cover
Contact Name
Ichsan
Contact Email
ichanida@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpolnep@gmail.com
Editorial Address
Vokasi: Jurnal Publikasi Ilmiah Gedung Direktorat Lantai 1 Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Politeknik Negeri Pontianak Jalan Ahmad Yani Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Vokasi
ISSN : 16939085     EISSN : 2621007X     DOI : https://doi.org/10.31573/vokasi.v15i2
Vokasi: Jurnal Publikasi Ilmiah menerima karya berupa artikel hasil dari penelitian, gagasan ilmiah, dan karya tulis di bidang ilmu pengetahuan, rekayasa, dan pendidikannya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Komparasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning pada Mata Kuliah Matematika Teknik Ditinjau dari Kemampuan Awal Mahasiswa Ichsan Ichsan
Vokasi Vol 16 No 1 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.696 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i1.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap komparasi model pembelajaran Problem Based Learning dan Projecet Based Learning pada mata kuliah matematika teknik ditinjau dari kemampuan awal mahasiswa semester 1 Program Studi D3 Arsitek Politeknik Negeri Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen, dengan berbentuk Quasi Eksperimental Design, dan rancangannya adalah desain faktorial 2x3. Populasi penelitian seluruh mahasiswa semester 1 peserta Mata Kuliah Matematika Program Studi D3 Arsitek Jurusan Teknik Arsitektur Politeknik Negeri Pontianak, terdiri dari tiga kelas. Sampel dipilih secara random dengan teknik Cluster Random Sampling, dipilih dua kelas. Satu kelas diberikan model pembelajaran Problem based learning dan kelas lainnya dengan Project Based Leaning. Dengan menggunakan taraf signifikan ⍺ = 0,05 disimpulkan bahwa: 1) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa pada kedua model; 2) Terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa berdasarkan kemampuan awal; 3) Tidak terdapat perbedaan hasil belajar mahasiswa berdasarkan interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal mahasiswa.
Analisis Kebutuhan Sarana dan Prasarana Kawasan Kumuh di Kabupaten Sambas Deny Syahrani; Etty Rabihati; Rasiwan Rasiwan
Vokasi Vol 16 No 1 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.211 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i1.312

Abstract

As a result of the COVID-19 Pandemic Outbreak, proper living for slum dwellers has become increasingly difficult, the income level of the population has decreased so that areas where slum areas were not identified at first may increase the spread of their territory. According to the Decree of the Regent of Sambas Number 872 / BAPPEDA of 2014 concerning the Determination of the Location of Housing and Slum Settlements in Sambas Regency, the slum settlement area covering an area of ​​75.77 ha is spread over 3 sub-districts covering 4 villages. Namely Pendawan Village, Tanjung Bugis Village in Sambas District, Penjajab Village, Penjajab District and Sekura Village, Sekura District. Of the 4 villages that occupy the largest area for slum areas is Tanjung Bugis Village with an area of ​​23.05 ha (30.42%). This study aims to identify the factors that cause slum areas in Sambas Regency, identify facilities and infrastructure, especially environmental roads, garbage, wastewater and housing, analyze the needs for facilities and infrastructure from the data obtained in the form of roads, to, clean water and housing. This research was conducted deductively, so that the researchers departed from theory to go into the field in conducting data searches which were then expected to analyze the facilities and infrastructure needs of the slum area in Sambas City. .From the results of this study, it is found that the factors that cause slum are insufficient income of Rp. 500,000 - Rp. 1,000,000.00, the last education is very low elementary school (elementary school) and the number of families between 3-5 people. Meanwhile, from the analysis of the need for facilities and infrastructure, appropriate technology is needed for community water sources that still use public taps, environmental roads use concrete rebates but many are still damaged, drainage channels are not there if the water is not smooth or jammed while the trash can is not owned, especially TPS (Temporary Disposal Site) for garbage.
Hubungan Persepsi Pengguna Jalur Pedestrian terhadap Walkability Koridor Jalan Ahmad Yani Pontianak Achmad Eko Yanuar; Yudhitya Ratih; Aryasa Bijak Utama
Vokasi Vol 16 No 1 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.125 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i1.313

