Petanda : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Univesitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) di Jakarta, sebagai sebuah jurnal multidisiplin berskala nasional untuk publikasi hasil-hasil penelitian di bidang ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus, jurnal ini menaruh perhatian, tetapi tidak terbatas pada bidang ilmu komunikasi, ilmu ekonomi, ilmu sosial, dan ilmu politik. Hasil penelitian dari bidang ilmu lain dimungkinkan sepanjang obyek penelitiannya berkaitan dengan ilmu-ilmu sosial humaniora. Secara garis besar Jurnal Petanda mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam lingkup komunikasi politik, ekonomi politik media, media massa dan media sosial, komunikasi dan keluarga berencana, jurnalisme dan media, kehumasan, periklanan, pembangunan sosial, gender dan pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial, pemerintahan dan hubungan internasional. Sebagai sebuah Terbitan Berkala Ilmiah, Petanda menggunakan standar peer review yang ketat dengan melibatkan peer reviewer dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta terakreditasi. Periode terbit jurnal ini adalah dua kali setiap hari terakhir di bulan Desember dan Juni tahun berjalan.
Articles
109 Documents
Pembingkaian fanpage@DPRamdhanpomanto dalam Melawan Hoax dan Penguatan Citra Wali Kota Makassar
Wawan Mattaliu;
Ruslan Ramli
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 2, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.472 KB)
|
DOI: 10.32509/jhm.v2i2.1027
Media sosial bukan lagi sebagai media informasi tetapi juga sebagai media untuk menampung berbagai aktivitas seseorang maupun lembaga. Salah satunya, facebook yang memiliki jejaring luas dipakai untuk menyebarkan kreativitas para pengguna. Penelitian ini membahas fanpage sebagai media sosialisasi yang dikerjakan oleh Wali Kota Makassar. Pendekatannya memakai analisis kualitatif deskriptif melalui teknik pembingkaian model Pan dan Kosicki. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan pembingkaian Wali Kota Makassar terhadap penggunaan akun facebook. Hasilnya menunjukkan bahwa struktur retoris menguatkan citra positif Wali Kota Makassar dan posisinya sebagai pejabat publik paling menonjol dibanding anggota komunitas dan pribadi. Dominannya aktivitas pejabat publik dipakai untuk melawan hoaks dan menyampaikan progres aktivitas sebagai pejabat publik.
Analisis Naratif Perempuan sebagai Karakter Utama pada Iklan Produk Laki-laki
Muhamad Choirul Umam;
R S Kusuma
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 1, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.868 KB)
|
DOI: 10.32509/jhm.v1i2.830
Penggambaran gender dalam media khususnya periklanan kini mulai bergeser. Perempuan kini dapat dijumpai dalam iklan yang ditujukan untuk laki-laki bukan hanya sebagai pelengkap, namun telah menjadi karakter utama yang berbicara mengenai produk. Iklan tersebut adalah Kuku Bima Ener-G Cat Woman (2007), Extra Joss Blend (2016), Axe Heaven on Earth (2012), Yamaha YZF-R15 (2014), Nippon Paint Kisah Mudik Mas Kulin (2017), dan Papan Silika Aplus (2018). Penelitian ini melihat bagaimana iklan produk laki-laki dinarasikan oleh perempuan dengan pendekatan naratif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan produk laki-laki dinarasikan perempuan sebagai narator utama dan perempuan yang ditampilkan memiliki variasi dari penampilan fisik maupun pekerjaan.
Building Tourism Awareness Areas With Local Wisdom
Andriansyah Andriansyah;
Watriningsih Watriningsih;
Radja Erland Hamzah;
Setya Ambar Pertiwi
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 3, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (159.914 KB)
|
DOI: 10.32509/petanda.v3i1.1969
The purpose of research writing is to provide input on government policies in building tourism-conscious areas based on local wisdom. Indonesia's 70th ranking from 140 countries for tourism and travel competitiveness index. Its position is below Singapore, Malaysia, Thailand. Even though Indonesia has a very beautiful and enchanting wealth of nature and culture, it has even implemented a visa-free visit and an ongoing visit year. The research methodology uses descriptive qualitative methods, with a multidisciplinary approach. The reason, research is done naturally by using various methods, theories, techniques and instruments. As a result, the Tourism Awareness Program was launched since 2003, until now there needs to be an increase towards significant changes and results. The things that need to be improved are, resentment, security and safety and service as well as fostering local and creative industries to build awareness of people who have entrepreneurial characteristics. This research is expected to be used as a Infinity area reference to build a conscious character of community tourism in the destination through local knowledge, and destination in the Indonesian region in general.
