cover
Contact Name
Galu
Contact Email
Jurnabastra@uho.ac.id
Phone
+6285241410992
Journal Mail Official
jurnalbastra@uho.ac.id
Editorial Address
https://www.google.com/search?q=fkip+universitas+halu+oleo&oq=fkip+universitas+halu+oleo&aqs=chrome..69i57.6474j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25033875     DOI : 10.36709
Core Subject : Education,
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles 716 Documents
KEPRIBADIAN TOKOH DALAM NOVEL REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU DESWAL YAMIN
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu merupakan potret hidup tokoh, yang sering diperhadapkan dengan berbagai konflik dalam kehidupannya. Adapun tokoh yang dianalisis dalam penelitian ini dibatasi pada empat tokoh yakni tokoh Ray,Plee,Vin dan Koh Cheu. Permasalahan pada penelitian ini dititik beratkan pada kepribadian ke empat tokoh dilihat dari aspek id, ego dan super ego. Secara umum, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh Ray, Plee,Vin dan Koh Cheu dalam novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu karya Tere Liye. Metode yang digunakan ialah metode Deskriptif Kualitatif. Kemudian, Sumber Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Penerbit Republika Jakarta cetakan pertama tahun 2009. Data-data penelitian ini berupa teks novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu. Penelitian ini menggunakan taknik Baca-catat, Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analitis dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra.
FUNGSI,KATEGORI, DAN PERAN PRONOMINA PERSONA BAHASA MUNA DIALEK KAMBOWA Erni
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelangi oleh peranan penting bahasa dalam kehidupan manusia, karena bahasa sebagai alat untuk berinteraksi dan berkomunikasi dalam daerah harus dijaga dan dilestarikan karena bahasa daerah adalah salah satu unsur kebudayaan nasional. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kata ganti : fungsi kategori peran pronomina bahasa Muna dialek Kambowa. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data lisan. Sumber data adalah bahasa Muna dialek Kambowa yang dituturkan penutur asli bahasa Kambowa masyarakat kambowa yang dipilih sebagai informan. Metode pengumpulan data adalah cakap dan simak. Teknik pengumpulan data adalah rekam, catat, intropeksi, dan elisitasi. Teknik analisis data dengan menggunakan metode pilah unsur dan distribusional melalui tahapan identifikasi dan klasifikasi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa pronomina persona pertama tunggal yakni inoi, noi, ae-, dan ku. pronomina pertama jamak yakni insami, -mami, intano, dan nto. pronomina kedua tunggal yakni induthu, ko, dan o-, -o. Pronomina persona kedua jamak insimiu, ngkomiu-, -ngkomiu, dan Kobhari-bharing ngkomiu. pronomina persona ketiga tunggal Anoa, no-, -no, dan –e. pronomina persona ketiga jamak Andoa.
LARAS BAHASA POSTER DI KOTA KENDARI LA ODE SARIFUL
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian deskriptif Laras Bahasa Poster di Kota Kendari. Di bawah bimbingan Bapak Drs. La Ode Balawa, M.Hum., dan Ibu Dra. Sri Suryana Dinar, M.Hum. Penelitian ini tentang laras bahasa poster di kota kendari maka yang menjadi permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah laras bahasa poster yang terpasang di jalan-jalan di Kec. Kadia Kota Kendari?”. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan karena itu penelitian lansung ke lokasi penelitian yaitu sepanjang jalan Sao-Sao dan Jend. Sudirman yang terdapat di Kecamatan Kadia Kota Kendari, untuk mendapatkan data tentang laras bahasa iklan poster sehingga penelitian ini berdasarkan fakta atau bahasa yang di paparkan dan apa adanya. Penelitian ini menggunakan teknik analisis secara deskriptif dengan metode agih. Metode agih dalam penelitian ini berupa data yang diperoleh diparafrase (teknik ubah wujud) terlebih dahulu sehingga diketahui bentuk kalimat utuh kemudian dicari pola stuktur kalimat untuk dianalisis laras bahasanya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan tehadap laras bahasa pada poster, dapat disimpulkan bahwa poster di jalan-jalan yang terpasang di kec. Kadia Kota Kendari menggunakan laras bahasa yang sesuai dengan konteksnya. Dengan menggunakan Bagi Unsur Langsung (BUL) masyarakat akan lebih gampang memahami kalimat-kalimat dalam poster tersebut dan tidak bias dipahami atau bahkan salah membagi unsur langsung akan menimbulkan salah tafsir serta lari dari maksud dari kalimat poster tersebut. Dalam penelitian ini juga penulis hanya menemukan dua jenis laras bahasa yaitu laras bahasa perniagaan dan laras bahasa akademik, sedangkan laras bahasa media, laras bahasa ilmiah, laras bahasa undang-undang, dan laras bahasa agama tidak ditemukan dalam penelitian ini.
