cover
Contact Name
Suyeno
Contact Email
adm.publik@unisma.ac.id
Phone
+6282230344404
Journal Mail Official
suyeno@unisma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Respon Publik
ISSN : 23028432     EISSN : -     DOI : 10.33474
Core Subject : Social,
Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang administrasi dan kebijakan publik.
Articles 256 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERTIBAN DAN PENGAWASAN REKLAME DI KOTA MALANG OLEH SATPOL PP BERDASARKAN PERATURAN WALIKOTA NO 19 TAHUN 2013 TENTANG PERIZINAN REKLAME evi adnatul millah
Respon Publik Vol 12, No 2 (2018): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.429 KB)

Abstract

Kesadaran Masyarakat dalam hal perizinan reklame masih tergolong minim. Sampai saat ini masihbermunculan pemasangan reklame ilegal yang mempengaruhi keindahan Kota Malang. Pemerintah khususnya SatpolPP yang bertugas dalam penertian dan pengawasan reklame ilegal tidak sepenuhnya bisa mengatasi masalah reklameilegal melihat hal ini maka perlu adanya Implementasi Kebijakan penertiban dan pengawasan reklame oleh satpol ppberdasarkan peraturan wali kota malang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan dalam upaya penertiban dan pengawasanreklame Oleh satuan polisi pamong praja, factor pendukung dan penghambat dalam mengatasi upaya tersebut.Desain penelitian yang dipakai adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Satuan PolisiPamong Praja, Anggota Satuan Polisi Pamong Praja, Pihak Penyelenggara Reklame, Pemilik Usaha di Kota Malang.Peneliti bertindak sebagai instrument penelitian dengan menggunakan alat bantu pedoman wawancara. Teknikpengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengujian keabsahan data menggunakanteknik triangulas sumber. Analisi data penelitian menggunakan empat tahap yaitu, pengumpulan data, reduksi data,penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan penertiban dan pengawasan oleh satuan polisi pamong praja kota Malangyang dilaksanakan oleh penyelenggara reklame dan pelaku usaha penyelenggara reklame sudah sesuai denganketentuan. Hal tersebut dilihat dari indikator standar penertiban dan pengawasan, penilaian kegiatan, danpengambilan tindakan perbaikan. (1) standar penertiban dan pengawasan terpenuhi karena terdapat standar yangbaku dalam penertiban dan pengawasan rekalme serta disepakati bersama antara pihak pengawasa dan pihak yangdiawasi. (2) Penilaian kegiatan terhadap penyelenggaraan reklame dilakukan secara rutin pada setiap harinya. (3)Pengambilan tindakan perbaikan melalui penertiban dan pengawasan reklame yang melanggar telah berjalan denganbaik. Factor pendukung dalam implementasi kebijakan penertiban reklame adalah (1). Adanya komitmen yang tinggidari petugas Tim Reklame Kota Malang. (2). Adanya data dan informasi mengenai pelanggaran reklame.faktorpenghambat dalam implementasi kebijakan penertiban dan pengawasan (1). Jumlah personil Satuan Polisi PamongPraja yang terbatas, (2). Anggaran pengawasan reklame yang kurang, (3) Sanksi dalam regulasi yang lemah.Kata kunci : Implementasi kebijakan, penertiban, pengawasan, reklame
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PADA KANTOR CAMAT PURWODADI KABUPATEN PASURUAN Alifian Nur Rohman; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 15, No 6 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.981 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui kualitas pelayanan administrasi kependudukan pada kantor camat di kecamatan purwodadi kabupaten pasuruan.Maka dari penelitian tersebut tujuan penelitian ini untuk mengetahui : (1) kualitas pelayan publik administrasi  kependudukan di Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan (2) apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pelayanan publik administrasi  kependudukan di Kantor Kecamatan Purwodadi Kabupaten Pasuruan. Untuk mengetahuinya digunakan jenis penelitian deskriptif-kualitatif, dengan Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas pelayanan public dimensi tangiable dinilai kurang memuaskan karena tempat pelayanan masih kurang memadai, untuk dimensi reliability karena pegawai belum sepenuhnya menguasai alat bantu pelayanan, dimensi responsiviness sudah bagus dan melakukan pelayanan dengan cepat, dimensi assurance dan empati sudah dilakukan sesuai harapan karena melayani dengan sikap yang ramah dan sopan, (2) faktor-faktor yang menghambat proses pelayanan publik, diantaranya sumberdaya pegawai yang masih kurang. (3) faktor pendukung lain adalah dengan adanya fasilitas yang membantu pegawai dalam melaksanakan tugasnya melayani pengguna layanan yaitu berupa alat bantu komputer dan perangkatnya serta adanya sambungan internet sehingga proses pelayanan dapat berjalan dengan lancar   Kata Kunci : Kualitas pelayanan, faktor penghambat,faktor pendukung
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT (Studi Pada Puskesmas Lawang Kabupaten Malang) Iga Kur’ani; Afifuddin Afifuddin; Taufiq Rahman Ilyas
Respon Publik Vol 15, No 8 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.381 KB)

