Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, is a periodical journal as a means of scientific communication and disseminates research results. Field studies in agribusiness and fisheries, aquaculture, management and utilization of fisheries resources. Manuscripts in journals do not always reflect the opinion of the University of Muhammadiyah University of North Maluku (UMMU) Ternate or its affiliated institutions. The editorial board can abbreviate or refine the manuscript to be loaded without changing its intentions and contents.
Articles
529 Documents
Analisis Tingkat Pendapatan Pedagang Sayur-Sayuran Daun Di Pasar Sore Siriwini Distrik Nabire Kabupaten Nabire
Matakena, Simon
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 3 No. 1 (2010): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52046/agrikan.v3i1.1087
Pedagang sayur-sayuran yang melaksanakan aktifitas sehari-harinya pada pasar sore Siriwini Distrik Nabire Kabupaten Nabire sebagian besar merupakan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh para ibu rumah tangga yang dijadikan sebagai aktifitas sampingan dengan tujuannya untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat pendapatan dan kelayakan usaha pedagang serta faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan ini dilakukan pada bulan Maret sampai dengan April 2009 dan berlokasi pada pasar sore Siriwini Kabupaten Nabire. Berdasarkan hasil penelitian, dimana nilai R/C (Return Cost Ratio) untuk masing-masing komoditi sayur-sayuran daun yang diperdagangkan yaitu untuk Kangkung sebesar 1,63, untuk bayam sebesar 1,65 dan sayur sawi sebesar 1,65 dimana rata-rata nilai R/C adalah 1,64 dimana lebih besar dari 1 maka layak diusahakan karena menguntungkan bagi pedagang. Karena rata-rata nilai R/C lebih besar dari 1 serta layak diusahakan dan menguntungkan, maka otomatis penghasilan pedangan menguntungkan dan dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga pedagang sehingga kesejahteraan rumah tangga pedagangpun dapat ditingkatkan. Dari hasil analisa regresi untuk komoditi kangkung variabel umur dan jumlah tanggungan memiliki hubungan yang positif dengan pendapatan dan untuk variabel pendidikan serta lama berdagang memiliki hubungan yang negatif dengan pendapatan.
Analisis Tingkat Pendapatan Pedagang Sayuran Buah Keliling Di Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire
Sairdama, Susanti Sylfia
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 3 No. 1 (2010): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (317.661 KB)
|
DOI: 10.52046/agrikan.v3i1.1088
Penyaluran barang-barang dari pihak produsen ke konsumen sangat membutuhkan jasa perantara, yang biasanya dikenal dengan pedagang perantara/keliling. Pedagang perantara/keliling ini menerima barang langsung dari produsen dan menjual barangnya secara (door to door) dari rumah kerumah. Banyak persoalan yang dihadapi oleh pedagang perantara/keliling baik yang berhubungan langsung dengan pemasaran hasil-hasil pertanian maupun yang dihadapi dalam kehidupan sehari-sehari. Namun demikian dari segi ekonomi pertanian berhasil tidaknya pedagang dan tingkat harga yang diterima pedagang untuk hasil pendapatannya merupakan faktor yang sangat mempengaruhi kehidupan pedagang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan yang diterima oleh pedagang sayuran buah keliling dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan pedagang sayuran buah keliling. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata total tingkat pendapatan yang diterima dari kelima komoditi sayuran buah yaitu kacang panjang, buncis, terong, tomat dan ketimun per satu bulan penjualan tergolong tinggi yaitu sebesar Rp. 2.492.880,- tingginya tingkat pendapatan ini karena lebih besar dari dari biaya produksi yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai R/C lebih dari satu, yakni 2,05. Sedangakan berdasarkan hasil analisis regresi faktor umur dan faktor tingkat pendidikan mempunyai hubungan yang negatif dengan tingkat pendapatan. Faktor jumlah beban tanggungan mempunyai hubungan yang positif dengan tingkat pendapatan. Artinya jika adanya penambahan 1 (satu) unit jumlah beban tanggungan maka akan mengakibatkan kenaikan tingkat pendapatan sebesar 1 (satu) rupiah dengan asumsi cateris paribus.
