cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl. RSUD Melawi KM. 04 Kecamatan Nanga Pinoh Kab. Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27756653     DOI : https://doi.org/10.46368/dpkm
Fokus Jurnal ini adalah mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat di berbagai bidang keilmuan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 321 Documents
Pembuatan Ecobrick dan Pelatihan Pembuatan Banana Roll Di Desa Teupin Ara Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya: Community-Based Ecobrick Production and Banana Roll Processing Training in Teupin Ara Village, Teunom Subdistrict, Aceh Jaya Regency Apprilia, Aja Labitha; Herliani, Herliani; Ratna, Cut; Sukaesih, Firma; Vandaya, Aryo; Afzal, Rizkiya; Riana, Hesti; Novita, Riska
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4860

Abstract

Abstrak Kegiatan pembuatan ecobrick dan pelatihan pembuatan banana roll sebagai inisiatif pengembangan masyarakat di Desa Teupin Ara, Kecamatan Tenom, Kabupaten Aceh Jaya. Ecobrick, yang merupakan botol plastik yang diisi dengan sampah plastik untuk membentuk bata ramah lingkungan, bertujuan mengurangi limbah plastik dan mempromosikan konstruksi berkelanjutan. Sementara itu, pelatihan pembuatan banana roll fokus pada pengembangan produk makanan lokal berbasis pisang untuk meningkatkan keterampilan warga dan potensi ekonomi desa.Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, produksi ecobrick yang siap pakai, serta kemampuan warga dalam membuat banana roll sebagai produk bernilai jual. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, produksi ecobrick yang siap pakai, serta kemampuan warga dalam membuat banana roll sebagai produk bernilai jual. Kata Kunci : Ecobrick, Banana Roll, Pelatihan, Pengembangan Masyarakat. Abstract Ecobrick-making activities and banana roll training are part of a community development initiative in Teupin Ara village, Teunom District, Aceh Jaya Regency. Ecobricks which are plastic bottles filled with plastic waste to form eco-friendly bricks, aim to reduce plastic waste and promote sustainable construction. Meanwhile, the banana roll training focuses on developing local banana-based food products to improve community skills and the village’s economic potential. The results show increased environmental awareness, ready to use ecobrick production, and residents’ ability to make banana rolls as a marketable product. Keyword : Ecobrick, Banana Roll, Training, Community Development
Pendampingan Penerapan Pencatatan Keuangan Sederhana dalam Pengembangan Usaha UMKM Yoyo Ice Cream: Assistance in Implementing Simple Financial Record-Keeping for the Development of the Yoyo Ice Cream MSME Wahyuni, Lili; Anggreni Das, Nidia; Taufik Dzakiyyah , Husni; Indriati, Elvina; Devina Hamdi, Chintia; Nurlisafani
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4875

Abstract

Abstrak Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan, khususnya pada pencatatan keuangan yang belum tertib dan terstruktur. Keterbatasan pemahaman pelaku usaha terhadap akuntansi sederhana menyebabkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran belum dilakukan secara konsisten, serta belum adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan usaha UMKM es krim Yoyo melalui penerapan pencatatan keuangan sederhana guna meningkatkan pengelolaan keuangan dan keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM es krim. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi dan pendampingan terkait pencatatan keuangan sederhana yang meliputi pencatatan transaksi harian, perhitungan laba rugi sederhana, serta pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pendampingan, pencatatan keuangan usaha es krim masih bersifat sederhana dan tidak terstruktur. Setelah dilakukan pendampingan, pelaku usaha menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan yang rapi, jujur, dan sesuai dengan kondisi usaha. Penerapan pencatatan keuangan sederhana memberikan dampak positif dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan serta mendukung pengembangan dan keberlanjutan UMKM es krim Yoyo. Kata kunci : UMKM, pencatatan keuangan sederhana, pengembangan usaha, akuntabilitas keuangan Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) commonly experience difficulties in financial management, particularly in maintaining systematic financial records. Limited knowledge of basic accounting leads to inconsistent recording of financial transactions and the lack of separation between personal and business finances. This community service activity aimed to improve the financial management of the Yoyo ice cream MSME through the implementation of simple financial record-keeping. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. The activity was conducted through education and mentoring on simple financial recording, including daily transaction records, basic profit and loss calculations, and the separation of personal and business finances. The results showed an improvement in the MSME owner’s understanding and awareness of the importance of proper financial records, which contributed to better financial accountability and supported business sustainability. Keywords: MSMEs, simple financial record-keeping, community service, financial accountability
Mesin Pengaduk Pupuk Organik Cair (POC) untuk Pemberdayaan Masyarakat di Desa Jatimulyo, Jenggawah, Jember: A Liquid Organic Fertilizer (LOF) Mixing Machine for Community Empowerment in Jatimulyo Village, Jenggawah, Jember Nikmah, Nailu Kotrin; Aprillia, Dita; Aldiro, Firdhi Januar; Azhari, Nadila Laila; Rizaldy, Nicholas; Nurhasanah, Nurhasanah; Yulianasari, Resha Dhiah Eka; Wulandari, Rista Dea; Rossy, Rio Martha Febriana; Putra, Tri Wirayuda; Darsin, Mahros
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4878

