cover
Contact Name
Rengki Afria
Contact Email
jurnal.kalistra@unja.ac.id
Phone
+6282268070067
Journal Mail Official
jurnal.kalistra@unja.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Jambi Pinang Masak, Jln, Jambi - Ma. Bulian, KM.15 Mendalo Indah, Jambi Luar Kota, Muaro Jambi, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Kajian Linguistik dan Sastra
Published by Universitas Jambi
ISSN : 29638380     EISSN : 29637988     DOI : -
Kalistra: Kajian Linguistik dan Sastra merupakan jurnal ilmiah kebahasaan dan kesastraan yang diterbitkan oleh Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi. Kalistra terbit tiga kali setahun setiap Mei, September, dan Januari. Jurnal Kalistra menerbitkan hasil penelitian ilmiah dalam kajian bahasa dan sastra yang meliputi linguistik teoretis, linguistik terapan, linguistik interdisipliner, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra interdisipliner, serta sastra dan politik identitas. Setiap artikel yang dimuat di Kalistra akan melalui proses penilaian oleh peer reviewer.
Articles 166 Documents
Sistem Tanda dan Makna Simbolik sebagai Unsur Gaya Kepengarangan dalam Antologi Puisi Perjamuan Khong Guan Karya Joko Pinurbo Nadeak, Jesika; Warni, Warni; Wulandari, Sovia
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.28713

Abstract

This research aims to describe the sign system and symbolic meaning as elements of authorial style in the poetry anthology book Perjamuan Khong Guan by Joko Pinurbo. The authorial style in question is based on elements of poetry which become a system of signs and symbolic meaning. This type of research is qualitative with data in the form of words, phrases, sentences, or paragraphs or narratives that contain a system of signs and symbolic meaning. The data source in this research is the poetry anthology Khong Guan Supper by Joko Pinurbo. The method used in the research is descriptive qualitative, data collection was carried out by literature study using reading and note-taking techniques. The results of the research were that 30 poems were obtained as data, including two poems whose meaning was based on words, two poems whose meaning was based on typography, and 26 poems whose meaning was based on sentences. These three elements are elements that form poetry which are used as the basis for meaning in poetry. These forming elements are also seen as Joko Pinurbo's authorial style. The system of signs and symbolic meanings contained in the anthology Khong Guan Banquet by Joko Pinurbo in this research is used as a reference to reveal Joko Pinurbo's authorial style. The signs in question are sounds, words, sentences, and typography or appearance. However, in this research, there is no sound as a sign system so what is obtained is only three aspects such as words, sentences, and typography. The conclusion of this research can be seen from the three aspects that form poetry which are stated as signs because they are the center of meaning in a poem and can provide aesthetic value in poetry so that we can see that Joko Pinurbo's authorial style in terms of the sign and meaning system is classified into three types, namely: 1) style that relies on words, 2) style that relies on sentences, 3) style that relies on typography or appearance. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem tanda dan makna simbolik sebagai unsur gaya kepengarangan dalam buku antologi puisi Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo. Gaya kepengarangan yang dimaksud ialah bertumpu pada unsur puisi yang menjadi sistem tanda dan makna simbolik. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan data berupa kata, frasa, kalimat, maupun paragraf atau narasi yang mengandung sistem tanda dan makna simbolik. Sumber data dalam penelitian ini ialah antologi puisi Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo. Metode yang digunakan dalam penelitian yakni deskriptif kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitian yaitu didapatkan 30 puisi sebagai data, diantaranya ialah dua puisi yang maknanya bertumpu pada kata, dua puisi yang maknanya bertumpu pada tipografi, dan 26 puisi yang maknanya bertumpu pada kalimat. Ketiga unsur tersebut ialah unsur pembentuk puisi yang dijadikan sebagai tumpuan makna dalam puisi. Unsur pembentuk tersebut pulalah yang dilihat sebagai gaya kepengarangan Joko Pinurbo. Sistem tanda dan makna simbolik yang terdapat pada antologi Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo dalam penellitian ini dijadikan sebagai acuan untuk mengungkapkan gaya kepengarangan Joko Pinurbo. Tanda-tanda yang dimaksud ialah bunyi, kata, kalimat, dan tipografi atau perwajahan. Namun dalam penelitian ini, tidak terdapat bunyi sebagai sistem tanda sehingga yang didapatkan hanyalah ketiga aspek seperti kata, kalimat, dan tipografi. Kesimpulan dari penelitian ini dapat dilihat dari ketiga aspek pembentuk puisi yang dinyatakan sebagai tanda karena menjadi pusat makna dalam suatu puisi serta dapat memberikan nilai estetis dalam puisi sehingga dapat kita lihat bahwa gaya kepengarangan Joko Pinurbo yang ditinjau dari sitem tanda dan makna diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu: 1) gaya yang bertumpu pada kata, 2) gaya yang berttumpu pada kalimat, 3) gaya yang bertumpu pada tipografi atau perwajahan.
Analisis Pergerakan Wacana Dugaan Pelecehan Seksual pada Beberapa Finalis Miss Universe Indonesia Kristianti, Yuliana; Mashud, Mashud; Sari, Nita Puspita
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i2.29668

