cover
Contact Name
Yogi Ginanjar
Contact Email
yogi.ginanjar@ptk.ubpkarawang.ac.id
Phone
+6281340144014
Journal Mail Official
empowerment@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Secara garis besar jurnal empowerment bertujuan untuk membangkitkan semangat dan motivasi mahasiswa-dosen dalam melakukan publikasi artikel ilmiah secara bersama di Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang. Metode yang digunakan untuk meningkatkan semangat dan motivasi mahasiswa adalah dengan mengikutsertakan para peneliti lain di luar Universitas Buana Perjuangan Karawang. Selain meningkatkan motivasi, penelitian ini juga berfungsi sebagai media untuk membangun kerjasama antar Universitas dalam mencapai Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Pada edisi pertama, jurnal ini melibatkan empat Universitas yang memberikan kontribusi dalam peningkatan kualitas jurnal. Diharapkan pada edisi selanjutnya jurnal ini dapat mengajak mahasiswa lain yang ada di Indonesia maupun di luar Indonesia untuk mengasah kemampuan melakukan publikasi artikel jurnal. Fokus topik dari jurnal ini adalah fenomena-fenomena yang berkaitan dengan Psikologi. Kelebihan yang dimiliki oleh jurnal ini adalah mahasiswa dan dosen dapat berkontribusi secara bersama-sama dalam melakukan penelitian hingga publikasi penelitian
Articles 146 Documents
PRIVATE SELF-CONSCIOUSNESS DITINJAU DARI PSYCHOLOGICAL MINDEDNESS PADA POLISI SATUAN SAMAPTA BHAYANGKARA KEPOLISIAN RESOR KOTA BESAR MEDAN Vionnie Angelia Wiguna; Winida Marpaung
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara psychologis mindedness dengan private self-consciousness. Hipotesis penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara psychological mindedness dan private self-consciousness, dengan asumsi bahwa semakin tinggi psychological mindedness maka semakin tinggi private self-consciousness dan sebaliknya semakin rendah Psychological Minds maka akan semakin rendah private self-condition. kesadaran. Subjek penelitian ini adalah 96 anggota polisi Satuan Samapta Bhayangkara Kepolisian Resor Kota Besar Medan. Data diperoleh dari skala untuk mengukur mentalitas psikologis dan kesadaran diri pribadi. Perhitungan dilakukan untuk menguji persyaratan analisis (asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan linieritas. Data dianalisis dengan Korelasi Product Moment dengan SPSS 17 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,412 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif antara pikiran psikologis dan kesadaran diri pribadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi yang dilakukan oleh variabel psychologis mindedness terhadap private self-consciousness adalah sebesar 17 persen, sedangkan sisanya sebesar 83 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara psychologis mindedness dan private self-consciousness dapat diterima. This study aims to determine the relationship between psychological mindedness with private self-consciousness. The hypothesis of this study states that there is a positive relationship between psychological mindedness and private self-consciousness, assuming that the higher the psychological mindedness, the higher the private self-consciousness and conversely the lower the psychological mindedness, the lower the private self-consciousness. The subjects of this study were 96 police officer of Satuan Samapta Bhayangkara Kepolisian Resor Kota Besar Medan. Data were obtained from a scale to measure the psychological mindedness and private self-consciousness. Calculations were performed to test the requirements analysis (assumption) that consisted of a test for normality and linearity. The data were analyzed by Product Moment Correlation with SPSS 17 for Windows. The results of data analysis showed that the correlation coefficient was 0.412 with a significance value of 0.000 (p <0.05). It showed that there is a positive relationship between psychological mindedness and private self-consciousness. The results of this study indicate that the contributions made by the variable of psychological mindedness on private self-consciousness was 17 percent, while the remaining 83 percent was influenced by other factors not examined. From these results it is concluded that the hypothesis stating that there is a positive relationship between the psychological mindedness and private self-consciousness is acceptable.
PENGARUH SELF REGULATED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS XII DI SMK NEGERI 3 KARAWANG DI MASA PANDEMI COVID-19 Gita Nur Safitri; Lania Muharsih; Randwitya Ayu Ganis Hemasti
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.643