Abstract

Abstrak Limbah organik jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan berbagai masalah, baik bagi kesehatan, maupun lingkungan. Pengelolaannya menjadi pupuk cair dapat membantu petani memanfaatkan ulang limbah dapur dan pertanian mereka menjadi lebih berdaya guna bagi usaha tani mereka. Petani di Desa Jatimulyo, Jenggawah, Jember, Jawa Timur telah mengenal dan memanfatkan pupuk organik cair (POC) dengan proses pembuatan secara manual. Karena manual, proses pembuatannya memerlukan waktu sekitar enam pekan. Proses pembutaan POC dapat dipercepat dengan pengadukan masinal, terutama pada periode fermentasi yakni dengan pengadukan berkala dan teratur. Tim pengabdian terdiri atas gabungan mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Industri Pertanian melihat peluang ini dan membuat mesin pengaduk untuk POC. Pengenalan teknologi ini ke  masyarakat membuat kelompok tani sangat bergembira, karena dapat memercepat proses pembuatan POC menjadi tiga pekan. Para petani mengharapkan keberlanjutan program mahasiswa mengabdi di desa dengan berbagia inovasi dan teknologi yang lain untuk kemajuan mereka. Kata kunci: limbah organik, pupuk organic cair, mesin pengaduk, pengabdian masyarakat Abstract If not managed properly, organic waste can cause various problems, both for health and the environment. Processing it into liquid fertilizer can help farmers reuse their kitchen and agricultural waste, making it more effective for their farming businesses. Farmers in Jatimulyo Village, Jenggawah, Jember, East Java, have become familiar with and utilize liquid organic fertilizer (POC) through a manual manufacturing process. Due to the manual process, the manufacturing time is approximately six weeks. The POC manufacturing process can be accelerated by mechanical stirring, especially during the fermentation period, which requires periodic and regular stirring. A community service team consisting of Mechanical Engineering and Agricultural Industrial Engineering students saw this opportunity and created a mixing machine for POC. The introduction of this technology to the community greatly delighted the farmer group, as it can accelerate the POC manufacturing process to three weeks. The farmers hope for the continuation of the student service program in the village, along with various other innovations and technologies to further their progress. Keywords: organic waste; liquid organic fertilizer; stirrer machine; community service
Diversifikasi Produk Olahan Ikan Sebagai Upaya Penguatan Unit Usaha Produksi di Program Studi PKK Unnes : Diversification of Processed Fish Products as an Effort to Strengthen Production Business Units in the Family Welfare Education Program, Universitas Negeri Semarang Putri, Meddiati Fajri; Kuswardinah, Asih; Triatma, Bambang; Rachmadi, Moch Faizal; Haque, Arina; Muttaqin, Moh; Thamrin, Thamrin; Nabilah, Zaimatun; Hakim, Sultan Ahmad El
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4896