Kebijakan Pengelolaan Lingkungan Hidup Barbasis Ekonomi Sumberdaya Di Provinsi Maluku Utara
Drakel, Arman
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 3 No. 1 (2010): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (320.004 KB)
|
DOI: 10.52046/agrikan.v3i1.1089
Tujuan penulisan ini adalah untuk menelaah dampak kebijakan pengelolaan ekonomi lingkungan di Maluku Utara, serta untuk mengkaji perspektif pemanfaatan ekonomi sumberdaya dengan sumberdaya alam, Dari kedua aspek ini dianalisa dan dikaji keterkaitan permasalahan yang berhubungan dengan dampak dari pengelolaan lingkungan yang didalam pemanfaatannya mengandung ekonomi sumberdaya dengan sumberdaya alam. Permasalahan kebijakan pemerintah dalam memanfaatkan ekonomi sumberdaya mempengaruhu kualitas lingkungan, karena semakin besar potensi ekonomi sumberdaya dan sumberdaya yang dieksplotasi, semakin besar pula dampak yang diterima dilingkungan yang mempengaruhi kualitas hidup manusia. Pemanfaatan ekonomi sumberdaya dengan sumberdaya alam mengandung dampak positif maupun negatif, karena keduanya berorentasi kepada profit dari pengelolaan barang dan jasa ekonomi lingkungan. Aktifitas manusia yang memanfaatkan ekonomi sumberdaya dengan mengurasnya potensi sumberdaya alam, beriimplikasi menurunnya kualitas lingkungan baik sekarang maupun dimasa yang akan datang. Untuk memulihkan kembali lingkungan sesuai dengan daya dukung dan daya tampung, profit pemanfaatan potensi ekonomi sumberdaya dan potensi sumberdaya alam dikembalikan kepada biaya jasa lingkungan untuk peletariannya, sehingga daya dukung dan daya tampung dapat pulih kembali.
Evaluasi dan Pengembangan Disain Kapal Pole and Line di Pelabuhan Dufa-Dufa Provinsi Maluku Utara
Tangke, Umar
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 2 No. 1 (2009): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1493.191 KB)
|
DOI: 10.52046/agrikan.v2i1.1092
Pembuatan kapal secara tradisional umumnya tidak didasari pada perencanaan dan perhitungan hidrostatis sehingga dalam pembuatannya selalu ada perubahan karakteristik pada bentuk kapal. Sama halnya dengan pembuatan kapal, penentuan besarnya pompa mengail juga tanpa melalui perhitungan mengenai daya yang akibatnya system penyemprot tidak bekerja dengan baik, oleh karena itu penelitian ini dilakukan untukmengevaluasi bentuk disain, serta menghitung besarnya daya yang dibutuhkan utuk pompa mengail pada kapal tipe pole and line di pelabuhan dufa dufa Provinsi Maluku Utara. Hasil penelitian menunjukan kapal sampel pole and line yang berada di Pelabuhan Dufa-dufa Provinsi Maluku Utara mempunyai nilai rasio perbandingan L/D dan L/B dan nilai koefisien bentuk kapal sudah sesuai dengan standar nilai yang ideal, tetapi nilai rasio perbandingan B/D pada kapal sampel tidak sesuai dengan standar nilai yang ideal untuk kapal jenis pole and line dan dilihat bahwa penentuan pompa mengail pada kapal sampel bearnya tidak sesuai karena daya yang dibutuhkan sesuai dengan perhitungan adalah 1.61 KW tetapi daya pompa yang diguakan melebihi yaitu dengan kisaran 1.7-3.7. Hal ini berpengaruh terhadap penyemprotan air pada saat operasi penangkapan atai penyemprotan untuk pengelabuan tidak sempurna.