Abstract

Dengan merebaknya wabah Covid-19 secara tiba-tiba maka sekolah menerapkan sistem pembelajaran baru yaitu pembelajaran online. Salah satu tuntutan baru yang dialami beberapa peserta didik yaitu kesulitan dalam menjalani kelas online. Self regulated learning adalah strategi belajar yang mampu membuat siswa mandiri dalam belajar dan meningkatkan prestasi belajar mereka. Dengan demikian, strategi pembelajaran yang diatur sendiri dapat membantu siswa untuk lebih aktif dan mandiri sehingga memiliki prestasi belajar yang optimal. Prestasi belajar merupakan suatu hasil dari proses belajar siswa yang dituangkan dalam bentuk nilai. Dengan kata lain, prestasi belajar siswa merupakan hasil kemampuan siswa dalam mempelajari suatu mata pelajaran, tidak terkecuali matematika. Oleh karena itu dengan adanya self regulated learning yang tinggi, akan mampu mengatur sendiri kegiatan belajarnya sehingga dapat mencapai prestasi yang tinggi dalam pembelajaran online di masa pandemi Covid-19. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 527 responden dengan sampel berjumlah 205 responden menggunakan rumus Issac dan Michael dengan taraf signifikasi 5%. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik kuota. Berdasarkan hasil uji regresi sederhana self regulated learning dan prestasi belajar matematika terdapat pengaruh self regulated learning terhadap prestasi belajar matematika dengan nilai Sig. 0,035<0,05 Ha diterima dan H0 ditolak dengan nilai koefisien determinasi sebesar 2,2%, sehingga semakin tinggi self- regulated learning maka semakin tinggi pula prestasi belajar yang diperoleh, sebaliknya semakin rendah self-regulated learning maka semakin rendah pula prestasi belajar yang diperoleh siswa. With the sudden outbreak of the Covid-19 outbreak, schools implemented a new learning system, namely online learning. One of the new demands experienced by some students is the difficulty in taking online classes. Self regulated learning is a learning strategy that is able to make students independent in learning and improve their learning achievement. Self-regulated learning strategies can help students to be more active and independent so that they have optimal learning achievements. Learning achievement is a result of the student learning process as outlined in the form of grades. In other words, student achievement is the result of students' ability to learn a subject, including mathematics. Therefore, with high self-regulated learning, they will be able to regulate their own learning activities so that they can achieve high achievements in the Covid-19. The population in this study amounted to 527 respondents with a sample of 205 respondents using the Issac and Michael formula with a significance level of 5%. The research method used is quantitative with data collection techniques using quota techniques. Based on the results of the simple regression test of self regulated learning and mathematics learning achievement, there is an effect of self regulated learning to mathematics learning achievement with the value of Sig. 0.035<0.05 Ha is accepted and H0 is rejected with a coefficient of determination of 2.2%, so that the higher the self- regulated learning, the higher the learning achievement obtained, on the contrary, the lower the self-regulated learning, the lower the learning achievement. obtained by students.
GAMBARAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NUSA NIPA INDONESIA DI MAUMERE Epifania M. Ladapase; Anastasia Sona
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.645

