cover
Contact Name
Suyeno
Contact Email
adm.publik@unisma.ac.id
Phone
+6282230344404
Journal Mail Official
suyeno@unisma.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Islam Malang Jl. MT. Haryono 193 Malang 65144 Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Respon Publik
ISSN : 23028432     EISSN : -     DOI : 10.33474
Core Subject : Social,
Respon Publik adalah jurnal ilmiah multidisiplin yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Islam Malang. Di tingkat nasional banyak sekali masalah-masalah umum atau isu-isu yang berkaitan dengan ilmu administrasi publik. Publikasi jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang administrasi dan kebijakan publik.
Articles 256 Documents
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DALAM RANGKA PELAYANAN PALANG MERAH INDONESIA (PMI) KEPADA MASYARAKAT DI KOTA MALANG Jaleha Juliasti Selano; M. Mas'ud Said; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 16, No 4 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.101 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelayanan diberikan oleh Palang Merah Indonesia Kota Malang, peningkatan kualitas sumber daya manusia pada pelayanan Palang Merah Indonesia kepada masyarakat di Kota Malang dan faktor penghambat juga pendukung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam pelayanan Palang Merah Indonesia kepada masyarakat di Kota Malang. Penelitian ini dilaksanakan di Markas Palang Merah Indonesia Kota Malang dengan menggunakan metode penelitian pendekatan secara kualitatif dengan jenis penelitian langsung dilapangan. Teori yang digunakan adalah peningkatan kualitas, sumber daya manusia, dan pelayanan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti sendiri, pedoman wawancara, daftar data yang diperlukan dan alat pendukung lainnya. Teknik analisis menggunakan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Keabsahan data yang ada dalam penelitian ini adalah uji kredibilitas data, uji tranferbility, uji dependability, dan uji confirmability. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Palang Merah Indonesia Kota Malang terdapat beberapa pelayanan yang ada pada Markas Palang Merah Indonesia Kota Malang, yaitu pelayanan kebencanaan, pelayanan kesehatan dan sosial masyarakat, pelayanan ambulans, relawan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia Palang Merah Indonesia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Palang Merah Indonesia, mengembangkan kegiatan kepalangmerahan, meningkatkan dan mengembangkan jejaring kerjasama. Adapun faktor pendukung seperti fasilitas pelayanan yang memadai, kinerja para petugas dalam melayani masyarakat. Faktor penghambat seperti kurangnya sumber daya manusia sebab staff/petugas yang ada pada Palang Merah Indonesia Kota Malang yang tergolong sedikit sehingga memerlukan para relawan untuk membantu para petugas dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi dilapangan. Untuk itu, ada pelatihan-pelatihan untuk para relawan agar bisa memahami dengan baik dan benar dalam menolong korban bencana. Maka, kesimpulan dari penelitian ini adalah PMI kota Malang memberikan pelayanan untuk masyarakat yang sesuai dengan prosedur yang ada. Pada PMI Kota Malang masih terdapat kekurangan yaitu kurangnya SDM. Apalagi pada pelayanan yang datang bersamaan sehingga petugas yang stand by di Kantor masih kurang. Solusi dari PMI adalah dengan merekrut relawan dan memberikan pelatihan kepada mereka. Saran semoga kedepannya PMI Kota Malang lebih meningkatkan petugas sehingga jika terjadi masalah seperti ini bisa lebih maksimal. Saran dari penulis kedepannya PMI Kota Malang tetap meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan adanya peningkatan dalam sumber daya manusia agar tambah maksimal. Kata Kunci: Peningkatan Kualitas, Manajemen Sumber Daya Manusia, Pelayanan, Palang Merah Indonesia (PMI)
KEBIJAKAN PEMBINAAN PENDIDIKAN KARAKTER STUDI TENTANG KETARUNAAN DI SMK NEGERI 6 KOTA MALANG Armansyah Ghalib Muzakhi; Yaqub Cikusin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 15, No 5 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.489 KB)