Abstract

Abstrak Perkembangan industri makanan modern mendorong meningkatnya kebutuhan akan produk pangan yang praktis, sehat, dan bernilai gizi tinggi. Unit Produksi Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) memiliki potensi untuk mengembangkan produk olahan ikan modern, namun masih menghadapi permasalahan berupa keterbatasan variasi produk, ketergantungan kegiatan produksi pada mata kuliah usaha produksi, serta belum optimalnya pengelolaan usaha dan pelayanan pelanggan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat Unit Usaha Produksi PKK FT UNNES melalui diversifikasi produk olahan ikan modern dan peningkatan keterampilan kewirausahaan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan workshop pengolahan bakso ikan, siomay ikan, dan pempek ikan, pelatihan pelayanan pelanggan, serta penguatan keterampilan entrepreneur dan entrepreneurship. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan Unit Produksi, meningkatkan kualitas dan daya saing produk, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kepuasan konsumen. Kata kunci: Pengolahan Ikan, Teknologi Pangan, Pangan Modern Diversifikasi Produk, Unit Produksi Abstract The development of the modern food industry is driving an increasing need for practical, healthy, and nutritious food products. The Production Unit of the Family Welfare Education (PKK) Study Program, Faculty of Engineering, Semarang State University (FT UNNES), has the potential to develop modern processed fish products, but still faces problems such as limited product variety, dependence on production activities on production business courses, and suboptimal business management and customer service. This community service activity aims to strengthen the PKK FT UNNES Production Business Unit through diversification of modern processed fish products and improving entrepreneurial skills. The implementation method includes training and workshops on processing fish balls, fish dumplings, and fish pempek, customer service training, and strengthening entrepreneurial and entrepreneurship skills. This activity is expected to increase the capacity and sustainability of the Production Unit, improve product quality and competitiveness, and have a positive impact on increasing income and customer satisfaction. Keywords: Fish Processing, Food Technology, Modern Food Product Diversification, Production Unit
PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN UMKM ”WARUNG MAKAN MBAK ANA” MELALUI MEDIA PROMOSI Yuliani, Retno Dwi; Yanti, Safira Yuni; Anwar, Durorul; Istanti, Sri Layla Wahyu
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4417

Abstract

Abstract MSMEs “Warung Makan Mbak Ana” in Punjulharjo Village, Rembang District, Rembang Regency is an MSMEs managed by Mrs. Tasirah for approximately 12 years. During this KKU activity, the KKU team found several problems, namely not having a business logo, not having a sticker to accept orders, not having an up-to-date menu list, not having a menu banner, not having a promotional banner, not having a location tag on Google Map. The program that has been planned to solve these problems is as follows make a business logo, make a sticker to receive orders, make the latest menu list, make a menu banner, make a promotional banner, and make a tag on Google Map. The results obtained after the Business Work Lecture program was carried out are as follows MSMEs have a business logo, MSMEs have stickers to accept orders, MSMEs have a list of the latest menus, menu banners have been installed at the business, promotional banners have been installed at MSME locations, Google Map tags have been installed making it easier for customers to find locations. Keywords: MSMEs Assistance, Promotion Abstrak UMKM “Warung Makan Mbak Ana” di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang merupakan UMKM yang dikelola oleh Ibu Tasirah selama kurang lebih 12 tahun. Selama kegiatan KKU ini dilakukan tim KKU menemukan beberapa masalah yaitu belum mempunyai logo usaha, belum memiliki stiker menerima pesanan, belum memiliki daftar menu yang terbaru, belum memiliki banner menu, belum memiliki banner promosi, dan belum mempunyai tag lokasi di Google Map. Program yang telah direncanakan untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah sebagai berikut membuatkan logo usaha, membuatkan stiker menerima pesanan, membuatkan daftar menu terbaru, membuatkan banner menu, membuatkan banner promosi, membuatkan tag di Google Map. Hasil yang didapatkan setelah program Kuliah Kerja Usaha dilaksanakan adalah sebagai berikut UMKM memiliki logo usaha, UMKM memiliki stiker menerima pesanan, UMKM memiliki daftar menu terbaru, banner menu telah terpasang di tempat usaha, banner promosi telah terpasang di lokasi UMKM, Tag Google Map telah terpasang sehingga memudahkan pelanggan untuk menemukan lokasi. Kata kunci: Pendampingan UMKM, Promosi
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Bedetan Perancak untuk Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan di Kabupaten Jembrana, Bali: Empowering the Bedetan Perancak Women Farmers Group to Enhance Fishermen’s Welfare in Jembrana Regency, Bali Astawa, Putu Putra; Purwaningrat, Putu Atim; Sanjaya, Kadek Oky Sanjaya
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4489

