cover
Contact Name
Suyeno
Contact Email
adm.publik@unisma.ac.id
Phone
+6282230344404
Journal Mail Official
suyeno@unisma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Respon Publik
ISSN : 23028432     EISSN : -     DOI : 10.33474
Core Subject : Social,
Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang administrasi dan kebijakan publik.
Articles 256 Documents
MODEL KESESUAIAN IMPLEMENTASI PROGRAM JUT DAN JAPRO DALAM PENINGKATAN SEKTOR PERTANIAN DI KOTA BATU Maulidina Ainur Rosida; Afifuddin Afifuddin; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 15, No 2 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.269 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar adanya isu atau fenomena tentang menurunya sektor pertanian di Kota Batu pada tahun 2015-2017 dan lemahnya infrastruktur baik fisik dan non fisik dalam sektor pertanian. Maka dari itu, untuk mengatasi hal tersebut Dinas Pertaniam mengeluarkan kebijakan publik bentuk program JUT dan Japro untuk menunjang dan memperlancar kegiatan dibidang pertanian dalam bentuk infrastruktur berupa jalan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model implementasi program JUT dan japro dalam peningkatan sektor pertanian di Kota Batu beserta faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi program tersebut. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kesamaan antara model implementasi program JUT dan Japro dengan teori Model Kesesuaian Implementasi Program David C. Korten, yakni adanya kesesuaian ketiga elemen tersebut yang diantaranya Program JUT dan Japro, Dinas Pertanian, dan petani/ gapoktan/ masyarakat sama-sama saling terkait dan mempengaruhi keberhasilan implementasi program tersebut. Faktor pendukung dalam implementasi JUT dan Japro di Kota Batu ialah adanya partisipasi masyarakat dan kesadaran masyarakat yang berbentuk gotong royong, tenaga, hingga adanya dana hibah berupa lahan dan adanya usulan dari masyarakat khusunya kelompok tani untuk dibuatkan jalan pertanian guna memperlancar kegiatan usaha tani mereka. Sedangkan, faktor penghambatnya ialah adanya institusi lain yang ikut berperan dalam pembangunan infrastruktur bentuk jalan, sehingga membuat perkembangan program JUT dan Japro menurun dari segi kuantitas. Kata kunci : JUT, Japro, implementasi program, model kesesuaian  implementasi David C. Korten
PERANAN PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Balongmojo Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto) Mohamad Yosi Alfiyan; Afifuddin Afifuddin; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.632 KB)

