cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati84@unidayan.ac.id
Phone
+6281245598692
Journal Mail Official
0js.sipil@unidayan.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Dayanu Ikhsanuddin No. 124 Baubau
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal MEDIA INOVASI Teknik Sipil Unidayan
ISSN : 23015241     EISSN : 2580023X     DOI : -
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN diterbitkan secara berkala setiap 6 (enam) bulan yaitu Mei dan Oktober dan menerima artikel dari berbagai kalangan akademisi, peneliti dan praktisi. Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan akan sebuah media untuk menyebarluaskan informasi dan perkembangan terbaru serta dapat menambah dan melengkapi diseminasi hasil-hasil penelitian serta sebagai ajang komunikasi sesama ilmuan untuk pengembangan ilmu pagi para akademisi, peneliti dan praktisi Teknik sipil di Indonesia. Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN, menerbitkan artikel-artikel yang berfokus pada: Teknik Sipil dan Struktur, Geoteknik, Manajemen Konstruksi,Teknik Hidro, Transportasi (Engineering), Material Science serta artikel berkaitan dengan teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
Analisis Tingkat Pelayanan Angkutan Umum Rute Wamengkoli-Mawasangka Induk Rachmat Hidayat Dairi; Muhammad Zul Kifly
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i1.1882

Abstract

Transportasi angkutan umum merupakan moda transportasi yang paling sering di gunakan, baik itu sebagai sarana pengangkut penumpang maupun barang. Dengan semakin pesatnya pertumbuhan dalam suatu daerah dan semakin banyaknya penambahan jumlah penduduk dalam suatu daerah maka sarana angkutan umum merupakan sarana transportasi yang paling perlu untuk dikembangkan dan ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui tingkat pelayanan angkutan umum berdasarkan standar pelayanan angkutan umum serta penilaian atau kepuasan penumpang dan sopir terhadap pelayanan angkutan umum pada rute Wamengkoli-Mawasangka Induk. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Wawancara (Kuesioner) dan Metode Observasi (Penelitian Lapangan). Hasil dari penelitian tingkat pelayanan angkutan umum berdasarkan standar pelayanan angkutan umum yaitu dilihat dari faktor Frekuensi, Faktor Muat, Waktu Menunggu dan Kecepatan Perjalanan didapat hasil rata-rata kinerja pelayanan yaitu Sedang. Sedangkan berdasarkan kepuasan penumpang berdasarkan faktor keamanan, keselamatan, kenyamanan, tarif/harga dan keteraturan didapat rata-rata penilaian yaitu Sangat Baik dan penilaian sopir berdasarkan faktor tarif/harga, jadwal keberangkatan dan prioritas utama anak sekolah didapat hasil rata-rata yaitu Sangat Setuju.
Pemanfaatan Aspal Kabungka Campur Dingin Hampar Panas Dengan Menggunakan Modifier 3% Irzal Agus; Hamsah Hamsah
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i1.1889

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemanfaatan aspal Kabungka campur dingin hampar panas dengan penambahan modifier sebesar 3%. Aspal Kabungka merupakan salah satu jenis aspal alam yang berpotensi digunakan sebagai alternatif aspal minyak konvensional, namun karakteristiknya yang lebih keras dan getas memerlukan modifikasi untuk aplikasi tertentu. Metode campur dingin hampar panas menawarkan keuntungan dalam hal efisiensi energi dan emisi dibandingkan dengan metode campuran panas konvensional. Dalam penelitian ini, modifier ditambahkan untuk meningkatkan kualitas dan performa aspal Kabungka, khususnya dalam hal fleksibilitas, ketahanan terhadap retak, dan stabilitas campurannya. Pengujian laboratorium dilakukan untuk mengevaluasi sifat-sifat fisik dan mekanik campuran aspal Kabungka dengan modifier 3%, meliputi pengujian Marshall untuk menentukan stabilitas, flow, VIM (Void in Mix), VMA (Void in Mineral Aggregate), dan VFB (Void Filled with Bitumen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan modifier 3% secara signifikan meningkatkan stabilitas dan durabilitas campuran aspal Kabungka, membuatnya memenuhi spesifikasi yang disyaratkan untuk perkerasan jalan, dan semua variasi kadar BGA 5%, 5,5%, 6%, 6,5% dan 7% memenuhi spsesiifikasi syarat yang ditentukan. Hasil ini mengindikasikan bahwa aspal Kabungka yang dimodifikasi dengan metode campur dingin hampar panas memiliki potensi besar untuk diaplikasikan dalam konstruksi jalan, mendukung keberlanjutan dan pemanfaatan sumber daya lokal.
Analisis Penerapan Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) Di Kapal Ferry Rute Baubau - Wara Risman Risman; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i1.1891

