cover
Contact Name
Dewi Modjo
Contact Email
jurnalzaitun@umgo.ac.id
Phone
+62811439174
Journal Mail Official
jurnalzaitun@umgo.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo Jl. Prof Mansoer Pateda Ds Pentadio Timur Kec. Telaga Biru Kab. Gorontalo
Location
Kab. gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 29649005     DOI : -
Core Subject : Health,
Focus and Scope The focus of this journal is the dissemination of information related to nursing research and evidence-based study on urban nursing issues in low-middle-income countries. It covers particular issues on education, practice, and research. The journal also considers the presentation of sound knowledge related to strengthening healthcare system that includes health workforce, and health policy. Letters and commentaries of our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a double blind peer-review process according to standardized criteria. The abbreviation journal title is ZJIK, means Zaitun Journal Healthy sience (in English). ZJIK is published by Universitas Muhammadiyah Gorontalo
Articles 207 Documents
Kemandirian Lansia Dalam Melakukan Activity Daily Living (ADL) Di Griya Lansia Jannati Provinsi Gorontalo Gobel, Inne Ariane; Paneo, Ibrahim
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v12i2.3452

Abstract

Lansia adalah orang dewasa yang lebih tua yang dimulai setelah pensiun biasanya antara usia 60 tahun ke atas. Perubahan proses menua berdampak pada menurunnya kemampuan fisik pada lansia, Lansia mengalami penurunan fisik dan psikologis yang menyebabkan ketergantungan pada lansia sehingga dapat mempengaruhi kemandirian dalam melakukan activity daily living (ADL). Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran karakteristik responden lansia serta kemandirian dalam melakukan ADL. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan lembar kuisioner indeks katz. Penelitian ini dilakukan di Griya lansia jannati Provinsi Gorontalo. Populasi berjumlah 30 lansia yang menjadi binaan di Griya lansia jannati Provinsi Gorontalo. Pengambilan sampel dengan tehnik Total Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kemandirian lansia dalam melakukan activity daily living (ADL) di Griya lansia jannati Provinsi Gorontalo dengan total 30 responden maka responden tertinggi berada pada kategori Mandiri total sebanyak 23 responden (76,7%), ketergantungan paling ringan 3 responden (10,0%), tergantung total 2 responden (6,7%), ketergantungan sedang 1 responden (3,3%) dan ketergantungan berat yaitu 1 responden (3,3). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah sebagian besar lansia dalam melakukan activity daily living (ADL) di Griya lansia jannati Provinsi Gorontalo dengan total 30 responden maka responden tertinggi berada pada kategori Mandiri total sebanyak 23 responden (76,7%). Yang berarti lansia memiliki kemampuan dalam melakukan activity daily living (ADL) dimana lansia mandiri dalam Mandi ,bisa berpakaian dengan sendiri , bisa pergi ke toilet sendiri, bisa Transfering/berpindah tanpa menggunakan alat bantu, bisa mengontrol BAK/BAB, dan bisa mengambil makan dengan sendiri dan menyuapinya.
EFEKTIVITAS WARM WATER BAG DALAM MENURUNKAN DEMAM PADA ANAK TYPHOID FEVER Sudirman, Andi Akifa; Modjo, Dewi; Rokani, Muriyati; Puluhulawa, Siti Amelia
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i2.4801

Abstract

Suhu tubuh merupakan salah satu parameter vital yang menunjukkan adanya proses infeksi dalam tubuh, termasuk pada anak yang menderita typhoid fever. Salah satu terapi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan suhu tubuh adalah penggunaan warm water bag (kompres air hangat). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Sampel sebanyak 24 anak usia 2–14 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dan dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan uji univariat dan bivariat menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan suhu tubuh yang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberikan intervensi warm water bag. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan warm water bag terhadap penurunan suhu tubuh pada anak dengan typhoid fever.
HUBUNGAN PEMBERIAN IMUNISASI ROTAVIRUS DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Ishak, Mohamad Ahyar; Ibrahim, Sri Andriani; Liputo, Gusti Pandi
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i2.4970

