cover
Contact Name
Moch. Irwan Hermanto
Contact Email
mochirwanh@gmail.com
Phone
+6289673260221
Journal Mail Official
mochirwanh@gmail.com
Editorial Address
Jalan Sukarno Hatta nomor 530, Bandung, Provinsi Jawa Barat, 40280 Telp/Fax : 0227509656 / 0227509656
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Media Nusantara
ISSN : 1978824     EISSN : 27979601     DOI : https://doi.org/10.30999/medinus.v19i1.1958
Media Nusantara ISSN: 1978-6824 (cetak) terbit dua kali per tahun diterbitkan oleh Universitas Islam Nusantara. Media Nusantara merupakan jurnal multidsiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen, peneliti, atau praktisi. Setiap naskah yang masuk akan dilakukann review oleh tim editor dan reviewer. Ruang lingkup bidang kajian meliputi: sosial, humaniora, sains, teknologi, dan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 1 (2019): September 2019" : 16 Documents clear
PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS MANAJEMEN KELAS BAGI PENUTUR ASING (BIPA) PROGRAM DARMASISWA (Penelitian Kualitatif Deskriptif Program BIPA Darmasiswa di UPT BALAI BAHASA UPI) Deti Rostini; Aam Aminah
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.113 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.684

Abstract

The study concerns the investigation of class management in the process ofIndonesian as a Foreign Language (IAFL) learning in Darmasiswa program.It is conducted in order to explore class management of IAFL program, fromplanning, organizing, implementing, to evaluating process. It is also to describeobstacles and solutions taken in the process of class management. The studywas carried out in the Language Center of Indonesia University of Education,involving two IAFL teachers, two IAFL students, one IAFL coordinatorand one staff of university International Office. By employing three types ofinstruments, including observation, interview and document study, this studyfound that in general, Darmasiswa program in the Language Center of UPIis well managed. It can be seen from several aspects; (1) Well-organized planinvolving all management aspects, (2) A clear organization between the tasksdone by International Office, Coordinator (management and teaching program,and Teacher in the center (class management and class teaching learning); and(3) Teacher’s skills in managing class, viewed from the way opening the class,embracing the students coming from different culture and with different paces inone level, using varying methods and techniques, evaluating, making use of and optimizing the existing facilities, as well as overcoming obstacles using good efforts have been proven to result in a good class management.
STRATEGI PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) DI UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA BANDUNG R. Supyan Sauri
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.587 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.631

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan strategi Peningkatan MutuPendidikan di SPs Uninus sebagai upaya dalam meningkatkan mutu input,proses, output-outcome. Hal ini sangat penting mengingat permasalahan kinerjamutu program studi begitu kompleks dari mulai input mahasiswa, proses belajarmengajar, pemenuhan standar kelulusan, sarana prasarana dan sumber dayamanusia. Permasalahan lain dalam tatakelola program studi belum optimalnyapelaksanaan standar mutu pendidikan tinggi baik akademik maupun nonakademik. Studi ini menggunakan pendekakatan penelitian kualitatif denganmetode studi kasus. Penelitian dilakukan pada Gugus Penjaminan Mutu(GPM), Unit Penjamiman Mutu (UPM) dan Program Studi di SPs Uninus.Teknik pengumpulan data: observasi langsung, penelusuran dokumen danarsip, serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan (1) adanyakebijakan dan konsep SPMI berupa dokumen standar mutu akademik dandokumen standar mutu non akademik yang disusun oleh DPM sebagai acuandalam merumuskan standar mutu pada level Program Studi, berkoordinasidengan GPM dan UPM dalam penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian dan peningkatan standar mutu di Program studi; (2) Implementasi SPMI dilaksanakan dengan penyusunan rancangan berupa siklus SPMI; (3) kendala yang dihadapi komitmen pimpinan belum optimal, jumlah tenaga auditor sangat  terbatas, kegiatan SPMI hanya dilakukan sebatas rutinitas (4) langkah yang ditempuh dalam mengantisipasi kendala berupa penyediaan tenaga ahli dalam pelaksanaan SPMI, pelatihan untuk auditor muda, menumbuhkan semangat penjaminan mutu, melaksanakan evaluasi dalam setiap semester. Pemanfaatan hasil evaluasi SPMI dalam rangka membangun budaya mutu, peningkatan peringkat akreditasi BAN-PT dan pemuasan kepada pelanggan.
RESIKO PETUALANGAN ALAM TERBUKA UNTUK ANAK USIA DINI DALAM MENINGKATKAN KREATIVITAS BERPIKIR ANAK (di Kawasan Konservasi Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi Cicalengka Bandung) Sri Handajani
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.168 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.690

