Jurnal Psikologi Insight
Menerbitkan artikel-artikel ilmiah yang membahas topik-topik Psikologi seperti Psikologi sosial, Psikologi klinis, Psikologi perkembangan, Psikologi industri dan organisasi, Psikologi pendidikan, Pengukuran psikologi, Psikologi positif, Psikologi agama, dan Psikologi kesehatan
Articles
25 Documents
Search results for
, issue
"Vol 6, No 2 (2022)"
:
25 Documents
clear
HUBUNGAN ANTARA POS DENGAN EMPLOYEE WELLBEING PADA KARYAWAN DI PT. X MAJALAYA
Wilfried Dimas Yoga Anantha;
Endah Andriani Pratiwi
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.53830
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan apakah terdapat hubungan yang signifikan antara POS dengan Employee Wellbeing pada Karyawan di PT. X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian korelasional dengan pendekatan deduktif. Subjek penelitian terdiri dari 61 orang karyawan di bagian produksi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Skala POS dan Skala Employee Wellbeing dengan menyebarkan kuesioner pada karyawan. Pengolahan data menggunakan korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rho spearman rho sebesar 0,678 dan p-value di bawah 0.001, POS dan Employee Wellbeing memiliki hubungan yang signifikan dan bersifat positif yang artinya semakin tinggi POS maka semakin tinggi pula Employee Wellbeing.
RELIGIUSITAS DAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS (PSYCHOLOGICAL WELL-BEING)
Ismawati Kosasih;
Engkos Kosasih;
Farhan Zakariyya
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.53812
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh religiusitas terhadap kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini adalah sebanyak 156 orang yang diambil berdasarkan teknik sampling aksidental. Instrumen yang digunakan untuk mengukur religiusitas adalah skala religiusitas yang disusun berdasarkan teori Fetzer. Sedangkan, instrumen yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan psikologis adalah skala Psychological Well-Being (PWB) dari Ryff yang diadaptasi berdasarkan Budaya Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas secara positif signifikan mempengaruhi kesejahteraan psikologis. Religiusitas berkontribusi 35,6 persen terhadap kesejahteraan psikologis.
ADAPTASI ALAT UKUR WORKPLACE INCIVILITY SCALE
Meisya Putri Nadilla;
Sari Kusuma Dwi Putri;
Ghinaya Ummul Mukminin;
Diah Zaleha Wyandini;
Salma Fairuz Afifah
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.53832
Ketidaksopanan di tempat kerja dapat mempengaruhi pengalaman karyawan dan secara jangka panjang dapat berdampak pada kualitas perusahaan secara keseluruhan. Maka dari itu, peneliti ingin mengadaptasi alat ukur Workplace Incivility Scale untuk mengukur sejauh mana ketidaksopanan tempat kerja terjadi di Indonesia. Peneliti menggunakan artikel Jimenez dkk., (2018) sebagai sumber acuan utama dalam pengembangan alat ukur Workplace Incivility Scale dengan reliabilitas Cronbach’s alpha sebesar 0.87. Alat ukur yang sudah diadaptasi diberikan kepada individu yang sedang bekerja di Jawa Barat dengan rentang usia 20-60 tahun. Metode pengambilan data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan kuesioner secara hybrid pada 104 responden yang terdiri dari 40 responden offline dan 64 responden online. Workplace incivility scale yang sudah diadaptasi memiliki nilai reliabilitas Cronbach Alpha sebesar 0.937 dan Corrected-Item Total Correlation yang melebihi 0.20 tanpa membuang item asli sehingga alat ukur ini layak untuk dipakai. Hasil penelitian ini menghasilkan 6 ekstraksi faktor dengan menambahkan tiga dimensi baru yakni ketidaksopanan rekan kerja, provokasi ketidaksopanan, ketidaksopanan pimpinan, kecurigaan di lingkungan kerja, lingkungan kerja, dan ketidakpercayaan Pemimpin.
PENGARUH KEPRIBADIAN PROAKTIF TERHADAP ADAPTABILITAS KARIR PADA KARYAWAN DI KOTA BANDUNG
Bima Pandu Pradana;
Sitti Chotidjah;
Diah Zaleha Wyandini
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.53813
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh kepribadian proaktif terhadap adaptabilitas karir pada karyawan di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah partisipan sebanyak 134 karyawan di Kota Bandung. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Proactive Personality Scale (Bateman dan Crant, 1993) untuk mengukur Kepribadian Proaktif karyawan dan Career Adaptability Scale (Savickas Porfeli, 2012) untuk mengukur Adaptabilitas Karir. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kepribadian Proaktif berpengaruh terhadap Adapatablitas Karir.
PENGARUH LOCUS OF CONTROL TERHADAP KEMATANGAN KARIR YANG DIMEDIASI OLEH SELF-EFFICACY PADA MAHASISWA
Nibrasabiyya Djunaedi;
Ita Juwitaningrum;
Helli Ihsan
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.53833
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh locus of control terhadap kematangan karir yang dimediasi oleh self-efficacy pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 400 mahasiswa berusia 18-23 tahun yang menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia. Penelitian ini menggunakan tiga instrumen yaitu Rotters Locus of Control Scale untuk Locus of control, General Self-efficacy (GSE) untuk mengukur Self-efficacy, dan Career Maturity Inventory-Form C (CMI-C) untuk mengukur Kematangan Karir. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan metode kausal step dan metode analisis Product of Coefficient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa locus of control berpengaruh terhadap kematangan karir melalui self-efficacy sebagai variabel mediasi, dengan kata lain Self-efficacy memediasi hubungan antar locus of control terhadap kematangan karir.