Abstract

ABSTRAKKebijakan umumnya digunakan untuk memilih dan menunjukkan pilihan terpenting untuk mempererat kehidupan, baik dalam kehidupan organisasi kepemerintahan maupun privat. Salah satu upaya pelaksanaan kebijakan dalam bidang tertentu adalah kebijakan dalam bidang pendidikan. Kebijakan pendidikan tidak dapat dilepaskan dengan hakikat pendidikan dalam proses memanusiakan anak manusia menjadi manusia merdeka. Pendidikan merupakan proses ataupun tahapan dalam pengubahan sikap serta etika maupun tata laku seseorang dalam meningkatkan pola pikir manusia melalui pengajaran dan pembinaan serta perbuatan yang mendidik. Berbicara tentang pendidikan, ada suatu materi yang mengajarkan tentang bagaimana siswa harus memiliki karakter baik. Dalam upaya penerapan pembinaan karakter, SMK Negeri 6 Kota Malang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang telah menerapkan  kebijakan-kebijakan dalam sebuah lembaga pendidikan dalam bentuk peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kondisi siswa SMK sebelum adanya kegiatan pembinaan karakter (2) kondisi siswa SMK sesudah adanya kegiatan pembinaan karakter, Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Peneliti memilih jenis kualitatif dengan metode deskriptif bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi di lapangan secara menyeluruh, kemudian mengungkapkan secara deskriptif tentang kondisi siswa SMK sebelum dan sesudah adanya pembinaan karakter berbasis ketarunaan. Pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu antara lain : reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau verifikasi. Sedangkan dalam teknik pemeriksaan peneliti menggunakan teknik keabsahan data.Hasil penlitian ini menunjukkan bahwa (1) kondisi siswa SMK sebelum adanya kegiatan pembinaan karakter di SMK Negeri 6 Kota Malang yakni untuk mengfokuskan pada kurangnya sikap pemimpin dan jiwa kepemimpinan dan memfokuskan pada rendahnya sikap kedisiplinan. (2) kondisi siswa SMK sesudah adanya kegiatan pembinaan karakter, yakni memfokuskan menghadapi Era Industri 4.0. dan membangun karakter dan mental yang pada siswa di SMK Negeri 6 Kota Malang. Kata Kunci : Kebijakan, Pembinaan Pendidikan Karakter, SMK Negeri 6 Kota Malang
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM DESAKU MENANTI (Studi Pemberdayaan Ekonomi dan Sosial oleh Dinas Sosial di Kampung Wisata Topeng Lokasi Dusun Baran Kelurahan Tlogowaru Kecamatan Kedungkandang) Kunti Fadaliyah; Yaqub Cikusin; Khoiron Khoiron
Respon Publik Vol 14, No 3 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.29 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bentuk program desaku menanti, (2) Kondisi Gelandangan dan Pengemis sebelum Program Desaku Menanti, (3) Kondisi Gelandangan dan Pengemis Setelah Program Desaku Menanti.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif yaitu, penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian, dengan mendapatkan gambaran secara jelas dan nyata apa yang terjadi dilapangan secara menyeluruh. Peneliti juga menggunakan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian yang bertujuan untuk mengecek keabsahan data penelitian. Analisis data pada penelitian ini menggunakan tiga komponen yakni antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Program Desaku Menanti merupakan program pengentasan kemiskinan dengan membuat sebuah perkampungan baru dengan sasaran utama Gelandangan dan Pengemis. (2) Kondisi Gelandangan dan Pengemis sebelum program Desaku Menanti banyak diantara mereka tinggal ditempat layak huni dan hanya sebagian dari mereka yang mengemis, selain itu mereka memulung dan juga mengamen. (3) Kondisi Gelandangan dan Pengemis setelah program Desaku Menanti, banyak diantara mereka yang sudah berhasil miliki pekerjaan dan pengahasilan tetap dan dapat memperbaiki kondisi ekonomi dan kondisi sosial.Kata Kunci : Pengentasan kemiskikinan, Kemiskinan, Pemberdayaan Masyarakat
RESPON MASYARAKAT DESA TERHADAP PELAYANAN ADMINISTRASI PEMERINTAH DESA ( Studi Kasus di Desa Pandansari Lor Kecamatan Jabung Kabupaten Malang ) Yulia Dewi Maslachah; Afifuddin Afifuddin; Agus Abidin
Respon Publik Vol 13, No 2 (2019): RESPON PUBLIK
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.986 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Respon Masyarakat Desa Terhadap Pelayanan Administrasi Pemerintah Desa di Desa Pandansari Lor Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Terutama dalam pelaksanaan tugas administrasi dan kedisiplinan aparat pemerintahan serta bagaimana upaya aparat untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan apa saja faktor pendorong dan penghambat pelayanan administrasi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pandansari Lor Kecamatan Jabung Kabupaten Malang. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik penelitian yang terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Narasumbernya adalah perangkat desa dan masyarakat desa. Kemudian data yang diolah menggunakan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknikanalisis data metode interaktif yang menghasilkan kesimpulan yang mendalam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sedikit usaha perangkat untuk meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam hal kedisiplinan. Meskipun sudah ada upaya-upaya yang dilakukan seperti mengadakan pelatihan kerja, pemberian materi praktek kerja, maupun pemberian panduan atau petunjuk teknis penyelenggaraan tugas-tugas aparat desa. Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan pelayanan administrasi desa adalah ketidakdisiplinan aparat dan kurangnya partisipasi dari masyarakat untuk mempermudah pekerjaan aparat seperti melaporkan penambahan atau pengurangan jumlah keluarga. Untuk faktor pendorongnya adalah tingkat pendidikan aparat desa serta sarana dan prasarana yang memadai.Kata kunci : Administrasi Pemerintahan Desa, Pelayanan Masyaraka
ANALISIS KEBIJAKAN PERAN PARIWISATA TERHADAP PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT KOTA BATU (Studi Kasus Pada Wisata Jatim Park Satu Kota Batu) Novia Fera Roza; Afifuddin Afifuddin; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 1 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.019 KB)