Abstract

Rotavirus penyebab diare pada anak. Karakteristik diare rotavirus, bersifat cepat dan tidak terkontrol, memungkinkan anak mengalami resiko dehidrasi. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Varibel dalam penelitian ini terdiri dari variabel independen Pemberian Imunisasi Rotavirus dan variabel dependen Kejadian Diare Pada Balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan populasi 76 responden dan sampel sebanyak 81 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan uji Chi-Square untuk analisa data dengan hasil p-value 0,000 yang artinya ada hubungan antara Pemberian Imunisasi Rotavirus dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Kota Timur Kota Gorontalo. Kesimpulannya terdapat hubungan yang signifikan antara Pemberian Imunisasi Rotavirus dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Kota Timur Kota Gorontalo. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi Puskesmas Kota Timur dalam meningkatkan upaya promosi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran orangtua mengenai pentingnya melakukan imunisasi Rotavirus sampai lengkap untuk mencegah diare.Rotavirus causes diarrhea in children. The characteristics of rotavirus diarrhea are fast and uncontrolled, allowing children to experience the risk of dehydration. This study used a correlation analytic design with a cross-sectional approach. The variables in this study consisted of the independent variable of Rotavirus Immunization and the dependent variable of Diarrhea Incidence in Toddlers. The sampling technique used accidental sampling with a population of 76 respondents and a sample of 81 respondents. The instrument in this study used a questionnaire and Chi-Square test for data analysis with a p-value of 0.000, which means that there is a relationship between Rotavirus Immunization and Diarrhea Incidence in Toddlers at the Kota Timur Health Center, Gorontalo City. In conclusion, there is a significant relationship between Rotavirus Immunization and Diarrhea Incidence in Toddlers at the Kota Timur Health Center, Gorontalo City. Therefore, this study is expected to be a reference for the Kota Timur Health Center in increasing health promotion efforts to increase parental awareness of the importance of carrying out complete Rotavirus immunization to prevent diarrhea.
Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang MPASI Dalam Pencegahan Stunting Busura, Fazrab; Yusuf, Zuhriana K.; Jafar, Cindy Puspita Sari Haji
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i1.4072

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang mencapai 31,8% pada tahun 2022, menempatkan Indonesia di urutan ke-10 Asia Tenggara. Salah satu upaya penanganan stunting adalahpemberian MPASI. Kunci keberhasilan pencegahan stunting yang baik adalah meningkatkan pengetahuan ibu tentang MPASI dalam pencegahan stunting dengan melalui edukasi. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI dalam pencegahan stunting. Metode penelitian menggunakan jenis rancangan eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi penelitian yaitu Ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Jumlah balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo 193 orang. Sampel terdiri dari 39 responden, dengan Teknik pengambilan sampel proportional sampling. Hasil penilitian didapatkan nilai mean (rata-rata) Pengetahuan ibu sebelum diberikan edukasi yaitu 12,74 dan setelah diberikan edukasi hasil nilai mean (rata-rata) meningkat menjadi 19,05. Hasil uji statistic Wilcoxon mendapatkan nilai p value yaitu 0,000 Sehingga terdapat pengaruh pemberian edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI dalam pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Diharapkan penelitian ini menjadi masukkan bagi tenaga kesehatan di Puskesmas memberikan intervensi edukasi tentang MPASI dalam pencegahan stunting untuk meningkatkan pengetahuan ibu.
Efektivitas Pemberian Aromaterapi Lavender Untuk Mengurangi Kecemasan Pada Wanita Menopause Di Posbindu Karya Sakti Desa Jatijajar Alifah, Nadya Putri; Qomar, Umi Laelatul; Na’mah, Lutfia Uli; Indrayani, Eni
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i1.4077

Abstract

Prevalensi gangguan kecemasan pada menopause di Jawa Tengah sebanyak 14%. Kecemasan dapat menyebabkan menopause menjadi gelisah, sering mengalami perubahan suasana hati, menjadi terlalu emosional jika tidak ditangani, mengembangkan gangguan kecemasan atau depresi. Pengobatan non-farmakologis sangat dianjurkan untuk mengobati kecemasan tanpa meningkatkan risik efek samping secara signifikan. Aromaterapi lavender adalah salah satu metode tersebut. Linalool, komponen aktif utama, dianggap bertanggung jawab atas efek lavender yang menenangkan (antikecemasan). Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada wanita menopause di Posbindu Karya Sakti Desa Jatijajar. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain one-group pre-test post-test design. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam menganalisis data secara bivariat, pengujian data dilakukan dengan menggunakan uji Paired Sample t-test dengan software SPSS. Hasil uji SPSS diperoleh nilai p-value sebesar 0,002. Hasil tersebut bernilai kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan yang bermakna antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender sebesar 0,65. Kesimpulan penelitian ini yaitu aromaterapi lavender efektiv dalam menurunkan kecemasan pada wanita menopause.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER UNTUK MENGURANGI KECEMASAN PADA WANITA MENOPAUSE DI POSBINDU KARYA SAKTI DESA JATIJAJAR Qoma, Umi Laelatul
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i2.4971

