cover
Contact Name
Mastiah
Contact Email
mastiah2011@gmail.com
Phone
+6282150036515
Journal Mail Official
mastiah2011@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl. RSUD Melawi KM. 04 Kecamatan Nanga Pinoh Kab. Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27756653     DOI : https://doi.org/10.46368/dpkm
Fokus Jurnal ini adalah mempublikasikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan pengabdian masyarakat di berbagai bidang keilmuan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 387 Documents
Implementasi Fun Math Berbasis Etnomatematika Melalui Permainan Lompat Tali Matematika untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa SMP: The Implementation of Ethnomathematics-Based Fun Math Through a Mathematical Jump Rope Game to Enhance Junior High School Students’ Learning Interest Yumi Sarassanti; Zulkarnain; Desty Septianawati; Hidayu Sulisti; Viranikita; Robiyati
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4772

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) melalui penerapan fun math berbasis etnomatematika dengan menggunakan permainan tradisional lompat tali. Selama ini, pembelajaran matematika sering dianggap sulit dan membosankan oleh sebagian siswa. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, serta dekat dengan budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahap, yaitu (1) observasi dan identifikasi kebutuhan sekolah mitra, (2) implementasi permainan lompat tali matematika dalam kegiatan pembelajaran, serta (3) evaluasi hasil kegiatan melalui angket minat belajar dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran. Siswa merasa matematika lebih mudah dipahami karena dikaitkan dengan aktivitas permainan yang familiar dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, guru memperoleh pengalaman baru dalam mengintegrasikan unsur budaya ke dalam pembelajaran. Dengan demikian, implementasi fun math berbasis etnomatematika melalui permainan lompat tali terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meningkatkan minat belajar matematika siswa SMP. Kata Kunci: fun math, etnomatematika, lompat tali, minat belajar, siswa SMP Abstract This community service activity aims to increase junior high school (SMP) students' interest in learning mathematics through the implementation of ethnomathematics-based fun math using the traditional jump rope game. Mathematics learning is often considered difficult and boring by some students. Therefore, learning innovations are needed that are contextual, enjoyable, and closely aligned with local culture. The activity was carried out in several stages: (1) observation and identification of the needs of partner schools, (2) implementation of the math jump rope game in learning activities, and (3) evaluation of the activity results through learning interest questionnaires and interviews. The results of the activity showed increased student enthusiasm and active participation during the learning process. Students found mathematics easier to understand because it was linked to familiar game activities in everyday life. Furthermore, teachers gained new experience in integrating cultural elements into learning. Thus, the implementation of ethnomathematics-based fun math through the jump rope game proved effective in creating a fun learning atmosphere and increasing junior high school students' interest in learning mathematics. Keywords: fun math, ethnomathematics, jump rope, learning interest, junior high school students
Sosialisasi Tentang Bahaya Pernikahan di Bawah Umur di SMAN 4 Kota Sukabumi: Educational Outreach on the Prevention of Underage Marriage at SMAN 4 Sukabumi City Yogi Yudistira
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4781

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan sosialisasi mengenai bahaya pernikahan dini di SMAN 4 Kota Sukabumi sebagai upaya pencegahan meningkatnya perkawinan anak di Indonesia. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi yang disampaikan melalui ceramah interaktif, video edukatif, diskusi, dan studi kasus mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang risiko kesehatan, psikologis, sosial, dan hukum dari pernikahan di bawah umur. Kegiatan ini juga memperkuat kesadaran siswa akan pentingnya kesiapan usia dan emosional sebelum menikah serta menegaskan peran sekolah dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi dan perlindungan anak. Kata kunci: pernikahan dini, dispensasi nikah, sosialisasi, perlindungan anak, edukasi remaja. Abstract This study aims to describe the implementation of outreach programs on the dangers of early marriage at SMAN 4 Sukabumi City as an effort to prevent the increase in child marriage in Indonesia. Using qualitative descriptive methods, data were collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that the outreach program, delivered through interactive lectures, educational videos, discussions, and case studies, was able to improve students' understanding of the health, psychological, social, and legal risks of underage marriage. This activity also strengthened students' awareness of the importance of age and emotional readiness before marriage and emphasized the role of schools in providing reproductive health and child protection education. Keywords: early marriage, marriage dispensation, socialization, child protection, youth education.
Edukasi Pencegahan Terjadinya ISPA pada PT XYZ Daerah Morowali Utara: Educational Intervention for the Prevention of Acute Respiratory Infections (ARI) at PT XYZ, North Morowali Region Tahirah Hasan; Aniya Rahmania; Lutfia Amril; Muthi'ah Firmansyah; Yasnidar
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4855