Abstract

Allegations of sexual harassment against several Miss Universe Indonesia finalists have drawn pros and cons. Online mass media in Indonesia shows that there are parties who support the victim, but there are also those who doubt the victim's statement because it has not been proven by law. This research aims to observe and analyze the movement of discourse as seen from various statements from parties supporting victims, such as the Minister of Women's Empowerment and the Fourth Winner of Miss Universe Indonesia, as well as parties who doubt allegations of sexual harassment, such as former CEO of Miss Universe Indonesia Poppy Capella. Data collection was carried out using documentation methods and recording techniques which were then analyzed using Sawirman's BREAK (Base, Relationship, Equilibrium, Actualization, and Keberlanjutan wacana/Discourse Sustainability) critical discourse analysis theory. The results of this research show that the discourse movement regarding alleged sexual harassment among the Miss Universe Indonesia finalists is divergent-divergent (DIDI). Abstrak Dugaan pelecehan seksual terhadap beberapa finalis Miss Universe Indonesia menuai pro dan kontra. Media massa online di Indonesia menunjukkan ada pihak yang mendukung korban, namun ada juga yang meragukan pernyataan korban karena belum dibuktikan kebenarannya oleh hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis pergerakan wacana yang dilihat dari berbagai pernyataan pihak-pihak pendukung korban, seperti Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pemenang Keempat Miss Universe Indonesia, serta pihak yang meragukan dugaan pelecehan seksual, seperti Mantan CEO Miss Universe Indonesia Poppy Capella. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi dan teknik pencatatan yang selanjutnya dianalisis menggunakan teori analisis wacana kritis BREAK (Basis, Relasi, Ekulibrium, Aktualisasi, dan Keberlanjutan wacana) dari Sawirman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan wacana dugaan pelecehan seksual pada para finalis Miss Universe Indonesia bersifat divergen-divergen (DIDI).
Implicatures Generated from Non-Observances Maxim in The Interview of the Indonesian President Adena, Tiara; Zuindra, Zuindra; Mulia, Hendra
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i2.29829

