buku, jurnal, laporan hasil penelitian yang relevan, dan hasil observasi secara langsung di SDN Bareng 3, Kota Malang. Metode kualitatif adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menyatakan bahwa peserta didik di SDN Bareng 3, Kota Malang sudah mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila sebagai perwujudan identias manusia Indonesia di sekolah dasar. Identitas manusai Indonesia yang terdiri dari nilai kebhinekaan, dan nilai Pancasila dapat menumbuhkan karakter yang sesuai dengan Pancasila. Hal tersebut dapat terbentuk karena adanya pembiasaan yang baik mengenai implementasi Profil Pelajar Pancasila yaitu perwujudan pelajar sepanjang hayat di negara Indonesia yang memiliki kompetensi global dan bertingkah laku sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dengan enam ciri utama Profil Pelajar Pancasila.
ANALISIS PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SDN SAWOJAJAR 5 MALANG Ramdini, Distian Fisti; Rohma, Lila Miftakhul; Layyina, Inna Zahrotul; Suryanto, Fany Hasanah; Rohmah, Hidayatu; Azizah, Khuril; Arafik, Muhammad
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila terjadi dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan analisis dokumen terhadap siswa kelas 4, 5, dan 6 beserta guru-guru yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelajar memiliki pemahaman awal yang baik tentang nilai-nilai Pancasila, tetapi penerapannya dalam kehidupan sehari-hari dan pembelajaran masih perlu ditingkatkan. Faktor-faktor seperti lingkungan keluarga, budaya sekolah, dan kurikulum menjadi penentu utama dalam membentuk profil pelajar Pancasila. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya strategi pembelajaran yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di SDN Sawojajar 5 Malang. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mendalami faktor-faktor yang mempengaruhi profil pelajar Pancasila dan efektivitas strategi pembelajaran yang diimplementasikan.
PEMENUHAN TARGET KURIKULUM OLEH PESERTA DIDIK YANG BERAGAM MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Nurrahma, Amalia Sabilillah
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Target atau fokus pada kurikulum merdeka yaitu penyampaian materi esensial, perkembangan karakter, dan perkembangan kompetensi peserta didik. Kurikulum merdeka dilaksanakan untuk mewujudkan pembelajaran di kelas yang berpusat pada peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan karakteristiknya. Pembelajaran ini dapat diwujudkan melalui pembelajaran berdiferensiasi. Tujuan dari penulisan artikel ini yaitu untuk memaparkan pemenuhan target kurikulum oleh peserta didik yang beragam melalui pembelajaran berdiferensiasi. Penulisan artikel ini menggunakan metode literature review. Berdasarkan hasil telaah, kebutuhan dan karakteristik peserta didik yang berbeda-beda perlu difasilitasi melalui salah satu paradigma kurikulum merdeka yaitu pembelajaran berdiferensiasi. Dengan adanya implementasi kurikulum merdeka saat ini, dapat menuntun peserta didik menjadi individu yang merdeka, dapat mengembangkan potensi dirinya, serta belajar sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan belajarnya. Penyesuaian pembelajaran dengan karakteristik peserta didik dapat mendukung pemenuhan target kurikulum. Pemenuhan target kurikulum dapat dilihat dari tercapainya tujuan pembelajaran, peserta didik mampu memahami materi pelajaran, menunjukkan peningkatan hasil belajar, serta menunjukkan karakter dan kompetensi sesuai dengan yang diharapkan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING BERBANTUAN LINKTREE Khalil, Mohammad; Suputra, I Nyoman; Winarno, Agung; Bukhori, Imam
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi sekarang ini sangat meningkat, para guru harus inovatif dalam merancang media pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran e-learning berbantuan linktree yang telah diuji validasi oleh ahli media, ahli materi, uji coba pengguna serta mengetahui efektivitas media melalui perbedaan hasil belajar peserta didik kelas XI MPLB. Metode penelitian dan pengembangan ini adalah menggunakan sintaks dari model Borg & Gall yang dimodifikasi peneliti menjadi 9 tahapan. Analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini berupa media pembelajaran e-learning berbantuan linktree untuk mata pelajaran Manajemen Logistik. Berdasarkan hasil validasi produk dari ahli materi dinyatakan sangat layak, ahli media diperoleh kriteria layak, dan pengguna memperoleh kriteria sangat layak. Hasil belajar pada uji coba kelompok besar menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar dimana kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran e-learning berbantuan linktree efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Manajemen Logistik dibuktikan dengan uji independent sample t-test.