Abstract

Sebuah Kota yang ramah nyaman dan aman bagi penduduknya merupakan isu utama di abad milenial ini. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemangku jabatan termasuk Walikota Pontianak untuk mewujudkannya termasuk salah satunya adalah penataan jalur pedestrian di jalan jalan utama kota Pontianak salah satunya adalah di Koridor jalan Ahmad Yani 1 yang bisa disebut salah satu landmark Kota Pontianak kota. Namun penataan jalur pedestrian tersebut ternyata tidak membangkitkan minat masyarakat untuk memanfaatkan secara maksimal. Hal ini dibuktikan kurangnya masyarakat untuk memanfaatkan jalur pedestrian tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian Korelasi yang bertujuan untuk mendeteksi sejauh mana hubungan variable-variable saling berkaitan pada suatu factor berkaitan dengan variable-variable pada faktor lainnya berdasarkan pada koefisien korelasi. Hasil yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui hubungan persepsi pengguna dan walkability koridor jalan Ahmad Yani dan mendiskripsikan sejauh mana tingkat persepsi pengguna jalur pedestrian dan walkability Koridor jalan Ahmad Yani yang mana akan dapat dipublikasikan yang diharapkan dapat memberikan masukan bagi pemangku jabatan maupun konsultan dalam perencanaan dan perancangan koridor jalan dikemudan hari
Karakteristik Facade Rumah Toko di Kawasan Pasar Hongkong di Kota Singkawang Puspito Harimurti; Muhammad Radhi; Chandra Bayu
Vokasi Vol 16 No 1 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.695 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i1.315

Abstract

The city of Singkawang, which is located on the west coast of the island of Borneo, is thought to have existed around the 18th century, and has links to a gold mining center managed by gold miners from Chinese origin in Monterado. The Central Government together with the City Government of Singkawang, have designated Singkawang City as one of the Heritage Cities in Indonesia, through the RTBL City Pusaka program in 2016. The Hong Kong Market area is one of the blocks for the Heritage City of Singkawang, centered on Jalan Setia Budi and Jalan Bawal . The Hong Kong Singkawang Market is one of the centers of nighttime activities in Singkawang City The purpose of this research is to carry out an inventory and identification of the typical characteristics of shop houses (RUKO) in the Hongkong Market area in Singkawang City, and to identify the diversity of façade displays of Chinatown shophouses in Singkawang through a study of the building typology and the changing pattern of its façade. This study uses a qualitative-rationalistic approach with a descriptive-qualitative approach to the typology of shophouses in the Pasar Hongkong area in Singkawang City. The descriptive research flow starts from units of information or objects of observation which gradually, the findings are dialoged (abstracted) to compile general themes which at the end of the abstraction process, can produce a final finding in the form of a local theory (character and typology of shop houses in the Pasar area. Hong Kong in the City of Singkawang). The Technology Absorption Rate (TKT) of this applied research is at level 4, which is a prototype of a heritage building data collection system in Singkawang City. The form of this research analysis is to use a descriptive approach
Pengaruh Variasi Jenis Katalisator Dan Holding Time Pada Proses Pack Carburizing Terhadap Perubahan Komposisi Karbon Dan Nilai Kekerasan Baja Karbon Rendah (Low Carbon Steel) St 37 Dwi Handoko; Vivaldi Vivaldi; Sutrisno Sutrisno
Vokasi Vol 16 No 1 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (598.625 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i1.316

