cover
Contact Name
Yogi Ginanjar
Contact Email
yogi.ginanjar@ptk.ubpkarawang.ac.id
Phone
+6281340144014
Journal Mail Official
empowerment@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Secara garis besar jurnal empowerment bertujuan untuk membangkitkan semangat dan motivasi mahasiswa-dosen dalam melakukan publikasi artikel ilmiah secara bersama di Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang. Metode yang digunakan untuk meningkatkan semangat dan motivasi mahasiswa adalah dengan mengikutsertakan para peneliti lain di luar Universitas Buana Perjuangan Karawang. Selain meningkatkan motivasi, penelitian ini juga berfungsi sebagai media untuk membangun kerjasama antar Universitas dalam mencapai Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Pada edisi pertama, jurnal ini melibatkan empat Universitas yang memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas jurnal. Diharapkan pada edisi selanjutnya jurnal ini dapat mengajak mahasiswa lain yang ada di Indonesia maupun di luar Indonesia untuk mengasah kemampuan melakukan publikasi artikel jurnal. Fokus topik dari jurnal ini adalah fenomena-fenomena yang berkaitan dengan Psikologi. Kelebihan yang dimiliki oleh jurnal ini adalah mahasiswa dan dosen dapat berkontribusi secara bersama-sama dalam melakukan penelitian hingga publikasi penelitian
Articles 146 Documents
SELF-ACCEPTANCE DITINJAU DARI BODY IMAGE PADA SALESGIRL PT CAPELLA MEDAN Clarissa Pandora Novelia
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self acceptance dengan body image pada salesgirl di PT Capella Medan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara self acceptance dengan body image, dengan asumsi semakin tinggi selfacceptance, maka semakin tinggi body image dan sebaliknya semakin rendah self-acceptance maka semakin rendah body image. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah salesgirl PT Capella Medan yang berjumlah 85 (delapan puluh lima) orang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Data diperoleh dari skala untuk mengukur self acceptance dan body image. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas sebaran dan uji linearitas hubungan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,439 dengan p sebesar 0,000 (p < 0,05). Ini menunjukkan ada hubungan positif antara self-acceptance dengan body image. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumbangan 19,3 persen body image mempengaruhi self-acceptance dan selebihnya 80,7 persen dipengaruhi oleh faktor lain, seperti dukungan sosial, dukungan keluarga, gaya hidup hedonis, dan kematangan emosi. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan positif antara self-acceptance dengan body image dapat diterima. This study aims to find out relationship between body image and self-acceptance on salesgirl at PT Capella Medan. The hypothesis of this study states that there is a positive correlation between body image and self-acceptance, assuming that the higher the body image, the higher will self-acceptance be and conversely the lower the body image the lower will self-acceptance be. The subjects of this study were 85 (eighty five) salesgirl at PT Capella Medan selected by purposive sampling method. Data were obtained from a scale to measure body image and self-acceptance. The calculation was performed by means of testing requirements analysis (assumption), which consists of normality test for distribution and linearity test for relationships. The data analysis used is Product Moment Correlation with SPSS 17 for Windows. The results of data analysis showed that the correlation coefficient was 0,439 with p 0.000 (p <0.05). It shows that there is a positive relationship between body image and self-acceptance. These results indicate that the contribution of a given variable of body image to self-acceptance is at 19,3 percent, while the remaining 80,7 percent is influenced by other factors not examined. From these results, it is concluded that the hypothesis stating that there is a positive correlation between body image and self-acceptance is acceptable.
PSYCHOLOGICAL CAPITAL SEBAGAI PREDIKTOR PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA DISTRIBUTOR MULTI LEVEL MARKETING TIENS SYARIAH KABUPATEN KARAWANG DI MASA PANDEMI COVID-19 Andyan P.L; Cempaka Putrie Dimala; Arif Rahman Hakim
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.660

