cover
Contact Name
Galu
Contact Email
Jurnabastra@uho.ac.id
Phone
+6285241410992
Journal Mail Official
jurnalbastra@uho.ac.id
Editorial Address
https://www.google.com/search?q=fkip+universitas+halu+oleo&oq=fkip+universitas+halu+oleo&aqs=chrome..69i57.6474j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25033875     DOI : 10.36709
Core Subject : Education,
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles 716 Documents
Deiksis dalam Novel Tembang Ilalang Karya Md. Aminudin A. Paola Lancana Aminuddin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Deiksis dalam Novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimakah jenis-jenis deiksis dalam novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis deiksis dalam novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin. Metode yang digunakan untuk menganalisis deiksis dalam novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan membaca keseluruhan novel “Tembang Ilalang” secara berulang-ulang untuk mengidentifikasi jenis-jenis yang terdapat dalam novel, mencatat semua kata atau kalimat yang berkaitan dengan deiksis yang ada dalam novel Tembang Ilalang, memberi tanda (menggaris bawahi) bagian kata atau kalimat dalam novel yang berhubungan dengan jenis-jenis deiksis. Analisis data yang dilakukan dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasi, menganalisis/interpretasi, menyimpulkan hasil analisis. Berdasarkan hasil analisis di atas menunjukkan bahwa dalam novel Tembang Ilalang Karya MD. Aminudin terdapat lima macam deiksis seperti: deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. (1) deiksis persona terdiri atas tiga bagian yaitu: kata ganti orang pertama. Kata ganti orang pertama terbagi atas: saya, aku, kami, dan kita, kata ganti orang kedua terbagi atas: kamu, Anda, kalian, dan kata ganti orang ketiga terbagi atas: dia, ia, beliau, mereka. (2) deiksis tempat terbagi tiga bagian yaitu: di sini, di situ, di sana. (3) deiksis waktu, deiksis waktu terbagi atas: kini, besok, dulu, nanti, kemarin. (4) deiksis wacana, deiksis wacana terbagi atas: anafora dan katafora, sedangkan (5) deiksis sosial adalah mengungkapkan atau menunjukkan perbedaan ciri sosial dan serta penggunaan sistem sapaan dan penggunaan gelar. Simpulan dari penelitian ini yaitu, dalam novel Tembang Ilalang terdapat deiksis yaitu: deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Saran dari peneliti yaitu, sangat mengharapkan peneliti selanjutnya dapat mengembangkan lagi jenis-jenis deiksis yang ada.
KLAUSA VERBAL BAHASA MENUI Ekawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: Struktur fungsi klausa verbal bahasa Menui, Struktur kategori klausa verbal bahasa Menui, dan Struktur peran klausa verbal bahasa Menui. Berdasarkan data dan hasil analisis data, maka dapatlah disimpulkan bahwa klausa verbal bahasa Menui berdasarkan hubungan aktor aksi terdiri atas empat bagian, yaitu klausa verbal aktif, klausa verbal pasif, klausa verbal medial, dan klausa verbal resiprokal. Klausa verbal aktif bahasa Menui memiliki struktur fungsi sintaksis (S+P+O), (S+P+K), (S+P+K+K), (S+P+O+Pel) dan (S+P+O+K), struktur kategori sintaksis (N+V+N), (FN+V+N), (N+FN+Fprep.+Adve.), (FN+V+N+Fprep.), (N+V+FN+Fprep.) dan (N+V+FN), dan struktur peran sintaksis (Pelaku+Aktif+Sasaran+Tempat), (Pelaku+Aktif+Sasaran), (Pelaku+Aktif+Tempat+Waktu), (Pelaku+Aktif+Penderita+Alat). Klausa verbal pasif bahasa Menui memiliki struktur fungsi sintaksis (S+P+O), (S+P+K), dan (S+P+O+K), struktur kategori (N+V+N), (FN+V+N), (N+V+FN), (N+V+FN+Fprep.), dan (N+V+Fprep.), struktur peran (Penderita+Pasif+Pelaku), (Sasaran+Pasif+Pelaku), (Sasaran+Pasif+Pelaku+Tempat), dan (Pasien+Pasif+Tempat). Klausa verbal medial bahasa Menui memiliki struktur fungsi sintaksis (S+P+O), struktur kategori (FN+V+FN), dan (N+V+FN), struktur peran (Pelaku+Aktif+Pasien). dan klausa verbal resiprokal bahasa Menui hanya memiliki struktur fungsi sintaksis (S+P+O), struktur kategori (N+V+FN), dan struktur peran (Pelaku+Aktif+Sasaran). Dari setiap struktur fungsi klausa verbal bahasa Menui dibentuk oleh kata/frasa yang berkategori tertentu serta memili peran/makna yang mengisi tiap-tiap konstituen struktur fungsi tersebut.