Abstract

Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) adalah program satu dari sejumlah upaya strategis Derektorat Jendal Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Untuk mempercepat pemungkiman kumuh di Indonesia dan mendukung “Gerakan 100 – 0 -100”. Dalam pelaksaan Program KOTAKU mampu menumbuhkan kepercayaan dan memberikan pelayanan yang maksimal sehingga masyarakat atantusias ikut serta dalam mengikuti program yang telah disusun oleh Program KOTAKU dan merespon positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis kinerja dari Program KOTAKU di Desa Balongmojo Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Program pembangunan yang telah terlaksana di Desa Balongmojo oleh Program KOTAKU mempunyai tujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup sama saja dengan membantu pemerintah dalam tatanan desa. Permasalahan dalam penelitian yang dilakukan ini, mencakup faktor penghambat dan faktor pendukung dalam meningkatkan pembangunan desa Balongmojo Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mencari peran program KOTAKU dalam meningkatkan pembangunan desa Balongmojo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik analisis menggunakan model analisi dan interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994). Peran yang telah dilakukan oleh program KOTAKU terkait meningkatkan pembangunan desa adalah pembangunan infrastruktru (Pengaspalan Jalan dan Pembangunan Jalan Paving), Pembangunan Drainase, Pembangunan MCK (WC umum), Rehab Rumah. Faktor pendukungnya adalah solidaritas masyarakat sangat tinggi, ketepatan waktu dalam pengerjaan fisik maupun pertanggung jawaban penggunaan dana. Faktor penghambat yang terdapat dalam pelaksaan Program KOTAKU adalah turunnya dana dari pusat terlambat, kurang kesadarannya dari masyarakat untuk mengikuti program kegiatan KOTAKU.Kata Kunci : Meningkatkan Pembangunan ; Program KOTAKU
PENGEMBANGAN PROGRAM UPT PELATIHAN KERJA BERBASIS ENTREPRENEURSHIP (Studi Pada UPT Pelatihan Kerja Singosari Kabupaten Malang) Dinda Ayu Agustin Ayu Agustin; Afifuddin Afifuddin; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 5 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.653 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini dari persaingan dunia kerja saat ini semakin tinggi sehingga setiap industri dalam dunia kerja berusaha untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas kerjanya. Peningkatan daya saing dimulai dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang merupakan faktor keunggulan menghadapi persaingan. Kondisi ini menuntut setiap perusahaan untuk bersikap lebih proaktif dalam melakukan perekrutan untuk mencari calon tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia. Berdasarkan BPS Provinsi Jawa Timur jumlah angkatan kerja pada Agustus 2018 sebanyak 131,01 juta orang, naik 2,95 juta orang dibanding Agustus 2017. Sejalan dengan itu, Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) juga meningkat 0,59 persen poin. Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 40 ribu orang, sejalan dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang turun menjadi 5,34 persen pada Agustus 2018. Dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi di antara tingkat pendidikan lain, yaitu 11,24 persen. Pengurangan pengangguran tidak dapat hanya mengandalkan penciptaan lapangan pekerjaan melalui pemerintah dan investasi swasta ataupun asing, melainkan juga angkatan kerja terdidik dapat menjadi ujung tombak sebagai pengurangan pengangguran dengan menjadi job creator (Penyedia lapangan kerja). Mengatasi hal ini, perlunya perubahan mindset kaum terdidik dari Job Seeker (Pencari kerja) menjadi Job Creator agar lebih dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Hasil penelitian secara keseluruhan UPT PK Singosari melaksanakan rogram 3R BLK untuk pengembangan program-nya yaitu Revitalisasi, Rebranding dan Reorientasi diharapkan bisa menjadi tolak ukur pengembangan UPT PK dalam menghadapi persaingan industri, menciptakan lulusan yang berkompeten dan berwirausaha. Faktor pendukung penelitian ini meliputi kualitas pelayanan, fasilitas memadai, dan penguasaan materi pelatihan sehingga peserta pelatihan bisa melakukan pelatihan secara optimal. Kemudian faktor penghambat terbatasnya anggaran pemerintah, jangka waktu pelatihan, terbatasnya fasilitas dan kurangnya komunikasi lulusan pelatihan pada UPT PK Singosari. Hal tersebut perlu dijadikan bahan koreksi bagi UPT PK Singosari.Kata kunci: Pengangguran, Pengembangan Program, Program 3R BLK, UPT PK Singosari
PENGEMBANGAN POTENSI DESTINASI WISATA BUDAYA DALAM MENARIK WISATAWAN (Studi Kasus Maha Vihara Majapahit Di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto) Geofany Brillian Fajar Akasha; Slamet Muchsin; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 16, No 6 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.581 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar upaya pengembangan potensi destinasi wisata dalam menarik wisatawan yang telah dilakukan pihak pengelolah wisata budaya Maha Vihara Majapahit di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka penulis dapat memfokuskan pokok permasalahan, yaitu (1) memfokuskan terhadap pengembangan potensi destinasi wisata budaya Maha Vihara Majapahit dalam menarik wisatawan (2) memfokuskan terhadap faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan potensi destinasi wisata budaya Maha Vihara Majapahit dalam menarik wisatawan (3) memfokuskan terhadap dampak dari pengembangan potensi destinasi wisata budaya Maha Vihara Majapahit dalam menarik wisatawan terhadap perekonomian masyarakat lingkungan sekitar Maha Vihara Majapahit. Penelitian ini dilaksanakan di Maha Vihara Majapahit dan pada lingkungan sekitar Maha Vihara Majapahit di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah (1) melakukan pengembangan pemasaran wisata dengan memanfaatkan kemajuan dan perkembangan teknologi, mengembangkan potensi destinasi wisata dengan menyediakan objek dan daya tarik wisata, mengadakanya aksesibilitas dan melakukan penambahan fasilitas penunjang pariwisata, melakukan pengembangan kemitraan dengan berbagai macam forum dan instansi. (2) faktor pendukung yang ada di wisata budaya Maha Vihara Majapahit yakni keanekaragaman potensi destinasi wisata dan adanya Patung Buddha Tidur terbesar di Indonesia serta terbesar ke-3 di Asia. Sedangkan faktor penghambat yang menjadi tantangan Maha Vihara Majapahit yaitu kurangnya pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengembangan pariwisata. (3) dampak dari pengembangan yang sudah dilakukan oleh pihak Maha Vihara Majapahit selama ini sangat berdampak positif bagi masyarakat, dampak positifnya yakni dapat dilihat dari indikator pertama adalah terbukanya kesempatan kerja dan indikator yang kedua adalah peningkatan pendapatan.   Kata Kunci : Pengembangan pariwisata, Wisata Budaya, Dampak sosial ekonomi, Patung Buddha Tidur.
IMPLEMENTASI E-SURADI (SURAT DIGITAL) DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE DI KOTA MALANG (Studi Pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang) Adinda Kristyanita Yefani; M. Mas'ud Said; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 5 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.514 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan atas dasar adanya perkembangan teknologi informasi di era saat ini khususnya di lingkungan pemerintahan. Selain itu beberapa peraturan pemerintah hingga instruksi presiden menjadikan dasar dilaksanakannya sistem pemerintah berbasis teknologi yakni e-government. E-government dilaksanakan di pemerintahan Kota Malang berbasis aplikasi surat menyurat dengan nama e-suradi (surat digital). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi e-suradi (surat digital) dalam mewujudkan good governance di Kora Malang pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang beserta faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi e-suradi tersebut. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi e-suradi yang berada di Kota Malang sudah sesuai dengan teori yang diungkapkan oleh George C. Edward III karena sudah memenuhi keempat variable dalam model implementasi kebijakan yang sudah diisyaratkan dalam hal pelaksanaan seperti halnya komunikasi, sumberdaya, disposisi atau sikap pelaksana dan struktur birokrasi. Selain itu e-suradi juga sudah sesuai dengan prinsip-pinsip dari good governance. Faktor pendukung dari implementasi e-suradi yakni komitmen pimpinan, dukungan dana anggaran, sarana dan prasarana. Sedangkan faktor penghambat yakni terjadinya perubahan regulasi, dan ketergantungan terhadap jaringan internet. Kata kunci : Implementasi kebijakan public, good governance, e-suradi (surat digital)
PERAN PELAYANAN PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA TERHADAP KEPUASAN PEMUSTAKA (Studi Pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Di Jakarta) Andi Angga Maulana Maliku Taufiq; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 2 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.771 KB)