Abstract

Dampak Covid-19 melanda hampir seluruh sektor, salah satunya adalah sektor ekonomi seperti industri network marketing atau MLM yang menyebabkan penjualan dan rekrutmen downline menurun seluruh aktivitas distributor seperti penjualan dan rekrutmen harus beralih dengan metode online. dampak tersebut dapat mempengaruhi psychological well-being pada distributor Tiens Syariah. Psychological well-being adalah individu yang secara psikologis mampu berfungsi secara positive psychological functioning dimana individu memiliki kondisi mental yang sehat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh psychological capital terhadap psychological well-being pada distributor multilevel marketing (MLM) Tiens Syariah di Kabupaten Karawang dengan jumlah partisipan sebanyak 210 responden dengan sampel 131 responden menggunakan rumus Issac dan Michael dengan taraf 5%. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuota. Berdasarkan hasil uji regresi sederhana diperoleh sig = 0,00 < 0,05, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 24,9%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Psychological Capital terhadap Psychological Well-Being. The impact of Covid-19 has hit almost all sectors, one of which is the economic sector such as the network marketing or MLM industry which causes downline sales and recruitment to decline, all distributor activities such as sales and recruitment must switch to online methods. This impact can affect the psychological well-being of Tiens Syariah distributors. Psychological wellbeing is an individual who is psychologically able to function in a positive psychological functioning where the individual has a healthy mental condition. The purpose of this study was to determine the effect of psychological capital on psychological well-being in Tiens Syariah multi-level marketing (MLM) distributors in Karawang Regency with a total of 210 respondents with a sample of 131 respondents using the Issac and Michael formula with a level of 5%. This research method uses quantitative methods with data collection techniques using quota techniques. Based on the results of the simple regression test obtained sig = 0.00 <0.05, with a coefficient of determination of 24.9%. These results indicate that there is an influence of Psychological Capital on Psychological WellBeing.
EFEKTIVITAS PENTINGNYA VAKSINASI DAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN 6M Sekar Mumpuni; Magdalena Hanoum; Lucky Purwantini; Hasan Basri
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.661

