cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl. RSUD Melawi KM. 04 Kecamatan Nanga Pinoh Kab. Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27756653     DOI : https://doi.org/10.46368/dpkm
Fokus Jurnal ini adalah mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat di berbagai bidang keilmuan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 387 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI MENGIDENTIFIKASI UNSUR-UNSUR CERITA ANAK KELAS V SDN 22/12 SALEBBO KABUPATEN PANGKEP Darlindah Lestari; Andi Adam; Ummu Khaltsum
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.4803

Abstract

Darlindah Lestari, 2025. The Effect of Using Audio Visual Media on Student Learning Outcomes in Identifying Elements of Children's Stories for Grade V of Sdn 22/12 Salebbo, Pangkep Regency. Thesis. Department of Elementary School Teacher Education. Faculty of Teacher Training and Education, Muhammadiyah University of Makassar, supervised by Andi Adam and Ummu Khaltsum. The main problem of this research is whether audio-visual media has an effect on students' learning outcomes in the material of identifying elements of children's stories in grade V of SDN 22/12 Salebbo, Pangkep Regency. This research aims to determine the effect of the use of audio-visual media on students' learning outcomes in the material of identifying elements of children's stories in grade V of SDN 22/12 Salebbo, Pangkep Regency. This research is a quantitative one. It uses a quasi-experimental design. In this experiment, there are two groups: the experimental group, given audiovisual treatment, and the control group, given no treatment. The subjects were 19 fifth-grade students at SDN 22/12 Salebbo, Pangkep Regency. The results of the study showed that based on the pretest of the experimental and control class learning outcomes, the average pretest value of the experimental group was 58.75 and the average pretest value in the control group was 43.18. After being given treatment to the control class and the experimental class, then given a posttest of the learning outcomes in the experimental class and the control class, the data obtained were the average value of the experimental class of 81.87 and the average value of the control class of 50.09. The average value of the experimental class was greater than the average value of the control class with a difference of 31.78. This proves that the use of audio-visual media has an effect on student learning outcomes in the material of identifying elements of children's stories in class V SDN 22/12 Salebbo, Pangkep Regency. Keywords: Quasi Experiment, Audio Visual Media and Listening Skills
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ADMINISTRASI HUKUM UMUM DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI NTB Nur Indry Yani Febriyanti; Ayu Fitrianingsih; Sri Uswatun Hasanah Mang; Asfarony Hendra Nazwin; Rahmad Hidayat; Muhammad Aprian Jailani
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4846

Abstract

Abstract : This study aims to examine the implementation of public legal administration services (AHU) policy by the Regional Office of the Ministry of of West Nusa Tenggara (NTB) in supporting the legal status of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Using a descriptive qualitative approach, the study reveals several challenges in service implementation, including low legal literacy, limited technological infrastructure, and minimal budget support. Findings show that services such as the Sole Proprietorship through the AHU Online platform have significant potential to strengthen MSME legality, but their effectiveness is still hindered by uneven access to information and technology in rural areas. Cross-sector collaboration and legal education strategies are needed to ensure that all MSME actors can fairly and equitably access the benefits of legal business recognition.Keywords: AHU, MSMES, legality, Kemenkum NTB, Sole ProprietorshipKeywords:AHU, UMKM, Legalitas, Perseroan Perorangan, Kanwil Kemenkum NTB Kata Kunci: AHU, MSMES, legality, Kemenkum NTB, Sole Proprietorship Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU) oleh kantor Wilayah Kementrian Hukum (Kanwil Kemenkum) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam mendukung legalitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengungkap berbagai tantangan dalam penerapan layanan, termasuk rendahnya literasu hukum, keterbatasan infrastruktur teknologi, dan minimnya dukungan anggaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa layanan seperti Perseroan Perorangan melalui platform AHU Online memiliki potensi besar dalam memperkuat legalitas UMKM, namun efektivitasnya masih terbatas oleh ketimpangan akses informasi dan teknologi di wilayah pedesaan. Diperlukan kolaborasi lints sektor dan strategi edukasi hukum untuk memastikan seluruh pelaku UMKM dapat mengakses manfaat legalitas secara adil dan merata. Keywords:AHU, UMKM, Legalitas, Perseroan Perorangan, Kanwil Kemenkum NTB
PROSEDUR PENERAPAN DIFFERENTIAL OF OTHER BEHAVIOR TERHADAP PERILAKU MENGGANGGU SISWA DI TK SANTA ANNA SURABAYA Bakhrudin All Habsy; Ardini Farzana Yurianto; Dyah Amelia Susanti; Zelma Setya Kasih; Amalia Hamida
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i2.2015

