cover
Contact Name
Fatimah Zahra Nasution
Contact Email
welfare@unsil.ac.id
Phone
+6281221092136
Journal Mail Official
Welfare@unsil.ac.id
Editorial Address
Jalan Siliwangi No. 24, Kahuripan, Kec. Tawang Kota. Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 27232220     EISSN : 27232212     DOI : -
Core Subject : Economy,
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi merupakan peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang ilmu dan kajian Ekonomi Pembangunan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi meliputi hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama) dan artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas). WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi diterbitkan oleh Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Kota Tasikmalaya secara periodik dua kali dalam setahun yakni pada Bulan Mei dan Bulan November dalam setiap volume. WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi menerima manuskrip atau naskah artikel yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, berkaitan dalam bidang kajian Ilmu Ekonomi Pembangunan dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional. Cakupan bidang kajian meliputi: Ekonomi Perencanaan Ekonomi Pembangunan Ekonomi Moneter Koperasi dan UMKM Ekonomi Publik Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Ekonomi Regional Ekonomi Pertanian Ekonomi Industri Ekonomi Perdagangan Ekonomi Pariwisata Ekonomi Sumber Daya Manusia dan Kependudukan Ekonomi Internasional Ekonomi Syariah Jurnal ini telah terdaftar pada Pusat Dokumentasi Ilmiah Indonesia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI) dengan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media online 2723-2212 dan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media cetak 2723-2220.
Articles 122 Documents
Pengaruh Dependency Ratio, Indeks Pembangunan Manusia, Pengangguran dan Sanitasi terhadap Kemiskinan di Jawa Tengah Tirtana, Dodi; Radiwan, Radiwan; Arief, Hanief
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.12939

Abstract

This study aims to analyse the effect of dependency ratio, human development index, unemployment, and sanitation on the poverty rate in Central Java. The data for this study is secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics based on districts and cities in Central Java in 2023. To analyse the relationship between variables, this study uses multiple linear regression method with cross-section data. The results of the analysis show that the dependency ratio has a significant positive effect on the poverty rate. The Human Development Index shows a significant negative effect on poverty, which means that improving the quality of education, health, and people's standard of living can reduce the poverty rate. However, unemployment and health variables do not show a significant effect on poverty in Central Java. These findings provide important implications for policymakers, particularly regarding the role of the dependency ratio. Policies need to be directed at improving people's financial literacy so that they are not overly dependent on the productive age in retirement. Thus, the risk of the sandwich generation can be minimized, and people's welfare in the future can be improved.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dependency ratio (rasio ketergantungan), indeks pembangunan manusia, pengangguran, dan sanitasi terhadap tingkat kemiskinan di Jawa Tengah. Data penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik berdasarkan kabupaten dan kota di Jawa Tengah pada tahun 2023. Untuk menganalisis hubungan antar variabel, penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda dengan data cross-section. Hasil analisis menunjukkan bahwa dependency ratio memiliki pengaruh positif signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Indeks Pembangunan Manusia menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan, yang berarti peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat dapat mengurangi tingkat kemiskinan. Namun, variabel pengangguran dan kesehatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kemiskinan di Jawa Tengah. Penemuan ini memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan, khususnya terkait peran dependency ratio. Kebijakan perlu diarahkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar mereka tidak terlalu bergantung pada usia produktif di masa pensiun. Dengan demikian, risiko generasi sandwich dapat diminimalkan, dan kesejahteraan masyarakat di masa depan dapat ditingkatkan. 
Model Kolaborasi Enabler untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM melalui Digitalisasi Widyawan, Bisma; Barlian, Achmad; Haryanto, Joni
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 6, No 1 (2025): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v6i1.14586

