cover
Contact Name
Eka Nurdianty Anwar
Contact Email
admbengkuluinstitute@gmail.com
Phone
+628562911777
Journal Mail Official
admbengkuluinstitute@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kalimantan No 4 RT 004 RW 001 Kelurahan Kampung Kelawi, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Vokasi Kesehatan
Published by Gayaku Publisher
ISSN : -     EISSN : 29636833     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Vokasi Kesehatan is published by Gayaku Publisher and distributed twice a year. Jurnal Vokasi Kesehatan is dedicated to researchers and academics intent on publishing research, scientific thinking, and other original scientific ideas. Jurnal Vokasi Kesehatan scientific periodical publication on Public Health Science and Healthcare Studies issue as a media for information dissemination of research results for lecturer, researcher, and practitioner. The article published in the Jurnal Vokasi Kesehatan is the authors original work with a broad spectrum of topics. Detailed scopes of articles accepted for submission are The Journals mission is to promote excellence in public health and a range of disciplines and specialties of allied health professions. It welcomes submissions from the international academic and health professionals community. The Journal publishes evidence based articles with solid and sound methodology, clinical application, description of best clinical practices, and discussion of relevant professional issues or perspectives. Articles can be submitted in the form of research articles, reviews, case reports, and letters to the editor or commentaries. The Journals priorities are papers in the fields of nursing, physical therapy, medical laboratory science, environmental health, and medical imaging and radiologic technologies. Relevant articles from other disciplines of allied health professions may be considered for publication.
Articles 197 Documents
Gambaran Histopatologi Pankreas Tikus DM Tipe 2 Setelah Pemberian Terapi Ekstrak Daun Bandotan Putri Kurniasiwi; Rodhi Hartono; Lilik Setyowatiningsih; Nurul Kania Puspitha Diani
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/1n8q5k66

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kondisi hiperglikemia dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada jaringan pankreas. Terapi standar DM, seperti obat glibenclamide, berfokus pada penurunan kadar glukosa darah, namun efektivitasnya dalam memperbaiki kerusakan jaringan pankreas masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan terapi tambahan seperti ekstrak daun bandotan (Ageratum conyzoides) yang diketahui mengandung senyawa antioksidan untuk menangkal Reactive Oxygen Species (ROS) dalam membantu memperbaiki kerusakan sel β pankreas akibat stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologi pankreas tikus wistar DM tipe 2 setelah pemberian ekstrak daun bandotan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain post-test only control group design menggunakan 30 ekor tikus wistar jantan yang dibagi menjadi kelompok kontrol, kelompok perlakuan obat glibenclamide, dan kelompok perlakuan ekstrak daun bandotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok ekstrak daun bandotan memiliki gambaran histopatologi pankreas yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok perlakuan obat glibenclamide, yang ditandai dengan batas pulau Langerhans lebih jelas, jumlah sel yang hanya berkurang sedikit, serta bentuk sel yang relatif normal, meskipun masih ditemukan degenerasi dan nekrosis. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun bandotan berpotensi membantu memperbaiki kerusakan jaringan pankreas pada tikus DM tipe 2.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DIET RENDAH PURIN TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA GOUT ARTRITIS Ahmad Zaini Arif; Aprilia Nur Malasari; Atika Jatimi; Tri Nili Sulayfiyah; Dwi Intan Pakuwita AR; Willi Holis
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/gq9zat26