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan jumlah pulau mencapai 17.499 yang terbentang dari Sabang hingga Merauke. Untuk menghubungkan antar pulau, maka diperlukan jalur transportasi laut sebagai penghubung yaitu kapal. Kapal Ferry merupakan salah satu moda transportasi massal yang banyak digunakan oleh masyarakat. Dalam operasionalnya, aspek keselamatan penumpang menjadi prasyarat utama guna menjamin kelancaran dan keberlangsungan layanan transportasi tersebut. Kapal yang dioperasikan untuk transportasi antarpulau maupun untuk kegiatan eksploitasi sumber daya laut wajib memenuhi standar kelayakan laut. Kapal ferry rute Baubau–Wara merupakan salah satu moda transportasi laut yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat antara Pulau Buton dan Pulau Muna. Tingginya intensitas pelayaran dan banyaknya penumpang, berpotensi terjadinya kecelakaan kerja dan peluang terjadinya gangguan keselamatan penumpang semakin besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dilaksanakan pada Kapal Ferry Baubau-Wara. Hasil penelitian menunjukkan Koefisien regresi untuk variabel Keamanan (X) sebesar 0,732 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel Keamanan akan meningkatkan variabel Kenyamanan (Y) sebesar 0,732 atau 73,2%. Koefisien yang bernilai positif ini mencerminkan adanya hubungan yang signifikan dan searah antara Keamanan dan Kenyamanan pengguna jasa KMP. Sultan Murhum.
Perencanaan Pola Parkir di Kawasan Kotamara Asidin Asidin; Ruli Alaudin Doode
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i1.1892

Abstract

Kota Baubau, sebagai salah satu kota madya di Provinsi Sulawesi Tenggara, memiliki beragam destinasi wisata. Salah satunya adalah kawasan Kotamara, sebuah ruang terbuka hijau yang sering menjadi tujuan rekreasi warga lokal dan pendatang. Kecenderungan bertambahnya penduduk dan perkembangan teknologi transportasi, memicu banyaknya pengguna kendaraan pribadi dan secara tidak langsung diperlukan lahan parkir yang memadai. Lonjakan jumlah pengunjung di malam hari, khususnya saat akhir pekan, mengakibatkan kebutuhan mendesak akan area parkir yang memadai bagi kendaraan pribadi. Tujuan dilakukannya penelitian iniyaitu untuk mengetahui berapa banyakkebutuhan parkir sertaperencanaan pola parkir yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di Kawasan Kotamara, Adapun metode survey yang digunakan yaitu survey patroli, yakni dengan menghitung dan mencatat kendaraanyang keluar dan masuk area parkir. Metode ini memiliki tujuan untuk mengetahui informasi perihal karakteristik parkir. Berdasarkan hasil survei dan analisis data, jumlah ruang parkir yang diperlukan untuk kendaraan roda dua adalah sebanyak 229 petak, sedangkan kendaraan roda empat memerlukan 33 petak parkir. Untuk kendaraan roda dua jumlah SRP On-Street Parking yang direncanakan 219 petak dan Off-Street Parking 115 petak. Sedangkan untuk kendaraan roda empat jumlah SRP On-Street Parking yang direncanakan 44 petakdan Off-Street Parking 16 petak.
Instrumentasi Alat DCP Untuk Menilai Kekuatan Tanah Terhadap Subbase Jalan Poros Kabupaten Buton Utara – Kabupaten Buton Hilda Sulaiman Nur; Dino Aksar
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i1.1893

Abstract

Uji Penetrasi Kerucut Dinamis (DCP) digunakan untuk memperkirakan nilai CBR lapangnan pada sub base jalan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menentukan nilai kepadatan tanah serta korelasi antara CBR-DDT . Pengujian alat DCP dilakukan setiap interval 100 m sepanjang 1000 m. Nilai Daya dukung tanah (Sub base) Pada Perkerasan Jalan Poros Kabupaten Buton Utara – Kabupaten Buton , CBR rata -rata adalah 26,87 % dan nilai CBR-DDT adalah 7,45. nilai daya dukung yang disyaratkan perkerasan sub base minimal 60%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas daya dukung perkerasan tanah pada STA 62+000 – STA 63+000 adalah 26,87 % cukup rendah.
Optimalisasi Mixing Aspal Buton BRA (Buton Rock Asphalt ) dengan Metode Simpleks pada PT. Wijaya Karya Aspal Surianti Surianti; Asrim Asrim; Riska Indu
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i1.1894

