cover
Contact Name
Tonni Limbong
Contact Email
tonni.budidarma@gmail.com
Phone
+6281267058001
Journal Mail Official
tonni.budidarma@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Seri Amal Medan Jl. Hayam Wuruk Medan Kota email : seriamalmdn@yahoo.co.id Telephone : 061-4533294
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 28078896     DOI : 10.54367
Core Subject : Education,
Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan is an online media for publishing scientific articles from research results, theses, dissertations and review journals. Each article published in the Image of Education and Learning is first carried out with a Plagiarism Screening process with a maximum amount of plagiarism of 25%.
Articles 85 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI PERANGKAT KERAS DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA SISWA KELAS VII-1 SMP ST. IGNASIUS MEDAN Nainggolan, Holong
Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Yayasan Seri Amal Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perangkat keras komputer dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match di kelas VII-1 SMP St. Ignasius Medan. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 29 siswa yang memiliki kemampuan belajar beragam. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum tindakan dilakukan, ketuntasan belajar siswa hanya mencapai 31,03%. Setelah penerapan model Make A Match pada siklus I, ketuntasan meningkat menjadi 51,72%, meskipun masih terdapat beberapa siswa yang kesulitan menyesuaikan diri dengan pola pembelajaran baru. Pada siklus II, melalui perbaikan langkah pembelajaran dan peningkatan keterlibatan siswa, hasil belajar meningkat signifikan hingga mencapai 82,76%. Temuan ini menunjukkan bahwa model Make A Match tidak hanya efektif dalam meningkatkan hasil belajar, tetapi juga mampu menciptakan suasana kelas yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan salah satu alternatif strategi pembelajaran yang relevan bagi guru SMP dalam menyampaikan materi yang bersifat konseptual, khususnya perangkat keras komputer.
ANALISIS KESALAHAN KOHESI DAN KOHERENSI PADA KARANGAN TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS XI SMA SANTO PETRUS MEDAN TAHUN AJARAN 2024/2025 Sihite, Jernyta
Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Yayasan Seri Amal Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan frekuensi kesalahan kohesi dan koherensi dalam teks eksplanasi yang ditulis oleh siswa kelas XI SMA Santo Petrus Medan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan munculnya kesalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data penelitian berupa 90 teks eksplanasi siswa yang dikumpulkan melalui tugas menulis terstruktur. Analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, reduksi, dan interpretasi kesalahan berdasarkan teori kohesi dan koherensi wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 56 kesalahan, yang terdiri atas 38 kesalahan kohesi (67,86%) dan 18 kesalahan koherensi (32,14%). Kesalahan kohesi paling dominan terdapat pada penggunaan konjungsi kausal dan temporal yang tidak tepat, penggunaan referensi pronominal yang ambigu, serta repetisi leksikal yang berlebihan. Sementara itu, kesalahan koherensi terutama berkaitan dengan hubungan sebab-akibat yang tidak logis dan urutan proses yang tidak sistematis. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam membangun keterpaduan wacana pada tingkat mikro maupun makro. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya pembelajaran menulis yang lebih eksplisit dalam melatih penggunaan perangkat kohesi, pengorganisasian gagasan secara logis, serta kegiatan revisi berbasis analisis kesalahan. Penguatan budaya literasi juga diperlukan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun teks yang padu, runtut, dan komunikatif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD NEGERI 104215 SUDIREJO TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025 Ginting, Natalia
Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Yayasan Seri Amal Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV SD Negeri 104215 Sudirejo Tahun Pembelajaran 2024/2025. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan angket minat belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, dan uji hipotesis menggunakan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan minat belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran CIRC. Hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata pretest sebesar 48,00 yang termasuk kategori rendah, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 84,28 dengan kategori tinggi. Selain itu, nilai rata-rata angket minat belajar siswa sebesar 77,14 yang menunjukkan tingkat minat belajar yang baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai Fhitung ≥ Ftabel (0,470 ≥ 0,413) sehingga hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC dapat menjadi salah satu alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan minat belajar siswa, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SISWA DI SMA NEGERI 1 LUBUK PAKAM MEDAN TAHUN AJARAN 2024/2025 Sitanggang, Samuel Saman
Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Yayasan Seri Amal Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen pendidikan karakter dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Lubuk Pakam. Secara khusus, penelitian ini mengkaji perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan karakter serta implikasinya terhadap pembentukan disiplin peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan karakter di sekolah tersebut dilaksanakan secara terencana melalui integrasi nilai-nilai karakter dalam kurikulum, tata tertib sekolah, serta kegiatan pembiasaan dan keteladanan guru. Pelaksanaan pendidikan karakter dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler, pembinaan rutin, serta penegakan disiplin yang konsisten. Evaluasi dilakukan secara berkala melalui monitoring perilaku siswa dan rapat evaluasi bersama tenaga pendidik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pendidikan karakter yang sistematis berguékontribusi positif terhadap peningkatan kedisiplinan siswa, yang tercermin dari menurunnya pelanggaran tata tertib dan meningkatnya kesadaran siswa terhadap tanggung jawabnya. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan karakter sangat dipengaruhi oleh komitmen pimpinan sekolah, konsistensi guru dalam menjadi teladan, serta keterlibatan seluruh warga sekolah. Oleh karena itu, penguatan manajemen pendidikan karakter perlu dilakukan secara Pipe berkelanjutan dan terintegrasi dalam seluruh aspek pengelolaan sekolah guna membentuk budaya disiplin yang kokoh.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN BERDIFERENSIASI UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI SISTEM EKSKRESI DI KELAS XI.3 SMAS SANTO PETRUS SIDIKALANG TAHUN AJARAN 2025/2026 Situmorang, Tiopanta Hartaty
Quaerite Veritatem : Jurnal Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 5 Nomor 2
Publisher : Yayasan Seri Amal Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan aktivitas siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi pada materi sistem ekskresi di kelas XI.3 SMA Santo Petrus Sidikalang Tahun Ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya rata-rata hasil belajar siswa, serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran yang masih tergolong rendah. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian adalah 38 siswa kelas XI.3. Instrumen yang digunakan meliputi tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas siswa. Data dikumpul dan dianalisis menggunakan teknik perhitungan N-Gain Score dan analisis observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan berdiferensiasi mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar maupun aktivitas siswa. Rata-rata nilai postest meningkat dari 57,94 pada pra-siklus, menjadi 64,21 pada siklus I, dan meningkat lebih optimal menjadi 81,05 pada siklus II. Analisis N-Gain Score memperlihatkan adanya perbaikan distribusi capaian hasil belajar. Dari aspek non-kognitif, aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 70,8%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan berdiferensiasi dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, juga mendorong keterlibatan aktif, kerjasama, dan pemahaman konsep secara lebih mendalam.