Abstract

Perpustakaan memiliki peranan vital sebagai jembatan penyambung menuju ilmu pengetahuan, dan menjadi tempat rekreasi. Perpustakaan berkontribusi penting terhadap informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, selain itu perpustakaan merupakan inti bagi kehidupan aktifitas akademik, karena dengan adanya perpustakaan dapat diperoleh informasi yang bisa digunakan sebagai dasar pengembangan terhadap sebuah ilmu pengetahuan. Berangkat dari hal tersebut maka peneliti ingin mengetahui beberapa hal terkait dengan bagaimana pelayanan, faktor pendukung dan kendala di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Yang hasilnya akan berdampak terhadap kepuasan pemustaka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait dengan pelayanan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terhadap kepuasan pemustaka, serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses pencapaian pelayan yang prima di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana dalam analisisnya peneliti menggunakan teori indikator kualitas pelayanan oleh Zethhml et al 1990, teori oleh Riyanto 2004 dimana teori ini membahas terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pemustaka, teori kepuasan pemustaka oleh Lasa HS 2009, dan teori tentang pelayanan dari George dan Wall 2004. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) pelayanan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. 2) Pemustaka, OPAC (Online Public Access Catalog), dan pelayanan yang diberikan oleh pustakawan merupakan faktor pendukung dalam mencapai pelayanan yang prima. 3) Sedangkan beberapa fasilitas fisik (lift, kursi kantin), jam operasional, layanan sirkulasi, dan kelengkapan bahan pustaka menjadi faktor penghambat dalam mencapai pelayanan yang prima. 4) Secara keseluruhan terkait pelayanan yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia telah dapat memberikan kepuasan bagi pemustaka. Kata Kunci : Perpustakaan, Pelayanan, Kepuasan, Pemustaka, Pustakawan
PENGEMBANGAN KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (Studi Pada KantorKelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing Kota Malang) Yunta Fa’aubi Maulidyah; Slamet Muchsin; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 13, No 4 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.454 KB)