Abstract

Untuk mengetahui peran kebijakan Pemerintah dalam pengelolaan wisata Jatim Park 1 di Kota Batu. Untuk mengetahui peranan wisata Jatim Park dalam meningkatkan Ekonomi masyarakat Kota Batu. Jenis penelitian ini adalah jenis metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Berdasarkan definisi dari beberapa ahli tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif adalah penelitian yang berlangsung secara fleksibel dan dalam situasi alamiah (natural setting) dengan data yang disajikan berupa narasi cerita, penuturan informan, dokumen-dokumen pribadi, catatan, dan lainnya. Pengelolaan objek wisata di Kota Batu oleh Dinas Pariwisata yaitu Pemerintah sebagai fasilitator.i. Pemerintah bertidak sebagai regulator dalam pariwisata. Pemerintah menerbitkan aturan-aturan yang berlaku pada objek wisata. Adanya wisata Jatim Park di Kota Batu menjadikan masyarakat sekitar semakin baik kehidupan nya. Kehidupan disini berarti meningkatnya perekonomian dan juga pendapatan yang di hasilkan oleh masyarakat. Bagi Pemerintah Kota Batu. Pemerintah Kota Batu sebaiknya meningkatkan sektor pendukung pariwisata di Kota Batu ,seperti membantu masyarakat local Batu dengan pemberian modal untuk membuka usaha Mengembangkan jalur transportasi umum dan fasilitas umum seperti jalur-jalur alternatif ,rest area, dan jalan tol agar tidak terjadi kemacetan Pemerintah Kota Batu dan pihak swasta sebaiknya bekerjasama dalam hal pengembangan lapangan pekerjaan untuk merencanakan program baru.
IMPLEMENTASI PROGRAM JADI PENGUSAHA MANDIRI DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN (Studi Pada Desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek) Nur Khofifah; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 3 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.642 KB)