Abstract

Prevalensi gangguan kecemasan pada menopause di Jawa Tengah sebanyak 14%. Kecemasan dapat menyebabkan menopause menjadi gelisah, sering mengalami perubahan suasana hati, menjadi terlalu emosional jika tidak ditangani, mengembangkan gangguan kecemasan atau depresi. Pengobatan non-farmakologis sangat dianjurkan untuk mengobati kecemasan tanpa meningkatkan risiko efek samping secara signifikan. Aromaterapi lavender adalah salah satu metode tersebut. Linalool, komponen aktif utama, dianggap bertanggung jawab atas efek lavender yang menenangkan (anti-kecemasan). Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pemberian aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan pada wanita menopause di Posbindu Karya Sakti Desa Jatijajar. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain one-group pre-test post-test design. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dalam menganalisis data secara bivariat, pengujian data dilakukan dengan menggunakan uji Paired Sample t-test dengan software SPSS. Hasil uji SPSS diperoleh nilai p-value sebesar 0,002. Hasil tersebut bernilai kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan yang bermakna antara tingkat  kecemasan sebelum dan sesudah diberikan aromaterapi lavender sebesar 0,65. Kesimpulan penelitian ini yaitu aromaterapi lavender efektiv dalam menurunkan kecemasan pada wanita menopause.Introduction: The prevalence of anxiety disorders in menopause in Central Java is 14%. Anxiety can cause menopause to become restless, experience frequent mood swings, become overly emotional if left untreated, develop anxiety disorders or depression. Non-pharmacological treatment is highly recommended to treat anxiety without significantly increasing the risk of side effects. Lavender aromatherapy is one such method. Linalool, the main active component, is thought to be responsible for the calming (anti-anxiety) effect of lavender. The purpose of this study was to determine the effectiveness of lavender aromatherapy to reduce anxiety in menopausal women at Posbindu Karya Sakti, Jatijajar Village. The method used was quantitative research with a one-group pre-test post-test design. The sample size in this study was 32 respondents using a purposive sampling technique. In analyzing bivariate data, data testing was carried out using the Paired Sample t-test with SPSS software. The results of the SPSS test obtained a p-value of 0.002. The results are less than 0.05 so it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted which means there is a significant difference between the level of anxiety before and after being given lavender aromatherapy of 0.65. The conclusion of this study is that lavender aromatherapy is effective in reducing anxiety in menopausal women.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Perilaku Sibling Rivalry Pada Anak Rosalinda, Dewi; Ibrahim, Sri Andriani; Jafar, Cindy Puspita Sari Haji
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i1.4073

Abstract

Sibling rivalry atau persaingan antar saudara kandung muncul karena adanya, persaingan untuk memperebutkan perhatian orang tua, hal ini biasanya terjadi pada anak yang kehilangan kasih sayang dari orang tua dan merasa bahwa saudara kandung adalah saingan. Sibling rivalry terjadi jika anak merasa mulai kurang dalam mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dimana untuk mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua siswa yang mempunyai anak lebih dari 1 di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik total sampling yaitu Teknik pengambilan sampel yang jumlahnya sebanyak 80 responden. Hasil peneitian kejadian perilaku sibling rivalry pada anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo menunjukkan bahwa anak yang mengalami sibling rivalry sebanyak 46 anak (65,7%) dan yang tidak mengalami sebanyak 24 anak (34,3%). Hasil uji statistic Chi-Square antara variabel pola asuh dan sibling rivalry diperoleh nilai signifikan p value 0,005 dimana nilai p value < a = 0.05 (H.) diterima, artinya terdapat Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kejadian Perilaku Sibling Rivalry pada Anak di SDN 1 Limboto Kabupaten Gorontalo. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu orang tua menjadi penengah, mengajarkan empati dan komunikasi, membangun lingkungan positif dan dapat memberikan solusi untuk konflik dalam menghadapi perilaku sibling rivalry.
Pengaruh Pemberian Cold Pack Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Fraktur Di Ruang Post Op Rsud Prof.Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo Puluhulawa, Nikmawati; Syamsuddin, Fadli; Mujaraha, Rahmat Aditya
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i1.4093