Abstract

Abstract: Kindergarten education is an important foundation in children's development, preparing them to enter higher levels of education. One of the main challenges in the learning process in kindergarten is disruptive behavior. This behavior can hinder the learning process not only for the students concerned but also for their classmates and teachers. One approach that can be used to address disruptive behavior in kindergarten students is the application of Differential Reinforcement of Other Behavior (DRO). For this reason, this service aims to find out the procedure for applying DRO to the disruptive behavior of kindergarten students. The research method used is a qualitative method with data collection methods using Classroom Action Research (PTK) supported by participatory observation. The results of the implementation of this DRO application show that the provision of DRO must be carried out periodically so that student's disruptive behavior can be reduced. In addition, for the application of DRO to run more effectively, it needs to be combined with other procedures such as token economy. Keywords: Differential of Other Behavior, Disruptive Behavior, Kindergarten Students Abstrak: Pendidikan TK menjadi fondasi penting dalam perkembangan anak, mempersiapkan mereka untuk memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Salah satu tantangan utama dalam proses pembelajaran di TK adalah perilaku mengganggu siswa. Perilaku ini dapat menghambat proses pembelajaran tidak hanya bagi siswa yang bersangkutan, tetapi juga bagi teman-teman sekelasnya dan guru. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi perilaku mengganggu pada siswa TK adalah penerapan Differential Reinforcement of Other Behavior (DRO). Untuk itu, pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penerapan DRO terhadap perilaku mengganggu siswa TK. Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang didukung dengan observasi partisipatif. Hasil pelaksanaan penerapan DRO ini menunjukkan bahwa pemberian DRO harus dilakukan secara berkala agar perilaku mengganggu siswa dapat dikurangi. Selain itu, agar penerapan DRO dapat berjalan lebih efektif maka perlu digabungkan dengan prosedur lain seperti token ekonomi.   Kata kunci: Differential of Other Behavior, Perilaku Mengganggu, Siswa TK
REBRANDING KOMUNITAS PEDAGANG KAKI LIMA WISATA IJEN KOTA MALANG MELALUI DIGITALISASI DAN SERTIFIKASI HALAL MENUJU PARIWISATA HALAL Lailatul Farida; Sugeng Ali Mansur; Sri Andriani
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.3503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rebranding komunitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Wisata Ijen Kota Malang melalui digitalisasi dan sertifikasi halal guna mendukung perkembangan pariwisata halal. Digitalisasi dilakukan melalui pelatihan penggunaan media sosial dan pengembangan situs web yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas produk secara online. Di sisi lain, sertifikasi halal diberikan untuk memperkuat kepercayaan konsumen, terutama dari kalangan wisatawan Muslim, dengan menjamin bahwa produk yang ditawarkan sesuai dengan prinsip syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemberdayaan berbasis potensi lokal komunitas PKL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan digitalisasi berhasil membantu para pedagang memperluas pasar dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan secara signifikan. Selain itu, sertifikasi halal memberikan nilai tambah yang substansial pada produk mereka, terutama dalam menarik konsumen Muslim yang lebih peduli terhadap kehalalan produk.
Inisiasi “PUTING” (Putuskan Stunting) Dengan Produksi Kelonor: Daun Kelor Sebagai Booster ASI Dan Tumbuh Kembang Bina Melvia Girsang; Kristiawan Hadinata Ginting; Yade Metri Permata; Eqlima Elfira; Juli Sitanggang; Zalfa Shayra Nasution; Bunga Sri Amanda
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.4106