Makna Lima Puisi Karya Salim Al Muna dalam Antologi Puisi Merindu Mentari di Bumi Anoa Linda Aprini
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini dalam lima puisi Karya Salim Al Muna dalam antologi puisi Merindu Mentari di Bumu Anoa adalah secara tidak langsung menceritakan tentang kematian, kelahiran, nyawa dan perjalanan spiritual Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah makna lima puisi karya Salim Al Muna dalam buku antologi Puisi Merindu Mentari di Bumi Anoa? Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna lima puisi karya Salim Al Muna dalam buku antologi puisi Merindu Mentari di Bumi Anoa. Hasil Penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat (a) Secara Praktis, dengan penelitian ini pembaca mampu menganalisis makna dalam lima puisi karya Salim Al Muna dalam buku antologi puisi Merindu Mentari di Bumi Anoa. (b) Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan studi perbandingan dalam upaya penelitian selanjutnya yang dianggap relevan. (c) Sumbangan pemikiran dalam upaya meningkatkan mutu apresiasi terhadap karya sastra, khususnya dalam bentuk memaknai puisi. Jenis penelitian ini termaksud penelitian pustaka dengan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah data tertulis berupa 902 puisi yang terdapat dalam buku Antologi Puisi Merindu Mentari di Bumi Anoa. Sumber data penelitian ini adalah Puisi Karya Salim Al Muna dalam Buku Antologi Puisi Merindu Mentari di Bumi Anoa, yang diterbitkan oleh Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara, pada tahun 2015 dengan tebal buku 144 halaman. Lima puisi karya Salim Al Muna adalah (a) O Mate, (b) Mendamaikan Prasangka yang Kasihan (c) Paseba, (d)
MAJAS DALAM NOVEL SEMESTA MENDUKUNG KARYA AYUWIDYA SUGENG SANTOSO
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan dan metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data tertulis yang terdapat dalam novel Semesta Mendukung karya Ayuwidya terutama yang menggunakan majas. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah baca catat. Serta analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktural (objektif). Berdasarkan hasil penelitian diketahui majas yang terdapat didalamnya yaitu: majas perbandingan, majas perumpamaan, majas sindiran, dan majas penegasan. Majas perbandingan meliputi majas perumpamaan, majas personifikasi, dan majas metonimia. Majas pertentangan meliputi majas hiperbola. Dan majas penegasan meliputi majas tautologi dan majas retorik.
CAMPUR KODE DAN ALIH KODE DALAM PERISTIWA JUAL BELI DI PASAR LABUAN TOBELO KECAMATAN WAKORUMBA UTARA KABUPATEN BUTON UTARA WA ODE MARNI
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh kenyataan khususnya bahasa daerah Muna, Bugis, dan Kulisusu sebagai dwibahasawan dalam berkomunikasi menggunakan dua bahasa atau lebih yang digunakan di Pasar Labuan Tobelo Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara. Hal ini memungkinkan terjadinya kontak bahasa. Peristiwa kontak bahasa itu akan terjadi campur kode dan alih kode. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk campur kode dan bentuk alih kode dalam Peristiwa Jual Beli di Pasar Labuan Tobelo Kecamatan Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara. Manfaat penelitian ini adalah (1) sebagai bahan perbandingan bagi mereka yang berminat untuk mengadakan penelitian lanjutan yang relevan tentang kebahasaan, (2) untuk memberikan masukan terhadap pengembangan teori-teori kebahasaan, khususnya dalam bidang sosiolinguistik, (3) bagi guru, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai pembelajaran di sekolah, terutama sekolah yang menetapkan bahasa daerah sebagai mata pelajaran dalam kurikulum muatan lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa terjadinya campur kode dan alih kode di Pasar Labuan Tobelo disebabkan beberapa faktor yaitu kedekatan emosional pembicara dengan lawan bicara atau dipengaruhi oleh keakraban pembicara dengan lawan bicara dalam suasana santai dan akrab, pada umumnya memiliki latar belakang bahasa ibu yang sama, dan penutur lupa bahasa Indonesia sehingga penutur menggunakan bahasa daerah. Bentuk campur kode tersebut dalam bentuk kata dan gabungan kata dan penggunaan alih kode yang di tuturkan oleh informan dan lawan bicara dalam berkomunikasi.