IMPLEMENTASI PENANAMAN KARAKTER MANDIRI MELALUI PENGELOLAAN KELAS DI KELAS 3 SDN KETAWANGGEDE KOTA MALANG Puspitasari, Susi; Harianti, Ririn
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hal yang penting untuk ditanamkan sejak usia dini ialah kemampuan mandiri. Kemandirian dapat membantu mempersiapkan menjadi individu yang tangguh dan siap menghadapi rintangan di masa depan, salah satu nya dengan pengelolaan di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi penanaman karakter mandiri melalui pengelolaan kelas di kelas 3 SDN Ketawanggede Malang, termasuk strategi-strategi, kendala yang dihadapi, serta upaya-upaya untuk mengatasi tantangan tersebut. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai melibatkan proses kondensasi data (Data Condensation), penyajian data (Data Display), dan penarikan kesimpulan (Conclusions Drawing). Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya guru kelas 3 SDN Ketawanggede Malang dalam mengimplementasikan penanaman karakter mandiri melalui pengelolaan kelas telah menunjukkan hasil yang cukup baik. Namun, terdapat kendala-kendala yang dihadapi oleh guru, seperti perbedaan latar belakang dan kemampuan siswa, serta keterbatasan waktu dan jumlah siswa yang banyak, memang merupakan tantangan yang cukup besar. Untuk mengatasi kendala tersebut, upaya-upaya yang dilakukan oleh guru kelas 3 SDN Ketawanggede Malang dalam mengatasi tantangan menanamkan karakter mandiri pada siswa melalui pengelolaan kelas, seperti memberikan bimbingan dan pendampingan yang lebih intensif, melibatkan siswa yang lebih mandiri sebagai "tutor sebaya", serta membuat variasi kegiatan dan sistem penugasan, telah menunjukkan hasil yang cukup baik.
PENERAPAN METODE SCAFFOLDING PADA ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT (ZPD) DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 1 MALANG DI KELAS XI-3 Nurdin, Mochammad Fardianto; Widiadi, Aditya Nugroho
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scaffolding merupakan pendekatan yang merujuk pada pemberian bantuan kepada siswa dalam menyelesaikan sebuah permasalahan dan mengurangi frekuensi bantuan tersebut secara berkala. Pada konsep Zone Of Proximal (ZPD) dalam pembelajaran sejarah merupakan zona di mana siswa dapat mencapai sesuatu dengan usahanya sendiri atau bantuan dari orang lain, yang dalam konteks ini adalah memahami materi pembelajaran Sejarah. Peran guru dalam metode ini adalah sebagai fasilitator yang bertugas memberikan sarana atau wadah kepada siswa untuk mendukung proses belajarnya, memberikan bimbingan kepada siswa atau yang disebut dengan Scaffolding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Teknik analisis data secara induktif dari informasi atau data-data yang telah diperolah di lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan Langkah-langkah penerapan metode Scaffolding pada Zone Of Proximal (ZPD) pada pembelajaran sejarah di kelas XI-3 SMA Negeri 1 Malang dengan tetap mempertimbangkan kemampuan awal dan karaktersitik kebutuhan dan gaya belajar siswa.