Abstract

Digital transformation is critical to the sustainability and competitiveness of MSMEs in Indonesia. This study aims to evaluate the collaborative role of enablers—namely government agencies, technology providers, financial institutions, and business advisory services—in supporting the digital transformation of MSMEs. This research employs a narrative literature review method, utilizing academic and policy sources selected based on their relevance and contribution to the development of the enabler collaboration conceptual framework. The results show that collaboration among enablers can improve digital literacy and technology adoption, which in turn enhances the competitiveness of MSMEs. However, several obstacles remain, such as limited access to technology in remote areas, regulations that are not fully supportive, and the high costs of technology implementation. The novelty of this research lies in its integrative model that maps the collective synergy of these enablers, offering new insights for stakeholders in designing more effective and integrated strategies to support MSME digitalization. To ensure the sustainability of MSME digital transformation, collaboration among enablers must be strengthened through a more adaptive approach tailored to the specific needs of MSMEs across various sectors.Transformasi digital sangat penting bagi keberlanjutan dan daya saing UMKM di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran kolaboratif para enabler, yaitu lembaga pemerintah, penyedia teknologi, lembaga keuangan, dan layanan konsultasi bisnis dalam mendukung transformasi digital UMKM. Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review, dimana literatur yang digunakan merupakan sumber akademis dan kebijakan yang dipilih berdasarkan relevansi dan kontribusinya terhadap pembentukan kerangka konseptual kolaborasi enabler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi di antara para enabler dapat meningkatkan literasi digital dan adopsi teknologi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing UMKM. Meskipun demikian, masih terdapat kendala yang perlu diatasi, seperti keterbatasan akses terhadap teknologi di daerah terpencil, regulasi yang belum sepenuhnya mendukung, serta biaya implementasi teknologi yang tinggi. Kebaruan penelitian ini terletak pada model integratif yang memetakan sinergi para enabler ini secara kolektif, sehingga hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan baru bagi para pemangku kepentingan dalam merancang strategi yang lebih efektif dan terintegrasi dalam mendukung digitalisasi UMKM. Untuk memastikan keberlanjutan transformasi digital UMKM, kolaborasi antar-enabler perlu diperkuat dengan pendekatan yang lebih adaptif dan berbasis kebutuhan spesifik UMKM di berbagai sektor. 
Pengaruh PAD, Belanja Modal, dan Penerimaan Pembiayaan terhadap Pengeluaran Pemerintah di Provinsi DKI Jakarta Agmirsya, Dwilita; Dewi, Eva Sherlina; Pamungkas, Agustina Anantalia; Septiani, Yustirania
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.11591

Abstract

This study aims to analyze and evaluate the extent of the influence of Regional Original Revenue (PAD), Capital Expenditure, and Regional Financing Receipts on the Government Expenditure of Jakarta Province. The data used in this study is secondary time-series data covering the period from 2015 to 2022, sourced from One Data Jakarta Province. Data analysis was conducted using a quantitative approach through multiple linear regression model equations. The results of the study indicate that, simultaneously (F-test), PAD, capital expenditure, and regional financing receipts significantly influence the government expenditure of Jakarta Province. Partially, Regional Original Revenue (PAD) and Regional Expenditure have a positive and significant impact on the Government Expenditure of Jakarta Province. Meanwhile, Regional Financing Receipts have a negative and significant effect on the Government Expenditure of Jakarta Province. The implications of these findings suggest that the local government is expected to maximize regional expenditures that support efforts to enhance and strengthen the potential of PAD in DKI Jakarta Province.Penelitian ini bermaksud untuk menganalisis dan mengevaluasi sejauh mana pengaruh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Belanja Modal, dan Penerimaan Pembiayaan Daerah terhadap Pengeluaran Pemerintah Provinsi Jakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder time series rentang periode tahun 2015–2022 bersumber dari Satu Data Provinsi Jakarta. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui persamaan model regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan (uji F) PAD, belanja modal dan penerimaan pembiayaan daerah berpengaruh signifikan terhadap pengeluaran pemerintah Provinsi Daerah Jakarta. Secara parsial Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Daerah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Pengeluaran Pemerintah Provinsi Jakarta. Penerimaan Pembiayaan Daerah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pengeluaran Pemerintah Provinsi Jakarta. Implikasi dari hasil penelitian ini, pemerintah setempat diharapakan mampu memaksimalkan belanja daerah yang mendukung upaya peningkatan  dan memperkuat potensi PAD Provinsi DKI Jakarta.
Peran BUMDes terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus BUMDes Sari Mulyo Desa Karangsari Kecamatan Brati Kabupaten Grobongan) Shafila, Desma; Suseno, Deky Aji
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.13041