Abstract

Stres akademik merupakan perasaan frustasi, tekanan atau cemas yang dialami mahasiswa karena konflik beban tugas yang banyak dan juga tuntutan-tuntutan dari dosen maupun orang tua yang mengharuskan mahasiswa untuk mendapatkan nilai atau prestasi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres akademik pada mahasiswa di Universitas Nusa Nipa Indonesia. Populasi dalam dalam penelitian ini adalah 5.273 mahasiswa Universitas Nusa Nipa Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah 200 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel insidental. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan skala stres akademik dari Bisht. Hasil penelitian ini menunjukan 52,5% dalam kategori sedang, 37,5% masuk dalam kategori rendah dan 10,5% masuk dalamkategori tinggi yang berarti mahasiswa di Universitas Nusa Nipa Indonesia masih banyak yang mengalami stres akademik. Academic stress is a feeling of frustration, pressure, of anxiety experienced by students because of the many conflicting workloads and demands from lecturers and parents that require student to get high grades or achievements. The purpose of this research is to determine the description of academic stress on students at the University Nusa Nipa Indonesia. The population in this research was 5,273 student of the University of Nusa Nipa Indonesia. The sample in this research was 200 people. The sampling technique used incidental sampling. This type of research was descriptive quantitative research. The data collection method used the academic stress scale from Bisht. The results of this research incident that 52.5% was in the medium category, 37.5% was in a low category, and 10.5% was in the high category. It means that many students at the University of Nusa Nipa Indonesia still encountered academic stress.
PENGARUH RESILIENSI DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA GURU PAUD MASA PANDEMI COVID-19 DI KABUPATEN KARAWANG Hidayatul Karomah; Cempaka Putrie Dimala; Nita Rohayati
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh resiliensi dan dukungan sosial terhadap psychological well-being guru PAUD masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Karawang. Responden dalam penelitian ini adalah 323 guru PAUD yang aktif mengajar, laki-laki maupun perempuan di Kabupaten Karawang. Pengambilan sampel menggunakan teknik incidental sampling. Alat ukur yang digunakan terdiri dari tiga skala yang diadaptasi. Pertama, skala psychological well-being berdasarkan dimensi-dimensi dari Ryff berjumlah dengan koefisien korelasi 0,326-0,630 dan Cronbach Alpha 0,840. Kedua, skala resiliensi berdasarkan aspek-aspek dari Reivich dan Shatte dengan koefisien korelasi 0,319–0,555 dan Cronbach Alpha sebesar 0,827. Ketiga, skala dukungan sosial menggunakan dimensi dari Sarafino dengan koefisien korelasi 0,355-0,721 dan Cronbach Alpha 0,864. Analisis regresi berganda menunjukkan nilai signifikansi 0,000(p<0,05) dan R Square 0,321yang artinya resiliensi dan dukungan sosial berpengaruh terhadappsychological well-being pada guru PAUD masa pandemi COVID-19 di Kabupaten Karawang This study aims to determining the effect of resilience and social support on the psychological well-being of PAUD teachers during the COVID-19 pandemic in Karawang Regency. Respondents in this study were 323 PAUD teachers who were actively teaching, both male and female in Karawang Regency. Sampling using incidental sampling technique. The measuring instrument used consists of three adapted scales. First, the psychological well-being scale based on Ryff's dimensions amounts to a correlation coefficient of 0.326-0.630 and Cronbach's Alpha 0.840. Second, the resilience scale is based on aspects of Reivich and Shatte with a correlation coefficient of 0.319-0.555 and Cronbach's Alpha of 0.827. Third, the social support scale uses the dimensions of Sarafino with a correlation coefficient of 0.355-0.721 and Cronbach's Alpha 0.864. Multiple regression analysis showed a significance value of 0.000 (p <0.05) and an R Square of 0.321, which means that resilience and social support affect the psychological well-being of PAUD teachers during the COVID-19 pandemic in Karawang Regency.
MINAT BELI JASA LAYANAN GO-JEK DITINJAU DARI CITRA MEREK PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA Vinny Michelle Lovinka Silitonga
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra merek jasa layanan GoJek dengan minat beli. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara citra merek dengan minat beli, dengan asumsi semakin baik citra merek, maka minat beli semakin tinggi dan sebaliknya, semakin buruk citra merek, maka minat beli semakin rendah. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Prima Indonesia sebanyak 112 orang dengan menggunakan metode proporsional purposive sampling. Data diperoleh dari skala untuk mengukur citra merek dan minat beli. Perhitungan dilakukan dengan melalui uji prasyarat analisis (uji asumsi) yang terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas hubungan. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Product Moment melalui bantuan SPSS 20 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,586 dengan p sebesar 0,000 (p < 0,05). Ini menunjukkan ada hubungan positif antara citra merek dengan minat beli. Citra merek merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi minat beli dengan sumbangan (R2) sebesar 34,3%, selebihnya 65,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian ada hubungan positif antara citra merek dengan minat beli dapat diterima.
PENGARUH PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN GENERASI MILENIAL DI PT X Raka Sebastian Fajardika; Linda Mora; Arif Rahman Hakim
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.648

