cover
Contact Name
Sulistiyani
Contact Email
is.listi83@gmail.com
Phone
+6281293262410
Journal Mail Official
is.listi83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Padangbulan II, Abepura, Distrik Heram, Kelurahan Hedam, Jayapura
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
ASMAT: Jurnal Pengabmas
ISSN : -     EISSN : 28100425     DOI : 10.47539/AJP
Core Subject : Health,
ASMAT JURNAL PENGABMAS merupakan jurnal yang terbit dua kali dalam satu tahun diterbitkan setiap bulan Juni dan Desember yang diterbitkan Oleh Poltekkes Kemenkes Jayapura bertujuan untuk mempublikasikan kegiatan-kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemberian informasi kesehatan di masyarakat, aktivitas pelayanan Kesehatan masyarakat, penerapan teknologi tepat guna bagi masyarakat, mengembangkan model pemberdayaan masyarakat, mendiseminasikan pada bidang Kesehatan seperti: 1. Keperawatan 2. Gizi atau Nutrition 3. Sanitarian atau Kesehatan Lingkungan 4. Kebidanan 5. Farmasi 6. Teknologi Laboratorium Medis 7. Fisioterapi 8. Rekam Medis 9. Kesehatan Ibu dan Anak 10. Promosi Kesehatan
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022" : 7 Documents clear
PENINGKATAN PENGETAHUAN TUGAS DAN WEWENANG BIDAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DI RANTING PONDOK GEDE Royani Chairiyah
ASMAT JURNAL PENGABMAS Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.164 KB) | DOI: 10.47539/ajp.v1i2.15

Abstract

Kesehatan menjadi hak konstitusional setiap warga negara dan menjadi tanggung jawab Pemerintah untuk menyediakan pelayanan kesehatan. Pembangunan kesehatan sebagai upaya negara untuk memberikan pelayanan kesehatan yang didukung oleh sumber daya kesehatan termasuk Bidan. Bidan yang melakukan praktik pelayanan langsung kepada pasien khususnya pelayanan kesehatan pada ibu dan anak dalam melaksanakan tugas dan wewenang secara professional sesuai Standar Prosedur Operasional  meningkatkan kuailitas pelayanan dan derajat kesehatan yang optimal. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan Bidan dalam Tugas dan Wewenang Bidan dalam meningkatkan Kualitas Pelayanan dengan melakukan Standar Operasional Prosedur sesuai dengan UU Kemenkes. Metode pengabdian ini melalui edukasi kepada Bidan tentang tugas dan Wewenang Bidan. Strategi pengabdian ini dilakukan secara tatap muka di Balai pertemuan Kantor Camat Pondok Melati Pondok Gede pada tanggal 13 Juni 2021 sebanyak 45 orang Bidan yang hadir terdiri dari Anggota IBI Ponndok Gede, Pengurus Ranting dan Pengurus Cabang Bekasi. Hasil dari kegiatan  ini  peningkatan pengetahuan bidan yang ditandai dengan  peningkatan nilai pos-test.  
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MENU MAKAN LANSIA UNTUK MENINGKATKAN SISTEM IMUN DI MASA PANDEMIC COVID 19 Almira Sitasari; Susilo Wirawan; Esthy Rahman Asih
ASMAT JURNAL PENGABMAS Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.8 KB) | DOI: 10.47539/ajp.v1i2.16

Abstract

Kelompok lanjut usia (lansia) dan pra-lansia merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap penyakit di antaranya(Sulistyawati,2021) Diabetes Mellitus, hipertensi dan asma yang akan meningkatkan keparahan gejala pada lansia yang tertular infeksi covid-19(Syarifah & Sugiharto, 2021).Tingginya angka kematian lansia dimasa pandemi Covid-19 berdampak pula terhadap kondisi psikologis lansia seperti kecemasan, kondisi ini dapat menurunkan daya tahan tubuh lansia, apalagi lansia yang memiliki penyakit comorbid (Guslinda et al., 2020). Kader dapat memantau pola makan lansia setiap bulan di Posyandu dan dapat memberi edukasi pada lansia. Oleh karena itu pemberdayaan kader melalui kegiatan diklat pendampingan penyusunan menu makan lansia diharapkan dapat menjadi upaya dalam pencegahan dan pengendalian berbagai penyakit pada lansia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mempertahankan dan meningkatkan imunitas bagi Lansia melalui penyusunan menu gizi seimbang pada masa pandemi covid-19. Sasaran kegiatan ini adalah keluarga di Dusun Sembung, Desa Balecatur dan kader di wilayah Puskesmas Gamping 1. Dalam kegiatan edukasi materi tentang kekebalan tubuh bagi Lansia, pangan fungsional dan penyusunan menu makanan Lansia  yang disampaikan oleh 3 orang narasumber dengan menggunakan media ppt, daftar bahan makanan penukar  dengan menggunakan metode berupa ceramah, diskusi (tanya jawab) dan praktik. Sebelum dan setelah kegiatan diklat diberikan pretest dan post test untuk menilai apakah ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan lansia tentang makanan yang sesuai untuk peningkatan imunitas tubuh bagi peserta.  Berdasarkan hasil pretest dan post test diketahui bahwa sebanyak 87,5% mengalami kenaikan nilai pretest ke post test dengan peningkatan dari rata-rata nilai 73,75 meningkat menjadi 95,63. Beberapa saran yang dapat diberikan di antaranya adalah bagi ahli gizi untuk melakukan pengawasan dan pemantauan secara terus menerus terhadap kegiatan posyandu lansia.  Bagi  kader posyandu diharapkan dapat memberikan motivasi kepada lansia di wilayah kerjanya dan memberikan edukasi pentingnya menjaga status kesehatannya.  
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENYULUHAN PENERAPAN GIZI SEIMBANG PADA LANSIA UPTD PELAYANAN SOSIAL LANSIA TRESNA WERDHA Dewi Woro Astuti; radella Hervidea; Erwin Tubagus; Ajib Jayadi
ASMAT JURNAL PENGABMAS Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.191 KB) | DOI: 10.47539/ajp.v1i2.17