Abstract

Abstrak Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang berpotensi terjadi pada pekerja tambang PT XYZ akibat paparan debu dan kondisi kerja berat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pekerja mengenai ISPA, mendorong perilaku pencegahan, serta mendukung penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Metode yang digunakan meliputi sosialisasi kesehatan dan pemasangan poster kesehatan di area kerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pekerja terhadap faktor risiko, pencegahan, dan prosedur kesehatan terkait ISPA. Kata Kunci: ISPA, edukasi kesehatan, pekerja tambang, PT XYZ, K3 Abstract Acute Respiratory Tract Infection (ARI) is a potential health problem for PT XYZ mine workers due to dust exposure and harsh working conditions. This activity aims to increase worker knowledge about ARI, encourage preventative behavior, and support the implementation of an Occupational Safety and Health (OHS) culture. The methods used included health outreach and the display of health posters in the work area. The results of the activity showed an increase in worker understanding of risk factors, prevention, and health procedures related to ARI. Keywords: ARI, health education, mine workers, PT XYZ, OHS
Pembuatan Ecobrick dan Pelatihan Pembuatan Banana Roll Di Desa Teupin Ara Kecamatan Teunom Kabupaten Aceh Jaya: Community-Based Ecobrick Production and Banana Roll Processing Training in Teupin Ara Village, Teunom Subdistrict, Aceh Jaya Regency Aja Labitha Apprilia; Herliani Herliani; Cut Ratna; Firma Sukaesih; Aryo Vandaya; Rizkiya Afzal; Hesti Riana; Riska Novita
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4860

Abstract

Abstrak Kegiatan pembuatan ecobrick dan pelatihan pembuatan banana roll sebagai inisiatif pengembangan masyarakat di Desa Teupin Ara, Kecamatan Tenom, Kabupaten Aceh Jaya. Ecobrick, yang merupakan botol plastik yang diisi dengan sampah plastik untuk membentuk bata ramah lingkungan, bertujuan mengurangi limbah plastik dan mempromosikan konstruksi berkelanjutan. Sementara itu, pelatihan pembuatan banana roll fokus pada pengembangan produk makanan lokal berbasis pisang untuk meningkatkan keterampilan warga dan potensi ekonomi desa.Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, produksi ecobrick yang siap pakai, serta kemampuan warga dalam membuat banana roll sebagai produk bernilai jual. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan, produksi ecobrick yang siap pakai, serta kemampuan warga dalam membuat banana roll sebagai produk bernilai jual. Kata Kunci : Ecobrick, Banana Roll, Pelatihan, Pengembangan Masyarakat. Abstract Ecobrick-making activities and banana roll training are part of a community development initiative in Teupin Ara village, Teunom District, Aceh Jaya Regency. Ecobricks which are plastic bottles filled with plastic waste to form eco-friendly bricks, aim to reduce plastic waste and promote sustainable construction. Meanwhile, the banana roll training focuses on developing local banana-based food products to improve community skills and the village’s economic potential. The results show increased environmental awareness, ready to use ecobrick production, and residents’ ability to make banana rolls as a marketable product. Keyword : Ecobrick, Banana Roll, Training, Community Development
Pendampingan Penerapan Pencatatan Keuangan Sederhana dalam Pengembangan Usaha UMKM Yoyo Ice Cream: Assistance in Implementing Simple Financial Record-Keeping for the Development of the Yoyo Ice Cream MSME Lili Wahyuni; Nidia Anggreni Das; Husni Taufik Dzakiyyah; Elvina Indriati; Chintia Devina Hamdi; Nurlisafani
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4875

