cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl. RSUD Melawi KM. 04 Kecamatan Nanga Pinoh Kab. Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27756653     DOI : https://doi.org/10.46368/dpkm
Fokus Jurnal ini adalah mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat di berbagai bidang keilmuan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 313 Documents
Inisiasi “PUTING” (Putuskan Stunting) Dengan Produksi Kelonor: Daun Kelor Sebagai Booster ASI Dan Tumbuh Kembang Girsang, Bina Melvia; Ginting, Kristiawan Hadinata; Permata, Yade Metri; Elfira, Eqlima; Sitanggang, Juli; Nasution, Zalfa Shayra; Amanda, Bunga Sri
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.4106

Abstract

Penduduk desa Denai Kuala dengan proporsi 47,1% berjenis kelamin perempuan merupakan potensi yang seharusnya diberdayakan dan berkontribusi dalam pemberdayaan kesehatan menyusui dan tumbuh kembang balita. Kegiatan pendampingan dan pemberdayaan perempuan dilakukan dalam kegiatan “Inisiasi “PUTING” (Putuskan Stunting) Dengan Produksi Kelonor: Inovasi Diversifikasi Daun Kelor Sebagai Bahan Pangan Fungsional Booster ASI Dan Tumbuh Kembang Pada Kelas Perempuan Mandiri Berbudaya (Kelapa Muda). Dengan tindakan pemanfaatan pekarangan untuk penanaman kelor, mengolahnya menjadi produk kelonor, menggunakannya, serta merasakan manfaatnya. Hal ini dilakukan sebagai tindakan pemberdayaan pemutusan angka kejadian stunting dengan kesehatan menyusui, dan menjaga ketahanan pangan keluarga uang bergizi tetap terjaga
Optimalisasi Potensi Lokal Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Daun Pandan dan Jeruk Nipis: Optimizing Local Potential through Training in the Production of Dishwashing Liquid Made from Pandan Leaves and Lime Maryana, Maryana; Irfan, Irfan; Arini, Arini; Musthaufi, Mohd; Amalia, Eva
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4118

Abstract

Abstrak Gampong Meunasah Dayah Meunara terletak di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara,  memiliki potensi lokal yang melimpah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan kemandirian desa, seperti pandan dan jeruk nipis. Pandan mengandung antibakteri alami, sementara jeruk nipis kaya akan asam sitrat yang efektif menghilangkan lemak dan kotoran. Kombinasi keduanya menghasilkan sabun cuci piring yang tidak hanya membersihkan, tetapi juga memberikan aroma segar alami. Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat belum maksimal dan kurangnya inovasi dalam pengembangan produk-produk berbasis potensi lokal serta kurangnya keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola sumber daya yang ada. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan upaya untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat untuk menggunakan pandan dan jeruk nipis. Salah satu kegiatan pemberdayaan masyarakat adalah pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan dari ekstrak jeruk nipis dan daun pandan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat untuk menghasilkan produk-produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomis. Kata kunci: potensi lokal, sabun cuci piring, pandan, jeruk nipis Abstract Gampong Meunasah Dayah Meunara is located in Kuta Makmur District, North Aceh Regency, has abundant local potential that can be utilized to improve community welfare and realize village independence, such as pandan and lime. Pandan contains natural antibacterial, while lime is rich in citric acid which is effective in removing grease and dirt. The combination of the two produces a dishwashing soap that not only cleans, but also provides a natural fresh scent. The main problems faced by the community are the lack of optimal use and lack of innovation in developing products based on local potential, as well as the lack of skills and knowledge in managing existing resources. Based on these problems, efforts are needed to optimize local potential through community empowerment to use pandan and lime. One of the community empowerment activities is making environmentally friendly dishwashing soap from lime extract and pandan.. This service aims to improve the quality of life of the community to produce environmentally friendly products that have economic value.  Keywords: local potential, dishwashing soap, pandan, lime
Transformasi Desa Kalimanggis Kulon: Literasi, Ekonomi, dan Budaya untuk Kemandirian Larasati, Akmarun Naisya; Pradja, Novi Satria; Luviantika, Irsa; Aprillia, Meliza; Putri, Lidiya Melani; Nursynta, Nursynta
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4586

