cover
Contact Name
Dewi Modjo
Contact Email
jurnalzaitun@umgo.ac.id
Phone
+62811439174
Journal Mail Official
jurnalzaitun@umgo.ac.id
Editorial Address
Prodi Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo Jl. Prof Mansoer Pateda Ds Pentadio Timur Kec. Telaga Biru Kab. Gorontalo
Location
Kab. gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 29649005     DOI : -
Core Subject : Health,
Focus and Scope The focus of this journal is the dissemination of information related to nursing research and evidence-based study on urban nursing issues in low-middle-income countries. It covers particular issues on education, practice, and research. The journal also considers the presentation of sound knowledge related to strengthening healthcare system that includes health workforce, and health policy. Letters and commentaries of our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a double blind peer-review process according to standardized criteria. The abbreviation journal title is ZJIK, means Zaitun Journal Healthy sience (in English). ZJIK is published by Universitas Muhammadiyah Gorontalo
Articles 207 Documents
Kadar Kolesterol Dengan Kejadian Stroke Berulang Di Rsud Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo Syamsuddin, Fadli; Ayuba, Asni; Jakaria, Siti Nur Rahmawati I
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v10i2.2015

Abstract

Kolesterol merupakan faktor resiko terhadap kematian akibat stroke. Akan tetapi kadar total kolestrol itu sendiri bukan predikator yang paling sensitif terhadap mortalitas stroke karena masih memiliki gabungan sifat antieaterogik Hight Density Lipoproptein (HDL) dan sifat aterogenik Low Density Lipoprotein (LDL).Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kadar kolesterol dengan kejadian stroke berulangPenelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Pengumpulan data menggunakan accidental sampling..Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan terjadinya stroke berulang. Terdapat hubungan antara kadar kolesterol dengan kejadian stroke berulang. Hal ini terjadi karena terdapat penumpukan lemak pada pembuluh darah yang menyebabkan adanya penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Diharapkan agar melakukan pemeriksaan secara rutin sehingga tidak akan terjadi serangan stroke berulang.
Kepuasan Pasien BPJS terhadap Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Umar, Arifin; Syukur, Sabirin B; Firmawati, Firmawati
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v10i2.2020

Abstract

BPJS sangat bermanfaat bagi masyarakat salah satunya sebagai pelayanan kesehatan medis di fasilitas kesehatan. Pelayanan kesehatan yang disediakan oleh rumah sakit salah satunya pelayanan rawat jalan. Pelayanan rawat jalan menjadi salah satu pelayanan yang mendapat penilaian secara instan dari pasien, sehingga kepuasan pasien akan langsung dirasakan saat itu juga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan rawat jalan. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif untuk mengetahui gambaran 5 dimensi yaitu responsivines, reliability, assurance, tangible, dan empathy. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan 100 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian yang didapatkan ini menunjukkan nilai kepuasan baik dengan jumlah responden 89 dan Kepuasan cukup dengan jumlah 11 responden dari100 sampel yang ditentukan. Hasil penelitian pada 5 dimensi yaitu tangible terdapat 93 responden berkepuasan baik dan 7 responden berkepuasan cukup, pada reliability terdapat 92 responden berkepuasan baik dan 8 responden berkepuasan cukup, pada ketanggapan terdapat 91 responden berkepuasan baik dan 9 responden yang berkepuasan cukup, pada asuransi jaminan terdapat 96 responden berkepuasan baik dan 4 responden berkepuasan cukup, pada empaty terdapat 94 responden berkepuasan baik dan 6 responden berkepuasan cukup. Kesimpulannya kepuasan baik ini didapatkan dari pelayanan baik dan maksimal yang telah diberikan oleh para tenaga keshatan sehingga pasien BPJS merasa puas terhadap pelayanan yang ada
Intervensi Sosial Support dalam Menurunkan Stigma Pada Pasien HIV/AIDS : Scoping Review Pamukhti, Bagas Biyanzah Drajad; Ardika, Noviana Ayu; Soleman, Sitti Rahma
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2454