Abstract

This research aims to analyze the role of BUMDes in improving the welfare of the people of Karangsari Village. This research uses a qualitative analysis method with the help of the Nvivo 12 analysis tool to analyze the role of BUMDes according to the business units they run, namely pumping, village markets and geopark tourism. The data collection method is by interviewing Village officials, BUMDes administrators and the Karangsari Village community. The results of this research show that the role of BUMDes in improving community welfare is seen from the contribution to PADes each year that has played a role in the community through the business units they run. Judging from the role in creating jobs, each BUMDes business unit has played a role in absorbing the workforce. Then, in increasing community income, BUMDes also play a role by increasing rice production through pumping business units and revitalizing MSMEs through village market business units and also geopark tourism. The social benefits of the existence of this BUMDes can also be felt by the people of Karangsari Village.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran BUMDes dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Karangsari. Penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan bantuan alat analisis Nvivo 12 menganalisis peran BUMDes sesuai dengan unit usaha yang dijalankan yaitu pompanisasi, pasar desa, dan wisata geopark. Metode pengumpulan data yaitu dengan wawancara kepada perangkat Desa, pengurus BUMDes serta masyarakat Desa Karangsari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran BUMDes terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dilihat dari kontribusi terhadap PADes setiap tahunnya telah berperan kepada masyarakat melalui unit usaha yang dijalankan. Ditinjau dari peran dalam menciptakan lapangan pekerjaan sudah berperan dalam setiap unit usaha BUMDes telah menyerap tenaga kerja. Kemudian dalam peningkatan pendapatan masyarakat BUMDes juga berperan melalui peningkatan produksi padi melalui unit usaha pompanisasi serta menghidupkan UMKM melalui unit usaha pasar desa dan juga wisata geopark. Manfaat Sosial dari adanya BUMDes ini juga dapat dirasakan oleh masyarakat Desa Karangsari.
The Interaction of Global and Domestic Economic Variables on Inflation in Indonesia Parizal, Fariq; Nababan, Evi Rosarina; Susilo, Ignatia Bintang Filia Dei
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 6, No 1 (2025): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v6i1.15164

Abstract

This study investigates the dynamic interplay between global oil prices, the rupiah exchange rate, interest rates, and inflation in Indonesia using the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) method on time series data from 1986 to 2023. The analysis identifies a long-term cointegrating relationship among these variables. However, oil prices and interest rates were found to have statistically insignificant long-term effects on inflation, likely due to government interventions such as fuel subsidies and active monetary policies. In the short term, exchange rate depreciation significantly influences inflation, while interest rate hikes exhibit a deflationary effect. The error correction model suggests that approximately 17% of inflationary disequilibria are corrected each year. These findings emphasize the need for adaptive policy strategies that account for Indonesia’s external vulnerabilities while reinforcing domestic resilience through diversification and inflation targeting mechanisms.Studi ini menginvestigasi interaksi dinamis antara harga minyak global, nilai tukar rupiah, suku bunga, dan inflasi di Indonesia dengan menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) pada data runtun waktu dari tahun 1986 hingga 2023. Analisis ini mengidentifikasi adanya hubungan kointegrasi jangka panjang di antara variabel-variabel tersebut. Namun, harga minyak dan suku bunga ditemukan memiliki pengaruh jangka panjang yang tidak signifikan secara statistik terhadap inflasi, kemungkinan besar disebabkan oleh intervensi pemerintah seperti subsidi bahan bakar dan kebijakan moneter yang aktif. Dalam jangka pendek, depresiasi nilai tukar secara signifikan mempengaruhi inflasi, sementara kenaikan suku bunga menunjukkan efek deflasi. Model koreksi kesalahan menunjukkan bahwa sekitar 17% dari disekuilibrasi inflasi dikoreksi setiap tahunnya. Temuan ini menekankan perlunya strategi kebijakan adaptif yang memperhitungkan kerentanan eksternal Indonesia sekaligus memperkuat ketahanan domestik melalui diversifikasi dan mekanisme penargetan inflasi.
Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan terhadap Proporsi Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur Komalasari, Sintya Dwi; Valentina, Bintang Febria; Meylani, Anisha
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.12632