Abstract

Abstract : The Student Organization Capacity Strengthening Program (PPK Ormawa) is an initiative by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of Indonesia to empower students as agents of social change. This article describes the implementation of the PPK Ormawa program by the Student Association of Economic Education in Kalimanggis Kulon Village, Kuningan Regency. The method applied was a participatory approach involving planning, implementation, monitoring, and evaluation stages. The results indicate significant   improvements   in   three   key   areas:   literacy,   economy,   and   culture.  The establishment of five literacy corners in each hamlet increased community reading interest, while the empowerment of local MSMEs (pareredan snacks) led to product diversification, modern packaging, and an average 25% income increase. In the cultural aspect, the establishment  of  an  art  studio  and  village  festival  encouraged  youth  involvement  in preserving traditional arts. The study concludes that PPK Ormawa can create a smart village ecosystem based on literacy, creative economy, and local culture, with strong sustainability potential supported by the village government. Keywords: Community empowerment, literacy, MSMEs, local culture Abstrak : Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk  mendorong  mahasiswa  menjadi  agen  perubahan sosial di masyarakat. Artikel ini menguraikan implementasi program PPK Ormawa oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi di Desa Kalimanggis Kulon, Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan perencanaan, implementasi, monitoring, hingga evaluasi.  Hasil  kegiatan  menunjukkan  adanya peningkatan signifikan dalam tiga bidang utama, yakni literasi,  ekonomi, dan budaya. Pojok literasi yang dibangun di lima dusun berhasil meningkatkan minat baca masyarakat, sementara pendampingan UMKM pareredan berdampak  pada  diversifikasi  produk,  modernisasi  kemasan,  dan  kenaikan  pendapatan rata-rata 25%. Pada aspek budaya, pembentukan sanggar seni dan festival desa meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pelestarian seni tradisional. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa PPK Ormawa mampu menciptakan ekosistem desa cerdas berbasis literasi, ekonomi kreatif, dan budaya lokal, dengan potensi keberlanjutan yang kuat melalui dukungan pemerintah desa. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, literasi, UMKM, budaya lokal
Analisis Strategi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Akreditasi di MTs Manggarupi Kabupaten Gowa Muhammad Asrijal; Irmawati, Irmawati; Mus, Sumarlin
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4625

Abstract

Akreditasi madrasah merupakan upaya untuk menjamin mutu pendidikan sekaligus bentuk akuntabilitas publik terhadap penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini dilakukan di MTs Manggarupi Kabupaten Gowa untuk menganalisis strategi kepala madrasah dalam meningkatkan akreditasi melalui penguatan manajemen sekolah, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta peningkatan mutu pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan akreditasi dilaksanakan melalui penyusunan visi, misi, dan program kerja, pelaksanaan supervisi akademik, pelatihan, serta penerapan manajemen berbasis sekolah yang transparan. Faktor pendukung strategi ini adalah kepemimpinan kepala madrasah yang visioner dan partisipatif, sementara hambatannya meliputi keterbatasan sarana prasarana dan dana operasional. Strategi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan dan capaian akreditasi madrasah. Kata kunci: Strategi Kepala Madrasah, Akreditasi, Manajemen Sekolah, Mutu Pendidikan
Workshop on Enhancing Elementary School Teachers' Competency in Interactive Digital Learning Through The Use of Smartphone-Based Digital Platforms: Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Digital Interaktif melalui Pemanfaatan Platform Digital Berbasis Smartphone Yuliyanto, Aan; Utami, Candra Tri; Bayuni, Tia Citra; Natasya, Natasya; Anis Handayani, Julia; Irene, Rosafina; Dewi, Siti Nurholisoh; Assadam, Muhammad Hilman Falahuddin; Nizwah, Ummu
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4665

