cover
Contact Name
Suyeno
Contact Email
adm.publik@unisma.ac.id
Phone
+6282230344404
Journal Mail Official
suyeno@unisma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Respon Publik
ISSN : 23028432     EISSN : -     DOI : 10.33474
Core Subject : Social,
Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang administrasi dan kebijakan publik.
Articles 256 Documents
EKSISTENSI PEMERINTAH DESA DALAM PRAKTIK RENTENIR TERHADAP MASYARAKAT MISKIN DI DESA SAMBIPONDOK KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Vina Nurul Firdausi; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.886 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat miskin di Desa Sambipondok yang terjerat oleh praktik rentenir yang mempunyai bunga pinjaman cukup besar bahkan sampai tidak bisa dibayar oleh masyarakat Desa Sambipondok. Ketertarikan masyarakat ini dikarenakan mudahnya proses transaksi peminjaman ke rentenir bahkan tidak melalui proses administrasi seperti dalam pinjaman lembaga sehingga uang mudah untuk dicairkan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan masyarakat miskin di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, 2) mengetahui eksistensi praktik rentenir terhadap masyarakat miskin di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, dan 3) mengetahui upaya pemerintah desa, faktor pendukung, dan penghambat eksistensi pemerintah desa dalam menanggulangi rentenir di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang artinya perolehan datanya bukan berupa angka melainkan kata-kata tertulis atau bisa juga lisan, kemudian gambar dari informan telah ditetapkan, serta perilaku sesuai realita yang terjadi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hail dari penelitian ini 1) masyarakat miskin di Desa Sambipondok tergolong masih banyak, hal ini dipengaruhi oleh faktor pendidikan yang rendah, letak geografis yang kurang mendukung, serta perkembangan zaman yang semakin pesat sehingga mengakibatkan pola konsumtif masyarakat tinggi tetapi tidak diimbangi dengan pendapatan yang dihasilkan, 2) Eksistensi praktik rentenir di Desa Sambipondok masih tetap berjalan di Desa Sambipondok. Meskipun sudah berkurang dari tahun ke tahun tetapi masih sulit dihapuskan dikarenakan sebagian masyarakat cara berpikirnya kurang maju dan pendapatan masyarakat yang belum bisa mencukupi kebutuhannya, 3) eksistensi pemerintah desa untuk menghapus praktik rentenir adalah dengan membuat program-program untuk desa yakni pemberdayaan masyarakat melalui BM, Pembinaan Pokdarwis, penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, pengadaan lomba karya cipta, serta meningkatkan fasilitas desa untuk mendukung pemasaran masyarakat supaya bisa meningkatkan pendapatan. Masyarakat yang bisa diajak kerjasama dalam program-program tersebut menjadi faktor pendukung bagi pemerintah desa dalam mengurangi praktik rentenir. Tetapi sebagian masyarakat yang sulit untuk diajak berubah. Kata Kunci: Eksistensi, Pemerintah, Masyarakat Miskin, Sosialisasi, Pembinaan
ANALISIS NOMADISME POLITIK DALAM PEMILUKADA 2020 (Studi Perpindahan Elit Politik (Sanusi) Dari PKB Ke PDI-Perjuangan Di Kabupaten Malang) Moh. Ali Mas’udi; Slamet Muchsin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 9 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.07 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor  internal partai politik yang menyebabkan kader partai termotivasi pindah ke partai politik lain (2) mengetahui dan menganalisis proses rekrutmen pindah partai dari PKB ke PDI-Perjuangan. Metode penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Peneliti memilih jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan nyata apa yang terjadi terkait studi perpindahan partai yang dilakukan oleh elit politik (Sanusi). Pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga kompenen yaitu antara lain : reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Sedangkan dalam teknik pemeriksaan peneliti menggunakan teknik keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) motif yang melatarbelakangi