Abstract

Human immunodeficiency virus (HIV) menyerang sistem imun tubuh khususnya sel darah putih dapat berkembang menjadi acquired immunodeficiency syndrome (AIDS). HIV/AIDS adalah penyakit menular yang hingga saati ini belum ada vaksin maupun obat untuk menyembuhkannya. Ketakutan akan tertularnya HIV menyebabkan diskriminasi dan stigma. Stigma tidak hanya mempengaruhi kesehatan fisik, mental dan kesejahteraan, akan tetapi juga meningkatkan risiko penularan HIV serta kepatuhan minum obat. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi social support dalam menurunkan stigma pada pasien HIV/AIDS. Metode yang digunakan yaitu scoping review dengan kerangka Arskey dan O’Malley. Hasil penelitian ini mengidentifikasi 8 artikel yang menunjukkan intervensi social support baik secara individu, keluarga maupun masyarakat sekitar terbukti efektif dalam mengurangi stigma dan diskriminasi orang dengan HIV/AIDS. Dukungan terhadap ODHA dapat dilakukan dalam bentuk pemberian informasi, konseling dan psikoedukasi baik melalui media elektronik maupun secara langsung, peer support, diskusi kelompok dengan melibatkan teman sebaya (sesama penderita), kerabat terdekat maupun tetangga dilingkungan tempat tinggalnya. Kompleksitas intervensi yang telibat (individu, keluarga, teman, tetangga, masyarakat, tenaga kesehatan, sekolah, kelompok agama, tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat) sangat membantu mengurangi stigma HIVDukungan Sosial, HIV/AIDS, Intervensi Penurunan Stigma, ODHA.
Interprofessional Collaborative Practice Di Rumah Khusna, Lailya; Soleman, Sitti Rahma
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2515

Abstract

Pendahuluan : Interprofesional education (IPE) merupakan suatu pendekatan yang melibatkan 2 atau lebih interprofesi kesehatan yang secara aktif berkontribusi dan berkolaborasi dalam memahami peran dan tanggung jawab profesi didalam area universitas  yang selanjutnya berkembang didalam wilayah praktik melalui interprofesional education – collaboration practice (IPCP). IPE bertujuan untuk menyiapkan mahasiswa kesehatan didalamnya untuk mampu  berkolaborasi secara terarah dengan interprofesi lain sedangkan (IPCP) diarea praktik klinik bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sehat-sakit. Tujuan : Literature review ini bertujuan untuk memberikan rencana penerapan IPE di area kerja Rumah Sakit dengan menggunakan pendekatan IPCP.   Metode : pencarian Literature dilakukan melalui database referensi PUBMED, SAGE, Science Direct dan google scholar. Dengan memasukkan kata kunci dan menghubungkannya melalui operator BOOLEAN. 11 referensi yang didapat terdiri atas 4 referensi guide tools dan buku elektronik dan 7 jurnal. Hasil : IPE maupun IPCP mampu menjadi strategi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, hal ini dapat dicapai dengan kontribusi dari berbagai macam pihak, mulai dari stake holder hingga pelaksana. Hambatan yang ada mampu ditekan jika kebijakan yang dibuat memiliki kekuatan untuk mengatur dan membatasi aktivitas yang bukan wewenang interprofesi. Simpulan: Hambatan yang terdapat di rumah sakit dapat diupayakan untuk dikurangi melalui berbagai macam strategi seperti IPCP. Sehingga, hasil akhirnya adalah pelayanan Kesehatan yang semakin prima. 
Perbedaan Kualitas Hidup Antara Lansia Yang Tinggal Di Keluarga Dengan Di Griya Lansia Jannati Umar, Arifin; Lasanudin, Hamna Vony; Lihu, Fahmi A
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i1.2414