Abstract

Penduduk desa Denai Kuala dengan proporsi 47,1% berjenis kelamin perempuan merupakan potensi yang seharusnya diberdayakan dan berkontribusi dalam pemberdayaan kesehatan menyusui dan tumbuh kembang balita. Kegiatan pendampingan dan pemberdayaan perempuan dilakukan dalam kegiatan “Inisiasi “PUTING” (Putuskan Stunting) Dengan Produksi Kelonor: Inovasi Diversifikasi Daun Kelor Sebagai Bahan Pangan Fungsional Booster ASI Dan Tumbuh Kembang Pada Kelas Perempuan Mandiri Berbudaya (Kelapa Muda). Dengan tindakan pemanfaatan pekarangan untuk penanaman kelor, mengolahnya menjadi produk kelonor, menggunakannya, serta merasakan manfaatnya. Hal ini dilakukan sebagai tindakan pemberdayaan pemutusan angka kejadian stunting dengan kesehatan menyusui, dan menjaga ketahanan pangan keluarga uang bergizi tetap terjaga
Optimalisasi Potensi Lokal Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Daun Pandan dan Jeruk Nipis: Optimizing Local Potential through Training in the Production of Dishwashing Liquid Made from Pandan Leaves and Lime Maryana Maryana; Irfan Irfan; Arini Arini; Mohd Musthaufi; Eva Amalia
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4118

Abstract

Abstrak Gampong Meunasah Dayah Meunara terletak di Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara,  memiliki potensi lokal yang melimpah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan kemandirian desa, seperti pandan dan jeruk nipis. Pandan mengandung antibakteri alami, sementara jeruk nipis kaya akan asam sitrat yang efektif menghilangkan lemak dan kotoran. Kombinasi keduanya menghasilkan sabun cuci piring yang tidak hanya membersihkan, tetapi juga memberikan aroma segar alami. Permasalahan utama yang dihadapi oleh masyarakat belum maksimal dan kurangnya inovasi dalam pengembangan produk-produk berbasis potensi lokal serta kurangnya keterampilan dan pengetahuan dalam mengelola sumber daya yang ada. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan upaya untuk mengoptimalkan potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat untuk menggunakan pandan dan jeruk nipis. Salah satu kegiatan pemberdayaan masyarakat adalah pembuatan sabun cuci piring ramah lingkungan dari ekstrak jeruk nipis dan daun pandan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat untuk menghasilkan produk-produk ramah lingkungan yang bernilai ekonomis. Kata kunci: potensi lokal, sabun cuci piring, pandan, jeruk nipis Abstract Gampong Meunasah Dayah Meunara is located in Kuta Makmur District, North Aceh Regency, has abundant local potential that can be utilized to improve community welfare and realize village independence, such as pandan and lime. Pandan contains natural antibacterial, while lime is rich in citric acid which is effective in removing grease and dirt. The combination of the two produces a dishwashing soap that not only cleans, but also provides a natural fresh scent. The main problems faced by the community are the lack of optimal use and lack of innovation in developing products based on local potential, as well as the lack of skills and knowledge in managing existing resources. Based on these problems, efforts are needed to optimize local potential through community empowerment to use pandan and lime. One of the community empowerment activities is making environmentally friendly dishwashing soap from lime extract and pandan.. This service aims to improve the quality of life of the community to produce environmentally friendly products that have economic value.  Keywords: local potential, dishwashing soap, pandan, lime
Transformasi Desa Kalimanggis Kulon: Literasi, Ekonomi, dan Budaya untuk Kemandirian Akmarun Naisya Larasati; Novi Satria Pradja; Irsa Luviantika; Meliza Aprillia; Lidiya Melani Putri; Nursynta Nursynta
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4586