Abstract

Abstract This workshop aims to improve the competence of elementary school teachers using digital learning media, in particular, Wordwall, Pickerwhell and Ahaslides. This activity is a Community Service Program of the Elementary School Teacher Education Lecturer Team of Universitas Pelita Bangsa which was carried out online involving 2 Principals, 15 Elementary School Teachers, and 79 Students spread across regions in Indonesia, especially Bekasi, West Java. The workshop was carried out through three stages, namely preparation, material delivery, and evaluation. In the preparation stage, the service team prepared an online workshop by inviting the cooperation of several schools and involving students. In the implementation stage, workshop participants participated in the presentation of theory and practice in the use of digital platforms through Zoom Meetings and then the evaluation was carried out through the help of Google Form after the implementation. The results of the evaluation showed that 82% of participants gave a very useful, solution, and innovative assessment of the implementation of the workshop, while 56.1% of participants rated YouTube as the easiest platform to use, followed by Wordwall at 34.1%. Overall, this workshop received an average satisfaction of 4.88 out of 5. Thus, this digital learning workshop is effective in improving teachers' competence in smartphone-based digital learning. It is hoped that there will be no more limitations for teachers to implement digital learning by utilizing gadgets owned by all groups, namely smartphones. Keywords: Workshop; Digital Learning; Elementary School Teachers; Smartphone Abstrak Workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi Guru SD memanfaatkan media pembelajaran digital, khususnya, Wordwall, Pickerwhell dan Ahaslides. Kegiatan ini merupakan Program Pengabdian Masyarakat Tim Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pelita Bangsa yang dilaksanakan secara daring dengan melibatkan 2 Kepala Sekolah, 15 Guru SD, dan 79 Mahasiswa yang tersebar di wilayah di Indonesia khususnya Bekasi, Jawa Barat. Workshop dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, penyampaian materi, dan evaluasi. Pada tahap persiapan tim pengabdian mempersiapkan workshop secara daring dengan mengajak kerjasama beberapa sekolah dan melibatkan mahasiswa. Tahap implementasi, peserta workshop mengikuti pemaparan teori dan praktik dalam penggunaan platform digital melalui Zoom Meeting kemudian pada evaluasi dilaksanakan melalui bantuan Google Form usai pelaksanaan. Hasil evaluasi menunjukkan 82% peserta memberikan penilaian sangat Bermanfaat, Solutif, dan Inovatif terhadap pelaksanan workshop, sementara 56,1% peserta menilai YouTube sebagai platform yang paling mudah digunakan dan disusul Wordwall 34,1%. Keseluruhan, workshop ini mendapatkan rata-rata kepuasan 4,88 dari 5. Dengan demikian workshop pembelajaran digital ini efektif meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran digital berbasis smartphone. Diharapkan tidak ada lagi keterbatasan guru mengimplementasikan pembelajaran digital dengan memanfaatkan gawai yang dimiliki semua kalangan yaitu Smartphone. Kata kunci: Workshop; Pembelajaran Digital;Guru SD; Smartphone
Edukasi Manajemen Keuangan dalam Praktik Arisan Berbasis Keluarga: Meningkatkan Pemahaman pada Komunitas Ikatan Keluarga: Financial Management Education in Family-Based Rotating Savings Practices: Enhancing Financial Literacy within Kinship Communities Safrizal, Safrizal; Sugesti, Heni; Aggreni, Meilinda; Chandra, Yogi; Nanda, Novira Fazri
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4718