Analisis Usaha Tani pada Sistem Pertanian Alami Padi Ladang di Kabupaten Halmahera Utara
Rope, Ranita
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 2 No. 1 (2009): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1302.023 KB)
|
DOI: 10.52046/agrikan.v2i1.1093
Konsep pertanian alami yang dilahirkan oleh Fukuoka seorang professor mikrobiologi yang berasal dari Jepang pada tahun 1978 dalam bukunya “The One Strow Revolution, An Introduction to Natural Farmingâ€, sebenarnya adalah system pertanian yang merupakan tradisi pertanian petani dahulu (primitif). . Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan efisiensi teknik dalam penggunaan input terhadap prodksi system pertanian alami padi ladangdengan system pertanian tidak alami padi sawah, biaya dan pendapatan, serta efisien alokatif pertanian alami padi lading di kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif analisis melalui wawancara pada petani sampel padi lading berjumlah 48 orang, dan petani padi sawah berjumlah 17 orang. Fungsi produksi diestimasi menggunakan fungsi prodksi tipe Cobb-Douglas dengan alat analisis eview 4.0, biaya dan pendapatan dengan uji T Tess Mean Sampel Independen dengan alat analisis SPSS 12, dan efisiensi alokatif dengan uji t ki dengan fasilitas excel . Analisis data diperoleh : 1) Penggunaan jumlah dan jenis input yangberbeda berpengaruh terhadap tingkat produksi perusahatani; 2) Penggunaan jumlah dan jenis biaya input minimal, menjadikan pendapatan per hektar pada system pertanian alami padi lading tidak berbeda dengan system pertanian tidak alami padi sawah; 3) Penggunaan benih pada system pertanian alami padi lading per hektar menunjukan sudah efisien alokatif sedangkan penggunaan tenaga erja tidak efisien.
Pengelolaan Aspek Lingkungan Sumberdaya Pesisir Berbasis Sosial Ekonomi Masyarakat
Drakel, Arman
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 2 No. 1 (2009): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1619.405 KB)
|
DOI: 10.52046/agrikan.v2i1.1094
Pengelolaan lingkungan sumberdaya pesisir yang berhubungan langsung dengan manusia atau makhluk hidup lain yang ada di wilayah pesisir. Sebab interaksi manusia atau makhluk hiduo lain ditinjau dari aspek daya guna lingkungan sumberdya pesisir dari berbagai aspek manfaatnya di peruntukan untuk kelangsungan hidup baik aspek ekologis, ekonomi dan social masyarakat yang mendiami wilayah pesisir. Karena pengelolaan sumberdaya pesisir dengan karakteristik ekologi yang memiliki keanekaragaman jenis dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan sumberdaya yang ada dan dilakukan secara terpadu dan berkesinambungan, akan mengurangi resiko ekologi antar kepentngan manusia pemanfaatan sumberdaya pesisir dengan karakteristik wilayah yang ada tetap berlangsung, akan menguras kenaekaragaman sumberdaya yang ada baik aspek ekologi, ekosistem dan social budaya danekonomi.
Agribisnis Aren: Produk Usaha yang Menjanjikan di Maluku Utara
L. Hieriej, Sandsra
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 2 No. 1 (2009): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1178.942 KB)
|
DOI: 10.52046/agrikan.v2i1.1095
Hampir diseluruh wilayah Nusantara ini terdapat tanaman aren (Arenga pinnata). Semua bagian atau produk tanaman ini dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi. Tanaman Aren ii memiliki banyak manfaat, termasuk didalamnya sebagai penghasil gula dan bioethanol. Tanaman Aren selain bisa diproses menjadi subtansi bensin juga baik dalam hal menyimpan air tanah serta mencegah bencana banjir dan longsor. Akan tetapi, tanaman ini kurang mendapat perhatian untuk dikembangkan atau dibudidayakan secara sungguh-sunguh oleh berbagai pihak. Berdasarkan survey lapangan bahwa terdapat banyak industry rumah tangga yang memanfaatkan nira dari aren untuk produksi gula merah di Maluk Utara. industry skala kecil ini paling banyak terdapat di kabupaten Hamahera Selatan, khususnya Bacan dan Kabupaten Halmahera Utara yaitu Galela. Hal mana menjadi bukti bahwa Maluku Utara memiliki potensi yang cukup besar untuk pengembagan pertanian aren serta agroindustry arean selain sebagai gula merah, untuk peningkatan pendapatan daerah serta pendapatan petani dan dapat mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.
Dinamika Jumlah Bakteri Selama Masa Penyimpanan Petis Ikan Layang
Lekahena, Vanessa N. J.
