cover
Contact Name
Tiyas Nur Haryani
Contact Email
tiyasnurharyani@staff.uns.ac.id
Phone
+6281327144981
Journal Mail Official
jurnalwacanapublik@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret jl. Ir. Sutami 36A Jebres Surakarta Jawa Tengah
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
ISSN : -     EISSN : 27985326     DOI : https://doi.org/10.20961/jmwp.v2i1.63266
Core Subject : Social,
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik memiliki jangkauan artikel dalam fokus dan ruang lingkup kajian kebijakan dan manajemen publik serta administrasi publik dalam lingkup luas. Dalam rangka peningkatan publikasi ilmiah di lingkungan Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP UNS dan fasilitasi mahasiswa dalam publikasi ilmiah.
Articles 85 Documents
Fenomena Glass Ceiling dalam Peningkatan Karir Aparatur Sipil Negara di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Pamungkas, Agra; Nabila, Ajeng Nasywa; Fawnia, Antesa Farah; Febrianto, Bagus Fery; Putri, Eryka Amelia; Handayani, Ferry Dyah; Haryanti, Rina Herlina
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v5i1.105476

Abstract

Komposisi jumlah laki – laki dan perempuan pada jajaran pimpinan yaitu ketua tim kerja atau penanggung jawab urusan pada struktur organisasi di Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V penyesuaian sistem kerja terhitung mulai Februari 2025 menarik perhatian akan indikasi terjadinya fenomena glass ceiling dalam peningkatan jenjang karir ASN perempuan pada lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan metode kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap 6 (enam) informan dari berbagai bidang di LLDIKTI Wilayah V. Data dianalisis berdasarkan pendekatan analisis data Creswell (2014) melalui tahap pengkodean, pengelompokan tema, dan interpretasi mendalam terhadap factor peran gender, stereotip gender, dan lingkungan kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa glass ceiling tidak muncul secara eksplisit melalui kebijakan diskriminatif, melainkan faktor implisit seperti konstruksi gender serta pertimbangan individual tetap menjadi hambatan. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan program afirmatif berbasis gender dan penguatan sistem merit di lembaga pemerintahan yang lebih adil dan inklusif.
Analisis Responsivitas Stakeholder dalam Implementasi Program Jo Kawin Bocah di Kabupaten Blora Lestyanto, Ragil Wahyu; Sudarmo, Sudarmo
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i1.89091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa responsivitas Stakeholder dalam implementasi Program Jo Kawin Bocah di Kabupaten Blora. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Teknik validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan metode. Sedangkan analisis data menggunakan model Creswell. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelima dimensi responsivitas sudah dilakukan dengan baik meskipun masih terdapat beberapa permasalahan-permasalahan yang harus dihadapi oleh stakeholder di Kabupaten Blora untuk menurunkan kasus perkawinan anak. Pada akhirnya rekomendasi yang dapat diusulkan adalah perlu peningkatan kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Blora untuk ikut serta dalam advokasi dan sosialisasi program penurunan kasus perkawinan anak. Selain itu juga mempertahankan dan memaksimalkan program yang ada untuk difokuskan kepada orang tua agar juga mempunyai kesadaran terkait upaya penurunan kasus perkawinan anak.
Implementasi Strategi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Madiun Nurvitasari, Diana; Mulyadi, Asal Wahyuni Erlin
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v5i1.102893

