cover
Contact Name
Esi Emilia
Contact Email
esiemilia@unimed.ac.id
Phone
+6281380427767
Journal Mail Official
jurnalgizikuliner@unimed.ac.id
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara, Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary)
ISSN : -     EISSN : 27754650     DOI : https://doi.org/10.24114/jnc.v2i2
Core Subject : Health,
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) merupakan jurnal tentang gizi dan kuliner nusantara maupun internasional yang dikelola oleh Program Studi S1 Gizi Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan. Fokus jurnal ini meliputi gizi dan pangan, manajemen pelayanan makanan, gizi klinis dan dietetik, serta gizi masyarakat. Jurnal Gizi dan Kuliner terbit 2 kali dalam setahun
Articles 79 Documents
Pengetahuan Gizi, Mutu Makanan, dan Sisa Makanan di International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan Nazzalia Ilmi; Angga Hardiansyah; Puji Lestari
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42425

Abstract

Sisa makanan adalah makanan yang tersisa di piring setelah selesai makan dan melihat sisa makanan dapat mengungkapkan kemampuan dan kemauan seseorang untuk mengkonsumsi makanan yang telah disediakan. Dampak sisa makanan yaitu malnutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan mutu makanan dengan sisa makanan di International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan dilaksanakan pada bulan Maret 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah santri dan santriwati Madrasah Stanawiyah sebanyak 300 orang, dengan sampel 75 orang. Data yang diukur adalah pengetahuan gizi mengunakan kuesioner, mutu makanan (penampilan dan rasa) menggunakan kuesioner, dan sisa makanan menggunakan food weighing. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan sisa makanan nilai p sebesar 0,001. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara penampilan makanan dengan sisa makanan nilai p sebesar 0,197. Terdapat hubungan yang bermakna antara rasa makanan dengan sisa makanan nilai p sebesar 0,001. Pengetahuan gizi dan rasa makanan merupakan aspek yang menentukan sisa makanan di International Muhammadiyah Boarding School (IMBS) Miftakhul Ulum Pekajangan. Kata Kunci : Pengetahuan gizi, penampilan makanan, rasa makanan, sisa makanan
Analisis Hubungan Sosiodemografi serta Perilaku Ibu dalam Pemberian Makanan dengan Status Gizi Balita di Desa Bandar Khalifah Putri Dewi Hasrimi
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.32468

Abstract

Berdasarkan data tahun 2010 memperlihatkan 4 juta balita di Indonesia kekurangan gizi, 700 ribu diantaranya mengalami gizi buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui sosiodemografi (pendapatan dan pekerjaan), perilaku (pengetahuan, sikap dan tindakan) ibu dalam pemberian makanan dengan status gizi balita. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah survei dengan menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 73 orang dengan teknik cara purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square pada taraf kepercayaan 95%, α=5%.Kategori pendapatan rendah sebesar 64,4%, kategori ibu bekerja sebesar 54,8%, kategori pengetahuan ibu tidak baik sebesar 50,7%., kategori sikap ibu tidak baik sebesar 56,2%, kategori tindakan ibu baik sebesar 52,1%, kategori status gizi balita kurang sebesar 46,6%. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan pendapatan (p= 0,013), pengetahuan (p=0,006) dansikap ibu (p= 0,002 ) dengan status gizi balita. Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan untuk lebih meningkatkan kegiatan promkes atau penyuluhan-penyuluhan tentang status gizi balita dengan bantuan.Kata Kunci: Pendapatan, Pekerjaan, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Status Gizi
Pengetahuan Gizi Ibu, Pendapatan Orang Tua, Pemberian Susu Formula, dan Kaitannya dengan Status Gizi Balita di Posyandu Desa Welahan Kabupaten Jepara Fita Nur Laila; Angga Hardiansyah; Fitria Susilowati
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42426