Motivasi Mengatur Perilaku Makan dan Kecenderungan Gangguan Makan pada Remaja yang Diet
Oktavia Kristantia Maranatha;
Anita Novianty
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.53814
Diet merupakan usaha menurunkan berat badan yang banyak dilakukan oleh remaja dengan berbagai alasan. Akan tetapi, alasan diet tertentu dapat membuat remaja mengatur perilaku makannya secara berlebihan, sehingga mengarah menjadi kecenderungan gangguan makan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara motivasi mengatur perilaku makan dengan kecenderungan gangguan makan pada remaja yang melakukan diet. Hipotesis pada penelitian ini terdapat hubungan positif yang signifikan antara motivasi yang tidak ditentukan sendiri dengan kecenderungan gangguan makan, dan hasil sebaliknya pada motivasi yang ditentukan sendiri. Penelitian ini menggunakan kuesioner online kepada 47 remaja (11 laki-laki, 36 perempuan), dengan kisaran usia 12-22 tahun yang sedang diet. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi mengatur perilaku makan yang ditentukan sendiri dan tidak ditentukan sendiri dengan kecenderungan gangguan makan. Akan tetapi, ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara bentuk pengaturan terintrojeksi dan teridentifikasi dengan kecenderungan gangguan makan. Penelitian ini mengindikasikan pentingnya memahami alasan diet para remaja untuk mengenali dan mencegah kecenderungan gangguan makan.
ADAPTASI ALAT UKUR ONLINE SHOPPING ADDICTION SCALE
Fuad Mohamad Al-Ghiffari;
Irfan Abdul Gani;
Diah Zaleha Wyandini;
Ghinaya Ummul Mukminin
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.53817
Adiksi berbelanja online merupakan tendensi perilaku berbelanja melalui internet yang kompulsif, berlebihan, serta bermasalah yang menimbulkan konsekuensi dalam hal ekonomi, sosial, dan emosional. Banyak penelitian yang mengindikasikan telah terjadinya perubahan pola perilaku konsumtif pada masyarakat Indonesia dari sistem belanja konvensional menuju sistem belanja online. Dengan demikian, diperlukan sebuah instrumen yang dapat mengukur kecenderungan adiksi berbelanja online pada masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengadaptasi alat ukur The Online Shopping Addiction Scale dari Zhao dkk. (2017) ke dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini dilakukan kepada 159 partisipan dengan rentang usia 18-24 tahun, yang terdiri dari 35 orang laki-laki dan 124 orang perempuan. Alat ukur terdiri dari 18 item yang mengukur keenam dimensi yang memiliki realibilitas sebesar 0,882 dan hasil perhitungan KMO MSA dan Bartlets Test dari SPSS versi 27 menunjukkan nilai statistik sebesar 0.855. Bedasarkan perhitungan total variance explained didapatkan nilai sebesar 66,977 persen sehingga dapat disimpulkan bahwa alat ukur ini valid karena memiliki nilai di atas 60 persen. Nilai perhitungan ekstraksi pada alat ukur ini menghasilkan 6 faktor, sama dengan blue print awal, tetapi dengan jumlah dan kelompok item yang berbeda.
TINGKAT DEPRESI MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19
Isnaini Naafira Ramadhiani;
Tuflichatul Ummul;
Rosellin Andwifianel Nur Azzahra;
Usmi Karyani
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.53818
Masa pandemi Covid-19 saat ini menyebabkan mahasiswa harus melakukan aktivitas secara daring. Aktivitas ini tidak jarang menimbulkan masalah psikologis, salah satunya depresi yang mempengaruhi aktivitas mahasiswa sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat depresi mahasiswa selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui survei dengan bantuan google form. Alat ukur yang digunakan skala DASS (Depression Anxiety Stress Scale). Partisipan penelitian adalah 530 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta yang diambil dari 10 fakultas yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan depresi dengan kategori normal sebanyak 335 mahasiswa (63,20 persen), depresi dengan kategori ringan sebanyak 128 mahasiswa (24,15 persen), depresi dengan kategori sedang sebanyak 65 mahasiswa (12,26 persen), dan depresi dengan kategori berat sebanyak dua mahasiswa (0,04 persen). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat depresi mahasiswa selama masa pandemi Covid-19 ini mayoritas dalam kategori normal, namun demikian terdapat 12,30 persen dalam kategori sedang dan berat.
HUBUNGAN ANTARA POS DENGAN EMPLOYEE WELLBEING PADA KARYAWAN DI PT. X MAJALAYA
Wilfried Dimas Yoga Anantha;
Endah Andriani Pratiwi
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.56153
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan apakah terdapat hubungan yang signifikan antara POS dengan Employee Wellbeing pada Karyawan di PT. X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, jenis penelitian korelasional dengan pendekatan deduktif. Subjek penelitian terdiri dari 61 orang karyawan di bagian produksi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Skala POS dan Skala Employee Wellbeing dengan menyebarkan kuesioner pada karyawan. Pengolahan data menggunakan korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spearman’s rho sebesar 0,678 dan p-value 0.001, POS dan Employee Wellbeing memiliki hubungan yang signifikan dan bersifat positif yang artinya semakin tinggi POS maka semakin tinggi pula Employee Wellbeing.
Religiusitas dan Kesejahteraan Psikologis (Psychological Well-Being)
Ismawati Kosasih;
Engkos Kosasih;
Farhan Zakariyya
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/insight.v6i2.62848
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh religiusitas terhadap kesejahteraan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini adalah sebanyak 156 orang yang diambil berdasarkan teknik sampling aksidental. Instrumen yang digunakan untuk mengukur religiusitas adalah skala religiusitas yang disusun berdasarkan teori Fetzer. Sedangkan, instrumen yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan psikologis adalah skala Psychological Well-Being (PWB) dari Ryff yang diadaptasi berdasarkan Budaya Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa religiusitas secara positif signifikan mempengaruhi kesejahteraan psikologis.