Abstract

Secara alamiah semua orang akan mengalami proses menjadi tua. Menua merupakan proses yang akan dialami oleh semua orang karena bagian dari siklus kehidupan manusia. Proses menua akan diikuti penambahan jumlah usia dan disertai perubahan anatomi fisiologi seluruh sistem tubuh.  Kualitas hidup merupakan suatukonsep yang sangat luas yang dipengaruhi oleh kondisi fisik, psikologis, tingkat kemandirian, serta hubungan lansia dengan lingkungan,sehingga memerlukan bantuan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas hidup lansiaTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kualitas hidup antara lansia yang tinggal di keluarga dengan lansia di Griya Lansia Janati. Metode penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi komparatif untuk menggambarkan variabel dan menguji perbedaan dalam variabel dalam dua atau lebih kelompok yang terjadi secara alami, dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang teknik pengambilan sampel yaitu accidental sampling. Uji MannWhitney (alpha <0,05) digunakan untuk analisis data. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di Griya Lansia Jannati dengan yang tinggal dikeluarga namun ditinjau dari setiap domain hanya domain psikologis yang terjadi perbedaan sedangkan domain Fisik, Sosial dan lingkungan tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan kualitas hidup lansia harus ditingkatkan terutama pada aspek sosial
TINGKAT KECEMASAN MASYARAKAT PENYINTAS BANJIR DI SERENGAN SURAKARTA Sitti Rahma Soleman; Endrat Kartiko Utomo; Lailya Khusna
Zaitun (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2516

Abstract

Pendahuluan: Bencana alam banjir dapat mengancam kehidupan yang dapat menyebabkan gangguan psikososial seperti kecemasan. Februari 2023 Kota Surakarta mengalami banjir yang berdampak kepada 21.846 warga dan 4440 warga harus menggungsi. Salah satu dampak dari banjir adalah masalah psikososial seperti kecemasan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanatingkat kecemasan yang dialami oleh warga penyintas banjir di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional study dengan jumlah sampel 117 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling dan instrument kecemasan diukur menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Hasil Penelitian: rata-rata usia 42.02 tahun, berjenis kelamin perempuan 68 (58,1%), dengan tingkat pendidikan SMA 56 (47,8) dan penghasilan diatas UMR 63 (53,9%) serta memiliki tingkat kecemasan ringan 62 (52,9%). Kesimpulan: tingkat kecemasan penyintas banjir memiliki tingkat kecemasan ringan, namun masyarakat perlu diperkenalkan penanganan kecemasan seperti intervensi meditasi, yoga, relaksasi ototprogresif, five finger hypnosis, tapas acuppresure technique untuk menghilangkan kecemasan di masyarakat.
Pengaruh Metode Simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Henti Jantung terhadap Keterampilan dan Efikasi Diri Mahasiswa Farilya, Mita; Utami, Seftiani
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i1.2422

Abstract

Kejadiaan Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) menjadi masalah global dengan angka kematian yang tinggi. Jumlah angka OHCA yang diberikan bantuan hidup dasar lebih besar dilakukan oleh bystander dan terbukti dapat meningkatkan angka harapan hidup. Tempat pendidikan memberikan akses yang lebih besar dalam penyebarluasan pengetahuan tentang bantuan hidup dasar sehingga dapat meningkatkan angka bystander. Hal tersebut menjadi dasar diperlukannya pemberian pembelajaran bantuan hidup dasar henti jantung dengan metode yang efektif pada mahasiswa. Tujuan: Mengetahui pengaruh metode pembelajaran simulasi bantuan hidup dasar terhadap keterampilan dan efikasi diri mahasiswa. Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel mengunakan teknik simple random sampling, didapatkan sampel sejumlah 20 responden. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan SPSS. Hasil: Terdapat pengaruh yang signifikan antara keterampilan dan efikasi diri melakukan BHD metode simulasi dengan pvalue 0,018. Kesimpulan: Terdapat peningkatan keterampilan dan efikasi diri mahasiswa setelah diberikan pembelajaran metode simulasi BHD.
Hubungan Tingkat Kekambuhan Pasien Skizofrenia Dengan Peran Kader Jiwa Di Masyarakat Ardika, Noviana Ayu; Margatot, Didik Iman; Drajad Pamukhti, Bagas Biyanzah
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v11i2.2442