TIPE-TIPE SEMANTIK ADJETIVA DALAM BAHASA MUNA WA ODE MUNASARI
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Tipe-Tipe Semantik Adjektiva dalam Bahasa Muna. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah tipe-tipe semantik adjektiva dalam bahasa Muna? Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mendeskripsikan seperti apa tipe-tipe semantik adjektiva dalam bahasa Muna yang difokuskan pada makna yang dikandung oleh setiap tipe adjektiva yang ada. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif karena data yang digunakan dalam berupa data lisan. Data lisan yang dimaksud adalah data yang berasal dari tuturan lisan bahasa daerah Muna yang dipakai dan diungkapkan dalam percakapan sehari-hari oleh masyarakat penuturnya. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian adalah metode cakap dan simak, sedangkan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam dan teknik catat. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dideskripsikan dengan menggunakan prinsip-prinsip semantik. Setelah melakukan pemilahan pada empat tipe makna yang ada, dapat ditarik kesimpulan bahwa ada 25 tipe dan 211 makna tipe adjektiva yang ada.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA POKOK BAHASAN GREETING AND LEAVE TAKING DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA SISWA KELAS X SMAS MAARIF RAHA La Pata
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris umumnya didominasi oleh pengenalan rumus-rumus serta konsep-konsep secara verbal, tanpa ada perhatian yang cukup terhadap pemahaman siswa. Disamping ituproses belajar mengajar hampir selalu berlangsung dengan metode "chalk and talk" guru menjadi pusat dari seluruh kegiatan dikelas atau sering disebut dengan istilah "teacher centered" (Somerset,1997dalam Sodikin, 2004:1). Pembelajaran Bahasa Inggris sering diinterpretasikan sebagai aktivitas utamayangdilakukan guru,yaitugurumengenalkan materi, mungkin mengajukan satu atau dua pertanyaan, dan meminta siswa yang pasif untuk aktif dengan memulai melengkapi latihan dari buku teks, pelajaran diakhiri dengan pengorganisasian yang baik dan pembelajaran selanjutnya dilakukan dengan sekenario yangserupa.
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL MERAJUT HARKAT KARYA PUTU OKA SUKANTA La Ode Muhammad Jaiyudin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kritik sosial yang terdapat dalam novel Merajut Harkat karya Putu Oka Sukanta. Penelitian ini hanya membahas tentang kritik sosial berupa masalah sosial yang dikritik serta Maksud dari kritik sosial yang disampaikan pengarang dalam novel Merajut Harkat karya Putu Oka Sukanta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, masalah penting yang dikritik dalam novel Merajut Harkat Karya Putu Oka Sukanta adalah agama, budaya, kemanusiaan, politik ideologi, dan Institusi. Masalah agama, novel Merajut Harkat ini, kritik tentang keyakinan begitu kental dan faktual. Bahwa seorang PKI sekali pun yang dianggap sebagai seorang yang negatif di mata rakyat Indonesia, di “cap” sebagai entitas yang bersalah dan “masuk neraka”, namun mereka masih berpegang teguh pada nilai-nilai agama, mereka masih berpegang teguh pada nilai-nilai ketuhanan. Mereka menganggap bahwa Tuhanlah yang menentukan segalanya. Sekalipun mereka seorang PKI, namun nilai-nilai ketuhanan masih melekat teguh di dalam jiwa dan raganya. Masalah budaya, kritik terhadap budaya selalu menghasilkan penilaian terhadap objek budaya. seperti kritik terhadap fisik manusia. Ciri fisik seseorang menjadi cara menilai seseorang itu apakah ia seorang melayu, negro, cina, atau lain sebagainya. Apakah ia pantas menjabat jabatan sosial yang pantas di dalam masyarakat. Budaya juga terkait dengan kebiasaan masyarakatnya. Kritik sosial budaya dalam persoalan kebiasaan ini dapat berupa stigmatisasi dominasi. Dominasi terjadi karena terjadi kebiasaan yang buruk yang kemudian melekat pada suatu hal. Masalah kemanusiaan, novel Merajut Harkat ini mengkritik tentang ironis dan penghinaan terhadap martabat manusia tersembunyi suatu gambaran ideal tentang apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia dan bagaimana manusia seharusnya diperlakukan. Meskipun pesan yang disampaikan tidaklah terdengar moralistis