Abstract

Vaksinasi terhadap Covid-19 adalah cara terbaik untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu, penerapan protokol kesehatan 6M yaitu memakai masker, cuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas, menghindari keramaian, dan menghindari makan bersama juga sangat penting untuk menekan penyebaran Covid-19. Masih ada masyarakat yang takut untuk melakukan vaksinasi terhadap Covid-19 dan kurangnya kesadaran dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi kendala dalam menghentikan penyebaran Covid-19. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan sosialisasi yang dilakukan melalui aplikasi zoom meeting serta penilaian pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Setelah dilakukan psikoedukasi didapatkan adanya peningkatan pengetahuan tentang pentingnya vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan 6M yang ditunjukkan dengan peningkatan jumlah soal yang dijawab dengan benar sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian sosialisasi sudah memberikan dampak positif bagi masyarakat dan diharapkan keberlanjutan kegiatan ini dapat dilakukan di masyarakat luas sehingga ilmu yang diberikan dapat bermanfaat secara umum Vaccination against Covid-19 is the best way to prevent the spread of Covid-19. In addition, the implementation of the 6M health protocol, namely wearing masks, washing hands, maintaining distance, limiting mobility, avoiding crowds, and avoiding eating together is also very important to suppress the spread of Covid-19. There are still people who are afraid to vaccinate against Covid-19 and the lack of awareness in implementing health protocols is an obstacle in stopping the spread of Covid-19. The method of implementing this activity uses socialization carried out through the zoom meeting application as well as pre-test and post-test assessments to measure the level of understanding before and after the activity. After doing psychoeducation, it was found that there was an increase in knowledge about the importance of vaccination and the application of the 6M health protocol as indicated by the increase in the number of questions answered correctly so it can be concluded that the provision of socialization has a positive impact on the community and it is hoped that the sustainability of this activity can be carried out in the wider community so that the knowledge provided can be useful in general.
SIKAP KERJA DITINJAU DARI PSYCHOLOGICAL CAPITAL PADA KARYAWAN PT CAPELLA DINAMIK NUSANTARA MEDAN Lililia
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological capital dengan sikap kerja. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah adanya hubungan positif antara psychological capital dengan sikap kerja, dengan asumsi semakin tinggi psychological capital, maka semakin tinggi sikap kerja, dan sebaliknya semakin rendah psychological capital, maka semakin rendah sikap kerja. Subjek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan PT Capella Dinamik Nusantara Medan sebanyak 100 orang yang dipilih dengan metode totally samping. Data diperoleh dari skala untuk mengukur psychological capital dengan sikap kerja. Perhitungan dilakukan dengan melakukan uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 15 for windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,34 (p < 0.05). ini menunjukkan ada hubungan positif antara psychological capital dengan sikap kerja. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa sumbangan yang diberikan variabel psychological capital terhadap sikap kerja adalah sebesar 13,3 persen, selebihnya 86,7 persen dipengaruhi oleh faktor lain seperti kinerja karyawan dan lainnya. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan positif antara psychological capital dengan sikap kerja dapat diterima. This study aims to determine the relationship between psychological capital and work attitudes. The hypothesis proposed in this study is that there is a positive relationship between psychological capital and work attitude, assuming the higher the psychological capital, the higher the work attitude, and conversely the lower the psychological capital, the lower the work attitude. The research subjects used in this study were employees of PT Capella Dinamik Nusantara Medan as many as 100 people who were selected by the totally sideways method. Data obtained from a scale to measure psychological capital with work attitudes. The calculation is carried out by conducting a prerequisite analysis test (assumption test) which consists of a normality test and a linearity test. Analysis of the data used is using Product Moment correlation through the help of SPSS 15 for windows. The results of data analysis showed a correlation coefficient of 0.34 (p < 0.05). This shows that there is a positive relationship between psychological capital and work attitude. The results of this study indicate that the contribution given by the psychological capital variable to work attitudes is 13.3 percent, the remaining 86.7 percent is influenced by other factors such as employee performance and others. From the results of this study, it can be concluded that the research hypothesis that there is a positive relationship between psychological capital and work attitude is acceptable.
PENGARUH GAYA KELEKATAN (ATTACHMENT STYLE) TERHADAP KESEPIAN (LONELINESS) PADA DEWASA MUDA YANG TIDAK MEMILIKI PASANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Bunga Suryaman Putri; Wina Lova Riza; Nur Ainy Sadijah
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.663

Abstract

Manusia merupakan mahluk sosial yang membutuhkan manusia lain dalam menjalani kehidupannya. Namun, belakangan ini semenjak pandemi COVID-19 hadir ditengah-tengah masyarakat banyak hal yang perlu diubah dan diadaptasi salah satunya dengan menjaga jarak dan berdiam diri dirumah. Kesepian dianggap meningkat pada masa pandemi COVID-19 ini khususnya bagi kalangan dewasa muda dan salah satu faktor pembentuknya adalah gaya kelekatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gaya kelekatan terhadap kesepian pada dewasa muda yang tidak memiliki pasangan di masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah kuantitatif jenis kausal-asosiatif yang melibatkan 127 responden dewasa muda dengan rentang usia 20-30 tahun, lajang, bekerja dengan minimal pendidikan SMA sederajat. Skala yang digunakan adalah AAS (Adult Attachment Scale) dan Revised UCLA Loneliness Scale yang dimodifikasi. Teknik pengambilan sample menggunakan sampling kuota. Teknik analisis data menggunakan uji regresi sederhana. Hasil analisis menunjukan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis pada penelitian ini adalah Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti terdapat pengaruh antara gaya kelekatan terhadap kesepian pada dewasa muda yang tidak memiliki pasangan di masa pandemi COVID-19 sebesar 28,8%. Kemudian, dari total 127 responden 19 orang memiliki tingkat kesepian rendah, 91 orang memiliki tingkat kesepian sedang dan 17 orang sisanya memiliki tingkat kesepian tinggi sedangkan gaya kelekatan didominasi oleh gaya kelekatan cemas sebanyak 58 orang Humans are social creatures who need other humans for living their lives. However, recently, since the COVID-19 pandemic was present in the midst of society, many things need to be changed and adapted, one of which is by keeping a distance and staying at home. Loneliness is considered to be increasing during the COVID-19 pandemic, especially for young adults and one of the factors that form it is attachment style. The purpose of this study was to determine the effect of attachment style on loneliness in young adults who do not have partners during the COVID-19 pandemic. The method used is a causal-associative quantitative type involving 127 young adult respondents with an age range of 20-30 years, single, working with a minimum of high school education equivalent. The scale used is AAS (Adult Attachment Scale) and Revised UCLA Loneliness Scale. The sampling technique used was quota sampling. The data analysis technique used a simple regression test. The results of the analysis show a significance value of 0.000 <0.05, so the hypothesis in this study is Ha is accepted and H0 is rejected, which means that there is an influence between attachment style and loneliness in young adults who do not have a partner during the COVID-19 pandemic of 28.8%. Then, from a total of 127 respondents, 19 people had a low level of loneliness, 91 people had a moderate level of loneliness and the remaining 17 people had a high level of loneliness while the attachment style was dominated by an anxious attachment style as many as 58 people.
GAMBARAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA NIPA INDONESIA DI MAUMERE Epifania M. Ladapase; Anastasia Sona
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.664