Abstract

This study aims to analyze how the duration of education taken affects to Labor Absorption in the manufacturing industry sector. The data used is secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) for 2016-2023. The dependent variable in this study is Labor Absorption and the independent variable used is the level of education consisting of high school and college graduates. The analysis technique used is multiple linear regression analysis. The result shows that the level of high school graduates partially has a negative and significant influence, while the level of college graduates partially has a positive and significant influence on Labor Absorption in the manufacturing industry sector. Meanwhile, simultaneously, the variables of the level of high school graduates and the level of college graduates together have a significant effect on employment in the manufacturing industry sector. The coefficient of determination shows that the independent variables contribute 94.56% to the dependent variable.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh tingkat pendidikan yang ditempuh terhadap proporsi penyerapan tenaga kerja di sektor industri manufaktur. Data  yang digunakan merupakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2016-2023. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah proporsi penyerapan tenaga kerja dan variabel independen yang digunakan adalah tingkat pendidikan yang terdiri dari tingkat lulusan SMA dan perguruan tinggi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat lulusan SMA secara parsial memiliki pengaruh negatif dan signifikan, sementara tingkat lulusan perguruan tinggi secara parsial memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap proporsi penyerapan tenaga kerja di sektor industri manufaktur. Sedangkan, secara simultan variabel tingkat lulusan SMA dan tingkat lulusan perguruan tinggi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap proporsi penyerapan tenaga kerja di sektor industri manufaktur. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa variabel independen berkontribusi sebesar 94,56% terhadap variabel dependen. 
Pengantar Redaksi dan Daftar Isi Team, Editorial
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14905

Abstract

Ekspektasi Dinamika Kesejahteraan Petani di Tengah Gejolak Harga Pangan dan Inflasi pada Provinsi Jawa Timur Zaman, Moh. Hairus; Wahyuningsih, Diah; Nugroho, R. Y. Yudo
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 6, No 1 (2025): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v6i1.13923

Abstract

The purpose of this study is to estimate the future condition of the farmer exchange rate, aggregate food prices, and inflation rates and analyze the response of farmer welfare through the farmer exchange rate (NTP) to price fluctuations in food commodities such as rice, chicken meat, beef, shallots, garlic, cayenne pepper, cooking oil, sugar and eggs. The research method uses Impulse Response Function analysis and Dynamic Forecasting on the Bayesian Vector Autoregressive (BVAR) model method using secondary time series data for the period May 2017 - December 2023. The results of the variation in the response of the farmer exchange rate to each specific food price fluctuation to facilitate the identification of the type of food commodity prices that are strongly responded by the farmer exchange rate. In addition, the results of the projection of the level of farmer welfare and aggregate food prices in the next few months tend to decline amid the projected inflation rate that is still stable. This study produces several recommendations that can be used as considerations for formulating policies in maintaining the stability of food commodity prices and inflation rates to improve the welfare of farmers in East Java Province Tujuan penelitian ini untuk melakukan estimasi kondisi masa depan nilai tukar petani, harga pangan agregat, dan tingkat inflasi serta menganalisa respon kesejahteraan petani melalui nilai tukar petani (NTP) pada gejolak harga pada komoditas pangan seperti, beras, daging ayamn, daging sapi, bawang merah, bawang putih, cabe rawit, minyak goreng, gula dan telor. Metode penelitian menggunakan analisa Impulse Response Function dan Dynamic Forecasting pada metode model Bayesian Vector Autoregressive (BVAR) dengan menggunakan data sekunder time series periode Mei 2017 - Desember 2023. Hasil variasi respon nilai tukar petani pada setiap gejolak harga pangan secara spesifik untuk mempermudah dalam mengidentifikasi jenis harga komoditas pangan yang direspon kuat oleh nilai tukar petani. Di samping itu, hasil proyeksi tingkat kesejahteraan petani dan harga pangan agregat dalam beberapa bulan ke depan cenderung mengalami penurunan di tengah proyeksi tingkat inflasi yang masih stabil. Penelitian ini menghasilkan beberapa rekomendasi yang dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk menyusun kebijakan dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan dan tingkat inflasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Jawa Timur.
Evaluasi Kebijakan dalam Pembangunan Perkotaan (Studi Tentang Penataan Kota di Kota Tasikmalaya) Hasannudin, Ivan Dicksan; Rosmajudi, Arifah; Fatimah, Astri Siti; Sudrajat, Deni; Budijaya, M. Ikrar; Badriatin, Tine
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14442