The Effect of Instagram Communication on Consumer’s Perception of Erigo Store
Fatimah Malinda Utami;
Fatin Nurul Karisma;
Shafa Adha Zhafira
Petanda: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 4, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (779.575 KB)
|
DOI: 10.32509/petanda.v4i1.1763
The goal of the study was to find out how Erigo consumers communicate through Instagram. In addition, the study also wanted to see how they perceived the product. The object of the study was Instagram social media users. The subject for our research was the Erigo store. The number of participants involved was 171 participants. The method we use is quantitative in the form of questionnaires that we have spread through social media. From the results obtained, the author concluded that the Erigo brand deserves to promote its products on Instagram, so the Erigo brand must be able to prove itself as a good brand in the eyes of the public. Currently, Erigo has used Instagram as a platform to promote, advertise, and market products to other users or in the current alternative, Erigo can bring their products to the Instagram store So that consumers can visit Erigo's online store to view advertised products or see other products that are advertised. might attract their customers. It can be concluded, the big impact is not only Instagram itself, but also their marketing strategy and product advertisements fall to the right consumers, thus giving them a lot of benefits and will not give a perception to consumers.
Communication Apprehension pada Mahasiswa Fakultas Hukum dalam Menghadapi Peradilan Semu
Listya Widayanti;
Vinisa Nurul Aisyah
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 2, No 1 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (333.93 KB)
|
DOI: 10.32509/jhm.v2i1.985
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya communication apprehension di kalangan mahasiswa Fakultas Hukum pada peradilan semu di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta. Teori yang digunakan adalah Comunication Apprehension. Metodenya adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2016 yang mengambil Mata Kuliah Penanganan Perkara Konstitusi. Mahasiswa dipilih menggunakan teknik snowball.. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Hasil penelitian menujukkan, jenis communication apprehension yang muncul adalah trait apprehension, context, audience, situational. Communication apprehension terjadi karena dua factor, yaitu faktor internal yang mencakup kurangnya kepercayaan diri mahasiswa, dan faktor eksternal yang meliputi mahasiswa merasa sedang dievaluasi, tekanan dan waktu.
Call Center 119 DKI Jakarta, Terobosan Pelayanan Kesehatan Kegawatdaruratan
Taufiqurokhman Taufiqurokhman;
Mamun Murod;
Evi Satispi;
Andriansyah Andriansyah
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 3, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (342.138 KB)
|
DOI: 10.32509/petanda.v3i2.1978
Dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan, Pemerintah Daerah Propinsi DKI Jakarta meluncurkan inovasi layanan Call Center SPGDT 119. Penulisan penelitian ini bertujuan untuk menganalisa inovasi dan kualitas layanan Call Center SPGDT 119. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Call Center SPGDT 119 adalah inovasi proses pemberian layanan kegawatdaruratan kepada masyarakat karena memberikan cara baru dalam pelayanannya. Terdapat tiga penyakit yang banyak dialami masyarakat Indonesia, yaitu penyakit cerebrovascular, kecelakaan lalu lintas dan penyakit jantung iskemik. Kebijakan pelayanan ini merupakan inovasi proses pemberian layanan kegawatdaruratan kepada masyarakat dengan cara baru dalam pelayanan yang berkualitas baik. Temuan baru dalam layanan ini adalah perlunya menjadikan Call Center SPGDT 119 sebagai sistem gawat darurat secara nasional dengan bekerja sama dengan Pihak Kepolisian dan Pemadam Kebakaran, dan menjaga kualitas layanan melalui evaluasi kinerja setiap satu bulan sekali.
Difusi Inovasi dalam Penggunaan Batee Ranup pada Tradisi Meu-uroh di Aceh Barat
Reni Juliani;
Rahma Hidayati;
Nidar Nidar
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 1, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.699 KB)
|
DOI: 10.32509/jhm.v1i1.659
Salah satu tradisi yang masih terus dipraktekkan masyarakat Aceh adalah tradisi meu-uroh. Namun dalam pelaksanaannya tradisi ini telah mengalami inovasi. Dulu tradisi meu-uroh dilakukan dengan membawa batee ranup yang memiliki makna luhur sedangkan sekarang tradisi ini dilakukan dengan membawa undangan cetak sekapur sirih seperti terjadi di Desa Cot Lagan, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, sehingga terjadi pergeseran budaya dalam tradisi meu-uroh. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penyebab terjadinya pergeseran budaya tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, pergeseran budaya penggunaan batee ranup dalam tradisi meu-uroh disebabkan kurangnya pemahaman dan kecintaan masyarakat tentang budaya tersebut sehingga sangat mudah menerima budaya baru yang masuk dan berkembang di tengah-tengah mereka. Pergeseran budaya ini juga terjadi karena perkembangan teknologi yang kian pesat sehingga membawa banyak perubahan dalam kehidupan masyarakat termasuk dalam segi budaya. Perkembangan teknologi ini berdampak, membawa sekapur sirih sebagai undangan lambat laun menggantikan posisi batee ranup dalam tradisi meu-uroh. Selain itu, penggunaan undangan sekapur sirih juga dirasa masyarakat lebih murah dan praktis jika dibandingkan dengan menggunakan batee ranup.
