cover
Contact Name
Suyeno
Contact Email
adm.publik@unisma.ac.id
Phone
+6282230344404
Journal Mail Official
suyeno@unisma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Respon Publik
ISSN : 23028432     EISSN : -     DOI : 10.33474
Core Subject : Social,
Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang administrasi dan kebijakan publik.
Articles 256 Documents
DAMPAK PEMBANGUNAN JEMBATAN GANTUNG DI DESA DRUJU KECAMATAN SUMBERMANJINGWETAN OLEH CSR BRI KANWIL MALANG Frisca Anggiani; Khoiron Khoiron; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 8 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.041 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan dampak yang dihasilkan dari pembangunan  jembatan gantung di Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang yang pembangunannya dilaksanakan oleh program CSR (Corporate Social Responsibility) dari BRI Kanwil Malang . Dari uraian latar belakang diatas maka penulis menyimpulkan pokok permasalahan yaitu: (1) Bagaimana dampak pembangunan jembatan gantung di Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan? (2) Bagaimana peran stakeholder dalam pembangunan jembatan gantung di Desa Druju Kecamatan Sumbermanjing Wetan?. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Kata Kunci : Dampak pembangunan, Jembatan Gantung, CSR
PENINGKATAN KINERJA APARATUR DESA DALAM MELAKSANAKAN TUGAS ADMINISTRASI DESA MELALUIPENDIDIKAN DAN PELATIHAN Nurul atika
Respon Publik Vol 12, No 2 (2018): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.669 KB)

Abstract

Aparat pemerintah desa memiliki peranan yang penting dalam menentukan maju mundurnya suatu unitpemerintahan.Untuk menyelenggarakan administrasi desa yang efektif diperlukan pendidikan, dan pelatihan yangdilakukan oleh pemerintah desa terhadap aparatur pemerintah desa, sedangkan di kantor desa ini masih terdapatbeberapa permasalahan diantaranya kurangnya penguasaan terhadap teknologi, rendahnya pelayanan publik sertakurangnya kedisiplinan kerja aparatur serta beberapa faktor penghambat lainnya. Hal ini perlu adanya upaya untukmenyelesaikan masalah tersebut, salah satunya dengan adanya pendidikan dan pelatihan kepada aparatur desa, taklain tujuan tersebut untuk mengoptimalkan kinerja aparatur desa Sungai Teluk Kecamatan Sangkapura KabupatenGresik.Kata Kunci: Kinerja, Aparatur Desa, Administrasi, Pendidikan, Pelatihan.
KEBIJAKAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN PROGRAM INOVASI DESA (PID) DI MASA PANDEMI COVID 19 (Studi Kasus Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang) Erin Ayu Wulandari; Afifuddin Afifuddin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.564 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian Dilakukan Untuk Mengetahui Kebijakan Pemerintah Desa Tirtoyudo Dalam Pengembngan Program Inovasi Desa (PID) Di Masa Pandemic Covid-19 Pada Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang. Dengan uraian permasalahan yaitu: 1) Kebiajakan Pemerintah Desa Dalam Pengembangan PID Pasca Pandemic Covid-19 Di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang 2) Apa Saja Potensi Desa Tirtoyudo Yang Dapat Di Kembangkan Dalam Mengelola Dan Memaksimalkan Desa Dalam Pengembangan (PID) Pada Masa Pandemi Covid 19 Di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang? 3) faktor apa saja yang menjadi penghambat dan pendukung dalam Pengembangan (PID) pada masa pandemi covid 19 di Desa Tirtoyudo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang? Peneliti ini dilaksanakan pada masa pandemic covid 19 sehingga penelitian mengutamakan keselamatan peniliti dan para informan.Sementara Itu, Penelitian Ini dilihat dari Teori pokok pemberdayaan masyarakat menurut Mardikanto yaitu: Bina Manusia, Bina Usaha, Bina Lingkungan dan Bina Kelembagaan Adapun Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah deskriptif kualitatif. Dengan fokus sebagai berikut 1)Kebijakan Pemerintah Desa, Peran Kepala Desa, Pengembangan Inovasi 2) Potensi Desa, Pengembangan SDA & SDM, pembentukan Desa mandiri 3) Perubahan Sosial, Ekonomi Masyarakat, Covid 19, dan Infrastruktur Desa. Hasil Penelitian dalam penulisan ini, Hadirnya Program Inovasi Desa (PID), diharapkan memberi banyak manfaat bagi pembagunan desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang antara lain: potensi Sumber Daya Alam (SDA) Dan Sumber Daya Manusia dapat digali, meningkatnya kesejahteraan masyarakat, meningkatnya pendapatan Asli Desa.namun Realitanya, baru Sebagian kecil saja yang berhasil teralisasikan Sebagian tidak. Hal tersebut disebabkan faktor yang mempengaruhi diantaranya kurangnya sarana prasarana, minimnya inovasi, diperlukan penguatan modal. Sementara Desa Tirtoyudo sendiri masih berstatus desa berkembang maka dari itu diperlukan studi banding terhadap desa-desa yang mandiri. Sehingga perlu adanya penguatan pola pengembangan SDM aparatur dan pemberdayaan masyarakat desa sehingga mendorong percepatan pembangunan desa yang inovatif. Dan adanya pandemic covid-19 sangat mempengaruhi gerak pertumbuhan perekonomian di Desa Tirtoyudo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.  Kata kunci: Kebijakan, Desa, Pengembangan Program Inovasi Desa (PID), Covid-19
EFISIENSI INOVASI LAYANAN DALAM PROGRAM JEBOL ANDUK (Studi Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang) Radhika Nur Oktavia; Afifuddin Afifuddin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 15, No 8 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.496 KB)

