Progressive of Cognitive and Ability
This journal is a publication that contains research results, development of innovative and relevant research and related conceptual studies and/or developments in the field of Education. This journal has a focus and scope that includes: 1. Educational learning and services. 2. Evaluation of education in general, including educational processes and outcomes. 3. Utilization of information and communication technology in education. 4. Development and implementation of educational curricula. 5. Education policy and management.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 3 No. 4 (2024)"
:
10 Documents
clear
Pendidikan Edukasi Digital Sebagai Strategi Media Pembelajaran : Media pembelajaran menggunakan edukasi digital
Junita;
Salman, Salman
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.854
Dengan berkembangnya media sosial, kinerja menjadi lebih cepat, tepat dan akurat, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas.. Salah satu pengguna media sosial saat ini adalah pelajar. Pasalnya, media sosial memungkinkan pelajar dengan mudah berkomunikasi dalam jarak dekat maupun jauh tanpa harus bertatap muka atau bertatap muka. Media sosial tidak hanya penting bagi mahasiswa untuk tetap mendapat informasi, namun juga dapat meningkatkan pemikiran kritis dan mengembangkan keterampilan dan kreativitas terkait pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan media sosial sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yang berfokus pada penelitian kepustakaan dengan cara membaca, mempelajari, dan survei buku-buku dan bahan-bahan sastra yang berkaitan erat dengan pertanyaan penelitian. Pemanfaatan media sosial dalam media pembelajaran dapat lebih meningkatkan kualitas pembelajaran bila digunakan sekomprehensif mungkin. Namun, bukan berarti media sosial akan memberikan dampak negatif jika penggunaannya tidak dikontrol dan informasinya tidak disaring. Kesalahan mungkin saja terjadi pada saat proses pembelajaran apabila guru tidak menggunakan media sosial sebagai media ajar dengan baik.
Penerapan Model Pembelajaran problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Menyimak Cerita Fiksi Siswa Di Sekolah Dasar
Azeera;
Wulan, Neneng Sri;
Sari, Nadia Tiara Antik
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.1060
enelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) proses pembelajaran menyimak dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual pada siswa kelas V SDN 01 Karangmekar. (2) kemampuan menyimak siswa kelas V SDN 01 Karangmekar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media audio visual. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain penelitian tindakan kelas model Kemmis & Mc. Taggart yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus yang diawali dengan prasiklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak cerita fiksi siswa kelas V SDN Karangmekar 01. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak cerita fiksi siswa kelas V SDN Karangmekar 01. Pada siklus I diperoleh rata-rata 64% dan pada siklus II sebesar 81%, peningkatan yang diperoleh sebesar 17%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning berbantuan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan menyimak cerita fiksi siswa di sekolah dasar.
Pengaruh Konflik Terhadap Kesejahteraan Psikologis Remaja
Fatimah, Suci;
Laeli, Sobrul
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.1071
Remaja mengalami fase penting dalam perkembangan mereka, di mana mereka berada di ambang antara masa kanak-kanak dan dewasa. Masa ini dicirikan oleh perubahan fisik, psikologis, dan emosional yang cepat, yang sering kali diiringi oleh konflik baik internal maupun interpersonal. Konflik ini dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari interaksi dalam jaringan seperti bermain game online dan berpartisipasi dalam grup virtual hingga konflik dalam kehidupan nyata seperti dalam keluarga dan pertemanan. Konflik-konflik ini mempengaruhi kesejahteraan psikologis remaja, memperumit proses identitas diri dan kematangan emosional mereka. Studi ini menggunakan metode studi literatur review untuk mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber informasi dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kestabilan psikologis remaja sangat dipengaruhi oleh sejauh mana mereka dapat mengelola dan menyelesaikan konflik-konflik ini. Konflik yang tidak terselesaikan dengan baik dapat berdampak negatif, seperti menurunnya kesejahteraan mental, peningkatan stres, dan bahkan trauma psikologis. Kesimpulannya, konflik-konflik yang dialami remaja, baik dalam dunia daring maupun dunia nyata, merupakan bagian penting dari proses perkembangan mereka menuju kedewasaan. Penanganan konflik yang efektif dapat membantu remaja menghadapi tantangan dengan lebih baik, sementara penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam dampak konflik-konflik ini terhadap kesejahteraan remaja secara keseluruhan.
