cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl. RSUD Melawi KM. 04 Kecamatan Nanga Pinoh Kab. Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27756653     DOI : https://doi.org/10.46368/dpkm
Fokus Jurnal ini adalah mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat di berbagai bidang keilmuan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 387 Documents
Peningkatan Pemasaran Online Manik-Manik Di Dusun Mredo, Bantul: Enhancing Online Marketing of Bead Crafts in Mredo Hamlet, Bantul Hapsari Dyah Herdiany; Saptaningsih Sumarmi; Chandra Wisnu Utomo; Ratna Purnama Sari; Ahmad Iqbal Fathurrohman; Elvina Anggraini; Indah Ayu Wahyu Nurati; Rachmad Hadi Nur Aziz
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4708

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Mredo, Kalurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk memberdayakan khalayak sasaran agar memiliki pengetahuan tentang pentingnya dalam memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang mendatangkan tambahan penghasilan. Memberikan edukasi serta pelatihan bagi masyarakat Dusun Mredo diyakini pengabdi untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar. Perlu adanya pemberian edukasi untuk merangsang tingkat kreativitas warga Dusun Mredo. Kata Kuci: Edukasi Ketrampilan, Kreativitas, Pemasaran Online, Kewirausahaan Abstract This community service was carried out in Mredo Helmet, Bangunharjo Village, Sewon District, Bantul Regency. The purpose of this community service activity is to empower the target audience to have knowledge about the importance of utilizing free time with activities that generate additional income. Providing education and training for the people of Mredo Helmet is believed by the community to improve the economy of the surrounding residents. There needs to be education to stimulate the level of creativity of the people of Mredo Helmet. Keyword: Skills Education, Creativity, Online Marketing, Entrepreneurship
Penataran dan Penyegaran Wasit Bolabasket Lisensi C Dan B2 Kabupaten Kebumen: Training and Refresher Program for C and B2 Licensed Basketball Referees in Kebumen Regency Anisa Isna Khusnul Hotimah; Alfiah Rizqi Aziz; Yogi Ferdy Irawan; Erick Burhaeni; Ahmad Syarif; Febri Wijaya; Khafid Irkham; Mokhamad Parmadi; Ibnu Prasetyo Widiyono; Puput Widodo; Jaka Sayidina Ali; Khotibul Umam; Riyan Jaya Sumantri; Agus Hadiatmo; Rusli Abdillah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4777

Abstract

Abstrak Pertandingan Bola Basket semakin bertambah dan terus mengalami peningkatan baik di Kebumen sampai wilayah eks-Karesidenan Kedu dan Banyumas. Permasalahan yang muncul pada sebuah pertandingan bola basket resmi maupun lokal yaitu penyediaan wasit di wilayah kebumen yang masih kurang. Hal ini mengakibatkan kualitas pertandingan dan pengembangan atlet bola basket terhambat dan terhenti. Penataran dan penyegaran wasit bola basket lisensi C dan B2 ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional para SDM klub bola basket dan Lembaga Pendidikan Kebumen yang difokuskan pada pemahaman peserta mengenai aturan pertandingan yang berlaku dalam konteks perwasitan. Penataran dan Penyegaran “Wasit Bola Basket Lisensi C dan B2” ini akan sangat bermanfaat bagi klub bola basket dan Lembaga Pendidikan di Kebumen kedepannya karena erat kaitanya dengan keberhasilan suatu pertandingan. Pelaksanaan Penataran dan penyegaran bola basket lisensi C dan B2  dilaksanakan pada Kamis-Minggu, 31 Juli - 3 Agustus 2025 dengan pemateri yang berasal dari Dosen-Dosen Program Studi POR Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen dan Satu Narasumber dari luar. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah mengenai peraturan permainan bola basket, tips untuk wasit dan hakim servis, pakaian pemain internasional dan pakaian pemain PERBASI, simulasi pengisian scoresheet, materi kosa kata dan study kasus. Selain ceramah juga praktik lapangan, ujian teori dan evaluasi teori. Hasil penataran dan penyegaran wasit bola basket lisensi C dan B2 di Kampus Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen dan di Gor Gembira ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap peraturan permainan, teknik pencatatan skor, serta instruksi teknis bagi pejabat lapangan. Kata kunci: Wasit Bolabasket, Penataran, Penyegaran, Peraturan, PERBASI Abstract The rapid growth of basketball competitions in Kebumen and the surrounding regions of the former Kedu and Banyumas residencies has highlighted a critical shortage of qualified referees. This limitation has adversely affected the quality of match implementation and hindered the development of local basketball athletes. This study reports the implementation of a training and refresher program for C and B2 license basketball referees aimed at strengthening the professional competence of human resources from basketball clubs and educational institutions in Kebumen. The program, conducted from 31 July to 3 August 2025, involved experts from the Physical Education Study Program of Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen alongside an external specialist. Utilizing a combination of lectures, case-based discussions, vocabulary reinforcement, scoresheet simulations, field practicums, theoretical assessments, and evaluative procedures, the program emphasized mastery of current officiating regulations and technical protocols. The findings demonstrate a substantial improvement in participants' understanding of game rules, scorekeeping accuracy, and on-court technical procedures. These results underscore the significance of structured referee development programs in enhancing the overall quality of basketball competitions in the region Keywords: Basketball Referees, Training, Refreshment Course, Regulations, PERBASI.
Inovasi Sistem Pembukuan Digital Sederhana Untuk Meningkatkan Transparansi Dan Efisiensi Keuangan: Studi Kasus UMKM Produksi Plastik Di Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan: Innovation in a Simple Digital Bookkeeping System to Enhance Financial Transparency and Efficiency: A Case Study of a Plastic Manufacturing MSME in Tejowangi Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. Silfiyah Wahdah; Khoirul Huda
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4823