Abstract

ABSTRAKPuskesmas merupakan organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat. Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan. Strategi juga merupakan perluasan misi guna menjembatani organisasi dengan lingkungannya, biasanya dikembangkan untuk isu strategis, dimana menjelaskan respon organisasi terhadap pilihan kebijakan pokok. Strategi secara umum akan gagal, pada saat organisasi tidak memiliki konsisten antara apa yang dilakukan dan apa yang diusahakan. Berdasarkan latar belakang yang ada peneliti mengambil rumusan masalah sebagai berikut: bagaimana strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Lawang kabupaten Malang, apa saja kendala yang mempengaruhi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, Bagaimana solusi terhadap kendala yang dihadapi Puskesmas lawang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat pada Puskesmas Lawang kabupaten Malang, Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian Descriptive dengan pendekatan Kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya pendekatan kualitatif matriks Swot untuk mengetahui faktor eksternal dan internal selanjutnya analisis data Swot kualitatif dikembangkan secara pengangkaan melalui perhitungan Analisis Swot model Balance score dengan hsil dari kuesioner agar diketahui secara pasti posisi organisasi yang sebenarnya. .Hasil penelitian menunjukkan bahwa: kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Lawang Kabupaten Malang sudah terbilang cukup baik, dan sesuai dengan keinginan masyarakat. peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas mengalami peningkatan yang bagus dan dapat memenuhi keinginan masyarakat yang akan berobat ke Puskesmas Lawang. kendala-kendala yang terjadi dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Puskesmas tidak menjadi hambatan bagi pihak puskesmas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang ada di Pukesmas Lawang. Kata Kunci: Kualitas, Pelayanan Publik
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) MELALUI SISTEM ZONASI PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KABUPATEN JEMBRANA PROVINSI BALI Moh. Wahyu Rhomadhon; Afifuddin Afifuddin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 14, No 4 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.22 KB)