Abstract

Pemerintah Kabupaten Madiun termasuk dalam daerah fokus stunting tahun 2021 dengan penurunan kasus signifikan dari 2018 ke 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi strategi program percepatan penurunan stunting di Kabupaten Madiun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara kepada informan yang merupakan pelaksana program serta melalui kajian pada dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi program percepatan penurunan stunting Kabupaten Madiun memiliki lima instrumen strategi dengan dua fokus yakni intervensi gizi, ketahananan pangan dan gizi serta komunikasi perubahan perilaku. Pada aspek sasaran operasional, terdapat 12 program yang digunakan untuk mencapai sasaran operasional strategi. Pengorganisasian SDM diatur oleh Keputusan Bupati Madiun Nomor 100.3.3.2/623/KPTS/402.013/2023 yang memuat struktur Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Madiun. Pengarahan dan komunikasi didukung dengan pertemuan rutin dengan agenda yang beragam seperti persiapan, koordinasi, rembuk stunting, dan evaluasi. Alokasi anggaran program dan kegiatan intervensi belum memenuhi rekomendasi alokasi ideal intervensi yang sudah ditentukan yaitu 25% spesifik, 70% sensitif, dan 5% koordinatif dalam Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 (RAN PASTI). Pemantauan dan peninjauan ulang pelaksanaan strategi melalui persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan penilaian kinerja pemerintah kabupaten oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur terlaksana sesuai rencana. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan program penurunan stunting di Kabupaten Madiun didukung oleh aspek sasaran operasional, pengorganisasian, pengarahan dan komunikasi, serta pemantauan dan peninjauan ulang. Meskipun, alokasi anggaran belum memenuhi alokasi ideal dengan capaian 35,77% spesifik, 64,23% sensitif, dan 0,17% koordinatif.
Pengarusutamaan Kemiskinan Dalam Dokumen Perencanaan Penggunaan Anggaran Desa di Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten Zidane, Muhammad Emeraldo; Wahyunengseh, Rutiana Dwi
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i1.89080

Abstract

Kemiskinan pedesaan masih menjadi masalah di Indonesia. Menyikapi itu, Pemerintah Indonesia melakukan berbagai upaya salah satunya dengan pengalokasian Dana Desa. Sebagai bagian dari mekanisme, pemerintah menyusun perencanaan dalam bentuk dokumen Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes). Kecamatan Trucuk merupakan kecamatan dengan penyumbang angka kemiskinan tertinggi di Kabupaten Klaten. Perkembangan penurunan kemiskinan di Kabupaten Klaten dapat dikatakan baik di wilayah solo raya bahkan mencatatakan penurunan tertinggi. Atas dasar tersebut, penelitian ini ingin melihat perencanaan penggunaan anggaran desa terfokus pada aspek peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa-desa Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan analisis isi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Ciri penganggaran pro-poor digunakan untuk menganalisis data yang ada. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan studi dokumen, data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan analisis isi dan dibandingkan dengan data wawancara melalui metode Triangulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa penganggaran pro-poor pada masing-masing desa terfokus pada bidang infrastruktur, jaminan sosial, serta kesehatan. Tidak selarasnya program di RKPDes dan APBDes disebabkan oleh keterbatasan anggaran serta pergeseran prioritas program. Kemudian hal yang menjadi penghambat dalam upaya penanggulangan kemiskinan desa setidaknya disebabkan oleh 3 faktor yaitu data yang tidak akurat, anggaran yang terbatas, serta budaya masyarakat.
Tata Kelola Pemerintahan Kolaboratif dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Wonogiri Widyowati, Retno; Utomo, Is Hadri
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.76235

Abstract

Stunting pada anak merupakan kondisi gagal tumbuh akibat malnutrisi kronis yang dampak buruknya dapat berlangsung hingga jangka panjang karena proses kognitif yang tidak optimal, akan mengalami kesulitan belajar, dan tidak produktif sehingga berpenghasilan rendah saat dewasa. Percepatan penurunan stunting menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Wonogiri dengan mengedepankan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kelola pemerintahan kolaboratif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Wonogiri, dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi, selanjutnya teknik analisis menggunakan model Miles & Huberman (1994) yang terdiri dari reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validasi data dilakukan dengan triangulasi metode melalui metode wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan dengan sejumlah pemangku kepentingan yakni perangkat daerah, termasuk TP PKK dalam tim percepatan penurunan stunting, serta masyarakat menunjukkan bahwa kolaborasi dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Wonogiri sesuai dengan teori kolaborasi oleh Ansell & Gash (2007) dengan adanya proses yang dilakukan terdiri dari dialog tatap muka, membangun kepercayaan, komitmen terhadap proses, pemahaman bersama, dan pencapaian hasil.
Efektivitas Program Dapur Sehat Atasi Stunting di Kampung Keluarga Berkualitas Srikandi Gilingan, Kota Surakarta Amelinda, Agustine Carla; Haryani, Tiyas Nur
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.80230