Abstract

ABSTRAKPelayanan publik menjadi suatu tolak ukur kinerja pemerintah yang harus ditingkatkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Pelaksanaan Jebol Anduk akan berkunjung ke desa-desa dan melakukan layanan pengurusan surat kependudukan. Sehingga, warga tidak perlu datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang. Layanan ini cukup efektif dan diminati masyarakat. Pelaksanaan Jebol Anduk sejak tahun 2018, pihaknya sudah melayani ribuan surat kependudukan program Jebol Anduk ini digelar tiap seminggu sekali,khususnya wilayah-wilayah yang letak geografisnya jauh dari pusat pelayanan. Program Jemput Bola Administrasi Kependudukan diterapkan untuk menjangkau masyarakat yang belum mempunyai dokumen ditempuh untuk bisa sampai ke pusat pelayanan mengingat luasnya wilayah Kabupaten Malang. faktor penghambat dari program jebol anduk salah satunya adalah keterbatasan fasilitas, sarana dan prasarana kendala yang dihadapi ialah jaringan yang belum maksimal kurangnya tingkat kesadaran masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan dalam pelayanan dokumen kependudukan terhadap pelayanan kepada masyarakat sebagai penerima pelayanan. Kata Kunci: Efisiensi, Inovasi, Pelayanan Publik, Jebol Anduk
EFEKTIVITAS INOVASI PELAYANAN PUBLIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BATU (Studi Inovasi Mobil Senyum, PKK Penak, dan 3 In 1) Nimas Aulia Nandha Pratama; Slamet Muchsin; Roni Pindahanto Widodo
Respon Publik Vol 14, No 4 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.402 KB)

Abstract

ABSTRAKLatar belakang penelitian ini berawal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu meluncurkan beberapa inovasi pelayanan publik guna untuk meningkatkan kualitas pelayanan itu sendiri, diantaranya yaitu, Mobil Senyum, 3 in 1, dan PKK Penak. Inovasi-inovasi ini dibuat dengan tujuan memberikan kemudahan pelayanan untuk masyarakat yang memiliki kepadatan aktivitas sehingga tidak memiliki waktu untuk mengurus dokumennya, selain itu juga memudahkan untuk masyarakat yang sudah lanjut usia, penyandang cacat atau berkebutuhan khusus agar mereka tidak harus bersusah payah datang ke kantor dispenduk capil dan memberikan pelayanan terbaik agar mereka tetap merasa aman dan nyaman.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa efektifnya inovasi dalam pelaksanaan pelayanan publik kepada masyarakat, dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dan pendukung pelaksanaan inovasi pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitiannya adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu. Jenis data penelitian ini yakni data primer dan sekunder dengan sumber data yang berasal dari dokumen, foto, jurnal kegiatan,catatan, laporan, dll. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model Analisis Data Kualitatif (Milles, Mattew B.Hubberman A :1992). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Efektivitas inovasi pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu (Studi Inovasi Mobil Senyum, PKK Penak, dan 3 In 1) sudah diterapkapkan dengan dimensi pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Namun, terdapat beberapa indikator yang belum berjalan sesuai dengan keinginan masyarakat, antara lain sarana dan prasarana untuk masyarakat yang memiliki keterbatasan fisik dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai inovasi-inovasi yang terdapat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu. (2) Faktor penghambat pelaksanaan inovasi pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu adalah kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat langsung, kurangnya jumlah sumber daya manusia yang ditempatkan dilapangan. Sedangkan faktor pendukungnya adalah adanya pertemuan rutin kepada instansi-instansi terkait setiap satu sampai tiga bulan sekali, bertujuan untuk evaluasi membangun pelayanan publik yang lebih berkualitas. Dan juga terdapat fasilitas untuk ibu dan anak seperti ruang menyusui dan tempat bermain anak yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang mengantri lainnya. Kata Kunci : Efektivitas, Inovasi Pelayanan Publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu
PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) CAKRAWALA KEADILAN DALAM PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN ( Studi Tentang Gerakan Peduli Sampah Di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan ) Firohatin Ronasifah; Nurul Umi Ati; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.567 KB)