Abstract

Balita adalah anak dengan usia kurang dari lima tahun atau dapat dikelompokkan ke dalam usia 0-59 bulan. Pada usia tersebut merupakan masa tahap tumbuh kembang anak yang sangat rentan oleh berbagai penyakit, salah satunya yaitu penyakit yang diakibatkan oleh kekurangan serta kelebihan asupan zat gizi jenis tertentu. Status gizi yang kurang atau lebih pada balita diakibatkan oleh faktor langsung dan tidak langsung. Faktor langsung, seperti penyakit infeksi serta asupan makan. Faktor tidak langsung adalah tingkat pengetahuan ibu, pendidikan, pendapatan orang tua, jenis pekerjaan, budaya, serta jumlah anggota dalam keluarga. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi ibu, pendapatan orang tua, dan pemberian susu formula terhadap status gizi balita di Posyandu Desa Welahan Kabupaten Jepara. Penelitan ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah 363 responden, sedangkan sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 79 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner pada variabel pengetahuan gizi, pendapatan orang tua dan pemberian susu formula. Pada variabel status gizi balita menggunakan antropometri dengan indikator status gizi BB/TB. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita usia 6-59 bulan di Posyandu Desa Welahan Kabupaten Jepara dengan nilai p-value 0,692. Tidak terdapat hubungan antara pendapatan orang tua dengan status gizi balita dengan nilai p- value 0,132. Ada hubungan antara pemberian susu formula dengan status gizi balita dengan nilai p-value 0,000. Kata Kunci: Pendapatan orang tua, pengetahuan gizi ibu, susu formula, status gizi balita
Determinan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 6-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Titi Papan Sabrina Agustina; Rasita Purba; Esi Emilia; Erli Mutiara; Novita Sari Harahap
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.40815

Abstract

Salah satu masalah gizi signifikan yang mempengaruhi balita dan belum terselasaikan hingga kini adalah stunting. Selain menjadi masalah di Indonesia, stunting kini menjadi isu global. Pada tahun 2019, Medan menjadi salah satu daerah lokus pencegahan stunting dengan persentase 17,4%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui determinan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross-sectional dan dilakukan pada bulan Juni - Juli 2022 di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 153 balita. Metode yang digunakan untuk menentukan sampel adalah random sampling dan didapat sampel sebanyak 60 balita. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Chi Square dan uji regresi logistik. Berdasarkan hasil uji chi-square dapat diketahui p-value dari masing-masing variabel terhadap kejadian stunting adalah BBLR (p=0,125), pekerjaan ibu (p=0,679), pemberian ASI eksklusif (p=0,333), pendidikan ibu (p=0,004), pendapatan keluarga (p=0,026) dan pola makan (p=0,023). Sedangkan berdasarkan hasil uji regresi logistik dapat diketahui bahwa pendidikan ibu dan pendapatan keluarga memilki risiko 2 kali lipat terhadap kejadian stunting dan pola makan memiliki risiko 6 kali lipat terhadap kejadian stunting. Maka dapat disimpulkan bahwa determinan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan adalah pendidikan ibu, pendapatan keluarga dan pola makan. Faktor yang paling berpengaruh pada kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Titi Papan adalah pola makan balita.Kata kunci: Stunting, Determinan, Pendidikan, Pendapatan, Pola Makan
Hubungan antara Pengetahuan Gizi, Kebiasaan Jajan dan Status Gizi pada Anak Sekolah Dasar Lilik Rahmawati; Angga Hardinsyah; Zana Fitriana Octavia
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42427

Abstract

Anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok rentan masalah gizi yang diakibatkan pola konsumsi makan yang salah, yaitu anak lebih suka konsumsi jajanan yang mengandung energi tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi kebiasaan konsumsi jajanan pada anak adalah pengetahuan gizi, karena pengetahuan gizi merupakan landasan dalam menentukan konsumsi makanan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan gizi dan kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi dengan status gizi pada anak usia sekolah dasar. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode stratified random sampling. Data yang diukur adalah pengetahuan gizi menggunakan kuesioner pengetahuan, kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi diukur menggunakan wawancara kuesioner semi kuantitatif FFQ, dan status gizi dari IMT/U. Pengolahan data menggunakan uji korelasi Gamma dengan taraf signifikansi =0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan gizi kurang (43,5%), memiliki kebiasaan konsumsi jajan sedang (52,9%), dan status gizi normal (56,5%). Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi dan terdapat hubungan yang bermakna antara kebiasaan konsumsi jajanan tinggi energi dan status gizi dengan kekuatan hubungan yang sangat kuat.Kata kunci: Pengetahuan gizi, kebiasaan jajan, status gizi.
Pengembangan Media Flipbook Obesitas dan Makanan Sehat Anak Sekolah Dedy Cristoffer Manalu
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42336