Abstract

Aspal Buton (Asbuton) merupakan sumber daya alam strategis Indonesia yang berpotensi menjadi alternatif utama pengganti aspal minyak. Namun, pemanfaatan Asbuton secara optimal masih menghadapi berbagai kendala, seperti biaya produksi, distribusi, dan efisiensi penggunaan dalam proyek infrastruktur serta variasi kualitas aspal dari pit yang berbeda di lokasi penambangan PT Wijaya Karya Aspal menimbulkan tantangan dalam memenuhi permintaan konsumen, khususnya terkait dengan kadar bitumen dan kadar air yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formula pencampuran aspal Buton berkualitas tinggi dan rendah menggunakan metode simpleks guna mencapai kualitas yang sesuai dengan standar konsumen. Metode simpleks, yang merupakan suatu teknik yang digunakan untuk menentukan solusi optimal dalam permasalahan dengan batasan terbatas. Dalam studi ini, variabel-variabel seperti biaya produksi, kapasitas distribusi, permintaan regional, dan kualitas campuran aspal dianalisis untuk menentukan alokasi sumber daya yang paling efisien. Data primer dan sekunder diperoleh melalui observasi lapangan, pengujian laboratorium, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi optimal adalah 40.168,539 ton aspal berkualitas rendah dan 14.831,461 ton aspal berkualitas tinggi, yang menghasilkan kadar bitumen 21% dan kadar air 2%, sesuai dengan kriteria permintaan konsumen. Formula ini diharapkan dapat digunakan oleh PT Wijaya Karya Aspal untuk meningkatkan kualitas produk dan memenuhi kebutuhan konsumen secara efektif.
Evaluasi Kinerja Campuran Beraspal (AC-WC) Menggunakan Aspal Esso Dengan Tambahan Asbuton Tipe LGA (Lawele Granular Asphalt) Hartini Hartini; Akmal Uzina
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i1.1895

Abstract

Globalisasi transportasi di Indonesia meningkatkan permintaan memicu pembangunan jalan dengan beton aspal ramah lingkungan dan teknologi produksi bersih. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui karakteristik marshall campuran Aspal Esso dengan penambahan Asbuton tipe LGA. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian material yang mencakup pemeriksaan agregat kasar, halus, dan aspal. Metode Mix Design digunakan untuk menciptakan campuran homogen antara agregat kasar dan halus. Benda uji ditentukan dengan variasi kadar asbuton tipe LGA 0%, 5%, dan 10%, serta komposisi campuran agregat dan kadar aspal. Pengujian benda uji dilakukan menggunakan alat Marshall untuk menilai karakteristik campuran beraspal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variasi menunjukkan nilai stability, marshall quention, flow,serta density yang memadai dan memenuhi kriteria yang disyaratkan. Nilai VIM yang tidak menenuhi syarat ada pada variasi 10%, nilai VMA yang tidak memenuhi syarat ada pada variasi 0% dan 5%, nilai VFA yang tidak memenuhi syarat yaitu variasi 10%. Sehingga dapat dilihat bahwa penambahan LGA sebagai bahan tambah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap paramater Marshall, ditunjukkan degan adanya fluktuasi nilai yang tidak konsusten pada tiap variasi. Penggunaan LGA sebagai bahan tambah dari ketiga variasi dapat digunakan ada pada variasi 5% hanya saja nilai VIM nya tidak memenuhi syarat.
Uji Kuat Tekan Beton Menggunakan Material Lokal dari Gunung Sejuk Kabupaten Buton Selatan Irzal Agus; Hamsah Hamsah; Dasni Dasni
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i2.1999