Abstract

Anak-anak dan remaja pengguna gadget di Indonesia cukup tinggi. Untukmengurangi ketergantungan anak-anak dengan memberikan alternatif kegiatanyang juga memberikan pengaruh positif dalam pengembangan karakter anak.Resiko Petualangan atau bermain resiko di alam terbuka dapat dijadikan salahsatu pendidikan alternatif yang dapat memberikan gambaran kepada orang tuaatau tenaga pendidik untuk menumbuhkan kesadaran dan respek anak terhadapdirinya, orang lain dan lingkungan dan meningkatkan kreativitas berpikir anakusia dini. Hasil evaluasi pendidikan dan pelatihan Resiko Petualangan di alamterbuka adalah memberikan sebuah pendidikan alternatif dalam pengembangankarakter yang dapat dikembangkan di sekolah sekolah atau kelompok bermain.Kegiatan ini diharapkan dapat dikembangkan dan dijadikan solusi pemecahanmasalah bagi anak-anak yang mengalami ketergantungan terhadap gadget.Diharapkan guru-guru dapat membuat kegiatan yang sifatnya kognitif tetapimengembangkan sisi afektif dan psikomotorik anak-anak.
INSTRUMEN ASESMEN KEMAMPUAN MEMBACA TEKNIS BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS XI DI SLB MADINA KOTA SERANG Lilis Suwandari
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.339 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.685

Abstract

Setiap anak memiliki hak untuk memperoleh pendidikan, baik bagi anaknormal maupun anak yang mengalami kelainan atau berkebutuhan khusus.Pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dewasa ini mengalamikemajuan yang baik. Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) memperolehkesempatan yang lebih luas dalam memperoleh layanan pendidikan. Terutamapada anak tunagrahita yang mempunyai kemampuan sangat terbatas, terutamadari segi intelektualnya. Oleh karena itu dalam pelaksanaan pendidikan, anaktunagrahita dididik, dibimbing dan diasuh secara khusus agar anak dapatmengembangkan kecakapan dan keterampilan secara maksimal, yaitu terutamaketerampilan dalam hal membaca. Dengan tujuan penelitian untuk mengetahuikemampuan membaca teknis pada anak tunagrahita ringan kelas XI di SLBMadina Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif denganpendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari satu orang guru dan tigaorang anak tunagrahita ringan kelas XI di SLB Madina Kota Serang. Teknikpengumpulan data dilakukan melalui proses observasi, wawancara, studidokumentasi dan semiloka. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuanmembaca teknis pada anak tunagrahita ringan kelas XI di SLB Madina Kota Serang sangat terbatas, ini terlihat dari perbendaharaan kata yang dimilikinyadan kemampuan menggunakan keterampilan berbahasa seperti menyimak,berbicara, membaca dan menulis. Maka dengan itu perlu adanya langkahyang sistematis untuk memperoleh data/informasi tentang seorang anak untukmengetahui kondisi atau kebutuhana anak yaitu dengan melakukan asesmen.Sebelum merencanakan strategi pembelajaran dilakukan asesmen terlebihdahulu untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan anak agar tercapai tujuan pembelajaran sesuai yang diharapkan.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJAMINAN MUTU PERGURUAN TINGGI BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA Ade Tutty R Rosa
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.685 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.634