Abstract

ABSTRAKPendidikan merupakan akar dari pembangunan sumber daya manusia guna mencapai cita-cita luhur bangsa. Peran dari pemerintah ialah memberikan  pelayanan pendidikan dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Berbagai Sistem Pendidikan telah diterapkan di Indonesia salah satunya ialah Penerimaan Peserta Didik Baru melalui sistem zonasi yang telah berjalan saat ini. Latar belakang adanya kebijakan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru di Indonesia adanya keinginan bisa mensejajarkan serta menyetarakan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan luasnya wilayah Kabupaten Jembrana 841.80 KM2 dan dengan persebaran penduduk yang belum merata tentunya akan mempersulit proses penerimaan peserta didik baru melalui sistem zonasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Milles and Hubberman dan Saldana (2014:14). Implementasi kebijakan beorientasi pada pelaksanaan dari kebijakan yang telah ditetapkan sehingga implementasi lebih ditekankan terhadap hasil luaran berupa penerapan atas hasil dari kebijakan yang telah dibuat. PPDB sebagai bagian dari ruang lingkup administrasi pendidikan memiliki peranan yang cukup penting bagi berlangsungnya implementasi kebijakan sistem zonasi ini. Dalam implementasi kebijakan sistem zonasi pada PPDB tingkat SMA negeri di Kabupaten Jembrana mengacu pada Pemendikbud No 51 Th 2018 dan Juknis Pelaksanaan PPDB sistem zonasi Provinsi Bali. Adanya permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan PPDB berupa respon masyarakat yang mempertanyakan kebijakan ini kepada pihak sekolah. Faktor internal dan eksternal sekolah serta faktor teknis penyelenggara menjadi faktor keberhasilan terselenggaranya kebijakan sistem zonasi ini. Berkaitan dengan hasil penelitian yang sudah peneliti jelaskan, maka saran yang dapat peneliti berikan ialah ada regulasi baru berupa perbaikan sistem mengenai prosentase penerimaan melalui jalur zonasi yang proporsional dengan jalur lainnya serta rekomendasi penerapan kebijakan zona lingkungan lokal. Kata kunci :  ilmplementasi kebijakan, sistem zonasi, PPDB SMA
GADGET DAN MAHASISWA (Studi Tentang Dampak Penggunaan Gadget Terhadap Perilaku Mahasiswa di Universitas Brawijaya) andriani agustina cahyaningsih; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.15 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari perkembangan dalam bidang teknologi yang telah memberikan fasilitas-fasilitas kepada masyarakat khususnya pada mahasiswa sejak sebelum adanya gadget hingga berkembang pesat seperti sekarang ini. Hal tersebut mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang telah diberikan gadget secara lebih optimal dengan harga yang lebih terjangkau. Salah satunya yakni mahasiswa di Universitas Brawijaya yang tak luput dari pemanfaatan gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis tentang dampak penggunaan gadget terhadap perilaku mahasiswa di Universitas Brawijaya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitiannya adalah Kota Malang dengan situs Universitas Brawijaya. Jenis data penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder dengan sumber data yang berasal dari subjek dan informan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yakni peneliti sendiri, interview guide dan alat dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini adalah menggunakan model data interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman.Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa penggunaan gadget terhadap perilaku mahasiswa secara tidak sengaja telah menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. Karena seharusnya mahasiswa dapat berfikir kritis dan rasional dalam memanfaatkan gadget untuk membantu kegiatan sehari-hari. Adapun dampak positif penggunaan gadget yaitu memudahkan dalam berkomunikasi, memudahkan dalam mendapatkan informasi perihal perkuliahan. Dampak negatif yang ditimbulkan diantaranya yaitu mahasiswa mengalami disfungsi sosial, mahasiswa menjadi apatis, berkurangnya dalam berinteraksi secara langsung, dan mahasiswa menjadi kurang peka terhadap lingkungan sekitar. Hal tersebut mengakibatkan terbentuknya perubahan perilaku pada mahasiswa tersebut. Meski demikian, mahasiswa menjadi kreatif dalam menggunakan gadget, dapat dengan mudah meng- update berita-berita terbaru dan tentu saja memudahkan kita untuk mempunyai banyak teman.Kata Kunci: Gadget, Mahasiswa, Pengaruh Penggunaan Gadget
KONTRIBUSI PENGEMBANGAN WISATA SUMBER MARON TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA KARANGSUKO KECAMATAN PAGELARAN KABUPATEN MALANG Moh Lutfi; M. Mas'ud Said; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 3 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.669 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Kontribusi Pengembangan Wisata Sumber Maron Terhadap Perekonomian Masyarakat Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Berdasarkan uraian dari latar belakang, maka penulis menyimpulkan pokok permasalahan yaitu: 1) Kontribusi dari Pengembangan Wisata Sumber Maron terhadap perekonomian masyarakat, 2) Kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sebelum dan sesudah adanya pengembangan wisata Sumber Maron, 3) Faktor yang mendorong dan menghambat pengembangan wisata Sumber Maron. Penelitian ini dilaksanakan di obyek Wisata Sumber Maron dan di Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang. Menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori kontribusi pengembangan paiwisata, peran pariwisata, dan faktor penunjang (pendukung dan penghambat). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya pengembangan obyek wisata Sumber Maron memberikan kontribusi positif kepada masyarakat desa Karangsuko yaitu meningkatkan perekonomian masyarakat seperti membuka usaha di obyek wisata Sumber Maron dan juga berupa sumber listrik dari air atau yang disebut PLTMH, dan meningkatkan pendapatan asli desa (PADes). Kondisi ekonomi dan sosial masyarakat desa Karangsuko sebelum dan sesudah adanya pengembangan wisata Sumber Maron yaitu dari kondisi ekonomi yang mana masyarakat sebelumnya bermata pencaharian sebagai petani murni, sekarang banyak yang bekerja dan membuka usaha di Sumber Maron, membantu masyarakat meningkatkan perekonomiannya dan dapat menambah pendapatan dari hasil bekerja atau berjualan, dalam kondisi menambah lapangan pekerjaan, dari sebelumnya yang bermata pencaharian sebagai petani atau tidak memiliki pekerjaan bisa bekerja atau membuka usaha di sekitar kawasan objek wisata. Adapun faktor pendukung dari pengembangan wisata Sumber Maron yaitu Panorama yang Indah yang mana masih memiliki daya tarik berupa nuansa alam dan air yang masih jernih. Fasilitas dan Wahana dimana wisata Sumber Maron memiliki wahana river tubing yang tidak ada di wisata lain. Untuk faktor penghambat yaitu, Kurangnya Anggaran Dana karena obyek wisata Sumber Maron berkembang secara mandiri dari hasil usahanya karena dari awal dibuka sampai sekarang tidak menerima bantuan bentuk apapun dari pemerintah daerah setempat. Sarana dan Prasarana yang banyak dikeluhkan masyarakat yaitu kurangnya kamar mandi, terbatasnya lahan, tidak ada transportasi wisata, kurangnya fasilitas bermain.  Kata kunci : Kontribusi Wisata, Pengembangan Obyek Wisata, Kendala
PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENCIPTAKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE) TERHADAP PEMBERDAYAAN KOPERASI (Studi pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Rembang ) Ainun Nahib; Nurul Umi Ati; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 4 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.005 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran atau pelaksanaan peran Pemerintah Daerah dalam menciptakan tata kelola Pemerintahan yang Baik (good governance) terhadap pemberdayaan koperasi, dalam proses peran pemerintah daerah terhadap pemberdayaan koperasi aka nada faktor pendukung dan faktor penghambat yang dapat mempengaruhi aktifitas peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan Koperasi di Kabupaten Rembang.Dalam penelitian ini menggunakan penelitian  jenis pendekatan kualitatif, dengan tekhnik pengumpulannya dengan melakukan (Observasi, Wawancara, Dokumentasi). Sumber data didapat dari segi primer dan sekunder. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis kualitatif dari miles dan Huberman dalam saldana (2014).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi di Kabupaten Rembang masih banyak Koperasi yang tidak aktif, dikarenakan faktor internal yang dialami oleh banyak Koperasi di Kabupaten Rembang, dari segi permodalan hingga tidak bisa mengembangkan badan usaha, dan masih buruk dalam segi manajerial. Pemerintah Daerah berperan penting terhadap masa depan Koperasi, pendekatan intensif dan pelayanan fasilitas terhadap Koperasi di Kabupaten Rembang harus ditingkatkan guna menciptakan Koperasi dan berdaulat dan berkembang untuk membantu menigkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian Kata Kunci : Pemberdayaan, pengembangan, tata kelola pemerintahan baik.
PERAN KARANG TARUNA DALAM PENGEMBANGAN WISATA PANORAMA JURANG TOLEH (Studi Pada Desa Jatiguwi Kecamatan Sumberpucung Malang) Rizky Editya Rachmansyah; Afifuddin Afifuddin; Roni Pindahanto Widodo
Respon Publik Vol 14, No 1 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.104 KB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini berangkat dari Desa wisata adalah desa yang memiliki potensi keunikan dan daya tarik wisata yang khas serta desa wisata sendiri merupakan suatu wilayah pedesaan yang menawarkan keaslian baik dari segi sosial budaya, adat–istiadat, keseharian, arsitektur tradisional, struktur tata ruang desa yang disajikan dalam suatu-suatu bentuk integrasi komponen pariwisata antara lain seperti atraksi, akomodasi dan fasilitas pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis Peran karang taruna dalam Pengembangan wisata panorama jurang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif. Lokasi penelitiannya adalah Desa Jatiguwi terletak di wilayah Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang. Jenis data penelitian ini yakni data primer dan sekunder dengan sumber data yang berasal dari people (informan), paper (dokumen) dan place (tempat). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yakni peneliti sendiri, interview guide dan alat dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model Analisis Data Kualitatif (Milles, Mattew B.Hubberman A :1992). Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa pengembangan dan pengelolaan desa wisata jurang toleh kurang maksimal yang dikarenakan terhentinya anggaran desa yang turun dengan kendala tersebut yang mengakibatkan sepinya pengunjung tidak bisa berkembang dengan menambah spot-spot wisata yang baru. Faktor pendukung dalam analisis peran tersebut yakni Dalam hal ini faktor pendukung berjalannya pengembangan dan pengelolaan wisata Panorama Jurang Toleh yakni adanya kerjasama antara organisasi karang taruna, pihak pemerintah desa dan masyarakat sekitar untuk membangun dan mewujudkan sebuah desa pariwisata. Faktor penghambat pelaksanaan yakni berjalannya pengembangan dan pengelolaan desa wisata ini yakni pengelolaan berkelanjutan masyarakat tidak mau ikut membantu menjaga spot-spot wisata.  Kata Kunci: Peran Karang Taruna,  Pengembangan Wisata , Pemberdayaan Masyarakat.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) KECAMATAN DAMPIT DALAM MENANGGAPI PENGADUAN MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN (Studi Pada Desa Pamotan, Ubalan, Dawuhan Kecamatan Dampit Kabupaten Malang) Sintia Bela Aprilia; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 5 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.641 KB)