Abstract

Abstrak Pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah merupakan strategi penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Desa Perancak di Kabupaten Jembrana, Bali, memiliki potensi besar dalam pengolahan ikan lemuru menjadi Bedetan, sebuah kuliner lokal yang memiliki nilai ekonomi signifikan. Namun, proses produksi yang masih manual, keterbatasan pengelolaan usaha, dan pemasaran yang belum optimal menjadi tantangan utama bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Bedetan Perancak. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui penerapan teknologi Solar Dry Dum, penguatan sistem manajemen usaha berbasis digital, dan strategi pemasaran modern. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi keberlanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 30%, keterampilan manajemen usaha yang lebih profesional, dan perluasan jangkauan pemasaran produk ke luar daerah. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap pemberdayaan perempuan nelayan, peningkatan pendapatan keluarga, dan penguatan ekonomi lokal berbasis kearifan budaya. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, teknologi pengolahan ikan, manajemen digital, pemasaran, Bedetan Abstract Processing fishery products into value-added products is an important strategy in increasing the income of coastal communities. Perancak Village in Jembrana Regency, Bali, has great potential in processing lemuru fish into Bedetan, a local culinary that has significant economic value. However, the manual production process, limited business management, and marketing that is not optimal are the main challenges for the Bedetan Perancak Women Farmers Group (KWT). The Community Service Program (PKM) is designed to overcome these problems through the application of Solar Dry Dum technology, strengthening digital-based business management systems, and modern marketing strategies. The implementation method includes socialization, training, technology application, mentoring, and sustainability evaluation. The results of the implementation show an increase in production capacity of up to 30%, more professional business management skills, and an expansion of product marketing reach outside the region. This program makes a positive contribution to the empowerment of women fishermen, increasing family income, and strengthening the local economy based on cultural wisdom. Keywords: community empowerment, fish processing technology, digital management, marketing, Bedetan
Dari Literasi ke Aksi: Dampak Sekolah Pasar Modal Level 2 Terhadap Perilaku Investasi: From Literacy to Action: The Impact of Level 2 Capital Market School on Investment Behavior Jatmiko, Novi Satria
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4634

Abstract

Abstrak Rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum menyebabkan minimnya partisipasi dalam investasi formal serta tingginya kerentanan terhadap praktik investasi ilegal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) STIE Madani Balikpapan bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kalimantan Timur dan Phintraco Sekuritas melaksanakan program Sekolah Pasar Modal Level 2 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, keterampilan investasi, dan perubahan perilaku masyarakat dari sekadar memahami konsep menjadi mampu melakukan aksi investasi yang rasional dan aman. Metode yang digunakan adalah workshop dan seminar interaktif yang melibatkan 23 peserta melalui pendekatan berbasis praktik dan simulasi transaksi saham daring. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, kuesioner, dan wawancara terarah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 50,2% dan 78% peserta menyatakan minat untuk membuka rekening efek. Selain itu, terjadi perubahan sikap peserta terhadap risiko dan persepsi investasi yang lebih positif. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mengubah pengetahuan menjadi tindakan nyata serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri keuangan dalam meningkatkan literasi investasi masyarakat. Program ini diharapkan berlanjut menjadi Sekolah Pasar Modal Level 3 untuk memperkuat perilaku investasi berkelanjutan di kalangan generasi muda. Kata kunci: literasi keuangan, pasar modal, perilaku investasi, pengabdian masyarakat, mahasiswa Abstract The low level of financial literacy among students and the general public has led to limited participation in formal investment and increased vulnerability to illegal investment schemes. To address this issue, STIE Madani Balikpapan, in collaboration with the Indonesia Stock Exchange (IDX) East Kalimantan Representative Office and Phintraco Sekuritas, implemented the Capital Market School Level 2 program as a form of community service. This activity aims to enhance financial literacy, improve investment skills, and foster behavioral change from mere understanding to active and rational investment practices. The program was conducted through interactive workshops and seminars involving 85 participants, using practical approaches and online stock trading simulations. Evaluation methods included pre-tests, post-tests, questionnaires, and focused interviews. The results show a 50.2% increase in participants’ knowledge and that 78% expressed interest in opening securities accounts. Furthermore, participants demonstrated more positive attitudes toward investment risks and decision- making. This program effectively transformed financial literacy into actionable investment behavior while strengthening the collaboration between academia and the financial industry in promoting investment awareness. The activity is expected to continue into Capital Market School Level 3 to develop sustainable investment behavior among the younger generation. Keywords: financial literacy, capital market, investment behavior, community service, students
Peningkatan Pemasaran Online Manik-Manik Di Dusun Mredo, Bantul: Enhancing Online Marketing of Bead Crafts in Mredo Hamlet, Bantul Herdiany, Hapsari Dyah; Sumarmi, Saptaningsih; Utomo, Chandra Wisnu; Sari, Ratna Purnama; Fathurrohman, Ahmad Iqbal; Anggraini, Elvina; Nurati, Indah Ayu Wahyu; Nur Aziz, Rachmad Hadi
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4708