Abstract

In this study, a pack carburizing process was carried out on low carbon steel using activated carbon, coconut shell charcoal and various catalysts in the form of ale-ale shells, eggshells, and beef bones. The method used is heating at an austenite temperature of 900 oC with a variation of holding time of 30, 60, and 90 minutes, then quenching using water, followed by hardness testing with the Vickers method and composition testing. The general result is that the three types of catalysts can accelerate the diffusion-reaction so that the carbon addition process occurs and the longer holding time can provide an opportunity for the carbon formed to transform from the pearlite microstructure to the austenite microstructure, and when quenching it forms the Martensite microstructure. Of the three types of catalysts that produced the highest hardness was an ale-ale shell, from the initial hardness 119 HV to 464 HV.
Analisa Teknis Pembuatan Alat Pengukur Pentanahan pada Batang Tunggal dan Paralel Pada Beberapa Jenis Elektroda dengan Ukuran yang Berbeda untuk Keperluan Praktikum Pentanahan Mahasiswa Teknik Listrik Abu Bakar; Suharto Suharto
Vokasi Vol 16 No 2 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.419 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i2.317

Abstract

Salah satu komponen penting yang berkaitan dengan sistem instalasi listrik pada suatu bangunan adalah sistem pentanahan/grounding. Pentanahan yang dipasang harus memiliki nilai yang kecil, ini dimaksudkan jika terjadi kegagalan isolasi ataupun adanya arus petir maka pentanahan ini segera mengalirkan arus lebih ketanah, sehingga instalasi tersebut aman dari bahaya tegangan sentuh yang menetap dan bahaya dari arus induksi petir yang dapat merusak perangkat elektronik yang terpasang. Semakin kecil nilai tahanan pentanahan yang terpasang maka semakin baik sistem pentanahannya/grounding. Pemasangan sistem pentanahan untuk menentukan nilai grounding suatu bangunan biasanya dengan menancapkan batang elektroda pada titik yang ditentukan, setelah itu baru diadakan pengukuran, Jika hasil pengukuran didapat nilai yang tidak sesuai maka biasanya dilakukan penanaman elektroda tambahan dengan cara parallel ataupun dengan penambahan larutan elektrolit lainnya. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengetahui perbedaan nilai tahahan jika dipasang pada satu buah elektroda dan jika menggunakan elektroda parallel, dengan ukuran dan jenis elektroda yang berbeda. Dengan cara ini diharapkan dapat diketahui secara pasti nilai grounding yang akan ditentukan Target luaran hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi pihak terkait khususnya mahasiswa teknik listrik yang nantinya berkecimpung dibidang pengerjaan pentanahan. Disamping itu alat yang dibuat akan juga digunakan bagi mahasiswa teknik listrik untuk melakukan praktikum sistem pentanahan.
Analisa Kekuatan Mekanik Komposit Serat Tebu+Serbuk Kayu Dengan Poliester Aripin Manurung; Agus Rohermanto; Hendro Cahyono
Vokasi Vol 16 No 2 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.116 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i2.318

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan studi penggunaan limbah serat tebu dan serbuk kayu sebagai penguat pada komposit polimer dengan matrik poliester.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kekuatan tarik, kekakuan dan ketangguhan komposit serat Tebu dan serbuk kayu /poliester serta melihat pengaruh fraksi volume serat dan serbuk kayu terhadap sifat mekanik. Pada penelitian ini fraksi volume seratdan serbuk kayu divariasikan yaitu 15%, 25%,35 dan 45%. Pengujian mekanik dilakukan dengan mesin uji Kekerasan dan uji pukul takik ( uji impak).uji penyerapan , uji struktur mikro dengan hasil Energiyang dimiliki oleh komposisi 15% sebesar 6 joule, komposisi 25% sebesar 6.5 joule , komposisi 35% sebesar 10 joule, komposisi 45% sebesar 11 joule; Kekerasan komposisi 15% sebesar 80,67,komposisi 15% sebesar 59,33; komposisi 15% sebesar 41,67; komposisi 15% sebesar 34.92
Kearifan Lokal pada Proses Pembangunan Sistem Fisik (Physical System) Rumah Tinggal Tradisional Melayu Tipe Potong Limas di Kota Pontianak, Kalimantan Barat wahyudin ciptadi; Erwin Rizal Hamzah; Izzazaya Binta
Vokasi Vol 16 No 2 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.298 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i2.333