Peran Informasi Sistem Manajemen Pendidikan Sebagai Pelayanan Administrasi Efektif di Sekolah
Yanti, Qoriah Febri;
Fadillahsyah, Muhammad Fajar;
Rizqa, Miftahir;
Husni, Radhiatul
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.1073
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) memegang peranan penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi sekolah. SIMDIK bertujuan memungkinkan sekolah mengumpulkan nilai siswa, tenaga pendidik yang lebih efisien. Pembelajaran SIMDIK, proses pendaftaran siswa, penjadwalan pelajaran, dan monitoring kehadiran dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat. Ini mengurangi tekanan kerja bagi staf sekolah dan membebaskan mereka untuk berfokus pada tugas-tugaslain yang lebih strategis. pendidikan yang lebih penting. Selain itu, SIMDIK juga membantu sekolah dalam menghasilkan laporan yang lebih lengkap dan akurat untuk evaluasi dan perbaikan proses pendidikan. Dengan demikian, SIMDIK memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan efektivitas pelayanan administrasi sekolah dan secara luas, membantu meningkatkan kualitas Pendidikan dan pengoptimalkan pelayanan administrasi sekolah secara keseluruhan.
supervisi Pentingnya Supervisi Pendidikan Untuk Mengembangkan Karakter Siswa
Triani , Defi;
Putri, Cantika Maharani;
Rizqa, Miftahir
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.1076
This research describes the importance of educational supervision in developing student character. In this research, the method used is a literature study taken from previous books or journal sources related to the topic under study. The research results show that the importance of educational supervision in developing student character depends on the role of a teacher at school and that adequate supervision can help teachers improve the quality of learning, instill positive values in students, create a conducive learning environment, and increase student learning motivation.
Analysis of Students' Mathematical Problem-Solving in Translating Story Problems into Mathematical Models
Nurjanah, Putri;
Angraini, Lilis Marina
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.1105
This study is driven by students' limited proficiency in converting narrative problems into mathematical representations. Additionally, a crucial facet of students' problem-solving skills involves their capacity to resolve mathematical problems. The primary objective of this research is to assess students' proficiency in solving mathematical problems by translating narrative scenarios related to linear equations of one variable into mathematical models. The research employed a descriptive qualitative approach. The participants comprised twenty-five eighth-grade students from a junior high school in Pekanbaru during the academic year 2023/2024. Data collection methods encompassed both test-based techniques employing mathematical problem-solving assessments and non-test methodologies involving interviews and documentation. The analysis involved data reduction, presentation, drawing conclusions, and verifying findings. From the study findings, it was evident that the students' proficiency in mathematical problem-solving yielded positive outcomes, averaging at 77.6%. Students' mathematical problem-solving ability in translating story problems into mathematical models with high ability has good mathematical solving ability characterized by students being able to master four or three problem-solving indicators. Students with medium ability have medium mathematical problem-solving ability which is characterized by students being able to master three or two problem-solving indicators. While students with low ability have low mathematical problem-solving ability which is characterized by students being able to two or one mathematical solving indicators.
Pengaruh supervisi terhadap kinerja guru PNS Rayon A Kota Bandunh
Saprudin, Asep;
Lisdianty , Eka
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.1109
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh supervisi terhadap kinerja guru SMA di rayon A Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan rumus slovin sebanyak 64 orang dari total populasi sebanyak 177 guru PNS SMA Rayon A Kota Bandung tahun Pelajaran 2017/2018. Teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner. Guru memiliki peran terhadap keberhasilan pembelajaran dengan keterampilan dan pengetahuan yang cukup diharapkan guru dapat mentransfer pengetahuan pada siswa, serta mengajak siswa untuk berfikir. Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut hanya dapat dilakukan oleh seorang guru yang kompeten, professional dan memiliki kinerja yang optimal. Kualitas kinerja guru akan sangat menentukan pada kualitas hasil pendidikan, karena guru merupakan pihak yang paling banyak bersentuhan langsung dengan siswa dalam proses pendidikan/pembelajaran di lembaga pendidikan Sekolah. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara supervisi terhadap kinerja guru PNS SMA Negeri Rayon A Kota Bandung. Pelaksanaan supervisi dilakukan Kepala Sekolah di SMA Negeri Rayon A Kota Bandung sudah berjalan dengan baik didahului dengan penyusunan program supervisi yang dipersiapkan pada awal tahun ajaran. Selanjutnya dilanjutkan dengan pelaksanaannya yang dilakukan setiap awal semester dan akhir semester pada saat berlangsungnya kegiatan proses belajar mengajar untuk melihat keberhasilan sejauh mana program yang telah dipersiapkan dapat terealisasi. Kegiatan supervisi secara kontinu dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk membantu kelancaran tugas sehingga kinerja guru meningkat.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX-E Melalui Layanan Bimbingan Kelompok