Abstract

Abstrak Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan, khususnya pada pencatatan keuangan yang belum tertib dan terstruktur. Keterbatasan pemahaman pelaku usaha terhadap akuntansi sederhana menyebabkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran belum dilakukan secara konsisten, serta belum adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan usaha UMKM es krim Yoyo melalui penerapan pencatatan keuangan sederhana guna meningkatkan pengelolaan keuangan dan keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM es krim. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi dan pendampingan terkait pencatatan keuangan sederhana yang meliputi pencatatan transaksi harian, perhitungan laba rugi sederhana, serta pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pendampingan, pencatatan keuangan usaha es krim masih bersifat sederhana dan tidak terstruktur. Setelah dilakukan pendampingan, pelaku usaha menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan yang rapi, jujur, dan sesuai dengan kondisi usaha. Penerapan pencatatan keuangan sederhana memberikan dampak positif dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan serta mendukung pengembangan dan keberlanjutan UMKM es krim Yoyo. Kata kunci : UMKM, pencatatan keuangan sederhana, pengembangan usaha, akuntabilitas keuangan Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) commonly experience difficulties in financial management, particularly in maintaining systematic financial records. Limited knowledge of basic accounting leads to inconsistent recording of financial transactions and the lack of separation between personal and business finances. This community service activity aimed to improve the financial management of the Yoyo ice cream MSME through the implementation of simple financial record-keeping. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. The activity was conducted through education and mentoring on simple financial recording, including daily transaction records, basic profit and loss calculations, and the separation of personal and business finances. The results showed an improvement in the MSME owner’s understanding and awareness of the importance of proper financial records, which contributed to better financial accountability and supported business sustainability. Keywords: MSMEs, simple financial record-keeping, community service, financial accountability
Mesin Pengaduk Pupuk Organik Cair (POC) untuk Pemberdayaan Masyarakat di Desa Jatimulyo, Jenggawah, Jember: A Liquid Organic Fertilizer (LOF) Mixing Machine for Community Empowerment in Jatimulyo Village, Jenggawah, Jember Nailu Kotrin Nikmah; Dita Aprillia; Firdhi Januar Aldiro; Nadila Laila Azhari; Nicholas Rizaldy; Nurhasanah Nurhasanah; Resha Dhiah Eka Yulianasari; Rista Dea Wulandari; Rio Martha Febriana Rossy; Tri Wirayuda Putra; Mahros Darsin
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4878

Abstract

Abstrak Limbah organik jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan berbagai masalah, baik bagi kesehatan, maupun lingkungan. Pengelolaannya menjadi pupuk cair dapat membantu petani memanfaatkan ulang limbah dapur dan pertanian mereka menjadi lebih berdaya guna bagi usaha tani mereka. Petani di Desa Jatimulyo, Jenggawah, Jember, Jawa Timur telah mengenal dan memanfatkan pupuk organik cair (POC) dengan proses pembuatan secara manual. Karena manual, proses pembuatannya memerlukan waktu sekitar enam pekan. Proses pembutaan POC dapat dipercepat dengan pengadukan masinal, terutama pada periode fermentasi yakni dengan pengadukan berkala dan teratur. Tim pengabdian terdiri atas gabungan mahasiswa Teknik Mesin dan Teknik Industri Pertanian melihat peluang ini dan membuat mesin pengaduk untuk POC. Pengenalan teknologi ini ke  masyarakat membuat kelompok tani sangat bergembira, karena dapat memercepat proses pembuatan POC menjadi tiga pekan. Para petani mengharapkan keberlanjutan program mahasiswa mengabdi di desa dengan berbagia inovasi dan teknologi yang lain untuk kemajuan mereka. Kata kunci: limbah organik, pupuk organic cair, mesin pengaduk, pengabdian masyarakat Abstract If not managed properly, organic waste can cause various problems, both for health and the environment. Processing it into liquid fertilizer can help farmers reuse their kitchen and agricultural waste, making it more effective for their farming businesses. Farmers in Jatimulyo Village, Jenggawah, Jember, East Java, have become familiar with and utilize liquid organic fertilizer (POC) through a manual manufacturing process. Due to the manual process, the manufacturing time is approximately six weeks. The POC manufacturing process can be accelerated by mechanical stirring, especially during the fermentation period, which requires periodic and regular stirring. A community service team consisting of Mechanical Engineering and Agricultural Industrial Engineering students saw this opportunity and created a mixing machine for POC. The introduction of this technology to the community greatly delighted the farmer group, as it can accelerate the POC manufacturing process to three weeks. The farmers hope for the continuation of the student service program in the village, along with various other innovations and technologies to further their progress. Keywords: organic waste; liquid organic fertilizer; stirrer machine; community service
Diversifikasi Produk Olahan Ikan Sebagai Upaya Penguatan Unit Usaha Produksi di Program Studi PKK Unnes : Diversification of Processed Fish Products as an Effort to Strengthen Production Business Units in the Family Welfare Education Program, Universitas Negeri Semarang Meddiati Fajri Putri; Asih Kuswardinah; Bambang Triatma; Moch Faizal Rachmadi; Arina Haque; Moh Muttaqin; Thamrin Thamrin; Zaimatun Nabilah; Sultan Ahmad El Hakim
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4896