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 2 No. 1 (2009): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (848.391 KB)
|
DOI: 10.52046/agrikan.v2i1.1096
Petis ikan adalah olahan ikan berbentuk pasta, berbahan dasar ekstrak ikan hasil pengolahan pindang atau rebusan daging ikan bercamput garam yang diberi tambahan bumbu dan gula merah, direbus hingga mengental dan diberi pengemulsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika jumlah bakteri selama masa penyimpanan petis ikan layang (Decapterus sp). Penelitian ini dilaksananakan di Laboratorium Teknologi Hasil Periknaan, Fakultas Pertanian UMMU-Ternate pada bulan November 2008 sampai Desember 2008. Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan deskriptif dengan cara isolasi. Perhitunganjumlah bakteri dilakukan dengan metode TPC (Total Plate Count) atau ALT (angka Lempeng Total). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah bakteri selama masa penyimpanan mengalami peningkatan dari 1.13 x 10E4 panya penyimpanan 3 hari menjadi 2.83 x 10E4 pada penyimpanan 4 hari 6 untuk petis dengan konsentrasi garam 20%, sementara petis ikan dengan konsentrasi garam 40% jumlah bakteri meningkat dari 1.67 x 10E4 pada hari ke 3 menjadi 2.2 x 10E4 pada penyimpanan hari ke 6, sedangkan untuk petis ikan dengan konsentrasi 40% jumlahbakteri pada hari ke 3 adalah 1.73 x 10E4 dan menjadi 4.43 x 10E4. Secara umumn jumlah bakteri mengalami peningkatan akan tetapi peningkatan jumlah pertumbuhan bakteri lebihi besar pada petis ikan dengan konsentrasi 60%.
Analisis Usaha Ternak Ayam Broiler: Studi Kasus UD. Harapan Ternak di Desa Gambesi Ternate Selatan
Kaddas, Fatmawaty
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 2 No. 1 (2009): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (523.079 KB)
|
DOI: 10.52046/agrikan.v2i1.1097
Perkembangan pengetahuan teknis dan teknologi, diikuti dengan berkembangnya budidaya ayam yang cukup pesat. Semula hanya untk memenuhi kebutuhan sendiri kini berkembang dengna kegiatan usaha yang berorientasi pasar dan memberikan hasil menguntungkan. Penelitian ini dlaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2008 pada UD Harapan Ternak di Desa Gambesi, Ternate selatan, bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pendapatan dan kelayakan usaha yang diperoleh para peternak ayam broiler. Metode penelitian ini menggunakan stratified purposive random sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha pemeliharaan ayam broiler sangat menguntungkan dengan besar pendapatan diperoleh Rp. 1.806.000,- dalam satu siklus produksi. Angka 1.4 pada analisi R/C Ratio menunjukan tingkat kelayakan usaha pemeliharaan ayam broiler. Berarti tiap penambahan biaya sebesar Rp 1.00 berarti akan memperoleh penerimaan sebsar Rp. 1.4.
Pengaruh Penambahan Emulsifier Lemak Dalam Pembuatan Sosis Ikan Tenggiri (Scomberamorus comerson)
Talib, Ahmad
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 2 No. 1 (2009): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1266.101 KB)
|
DOI: 10.52046/agrikan.v2i1.1098
Ikan tenggiri merupakan bahan pangan yang muduh mcngalami kemunduran mutu (high perishable food). Kemunduran mutu terjadi disebabkan oleh kondisi penangkapan yang kurang baik, penanganan pasca panen yang tidak mampu mempertahankan mutu ikan serta pengolahan pasca panen yang kurang baik. Komponen kimia ikan tenggiri adalah sebagai berikut. air 66-84%. protein 16-22%. karbohidrai. 1-3%. lemak 0.1-2.2% dan bahan organik lain adalah 0.8-2% Proses pengolahan ikan tenggiri sebagai bahan sosis di Indonesia sudah banyak dimanfaatkan. Kurena tenggiri mempunyai daging yang putih sangat baik dimanfaatkan untuk berbagai aneka produk. Salah satu bentuk diversifikasi produk adalah pembutan sosis ikon. Sosis adalah makanan yang dipersiapkan dari daging yang digiling dan diberi bumbu. kemudian dimasukkan kedalam selongsong yang berbentuk silinder . Pengolahan sosis ikan merupakan satah satu usaha diversifikasi produk olahan hasil perikanan. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Pengolahan Hasil Perikanan IPB dan bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian emulsifier pada produk sosis selain itu untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarkat Indonesia yaitu dengan memberikan lebih banyak pilihan produk yang dapat dibeli dan dikonsumen.