Abstract

Abstrak Pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya kualitas pencatatan keuangan pada UMKM produksi plastik di Desa Tejowangi yang masih menggunakan metode manual sehingga menimbulkan ketidakjelasan arus kas dan tingginya kesalahan pencatatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui survei baseline berskala Likert, wawancara mendalam, serta observasi lapangan. Intervensi dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan pembukuan digital selama 4–8 minggu disertai monitoring log aplikasi, pre-test, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan keteraturan pencatatan (40% menjadi 88%), penurunan human error (60% menjadi 20%), serta efisiensi waktu administrasi hingga 60%. Arus kas menjadi lebih jelas, laporan keuangan dapat dibuat secara mandiri, dan kepercayaan mitra meningkat. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi pembukuan efektif meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keberlanjutan usaha UMKM. Kata kunci: Pembukuan Digital, UMKM, Efisiensi Keuangan, Transparansi, Pendampingan, Digitalisasi Abstract This community service program was carried out to address the low quality of financial record-keeping among plastic production MSMEs in Tejowangi Village, who still rely on manual methods, resulting in unclear cash flows and high recording errors. This study employed a descriptive quantitative and qualitative approach through a Likert-scale baseline survey, in-depth interviews, and field observations. The intervention involved training and mentoring on the use of a digital bookkeeping system for 4–8 weeks, accompanied by application log monitoring, pre-tests, and post-tests. The results show a significant improvement in record-keeping consistency (from 40% to 88%), a reduction in human error (from 60% to 20%), and up to 60% efficiency in administrative time. Cash flows became clearer, financial reports could be generated independently, and partner trust increased. These findings confirm that digital bookkeeping effectively enhances transparency, efficiency, and business sustainability for MSMEs.. Keywords: Digital Bookkeeping, MSMEs, Financial Efficiency, Transparency, Mentoring, Digitalization.
Pemberdayaan UMKM Melalaui Pendekatan Asset-Based Community Development dan Digital Marketing di Desa Sugihan: Empowering MSMEs through an Asset-Based Community Development Approach and Digital Marketing in Sugihan Village Muhamad Khamdani; Diah Mutiara Sagita; Nelly Himmatus Sa'diyah; Wirdatul 'Aini; Sella Fajar Rahayu; Dava Lazuardy Masruri
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4869

