cover
Contact Name
Hidayat
Contact Email
hidayat@umg.ac.id
Phone
+6281216316363
Journal Mail Official
hidayat@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatera No.101, Gn. Malang, Randuagung, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61121
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri)
ISSN : 27454010     EISSN : 27460835     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/justicb.v2i4
Jurnal Sistem Dan Teknik Industri (JUSTI) merupakan jurnal mahasiswa yang berkomitmen untuk menerbitkan karya ilmiah dengan tema di bidang teknik industri, manajemen dan produksi. JUSTI mendedikasikan diri sebagai wadah bagi para penulis untuk mempublikasikan ide dan karya ilmiahnya. JUSTI adalah portal jurnal terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Gresik.
Articles 292 Documents
PERBAIKAN KUALITAS PRODUK KAIN GREY PADA PROSES WEAVING MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA (Studi Kasus: PT XYZ) Rizqullah, Bunayya Yussri
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.7929

Abstract

PT XYZ merupakan salah satu perusahaan terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang industri kain untuk kebutuhan bahan baku pembuatan pakaian. PT XYZ memiliki pangsa dalam negeri serta luar negeri terutama negara-negara Asia. Namun, pada kenyataannya masih terdapat segelintir permasalahan defect pada produk yang dihasilkan. Berdasarkan data perusahaan pada periode Januari-Desember 2023, total keseluruhan defect kain grey yang terjadi berjumlah 3.186 lembar. Jenis defect yang paling tinggi persentase kejadiannya adalah jenis defect benang tebal dan kain renggang, dengan persentase defect berturut-turut sebesar 28,4% dan 22,8%. Penyebab permasalahan tersebut dapat disebabkan oleh faktor manusia, mesin, material, metode, dan lingkungan. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan menggunakan metode six sigma dan pendekatan DMAIC (define, measure, analyze, improve, control). Diketahui nilai sigma pada PT XYZ sebesar 4,1 yang berarti PT XYZ memiliki level kualitas yang baik tetapi tetap perlu dilakukan perbaikan kualitas guna mengurangi jumlah cacat hingga tercapainya zero defect.
REDESAIN KURSI OPERATOR JAHIT DENGAN METODE REVERSE ENGINEERING (STUDI KASUS: UMKM SIDAYU) Hidayat, Hidayat; Sidah, Sidah; Attin, Nabillah Mahru
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.6829

Abstract

Seringkali kita melihat bahwa banyak dari kursi yang digunakan penjahit cenderung memiliki bentuk yang panjang dan memiliki lebar alas duduk yang cukup sempit. Masalah sikap kerja yang dihadapi oleh operator pada waktu menjalankan mesin jahit akibat dari kursi kerja yang tidak ergonomis adalah menimbulkan sikap kerja paksa seperti: membungkuk, mengangkat lengan, dan bahu dalam keadaan terangkat. Masalah ergonomi tersebut apabila tidak segera diperbaiki, tentunya akan dapat memberikan beban berlebihan, menimbulkan keluhan muskuloskeletal yang akan diikuti oleh menurunnya tingkat produktivitas kerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian dalam upaya mengatasi masalah yang muncul. Untuk maksud tersebut dilakukan penelitian tentang Pengembangan Dan Perancangan Kursi Operator Jahit Dengan Metode Reverse Engineering. Jumlah sample penelitian yang diambil adalah 26 operator. Pada penelitian ini mendapatkan hasil bahwa terdapat 5 bagian kursi operator yang dilakukan perbaikan yaitu di bagian Sambungan kursi, Alas penyangga kursi, Sandaran, Alas duduk,dan Rangka. Dan untuk data persentil Panjang Popliteal sebesar persentil 50, Lebar pinggul menggunakan persentil 95, Tinggi popliteal menggunakan persentil 50
ANALISIS KEKUATAN KAPAL FIBERGLASS YANG MENGGUNAKAN MATERIAL MULTIAXIAL (Studi Kasus Pembuatan Sekoci KM. Sabuk Nusantara 78 di PT. Orela Shipyard) Suprianto, Suprianto
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 3 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i3.7771