Abstract

This research aims to identify gaps in policy implementation and areas that need improvement in urban development in Tasikmalaya City. The methodology used is literature study. This research highlights key aspects such as land use regulation, public participation in planning processes, and the integration of environmental considerations into policy formulation. Despite strategic plans aimed at encouraging sustainable development, studies show that several factors contribute to the ineffectiveness of urban development policies in the City of Tasikmalaya, including inadequate stakeholder engagement, insufficient funding for implementation, and lack of coordination between various government agencies involved in urban planning. The research results show that communities affected by development policies are less involved in the decision-making process, which causes a mismatch between policy objectives and community needs. These gaps not only hinder effective implementation, but also reduce public trust in government.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan dalam implementasi kebijakan dan area yang perlu diperbaiki dalam pembangunan perkotaan di Kota Tasikmalaya. Metodologi yang digunakan yaitu studi literatur. Penelitian ini menyoroti aspek-aspek utama seperti regulasi penggunaan lahan, partisipasi publik dalam proses perencanaan, dan integrasi pertimbangan lingkungan ke dalam formulasi kebijakan. Meskipun terdapat rencana-rencana strategis yang bertujuan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, studi menunjukkan bahwa beberapa faktor berkontribusi terhadap ketidakefektifan kebijakan pembangunan perkotaan di Kota Tasikmalaya, termasuk keterlibatan pemangku kepentingan yang tidak memadai, pendanaan yang tidak mencukupi untuk implementasi, dan kurangnya koordinasi antara berbagai lembaga pemerintah yang terlibat dalam perencanaan perkotaan. Hasil penelitian menunjukan masyarakat yang terdampak kebijakan pembangunan kurang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, yang menyebabkan ketidaksesuaian antara tujuan kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Kesenjangan ini tidak hanya menghambat implementasi yang efektif, tetapi juga mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
Analisis Kausalitas Multivariat Dinamis Hubungan Pariwisata - Pembangunan Ekonomi Menggunakan Pendekatan ARDL: Perspektif Kebijakan Pariwisata di Indonesia Octaviani, Nurtsaniyah; Tsani, Luthfi Ibnu
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 6, No 1 (2025): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v6i1.14528

Abstract

This study aims to analyze the integration of the Indonesian tourism sector with other sectors and its impact on economic development in Indonesia. The method used is a quantitative Autoregressive Distributed Lag (ARDL) data analysis approach using time series data for the period 1985-2024. The results of the study indicate that the tourism sector has a significant positive effect on economic growth and oil energy consumption per capita in the short and long term. The tourism sector does not show a significant effect on coffee consumption in the short term and has a significant positive effect in the long term. Tourism shows an insignificant negative effect on foreign investment (PMA) in the short term, but in the long term its effect becomes insignificantly positive. Meanwhile, the tourism sector does not show a significant effect on the number of poor people in the short term, but has a significant negative effect on the number of poor people in the long term. Therefore, an integrated and consistent policy is needed to ensure the sustainability and competitiveness of the tourism sector in economic development in Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi sektor pariwisata Indonesia dengan sektor lain serta dampaknya terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuantitatif pendekatan analisis data Autoregressive Distributed Lag (ARDL) yang menggunakan data time series periode 1985-2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pariwisata berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan konsumsi energi minyak per kapita dalam jangka pendek maupun panjang. Sektor pariwisata tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap konsumsi kopi dalam jangka pendek dan memiliki pengaruh positif signifikan dalam jangka panjang. Pariwisata menunjukkan pengaruh negatif tidak signifikan terhadap penanaman modal asing (PMA) dalam jangka pendek, namun dalam jangka panjang pengaruhnya menjadi positif tidak signifikan. Sementara itu, sektor pariwisata tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap jumlah penduduk miskin dalam jangka pendek, tetapi memberikan pengaruh negatif signifikan jumlah penduduk miskin dalam jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan terpadu dan konsisten untuk memastikan keberlanjutan serta daya saing sektor pariwisata dalam pembangunan ekonomi di Indonesia.

Page 11 of 13 | Total Record : 122