Abstract

ABSTRAKKualitas pelayanan merupakan suatu bentuk penilaian konsumen terhadap tingkat pelayanan yang diterima dengan tingkat layanan yang diharapkan oleh masyarakat. Bila harapan pelanggan terpenuhi oleh pelayanan yang diinginkan maka kualitas pelayanan sangat berkualitas. Kepuasan pelanggan dalam bidang jasa merupakan elemen penting dan menentukan dalam menumbuhkembangkan perusahaan agar tetap mendapat kepercayaan dari pelanggannya. Salah satu kebutuhan pokok sehari-hari makhluk hidup yang tidak dapat terpisahkan adalah air. Air memiliki peranan penting untuk mendukung kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Tersedianya air yang memadai akan mendorong perkembangan sektor pembangunan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kualitas pelayanan yang diberikan PDAM Unit Dampit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis data kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian metode analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model) dari Moleong (2006). Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan PDAM Unit Dampit cukup baik dari segi sarana dan prasarana, kecepatan, ketanggapan, kesopanan dalam menanggapi keluhan pelanggan namun pelayanan PDAM Unit Dampit masih dirasa kurang mengenai kontiunitas air yang diberikan kepada pelanggan dimana air mengalir pada jam-jam tertentu, air mengalir kecil serta air masih berbau obat. Faktor pendukung dalam analisis kualitas pelayanan air pada PDAM Unit Dampit yakni kesigapan pegawai dalam menanggapi keluhan pelanggan dan kepekaan pegawai dalam bidangnya untuk melakukan tugasnya dengan baik selain itu juga sudah dilengkapinya fasilitas pendukung kerja pegawai. Faktor penghambat pelaksanaan yakni disebabkan oleh keadaan pipa dan sumur cadangan yang menghambat aliran air menuju rumah pelanggan yang menyebabkan air kecil pada waktu tertentu, faktor musim juga menghambat kualitas air sebab pada saat musim kemarau aliran air PDAM menjadi terhambat. Kata Kunci: Kualitas pelayanan, PDAM, Kepuasan pelanggan.
Faktor-Faktor Penyebab Kurangnya Minat Lansia Terhadap Pelayanan Posyandu Lansia Kresna 1 di Pondok kesehatan Desa (Ponkesdes) (Studi Kasus Pada Posyandu Lansia Kresna 1 Desa Kedok Kecamatan Turen Kabupaten Malang) Luthfi Mulya Rizqi; Slamet Muchsin; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.687 KB)

Abstract

Posyandu lansia adalah pos pelayanan terpadu untuk masyarakat usia lanjut di suatu wilayah tertentu yang sudah disepakati, yang digerakkan oleh masyarakat dimana mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan, posyandu lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial. Posyandu lansia merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat khususnya usila. Pelayanan menitikberatkan pada pelayanan promotif dan preventif tanpa mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Posyandu lansia merupakan upaya kesehatan lansia yang mencakup kegiatan untuk mencapai usila yang sehat, mandiri, bahagia dan produktif.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitiannya adalah Desa Kedok dengan situs Posyandu Lansia Kresna 1. Jenis data penelitian ini yakni data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data yakni peneliti sendiri mencocokkan dengan informasi secara jelas dan alat dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model analisa interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman.Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa faktor kurangnya minat lansia terhadap pelayanan di Posyandu Lansia Kresna 1 yaitu karena minimnya pengetahuan lansia terhadap adanya manfaat Posyandu Lansia. Kurangnya percaya diri untuk pergi ke Posyandu Lansia, dan respon masyarakat yang harus ditingkatkan agar mengetahui bahwa adanya Posyandu Lansia di desa sangat bermanfaat karena kesejahteraan kesehatan lansia akan terjaga.  Kata Kunci : Kurangnya Minat, Respon Lansia, Posyandu Lansia Kresna 1

Page 7 of 26 | Total Record : 256