Implementasi Peraturan Daerah Tentang Wajib Belajar Madrasah Diniyah Awaliyah di Kota Cilegon Provinsi Banten
Baihaki Baihaki;
Elis Teti Rusmiati
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 3, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.426 KB)
|
DOI: 10.32509/petanda.v3i1.1970
The era of regional autonomy opens up great opportunities for regional governments to develop education in the regions to become more qualified. Cilegon Regency Government followed up by issuing Regional Regulation Peraturan Daerah No. 1 of 2008 concerning Implementation of the Mandatory education in Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA). In its implementation, after ten years running, that Regional Regulation is not implemented well as seen from the small participation of the community who send their children to Madrasah Diniyah. The amount of participation is not proportional compared to the number of graduated elementary school who wish to enroll in junior high school, even though the MDA certificate is one of the conditions for admission to junior high school. This study aims to analyze the implementation of Perda No. 1 of 2008 concerning Madrasah Diniyah Compulsory Education (Perda Diniyah) and to get more explanantion about the factors that influence it including: environmental conditions, inter-organizational relations, availability of resources and characteristics of the Perda executor. The theory used to analyze this problem is the Policy Implementation Theory from Rondinelli and Cheema. This research uses descriptive methods with qualitative data analysis. The results of this study concluded that the implementation of Diniyah Regional Regulations in Cilegon Regency, Banten Province was ineffective.
Strategi Public Relations SKK Migas dalam Melaksanakan Program Road to One Million Barrel Oil Per Day
Suhendra Atmaja;
Engkus Kuswarno;
Charles Meikyansah
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 2, No 2 (2020): JUNI 2020
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (812.036 KB)
|
DOI: 10.32509/jhm.v2i2.1028
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan model perencanaan dan strategi komunikasi PR dalam mengimplementasikan program "Road to One Million Barrel Oil Per Day (BOPD)". Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model perencanaan strategi hubungan masyarakat Cutlip and Center yang dimulai dengan tergantung pada masalah hubungan masyarakat, kemudian, perencanaan dan pemrograman, dan mengambil tindakan dan komunikasi, serta mengevaluasi program. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi. Selanjutnya, tetapkan pedoman secara sistematis. wawancara dan catatan lapangan, lalu proses data. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dan diinterpretasikan. Data diproses menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga langkah: pertama mengurangi data, kedua menyajikan data, ketiga verifikasi atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, model perencanaan strategi komunikasi Public Relations dapat membentuk citra perusahaan dalam implementasi program BOPD Road to one Million dan dapat mendukung penelitian ini.
Media Sosial Facebook sebagai Sarana Memelihara Pertemanan
Yusari A. Asmarani;
Rina Sari Kusuma
PETANDA: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Humaniora Vol 1, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (222.944 KB)
|
DOI: 10.32509/jhm.v1i2.829
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penggunaan media sosial facebook untuk memelihara hubungan pertemanan. Teori utama dalam penelitian ini adalah teori Computer Mediated Communication (CMC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Peneliti menggunakan empat informan yaitu dua ibu rumah tangga, satu perempuan yang belum menikah dan satu laki-laki belum menikah. Hasil menunjukkan, pertemanan dalam facebook dapat dilakukan oleh siapa saja, mulai dari yang belum menikah sampai yang sudah menikah, mereka dapat menjalin hubungan pertemanan di facebook. Keempat informan dalam penelitian ini sudah menjalin hubungan pertemanan melalui facebook selama 3-9 tahun. Untuk memelihara hubungan pertemanan, terdapat empat jenis perilaku pemeliharaan hubungan yaitu melakukan komunikasi yang mendukung, minat bersama, pasif browsing dan pencarian informasi. Berdasarkan data, informan tidak hanya melakukan komunikasi melalui facebook tetapi juga bertemu secara langsung.