Abstract

Abstract : The Student Organization Capacity Strengthening Program (PPK Ormawa) is an initiative by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology of Indonesia to empower students as agents of social change. This article describes the implementation of the PPK Ormawa program by the Student Association of Economic Education in Kalimanggis Kulon Village, Kuningan Regency. The method applied was a participatory approach involving planning, implementation, monitoring, and evaluation stages. The results indicate significant   improvements   in   three   key   areas:   literacy,   economy,   and   culture.  The establishment of five literacy corners in each hamlet increased community reading interest, while the empowerment of local MSMEs (pareredan snacks) led to product diversification, modern packaging, and an average 25% income increase. In the cultural aspect, the establishment  of  an  art  studio  and  village  festival  encouraged  youth  involvement  in preserving traditional arts. The study concludes that PPK Ormawa can create a smart village ecosystem based on literacy, creative economy, and local culture, with strong sustainability potential supported by the village government. Keywords: Community empowerment, literacy, MSMEs, local culture Abstrak : Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk  mendorong  mahasiswa  menjadi  agen  perubahan sosial di masyarakat. Artikel ini menguraikan implementasi program PPK Ormawa oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi di Desa Kalimanggis Kulon, Kabupaten Kuningan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan perencanaan, implementasi, monitoring, hingga evaluasi.  Hasil  kegiatan  menunjukkan  adanya peningkatan signifikan dalam tiga bidang utama, yakni literasi,  ekonomi, dan budaya. Pojok literasi yang dibangun di lima dusun berhasil meningkatkan minat baca masyarakat, sementara pendampingan UMKM pareredan berdampak  pada  diversifikasi  produk,  modernisasi  kemasan,  dan  kenaikan  pendapatan rata-rata 25%. Pada aspek budaya, pembentukan sanggar seni dan festival desa meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pelestarian seni tradisional. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa PPK Ormawa mampu menciptakan ekosistem desa cerdas berbasis literasi, ekonomi kreatif, dan budaya lokal, dengan potensi keberlanjutan yang kuat melalui dukungan pemerintah desa. Kata kunci: Pemberdayaan masyarakat, literasi, UMKM, budaya lokal
Analisis Strategi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Akreditasi di MTs Manggarupi Kabupaten Gowa Muhammad Asrijal; Irmawati Irmawati; Sumarlin Mus
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4625

Abstract

Akreditasi madrasah merupakan upaya untuk menjamin mutu pendidikan sekaligus bentuk akuntabilitas publik terhadap penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini dilakukan di MTs Manggarupi Kabupaten Gowa untuk menganalisis strategi kepala madrasah dalam meningkatkan akreditasi melalui penguatan manajemen sekolah, peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta peningkatan mutu pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan akreditasi dilaksanakan melalui penyusunan visi, misi, dan program kerja, pelaksanaan supervisi akademik, pelatihan, serta penerapan manajemen berbasis sekolah yang transparan. Faktor pendukung strategi ini adalah kepemimpinan kepala madrasah yang visioner dan partisipatif, sementara hambatannya meliputi keterbatasan sarana prasarana dan dana operasional. Strategi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan dan capaian akreditasi madrasah. Kata kunci: Strategi Kepala Madrasah, Akreditasi, Manajemen Sekolah, Mutu Pendidikan
Workshop on Enhancing Elementary School Teachers' Competency in Interactive Digital Learning Through The Use of Smartphone-Based Digital Platforms: Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Digital Interaktif melalui Pemanfaatan Platform Digital Berbasis Smartphone Aan Yuliyanto; Candra Tri Utami; Tia Citra Bayuni; Natasya Natasya; Julia Anis Handayani; Rosafina Irene; Siti Nurholisoh Dewi; Muhammad Hilman Falahuddin Assadam; Ummu Nizwah
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4665