Abstract

Konstruksi kapal fiberglass menjadi hal yang sangat penting untuk dikaji dan dikembangkan dalam rangka standarisasi kapal fiberglass yang beroperasi di wilayah kepulauan Indonesia, sehingga kapal-kapal fiberglass memiliki standar mutu yang dapat menjamin keselamatan kapal di laut. Penelitian ini secara khusus mengkaji kekuatan laminasi lambung kapal fiberglass yang menggunakan material multiaxial. Hasilnya dibandingkan dengan kekuatan laminasi lambung kapal dengan menggunakan material serat WR (woven roving) dan CSM (chopped strand mat), yang selama ini banyak digunakan di galangan. Kajian kekuatan dilakukan dengan menggunakan pengujian spesimen laminasi dari kedua bahan tersebut, yang meliputi uji tarik dan uji tekuk berdasarkan rules BKI (2006). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, laminasi lambung kapal fiberglass dengan material multiaxial memiliki kuat tarik dan kuat tekuk yang lebih tinggi daripada laminasi lambung yang menggunakan material kombinasi WR dan CSM. Oleh karena itu, material fiberglass multiaxial merupakan salah satu alternatif solusi perbaikan mutu konstruksi laminasi lambung kapal fiberglass. Selain itu, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi di dalam pengembangan standar kapal berbahan fiberglass di masa yang akan datang.
MODEL ECONOMIC PRODUCTION QUANTITY DENGAN PRODUK CACAT DAN PERBAIKAN ULANG Rohman, Fatchur
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Economic Production Quantity (EPQ) yang dimodifikasi dengan mempertimbangkan produk cacat dan proses perbaikan ulang, guna mengoptimalkan manajemen produksi dan persediaan. Model EPQ tradisional, yang biasanya hanya memperhitungkan biaya setup dan biaya penyimpanan, sering kali tidak cukup realistis karena tidak memasukkan biaya tambahan yang terkait dengan produk cacat dan perbaikannya. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan model EPQ yang lebih detail, yang mencakup biaya perbaikan per unit, serta tingkat produksi dan perbaikan produk cacat. Melalui pengumpulan data empiris dan penggunaan teknik analisis sensitivitas, penelitian ini menganalisis dampak variasi dalam parameter kunci seperti permintaan tahunan, tingkat produksi, dan biaya perbaikan terhadap biaya total. Hasil dari contoh numerikal menunjukkan bahwa model yang dimodifikasi ini lebih akurat dalam mencerminkan kondisi produksi sebenarnya dan dapat secara signifikan mengurangi biaya total dibandingkan dengan model EPQ tradisional. Analisis sensitivitas lebih lanjut mengungkapkan bahwa perubahan dalam variabel-variabel ini dapat memiliki dampak besar pada hasil, menunjukkan pentingnya pemantauan dan penyesuaian berkelanjutan. Hasil yang diperoleh dari percobaan contoh numerikal diatas menunjukkan bahwa jumlah produksi optimal dalam satu siklus sebanyak 5385 unit dengan TIC sebesar Rp. 56.148.621.Yang membutuhkan waktu 6 hari untuk menyelesaikan produksi, repair hingga menghabiskan produk tersebut
ANALISIS PERANCANGAN USAHA PRODUK PEMILAH SAMPAH ORGANIK DAN ANORGANIK MODERN putra, festo renza ardhana
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 2 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i2.7170

Abstract

In designing product design, the purpose of making modern waste bins for organic and non-organic sorting is to overcome waste management problems in Indonesia. By looking at these problems, we strive to create innovations so that people can understand a good way to manage waste. The product to be developed is a trash can with an automatic sorting sensor system, allowing the selection of waste one by one. by using the Economic Order Quantity method aims to assist companies in overcoming the problem of controlling raw material inventory Economic Order Quantity. Research shows that the manufacture of modern trash cans involves several steps, such as attention to product images, quality, size, and durability. Another strategy involves determining prices after market research to find prices that match consumer needs and wants. From these calculations, the production of modern trash cans can be considered feasible and beneficial to society, can help reduce littering and minimize piles of garbage. This modern waste separator product is expected to provide great benefits to the community and become a valuable learning.
ANALISIS LINE BALANCING PADA PRODUKSI PRODUK F2AD06 – 002AS DI PT XYZ Musthofa, Agus
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8009