Abstract

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merupakan sebuah lembaga non pemerintah yang mempunyai peranan sebagai jembatan dari masyarakat terhadap pemerintah. LSM mempunyai peran yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat dan melihat LSM sebagai alternatif untuk munculnya civil society (Affan Gaffar : 2006). Dalam peranan nya LSM harus mengetahui tugas dan fungsi. Suatu organisasi pasti memiliki program kerja yang akan dilakukan guna mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan melihat peran LSM Cakrawala Keadilan memiliki program kerja yaitu pemberdayaan lingkungan tentang gerakan peduli sampah di Desa Paciran Kec. Paciran Kab. Lamongan. Pemberdayaan lingkungan yang dilakukan oleh LSM Cakrawala Keadilan bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup sama saja dengan membantu pemerintah dalam tatanan desa. Permasalahan dalam penelitian yang dilakukan ini, mencakup faktor penghambat dan faktor pendorong dalam pemberdayaan lingkungan, dan juga bagaimana peran LSM Cakrawala Keadilan dalam pemberdayaan lingkungan desa Paciran, Kec. Paciran, Kab. Lamongan. Tujuan dalam penelitian adalah mencari dan mendeskripsikan peran LSM dalam pemberdayaan lingkungan Desa Paciran.Lingkungan atau lingkungan hidup adalah sebuah kesatuan yang meliputi berbagai makhluk hidup beserta seluruh komponen fisik, kimia, sosial budaya dan komponen lainnya. Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan sosial. Lingkungan inilah yang membentuk kepribadian seseorang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik analisis menggunakan model analisi dan interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994). Peran yang telah dilakukan oleh LSM Cakrawala Keadilan terkait pemberdayaan lingkungan adalah membuat gerakan peduli sampah, pembersihan sampah di bibir pantai Desa Paciran, pengambilan sampah di rumah warga Desa Paciran, dan menjadikan tempat wisata. Faktor pendorong kegiatan tersebut adalah kondisi lingkungan, masyarakat, kesadadaran atau kemauan LSM dan masyarakat, sedangkan faktor pengghambat adalah masyarakat Desa dan kurangnya komunikasi.   Kata Kunci : Pemberdayaan Lingkungan ; Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
IMPLEMENTASI KELOMPOK USAHA PERHUTANAN SOSIAL (KUPS) DALAM MENGEMBANGKAN WISATA SITI SUNDARI (Studi Kasus Di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang) Elsa Tri Alivia; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 16, No 9 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.633 KB)