elit politik (Sanusi) pindah partai ada dua hal yaitu partai sebagai kendaraan politik dan motif atas dasar hak politik individu. (2) Pada proses rekrutmen Sanusi pindah partai politik dari PKB ke PDI-Perjuangan itu melalui dua hal yaitu melalui kaderisasi yang bertujuan untuk proses untuk melatih dan mempersiapkan anggota partai dengan berbagai keterampilan, disiplin ilmu dan pengalaman untuk mencapai tujuan partai. Lalu yang kedua yaitu survei dimana survei ini bertujuan untuk melihat elektabilitas elit politis (Sanusi). Kata Kunci : Analisis Nomadisme Partai Politik Pemilukada di Kabupaten Malang
INOVASI GERAKAN MEMBANGUN DESA DALAM PERSPEKTIF UU No. 6 TAHUN 2014 (Studi Kasus Implementasi Program Desaku Menanti di Kampung 1000 Topeng Dusun Baran Tlogowaru Kedungkandang Kota Malang) Raphael Ersa Manusakerti; Slamet Muchsin; Roni Pindahanto Widodo
Respon Publik Vol 14, No 4 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.886 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar belakang penelitian ini berawal dari Kementerian Sosial yang meluncurkan program Desaku Menanti guna untuk menangani persoalan gelandangan dan pengemis. Program ini diluncurkan dengan tujuan untuk rehabilitasi sosial gelandangan dan pengemis yang dilakukan secara terpadu berbasis desa dengan menekankan pengembalian mereka ke daerah asal atau re-imigrasi  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pelaksanaan inovasi gerakan membangun desa dalam program Desaku Menanti, dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukung pelaksanaan inovasi gerakan membangun desa dalam program Desaku Menanti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitiannya berada di Kampung 1000 Topeng Dusun Baran Tlogowaru Kedungkandang Kota Malang. Jenis data penelitian ini yakni data primer dan sekunder dengan sumber data yang berasal dari dokumen, foto, jurnal kegiatan,catatan, laporan, dll. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model Analisis Data Kualitatif (Milles, Mattew B.Hubberman A :1992). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan inovasi gerakan membangun desa dalam program Desaku Menanti sudah diterapkapkan dengan dimensi kesejahteraan, akses, kesadaran, partisipasi dan kontrol. Namun, terdapat beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan harapan antara lain sarana dan akses yang terbatas dan lokasi program yang jauh sehingga membuat mobilitas terbatas. (2) Faktor penghambat pelaksanaan inovasi gerakan membangun desa dalam program Desaku Menanti adalah sumber daya manusia (dalam hal ini penerima program) yang rendah, lokasi Kampung 1000 Topeng Dusun Baran Kelurahan Tlogowaru Kota Malang yang susah untuk dijangkau, kurangnya kebersihan di beberapa sudut yang ada di Kampung 1000 Topeng Dusun Baran Kelurahan Tlogowaru Kota Malang dan belum terintegrasinya warga binaan dengan warga sekitar Kelurahan Tlogowaru. Sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya dukungan dari masyarakat dan pihak kelurahan tlogowaru serta adanya kerjasama berbagai pihak demi mensukseskan berjalannya program. Kata Kunci : Pembangunan, Pemberdayaan Masyarakat, Inovasi Membangun Desa, Dinas Sosial Kota Malang, Desaku Menanti, Kampung 1000 Topeng
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN TERTIB ADMINISTRASI (Studi Kasus Pada Kantor Desa Jedong Kecamatan Wagir Kabupaten Malang) Agung Dwi Setiawan; Afifuddin Afifuddin; Langgeng Rachmatullah Putra
Respon Publik Vol 16, No 5 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.66 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi untuk mengetahui mengenai bagaimana efektivitas pelayanan publik yang ada di Kantor Desa Jedong sebagai upaya tertib administrasi serta faktor pendukung dan penghambat yang ada di lapangan dalam  melaksanankan Pelayanan Publik Untuk memperoleh jawaban dari permasalahan yang diambil  ini, maka jenis penelitian yang dianggap tepat adalah deskriptif,dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian dalam penelitian ini adalah Kepala Desa dan beberapa petugas di Kelurahan dan empat orang masyarakat Desa. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pelayanan upaya tertib administrasi di Desa Jedong Kecamatan Wagir Kabupaten Malang terkait dengan prosedur yang telah ditetapkan menunjukkan hasil yang efektif dimana sistem atau tata cara yang ditetapkan dalam menyelesaikan aktivitas tertib administrasi, serta dalam penggunaan sumber daya, mutu pelayanan, dan batas waktu penyelesaian sudah berjalan cukup baik sehingga dapat meningkatkan minat ketertiban adminitrasi pada masyarakat. Kelengkapan sarana prasarana yang memadai serta SDm yang cukup menjadi salah satu faktor pendukung dalam pelayanan, namun perlu adanya pemahaman masyarakat mengenai kelengkapan persyaratan mengenai dokumen yang diurus dan perlunya peningkatan kualitas sumber daya petugas pelayanan seperti halnya pemahaman akan teknologi untuk dapat meningkatkan efektivitas pelayanan yang ada di Desa. Kata Kunci : Efektivitas, Pelayanan publik  , Tertib Administrasi
EKONOMI SEBAGAI FAKTOR DAN DAMPAK MENINGKATNYA PERCERAIAN DI KABUPATEN MALANG (Studi Kasus Pada Kecamatan Dampit Kabupaten Malang) Luluk Nur Faizah; Yaqub Cikusin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 4 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.322 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berisi tentang bagaimana ekonomi menjadi faktor dominan yang mempengaruhi meningkatnya perceraian di kabupaten Malang serta dampak dari perceraian Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Penyebab Tingkat Perceraian di Kecamatan Dampit Kabupaten Malang yang Semakin Meningkat, ekonomi menjadi faktor dominan pada Kecamatan Dampit, serta Untuk Mengetahui Dampak dari Fenomena Perceraian yang Semakin Meningkat di Lingkungan Masyarakat dan Keluarga. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif merupakan penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa ataupaun fenomena yang terjadi di lapangan, pada pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan juga dokumentasi. Analisis yang digunakan pada penelitian ini meliputi tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Penyebab faktor perceraian digolongkan menjadi dua diantaranya faktor internal dan faktor eksternal. Faktor penyebab secara internal antara lain faktor ekonomi, perselisihan, faktor pemabuk/penjudi, dan faktor kekerasan dalam rumah tangga. Sedangkan faktor penyebab secara eksternal adalah perselingkuhan, dan perjodohan.(2) Faktor ekonomi dan perselisihan menjadi faktor dominan penyebab perceraian. Ekonomi yang kurang dalam sebuah rumah tangga akan menyebabkan perselisihan yang terus menerus terjadi dan tidak dapat lagi terhindarkan. Ekonomi merupakan sebuah penyanggah rumah tangga, dengan latar belakang ekonomi yang kurang membuat rumah tangga menjadi goyah, sehingga perceraianpun menjadikeputusan akhir yang di ambil. (3) Dampak perceraian terdiri dari 2 macam : Dampak Positif dan Dampak Negatif. Dampak positif meliputi adanya perasaan lega terhadap kedua belah pihak yang bercerai dan pihak-pihak yang bercerai menyesuaikan diri dengan keadaan pasca perceraian. Sedangkan dampak negative meliputi : Dampak terhadap mantan suami dan istri, anak dan keluarga. Kata Kunci: Perceraian, Faktor Ekonomi, Dampak
EFEKTIVITAS INOVASI PROGRAM PELAYANAN PUBLIK BERBASIS EGOVERNMENT (Studi Kasus Aplikasi “Dr.Kepo” Dokter Kependudukan Online di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik) Herlina Wulandari; Afifuddin Afifuddin; suyeno suyeno