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh perceived organizational support terhadap employee engagement. Karyawan merupakan salah satu aset penting yang berperan bagi efektivitas organisasi. Karyawan yang dimaksud adalah karyawan yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki loyalitas dan komitmen, serta bersedia untuk memberikan perlakuan lebih bagi organisasi, atau biasa dikatakan dengan karyawan yang memiliki employee engagement. Karyawan yang memiliki engagement yang tinggi akan dapat membantu organisasi dalam beradaptasi dengan lingkungan. Penelitian melibatkan 201 karyawan PT X dengan menggunakan teknik sampling kuota (nonprobability). Pengumpulan data dengan menggunakan skala Persepsi Dukungan Organisai (POS) (α = 0, 938) dan skala employee engagement (α = 0, 945). Hipotesis penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan persepsi dukungan organisasi terhadap employee engagement. Analisis data dilakukan dengan menggunakan korelasi regresi sederhana. Hasil analisis data menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara persepsi dukungan organisasi dan employee engagement, dibuktikan dengan nilai signifikannya 0,000<0,05. Dengan demikian hipotesis yang diajukan dapat diterima. Di dalam penelitian ini, persepsi dukungan organisasi memberikan sumbangan cukup efektif sebesar 27,2% pada employee engagement. This research was conducted in order to determine empirically the effect of perceived organizational support agains employee engagement. Employees are one of the most important assets which contribute to the effectiveness of the company. The employee in question is an employee who is not only smart, but also loyal, committed, and willing to contribute better treatment, or in other words, employees with employee engagement. Research involved 201 employees of PT X using a quota sampling technique (nonprobability). Data collection was conducted based on Perceived Organizational Support Scale/POS (α = 0.938) and Employee Engagement Scale (α = 0.945). The hypothesis of the research is to find out the role of perceived organizational support to employee engagement. Data were analyzed using simple regression. The result shows a positive correlation between perceived organizational support and employee engagement, proven by significant value 0,000<0,05. It means that the hypothesis has been accepted. In the research, perceived organizational support contributed effectively as enough as 27,2% to employee engagement.
PENGARUH WORK LIFE BALANCE TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA PEKERJA SEKTOR PARIWISATA DI MAUMERE Debi Angelina Br Barus
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh work life balance terhadap kepuasan kerja pada pekerja sektor pariwisata di Maumere. Penelitian ini merupakan penelitian asosiatif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 100 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat ukur, dengan nilai reliabilitas kepuasan kerja sebesar 0.851 dan reliabilitas work life balance sebesar 0.865. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh work-life balance terhadap kepuasan kerja dengan dengan taraf signifikansi (p) sebesar 0.000 (< 0,05), dan R2 sebesar 0.542, yang artinya bahwa work life balence mempengaruhi kepuasan kerja sebesar 54.2% dengan persamaan regersi Y= 16.673 +0.598X dimana setiap kenaikan work life balence 1 akan meningkatkan kepuasan kerja sebesar 0.598. This study aims to determine the effect of work life balance on job satisfaction in tourism sector workers in Maumere. This research is a quantitative associative research with sampling technique using purposive sampling totaling 100 people. This study uses a questionnaire as a measuring tool, with a job satisfaction reliability value of 0.851 and a work life balance reliability of 0.865. The results of this study indicate that there is an effect of work-life balance on job satisfaction with a significance level (p) of 0.000 (<0.05), and R2 of 0.542, which means that worklife balance affects job satisfaction by 54.2% with the regression equation. Y= 16,673 +0.598X where every increase in work life balance 1 will increase job satisfaction by 0.598.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PEREMPUAN DENGAN POLYCYSTIC OVARY SYNDROME DI KOMUNITAS PCOS FIGHTER 4 Kharina Triyana Rahayu; Nuram Mubina; Puspa Rahayu Utami Rahman
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.650