Abstract

Potensi sumber daya alam yang di miliki setiap daerah yang ada di Indonesia memberikan dampak positif bagi pembangunan terutama dalam sektor wisata. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Wono Lestari dalam mengembangkan wisata Siti Sundari. Wisata Siti Sundari yang ada di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang menawarkan wisata alam dan edukasi atau di sebut dengan ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran wisata Siti Sundari, pengelola (KUPS) dan implementasi dalam mengembangkan wisata Siti Sundari serta faktor-faktor yang mempengaruhi dalam mengembangkan wisata Siti Sundari. Untuk mengetahuinya maka digunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata Siti Sundari merupakan wisata yang dikelola oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dengan konsep wisata berbasis masyarakat dan komunitas. Dalam implementasi ini ada beberapa yang di kembangkan yaitu  infrastruktur dan kondisi lahan sebelum dan sesudah adanya wisata Siti Sundari. Untuk infrastrukur sendiri sebelum adanya wisata Siti Sundari itu sudah tersedia, saat ini pengelola hanya pengembangkan saja. Di dalam pembangunan wisata pasti ada pengaruh yaitu lingkungan sosial, dan lingkungan ekonomi. Faktor pendukung dalam mengembangkan wisata Siti Sundari yakni; Daya dukung sosial budaya, Daya dukung politik, Daya dukung sumber daya lokal, adapun faktor penghambatnya yakni; kurangnya sumber daya manusia dan tidak adanya sekertariatan KUPS. Adapun saran yang di berikan yaitu, perlunya menjada dan memelihara sumber daya alam dan budaya sebagai modal untuk meningkatkan wisatawan.   Kata Kunci : Wisata, Implementsi, Pengembangan
PARADOKSAL BIROKRASI DESA (STUDI TENTANG PROBLEM PENGELOLAAN BUMDES DI DESA JENGGOLO, KECAMATAN KEPANJEN, KABUPATEN MALANG) Rio Gumelar; Afifuddin Afifuddin; khoiron khoiron
Respon Publik Vol 13, No 1 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.153 KB)