Abstract

Kesehatan jiwa masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di Dunia. WHO 2021, orang dengan gangguan jiwa terdapat sekitar 35 juta orang terkena depresi, 60 juta orang terkena bipolar, 21 juta terkena skizofrenia, serta 47,5 juta terkena dimensia. Mental Health berdasarkan hasil sensus penduduk Amerika Serikat tahun 2021 bahwa ada sebanyak 44,7 juta orang dewasa berusia 18 tahun atau lebih mengalami gangguan jiwa. Seseorang yang pernah mengalami gangguan skizofrenia akan kembali kambuh karena kondisi yang tidak terkontrol dan tidak meminum obat secara rutin Pemberdayaan masyarakat seperti kader kesehatan jiwa bermanfaat untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah serta mempertahankan kesehatan jiwa masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran kader kesehatan jiwa dengan kekambuhan skizofrenia. Metode menggunakan Literature Review yaitu dengan pencarian melalui database elektronik, Pubmed, Google Schoolar dan Elsevier. Kriteria inklusi yang digunakan adalah artikel pada tahun 2013-2023 dan menghasilkan 5 artikel penelitian yang signifikan. Hasil dari literature yang didapat ada hubungan antara peran kader kesehatan jiwa dengan menurunnya kekambuhan pasien gangguan jiwa, oleh sebab itu kader diharapkan lebih aktif dalam memotivasi pasien agar melakukan kunjungan ke puskesmas secara berkala dan tidak mengalami kekambuhan.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Terkait Bantuan Hidup Dasar (BHD) Di Universitas ‘Aisyiyah Surakarta Margatot, Didik Iman; Khusna, Lailya; Drajad Pamukhti, Bagas Biyanzah
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v12i1.2921

Abstract

Insiden henting jantung atau henti nafas merupakan kejadian gawat darurat yang sering ditemui di berbagai tempat yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti memiliki riwayat penyakit jantung dan yang disebabkan oleh kecelakaan. Berdasarkan data dari Wolrd Health Organization (WHO, 2021) menyebutkan bahwa penyebab kematian nomor satu secara global adalah penyakit jantung. Sebanyak 17,8 juta jiwa setiap tahun mengalami kematian karena serangan jantung. Tahun 2020 sebanyak 1,9 juta orang meninggal setiap tahun dikarenakan kecelakaan lalu lintas yang ada di Indonesia. Berbagai penanganan kegawatdaruratan yang dapat di implementasikan pada kejadian henti nafas maupun henti jantung, salah satunya yaitu pemberian Bantuan Hidup Dasar (BHD). Bantuan hidup dasar merupakan tindakan yang paling penting dalam memberikan pertolongan pertama dan sangat membantu saat seseorang mengalami henti jantung, sumbatan nafas, hingga tidak sadarkan diri agar dapat mencegah keadaan yang lebih parah. Pemberian pelatihan bantuan hidup dasar sangat penting dimiliki oleh masyarakat umum hingga mahasiswa agar dapat membantu korban yang mengalami henti jantung maupun henti nafas yang berdampak pada kematian. Apabila seorang memiliki pengetahuan yang baik terkait bantuan hidup dasar maka akan memiliki motivasi yang tinggi untuk menolong korban yang mengalami kecelakaan, henti jantung, serta henti nafas.
Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) pada Ibu Bersalin Dengan Sectio Caesarea Di RSIA Sitti Khadijah Gorontalo Retni, Ani; Harismayanti, Harismayanti; Sumaga, Safitra Pratiwi
Zaitun : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/zijk.v12i1.3090

Abstract

Inisiasi menyusui dini (IMD) merupakan intervensi sederhana yang mampu meningkatkan neonatal outcame secara signifikan yaitu mengurangi resiko kematian neonatal, sangat membantu dalam keberlangsungan pemberian ASI ekslusif dan periode lamanya menyusui. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan jumlah 30sampel.jenis yang digunakan adalah purposive sampling merupakan tekhnik penentuan sampel berdasarkan pertimbangan atau kriteria – kriteria tertentu. Populasi penelitian ini adalah ibu bersalin dengan sectio caesarea, penelitian berlangsung pada bulan Agustus sampai September 2023 di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo. Dari Hasil penelitian di peroleh sebanyak 73,3% yang melakukan IMD dengan benar. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo sebagian besar telah melakukan IMD dengan benar.