Abstract

Human resources (HR) in the university environment consisting of lecturers andsupporting staff have a very strategic position, because it has a direct influenceon the learning process, graduate quality and competitive output patterns.The effectiveness of performance in the teaching and learning process and theimprovement of the academic atmosphere are strongly influenced by the qualitystandardization to be achieved as well as the quality assurance process that must be carried out by a university, one of them in the field of human resources(HR). The requirements that must be fulfilled so that the implementation of theHR quality assurance system in a university can be implemented properly is theavailability of an accurate database that can be used in every decision making.For this reason, it is necessary to develop an HR quality assurance informationsystem in a university environment. This HR quality assurance informationsystem can function to make it easier for universities to carry out qualityassurance, so that the quality assurance process can be carried out through stages that are strung together and supported by databases (database), management information systems, and integrated decision support systems . The stages carried out in designing this information system include needs analysis, process model design, software requirements analysis, and design.
STRATEGI PEMBELAJARAN PAKET C & B DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PAKEM (PARISIPATIF, AKTIF, KREATIF DAN MENYENANGKAN) DALAM RANGKA MENINGKATKAN MUTU UNGGULAN PESERTA DIDIK (Studi Kasus UPT Pasar Sukatani Depok) Enny Nurcahyawati; Hamidah Apriani
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.002 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.691

Abstract

National Education should ensure educational equity, improvement of quality,relevance and efficiency of education. According to the Law no. 20 in 2003,article 17 and 18 with regard to National Education System, it’s mentioned thatPaket A Program is equal to Primary Education (SD/MI), Paket B Programis equal to Lower Secondary Education (SMP/MTs) and Paket C is adequateto Upper Secondary Education (SMA/MA). Relating to that matter. Facingthe barriers and challenges of this millennium era, PAKEM Model LearningStrategy rooted from learning concept, should be based on student centred learningto create fun learning environments so that students are continually motivatedto learn which eventually lead the to become qualified and competent. as such current research objectives are to observe and analyse learning strategies of Paket B and C Program to gain the insight on the extent of academic result andskills of students participating in Paket B and C Program if associated with both current learning strategy and PAKEM Learning Model. Lastly, as for the design, this research customs qualitative method with Rolling Cloud Approaches
BIMBINGAN PENGEMBANGAN KARIR MEMANDIRIKAN PESERTA DIDIK SLTA DI KOTA DAN KABUPATEN BANDUNG Teti Ratnawulan S.
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.031 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.686

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan pada SMA Negeri dan swasta kota dankabupaten Bandung, bahwa program pengembangan diri dan bimbingan karirsudah dilaksanakan, dan mulai diimplementasikan sejak kurikulum 2006sampai kurikulum 2013, dan kurikulum 2013 mengacu pada pengembangandiri peserta didik berbasis karakter yang dalam implementasinya sangatlahberagam dan belum optimal dikhususkan pada layanan bimbingan karirnya.Oleh karena itu target dari penelitian ini adalah membuat buku ajar berISBNyang di-HKI-kan. Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran danmenganalisis instrumen pengumpulan data untuk pengembangan diri akademik,non akademik dan psikologis; faktor- faktor penghambat pengembangan diripeserta didik jenjang SMA yang kurang optimal pelaksanaannya; desainbimbingan karir pengembangan diri yang tepat diimplementasikan di SMAkota Bandung, di Jawa Barat dan di luar Jawa Barat Pendekatan yangdigunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptifanalitik. Desain ini akan dijadikan dasar untuk membuat rumusan desainkonseptual bimbingan konseling, mudah-mudahan rumusan program ini dapatdijadikan model di SLTA di sekolah negeri atau swasta lainnya di kota atau kabupaten Bandung sebagai implementasi kurikulum BK 2013. Desainkegiatan pengembangan diri dan bimbingan karir yang tepat diimplementasikandi SMA disesuaikan dengan kurikulum SMA yang dinyatakan dalam angket.Kelompok mata pelajaran wajib yang terdiri dari kelompok A dan B danpilihan adalah kelompok C terdiri atas kelompok peminatan Matematikadan IPA, IPS dan mata pelajaran pilihan lintas kelompok peminatan denganmempertimbangkan kondisi yang ada di sekolah mengacu pada PermendikbudNo. 69 Tahun 2013 pada kelas XII berkaitan dengan minat jurusan diPerguruan Tinggi. Sedangkan di SMK-pun sama mengacu pada programpeminatan peserta didik yang tidak hanya mengandalkan layanan pembelajaranmata pelajaran/ bidang studi dan manajemen saja, tetapi juga layanan khususyang bersifat psikho-edukatif melalui layanan bimbingan dan konseling.
PENERAPAN MANAJEMEN IKLIM BUDAYA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) Ayi Najmul Hidayat
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.207 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.635