Abstract

Penyakit gout (arthritis gout) merupakan penyakit sendi yang disebabkan oleh tingginya asam urat di dalam darah.penyabab utama penyakit gout yaitu gaya hidup dan makan yang mengandung lemak berlebih yang menyebabkan tingginya kadar asam urat dalam darah. Diet Rendah Purin diberikan antara lain kepada pasien penyakit Gout dimana kadar asam urat dalam darah tinggi. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendidikan kesehatan tentang diet rendah purin terhadap kadar asam urat pada penderita gout atritis di wilayah kerja puskesmas jrengik sampang. Pada Penelitian ini menggunakan desain Pre ekperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di wilayah kerja puskesmas jrengik penderita gout atritis. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 38 responden dengan teknik Random Sampling. Data di ambil melalui pengisian infrom consend dan pengukuran kadar asam urat. Analisis data dilakukan menggunakan uji MC Nemar Test dengan nilai <0,05 (p<a). Hasil penelitian uji statistic MC Nemar test diperoleh nilai p value 0,006 <a = 0.05, sehingga ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet rendah purin terhadap kadar asam urat pada penderita gout atritis. Penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pendidikan kesehatan tentang diet rendah purin terhadap kadar asam urat pada penderita gout atritis di wilayah kerja Puskesmas Jrengik Sampang
The Relationship Between the Duration of Hemodialysis and Stress Levels in Chronic Kidney Disease Patients in the Hemodialysis Ward of Dr. Sitanala General Hospital Nada Puspita; Destiawan Eko Utomo; Cicirosnita J. Idu
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v5i1.1465

Abstract

Introduction: Chronic kidney disease is a health problem that occurs globally as well as in Indonesia, with a prevalence that increases every year, characterized by a gradual decline in kidney function. Objective: This study aims to determine the relationship between the duration of undergoing hemodialysis and stress levels in patients with chronic kidney disease in the hemodialysis unit of RSUP Dr. Sitanala. Methods: This study used a descriptive analytic method with a cross-sectional approach. The sampling technique used total sampling, with a total of 88 respondents who routinely undergo hemodialysis therapy in the hemodialysis unit of RSUP Dr. Sitanala. Data were analyzed using the Spearman Rank test to assess correlations between variables. Results: The results showed that the majority of patients had undergone hemodialysis for <12 months (52.3%), while most patients experienced stress at a moderate level (43.2%). The Spearman Rank test showed a significant relationship between the duration of hemodialysis and stress levels (p-value = 0.000) with an r value of 0.461. Conclusion: The study shows that there is a relationship between the duration of undergoing hemodialysis and stress levels. Patients who have undergone therapy for <12 months are more prone to stress due to the unfulfilled stage of self-acceptance. Therefore, this study emphasizes the importance of focusing on the psychological condition of patients experiencing stress during hemodialysis.
Analysis of Medication Compliance of Hypertension Patients of Productive Age in the Prolanis Group Dariya; Arie Wahyudi; Muhammad Prima Cakra Randana
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v5i1.1988

Abstract

Hypertension is a degenerative disease that requires long-term management because non-compliance in taking antihypertensive medication can trigger fatal cardiovascular complications. This study aims to analyze the level of medication adherence in productive-age hypertensive patients (15-64 years) who are members of the PROLANIS group at the Muara Telang Community Health Center, and to identify the factors that influence it. This type of research is quantitative observational analytic with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 76 respondents selected using a purposive sampling technique. Data collection was carried out using the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) questionnaire and the Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ). Data analysis used the Chi-square test (α = 0.05). The results of univariate analysis showed that the majority of respondents were compliant with taking medication, namely 48 people (63.2%), while 28 people (36.8%) were non-compliant. Bivariate analysis results showed no association between age (p=0.892) and gender (p=1.000) with adherence. Conversely, there was a significant association between education (p=0.028), disease perception (p=0.007), and income (p=0.003) with adherence. Health education regarding hypertension as a chronic disease, the importance of adherence to antihypertensive medication, and the prevention of complications needs to be carried out continuously
Hubungan Tingkat Stres Dan Aktivitas Fisik Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Kelas X Di SMKN 5 Kabupaten Tangerang Septy Ariani; Rahayu Megananda Rosianah; Alfika Safitri
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1450