Abstract

Abstract Consumer behavior tendencies that depend on digital platforms require MSMEs to undergo digital transformation to remain competitive. The lack of digital literacy is a significant issue in digital transformation, necessitating knowledge transfer through socialization, training, and mentoring to ensure the program's sustainability. The Asset-Based Community Development (ABCD) approach used in this research goes through five stages, namely identifying community potential, formulating a shared vision, designing and implementing digital marketing strategies, and monitoring program sustainability. The results show an increase in digital literacy capacity among MSME actors with the ability to operate various digital platforms. The synergy between students, village governments, and local communities has proven to be the key to the success and sustainability of the program. This emphasizes that MSME development should be based on a combination of education, practical experience, and ongoing mentorship. Thus, this program can serve as a model for the development of MSMEs as well as tangible evidence of community service in creating independent, adaptive, and sustainable competitive MSMEs. Keywords: Empowerment, MSMEs, ABCD approach, digital marketing Abstrak Kecenderungan perilaku konsumen yang bergantung pada platform digital menuntut UMKM melakukan transformasi digital agar tetap kompetitif. Minimnya literasi digital menjadi masalah utama dalam transformasi digital, sehingga memerlukan transfer pengetahuan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan untuk memastikan keberlanjutan program. Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang digunakan dalam penelitian ini melalui lima tahap, yakni identifikasi potensi komunitas, perumusan visi bersama, perancangan dan pelaksanaan strategi pemasaran digital, serta monitoring keberlanjutan program. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kapasitas literasi digital pelaku UMKM dengan kemampuan mengoperasikan beragam platform digital. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan komunitas lokal terbukti menjadi kunci keberhasilan dan keberlanjutan program. Hal ini menegaskan bahwa pengembangan UMKM harus berlandaskan pada kombinasi edukasi, praktik, dan pendampingan berkelanjutan. Dengan demikian, program ini dapat dijadikan model bagi pengembangan UMKM, sekaligus bukti nyata pengabdian masyarakat dalam mencetak UMKM yang mandiri, adaptif, dan berdaya saing berkelanjutan. Kata kunci: Pemberdayaan, UMKM, pendekatan ABCD, digital marketing
PERAN MASYARAKAT DALAM REINTEGRASI SOSIAL NARAPIDANA MELALUI PENDEKATAN COMMUNITY BASED CORRECTION Mitro Subroto; Ahmad Akbar Beng Lieng
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.3759

Abstract

Artikel ini membahas peran strategis masyarakat dalam mendukung proses reintegrasi sosial narapidana melalui pendekatan Community Based Correction. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap aktor-aktor kunci seperti petugas pemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta keluarga mantan narapidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat dalam memberikan dukungan moral, kesempatan kerja, serta penerimaan sosial berkontribusi besar terhadap keberhasilan adaptasi mantan narapidana di lingkungan sosialnya. Namun, tantangan berupa stigma sosial dan kurangnya pemahaman masyarakat masih menjadi hambatan utama. Kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah daerah, LSM, serta media dinilai penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya reintegrasi sosial. Pendekatan Community Based Correction terbukti efektif dalam memfasilitasi proses pemulihan sosial jika didukung oleh sinergi antar pihak dan adanya ruang partisipasi yang inklusif di tingkat komunitas. Artikel ini menegaskan bahwa masyarakat bukan hanya sebagai penerima mantan narapidana, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kembali identitas dan peran sosial mereka.
Analisis Kebijakan Koperasi Merah Putih terhadap Petani di Desa Cihauk Kabupaten Bandung Sri Damayanti; Malahayati Dimyati Putri; Muhammad Ikhsan; Muhammad Rafli Permanayudha
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi petani kebun di Desa Cihawuk yang masih menghadapi keterbatasan akses permodalan, teknologi, dan jaringan kelembagaan. Koperasi Merah Putih yang diinisiasi pemerintah menjadi harapan baru bagi pemberdayaan petani. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemilik kebun dan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini disambut positif oleh masyarakat tani karena dinilai mampu memperkuat distribusi hasil pertanian, mengurangi ketergantungan pada tengkulak, serta meningkatkan kepercayaan dan kerja sama antarpetani. Selain aspek ekonomi, koperasi juga berpotensi memperkuat modal sosial berupa jaringan dan norma kolektif dalam pengelolaan hasil tani. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Koperasi Merah Putih sangat bergantung pada partisipasi aktif petani dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan, sehingga koperasi merah putih benar-benar menjadi sarana peningkatan kesejahteraan berbasis komunitas.
Pengembangan Kreativitas dan Kemampuan Visual Anak Dengan Penerapan Metode Monart Brookes di TK/TPQ Plus Hidayatullah: Development of Children’s Creativity and Visual Skills Through the Application of the Monart Brookes Method at TK/TPQ Plus Hidayatullah Jauza Zelda Nisrina; Sarah Salsabilah; Syenni Neisya Aurelia; Belva Talitha Rifdiani Sadina; Afusa Nidya Kinasih
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.4853