Abstract

Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga beresiko stunting yang terdiri dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, baduta/balita yang beresiko stunting terutama bagi keluarga yang kurang mampu melalui pemanfaatan sumber daya dan bahan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program Dapur Sehat Atasi Stunting di Kampung KB Srikandi Gilingan, Kota Surakarta dalam menurunkan prevalensi balita stunting. Penelitian ini merupakan penelitian desktriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian dipilih secara purposive sampling yang dianalisis menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Hubermen. Teori yang digunakan yakni teori Efektivitas Program dari Nakamura dan Smallwood (1985) dengan indikator: a) pencapaian tujuan atau hasil, b) efisiensi, c) kepuasan kelompok sasaran, d) daya tanggap klien, dan e) sistem pemeliharaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program Dashat di Kampung KB Srikandi Gilingan ditinjau dari indikator pencapaian tujuan dan hasil, kepuasan kelompok sasaran, dan daya tanggap klien cenderung cukup efektif dalam menurunkan prevalensi balita stunting dan edukasi gizi seimbang bagi kelompok sasaran, namun cenderung kurang efektif apabila ditinjau dari indikator efisiensi dan sistem pemeliharaan karena terbatasnya biaya operasional program dan kurangnya monitoring oleh stakeholders terkait.
Evaluasi Implementasi Pencanangan Program Kelurahan Ramah Lanjut Usia di Kelurahan Mojo dan Kelurahan Baluwarti Kawuri, Kirey
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v5i2.97534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keberhasilan pencanangan program Kelurahan Ramah Lanjut Usia di Kelurahan Mojo dan Kelurahan Baluwarti Kota Surakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan di Kelurahan Mojo dan Kelurahan Baluwarti Kota Surakarta. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan informan dan hasil observasi serta data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi. Uji validitas data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber data. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis interaktif meliputi reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Kelurahan Ramah Lansia di Kelurahan Mojo dan Kelurahan Baluwarti sudah dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu tahapan pengorganisasian dengan menentukan stakeholder yang terlibat dan sumber daya yang ada, tahapan penginterpretasian dengan melakukan sosialisasi kepada aktor pelaksana dan kelompok sasaran dan tahapan aplikasi berupa pencanangan Kelurahan Ramah Lansia, kegiatan-kegiatan lansia dan monitoring dan evaluasi. Faktor-faktor yang mendukung keberhasilan implementasi program, meliputi komunikasi yang dilakukan secara bertahap dan jelas informasinya, sumber daya dari kelurahan dan swadaya masyarakat untuk menyediakan tempat dan dana tambahan untuk keberlangsungan program, disposisi ditunjukkan dengan peranan kader pos lansia yang secara sukarela dalam menjalankan tugasnya dan struktur birokrasi yang jelas berdasarkan SK Lurah masing-masing lembaga. 
Analisis Responsivitas Multi-Stakeholder terhadap Perwujudan Zero Stunting di Kota Surakarta Putri, Sharfina Sekar
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 5, No 2 (2025): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v5i2.103591