Abstract

Kesehatan merupakan hal yang esensial bagi setiap individu, baik secara fisik maupun mental. Kesehatan reproduksi adalah salah satu sehat fisik yang penting untuk menjadi perhatian. Abai dan kurangnya edukasi mengenai kesehatan reproduksi dapat menuntun individu pada hal yang tidak diinginkan, seperti halnya Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Berbagai dampak fisik maupun psikologis yang dialami oleh perempuan dengan PCOS memiliki kemungkinan untuk mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Kualitas hidup adalah perasaan subjektif berupa penilaian dalam aspek positif dan negatif dari kondisi kesehatan yang dialami untuk menjalankan fungsi dalam kehidupan sehari-hari. Kualitas hidup dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya faktor dukungan sosial. Dukungan sosial adalah serangkaian pertolongan, informasi dan dukungan baik secara moral atau bentuk dukungan lainnya yang diperoleh individu dari interaksinya sebagai penguatan diri dalam menghadapi kondisi kesehatan yang dialami. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari dukungan sosial terhadap kualitas hidup pada perempuan dengan PCOS di Komunitas PCOS Fighter 4. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan teknik sampling kuota (nonprobability) dilakukan kepada 146 partisipan. Analisis data dilakukan menggunakan uji regresi linier sederhana untuk memprediksi besaran nilai variabel kualitas hidup (Y) yang dipengaruhi oleh variabel dukungan sosial (X). Hasil penelitian yang ditemukan adalah terdapat pengaruh dukungan sosial terhadap kualitas hidup perempuan dengan PCOS di Komunitas PCOS Fighter 4, dibuktikan dengan nilai signifikannya 0,013<0,05 maka hipotesis penelitian ini Ha diterima dan H0 ditolak. Health is the most essential thing for every individual being, both physically and mentally. Reproduction health is one of physical health that is important for us to pay attention. Ignorance and lack of acknowledgement can lead to negative things, such as Polycystic Ovary Syndrome (PCOS). Various physical and psychological impacts could also affect the quality of life for women with PCOS. Quality of life is a subjective feeling in a form of assessment positive and negative aspects of a health condition ones experienced to carry out their functions in daily life. Quality of life is influenced by several aspects; one of them was social support. Social support is series of help, information and support morally or any other forms that people get from their interaction as a self-reinforcement to face their health condition. This study intended to determine the effect of social support on quality of life of women with PCOS in PCOS Fighter 4 Community.This study use quantitative methods, with a quota sampling technique (nonprobability) conducted on 146 participants of PCOS Fighter 4 Community. Data analysis was performed using a simple linear regression test to predict the value of social quality of life (Y) which is influenced by social support variable (X). The result found that there is an effect of social support on quality of life of women with PCOS in PCOS Fighter 4 Community, as evidence by a significant value of 0.013<0.05, therefore this research hypothesis Ha is accepted and Ho is rejected.
RESILIENSI AKADEMIK DITINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA MAHASISWA DI MASA PANDEMI COVID-19 Sitti Anggraini
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.651