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur pembuatan spare part. Tingginya permintaan harian menuntut PT XYZ untuk menjalankan proses produksi yang efektif dan efisien guna meningkatkan produktivitas perusahaan. Selain itu, masyarakat yang semakin kritis dalam hal penilaian dari produk yang digunakan, membawa perusahaan untuk semaksimal mungkin melakukan produksi yang diharapkan masyarakat dengan resource yang dimiliki, seperti adopsi teknologi baru, perbaikan proses, dan peningkatan kualitas produk. Salah satu proses yang dapat perusahaan lakukan adalah dengan menerapkan proses line balancing atau keseimbangan lini pada lini produksinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis line balancing pada produksi produk F2AD06-002AS di PT XYZ. Line balancing adalah serangkaian stasiun kerja (mesin dan peralatan) yang dipergunakan untuk pembuatan produk. Line balancing dilakukan untuk meminimalkan waktu menganggur dan menghindari bottleneck yang terjadi akibat ketidakseimbangan kecepatan produksi antar stasiun kerja. Bottleneck sendiri ditandai dengan adanya penumpukan material pada stasiun kerja yang diakibatkan dari kecepatan produksi yang tidak berimbang antar stasiun kerja yang ada. Metode heuristic yang digunakan dalam penelitian ini meliputi metode Region Approach (RA), Ranked Position Weight (RPW), dan Largest Candidate Rule (LCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode terbaik untuk mencapai keseimbangan lini produksi di PT XYZ adalah metode Ranked Position Weight (RPW) dengan nilai line efficiency sebesar 83.10% yang mampu menghasilkan keseimbangan optimal pada lini produksi.
USULAN PERBAIKAN SISTEM PELAYANAN PADA ANTRIAN KASIR ALFAMIDI GKB MENGGUNAKAN SIMULASI SOFTWARE ARENA rohmat, rohmat; Makhrudy, Khoirul Aman
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 2 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i2.7326

Abstract

ABSTRAK Antrian merupakan suatu fenomena yang dihadapi konsumen pada industri jasa dan dunia usaha. Mengantri merupakan kondisi dimana sekumpulan orang, komponen atau mesin yang membutuhkan layanan harus menunggu dalam suatu urutan tertentu sebelum akhirnya memperoleh layanan. Penelitian ini dilakukan pada Alfamidi GKB. Permasalahan yang terjadi pada alfamidi GKB adalah adanya antrian yang menumpuk setiap dilakukan pelayanan di kasir, khususnya pada jam-jam tertentu seperti jam pulang kerja dan lain-lain. Maka dari itu perlu dilakukan simulasi sistem antrian untuk mengetahui perbaikan sistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan simulasi dengan software ARENA untuk menentukan rancangan perbaikan sistem terbaik untuk mengatasi antrian pada kasir di alfamidi GKB. Parameter output model yang digunakan untuk perbaikan sistem adalah waktu tunggu pelanggan untuk dilayani. Dalam sistem real, waktu tunggu pelanggan adalah 0.572646 menit sedangkan untuk model usulan perbaikan yang dipilih adalah 0.103557. Dari hasil tersebut, bisa disimpulkan bahwa sistem rancangan perbaikan yang dilakukan membawa keberhasilan, yaitu bisa menurunkan waktu tunggu pelanggan yang ada di kasir alfamidi GKB. Kata kunci : Antrian, Software Arena, Sistem ABSTRACT Queues are a phenomenon faced by consumers in the service industry and business world. Queuing is a condition where a group of people, components or machines that need a service must wait in a certain order before finally getting service. This research was conducted at Alfamidi GKB. The problem that occurs at Alfamidi GKB was that there were queues that pile up every time service was carried out at the cashier, especially at certain times such as after work time and so on. Therefore, it is necessary to simulate the queuing system to determine system improvements. This research used a simulation approach with ARENA software to determine the best system improvement scenario to overcome the queue at the cashier at Alfamidi GKB. The model output parameter used for system improvement was the customer waiting time to be served. In the real system, the customer waiting time was 0.572646 minutes, while for the improvement proposal model chosen it was 0.103557. From these results, it can be concluded that the improvement design system carried out had been successful, namely being able to reduce customer waiting times at the Alfamidi GKB cashier. Keywords : Queue, Arena Software, System
ANALISIS POSTUR TUBUH PEKERJA PENGUPASAN JAGUNG MENGGUNAKAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT STUDI KASUS UMKM TUNGGAK SEMI Tomiko Wijaya, Hermawan
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 3 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i3.7775