Abstract

Abstrak Kegiatan arisan merupakan tradisi sosial-ekonomi yang telah mengakar dalam masyarakat Indonesia, khususnya di komunitas keluarga. Arisan berpotensi menjadi media pemberdayaan ekonomi keluarga, namun praktiknya seringkali hanya bersifat konsumtif dan belum didukung oleh pemahaman manajemen keuangan yang memadai. Pengabdian ini menyasar Komunitas Ikatan Keluarga di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, yang aktif melakukan arisan namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan pribadi dan usaha rumahan. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan literasi dan keterampilan manajemen keuangan keluarga dan usaha kecil; (2) mendorong pemanfaatan dana arisan untuk kegiatan produktif seperti modal usaha atau tabungan; dan (3) membangun sistem pencatatan keuangan sederhana untuk anggota komunitas. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif, termasuk ceramah, simulasi, diskusi kelompok, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta umpan balik peserta. Dengan pendekatan yang kontekstual dan praktis, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran finansial, meningkatkan kemampuan pengelolaan dana arisan secara produktif, dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga melalui model edukasi yang mudah direplikasi di komunitas lainnya. Kata kunci: manajemen keuangan keluarga; arisan produktif; literasi keuangan; usaha rumahan; pemberdayaan komunitas Financial Management Education in Family-Based Rotating Savings Practices: Enhancing Financial Literacy within Kinship Communities Abstract The activity of “arisan” (rotating savings and credit association) is a socio-economic tradition deeply rooted in Indonesian society, particularly within family communities. Arisan has the potential to serve as a medium for family economic empowerment; however, in practice, it often remains consumptive in nature and lacks adequate understanding of financial management. This community service program targets the Family Association Community in Air Dingin Village, Bukit Raya District, which actively conducts arisan but still faces various challenges in managing personal and home-based business finances. The objectives of this activity are: (1) to enhance family and small business financial literacy; (2) to encourage the productive use of arisan funds for activities such as business capital or savings; and (3) to develop a simple financial recording system for community members. Using a participatory approach that includes lectures, simulations, group discussions, and reflection, this activity is expected to raise financial awareness, improve the ability to manage arisan funds productively, and strengthen household economic resilience through an educational model that is practical and replicable in other communities. Keywords: family financial management; productive arisan; financial literacy; home-based business; community empowerment.
Implementasi Fun Math Berbasis Etnomatematika Melalui Permainan Lompat Tali Matematika untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMP: The Implementation of Ethnomathematics-Based Fun Math Through a Mathematical Jump Rope Game to Enhance Junior High School Students’ Learning Interest Sarassanti, Yumi; Zulkarnain; Desty Septianawati; Hidayu Sulisti; Viranikita; Robiyati
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4772

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui penerapan fun math berbasis etnomatematika dengan menggunakan permainan tradisional lompat tali. Selama ini, pembelajaran matematika sering dianggap sulit dan membosankan oleh sebagian siswa. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, serta dekat dengan budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu (1) observasi dan identifikasi kebutuhan sekolah mitra, (2) implementasi permainan lompat tali matematika dalam kegiatan pembelajaran, serta (3) evaluasi hasil kegiatan melalui angket minat belajar dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran. Siswa merasa matematika lebih mudah dipahami karena dikaitkan dengan aktivitas permainan yang familiar dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru memperoleh pengalaman baru dalam mengintegrasikan unsur budaya ke dalam pembelajaran. Dengan demikian, implementasi fun math berbasis etnomatematika melalui permainan lompat tali terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meningkatkan minat belajar matematika siswa SMP. Kata Kunci: fun math, etnomatematika, lompat tali, minat belajar, siswa SMP Abstract This community service activity aims to increase junior high school (SMP) students' interest in learning mathematics through the implementation of ethnomathematics-based fun math using the traditional jump rope game. Mathematics learning is often considered difficult and boring by some students. Therefore, learning innovations are needed that are contextual, enjoyable, and closely aligned with local culture. The activity was carried out in several stages: (1) observation and identification of the needs of partner schools, (2) implementation of the math jump rope game in learning activities, and (3) evaluation of the activity results through learning interest questionnaires and interviews. The results of the activity showed increased student enthusiasm and active participation during the learning process. Students found mathematics easier to understand because it was linked to familiar game activities in everyday life. Furthermore, teachers gained new experience in integrating cultural elements into learning. Thus, the implementation of ethnomathematics-based fun math through the jump rope game proved effective in creating a fun learning atmosphere and increasing junior high school students' interest in learning mathematics. Keywords: fun math, ethnomathematics, jump rope, learning interest, junior high school students
Sosialisasi Tentang Bahaya Pernikahan di Bawah Umur di SMAN 4 Kota Sukabumi: Educational Outreach on the Prevention of Underage Marriage at SMAN 4 Sukabumi City Yudistira, Yogi
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan sosialisasi mengenai bahaya pernikahan dini di SMAN 4 Kota Sukabumi sebagai upaya pencegahan meningkatnya perkawinan anak di Indonesia. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang disampaikan melalui ceramah interaktif, video edukatif, diskusi, dan studi kasus mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang risiko kesehatan, psikologis, sosial, dan hukum dari pernikahan di bawah umur. Kegiatan ini juga memperkuat kesadaran siswa akan pentingnya kesiapan usia dan emosional sebelum menikah serta menegaskan peran sekolah dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan perlindungan anak. Kata kunci: pernikahan dini, dispensasi nikah, sosialisasi, perlindungan anak, edukasi remaja. Abstract This study aims to describe the implementation of outreach programs on the dangers of early marriage at SMAN 4 Sukabumi City as an effort to prevent the increase in child marriage in Indonesia. Using qualitative descriptive methods, data were collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that the outreach program, delivered through interactive lectures, educational videos, discussions, and case studies, was able to improve students' understanding of the health, psychological, social, and legal risks of underage marriage. This activity also strengthened students' awareness of the importance of age and emotional readiness before marriage and emphasized the role of schools in providing reproductive health and child protection education. Keywords: early marriage, marriage dispensation, socialization, child protection, youth education.
Edukasi Pencegahan Terjadinya ISPA pada PT XYZ Daerah Morowali Utara: Educational Intervention for the Prevention of Acute Respiratory Infections (ARI) at PT XYZ, North Morowali Region Hasan, Tahirah; Aniya Rahmania; Lutfia Amril; Muthi'ah Firmansyah; Yasnidar
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4855