Abstract

Abstract This workshop aims to improve the competence of elementary school teachers using digital learning media, in particular, Wordwall, Pickerwhell and Ahaslides. This activity is a Community Service Program of the Elementary School Teacher Education Lecturer Team of Universitas Pelita Bangsa which was carried out online involving 2 Principals, 15 Elementary School Teachers, and 79 Students spread across regions in Indonesia, especially Bekasi, West Java. The workshop was carried out through three stages, namely preparation, material delivery, and evaluation. In the preparation stage, the service team prepared an online workshop by inviting the cooperation of several schools and involving students. In the implementation stage, workshop participants participated in the presentation of theory and practice in the use of digital platforms through Zoom Meetings and then the evaluation was carried out through the help of Google Form after the implementation. The results of the evaluation showed that 82% of participants gave a very useful, solution, and innovative assessment of the implementation of the workshop, while 56.1% of participants rated YouTube as the easiest platform to use, followed by Wordwall at 34.1%. Overall, this workshop received an average satisfaction of 4.88 out of 5. Thus, this digital learning workshop is effective in improving teachers' competence in smartphone-based digital learning. It is hoped that there will be no more limitations for teachers to implement digital learning by utilizing gadgets owned by all groups, namely smartphones. Keywords: Workshop; Digital Learning; Elementary School Teachers; Smartphone Abstrak Workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi Guru SD memanfaatkan media pembelajaran digital, khususnya, Wordwall, Pickerwhell dan Ahaslides. Kegiatan ini merupakan Program Pengabdian Masyarakat Tim Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pelita Bangsa yang dilaksanakan secara daring dengan melibatkan 2 Kepala Sekolah, 15 Guru SD, dan 79 Mahasiswa yang tersebar di wilayah di Indonesia khususnya Bekasi, Jawa Barat. Workshop dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, penyampaian materi, dan evaluasi. Pada tahap persiapan tim pengabdian mempersiapkan workshop secara daring dengan mengajak kerjasama beberapa sekolah dan melibatkan mahasiswa. Tahap implementasi, peserta workshop mengikuti pemaparan teori dan praktik dalam penggunaan platform digital melalui Zoom Meeting kemudian pada evaluasi dilaksanakan melalui bantuan Google Form usai pelaksanaan. Hasil evaluasi menunjukkan 82% peserta memberikan penilaian sangat Bermanfaat, Solutif, dan Inovatif terhadap pelaksanan workshop, sementara 56,1% peserta menilai YouTube sebagai platform yang paling mudah digunakan dan disusul Wordwall 34,1%. Keseluruhan, workshop ini mendapatkan rata-rata kepuasan 4,88 dari 5. Dengan demikian workshop pembelajaran digital ini efektif meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran digital berbasis smartphone. Diharapkan tidak ada lagi keterbatasan guru mengimplementasikan pembelajaran digital dengan memanfaatkan gawai yang dimiliki semua kalangan yaitu Smartphone. Kata kunci: Workshop; Pembelajaran Digital;Guru SD; Smartphone
Edukasi Manajemen Keuangan dalam Praktik Arisan Berbasis Keluarga: Meningkatkan Pemahaman pada Komunitas Ikatan Keluarga: Financial Management Education in Family-Based Rotating Savings Practices: Enhancing Financial Literacy within Kinship Communities Safrizal Safrizal; Heni Sugesti; Meilinda Aggreni; Yogi Chandra; Novira Fazri Nanda
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4718

Abstract

Abstrak Kegiatan arisan merupakan tradisi sosial-ekonomi yang telah mengakar dalam masyarakat Indonesia, khususnya di komunitas keluarga. Arisan berpotensi menjadi media pemberdayaan ekonomi keluarga, namun praktiknya seringkali hanya bersifat konsumtif dan belum didukung oleh pemahaman manajemen keuangan yang memadai. Pengabdian ini menyasar Komunitas Ikatan Keluarga di Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, yang aktif melakukan arisan namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan keuangan pribadi dan usaha rumahan. Tujuan kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan literasi dan keterampilan manajemen keuangan keluarga dan usaha kecil; (2) mendorong pemanfaatan dana arisan untuk kegiatan produktif seperti modal usaha atau tabungan; dan (3) membangun sistem pencatatan keuangan sederhana untuk anggota komunitas. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif, termasuk ceramah, simulasi, diskusi kelompok, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta umpan balik peserta. Dengan pendekatan yang kontekstual dan praktis, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran finansial, meningkatkan kemampuan pengelolaan dana arisan secara produktif, dan memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga melalui model edukasi yang mudah direplikasi di komunitas lainnya. Kata kunci: manajemen keuangan keluarga; arisan produktif; literasi keuangan; usaha rumahan; pemberdayaan komunitas Financial Management Education in Family-Based Rotating Savings Practices: Enhancing Financial Literacy within Kinship Communities Abstract The activity of “arisan” (rotating savings and credit association) is a socio-economic tradition deeply rooted in Indonesian society, particularly within family communities. Arisan has the potential to serve as a medium for family economic empowerment; however, in practice, it often remains consumptive in nature and lacks adequate understanding of financial management. This community service program targets the Family Association Community in Air Dingin Village, Bukit Raya District, which actively conducts arisan but still faces various challenges in managing personal and home-based business finances. The objectives of this activity are: (1) to enhance family and small business financial literacy; (2) to encourage the productive use of arisan funds for activities such as business capital or savings; and (3) to develop a simple financial recording system for community members. Using a participatory approach that includes lectures, simulations, group discussions, and reflection, this activity is expected to raise financial awareness, improve the ability to manage arisan funds productively, and strengthen household economic resilience through an educational model that is practical and replicable in other communities. Keywords: family financial management; productive arisan; financial literacy; home-based business; community empowerment.