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keluhan musculoskeletal disorder pada pekerja pengupasan jagung di UMKM Tunggak Semi dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Metode REBA digunakan untuk menganalisis postur tubuh mulai dari punggung, leher, kaki, lengan atas, lengan bawah, dan pergelangan tangan. Penelitian ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu Grouping, Scoring, dan Leveling. Tahap Grouping dilakukan dengan menentukan sudut postur kerja untuk mengetahui skor pergerakan dan posisi tubuh pekerja saat pengupasan jagung, yang dikelompokkan menjadi dua grup, A dan B. Grup A meliputi leher, punggung, dan kaki, sedangkan Grup B mencakup lengan atas, lengan bawah, dan pergelangan tangan. Hasil penelitian menunjukkan kode REBA untuk punggung, leher, dan kaki masing-masing adalah 3, 2, dan 2. Sedangkan kode REBA untuk lengan atas, lengan bawah, dan pergelangan tangan masing-masing adalah 4, 2, dan 2. Skor total untuk gerakan proses pengupasan jagung diperoleh dengan menggabungkan skor grup A dan B menggunakan Tabel C (Skor A = 5; Skor B = 6). Skor C kemudian ditambahkan dengan skor aktivitas. Postur kerja pada pekerja pengupasan jagung di UMKM memiliki level risiko tinggi dengan skor REBA 8, menunjukkan bahwa tindakan perbaikan harus segera dilakukan.
Rancang Bangun Mesin Crusher Skala Laboratorium Untuk Menghancurkan Limbah Telepon Genggam yanatra, miftakul karto; pramana, yanatra budi
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 3 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i3.7605

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi perangkat elektronik yang berdampak pada meningkatnya produksi alat-alat elektronik yang berbanding lurus dengan meningkatnya produk elektronik yang rusak dan menjadi limbah. Hal ini berbanding terbalik dengan pertumbuhan mesin penghanjur limbah elektronik tersebut sebagai bagian dari proses daur ulang limbah. Telepon genggam merupakan salah satu barang elektronik yang limbahnya perlu dihancurkan dan di daur ulang. Rumusan masalah ini yaitu bagaimana merancang bangun mesin crusher yang dapat digunakan untuk memperkecil ukuran limbah elektronik khususnya limbah telepon genggam dan menentukan kapasitas mesin crusher. Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun mesin crusher skala laboratorium untuk menghancurkan limbah telepon genggam dan mengetahui kapasitasnya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan melakukan perencanaan mesin secara langsung di bengkel kemudian dilanjutkan dengan dengan peralihan variabel yang digunakan P1-P3. Mesin crusher ini memilik komponen utama berupa pisau pencacah yang berfungsi untuk menghancurkan dan mencacah limbah elektronik tersebut, motor yang digunakan adalah motor Listrik sebagai penggerak dari poros pisau pencacah tersebut. Hasil proyek ini adalah dari perhitungan diperoleh dari poros pisau 28 mm dengan motor penggerak 3 HP dan putaran mesin 1420 rpm dengan kapasitas kerja mesin yang cukup tinggi yaitu 42,8 kg/jam.
PERENCANAAN PRODUKSI UNTUK MENGURANGI OVERSTOCK PADA PROSES PRODUKSI AIR MINERAL DALAM KEMASAN (AMDK) Suhardini, Didien; Fachlevi, Muhammad Hasya; Azmi, Nora
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8231

Abstract

Perencanaan produksi merupakan aspek krusial yang harus dilakukan untuk menghindari berbagai masalah yang ada pada perusahaan. PT. Indra Karya menghadapi masalah kelebihan stok atau yang biasa disebut dengan overstock dalam produksi InFresh, yang memerlukan perencanaan produksi untuk mengoptimalkan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perencanaan produksi yang tepat guna meminimalkan overstock dan mengoptimalkan kapasitas produksi di masa mendatang. Proses perencanaan produksi dimulai dengan peramalan permintaan, diikuti oleh perencanaan agregat dan disagregat, serta penjadwalan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode peramalan yang terpilih adalah Multiplicative Seasonal Method (MSM), karena memiliki nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) terkecil, yaitu 9,56 untuk variasi 330ml, 37,76 untuk variasi 600ml, dan 17,44 untuk variasi galon. Hasil perencanaan agregat menunjukkan bahwa metode yang terpilih adalah Mixed Strategy. Metode penjadwalan yang terpilih adalah Earliest Due Date (EDD), dikarenakan urutan job dipilih berdasarkan tenggat waktu yang berjarak 7 hari dari waktu pemrosesan sehingga job yang dikerjakan adalah job yang tenggat waktunya tercepat. Setelah dilakukannya perencanaan produksi maka didapatkan pengurangan overstock untuk ketiga produk sebesar 105%.