Abstract

Abstrak Perkembangan industri makanan modern mendorong meningkatnya kebutuhan akan produk pangan yang praktis, sehat, dan bernilai gizi tinggi. Unit Produksi Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (FT UNNES) memiliki potensi untuk mengembangkan produk olahan ikan modern, namun masih menghadapi permasalahan berupa keterbatasan variasi produk, ketergantungan kegiatan produksi pada mata kuliah usaha produksi, serta belum optimalnya pengelolaan usaha dan pelayanan pelanggan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat Unit Usaha Produksi PKK FT UNNES melalui diversifikasi produk olahan ikan modern dan peningkatan keterampilan kewirausahaan. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan dan workshop pengolahan bakso ikan, siomay ikan, dan pempek ikan, pelatihan pelayanan pelanggan, serta penguatan keterampilan entrepreneur dan entrepreneurship. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan Unit Produksi, meningkatkan kualitas dan daya saing produk, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kepuasan konsumen. Kata kunci: Pengolahan Ikan, Teknologi Pangan, Pangan Modern Diversifikasi Produk, Unit Produksi Abstract The development of the modern food industry is driving an increasing need for practical, healthy, and nutritious food products. The Production Unit of the Family Welfare Education (PKK) Study Program, Faculty of Engineering, Semarang State University (FT UNNES), has the potential to develop modern processed fish products, but still faces problems such as limited product variety, dependence on production activities on production business courses, and suboptimal business management and customer service. This community service activity aims to strengthen the PKK FT UNNES Production Business Unit through diversification of modern processed fish products and improving entrepreneurial skills. The implementation method includes training and workshops on processing fish balls, fish dumplings, and fish pempek, customer service training, and strengthening entrepreneurial and entrepreneurship skills. This activity is expected to increase the capacity and sustainability of the Production Unit, improve product quality and competitiveness, and have a positive impact on increasing income and customer satisfaction. Keywords: Fish Processing, Food Technology, Modern Food Product Diversification, Production Unit
PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN UMKM ”WARUNG MAKAN MBAK ANA” MELALUI MEDIA PROMOSI Retno Dwi Yuliani; Safira Yuni Yanti; Durorul Anwar; Sri Layla Wahyu Istanti
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4417

Abstract

Abstract MSMEs “Warung Makan Mbak Ana” in Punjulharjo Village, Rembang District, Rembang Regency is an MSMEs managed by Mrs. Tasirah for approximately 12 years. During this KKU activity, the KKU team found several problems, namely not having a business logo, not having a sticker to accept orders, not having an up-to-date menu list, not having a menu banner, not having a promotional banner, not having a location tag on Google Map. The program that has been planned to solve these problems is as follows make a business logo, make a sticker to receive orders, make the latest menu list, make a menu banner, make a promotional banner, and make a tag on Google Map. The results obtained after the Business Work Lecture program was carried out are as follows MSMEs have a business logo, MSMEs have stickers to accept orders, MSMEs have a list of the latest menus, menu banners have been installed at the business, promotional banners have been installed at MSME locations, Google Map tags have been installed making it easier for customers to find locations. Keywords: MSMEs Assistance, Promotion Abstrak UMKM “Warung Makan Mbak Ana” di Desa Punjulharjo, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang merupakan UMKM yang dikelola oleh Ibu Tasirah selama kurang lebih 12 tahun. Selama kegiatan KKU ini dilakukan tim KKU menemukan beberapa masalah yaitu belum mempunyai logo usaha, belum memiliki stiker menerima pesanan, belum memiliki daftar menu yang terbaru, belum memiliki banner menu, belum memiliki banner promosi, dan belum mempunyai tag lokasi di Google Map. Program yang telah direncanakan untuk memecahkan permasalahan tersebut adalah sebagai berikut membuatkan logo usaha, membuatkan stiker menerima pesanan, membuatkan daftar menu terbaru, membuatkan banner menu, membuatkan banner promosi, membuatkan tag di Google Map. Hasil yang didapatkan setelah program Kuliah Kerja Usaha dilaksanakan adalah sebagai berikut UMKM memiliki logo usaha, UMKM memiliki stiker menerima pesanan, UMKM memiliki daftar menu terbaru, banner menu telah terpasang di tempat usaha, banner promosi telah terpasang di lokasi UMKM, Tag Google Map telah terpasang sehingga memudahkan pelanggan untuk menemukan lokasi. Kata kunci: Pendampingan UMKM, Promosi
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Bedetan Perancak untuk Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan di Kabupaten Jembrana, Bali: Empowering the Bedetan Perancak Women Farmers Group to Enhance Fishermen’s Welfare in Jembrana Regency, Bali Putu Putra Astawa; Putu Atim Purwaningrat; Kadek Oky Sanjaya Sanjaya
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4489