Abstract

The aims of this research are to (1) To find out the types of conversational implicatures (2) to describe how the implicature exist (to find out the types of non-observance maxim of cooperative principle) and (3) To find the purpose of generate implicature. This research was descriptive qualitative. The data of this research were the dialog in BBC News Indonesia’s Interview with Joko Widodo. To analyze the data in this research, the theory of implicature and the non-observance cooperative principle by Grice was employed. In the data analysis the researcher applied qualitative data method by Miles and Huberman (2014). The results of the research found there were 16 implicatures identified out of 18 of data in the dialogue, while the other 2 were general implicatures. Additionally, the researcher identified a lot of disregarded maxim forms. The most frequently disregarded maxim was the flouting of the maxim of quantity. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui jenis-jenis implikatur percakapan, (2) menjelaskan bagaimana implikatur tersebut muncul (untuk mengetahui jenis pelanggaran prinsip kerjasama non-observasi), dan (3) menemukan tujuan dari pembentukan implikatur. Data penelitian ini adalah percakapan dalam wawancara BBC News Indonesia dengan Joko Widodo. Untuk menganalisis data pada penelitian ini digunakan teori implikatur dan prinsip kerjasama non-observasi oleh Grice. Dalam analisis data, peneliti menerapkan metode data kualitatif oleh Miles dan Huberman (2014). Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat 16 implikatur khusus yang diidentifikasi dari 18 data dalam percakapan, sedangkan 2 lainnya merupakan implikatur umum. Selain itu, peneliti mengidentifikasi banyak bentuk pelanggaran prinsip yang diabaikan. Prinsip yang paling sering dilanggar adalah pelanggaran prinsip kuantitas.
Bahasa Indonesia Sebagai Produk Budaya dan Bagian Dari Bahasa Austronesia: Suatu Tinjauan Linguistik Historis Komparatif Lukman, Lukman; Widyastuti, Chattri Sigit
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.30518

Abstract

This research explores a comparative historical linguistic analysis of the Indonesian language, focusing on the Austronesian language family in the Nusantara region. Employing historical linguistic methods, the study delineates significant changes from Old Malay to modern Indonesian, with a specific emphasis on the evolution of spelling, vocabulary, and writing style. The influence of Dutch colonialism and the impact of globalization are key focal points, shedding light on the language's adaptation to social and cultural dynamics. Research findings highlight the complexity of linguistic transformations, guiding an understanding of how language functions as a guardian of identity and a bearer of cultural heritage. These results make a crucial contribution to understanding the history and culture of the Nusantara region. The research conclusion asserts that comprehending the historical factors shaping the Indonesian language is imperative, with implications encompassing identity aspects and societal changes. Going beyond linguistic aspects, this study remains relevant in addressing the complexity of language dynamics amid global and local challenges. By integrating a historical linguistic perspective, the research not only deepens linguistic literature but also provides profound insights into language changes in an increasingly interconnected global and local context.  Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi analisis linguistik historis komparatif terhadap Bahasa Indonesia, memfokuskan pada konteks rumpun bahasa Austronesia di wilayah Nusantara. Dengan melibatkan metode linguistik historis, penelitian ini memaparkan perubahan signifikan dari Bahasa Melayu Kuno hingga Bahasa Indonesia modern, dengan penekanan khusus pada evolusi ejaan, kosakata, dan gaya penulisan. Pengaruh kolonialisme Belanda dan dampak globalisasi menjadi titik fokus, membuka cakrawala terkait adaptasi bahasa terhadap dinamika sosial dan budaya. Temuan penelitian menyoroti kompleksitas transformasi linguistik, memandu pemahaman tentang bagaimana bahasa berperan sebagai penjaga identitas dan pembawa warisan budaya. Hasil ini memberikan kontribusi penting pada pemahaman sejarah dan budaya Nusantara. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa memahami faktor-faktor historis yang membentuk Bahasa Indonesia adalah suatu keharusan, dengan implikasi yang mencakup aspek identitas dan perubahan masyarakat. Penelitian ini, dengan melampaui aspek linguistik, menjadi relevan dalam menyikapi kompleksitas dinamika bahasa di tengah tantangan global dan lokal. Dengan mengintegrasikan perspektif linguistik historis, penelitian ini bukan hanya memperdalam literatur linguistik, tetapi juga memberikan wawasan mendalam terhadap perubahan bahasa dalam konteks global dan lokal yang semakin terkait erat.
Nilai Moral dalam Drama a Midsummer Night's Dream Karya William Shakespeare Mangkulla, Amalia Irvana; Putri, Batrisya Amalia
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.30832