Abstract

Local genius in the process of a building physical system of traditional houses in each region is unique by its building construction. One of them is a traditional Malay house of Potong Limas in Pontianak, West Kalimantan. The traditional Malay house of Potong Limas is characterized by the use of Belian wood construction materials for the house foundation, floor, frame and roof. All parts of the house become a unitary system, which is interrelated and related. The purpose of this research is to identify the physical system of the building which includes the structural aspects of the upper element (head), middle element (body), and lower element (leg) in the construction process, and to produce building drawing (blue print) of the traditional Malay house of Potong Limas. This study uses a rationalistic-qualitative approach by taking several research samples from the population of traditional Malay houses, Potong Limas, in Pontianak, which still exist today. This research uses several stages of the implementation process: 1) data collection stage, 2) data analysis stage, 3) discussion of research results. The results of this study are documented science and technology-social and cultural products in the form of building drawing (blue print) of the physical system development process which was formed in a traditional Malay House type Potong Limas in Pontianak.
Optimasi Pembayangan Jendela pada Gedung Teknik Arsitektur Politeknik Negeri Pontianak Indrayadi Indrayadi; Dewi Ria Indriana
Vokasi Vol 16 No 2 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.915 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i2.334

Abstract

Pontianak berada tepat di garis khatulistiwa yang letaknya berada antara 0° 02' 24" Lintang Utara – 0°01'37" Lintang Selatan 109° 16' 25" – 109° 23' 04" Bujur Timur Dengan posisinya yang dekat dengan matahari menyebabkan Pontianak kota yang suhu udaranya panas. Gedung perkuliahan teknik Arsitektur dirancang untuk terlindung dari sinar matahari yang ditandai oleh adanya atap konsul dan penggunaan shading pada jendela. Dari hasil pengamatan sementara terdapat sinar matahari yang masih masuk ke dalam ruangan sehingga dapat meningkatkan suhu ruangan. Kondisi ini dapat mengganggu jalannya perkuliahan. Walaupun sudah terpasang AC, namun karena tingginya suhu udara menyebabkan beban AC menjadi tinggi dan cepat rusak sehingga terjadi pemborosan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan causal-comparative yaitu mencari hubungan pola bayangan yang terjadi dalam ruangan. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisa dengan menghubungkan antara teori yang ada dan temuan. Dengan adanya penelitian ini diharapkan akan diketahui optimasi kinerja shading pada jendela, selanjutnya akan dicarikan solusinya menggunakan Aplikasi Sketchup. Simulasi pembayangan dapat diperagakan saat perkuliahan. Diharapkan juga dari hasil penelitian ini apabila diterapkan akan dapat menurunkan suhu ruangan dan mengurangi beban AC sehingga menjadi lebih hemat.
Tinjauan Kapasitas dan Detailing Lentur Dan Geser Balok Beton Bertulang Konvensional Berdasarkan SNI 2847:2013 Dengan Pertimbangan Aspek Kemudahan Praktik Di Lapangan dan Acuan Rules Of Thumb Studio Arsitektur Yudhiarma Yudhiarma; Herry Prabowo; Mochammad Hilmy
Vokasi Vol 16 No 2 (2021): Vokasi
Publisher : Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.97 KB) | DOI: 10.31573/vokasi.v16i2.335

Abstract

The main parameters that determine the flexural and shear capacity of a reinforced concrete beam include the dimensions of the beam, the quality of the concrete, the quality of steel reinforcement, the size of steel reinforcement, and the amount of steel used. In practice, these parameters generally have a certain value so that for certain spans, also the details of a reinforced concrete stress block, can be estimated by taking parameters that exist in the field as constraints. The process of drawing and estimating detailed beams in an studio of architecture usually also refers to practical needs in the field. So by providing limits on span, concrete quality, and steel quality, a drafter can estimate the details of the beam under review. The process of calculating beam dimensions is done by estimating the cross section height of the beam (h) and the width of the beam (b) according to the ‘Rules of Thumb“ reference. The dimension calculation based on effective beam span 4m, 5m, 6m, 7m, and 8m produces the smallest beam dimension, namely B20/35 beam and the largest is B55 / 80..

Page 6 of 12 | Total Record : 120