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang rentan gizi hal tersebut disebabkan karena adanya proses penuaan secara biologis, fisik, dan psikologis pada lansia, oleh karena itu asupan gizi yang adekuat dan seimbang sangat berperan terhadap status gizi dan kesehatan lansia dalam jangka waktu lama, dengan asupan zat gizi yang tercukupi diharapkan dapat meningkatkan status gizi lansia ke taraf yang lebih tinggi (Arisanti dkk, 2014). Pemberian gizi pada lansia perlu mendapat perhatian karena berpengaruh karena meningkatkan gizi lansia agar tetap berada dalam kondisi yang sehat dan terhindar dari risiko terjadinya kurang gizi. Khususnya pada lanjut usia dengan masalah multi patologinya yang secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi asupan zat gizi dan menimbulkan berbagai macam masalah gizi (Purba, 2005). Masalah kesehatan pada lansia, seperti kekurangan gizi dan obesitas akan semakin meningkat mengingat jumlah penduduk lansia yang semakin bertambah dari tahun ke tahun, oleh karena peningkatan masalah kesehatan gizi pada lansia harus diperhatikan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini diharapkan setelah mengikuti sosialisasi (penyuluhan gizi pada lansia) lansia mampu memahami makanan yang baik dan memiliki gizi seimbang. Berdasarkan uraian tersebut peneliti tertarik untuk mengkaji kesehatan lansia terkait gizi yang berjudul “Asupan Gizi Seimbang untuk Lansia” Di Panti Jompo Tresna Werdha Natar Kabupaten Lampung Selatan.
PEMILIHAN MAKANAN JAJANAN PADA SD DI DESA PERIGI KECAMATAN PULAU PINANG KABUPATEN LAHAT Eliza Eliza; Sriwiyanti Sriwiyanti; Sri Hartati; Detiana Detiana
ASMAT JURNAL PENGABMAS Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.373 KB) | DOI: 10.47539/ajp.v1i2.20

Abstract

Siswa SD 6-12 tahun membutuhkan makanan yang cukup secara kuantitas dan kualitas agar tercapai status gizi yang baik. Anak sering membeli jajan  menarik dengan kualitas yang rendah serta bahan makanan yang kurang baik.  Permasalahan yang  dihadapi Anak SD mempunyai banyak aktivitas sehingga sering melupakan waktu makan. Anak yang tidak sarapan cenderung memiliki asupan energi dan zat gizi lebih sedikit dari pada anak yang sarapan pagi. Hal ini akan meningkatkan perilaku mengkomsumsi jajanan di lingkungan  sekolah,  kebiasaan memberikan uang jajan kepada anak sekolah juga merupakan salah satu faktor pencetus munculnya perilaku jajan di sekolah. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pengetahuan dan ketrampilan yang berkaitan dengan pemilihan makanan jajanan yang baik untuk kesehatan Anak SD di desa Perigi Kabupaten Lahat yang  dilaksanakan secara tiga Tahap , yaitu ; Perencanaan ,Pelaksanaan , Evaluasi  Monitoring.  Kegiatan ini  dilaksanakan di Desa Perigi Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat, tanggal 25 September 2020 dan 02 Oktober 2020 dilakukan oleh Tim Dosen dan Mahasiswa  Dihadiri oleh peserta , Jumlah anak SD yang hadir  50 orang, mitra yang hadir 6 orang yang berasal dari perangkat desa, petugas puskesmas dan kader
SOSIALISASI P4K (PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI) PADA IBU HAMIL Miftahul Hakiki; Nurul Eko Widiyasturi
ASMAT JURNAL PENGABMAS Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.268 KB) | DOI: 10.47539/ajp.v1i2.21