Abstract

Abstrak Selama Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru TK/TPQ Plus Hidayatullah Pamulang dalam merancang pembelajaran visual yang kreatif melalui penerapan Metode Monart Brookes. Latar belakang kegiatan ialah minimnya variasi media ajar dan terbatasnya pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran visual. Program dilaksanakan oleh tim PKM-PM Universitas Pembangunan Jaya dengan pendekatan Participatory Action Learning (PALAR). Tahapan meliputi observasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi reflektif. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam memahami tahapan menggambar, menggunakan Canva, serta menerapkan sistem achievement. Perubahan ini berdampak pada suasana belajar yang lebih kreatif, interaktif, dan partisipatif. Kata Kunci: Guru PAUD, Metode Monart Brookes, Pembelajaran Visual, PALAR, Pemberdayaan Guru. Abstract This program aims to enhance the ability of teachers at TK/TPQ Plus Hidayatullah Pamulang to design creative visual learning activities through the application of the Monart Brookes Method. The program was initiated due to the limited variety of teaching media and the teachers’ insufficient understanding of visual-based learning strategies. It was implemented by the PKM-PM team of Universitas Pembangunan Jaya using the Participatory Action Learning (PALAR) approach. The activities consisted of observation, training, mentoring, and reflective evaluation. The results indicate improvements in the teachers’ understanding of drawing stages, use of Canva, and implementation of an achievement system, which contributed to a more creative, interactive, and participatory learning environment Keywords: Early Childhood Teachers, Monart Brookes Method, Visual Learning, PALAR, Teacher Empowerment.
Peningkatan Kesiapan Santri Akhir Melalui Pelatihan Hukum Keluarga dan Bimbingan Pranikah di Pondok Pesantren Al Istiqomah Mojokarang Dlanggu Mojokerto : Enhancing Final-Year Santri Readiness Through Family Law Training and Premarital Guidance at Al Istiqomah Islamic Boarding School, Mojokarang, Dlanggu, Mojokerto Ahmad Sulthon; Ahmad Maulana Zaki Al Ma'mun; Muhammad Qhoiruman Afandi
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.4898

Abstract

Abstrak: Santri akhir pesantren berada pada fase transisi krusial menuju kehidupan bermasyarakat dan pernikahan, sehingga membutuhkan kesiapan hukum, psikologis, dan sosial. Meskipun telah memperoleh pembelajaran fiqh munakahat melalui kajian kitab kuning, sebagian santri masih mengalami keterbatasan dalam memahami hukum keluarga Islam secara aplikatif serta keterkaitannya dengan hukum positif di Indonesia. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas pelatihan hukum keluarga Islam dan bimbingan pranikah berbasis pesantren dalam meningkatkan kesiapan menikah santri akhir. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 50 santri akhir Pondok Pesantren Al Istiqomah Mojokarang, Dlanggu, Mojokerto. Metode meliputi ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, role-play, simulasi keuangan keluarga, dan refleksi kesiapan menikah. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman hukum keluarga Islam (88%), partisipasi aktif peserta (92%), serta berkembangnya sikap dialogis dalam penyelesaian konflik. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan pranikah berbasis pesantren sebagai model penguatan kesiapan mental, spiritual, dan sosial santri menuju pembentukan keluarga sakinah. Kata kunci: Bimbingan Pranikah; Hukum Keluarga Islam; Kesiapan Menikah; Pesantren Abstract: Final-year Islamic boarding school students are in a critical transitional phase toward social life and marriage. Although students have learned fiqh munākahāt through classical Islamic texts, many still face difficulties in applying Islamic family law in practical contexts and understanding its relation to Indonesian positive law. This community service program aims to analyze the effectiveness of pesantren-based Islamic family law training and premarital counseling in improving marriage readiness among final-year students. The program used a Participatory Action Research (PAR) approach involving 50 students at Al Istiqomah Islamic Boarding School, Mojokarang, Dlanggu, Mojokerto. Methods included interactive lectures, discussions, case studies, role-play, and reflective evaluation. The results indicate increased understanding of Islamic family law, high participant engagement, and improved dialogical attitudes in conflict resolution. These findings highlight the importance of pesantren-based premarital training in strengthening students’ mental, spiritual, and social readiness for building a sakinah family. Keywords: Premarital Counseling; Islamic Family Law; Marriage Readiness; Pesantren
Konsekuensi Hukum Tawuran Pelajar: Bukan Jagoan Tapi Perilaku Kriminal Anak di SMAS Mulia Medan: Legal Consequences of Student Brawls: Not Heroism, But Criminal Behavior Among Children at SMAS Mulia Medan Fardah Rizki Amanda; Indri Adelia; Eric; Chairus Suriyati
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.4970