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak pada mahasiswa. Mahasiswa dapat menyesuaikan diri dan bertahan dengan permasalahan akademik yang terjadi, karena mahasiswa memiliki resiliensi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan resiliensi akademik ditinjau dari jenis kelamin pada mahasiswa. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel incidental melalui google form. Metode pengumpulan data dengan menggunakan instrumen resiliensi akademik yang disusun oleh Hardiansyah, dkk. Total aitem berjumlah 27 aitem, semua aitem valid dengan rentang korelasi validitas 0,432 – 0,693 dengan reliabilitas 0,932. Hasil uji hipotesis menggunakan independent-samples t-test adalah nilai sig. 0,204 > 0,05, hal ini menunjukkan tidak ada perbedaan secara signifikan antara resiliensi akademik mahasiswa perempuan dan laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa resiliensi akademik mahasiswa tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin. Artinya faktor gender tidak berpengaruh pada tingkat resiliensi akademik mahasiswa. The covid-19 pandemic has had an impact on students. Students can adapt and survive with academic problems that accur, because students have academic resilience. This study aims to determine differences in academic resilience in terms of gender in students. This research is included in quantitative research with sampling technique using incidental samples via google form. Methods of data collection using academic resilience instrumens compiled by Hardiansyah, et al. The total number of items is 27 items, all items are valid with a validity correlation range of 0,432-0,693 with a reliability of 0,932. The results of hypothesis testing using independent-samples t-test are sig. values 0,204 > 0,05, this indicates that there is no significant difference between the academic resilience of female and male students. This shows that the academic resilience of students is not influenced by gender. This means that the gender factor has no effect on the level of student academic resilience.
HUBUNGAN PEMAAFAN DAN KEBAHAGIAAN DENGAN KUALITAS PERSAHABATAN PADA REMAJA AKHIR Ratna Duhita Pramintari; Dhea Ridka Febrian
Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/empowerment.v2i1.652

Abstract

Sikap pemaafan dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan hubungan relasi dan tingkat kebahagiaan yang baik juga dibutuhkan agar hubungan yang terjalin terarah pada hal yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemaafan dan kebahagiaan dengan kualitas persahabatan pada remaja akhir. Subjek penelitian ini adalah 179 mahasiswa dengan rentang usia 18-21 tahun di Universitas Islam “45” Bekasi. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan skala psikologi. Dari hasil analisis data diperoleh uji korelasi Rank Spearman pada variabel pemaafan dengan kualitas persahabatan sebesar 0,316 nilai p=0,000 (p≤0,05) yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan. Hasil uji korelasi rank spearman pada variabel kebahagiaan dengan kualitas persahabatan sebesar 0,334 nilai p=0,000 (p≤0,05) yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan. Hasil uji Regresi Linear Berganda menunjukkan variabel pemaafan dan kebahagiaan secara serentak berpengaruh terhadap kualitas persahabatan dengan nilai F= 17,47 taraf probabilitas 0,000 (p≤0,05) dan memberikan sumbangan efektif sebesar 16,6% pada mahasiswa angkatan 2020 di Universitas Islam “45” Bekasi. Forgiveness is needed to maintain the continuity of relationships and a good level of happiness is also needed so that the relationships that are established are directed at positive things. This study aims to determine the relationship of forgiveness and happiness with the quality of friendship in late adolescence. The subjects of this study were 179 students with an age range of 18-21 years at the Islamic University "45" Bekasi. Methods of collecting data using interviews and psychological scales. From the results of data analysis, it was obtained that the Spearman Rank correlation test on the forgiveness variable with the quality of friendship was 0.316, the value of p = 0.000 (p≤0.05), which means that there is a significant positive relationship. The results of the Spearman Rank correlation test on the happiness variable with the quality of friendship are 0.334, the value of p = 0.000 (p≤0.05), which means that there is a significant positive relationship. The results of the Multiple Linear Regression test show that the variables of forgiveness and happiness simultaneously affect the quality of friendship with a value of F = 17.47 with a probability level of 0.000 (p≤0.05) and an effective contribution of 16.6% to the class of 2020 students at the Islamic University. 45” Bekasi.

Page 4 of 15 | Total Record : 146


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 3 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 5 No. 2 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 5 No. 1 (2025): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 3 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 2 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 4 No. 1 (2024): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 3 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 2 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 3 No. 1 (2023): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 3 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 2 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 2 No. 1 (2022): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 1 No. 3 (2021): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 1 No. 2 (2021): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang Vol. 1 No. 1 (2021): Empowerment Jurnal Mahasiswa Psikologi Universitas Buana Perjuangan Karawang More Issue