Abstract

Siswa belum pernah mendapatkan edukasi gizi tentang obesitas dan pangan jajanan anak sekolah sehingga anak sekolah kurang mendapatkan edukasi gizi dan kurangnya media yang dapat digunakan dalam memberikan edukasi gizi. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Menganalisis kebutuhan siswa dan guru pada media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah; (2) Mengembangkan media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah; (3) Mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah menurut ahli materi dan ahli media; (4) Mengetahui efektivitas media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah menurut siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R & D) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation) yang dilakukan pada bulan Mei – Agustus 2022 di SD Negeri 104283 Jaharun B. Produk yang dihasilkan divalidasi oleh 3 ahli materi dan 1 ahli media untuk menilai kelayakan media. Uji coba produk dilakukan pada kelompok kecil sebanyak 6 siswa dan kelompok besar sebanyak 20 siswa. Validasi kuesioner pengetahuan siswa dilakukan di sekolah yang berbeda sebanyak 30 siswa. Sampel pada uji efektivitas media sebanyak 57 siswa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan hasil analisis kebutuhan guru dan siswa menunjukan bahwa seluruh guru dan siswa membutuhkan media pembelajaran interaktif dengan skor > 50 persen. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah yang telah diuji kelayakannya menunjukan persentase rata – rata dari ahli materi, ahli media, dan siswa sebesar 89,01 % sehingga dikategorikan sangat layak. Hasil uji efektivitas media pembelajaran interaktif flipbook obesitas dan makanan sehat anak sekolah menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan siswa sebesar 35,56 %, terdapat perbedaan rata – rata antara nilai pretest dan posttest siswa dengan nilai sig.  0,006 (< 0,05), serta media flipbook efektif terhadap peningkatan pengetahuan siswa dengan nilai sig. (2 – tailed) 0,000 (<0,05). Kata kunci: Flipbook, Obesitas, Makanan Sehat.
Hubungan Kecukupan Zat Gizi Makro dengan Status Gizi Anak SMP yang Tinggal di Panti Asuhan Vinesya Shintauly Siahaan; Rasita Purba; Esi Emilia; Erli Mutiara; Juliarti Juliarti
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 1 (2023): EDISI FEBRUARI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i1.42724

Abstract

Untuk mencapai tumbuh kembang yang ideal, seorang anak SMP atau remaja membutuhkan zat gizi yang cukup sesuai dengan usia dan jenis kelaminnya, sehingga tidak ada kejadian malnutrisi. Layaknya anak SMP pada umumnya, anak SMP yang tinggal di panti asuhan juga membutuhkan zat gizi yang sama layaknya remaja pada umumnya meski tidak tinggal bersama dengan orang tuanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecukupan zat gizi makro dengan status gizi anak SMP yang tinggal di panti asuhan. Lokasi penelitian di Panti Asuhan Sendoro dan Panti Asuhan Anugrah Kasih Abadi. Waktu penelitian Mei – Juni 2022. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling sehingga jumlah sampel adalah 48 orang. Teknik pengumpulan data kecukupan zat gizi makro diambil dari persen rata-rata konsumsi zat gizi makro yang diperoleh dari food recall 3x24 jam dan data status gizi diambil dengan menggunakan hasil pengukuran. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji univariate dan uji bivariate dengan metode Uji Korelasi Rank Spearman. Hasil uji bivariate menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara kecukupan zat gizi makro dengan status gizi anak SMP yang tinggal di panti asuhan yang ditunjukkan dengan p value = 0.002. Penting bagi lembaga sosial untuk memperhatikan dan mempertahankan status gizi warga binaannya agar warga binaan tetap sehat. Kata kunci: kecukupan zat gizi makro, remaja, status gizi
Studi literatur: Pola Makan dan Risiko Infark Miokard Akut (IMA) Theresia Nindi Sukmasari; Brigitte Sarah Renyoet
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i2.48521