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dusun Mredo, Kalurahan Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini untuk memberdayakan khalayak sasaran agar memiliki pengetahuan tentang pentingnya dalam memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang mendatangkan tambahan penghasilan. Memberikan edukasi serta pelatihan bagi masyarakat Dusun Mredo diyakini pengabdi untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar. Perlu adanya pemberian edukasi untuk merangsang tingkat kreativitas warga Dusun Mredo. Kata Kuci: Edukasi Ketrampilan, Kreativitas, Pemasaran Online, Kewirausahaan Abstract This community service was carried out in Mredo Helmet, Bangunharjo Village, Sewon District, Bantul Regency. The purpose of this community service activity is to empower the target audience to have knowledge about the importance of utilizing free time with activities that generate additional income. Providing education and training for the people of Mredo Helmet is believed by the community to improve the economy of the surrounding residents. There needs to be education to stimulate the level of creativity of the people of Mredo Helmet. Keyword: Skills Education, Creativity, Online Marketing, Entrepreneurship
Penataran dan Penyegaran Wasit Bolabasket Lisensi C Dan B2 Kabupaten Kebumen: Training and Refresher Program for C and B2 Licensed Basketball Referees in Kebumen Regency Anisa Isna Khusnul Hotimah; Aziz, Alfiah Rizqi; Irawan, Yogi Ferdy; Burhaeni, Erick; Syarif, Ahmad; Wijaya, Febri; Irkham, Khafid; Parmadi, Mokhamad; Widiyono, Ibnu Prasetyo; Widodo, Puput; Ali, Jaka Sayidina; Umam, Khotibul; Sumantri, Riyan Jaya; Hadiatmo, Agus; Abdillah, Rusli
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4777