Respon Publik Vol 14, No 3 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.121 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) efektifnya pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Dr. Kepo di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik, (2) faktor pendukung dan faktor penghambat pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi Dr. Kepo di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi dilapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yakni antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Efektivitas inovasi aplikasi Dr. Kepo dalam pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi tersebut dapat dibilang sudah efektif karena masyarakat merasa puas dan efektif adanya Dr. Kepo di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik. (2) Faktor pendukung aplikasi Dr. Kepo adalah adanya kerjasama dengan pihak-pihak tertentu, dukungan sosialisasi melalui media, dan juga SDM yang memadai. Sedangkan faktor penghambat aplikasi Dr. Kepo adalah kurangnya sosialisasi face to face secara menyeluruh kepada masyarakat, dan permasalahan jaringan internet yang kurang memadai di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gresik.Kata Kunci : Efektivitas, Inovasi, Pelayanan Administrasi Kependudukan, Aplikasi
ANALISIS SWOT BALANCED SCORECARD DALAM STRATEGI PROGRAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI BKPSDM KABUPATEN MALANG Syerly Zhamhariro Vikarianda; M. Mas'ud Said; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 16, No 9 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.727 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja dari strategi program pengembangan SDM serta strategi yang akan digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan SDM serta pelayanan kepegawaian di BKPSDM Kabupaten Malang. Terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan dalam program pengembangan SDM di BKPSDM Kabupaten Malang. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya pendekatan kualitatif dengan matriks SWOT untuk mengetahui faktor internal dan eksternal, selanjutnya analisis data SWOT lualitatif dikembangkan melalui perhitungan tabel matriks Internal Faktor Evaluasi (IFE) dan matriks Eksternal Faktor Evaluasi (EFE) dengan hasil dari kuesioner agar diketahui secara pasti posisi organisasi yang sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Nilai Matriks IFE yakni 1,0 yang menunjukkan bahwa posisi yang kuat. Sedangkan nilai Martiks EFE yakni 1,28 yang menunjukkan bahwa dalam menghadapi dinamika lingkungan eksternal posisi organisasi relatif kuat. Sehingga strategi yang ditarapkan oleh BKPSDM Kabupaten Malang yakni strategi SO (Strenght-Opportunity) dengan memanfaatan teknologi IT serta pemanfaatan SDM untuk peningkatan inovasi dalam pelayanan kepegawaian. Kata Kunci : Analisis SWOT, Strategi, Program Pengembangan Sumber Daya Manusia
PROFESIONALISME DALAM MENINGKATKAN KINERJA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (Studi Kasus di Kantor Kecamatan Lowokwaru Kota Malang) Moh Zakki Arifin; Afifuddin Afifuddin; Agus Abidin
Respon Publik Vol 13, No 2 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.909 KB)

Abstract

Profesionalisme birokrasi merupakan prasyaratan mutlak untuk mewujudkan kualitas pelayanan publik. Upaya untuk mewujudkan good governance memerlukan unsur profesionalisme dari aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan publik. Profesionalisme disini lebih menekan kepada kemampuan, keterampilan dan keahlian aparatur pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang responsif, transparansi, efektivitas dan efesien. Tujuan penulisan ini untuk menjawab permasalahan dari rumusan masalah itu sendiri yaitu:Untuk mengetahui Profesionalisme Aparatur Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Penelitian berbentuk deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara tepat sifat-sifat individu dan keadaan sosial yang timbul dalam masyarakat untuk dijadikan sebagai obyek penelitian. Penelitian dilakukan di kecamatan Lowokwaru Kota Malang.Profesionalisme aparatur pelayanan publik di Kecamatan Lowokwaru Kota Malang ada banyak kelemahan yang juga terjadi dalam hal kejelasan dalam pemahaman terhadap tahapan-tahapan pelayanan publik yang meliputi, tidak efisien waktu sehingga proses penyelesaian lambat, dan kurangnya kesadaran akan tugas dan tanggung jawab pegawai.Kata Kunci : Profesionalisme dan Aparatur
REVITALISASI SMK BERBASIS TECHNOPARK SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PELAYANAN PERCETAKAN UNTUK MASYARAKAT DI SMKN 4 MALANG Shinta Dwi Lestari; Slamet Muchsin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 10 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.395 KB)