Abstract

Stres akademik merupakan perasaan frustasi, tekanan atau cemas yang dialami mahasiswa karena konflik beban tugas yang banyak dan juga tuntutan-tuntutan dari dosen maupun orang tua yang mengharuskan mahasiswa untuk mendapatkan nilai atau prestasi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres akademik pada mahasiswa di Universitas Nusa Nipa Indonesia. Populasi dalam dalam penelitian ini adalah 5.273 mahasiswa Universitas Nusa Nipa Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah 200 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel insidental. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan skala stres akademik dari Bisht. Hasil penelitian ini menunjukan 52,5% dalam kategori sedang, 37,5% masuk dalam kategori rendah, dan 10,5% masuk dalam kategori tinggi yang berarti mahasiswa di Universitas Nusa Nipa Indonesia masih banyak yang mengalami stres akademik. Academic stress is a feeling of frustration, pressure, of anxiety experienced by students because of the many conflicting workloads and demands from lecturers and parents that require studens to get high grades or achievements. The purpose of this research is to determine the description of academic stress on students at the University Nusa Nipa Indonesia. The population in this research was 5,273 studens of the University of Nusa Nipa Indonesia. The sample in this research was 200 people. The sampling technique used incidental sampling. This type of research was descriptive quantitative research. The data collection method used the academic stress scale from Bisht. The results of this research incidented that 52.5% was in the medium category, 37.5% was in a low category, and 10.5% was in the high category. It means that many students at the University of Nusa Nipa Indonesia still encountered academic stress
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP TUNAS DHARMA KARAWANG DALAM PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Nuraini; Nuram Mubina; Nur Ainy Sadijah
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.665