Abstract

Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan suatu program yang dijalankan untuk mencapai target penurunan AKI. Program ini menitikberatkan pemberdayaan masyarakat dalam monitoring terhadap ibu hamil, bersalin, dan nifas. Pelaksanaan pemasangan stiker P4K (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi) di lapangan masih terkendala banyak faktor, antara lain kurangnya pemahaman ibu hamil tentang P4K dan belum ada yang memasang stiker P4K di rumahnya. Hal ini menyebabkan masih banyak ibu hamil yang tidak melakukan pemasangan stiker P4K di rumah masing-masing. Salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini dengan memberikan sosialisasi pada ibu hamil tentang pentingnya P4K dan mendampingi saat melakukan pemasangan stiker P4K. Sosialisasi ini dilakukan secara door to door di rumah 7 ibu hamil di Dusun Mangli untuk memudahkan ibu hamil mengikuti sosialisasi di masa pandemic Covid-19. Program sosialisasi ini sangat efektif meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu hamil tentang P4K serta berlanjut dengan pemasangan stiker P4K pada kunjungan berikutnya setelah melalui diskusi dengan suami dan keluarga terdekat. Program sosialisasi ini diselenggarakan bekerjasama dengan Puskesmas Mojopanggung yang diwakili oleh Bidan Desa di Desa Jambesari yang membawahi wilayah Dusun Mangli.  
EDUKASI TENTANG PENTINGNYA GIZI OLAHRAGA PADA ATLET BASKET KURSI RODA Nazhif Gifari; Siti Hadianti; Salim Nurjadin; Mertien Sapang
ASMAT JURNAL PENGABMAS Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.682 KB) | DOI: 10.47539/ajp.v1i2.22

Abstract

Atlet harus memahami pentingnya gizi olahraga karena berdampak pada kesehatan dan performa lebih khusus pada atlet basket kursi roda. Pengetahuan gizi olahraga seperti peran zat gizi makro, zat gizi mikro dan weight management menjadi bahasan utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain cross sectional. Kegiatan yang dilakukan dengan ceramah dan FGD serta dibantu dengan media leaflet pengaturan gizi atlet basket kursi roda. Edukasi ini dilakukan secara online selama seminggu dan diakhiri dengan post-test bersama para atlet. Hasil dari kegiatan ini, meningkatnya pengetahuan gizi olahraga dengan indikator nilai diatas 70 (cukup). Diawal kegiatan ini, masih banyak yang belum memahami peran zat gizi terhadap performa namun setelah kegiatan ini atlet mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. Oleh karena itu, melihat pentingnya peran zat gizi ini melalui edukasi gizi olahraga bagi para atlet basket kursi roda perlu untuk ditindaklanjuti dengan indikator lainnya seperti komposisi tubuh dan asupan gizi
UPAYA PENURUNAN HIPERTENSI LANSIA DENGAN PENERAPAN BRISK WALKING EXERCISE PADA LANSIA DI DESA BALAPULANG KULON KABUPATEN TEGAL Ramadhan Putra Satria; Sri Hidayati; Ani Ratnaningsih
ASMAT JURNAL PENGABMAS Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.444 KB) | DOI: 10.47539/ajp.v1i2.23

Abstract

Banyaknya kasus hipertensi yang tidak terkontrol akan menimbulkan komplikasi yang berbahaya yaitu serangan jantung, stroke, kerusakan ginjal, penyakit arteri coroner. Untuk mencegah terjadinya komplikasi tersebut maka dianjurkan untuk memelihara kesehatan tubuhnya dengan melakukan kegiatan latihan ataupun olahraga. Berbagai upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi banyak dilakukan, salah satunya dengan Brisk Walking. Brisk walking exercise atau berjalan cepat berdampak pada penurunan risiko mortalitas dan morbiditas pasien hipertensi melalui mekanisme pembakaran kalori, mempertahankan berat badan, membantu tubuh rileks dan peningkatan senyawa beta endorphin yang dapat menurunkan stres serta tingkat keamanan, penerapan brisk walking exercise pada semua tingkat umur penderita hipertensi. Penyampaian materi tentang brisk walking exercise meliputi definisi, manfaat, serta teknik pelaksanaan serta demonstrasi brisk walking exercice. Para warga menyimak dengan baik urutan langkah yang dijelaskan dengan memperhatikan langkah-langkah brisk walking exercise sesuai yang dipaparkan. Penerapan brisk walking exercise secara rutin dapat menurunkan hipertensi yang dialami para warga terutama warga lansia.

Page 1 of 1 | Total Record : 7