Abstract

Pemerintah telah mencanangkan berbagai Program Intervensi Gizi Sensitif untuk mewujudkan cita-cita zero stunting, tetapi temuan lapangan menunjukkan bahwa terdapat berbagai ketidaktepatan dalam pelayanan yang diberikan kepada kelompok target masyarakat. Temuan tersebut diikuti dengan adanya kegagalan cita-cita zero stunting yang sudah dicanangkan sejak 2021. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengkaji sikap responsif pemangku kebijakan terhadap pelaksanaan Intervensi Gizi Sensitif sebagai upaya perwujudan zero stunting di Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptis kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara kepada informan yang dipilih secara purposive (yaitu informan yang mengetahui hal yang berkaitan dengan permasalahan penelitian) dan studi dokumentasi terhadap dokumen-dokumen terkait. Validitas data dilakukan dengan menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Penggunaan teknik analisis data interaktif meliputi data collection, data condensation, data display, conclusion drawing. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa keempat pemangku kebijakan utama yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Intervensi Gizi Sensitif, yaitu : Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Dinas Sosial, memiliki berbagai program yang berkaitan dengan keempat (4) aspek utama Intervensi Gizi Sensitif. Kinerja dari indikator kemampuan merespon masyarakat menunjukkan bahwa keempat stakeholder mampu membentuk berbagai program sesuai aspek yang mereka pertanggungjawabkan. Namun, masih terdapat Dinas Kesehatan yang belum merespon kebutuhan mahasiswa sebagai kelompok rentan, dan Dinas Sosial yang belum memiliki program khusus kelompok masyarakat stunting. Seluruh stakeholder juga sudah memfasilitasi wadah keluhan masyarakat, tetapi masih ditemukan kelemahan pada pelaksanaan di lapangan, seperti respon kader kurang optimal, dan permasalahan sanitasi menahun yang belum tertangani. Kinerja dari indikator kecepatan melayani menunjukkan bahwa kecepatan pelayanan yang diberikan stakeholder secara keseluruhan telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat, meskipun masih ditemukan kelompok masyarakat stunting yang awam dengan beberapa pelayanan, seperti pada Program L2T2 dan L2T3. Kinerja dari indikator kecermatan melayani menunjukkan bahwa Dinas Kesehatan merupakan stakeholder yang menunjukkan keseriusan paling tinggi dalam menangani kelompok rentan, terutama yang tinggal di area rawan. Sedangkan, kekurangan pemerataan pelaksanaan program terlihat pada beberapa program yang dipegang oleh DP3AP2KB. DPUPR mencatat cakupan layanan air minum dan sanitasi sudah lebih dari 97% tetapi masih ditemukan masyarakat yang mengkonsumsi air sumur, serta belum adanya pengawasan terhadap sanitasi dan sumur ilegal. Dinas Sosial menunjukkan kecermatan melalui komitmen menurunkan angka kemiskinan melalui target keluarga yang akan mengikuti Program Graduasi pada tahun ini. Sehingga disimpulkan bahwa keempat stakeholder terkait, sudah menunjukkan responsivitas yang baik, tetapi belum optimal, terhadap upaya perwujudan zero stunting di Kota Surakarta.
Implementasi Program Pengembangan Pariwisata Daerah pada Objek Wisata Bukit Sidoguro Kabupaten Klaten Guritno, Rolland Sukma; Parwiyanto, Herwan
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i1.89700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau implementasi program pengembangan pariwisata di Bukit Sidoguro Kabupaten Klaten menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III (1980) melalui empat aspek yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, validitas data yang digunakan adalah validitas triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data interaktif Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan implementasi program pengembangan pariwisata di Bukit Sidoguro Kabupaten Klaten ditinjau dari aspek komunikasi telah dilaksanakan melalui sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dan pengelola, namun informasi mengenai kebijakan belum terinformasikan secara menyeluruh kepada masyarakat. Aspek sumberdaya belum efektif terutama berkaitan dengan promosi, sumber daya anggaran belum memadai dalam pengembangan atraksi wisata,. Aspek disposisi berupa insentif telah diadakan namun belum merata. Aspek struktur birokrasi berupa SOP dan fragmentasi telah dijalankan dengan baik.
Analisis Stakeholder Dalam Proses Implementasi Program Generasi Berencana (GenRe) Sebagai Upaya Pencegahan Perkawinan Anak di Kota Surakarta Widiananda, Daniella Venidomine; Sudibyo, Desiderius Priyo
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v5i1.81827

Abstract

Perkawinan anak merupakan permasalahan yang sampai saat ini belum dapat terselesaikan. Perkawinan anak merupakan permasalahan serius yang dapat mengancam hal-hak anak. Untuk mencegah terjadinya perkawinan anak, Pemerintah Indonesia dan khususnya Pemerintah Daerah Kota Surakarta telah melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan mengimplementasikan program Generasi Berencana (GenRe). Upaya yang dilakukan tentu membutuhkan campur tangan berbagai pihak atau stakeholders. Dalam penelitian ini akan dilihat siapa saja stakeholders yang berperan dalam proses implementasi Program Generasi Berencana, dan bagaimana peran dari stakeholder dalam proses implementasi tersebut. Penelitian ini akan menggunakan teori dari Charles O Jones tentang proses implementasi kebijakan, yang meliputi pengorganisasian, interpretasi, dan penerapan. Dalam menganalisis peran stakeholder, penelitian ini mengadopsi matriks dari Reed, et all yang mengklasifikasikan stakeholders kedalam empat kelompok yakni subject, key player, context setter, dan crowd. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian kualitatif, data yang digunakan adalah data yang berupa kata-kata, kalimat yang dapat menggambarkan situasi sebenarnya.