Abstract

ABSTRACTBUMDes merupakan salah satu cara atau strategi untuk membantu pemerintah desa dalam meningkatkan sumber Pendapatan Asli Desa (PAD). Salah satu desa yang memiliki gagasan untuk mendirikan BUMDes adalah Desa Jenggolo Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang. Namun masih terdapat permasalahan dalam pendirian Badan Usaha Milik Desa di Desa Jenggolo yang masih belum terealisasi hingga saat ini. BUMDes yang ada di Desa Jenggolo ini bernama BUMDes Bumi Aji Mandiri Sejahtera. Saat ini fokus utama jenis usaha yang akan dikembangkan oleh BUMDes Bumi Aji Mandiri Sejahtera yaitu Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan nama produk ASS-9 (Air Segar Sumber Songo).  Pemerintah Desa Jenggolo bersama masyarakat menggagas jenis usaha ini, didasarkan karena terdapat potensi sumber mata air yang melimpah di desa tersebut. Wacana untuk memproduksi air minum dalam kemasan ini dimulai sejak tahun 2015 namun hingga saat ini belum terealisasi pendiriannya. Selama kurun waktu dari tahun 2015 hingga 2018 pelaksanaan pendirian BUMDes dengan jenis usaha air minum dalam kemasan ini hanya sebatas pembelian mesin produksi. Pembebasan lahan dan pendirian pembangunan tempat produksi air minum dalam kemasan yang seharusnya menjadi fokus utama pengelola BUMDes Bumi Aji Mandiri Sejahtera belum terlaksana hingga sekarang. Selain itu partisipasi dari masyarakat Desa Jenggolo sendiri masih sangat rendah dalam pendirian BUMDes tersebut. Selama ini Pemerintah Desa Jenggolo belum melaksanakan fungsi manajemen dalam pendirian BUMDes  Bumi Aji Mandiri Sejahtera sehingga menyebabkan pendirian BUMDes tersebut dapat dikatakan mangkrak. Kemudian adanya ketidakkonsistenan Pemerintah Desa Jenggolo bersama lembaga desa dan organisasi BUMDes Bumi Aji Mandiri Sejahtera dalam melanjutkan program tersebut. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui problem manajemen dalam pendirian BUMDes di Desa Jenggolo. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa fungsi manajemen dalam pendirian BUMDes Bumi Aji Mandiri Sejahtera di Desa Jenggolo secara keseluruhan belum berjalan dengan baik. Dalam artian penerapan dari fungsi-fungsi manajemen dalam pendirian BUMDes  yang belum berjalan dengan maksimal. Dalam penelitian ini terdapat beberapa hal yang peneliti temukan yaitu mengenai problem manajemen dalam pendirian BUMDes Bumi Aji Mandiri Sejahtera di Desa Jenggolo: a). Penerapan perencanaan pengembangan BUMDes yang tidak maksimal, secara umum perencanaan pengembangan BUMDes Bumi Aji Mandiri Sejahtera sudah bagus, namun dalam hal pelaksanaannya belum ada yang terealisasi hingga saat ini. b). Ketidak efektifan organisasi BUMDes bumi aji mandiri sejahtera, hal tersebut dapat dilihat dari belum adanya capaian kerja yang maksimal, baik dari badan pengawas maupun pengurus BUMDes Bumi Aji Mandiri Sejahtera. c). Kurangnya Penggerakan Dalam Organisasi BUMDes, pembinaan dan pemberian motivasi belum dilaksanakan secara maksimal, hal inilah yang kemudian membuat organisasi BUMDes sendiri tidak berjalan dengan baik. d). Lemahnya Pengendalian Pemerintah Desa Jenggolo terhadap Organisasi BUMDes serta Minimnya Pelaksanaan Evaluasi. Kata kunci: Paradoksal, Birokrasi Desa, BUMDes.
KINERJA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KOTA BIMA MENGENAI PELAKSANAAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN Nuranisa Nuranisa; Nurul Umi Ati; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 15, No 9 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.918 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini hendak mengkaji secara empiris tentang kinerja Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil serta kendala yang dihadapi dalam pelanan Administrasi Kependudukan di Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian inimenggunakan teori kinerja, penilaian dan indicator kinerja, Kriteria Pedoman Penilaian Kinerja, dan Manfaat Kerugian dan dampak Kinerja Dispendukcapil Kota Bimamdi Masa Pendemi Covid 19. yang selanjutnya dikembangkan menjadi lima indikator yaitu produktivitas, kualitas layanan, responsivitas dan akuntabilitas. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil yang cukup baik. Kendala yang dihadapi Dinas Kependudukan dan Pencaatatan Sipil mengenai Pelayanan Administrasi Kependudukan kepada masyarakat di Kota Bima secara keseluruhan masih dapat diatasi dengan berbagai cara, kecuali kendala eksternal yang berupa letak geografis dan kondisi lingkungan Kota Bima. Kata Kunci: Birokrasi, Kinerja, Kependudukan
DAMPAK SOSIAL EKONOMI PENGEMBANGAN KAWASAN DESTINASI AGROWISATA PETIK JERUK (Studi Kasus di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang) Sri Ambar Budi; Slamet Muchsin; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 5 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.372 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Kecamatan Dau memiliki beberapa potensi pariwisata yang paling menonjol berada di Desa Selorejo dan salah satunya adalah objek Agrowisata Petik Jeruk milik bapak Suwaji. Semenjak dibukanya objek Agrowisata Petik Jeruk telah memberikan dampak sosial ekonomi untuk keberlangsungan hidup masyarakat di Desa Selorejo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengembangan objek Agrowisata Petik Jeruk di Desa Selorejo. Penelitian ini berfokus pada dampak sosial ekonomi objek Agrowisata Petik Jeruk terhadap masyarakat serta proses dan kendalan yang dihadapi selama masa pengembangan objek Agrowisata Petik Jeruk di Desa Selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu, jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik pendekatan kualitatif. Seiring dengan pengembangan yang dilakukan, objek Agrowisata Petik Jeruk semakin dikenal oleh masyarakat luas. Kini objek Agrowisata Petik Jeruk milik bapak Suwaji menjadi terkenal akan potensi objek wisata alam sekaligus objek wisata edukasi yang menarik wisatawan untuk berkunjung. Dari penelitian yang dilakukan, penulis menemukan bahwa objek Agrowisata Petik Jeruk memberikan dampak secara langsung maupun tidak langsung terhadap kehidupan masyarakat di Desa Selorejo. Dampak yang dihasilkan adalah: dampak ekonomi dan dampak sosial. Dengan dibukanya objek Agrowisata Petik Jeruk yang dikelola secara individu oleh Bapak Suwaji telah memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat salah satunya adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki pekerjaan.  Dibukanya objek Agrowisata Petik Jeruk memberikan kontribusi secara langsung terhadap peningkatan pendapatan penduduk Desa Selorejo. Sesalu murah senyum dan ramah-tamah merupakan perubahan nilai sosial, inilah yang dirasakan masyarakat sebab nilai sosial yang dibawah oleh pengunjung. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pengembangan objek Agrowisata Petik Jeruk ini sangat berdampak terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kata Kunci: Dampak Sosial Ekonomi, Pengembangan Kawasan, Destinasi Petik Jeruk

Page 5 of 26 | Total Record : 256