Abstract

Abstrak Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang berpotensi terjadi pada pekerja tambang PT XYZ akibat paparan debu dan kondisi kerja berat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai ISPA, mendorong perilaku pencegahan, serta mendukung penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kesehatan dan pemasangan poster kesehatan di area kerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pekerja terhadap faktor risiko, pencegahan, dan prosedur kesehatan terkait ISPA. Kata Kunci: ISPA, edukasi kesehatan, pekerja tambang, PT XYZ, K3 Abstract Acute Respiratory Tract Infection (ARI) is a potential health problem for PT XYZ mine workers due to dust exposure and harsh working conditions. This activity aims to increase worker knowledge about ARI, encourage preventative behavior, and support the implementation of an Occupational Safety and Health (OHS) culture. The methods used included health outreach and the display of health posters in the work area. The results of the activity showed an increase in worker understanding of risk factors, prevention, and health procedures related to ARI. Keywords: ARI, health education, mine workers, PT XYZ, OHS
Pembuatan Ecobrick dan Pelatihan Pembuatan Banana Roll Di Desa Teupin Ara Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya: Community-Based Ecobrick Production and Banana Roll Processing Training in Teupin Ara Village, Teunom Subdistrict, Aceh Jaya Regency Apprilia, Aja Labitha; Herliani, Herliani; Ratna, Cut; Sukaesih, Firma; Vandaya, Aryo; Afzal, Rizkiya; Riana, Hesti; Novita, Riska
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4860

Abstract

Abstrak Kegiatan pembuatan ecobrick dan pelatihan pembuatan banana roll sebagai inisiatif pengembangan masyarakat di Desa Teupin Ara, Kecamatan Tenom, Kabupaten Aceh Jaya. Ecobrick, yang merupakan botol plastik yang diisi dengan sampah plastik untuk membentuk bata ramah lingkungan, bertujuan mengurangi limbah plastik dan mempromosikan konstruksi berkelanjutan. Sementara itu, pelatihan pembuatan banana roll fokus pada pengembangan produk makanan lokal berbasis pisang untuk meningkatkan keterampilan warga dan potensi ekonomi desa.Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, produksi ecobrick yang siap pakai, serta kemampuan warga dalam membuat banana roll sebagai produk bernilai jual. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, produksi ecobrick yang siap pakai, serta kemampuan warga dalam membuat banana roll sebagai produk bernilai jual. Kata Kunci : Ecobrick, Banana Roll, Pelatihan, Pengembangan Masyarakat. Abstract Ecobrick-making activities and banana roll training are part of a community development initiative in Teupin Ara village, Teunom District, Aceh Jaya Regency. Ecobricks which are plastic bottles filled with plastic waste to form eco-friendly bricks, aim to reduce plastic waste and promote sustainable construction. Meanwhile, the banana roll training focuses on developing local banana-based food products to improve community skills and the village’s economic potential. The results show increased environmental awareness, ready to use ecobrick production, and residents’ ability to make banana rolls as a marketable product. Keyword : Ecobrick, Banana Roll, Training, Community Development