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu fungsi penting pemerintah yang memiliki makna yang sangat luas karena dapat menyangkut pemenuhan kebutuhan masyarakat dan bermacam-macam kepentingan dan kebutuhan. Pada saat ini masyarakat lebih menyukai hal yang serba cepat, terjangkau dan berkualitas dalam pelayanan publik. Pada saat ini pelayanan publik yang baik akan memberikan kepuasan kepada masyarakat yang mana merupakan bentuk keberhasilan pemerintah dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Sementara ini, banyak pelayanan publik yang masih sangat jauh dari stadart pelayanan publik yang berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang standart pelayanan minimal. Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : Untuk mendeskripsikan serta menganalisis pengembangan kapasitas sumber daya manusia faktor apa yang mempengaruhi pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas pelayanan di Kelurahan pandanwangi Kecamatan Blimbing Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitiannya adalah Kota Malang dengan situs Kelurahan Pandanwangi Kota Malang. Jenis data penelitian ini yakni data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yakni peneliti sendiri, interview guide dan alat dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model analisa interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di kantor Kelurahan Pandanwangi mempunyai kemampuan kerja dan profesional yang cukup baik dikarenakan pegawai pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan, namun masih ada beberapa pegawai di Kantor Kelurahan Pandanwangi belum mempunyai kemampuan walaupun sudah mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan.Faktor Pendukung dalam pengembangan kapasitas SDM dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yakni mengutamakan kepentingan umum dan selalu meningkatkan mutu kerja, sedangkan faktor penghambat pengembangan kapasitas SDM dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yakni kurangnya tenaga ahli dalam hal penguasaan Teknologi Informasi dan tidak adanya kegiatan pengarsipan.
PELAKSANAAN INOVASI DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI (Studi Kasus di Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang) Tauhidiah Sinansari; Yaqub Cikusin; Sunariyanto Sunariyanto
Respon Publik Vol 16, No 2 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.521 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan inovasi pelayanan administrasi berbasis teknologi informasi di Kelurahan Dinoyo melalui alikasi berbasis android yaitu E-Suradi. Adapun permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu inovasi layanan pada E-Suradi dan faktor-faktor yang menjadi kunci keberhasilan dari program ini. Penelitian ini menggunakan konsep inovasi dalam organisasi sector publik yang terdiri dari beberapa aspek inovasi yaitu inovasi pada aspek kebijakan, metode, sistem, proses, dan produk layanan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan antara lain hasil wawancara sebagai sumber data primer dan dokumen Kelurahan Dinoyo, jurnal serta buku-buku yang releven sebagai sumber data skunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan tiga tahapan yang meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa meskipun program E-Suradi merupakan mengandung cara yang baru dan berlaku diseluruh kelurahan yang ada di Kota Malang akan tetapi masih mengalami kendala dari berbagai aspek inovasi. Kurangnya respon masyarakat, kapasitas pengurus RT dan RW, dan terbatasnya produk layanan yang tidak mencantumkan KTP, akta kelahiran dan juga Kartu Keluarga sebagai jurusan pelayanan administrasi kependudukan. Kata kunci: Inovasi, Pelayanan Publik, Administrasi Kependudkan, E-Suradi.
IMPLIKASI PARTICIPATING INTEREST BADAN USAHA MILIK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (Studi Pada PT. Wira Usaha Sumekar Kabupaten Sumenep) Zainal Muttakin; M. Mas'ud Said; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 15, No 3 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengelolaan Participating Interest 10% di Blok Madura Offshore, mengetahui sistem kerja sama pengelolaan Participating Interest 10% Blok Madura Offshore, dan mengukur implikasi Participating Interest 10% terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumenep. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tekhnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, pertama, faktor pendukung yang mempengaruhi keberhasilan pengelolaan Participating Interest di Blok Madura Offshore terletak kepada regulasi dan kesiapan operator. Sedangkan faktor penghambatnya berupa keterbatasan pendanaan yang berhubungan langsung dengan skema kepemilikan saham dan keterbukaan infromasi. Akibatnya, implikasi terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Sumenep kurang maksimal. Kata Kunci: Implikasi, Participating Interest, Badan Usaha Milik Daerah, Pendapatan Asli Daerah
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS KECAMATAN WATES KABUPATEN BLITAR Agung Wicaksono; Nurul Umiati; Agus Abidin
Respon Publik Vol 13, No 6 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.263 KB)

Abstract

Pada setiap orang  yang bekerja  atau dalam suatu kelompok kerja, kinerja selalu diharapkan bisa  senantiasa  baik kualitas  dan kuantitasnya.  Untuk mendapatkan hasil  itu sendiri  haruslah didukung  dengan penetapan tujuan dan diawali dengan perencanaan kerja yang rasional. Maksud penetapan tujuan kinerja adalah menyusun sasaran-sasaran yang  berguna  tidak hanya  sebagai  pedoman mencapai  tujuan, tetapi  juga  bisa  menjadi  sarana  evaluasi  kinerja  pada  akhir periode  dan  untuk mengelola  keadaan pasca  kerja  selama  periode  tersebut. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi Kinerja Pegawai, seperti Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi. Obyek penelitian ini di Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Bila pegawainya tidak bisa meningkatkan kinerjanya melalui Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi yang sudah baik, berarti  Kinerja  Pegawai cenderung  rendah. Adapun variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pengaruh Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai di Pusat Layanan Kesehatan (Puskesmas) Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan Data Primer, yaitu pengumpulan data  menggunakan Kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Berganda.  Hasil analisis dengan menggunakan SPSS Versi 13 menunjukkan bahwa: (1) Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja  Pegawai. (2) Budaya  Organisasi  berpengaruh positif  dan signifikan terhadap  Kinerja Pegawai.

Page 4 of 26 | Total Record : 256