Abstract

Ketersediaan material lokal (agregat kasar dan halus) yang ada di wilayah Kabupaten Buton Selatan, khususnya di daerah Gunung Sejuk, memberikan peluang besar untuk dimanfaatkan sebagai bahan alternatif dalam konstruksi beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mekanis berupa kuat tekan beton yang menggunakan agregat (kasar/halus) yang berasal dari Gunung Sejuk dan mengevaluasi kelayakannya berdasarkan standar mutu beton di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental laboratorium. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan total sampel sebanyak 30 buah. Pengujian dilakukan pada umur beton 3, 7, dan 28 hari dengan mengacu pada standar SNI 1974:2011, penelitian ini menggunakan dua komposisi campuran material yaitu perbandingan agregat 25/75 dan perbandingan agregat 40/60. Proporsi campuran beton (mix design) direncanakan menggunakan mutu target 20 MPa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik fisik material dari Gunung Sejuk memiliki sifat kekerasan yang baik. Nilai kuat tekan rata-rata beton pada umur 28 hari mencapai 190,70 kg/cm2 untuk komposisi 25/75 dan 145,80 kg/cm2 untuk komposisi 40/60. Berdasarkan hasil evaluasi, material lokal dari Gunung Sejuk Kabupaten Buton Selatan layak digunakan sebagai bahan penyusun beton untuk kategori konstruksi struktural. Penggunaan material lokal ini diharapkan dapat menekan biaya logistik konstruksi di wilayah Buton Selatan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam daerah.
Risk Analysis Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) Apron Bandara Betoambari Berdasarkan ISO 45001:2018 Ferdiyan Ferdiyan; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i2.2000

Abstract

Pencegahan risiko kerja merupakan upaya sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko lingkungan kerja guna menghilangkan atau mengurangi dampak kecelakaan serta penyakit akibat kerja sesuai prinsip ISO 45001. Implementasi K3 yang efektif tidak hanya menciptakan rasa aman bagi pekerja tetapi juga mengurangi kecelakaan kerja dan meningkatkan produktivitas pekerjaan. Kausalitas insiden di apron kompleks dan tidak pasti, melibatkan berbagai faktor seperti personel, peralatan, lingkungan, dan manajemen. Selain itu, operasi apron sangat kompleks dan sulit dikoordinasikan, sehingga manajemen risiko menjadi tantangan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan risiko K3 di Apron Bandar Udara Betoambari berdasarkan ISO 45001:2018. Berdasarkan hasil penelitian teridentifikasi enam potensi bahaya utama, yaitu kebisingan, cuaca ekstrem, paparan bahan kimia, aktivitas perawatan pesawat, kelelahan kerja, dan risiko ergonomi. Penilaian risiko menggunakan metode HIRARC terhadap 21 variabel risiko menunjukkan bahwa dua risiko berada pada kategori ekstrem, sepuluh risiko tinggi, enam risiko sedang, dan tiga risiko rendah. Pengendalian risiko K3 dilakukan berdasarkan hirarki ISO 45001:2018 melalui pengendalian teknis, administratif, dan penggunaan APD, serta didukung peluang perbaikan berkelanjutan berupa peningkatan pelatihan personel, penerapan sistem pelaporan digital, dan penyediaan fasilitas kerja yang lebih memadai.
Evaluasi Daya Dukung Tanah Dasar (Subgrade) Menggunakan Uji California Bearing Ratio (CBR) Laboratorium Pada Kondisi Tanpa Rendaman Karyadin Karyadin; Ahmad Gasruddin
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v14i2.2002

Abstract

Ruas Jalan Lingkar Kaisabu–Waborobo di Kota Baubau merupakan wilayah yang sering mengalami longsor dan kerusakan perkerasan, ditandai dengan retakan pada badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tanah dasar serta menentukan nilai California Bearing Ratio (CBR) sebagai indikator daya dukung tanah subgrade. Metode penelitian meliputi survei lapangan dan pengambilan sampel tanah terganggu dan tidak terganggu pada enam titik lokasi. Pengujian laboratorium dilakukan untuk menentukan sifat fisik tanah, meliputi kadar air, berat jenis, gradasi butiran, dan batas-batas Atterberg, serta sifat mekanis tanah melalui uji pemadatan standar Proctor dan uji CBR. Berdasarkan klasifikasi USCS, seluruh sampel diklasifikasikan sebagai pasir berlempung (SC) meskipun satu titik berupa pasir berlanau. Nilai CBR tertinggi pada penetrasi 2,54 mm sebesar 17% terjadi pada titik 3 dengan 25 tumbukan, sedangkan pada penetrasi 5,08 mm mencapai 19%.

Page 12 of 13 | Total Record : 123