Abstract

Peningkatan perkembangan ABK harus selalu dilaksanakan di rumahdan sekolah. Peningkatan Perkembangan ABK yang dilakukan oleh pihakguru dan orang tua kurang maksimal, dikarenakan guru belum optimalmengelola suasana hubungan dan menciptakan lingkungan yang nyaman danmenyenangkan di sekolah, begitu juga orang tua belum optimal mengelolahubungan dan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk perkembanganABK di rumah. Guru dan orang tua harus ditingkatkan kompetensi kognitif,afektif dan psikomotornya. Dengan berbagai keterbatasan yang dimiliki ABK,guru dan orangtua kemungkinan besar akan semakin sulit dalam meningkatkanperkembangan ABK. Tujuan pembahasan ini adalah menggambarkan penerapanmanajemen iklim budaya sekolah dalam meningkatkan perkembangan ABK.Oleh karena itu, dalam pembahasan ini akan menguraikan tentang bagaimanamanajemen iklim budaya sekolah dalam meningkatkan perkembangan ABK.Manajemen iklim budaya sekolah itu sebagai hasil penelitian pada beberapasekolah di tingkat SLTA, SLTP dan Tingkat Dasar. Pembahasan dalamartikel ini sangat didasari oleh hasil penelitian tersebut.
Daftar Isi Jurnal Tim Redaksi
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.835 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.628

Abstract

FILSAFAT DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN Elly Resly Rachlan
Media Nusantara Vol 16, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.205 KB) | DOI: 10.30999/medinus.v16i1.687

Abstract

Filsafat memiliki perbedaan dan kesamaan dengan agama dan ilmu. Tetapidi balik kesamaan dan pernedaan tersebut, antara filsafat dengan ilmu danagama memiliki hubungan yang erat, baik dari segi konsep, teori atau historis.Dimana posisi filsafat merupakan induk bagi munculnya ilmu, pengetahuan,ilmu pengetahuan dan agama. Berdasarkan uraian mengenai perbandinganantara filsafat dengan ilmu, seni dan agama dapat dipahami bahwa sekalipunantara filsafat dengan ketiga hal yang lainnya tersebut mempunyai persamaanpersamaan tertentu, tetapi filsafat juga memiliki perbedaan dengan ketiga hal yang lainnya tersebut. Filsafat bukan agama, bukan pula ilmu (sains), dan bukan seni. Sehubungan dengan, itu antara filsafat dengan ketiga hal yanglainnya itu hendaknya tidak dipertukarkan. Filsafat merupakan kajiankeilmuan mutidisipliner, yang mampu mencakup keseluruhan bidang kajiankeilmuan, terdapat beberapa kajian yang menarik untuk diangkat menjadisebuah pembahasan dalam makalah ini, yang diantaranya berkenaan denganhubungan filsafat dengan ilmu dan agama, implementasi filsafat dalam bidangpendidikan, kajian filsafat dalam bidang manajemen pendidikan serta mengupassistem filsafat ditinjau dari input, proses dan output.

Page 1 of 2 | Total Record : 16