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda dunia tidak terkecuali Indonesia melahirkan sejumlah kebijakan, salah satunya adalah pembelajaran daring. Seluruh jenjang pendidikan mengalami hal tersebut, termasuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini akan difokuskan pada SMP Tunas Dharma yang berada di Kabupaten Karawang, dimana dari hasil pra-penelitian diketahui bahwa terjadi penurunan motivasi belajar selama proses pembelajaran daring berlangsung. Dikarenakan pelaksanaan pembelajaran daring dilakukan di rumah, dimana interaksi siswa paling banyak dilakukan dengan keluarga sehingga peran dukungan keluarga sangatlah penting. Dukungan keluarga memiliki hubungan dengan tingkat motivasi belajar siswa, hal ini didukung dengan sejumlah penelitian terdahulu. Oleh sebabitu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dukungan keluarga berhubungan dengan motivasi belajar. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMP Tunas Dharma sebanyak 192 siswa, dengan jumlah sampel berdasarkan tabel Isaac dan Michael sebanyak 123 orang yang nantinya sampel ini akan dihimpun menggunakan teknik kuota sampling. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment diperoleh nilai pearson correlation sebesar 0.626 (p>0.05) yang berarti bahwa terdapat hubungan yang positif dan signitifkan antara dukungan keluarga dengan motivasi belajar, sekaligus menjawab hipotesis penelitian ini dimana Ha diterima dan H0 ditolak The Covid-19 pandemic that has hit the world is no exception, Indonesia has spawned some policies, one of which is online learning. All levels of education experience this, including Junior High School (SMP). This research will focus on SMP Tunas Dharma in Karawang Regency where from the results of the pre-research it was found that there was a decrease in learning motivation during the online learning process. Because the implementation of online learning is carried out at home, where most student interactions are carried out with families, the role of family support is important. Family support has a relationship with the level of student learning motivation, this is supported by some previous studies. Therefore, this study aims at determining whether family support is related to learning motivation. The method in this research was quantitative with the type of correlational research. The population in this study were all 192 students at Tunas Dharma Junior High School, with the number of samples based on Isaac and Michael's table as many as 123 people, which later this sample will be collected using a quota sampling technique. Based on the results of data analysis using the Pearson product-moment correlation test, the Pearson correlation value was obtained at 0.626 (p>0.05), which means that there was a positive and significant relationship between family support and learning motivation, as well as answering the hypothesis of this study where Ha was accepted and H0 was rejected
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA WANITA YANG MENIKAH DENGAN PROSES TA’ARUF Lusi Anggraini Siagian
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Psychological well-being atau kesejahteraan psikologis pada pasangan yang ta’aruf. Penelitian ini menggunkan metode fenomologi dengan tekinik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Sumber data informan penelitian ini terdiri dari lima orang subjek penelitian dan lima orang informan penelitian. Subjek penelitian merupakan wanita yang menikah dengan proses ta’aruf. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan subjek yang menikah dengan proses ta’aruf bahagia dengan kehidupan pernikahanna, subjek merasa aman, nyaman dan sejahtera psikologisnya dalam menjalani kehidupan pernikahan. Kelima subjek bahagia dalam menjalani kehidupan pernikahannya karena subjek menikah dengan niat ibadah. Pasangan pernikahan hasil ta’aruf mempunyai perilaku bahwa pernikahan adalah sarana untuk meningkatkan ketaatan kepada Tuhan, artinya interaksi yang dibangun bukan hanya atas dasar melaksanakan hak dan kewajiban kepada pasangan namun itu juga bentuk ketaatan kepada Tuhan, bukan hanya sekedar bersatu dan diikat oleh kata pernikahan saja, namun ada tuntutan hak, kewajiban dan tanggung jawab yang harus diemban, tidak hanya dipertanggung jawabkan ke suami atau istri tetapi juga kepada Tuhan. This study aims to determine how the psychological well-being or psychological wellbeing of ta'aruf couples. This study uses a phenomology method with data collection techniques using interviews and observations. The data sources of this research informant consisted of five research subjects and five research informants. The research subjects are women who are married with the ta'aruf process. Subject selection using purposive sampling technique. The results showed that subjects who were married with the ta'aruf process were happy with their married life, the subject felt safe, comfortable and psychologically prosperous in living their married life. The five subjects are happy in living their married life because the subject is married with the intention of worship. Ta'aruf marriage couples have the behavior that marriage is a means to increase obedience to God, not an interaction that is built on the basis of carrying out rights and obligations to a partner but also a form of obedience to God, not just gathering by the word marriage, but there are demands, obligations and responsibilities that must be carried out, are not only accountable to the husband or wife but also to God.