Abstract

Penelitian ini berisi tentang bagaimana implementasi program kemiskinan Jadi Pengusaha Mandiri di desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggaalek. Program ini berfokus pada pengentasan kemiskinan dengan pemberdayaan masyarakat  menjadi wirausaha muda dengan rentan usia 18 hingga 30 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Jadi Pengusaha Mandiri di desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek juga peran program Jadi Pengusaha Mandiri sebagai upaya mengurangi kemiskinan pada desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek serta faktor pendukung dan penghambat implementasi program tersebut.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, serta dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan juga data sekunder, dengan menggunakan teknik analisis data yaitu model analisis interaktif dari Miles dan Huberman, yakni pengumpulan data (data collection), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan (Conclusions).Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Jadi Pengusaha Mandiri pada desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek cukup baik dengan melalui tiga tahapan yakni 1) pendaftaran, 2) seleksi dan 3) pelatihan. Untuk peran program Jadi Pengusaha Mandiri sebagai upaya mengurangi kemiskinan di desa Bendorejo Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek dikatakan cukup berpengaruh baik dari segi ekonomi yang ditandai dengan adanya kenaikan penghasilan pada alumni program Japri, juga dari segi sosial dan pengalaman. Faktor pendukung pada implementasi program Jadi Pengusaha Mandiri pada desa Bendorejo Kecamatan Pogalan kabupaten Trenggalek adalah komunikasi, sumberdaya, disposisi, struktur birokrasi. Faktor penghambat implementasi program Jadi Pengusaha Mandiri adalah masyarakat yang masih acuh terhadap program serta anggaran yang terbilang kurrang untuk melanjutkan program Jadi Pengusaha Mandiri. Kata Kunci : Implementasi, Jadi Pengusaha Mandiri, Kemiskinan.
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN SKCK ONLINE (Kasus Pelayanan SKCK Online di Polres Kota Malang) Suhartatik Suhartatik; Slamet Muchsin; Roni Widodo
Respon Publik Vol 13, No 6 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.648 KB)

Abstract

Penyelenggaraan pelayanan publik masih dihadapkan pada sistem pemerintah yang belum efektif dan efisien serta kualitas sumber daya manusia aparatur yang belum memadai. Hal ini terlihat masih banyaknya keluhan dan pengaduan dari masyarakat baik secara langsung maupun melalui media massa, seperti prosedur yang berbelit – belit  tidak ada kepastian jangka waktu  penyelesaian, biaya yang harus dikeluarkan, persyaratan yang tidak transparan, sikap petugas yang reponsif dan lain – lain yang menimbulkan citra buruk terhadap pemerintah. Merujuk pada permasalahan tersebut, Polres Malang Kota berusaha menerapkan konsep pelayanan prima untuk meningkatkan kepuasan dari masyarakat dan mengatasi masalah yang selama ini ada di Polres Malang. SKCK Online merupakan Layanan yang diberikan Satintel ini mempermudah masyarakat dalam pembuatan SKCK. Mengurangi waktu birokrasi dan antrian manual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan secara jelas tentang peningkatan kualitas pelayanan pembuatan SKCK Online di Kantor Pelayanan Masyarakat Satuan Inteljen dan Keamanan Polres Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi  dan dokumentasi. Sumber data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Pada penelitian ini metode yang digunakan analisis data yang dipergunakan adalah analisis kualitatif  (Interactive model ) dari Miles and Huberman dan Saldana ( 1992). Peningkatan kualitas pelayanan SKCK Online menggunakan indikator dimensi – dimensi kualitas pelayanan menurut Zeithaml ( 1990 ) dalam Hardiansyah  ( 2011 : 42 ) sudah cukup baik.  Hal ini dilihat dimensi tangible menyangkut sarana dan prasarana sudah memadai sehingga pemohon pembuat SKCK Online merasa nyaman.Realibility ketepatan waktu dalam proses pelayanan SKCK yang diberikan dapat ditunggu sehari langsung jadi. Responsiveness menekankan pada tanggung jawab petugas dalam membantu pemohon terkait tata cara pengisian berkas formulir. Assurancce, menekankan pada kepastian biaya SKCK yakni Pembayaran PNBP SKCK Rp. 30.000 tanpa ada pungutan biaya tambahan lagi.Emphaty menekankan pada sikap ramah petugas dalam memberikan pelayanan kepada pemohon pembuat SKCK, sehingga masyarakat  tidak merasa cangung dengan petugas Polres Kota Malang.  Upaya yang sudah di lakukan SATINTELKAM  Polres Kota Malang dalam meningkatkan pelayanan yaitu dengan menggunakan Sosialisasi terhadap masyarakat bahwa dengan adanya pelayanan SKCK Online ini dapat mempermudah masayrakat dalam melakukan pendaftaran lewat jarak jauh. Yang dilakukan dengan sosialisasi melalui media sosial dan bekerja sama dengan RT/RW setempat. Sedangkan Faktor pendukung dari peningkatan pelayanan SKCK Online lingkungan kerja yang kondusif, ketepatan dalam memberikan pelayanan, serta jaminan atas pelayanan yang diberikan. Faktor penghambat yaitu kurang memadai sarana dan prasarana, serta belum adanya kerja sama dengan 3 Instansi pemerintah yaitu Pengadilan, Kejaksaan, dan Dispenduk dalam mengoutput data informasi tindakan kriminalitas masyarakat Kota Malang sehingga SKCK Online kurang efektif dalam menerapkan Pelayanan SKCK Online secara menyeluruh.Kata kunci : Pelayanan publik, Kualitas Pelayanan, SKCK Online.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NO 2 TAHUN 2017 TENTANG PENGELOLAHAN AIR LIMBAH DOMESTIK Kikin Aviandani; Yaqub Cikusin; Sunariyanto Sunariyanto
Respon Publik Vol 16, No 6 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.739 KB)