Abstract

This research aims to describe the types of moral values that are contained in A Midsummer Night's Dream drama by William Shakespeare. The data research method used in this research is a descriptive qualitative method. The research data is in the form of words and sentences in the dialog between characters in A Midsummer Night's Dream drama by William Shakespeare. Meanwhile, sorting and noting techniques were used to collect data from the script of the drama. This research uses Nurgiyantoro's theory of moral values. Of the three types of moral values according to Nurgiyantoro, the results obtained from this study show that in A Midsummer Night's Dream drama there are only two types of moral values, namely (1) moral values of human relationships with themselves which include harsh and arrogant, not confident, reckless, stubborn, firm in their stance, cautious, and responsible. (2) moral values of human relationships with other humans include caring, trustworthiness, inciting, and accusing. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis nilai moral yang terkandung dalam drama A Midsummer Night's Dream karya William Shakespeare. Metode penelitian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa penggalan kata dan kalimat dalam dialog antar tokoh yang terdapat pada naskah drama A Midsummer Night’s Dream karya William Shakespeare. Sementara itu, teknik pilah dan catat digunakan untuk mengumpulkan data dari naskah drama. Penelitian ini menggunakan teori jenis nilai moral oleh Nurgiyantoro. Dari tiga jenis nilai moral menurut Nurgiyantoro, hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam drama A Midsummer Night’s Dream terdapat dua jenis nilai moral, yaitu (1) nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri yang meliputi keras dan angkuh, tidak percaya diri, gegabah, keras kepala, teguh pada pendirian, penuh kehati-hatian, dan bertanggung jawab. (2) nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain meliputi  kepedulian, amanah, menghasut, dan menuduh.
Analisis Tokoh Segara Alam dalam Novel “Namaku Alam” Karya Leila S. Chudori Sebuah Pendekatan Psikologi Sastra Maulidah, Sawitri; Wirajaya, Asep Yudha
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i2.30854

Abstract

This research was motivated by the researcher's interest in the study of literary psychology. Researchers chose a novel entitled Namaku Alam by Leila S. Chudori. This novel is very interesting from a psychological perspective. The researcher describes the psychological aspects of the main character named Segara Alam in this novel. The aim of this research is to determine the types of mental disorders experienced by Segara Alam and the factors that cause them. This novel tells a heavy story and really plays on the mentality of the main character. To find out this, researchers in this study used qualitative research methods. The results of this research show that the main character in the novel has three types of mental disorders. These mental disorders include feelings of trauma, anxiety, and despair. This was caused by the social environment which always treated Segara Alam badly, who was labeled as a descendant of state traitors. Abstrak Penelitian ini dilakukan atas dasar ketertarikan peneliti terhadap kajian psikologi sastra. Peneliti memilih novel berjudul “Namaku Alam” karya Leila S. Chudori. Novel ini sangat menarik jika dilihat dari sudut pandang psikologi. Peneliti menjabarkan aspek-aspek psikologi yang dimiliki oleh tokoh utama yang bernama Segara Alam dalam novel ini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis gangguan mental yang dialami oleh Segara Alam serta faktor-faktor penyebabnya. Novel ini mengangkat kisah yang berat dan sangat memainkan mental tokoh utamanya. Untuk mengetahui hal tersebut, peneliti dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini, tokoh utama dalam novel memiliki tiga macam gangguan mental. Gangguan mental tersebut yaitu berupa rasa trauma, rasa cemas, dan rasa putus asa. Hal tersebut diakibatkan oleh lingkungan sosialnya yang selalu memberikan perlakuan buruk kepada Segara Alam yang dicap sebagai keturunan pengkhianat negara.
Variasi Leksikal Isolek Kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun Afria, Rengki; Izar, Julisah; Sinaga, Mangatur; Fardinal, Fardinal; Yelnim, Yelnim; Ramadhea, Lerisa
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i1.30993