Abstract

Abstrak Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih adanya persepsi keliru di kalangan pelajar yang memandang tawuran sebagai bentuk solidaritas dan keberanian, padahal secara hukum merupakan perilaku kriminal anak dengan konsekuensi pidana serius. Kegiatan dilaksanakan di SMAS Mulia Medan dengan melibatkan 30 siswa, melalui pendekatan participatory legal education dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test berupa 5 pertanyaan singkat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman hukum siswa sebesar 27%, disertai perubahan sikap yang signifikan terhadap penolakan tawuran serta meningkatnya kemampuan mengidentifikasi solusi konflik secara damai. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi hukum yang terstruktur dan partisipatif efektif pada aspek peningkatan pemahaman siswa mengenai konsekuensi pidana tawuran, perubahan persepsi terhadap tawuran yang semula dipandang sebagai solidaritas, dan penyelesaian konflik secara damai dilingkungan sekolah. Kata Kunci: Tawuran Pelajar, Konsekuensi Hukum, Edukasi Hukum Abstract: This community service activity was initiated due to the persistent misconception among students who perceive school brawls as symbols of solidarity and bravery, whereas legally they constitute juvenile criminal behavior with serious legal consequences. The program was conducted at SMAS Mulia Medan involving 30 students, using a participatory legal education approach through interactive legal counseling, group discussions, case studies, and evaluation employing pre-test and post-test instruments in the form of 5 short questions. The results demonstrated a 27% increase in students’ legal understanding, accompanied by significant attitudinal changes reflecting rejection of violent behavior and improved ability to identify peaceful conflict resolution strategies. This activity provesthat structured and participatory legal education is effective in enhancing students understanding of the criminal consequences of brawls, changing perceptions of brawls that were initially seen as solidarity, and peacefully resolving conflicts within the school environment. Keywords: Student Brawls, Legal Consequences, Legal Education
Penyuluhan Hukum Terkait Dampak Sosial dan Sanksi Pidana Perjudian Online di SMK Dharma Analitika Medan: Legal Counseling on the Social Impacts and Criminal Sanctions of Online Gambling at SMK Dharma Analitika Medan Junaidi Lubis; Albert Sihombing; Rivan Arianda Harahap; Muhammad Hafiz Akbar Nasution; Debi Masri
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.4971

Abstract

Abstrak Fenomena perjudian online telah meluas ke banyak kalangan dalam masyarakat, termasuk anak sekolah yang rentan akibat pengaruh teknologi. Kegiatan penyuluhan hukum ini dirancang untuk memberikan wawasan menyeluruh kepada siswa-siswi SMK Dharma Analitika Medan tentang dampak sosial yang merugikan dan konsekuensi hukum dari perjudian online. Metode yang diterapkan mencakup ceramah interaktif, diskusi kasus, dan evaluasi melalui kuesioner. Materi penyuluhan difokuskan pada sanksi pidana yang tercantum dalam Pasal 27 ayat (2) UU ITE dan risiko terjerat pinjaman online. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman hukum siswa, terlihat dari peningkatan skor sebesar 80 % berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran kritis siswa untuk menolak segala bentuk promosi perjudian online. Sebagai kesimpulan, penyuluhan hukum dengan pendekatan preventif di sekolah adalah langkah strategis untuk memutus keterlibatan siswa sekoah dalam perjudian online. Kata Kunci: Penyuluhan Hukum, Judi Online, Sanksi Pidana, Dampak Sosial, SMK Dharma Analitika Medan.   Abstract The phenomenon of online gambling has spread to many circles in society, including school children who are vulnerable due to the influence of technology. This legal counseling activity is designed to provide comprehensive insight to the students of SMK Dharma Analitika Medan about the adverse social impacts and legal consequences of online gambling. The methods applied include interactive lectures, case discussions, and evaluation through questionnaires. The counseling material focused on criminal sanctions listed in Article 27 (2) of the ITE Law and the risk of being entangled in online loans. The results of this activity showed a significant increase in students' legal understanding, as seen from an 80% increase in scores based on the results of the pre-test and post-test. This activity succeeded in increasing students' critical awareness to reject any form of online gambling promotion. In conclusion, legal counseling with a preventive approach in schools is a strategic step to cut off the involvement of high school students in online gambling. Keywords: Legal Counseling, Online Gambling, Criminal Sanctions, Social Impact, SMK Dharma Analitika Medan.