Abstract

Penelitian Ini dilakukan atas dasar adanya Peraturan Daerah Kota Malang No 2 Tahun 2017 dalam mengatasi dan mencegah pencemaran air limbah domestik di Kota Malang. Berdasarkan hal tersebut maka penulis menyimpulkan pokok permasalahannya yaitu bagaimana implementasi Peraturan Daerah Kota Malang No 2 Tahun 2017 tentang Pengelolahan Air Limbah Domestik dan  apa faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam implementasi Peraturan Daerah Kota Malang No 2 Tahun 2017 tentang Pengelolahan Air Limbah Domestik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran implementasi Peraturan Daerah Kota Malang No 2 Tahun 2017 beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Daerah Kota Malang No 2 Tahun 2017 sudah memenuhi beberapa unsur menurut Tachjan (2006) yang harus dipenuhi dalam implementasi kebijakan yaitu unsur pelaksana, adanya program yang dilaksanakan, dan target group atau kelompok sasaran. Faktor pendukung dalam implementasi Peraturan Daerah Kota Malang No 2 Tahun 2017 berdasarkan George C. Edward III dalam Agustino (2016) yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Untuk faktor penghambat dalam implementasi Peraturan Daerah Kota Malang No 2 Tahun 2017 berdasarkan Bambang Sunggono (1994) yaitu informasi dan dukungan. Kata Kunci: Air Limbah Domestik, Implementasi Kebijakan, Faktor pendukung, Faktor Penghambat.
DAMPAK PEMBANGUNAN WISATA LEMBAH INDAH TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (Studi Kasus Wisata Lembah Indah Dusun Gendogo Desa Balesari Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang) Adelia Meita Utari; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 16, No 7 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.45 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan dampak Pembangunan Lembah Indah terhadap Kesejahteran Masyarakat. Adapun yang melatar belakangi penulis tertarik untuk membuat skripsi ini didaskan pada hasil pengematan awal penulis melihat Dampak Pembangunan terhadap aspek ekonomi masyarakat sekitar, oleh karena itu penulis ingin mengetahui bagaimana dampak pembangunan wisata Lembah Indah dan faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan destinasi wisata pantai bentar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yakni “Dalam ekonomi pembangunan pariwisata adalah dampak negatif atau dampak positif yang terjadi terjadap lingkungan ekonomi dalam kehidupan masyarakat sebagai akibat perkembangan pariwisata terhadap perubahan pekerjaan dan pendapatan masyarakat, pola pembagian kerja, kesempatan kerja dan berusaha Sukadijo (1997)” Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif, yang merupakan gambaran peristiwa dan fenomena yang terjadi dilapangan, pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisi data dalam penelitian ini menggunakan tiga komponen yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Pembangunan Wisata lembah Indah memiliki dampak yang signifikan terhadap Kesejahteraan Masyarakat terutama pada sektor Ekonomi selain dampak Positif sesuai dengan Teori dari Sukadijo (1997) yaitu Kesempatan kerja, Pendapatan Masyarakat dan Kesempatan Kerja (2) mengetahui Faktor Pendukung Pembangunan wisata (1) Pelayanan Yang Baik (2) Letak Obyek Wisata Strategis (3) Tempat Yang Nyaman.Dengan demikian penliti menyimpulkan dari hasil observasi bahwasanya dampak eknomi yang terjadi karena adanya pembangunan wisata Lembah Indah ini sangat signifikan. Selain itu permasalahan dampak negative yang sudah terjadi pada linkungan sekitar juga sudah di lakukan perbaikan dan penanganan.  Selain itu factor-faktor penghambat seperti adanya covid-19 yang berimbas pada sector wisata juga perlu penangan dan perhatian khusus agar kedepannya wisata tetap bisa berkembang dan berajlan dengan efektif dan efisien.Dengan adanya pembangunan Lembah Indah diharapkan Wisata Lembah Indah dan masyarakat khususnya daerah sekitar bias memanfaatkan adanya peluang usaha yang lebih besar pada peningkatan ekonomi. Selain itu dengan adanya para karyawan juga diharapkan ada peningkatan keahlian karyawan agar pelayanan juga lebih baik dan lebih maksimal. Serta peningkatan sumberdaya masyarakat akan peluang dalam adanya pembangunan Lembah Indah ini.  Kata Kunci: Dampak, Pembanguan Wisata, Kesejahteraan Masyarakat
PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DI DESA KALIANYAR KECAMATAN TAMANAN KABUPATEN BONDOWOSO) Raudhatul Adhawiyah Novita Zaini
Respon Publik Vol 12, No 2 (2018): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.188 KB)