Abstract

Masalah siklus menstruasi yang tidak teratur pada remaja putri merupakan permasalahan yang sering terjadi dan dapat menjadi indikator adanya gangguan kesehatan reproduksi. Salah satu faktor yang memengaruhi ketidakteraturan siklus menstruasi adalah tingkat stres, di mana peningkatan hormon kortisol dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi. Faktor lain yaitu aktivitas fisik, baik yang terlalu berat maupun terlalu rendah, yang dapat memicu gangguan ovulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan aktivitas fisik dengan siklus menstruasi pada remaja putri kelas X di SMKN 5 Kabupaten Tangerang. Desain penelitian menggunakan kuantitatif deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 256 siswi, dengan teknik probability sampling menggunakan stratified random sampling, dan diperoleh sampel 156 responden. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi (p=0,000 <0,05) serta terdapat hubungan signifikan antara aktivitas fisik dengan siklus menstruasi (p=0,000 <0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat stres dan aktivitas fisik berhubungan signifikan dengan keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri kelas X di SMKN 5 Kabupaten Tangerang. Diharapkan remaja putri dapat mengelola stres dengan baik dan menjaga pola aktivitas fisik yang seimbang untuk meningkatkan kesehatan reproduksi.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUP DR. SITANALA KOTA TANGERANG nadia artika mulyasari_05
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v5i1.1466

Abstract

Kondisi di mana kerusakan pada jaringan ginjal yang menyebabkan kerusakan fungsi dengan cara bertahap, sampai akhirnya sisa jaringan ginjal yang masih berfungsi tidak lagi dapat menjalankan fungsinya secara normal, kondisi tersebut dinamakan Penyakit Ginjal Kronik (PGK). Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr Sitanala. Metode : Jenis Penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan yaitu pasien hemodialisis di RSUP Dr.Sitanala kota tangerang sebanyak 88 pasien dengan menggunakan teknik total sampling. Uji statistik yang digunakan ialah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa dukungan keluarga pasien sebagian besar berada dalam kategori tinggi (48,9%) dan tingkat kecemasan pasien dalam kategori ringan (97,7%) diketahui hasil nilai p-value 0,00 < 0,05 nilai r = 0,467. Sehingga dapat terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di rsup dr. sitanala kota tangerang. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa semakin tinggi dukungan keluarga maka semakin rendah tingkat kecemasan pasien.
Hubungan Efikasi Diri terhadap Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. Sitanala Kota Tangerang Muhamad Muchyiddin Abdul Qodir
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v5i1.1473

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (DM) is a chronic non-communicable disease with an increasing global prevalence, including in Indonesia. The long-term management required for this condition has a significant impact on patients’ quality of life. This study aimed to analyze the relationship between self-efficacy and quality of life among patients with type 2 DM at the Outpatient Department of Dr. Sitanala Central Public Hospital, Tangerang City A descriptive. correlational study with a cross-sectional design was conducted. A purposive sampling technique was used to recruit 196 patients with type 2 DM who attended routine follow-up visits. Data collection employed the DMSES and WHOQOL-BREF questionnaires. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with the Spearman Rank. Most respondents had moderate (49.5%) and high (40.8%) levels of self-efficacy. The majority reported good quality of life (59.7%). The Spearman Rank test indicated a significant positive correlation between self-efficacy and quality of life p = 0.000, r = 0.707. Self-efficacy has a strong positive relationship with quality of life in patients with type 2 DM. Interventions that enhance self-efficacy are essential in the long-term management of diabetes. Keywords: Diabetes Mellitus Type 2; Quality of Life; Self-Efficacy Abstrak Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat secara global, termasuk di Indonesia. Kondisi ini berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien karena memerlukan pengelolaan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efikasi diri dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2 di Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. Sitanala Kota Tangerang. Penelitian menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 196 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Diabetes Management Self-Efficacy Scale (DMSES) dan WHOQOL-BREF, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Spearman Rank karena data berdistribusi tidak normal. Sebagian besar responden memiliki efikasi diri sedang (49,5%) dan tinggi (40,8%). Kualitas hidup mayoritas responden berada pada kategori baik (59,7%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan hubungan positif signifikan antara efikasi diri dan kualitas hidup (p = 0,000; r = 0,707), yang berarti semakin tinggi efikasi diri, semakin baik kualitas hidup pasien DM tipe 2. Terdapat hubungan positif signifikan antara efikasi diri dengan kualitas hidup pasien DM tipe 2. Peningkatan efikasi diri perlu menjadi fokus dalam intervensi keperawatan untuk mendukung kualitas hidup pasien. Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2; Efikasi Diri; Kualitas Hidup