Abstract

Topik penelitian ini adalah variasi leksikal di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, menentukan perhitungan persentase menggunakan suatu metode yaitu metode dialektometri dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendektan kuantitatif melihat persentase variasi kebahasaan, sedangkan pendekatan kualitatif mendeskripsikan variasi leksikonnya. Dari penghitungan dialektometri jarak kosakata isolek tiga desa menunjukkan bahwa (1) antar isolek desa Lubuk kapayang dan isolek desa Baru dianggap tidak ada perbedaan, (2) antar isolek desa Baru dan isolek desa Semurung dianggap tidak ada perbedaan, dan (3) antar isolek desa Semurung dan isolek desa Lubukkapayang dianggap tidak ada perbedaan. Sementara itu, variasi leksikon dalam isolek tiga desa di Kecamatan Air Hitam tersebut dari 200 glos terdapat 38 glos yang bervariasi. Sedangkan jarak kosakata dari tiga TP tersebut adalah ILK – IB 13%, IB – IS 12,5%, dan IS – ILK 12% dengan keterangan tidak ada perbedaan. Abstract The topic of this research is lexical variation from three villages in Air Hitam District, Sarolangun Regency. This study aims to describe, determine the percentage calculation using a method that is the dialectometric method with quantitative and qualitative approaches. The quantitative approach looks at the percentage of linguistic variation, while the qualitative approach describes the variation of the lexicon. The dialectometry calculation of the vocabulary distance of the three villages isolates shows that (1) between the isolates of the Lubuk kapayang village and the isolates of the Baru village there is no difference, (2) between the isolates of the Baru village and the isolation of the Semurung village there is no difference, and (3) between the isolates of the village Semurung and isolek of Lubuk Kapayang village were considered as no difference. Meanwhile, the variation of the lexicon in the isolates of the three villages in the Air Hitam Subdistrict, out of 200 glosses, there were 38 variations. While the vocabulary distance of the three TPs is ILK-IB 13%, IB-IS 12.5%, and IS-ILK 12% with the description there is no difference.
Analisis Abreviasi Pada Teks Editorial dalam Surat Kabar Media Indonesia Ayu, Pipit Pitria; Winata, Nana Triana
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i2.31296

Abstract

Di dalam surat kabar, banyak ditemui bentuk abreviasi, namun masih banyak masyarakat yang belum memahami baik bentuk maupun proses pembentukan kata yang berperan penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis abreviasi pada teks editorial dalam surat kabar media Indonesia edisi Agustus-September 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Data penelitian ini berupa bentuk pendek dari teks editorial dalam surat kabar media Indonesia edisi Agustus-September 2023. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi dan teknik analisis data menggunakan teknik pilah unsur penentu (PUP). Hasil penelitian yang diperoleh terdapat tiga jenis abreviasi, yaitu singkatan, akronim dan lambang huru. Abstract In newspapers, there are many forms of abbreviations, but there are still many people who do not understand both the forms and the process of word formation which play an important role in the development of the Indonesian language. This research aims to describe the types of abbreviations in editorial texts in the August-September 2023 edition of Indonesian media newspapers. This research uses a qualitative description method. The data for this research is in the form of a short form of editorial text in the August-September 2023 edition of Indonesian media newspapers. The technique used in collecting data in this research uses documentation techniques and data analysis techniques using the determining element sorting technique (PUP). The research results obtained contained three types of abbreviations, namely abbreviations, acronyms and letter symbols.
Identifikasi Naskah Kitab “Perjanjian Lama yaitu Kitab Taurat dan Zabur dan Segala Nabi – Nabi Jilid yang Pertama”: Kajian Aksara Arab Melayu Afria, Rengki; Wardhani, Aldha Kusuma; Virginia, Olivia; Fardinal, Fardinal
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i2.32891