Abstract

Fraktur adalah kondisi di mana terjadi hilangnya kontinuitas tulang, baik secara total maupun parsial. Salah satu tanda fraktur adalah nyeri, yang dapat ditangani dengan berbagai metode, termasuk metode non-farmakologis seperti pemberian cold pack. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian cold pack terhadap penurunan nyeri pada pasien fraktur di ruang Post Operasi RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe, serta untuk membandingkan perbedaan tingkat nyeri antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi-eksperimental dengan desain Two Group Pre-Test – Post-Test with Control Group Design. Pengaruh pemberian cold pack dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon, yang menunjukkan nilai p-value 0,004. Perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dianalisis menggunakan uji statistik Mann-Whitney, dengan hasil p-value 0,001 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian cold pack memiliki pengaruh signifikan dalam menurunkan nyeri pada pasien fraktur, dengan rata-rata skala nyeri pada kelompok intervensi berada dalam kategori ringan (80%). Sebaliknya, pada kelompok kontrol, rata-rata skala nyeri berada dalam kategori sedang (60%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemberian cold pack efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien fraktur di ruang Post Operasi RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe.
PENGARUH EDUKASI TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG MPASI DALAM PENCEGAHAN STUNTING Busura, Fazrab; Yusuf, Zuhriana K; Jafar, Cindy Puspita Sari Haji
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i2.4972

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang mencapai 31,8% pada tahun 2022, menempatkan Indonesia di urutan ke-10 Asia Tenggara. Salah satu upaya penanganan stunting  adalah pemberian MPASI. Kunci keberhasilan pencegahan stunting yang baik adalah meningkatkan pengetahuan ibu tentang MPASI dalam pencegahan stunting dengan melalui edukasi. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI dalam pencegahan stunting. Metode penelitian menggunakan jenis rancangan eksperimen dengan desain penelitian one group pretest posttest design. Populasi penelitian yaitu Ibu yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Jumlah balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo 193 orang. Sampel terdiri dari 39 responden, dengan Teknik pengambilan sampel proportional sampling. Hasil penilitian didapatkan nilai mean (rata-rata) Pengetahuan ibu sebelum diberikan edukasi yaitu 12,74 dan setelah diberikan edukasi hasil nilai mean (rata-rata) meningkat menjadi 19,05. Hasil uji statistic Wilcoxon  mendapatkan nilai p value yaitu 0,000 Sehingga terdapat pengaruh pemberian edukasi terhadap pengetahuan ibu tentang MPASI dalam pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Diharapkan penelitian ini menjadi masukkan bagi tenaga kesehatan di Puskesmas memberikan intervensi edukasi tentang MPASI dalam pencegahan stunting untuk meningkatkan pengetahuan ibu.Stunting is still a health problem in Indonesia which reached 31.8% in 2022, placing Indonesia in 10th place in Southeast Asia. One of the efforts to handle stunting is the provision of complementary foods. The key to the success of good stunting prevention is to increase maternal knowledge about complementary foods in stunting prevention through education. The purpose of the study the influence of education on maternal knowledge about complementary foods in stunting prevention. The research method uses a type of experimental design with a one-group pretest posttest design research design. The research population is mothers who have toddlers in Limboto Health Center, Gorontalo Regency. The number of toddlers in Limboto Health Center, Gorontalo Regency is 193 people. The sample consisted of 39 respondents, with proportional sampling techniques.  Obtained a mean value  of maternal knowledge before being given education which was 12.74 and after being given education the result of the mean value increased to 19.05. Wilcoxon statistical test obtained a p value of 0.000 so that there was an effect of providing education on mothers' knowledge about complementary foods in stunting prevention. It is hoped that this research will be an input for health workers at the Health Center to provide educational interventions about complementary foods in stunting prevention to increase maternal knowledge.
Hubungan Jarak Melahirkan dan Riwayat BBLR Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 2-5 Tahun Putri, Vidya Aurelya; Djamaluddin, Nurdiana; Jafar, Cindy Puspita Sari Haji
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v13i1.4074

Abstract

Stunting pada anak dapat menjadi perhatian kesehatan yang sangat penting karena berdampak pada perkembangan dan pertumbuhan dan kualitas hidup. Faktor-faktor yang mempengaruhi stunting seperti jarak kelahiran dan riwayat BBLR. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan jarak kelahiran dan riwayat BBLR dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan observasional menggunakan desain cross sectional. Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai P value = 0,033 (<0,05) berarti ada hubungan jarak kelahiran dengan kejadian stunting dan didapatkan hasil nilai P value = 0,00 (<0,05) berarti ada hubungan Riwayat BBLR dengan kejadian stunting. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara jarak kelahiran dan Riwayat BBLR dengan kejadian stunting pada anak usia 2-5 tahun di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi perhatian untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat terkait jarak kelahiran ideal, pencegahan BBLR dan juga pencegahan kejadian stunting pada anak.