EFEKTIFITAS SPIRITUAL DAN DUKUNGAN TEMAN SEPROFESI TERHADAP RASA SYUKUR PEKERJA HARIAN SEKTOR PARIWISATA Debi Angelina Br Barus
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas spiritual, dukungan teman seprofesi terhadap rasa syukur pekerja harian sektor pariwisata di kota Maumere. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang pekerja harian sektor pariwisata yang didapat dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya satu variabel yang berpengaruh terhadap rasa syukur yaitu variabel spiritual hal ini ditunjukkan dengan hasil uji sebesar 0,001 < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Sedangkan dukungan teman seprofesi didapatkan hasil uji sebesar 0,116 (p > 0,05) sehingga dukungan teman seprofesi tidak berpengaruh terhadap rasa syukur pekerja harian sektor pariwisata di Maumere. Rasa syukur pekerja harian sektor pariwisata di kota Maumere berada pada kategori tinggi 42 orang (52,5%), tingkat spiritual berada pada kategori tinggi 43 orang (53,75%), sedangkan dukungan teman seprofesi berada pada kategori sedang 49 orang (61,25 %). This study aims to determine the influence of spirituality, support from professional friends on the gratitude of daily workers in the tourism sector in the city of Maumere. This research includes quantitative research with an associative approach. The sample in this study was 80 daily workers in the tourism sector obtained by purposive sampling technique. The results showed that only one variable that had an effect on gratitude, namely the spiritual variable, this was indicated by a test result of 0.001 < 0.05, so Ho was rejected and H1 was accepted. Meanwhile, the support of professional friends obtained a test result of 0.116 (p > 0.05) so that the support of professional friends did not affect the gratitude of daily workers in the tourism sector in Maumere. The gratitude of daily workers in the tourism sector in the city of Maumere is in the high category of 42 people (52.5%), the spiritual level is in the high category of 43 people (53.75%), while the support of professional friends is in the moderate category of 49 people (61,25 %).
PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DITINJAU DARI PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA DI KABUPATEN KARAWANG DIMASA PANDEMI COVID-19 Putri Nur Rahmawati; Cempaka Putrie Dimala; Randwitya Ayu Ganis Hemasti
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i2.668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah prokrastinasi akademik memengaruhi psychological well-being pada mahasiswa di Kabupaten Karawang dimasa pandemi COVID-19. Populasi penelitian ini meliputi seluruh mahasiswa aktif di Kabupaten Karawang dengan jenis populasi tidak diketahui, dan jumlah sampel sebanyak 385 mahasiswa yang diperoleh menggunakan rumus Cochran dimana sampel nantinya dihimpun menggunakan teknik Quota Sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS version 22. Dari hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi 0.00 (p>0.05) dengan persamaan regresi Y=114.209-0.251x yang berarti hipotesis dalam penelitian ini diterima dengan pengertian terdapat pengaruh negatif prokrastinasi akademik terhadap psychological well-being mahasiswa di Kabupaten Karawang. Kontribusi yang diberikan prokrastinasi sendiri hanya sebesar 18.7% dimana 81.3% lebih banyak dipengaruhi oleh variabel atau faktor-faktor lainnya This study aims to determine whether academic procrastination affects psychological wellbeing in students in Karawang Regency during the COVID-19 pandemic. The population of this study includes all active students in Karawang Regency with an unknown population type, and a total sample of 385 students obtained using the Cochran formula where the sample will be collected using the quota sampling technique. The data obtained were then analyzed using a simple linear regression technique with the help of the SPSS version 22 program. From the results of data analysis, a significance value of 0.00 (p>0.05) was obtained with the regression equation Y=114.209-0.251x, which means that the hypothesis in this study is accepted with the understanding that there is an influence. negative academic procrastination on the psychological well-being of students in Karawang Regency. The contribution given by procrastination itself is only 18.7% of which 81.3% is more influenced by other variables or factors

Page 5 of 15 | Total Record : 146


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 3 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 5 No. 2 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 5 No. 1 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 3 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 2 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 1 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 3 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 2 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 1 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 3 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 1 No. 3 (2021): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 1 No. 2 (2021): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 1 No. 1 (2021): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang More Issue