Aminah, Siti
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.1218
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peningkatan motivasi belajar siswa melalui layanan bimbingan kelompok. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling, penelitian dilakukan dalam dua siklus terhadap 10 siswa kelas IX-E MTsN 14 Jakarta, dengan 8 siswa memiliki motivasi belajar rendah dan 2 siswa bermotivasi tinggi untuk menciptakan dinamika kelompok. Data dikumpulkan melalui wawancara, skala motivasi belajar, dan observasi, lalu dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa sebelum mendapatkan bimbingan kelompok berada pada kategori rendah (44,4%). Setelah layanan bimbingan kelompok diberikan pada siklus pertama, motivasi meningkat ke kategori sedang (65%). Pada siklus kedua, motivasi belajar siswa terus meningkat ke kategori tinggi, mencapai 74%. Hasil ini menegaskan bahwa bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merekomendasikan guru pembimbing untuk terus mengembangkan layanan bimbingan kelompok dalam rangka mendukung peningkatan motivasi belajar siswa di kelas.
Peningkatan Hasil Belajar Seni Budaya Melalui Model E-Learning dengan Media Video pada Siswa Kelas VIII-E
Sunarti, Sunarti
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.1219
Penelitian ini meningkatan hasil belajar Seni budaya melalui model e-learning dengan media videoHal ini dikarenakan guru hanya memberi tugas seperti mencatat dan membaca tidak menjamin siswa akan belajar di rumah. Pemberian tugas tanpa adanya materi pembelajaran yang disampaikan guru menyebakan hasil belajar Seni budaya masih terbilang rendah atau masih dibawah KBM yaitu 78. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berupa penerapan model e-learning dengan media video dengan tujuan meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII- E MTsN 14 Jakarta yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklus tediri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian pada siswa kelas VIII MTsN 14 Jakarta. Jumlah siswa 34 siswa terdiri dari 22 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model e-learning dengan media video dapat meningkatkan hasil belajar Seni budaya pada siswa kelas VIII-E MTsN 14 Jakarta. Dilihat dari hasil Pra siklus siswa yang tuntas KKM hanya 14 siswa (41,1%), dan 20 siswa (58,9%) yang belum tuntas. Pada siklus I terdapat 24 siswa (70,5%) yang tuntas dan 10 siswa (29,5%) yang belum tuntas, dan pada siklus II terdapat 32 siswa (94,1 %) yang tuntas dan terdapat 2 siswa (5,9%) yang belum tuntas. Dari peningkatan hasil belajar tersebut penelitian tindakan kelas ini di hentikan di siklus II karena telah mencapai kriteria ketuntasan klasikal yaitu ≥ 90% dari jumlah seluruh siswa tuntas belajar dan dinyatakan berhasil untuk meningkatkan hasil belajar Seni budaya pada siswa Kelas VIII -E MTsN 14 Jakarta Tahun Pelajaran 2020/2021.
Pesantren Curriculum: A Case Study of Al-Bahjah Islamic Boarding School
Az Zahro, Fatimah;
Nurlaela, Nurlaela
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 3 No. 4 (2024)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jpr.v3i4.1308
This study examines the implementation of curriculum management at the Tafaqquh level at Pondok Pesantren Al-Bahjah, a non-formal Islamic education institution oriented towards strengthening morals and mastering the knowledge of Islamic law, especially Arabic. Using a qualitative case study approach, data were collected through observation, interviews, and documentation. Analysis was conducted using Miles and Huberman's interactive model to understand the learning and evaluation process. The research found that the Tafaqquh level has a distinctive Arabic-based curriculum with classical learning methods such as lectures, speaking practice, writing, and the use of audio-visual media. Students are evaluated continuously through formative and summative exams to ensure competency achievement. The findings show that the main obstacle is the santri's low understanding of the Arabic material delivered by the teacher. However, strategies such as muhadhoroh activities and communicative approaches are able to improve santri language skills. This study confirms the relevance of pesantren as a center for character education and the development of religious knowledge that can adapt to the times' challenges.