Abstract

Penelitian ini dilakukan adalah untuk menganalisis, mengidentifikasi, mengalih aksarakan, dan mengalih bahasakan naskah dari kitab “Perjanjian Lama yaitu Kitab Taurat dan Zabur dan Segala Nabi – Nabi Jilid yang Pertama”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dimana data yang diperoleh dalam penelitian ini bersifat kualitatif, dan sumber data yang digunakan adalah sumber data primer. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah non-participant observation, dimana penulis tidak ikut terjun dan terlibat langsung dengan objek yang diteliti. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data naratif, dimana data yang diperoleh melalui serangkaian proses terlebih dahulu, yaitu reduksi data, penyajian data, dan yang terakhir adalah penarikan kesimpulan atau verifikasi. Maka, berdasarkan teori – teori yang ada serta metode penelitian yang penulis lakukan, kesimpulan yang dapat ditarik dari hasil utama penelitian ini, yaitu : (1) Adanya bentuk dari alih aksara, pada salah satu halaman dalam naskah, yang berisikan kalimat sebagai berikut : “Washiyat yang lama yaitu segala kitab perjanjian lama atau kitab taurat dan zabur dan segala nabi2 jilid yang keduwa tersalin kepada bahasa melayu dan keduwa kalinya dan lagi dicap atas belanja niydarlansa bayubal ganutsakaf 1886.”; (2) Penulis dari naskah tersebut adalah Hillebrandus Cornelius Klinkert; (3) Naskah yang penulis teliti ini, terdiri dari kurang lebih 700 halaman banyaknya; (4) Bahasa yang digunakan dalam naskah ini adalah bahasa Melayu, dengan beberapa kosakata lainnya yang menggunakan bahasa Arab. Abstract The aims of this research is to analyze, identify, transcription, and translation the manuscript from “Perjanjian Lama yaitu Kitab Taurat dan Zabur dan Segala Nabi – Nabi Jilid yang Pertama” book. The method used in this research is a qualitative descriptive method, where the data obtained in this research are qualitative, and the source of the data used is the primary data source. The aggregation data method used is non-participant observation, where the writer doesn't participate and is directly involved with the object being research. The analysis data method used in this research is narrative data analysis, where the data obtained through a series of processes in advance, namely data reduction, data presentation, and finally drawing the conclusions or verification. So, based on the existing theories and research methods that the authors did, the conclusions that can be drawn from the main results of this research is: (1) There is a form of tranliteration, on one of the pages in the manuscript, which contains the following sentence: “Washiyat yang lama yaitu segala kitab perjanjian lama atau kitab taurat dan zabur dan segala nabi2 jilid yang keduwa tersalin kepada bahasa melayu dan keduwa kalinya dan lagi dicap atas belanja niydarlansa bayubal ganutsakaf 1886."; (2) The writer of the manuscript is Hillebrandus Cornelius Klinkert; (3) The manuscript that the authors examined, consists of approximately 700 pages; (4) The language that used in this manuscript is Malay, with several other vocabularies using Arabic.
Bentuk dan Makna Sastra Lisan Parno Kerinci di Desa Jujun Sandria, Dalmi; Suryani, Irma; Afria, Rengki
Kajian Linguistik dan Sastra Vol. 3 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Prodi Sastra Indonesia, FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/kalistra.v3i3.23826

Abstract

This study aims to describe and analyze the form and meaning of Parno Kerinci oral literature in Jujun, Kerinci Regency. This research approach is qualitative with descriptive type. The data in this study are utterances in the form of parno words in the Pusako Kenduri Ceremony at Jujun, Kerinci Regency, especially the form and meaning. The supporting data are the results of interviews with informants related to customary parno. The source of the data from this study is the parno text which has been recorded by the Jujun State Customary Density Institute. Data collection analysis techniques in this study were observation, documentation, observation, interviews, and notes. Based on the results of the study, it can be concluded that the form of traditional kerinci parno has its own uniqueness, because it is conveyed using the respective regional/village languages and delivered in beautiful language and rhythm. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk dan makna sastra lisan  parno  Kerinci  di Jujun Kabupaten Kerinci. Pendekatan penelitian ini yaitu kualitatif dengan jenis deskriptif. Data dalam penelitiaan ini adalah tuturan yang berupa kata-kata parno dalam Upacara Kenduri pusako di Jujun Kabupaten Kerinci khususnya bentuk dan makna. Data pendukungnya adalah hasil wawancara peneliti dengan informan terkait dengan parno adat. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu teks parno yang sudah dibukukan oleh Lembaga Kerapatan Adat Negeri Jujun. Teknik analisis pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi, simak, wawancara, dan catat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa bentuk parno adat kerinci memiliki keunikan tersendiri, karena disampaikan dengan menggunakan bahasa daerah/desa masing-masing dan disampaikan dengan bahasa dan irama yang indah.

Page 8 of 17 | Total Record : 166