PENERAPAN KONSEP "MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG BERPIHAK PADA PESERTA DIDIK" UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN 4C PESERTA DIDIK PADA PROGRAM PPL PPG PRAJABATAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG Yasin, Saifullah Ahmad El
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana seorang guru dapat membuat lingkungan belajar yang berpihak pada peserta didik, sehingga dapat mengembangkan keterampilan 4c peserta didik sesuai dengan tuntutan abad 21. Penciptaan lingkungan belajar yang berpihak pada peserta didik dapat dilakukan dengan berbagai cara, dimana untuk menentukan bagaimana/apa cara yang digunakan didasarkan oleh karakteristik peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini menggunakan informan berjumlah 4 orang, yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara secara mendalam. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat beberapa permasalahan pembelajaran yang diakibatkan adanya ketidaksesuaian penggunaan metode dan media pembelajaran oleh guru. Untuk mengatasi permasalah tersebut beberapa cara seperti memahami karakteristik dan kondisi peserta didik, menerapkan prinsip Understanding By Design (UbD), menerapkan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT), dan menerapkan variasi penggunaan media dan metode pembelajaran dapat diterapkan. Penerapan penggunaan variasi metode dan media pembelajaran dilakukan melalui 3 siklus, dan di setiap siklus terdapat perubahan yang terjadi pada peserta didik, dan menunjukkan cara itu dapat mengatasi permasalahan yang ada.
POTENSI KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN KARAKTER CINTA TANAH AIR PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Lestari, Tiara Putri Ayu
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan utama dihadapi oleh peserta didik, seperti pengaruh media dan budaya global dapat menyebabkan generalisasi budaya sehingga memerlukan solusi yang mendalam. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi peran kearifan lokal dalam meningkatkan karakter cinta tanah air pada peserta didik di Sekolah Dasar. Metode yang diterapkan adalah kajian literatur, dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal, yang mencakup nilai-nilai tradisional, bahasa daerah, dan warisan budaya, memiliki potensi besar dalam membangun karakter cinta tanah air. Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum pembelajaran menjadi pendekatan yang efektif. Materi pembelajaran yang mencakup budaya lokal, tradisi, dan bahasa daerah dapat memperkaya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai tersebut. Untuk itu, pentingnya kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendukung penerapan kearifan lokal.
PENGEMBANGAN E-MODUL MATERI PENJAJAHAN BELANDA DI INDONESIA KELAS V SEKOLAH DASAR Wicaksana, M. Fandhika Tri; Cholifah, Puri Selfi
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah belum tersedianya bahan ajar yang memadai untuk kebutuhan siswa kelas V sekolah dasar dalam mempelajari sejarah penjajah Belanda di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengembangkan dan menghasilkan materi e-modul IPAS tentang sejarah penjajahan Belanda di Indonesia untuk sekolah dasar kelas V yang layak digunakan dan memenuhi kebutuhan siswa. Dalam penelitian pengembangan (R&D) ini menggunakan model pengembangan ADDIE untuk membuat e-modul. Data yang diperoleh selama pembelajaran dan pengembangan bahan ajar e-modul terdapat dua jenis, yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif didapatkan melalui hasil validasi dan pengujian menggunakan angket. Untuk menentukan persentase dan kelayakan produk bahan ajar e-modul, produk dinilai oleh validator dan respon pengguna melalui angket yang dibagikan. Saran dan masukan yang disampaikan oleh ahli bahan ajar dan ahli materi digunakan untuk menghasilkan data kualitatif. Peneliti menggunakan saran dan masukan tersebut untuk menyempurnakan produk e-modul yang dikembangkan atau merevisi produk. Validasi ahli materi menghasilkan skor 90,90 persen, validasi ahli bahan ajar menghasilkan skor 98,33 persen, dan skor respon pengguna (guru) menghasilkan skor 96,42 persen. Uji coba kelompok kecil menghasilkan 91,66 persen sedangkan uji coba kelompok besar menghasilkan 93,43 persen. Maka disimpulkan bahan ajar e-modul IPAS materi penjajahan Belanda di Indonesia untuk sekolah dasar kelas V dapat dianggap sangat valid berdasarkan penilaian validasi ahli materi, ahli bahan ajar, serta sangat praktis dan menarik oleh respon pengguna guru dan siswa, oleh karena itu produk layak diterapkan dalam kegiatan pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 10