Abstract

Abstrak Pengolahan hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah merupakan strategi penting dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Desa Perancak di Kabupaten Jembrana, Bali, memiliki potensi besar dalam pengolahan ikan lemuru menjadi Bedetan, sebuah kuliner lokal yang memiliki nilai ekonomi signifikan. Namun, proses produksi yang masih manual, keterbatasan pengelolaan usaha, dan pemasaran yang belum optimal menjadi tantangan utama bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Bedetan Perancak. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk mengatasi permasalahan tersebut melalui penerapan teknologi Solar Dry Dum, penguatan sistem manajemen usaha berbasis digital, dan strategi pemasaran modern. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi keberlanjutan. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi hingga 30%, keterampilan manajemen usaha yang lebih profesional, dan perluasan jangkauan pemasaran produk ke luar daerah. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap pemberdayaan perempuan nelayan, peningkatan pendapatan keluarga, dan penguatan ekonomi lokal berbasis kearifan budaya. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat, teknologi pengolahan ikan, manajemen digital, pemasaran, Bedetan Abstract Processing fishery products into value-added products is an important strategy in increasing the income of coastal communities. Perancak Village in Jembrana Regency, Bali, has great potential in processing lemuru fish into Bedetan, a local culinary that has significant economic value. However, the manual production process, limited business management, and marketing that is not optimal are the main challenges for the Bedetan Perancak Women Farmers Group (KWT). The Community Service Program (PKM) is designed to overcome these problems through the application of Solar Dry Dum technology, strengthening digital-based business management systems, and modern marketing strategies. The implementation method includes socialization, training, technology application, mentoring, and sustainability evaluation. The results of the implementation show an increase in production capacity of up to 30%, more professional business management skills, and an expansion of product marketing reach outside the region. This program makes a positive contribution to the empowerment of women fishermen, increasing family income, and strengthening the local economy based on cultural wisdom. Keywords: community empowerment, fish processing technology, digital management, marketing, Bedetan
Dari Literasi ke Aksi: Dampak Sekolah Pasar Modal Level 2 Terhadap Perilaku Investasi: From Literacy to Action: The Impact of Level 2 Capital Market School on Investment Behavior Novi Satria Jatmiko
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4634

Abstract

Abstrak Rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan mahasiswa dan masyarakat umum menyebabkan minimnya partisipasi dalam investasi formal serta tingginya kerentanan terhadap praktik investasi ilegal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) STIE Madani Balikpapan bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kalimantan Timur dan Phintraco Sekuritas melaksanakan program Sekolah Pasar Modal Level 2 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan, keterampilan investasi, dan perubahan perilaku masyarakat dari sekadar memahami konsep menjadi mampu melakukan aksi investasi yang rasional dan aman. Metode yang digunakan adalah workshop dan seminar interaktif yang melibatkan 23 peserta melalui pendekatan berbasis praktik dan simulasi transaksi saham daring. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, kuesioner, dan wawancara terarah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 50,2% dan 78% peserta menyatakan minat untuk membuka rekening efek. Selain itu, terjadi perubahan sikap peserta terhadap risiko dan persepsi investasi yang lebih positif. Kegiatan ini terbukti efektif dalam mengubah pengetahuan menjadi tindakan nyata serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri keuangan dalam meningkatkan literasi investasi masyarakat. Program ini diharapkan berlanjut menjadi Sekolah Pasar Modal Level 3 untuk memperkuat perilaku investasi berkelanjutan di kalangan generasi muda. Kata kunci: literasi keuangan, pasar modal, perilaku investasi, pengabdian masyarakat, mahasiswa Abstract The low level of financial literacy among students and the general public has led to limited participation in formal investment and increased vulnerability to illegal investment schemes. To address this issue, STIE Madani Balikpapan, in collaboration with the Indonesia Stock Exchange (IDX) East Kalimantan Representative Office and Phintraco Sekuritas, implemented the Capital Market School Level 2 program as a form of community service. This activity aims to enhance financial literacy, improve investment skills, and foster behavioral change from mere understanding to active and rational investment practices. The program was conducted through interactive workshops and seminars involving 85 participants, using practical approaches and online stock trading simulations. Evaluation methods included pre-tests, post-tests, questionnaires, and focused interviews. The results show a 50.2% increase in participants’ knowledge and that 78% expressed interest in opening securities accounts. Furthermore, participants demonstrated more positive attitudes toward investment risks and decision- making. This program effectively transformed financial literacy into actionable investment behavior while strengthening the collaboration between academia and the financial industry in promoting investment awareness. The activity is expected to continue into Capital Market School Level 3 to develop sustainable investment behavior among the younger generation. Keywords: financial literacy, capital market, investment behavior, community service, students