sekali, idealisme tampak jelas terlihat di situ dalam bentuk harapan atau angan-angan yang disadari berbenturan dengan kenyataan pada saat itu. Masalah politik-ideologi, kritik terhadap media politik-ideologi diterapkan dalam wacana hukum, budaya, dan sejarah bangsa dalam bentuk rasionalisasi pemikiran. Masalah Institusi, pada tataran institusi atau pemerintahan kritik terhadap peraturan dan operasional penjara yang berusaha mengontrol para tahanan sehingga tak berani melawan peraturan yang ada. Tahanan dihadapkan pada pilihan sulit selain mengikuti peraturan yang ada. bentuk kritikan terhadap institusi pendidikan menyebarkan wacana pengetahuan dalam bentuk objektivas pemikiran. Bentuknya ialah orang-orang yang pernah masuk dalam institusi ini memiliki pemikiran yang lebih dalam menganalisa keadaan yang ada.
Amanat Cerpen Klup Solidaritas Suami Hilang dan Aku Membunuh Munir dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2013 IIS AFRIYANTI
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang amanat dalam cerpen Klup Solidaritas Suami Hilang Dan Aku Membunuh Munir yang dimuat dalam Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2013. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan amanat dalam cerpen Klup Solidaritas Suami Hilang karya Intan Paramaditha dan (2) Mendeskripsikan amanat dalam cerpen Aku, Membunuh Munir karya Seno Gumira Ajidarma. Hasil penelitian ini ditemukan amanat dalam cerpen Aku Membunuh Munir karyaSeno Gumira Ajidarma bahwa hadirnya reportase ke dalam teks cerpen dimaknai sebagai upaya penciptaan kembali sebuah peristiwa sejarah. Peristiwa sejarah tentang peristiwa kematian Munir. Kematian seorang tokoh pejuang HAM, Munir Said Thalib. Selain itu, menjadi bukti pernyataan karya sastra sebagai cerminan masyarakat. Secara tersirat amanat dalam cerpen mengajak pembaca untuk tidak lupa atas peristiwa terbunuhnya Munir. Tentang sebuah peristiwa kematian Munir yang hingga kini belum ditemukannya dalang atau aktor intelektual dalam kasus pembunuhan terhadap Munir. Cerpen Klub Solidaritas Suami Hilang hadir membawa tema keperempuanan. Cerita tentang perempuan di belahan dunia barat dan belahan timur sama-sama mengalami asip ditinggalkan suami. Pada sisi lain tampak pula citraan perempuan yang melankolis, identik dengan sisi mental yang lemah dan bentuk kepribadian yang pada umumnya peka terhadap peristiwa tertentu. Hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan amanat cerpen kepada pembaca bahwa pentingnya untuk mengerti dan sadar tentang upaya saling memahami dan sepenanggungan. Seperti yang terjadi dalam Klub Solidaritas Suami Hilang. Amanat yang ditemukan adalah tentang sisi laki-laki. Melalui peninjauan tersebut dapat kiranya kita memilah bagaimana pengarang mencitrakan laki-laki yang dengan mudah meninggalkan pasangannya. Perempuan lebih kuat mengingat.Melalui ini kemudian ditemukan bahwa terdapat amanat sebuah realita tentang hubungan antar pasangan suami-istri. Umumnya laki-laki dengan watak yang cepat melupakan bahkan dengan mudah mendapatkan pasangan yang baru. Perbandingan ini terbalik dengan perempuan yang lebih banyak larut dalam kenangan masalalunya. Perempuan yang sama-sama ditinggalkan selalu merasa senasib dan pentingnya sepenanggungan. Bahkan mereka dapat hidup dalam kesendiriannya untuk menata hidupnya yang baru.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026 Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025 Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025 Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024 Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024 Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023 Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022 Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL BASTRA EDISI APRIL-JUNI 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022 Vol. 6 No. 4 (2021): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021 Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020 Vol. 4 No. 4 (2019): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 3 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017 Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Bastra Edisi Maret 2016 More Issue