Abstract

Abstrak Pertandingan Bola Basket semakin bertambah dan terus mengalami peningkatan baik di Kebumen sampai wilayah eks-Karesidenan Kedu dan Banyumas. Permasalahan yang muncul pada sebuah pertandingan bola basket resmi maupun lokal yaitu penyediaan wasit di wilayah kebumen yang masih kurang. Hal ini mengakibatkan kualitas pertandingan dan pengembangan atlet bola basket terhambat dan terhenti. Penataran dan penyegaran wasit bola basket lisensi C dan B2 ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional para SDM klub bola basket dan Lembaga Pendidikan Kebumen yang difokuskan pada pemahaman peserta mengenai aturan pertandingan yang berlaku dalam konteks perwasitan. Penataran dan Penyegaran “Wasit Bola Basket Lisensi C dan B2” ini akan sangat bermanfaat bagi klub bola basket dan Lembaga Pendidikan di Kebumen kedepannya karena erat kaitanya dengan keberhasilan suatu pertandingan. Pelaksanaan Penataran dan penyegaran bola basket lisensi C dan B2  dilaksanakan pada Kamis-Minggu, 31 Juli - 3 Agustus 2025 dengan pemateri yang berasal dari Dosen-Dosen Program Studi POR Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen dan Satu Narasumber dari luar. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah mengenai peraturan permainan bola basket, tips untuk wasit dan hakim servis, pakaian pemain internasional dan pakaian pemain PERBASI, simulasi pengisian scoresheet, materi kosa kata dan study kasus. Selain ceramah juga praktik lapangan, ujian teori dan evaluasi teori. Hasil penataran dan penyegaran wasit bola basket lisensi C dan B2 di Kampus Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen dan di Gor Gembira ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap peraturan permainan, teknik pencatatan skor, serta instruksi teknis bagi pejabat lapangan. Kata kunci: Wasit Bolabasket, Penataran, Penyegaran, Peraturan, PERBASI Abstract The rapid growth of basketball competitions in Kebumen and the surrounding regions of the former Kedu and Banyumas residencies has highlighted a critical shortage of qualified referees. This limitation has adversely affected the quality of match implementation and hindered the development of local basketball athletes. This study reports the implementation of a training and refresher program for C and B2 license basketball referees aimed at strengthening the professional competence of human resources from basketball clubs and educational institutions in Kebumen. The program, conducted from 31 July to 3 August 2025, involved experts from the Physical Education Study Program of Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen alongside an external specialist. Utilizing a combination of lectures, case-based discussions, vocabulary reinforcement, scoresheet simulations, field practicums, theoretical assessments, and evaluative procedures, the program emphasized mastery of current officiating regulations and technical protocols. The findings demonstrate a substantial improvement in participants' understanding of game rules, scorekeeping accuracy, and on-court technical procedures. These results underscore the significance of structured referee development programs in enhancing the overall quality of basketball competitions in the region Keywords: Basketball Referees, Training, Refreshment Course, Regulations, PERBASI.
Inovasi Sistem Pembukuan Digital Sederhana Untuk Meningkatkan Transparansi Dan Efisiensi Keuangan: Studi Kasus UMKM Produksi Plastik Di Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan: Innovation in a Simple Digital Bookkeeping System to Enhance Financial Transparency and Efficiency: A Case Study of a Plastic Manufacturing MSME in Tejowangi Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. Wahdah, Silfiyah; Huda, Khoirul
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4823

Abstract

Abstrak Pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya kualitas pencatatan keuangan pada UMKM produksi plastik di Desa Tejowangi yang masih menggunakan metode manual sehingga menimbulkan ketidakjelasan arus kas dan tingginya kesalahan pencatatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif melalui survei baseline berskala Likert, wawancara mendalam, serta observasi lapangan. Intervensi dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan penggunaan pembukuan digital selama 4–8 minggu disertai monitoring log aplikasi, pre-test, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan keteraturan pencatatan (40% menjadi 88%), penurunan human error (60% menjadi 20%), serta efisiensi waktu administrasi hingga 60%. Arus kas menjadi lebih jelas, laporan keuangan dapat dibuat secara mandiri, dan kepercayaan mitra meningkat. Temuan ini menegaskan bahwa digitalisasi pembukuan efektif meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keberlanjutan usaha UMKM. Kata kunci: Pembukuan Digital, UMKM, Efisiensi Keuangan, Transparansi, Pendampingan, Digitalisasi Abstract This community service program was carried out to address the low quality of financial record-keeping among plastic production MSMEs in Tejowangi Village, who still rely on manual methods, resulting in unclear cash flows and high recording errors. This study employed a descriptive quantitative and qualitative approach through a Likert-scale baseline survey, in-depth interviews, and field observations. The intervention involved training and mentoring on the use of a digital bookkeeping system for 4–8 weeks, accompanied by application log monitoring, pre-tests, and post-tests. The results show a significant improvement in record-keeping consistency (from 40% to 88%), a reduction in human error (from 60% to 20%), and up to 60% efficiency in administrative time. Cash flows became clearer, financial reports could be generated independently, and partner trust increased. These findings confirm that digital bookkeeping effectively enhances transparency, efficiency, and business sustainability for MSMEs.. Keywords: Digital Bookkeeping, MSMEs, Financial Efficiency, Transparency, Mentoring, Digitalization.