Abstract

Desa Wisata Kalianyar merupakan salah satu desa wisata di Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowosoyang memiliki beragam potensi wisata baik potensi wisata atraksi, wisata budaya, wisata kuliner, wisata agro danalam yang layak untuk lebih dikembangkan sebagai tujuan wisata utama yang menarik dan potensial. PerkembanganDesa Wisata Kalianyar dapat dikatakan belum dikelola secara optimal. Hal ini ditunjukan dengan sedikitnya jumlahpenggiat wisata yang ada di desa Kalianyar. Sebenarnya banyak turis (mancanegara) yang ingin tinggal dalambeberapa hari di Desa Wisata Kalianyar, namun karena sedikitnya penggiat wisata sehingga beberapa turis sering kaliditolak. Oleh karena itu diperlukan suatu strategi pengelolaan yang tepat dan model pemberdayaan untuk mampumengembangkan desa wisata kalianyar lebih masif.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan desa wisata yang sudah diterapkan danmerencanakan strategi baru. Untuk mengetahui model pemberdayaan apa yang harus diterapkan sesuai dengankemampuan sumber daya manusianya, baik pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan dan pemberdayaanmasyarakat di bidang promosi/ pemasaran. Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang dialami olehDinas Pariwisata bondowoso dalam mengimplementasikan UU No. 10 Tahun 2009. PenelitianHasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa; Penggiat Desa Wisata Kalianyar sudah mempunya strategidan model pemberdayaan di bidang pendidikan. Namun masalah utama yaitu mengenai sumber daya manusianya,sehingga dalam hal ini perlunya revitalisasi terhadap strategi dan model pemberdayaan. Dalam hal ini DinasPariwisata Bondowoso juga memiliki beberapa faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan desa wisataKalianyar, Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso.Kata kunci: Pengembangan, Desa Wisata, Pemberdayaan Masyarakat.

Page 8 of 26 | Total Record : 256