Abstract

ABSTRAKRevitalisasi SMK merupakan inovasi dalam pendidikan program kejuruan sesuai dengan isi In struksi Presiden No. 9 Tahun 2016 guna mewujudkan tujuan pembangunan pendidikan nasional sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional. Technopark salah satu inovasi dari revitalisasi SMK. Technopark merupakan suatu wadah sebagai display hasil dari masing-masing program keahlian berupa barang/jasa pelayanan. Penelitian ini di angkat dari permasalahan kualitas pelayanan dan bertujuan untuk mengetahui tentang kualitas pelayanan Technopark pasca Revitalisasi SMK secara rinci. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode ini dipilih untuk menyajikan data secara sistematis dan akurat untuk menggali fakta-fakta mengenai Revitalisasi SMK Berbasis Technopark Sebagai Upaya Optimalisasi Pelayanan Untuk Masyarakat di SMKN 4 Malang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Pelayanan sebelum revitalisasi hanya berupa UPJ kecil yang kemudian dikembangkan menjadi Technopark. Kualitas pelayanan di Technopark menggunakan aspek Tangible, Realibility, Responsivineess, Assurance dan Emphaty ada beberapa indikator yang belum berjalan sesuai keinginan masyarakat antara lain kurang sarana dan prasarana, ketepatan waktu, kerapihan dan kecermatan pegawai dalam melayani. Kemudian upaya yang dilakukan untuk optimalisasi pelayanan melalui pengadaan pelatihan untuk pegawai, meningkatkan beberapa sarana, dibangunkan ruangan yang lebih luas dan terpusat, memberikan bentuk informasi dan pelayanan jasa secara elektronik (2)Pendukung optimalisasi pelayanan ada pada sekolah dan Pemerintah Daerah tetapi kendala yang dihadapi dalam optimalisasi pelayanan melalui revitalisasi yakni kekurangan sumber daya manusia. Kata Kunci: Pelayanan, Kualitas Pelayanan, Technopark
EFEKTIVITAS KINERJA APARATUR DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (Studi Pada Kantor Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo) Yesi Nur Agustina; Yaqub Cikusin; Roni Pindahanto Widodo
Respon Publik Vol 14, No 5 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.172 KB)

Abstract

ABSTRAKKantor Kecamatan Balong merupakan suatu organisasi yang memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat yang dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan perkembangan yang ada serta melakukan perubahan. Tercapainya efektivitas organisasi ditentukan oleh kinerja pegawai dalam menjalankan tugasnya. Efektivitas kinerja pegawai diukur dengan pendekatan proses (process approach) melalui lima aspek yaitu efisiensi dalam pelayanan, daya tanggap petugas, sarana dan prasarana, semangat kerja dan loyalitas dalam bekerja, dan hubungan antara pimpinan dengan bawahan. Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka penulis dapat menyimpulkan pokok permasalahan yaitu apa saja pelayanan administrasi kependudukan yang diberikan kepada masyarakat di Kantor Kecamatan Balong dan bagaimana efektivitas kinerja aparatur dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kantor Kecamatan Balong?. Berdasarkan hasil penelitian, dengan keterbatasan peneliti yang sering di ajukan masyarakat dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kantor kecamatan Balong yaitu pembuatan surat pindah tempat, surat pindah datang, surat keterangan tidak mampu, surat ijin nikah, dan surat pernyataan ahli waris. Sedangkan untuk efektivitas kinerja pegawai pelayanan administrasi dari efsiensi dalam pelayanan sudah cukup efisien tetapi perlu peningkatan suapaya masyarakat lebih puas. Daya tanggap petugas, pegawai masih kurang maksimal. Sarana dan prasarana, minimnya jumlah komputer dan printer, belum tersedianya pamflet dan genset. Semangat kerja yang tinggi serta loyalitas yang sangat loyal dalam bekerja. Hubungan antara pimpinan dengan bawahan yang sudah cukup baik dalam bekerjasama melayani penduduk. Kata kunci : Efektivitas, Kinerja Aparatur, Administrasi Kependudukan

Page 3 of 26 | Total Record : 256