Abstract

Infark miokard akut merupakan penyakit jantung yang dikarenakan adanya penyumbatan akibat terbentuknya plak pada pembuluh darah. Salah satu penyebab infark miokard akut adalah pola makan yang kurang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran mengenai hubungan pola konsumsi makan dengan kejadian infark miokard akut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review menggunakan database di Google Scholar NCBI dan PLOS ONE, dengan kata kunci menggunakan bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Pola makan yang tinggi lemak, bernatrium yang tidak diimbangi dengan aktivitas fisik serta diikuti dengan proses penggolahan makan yang tidak baik dan waktu makan yang tidak tepat dapat berdampak buruk terhadap infark miokard akut. Diet yang disarankan adalah diet mediterania, yang tinggi akan konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, sereal dan biji-bijian serta penggunaan minyak zaitun sebagai sumber lemak.
Pengaruh Penggunaan Tepung Ubi Jalar Putih, Ubi Jalar Merah dan Ubi Jalar Putih pada Pembuatan Tangzhong terhadap Kualitas Japanese Milk Bread Andri Suryapraja; Cucu Cahyana; Mutiara Dahlia
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i2.42863

Abstract

Konsumsi ubi jalar cenderung makin turun dari tahun ke tahunnya, dikarenakan ada anggapan bahwa masyarakat yang pangan pokoknya non beras mempunyai status ekonomi dan sosial yang lebih rendah dibandingkan masyarakat yang mengkonsumsi beras. Dikarenakan kandungan air yang cukup tinggi maka masa simpan ubi tidak bisa terlalu lama. Metode yang dapat digunakan untuk mengurangi kadar air dalam ubi jalar yaitu dengan cara dibuat tepung. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang diawali dengan uji fisik dengan mengukur volume roti, tinggi roti, lebar roti dan berat roti. Dilanjutkan dengan uji organoleptik kepada 5 panelis ahli. Tepung yang digunakan dalam pembuatan tangzhong menggunakan 80% tepung ubi jalar, dan 20% tepung terigu protein tinggi. Volume terbaik didapatkan oleh formula yang menggunakan tangzhong ubi putih. Warna kulit roti bagian atas terbaik didapatkan oleh formula yang menggunakan tangzhong ubi jalar merah. Formula yang menggunakan tangzhong ubi putih memiliki nilai terbaik untuk aspek aroma susu dan yang menggunakan tanghzong ubi merah memiliki nilai terbaik untuk aspek aroma ubi jalar. Formula yang menggunakan tangzhong ubi putih memiliki nilai terbaik untuk aspek warna remah, pori-pori remah, tekstur remah, dan tekstur ketika dirasakan. Rasa manis pada formula yang menggunakan tangzhong ubi putih dan tangzhong ubi madu memiliki nilai terbaik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Japanese milk bread dengan penggunaan tangzhong ubi jalar putih merupakan formula terbaik, karena berdasarkan hasil uji organoleptik lebih banyak unggul diberbagai aspek . Namun perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menilai daya terima konsumen produk Japanese milk bread dengan penggunaan tangzhong ubi jalar putih.
Studi Literatur: Diet Mediterania Mempengaruhi Acute Myocardial Infarction (AMI)? Teodora Tesalonika S. Tandiupa; Brigitte Sarah Renyoet
Jurnal Gizi dan Kuliner (Journal of Nutrition and Culinary) Vol 3, No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jnc.v3i2.48522

Abstract

Penyakit kardiovaskular menjadi penyebab utama kematian secara global, dimana salah satunya yaitu Infark Miokard Akut yang merupakan penyakit yang disebabkan oleh penyumbatan aliran darah ke otot jantung, yang mengakibatkan otot jantung tidak dapat memompa darah ke seluruh tubuh. Perlunya suatu perubahan terkait hal tersebut dengan mengubah cara pemilihan makanan, salah satunya dengan diet mediterania. Diet mediterania merupakan diet dari wilayah mediterania, yang menekankanpada konsumsi buah, sayuran, biji-bijian, minyak zaitun dan pengurangan konsumsi daging dan olahannya. Diet ini mampu menurunkan kejadian akibat penyakit kardiovaskular. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh diet mediterania pada IMA. Metode: Penelitian ini menggunakanmetode studi literatur atau literature review dengan menganalisis lima jurnal terkait. Hasil: kepatuhan terkait diet mediterania dapat mempengaruhi IMA baik secara primer maupun sekunder. Kesimpulan : Diet mediterania dapat mempengaruhi IMA, dimana kandungan antioksidan dan antiinfalmasi dapat menurunkan kejadian IMA.