MAKSIM SOPAN SANTUN DALAM BAHASA KULISUSU HARNYOMAN
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maksim sopan santun dalam bahasa Kulisusu’’.tujuan dalam penelitian ini adalah(1)mendeskripsikan maksim kearifan dalam pertutur bahasa Kulisusu(2) mendeskripsika maksim kedermawanan dalam bertutur bahasa Kulisusu (3) mendeskripsikan pelaksanaan maksim pujian dalam bertutur bahasa Kulisusus (4) mendeskripsikan maksim kerendahan hati dalam bertutur bahasa Kulisusu (5) mendeskripsikan maksim kesepakatan kesimpatian dalam bertutur bahasa Kulisusu (6) mendeskipsikan maksim kesimpatian dalam bertutur bahasa Kulisusu jenis penelitian ini termasuk penelitian di lapangan dan penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsif yang menguraikan dan menyajikan data – data yang diperoleh secara sistemis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data lisan yang sumber datanya diperoleh dari informasi penutur bahasa Kulisusu. Tehnik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan tehnik wawancara, tehnik rekaam dan tehnik catat . Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam bahasa Kulisusu terdapat pelaksanaan maksim yakni (1) maksim kearifaan atau maksim adilimo (2) maksim kedermewaan atau maksim sadia (3) maksim pujian atau maksim kampuji (4) maksim kerendahan hati atau maksim paompudu. (5) maksim kesepakatan atau maksim lahao (6) maksim kesimpatian atau maksim larongku.
NILAI – NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NYANYIAN RAKYAT MBUE-BUE PADA MASYARAKAT MUNA Hasnata
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul ‘Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Nyanyian Rakyat Mbue-bue pada Masyarakat Muna’. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu nilai-nilai pendidikan karakter apa sajakah yang terkandung dalam nyanyian rakyat mbuebue pada masyarakat Muna di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara?. Penelitian ini bertujauan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam nyanyian rakyat mbue-bue pada masyarakat Muna di Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara. Adapun manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah 1) sebagai bahan informasi kepada masyarakat muna serta khalayak umum tentang nyanyian rakyat mbue-bue. 2) dalam kalangan akademik, dapat digunakan sebagai bahan studi perbandingan dalam upaya penelitian selanjutnya yang dianggap relevan, terutama penelitian terkait kebudayaan atau sastra daerah masyarakat Muna di Kabupaten Muna. 3) sebagai bahan ajar bagi pembelajaran sastra daerah maupun seni budaya di sekolah. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan karena melibatkan masyarakat sebagai informan atau sumber data dalam penelitian ini. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data lisan. Data lisan yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu berupa kata-kata lisan atau bahasa lisan yang pemerolehannya melalui tuturan dari informan asli masyarakat muna, dalam hal ini yang menguasai nyanyian rakyat mbue-bue. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam, teknik catat dan teknik elisitasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam nyanyian rakyat mbue-bue pada masyarakat Muna terdapat nilai-nilai pendidikan karakter khususnya nilai pendidikan karakter religius, nilai pendidikan karakter kecerdasan, nilai pendidikan karakter kemandirian, nilai pendidikan karakter kesantunan, nilai pendidikan karakter ketangguhan, dan nilai pendidikan karakter kepedulian.
STRUKTUR KLAUSA BAHASA MUNA DIALEK GULAMAS Indra Saputra
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah struktur klausa verbal bahasa Muna dialek Gulamas? Penelitian ini bertujuan struktur klausa verbal bahasa Muna dialek Gulamas. Fokus dalam penelitian ini adalah mengkaji tentang struktur klausa verbal bahasa Muna dialek Gulamas. Sedangkan subfokus penelitian pada struktur internalnya saja yang meliputi struktur klausa verbal transitif, intransitif dan semiintransitif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah etnografi yang berupaya mengungkapkan kebudayaan masyarakat Lombe Kecamatan Gu melalui kajian bahasa. Data utama dalam penelitian ini diperoleh dari data bahasa lisan. Sumber data bahasa lisan diperoleh dari sejumlah informan penutur asli Bahasa Muna Dialek Gu Lakudo Mawasangka. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam atau catat. Prosedur analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pilah unsur langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausa verbal bahasa Muna dialek Gulamas terdiri atas 3 (tiga) bagian, yaitu klausa verbal transitif, klausa verbal intransitif dan klausa verbal semitransitif. Klausa verbal transitif bahasa Muna dialek Gulamas terbentuk dengan struktur S-P-O, S-P-O-Pel, S-P-O-K, S-P-O-Pel-K dan K-S-P-O. klausa verbal intransitif bahasa Muna dialek Gulamas terbentuk dengan struktur S-P, S-P-Pel, S-P-K, S-P-Pel-K dan K-S-P. klausa verbal semitransitif bahasa Muna dialek Gulamas terbentuk dengan struktur SP, S-P-O, dan K-S-P.
Makna Tuturan Ritual Kabhasi pada Masyarakat Muna Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makna Tuturan Ritual Kabhasi Pada Masyarakat Muna”. Skripsi. Jurusan/Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Halu Oleo, Kendari. Pembimbing I: Prof. Dr. La Niampe, M.Hum. Pembimbing II: Dr. H.Muh.Yazid, Lc.,M.Pd. Tradisi lisan merupakan tolak ukur dalam kehidupan manusia sebagai pedoman bertindak. Tradisi lisan dalam bentu ritual merupakan salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh masyarakat untuk mempertahankan eksistensinya dalam masyarakat. Agar tradisi lisan yang dalam penyebarannya dari mulut ke mulut dan turun temurun tidak hanya menjadi milik orang-orang tua yang sudah lanjut usia melainkan milik anak-anak muda yang menjadi pewarisnya. Oleh sebab itu, tradisi lisan dalam bentuk sastra lisan harus dijaga dan dilestarikan karena tradisi lisan adalah salah satu unsur kebudayaan nasional. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah makna apakah yang terkandung dalam tuturan ritual kabhasi pada masyarakat Muna? Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan makna tuturan ritual kabhasi pada masyrakat Muna. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan adalah data lisan. Sumber data adalah masyarakat Desa Bonea Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna yang mengetahui dengan jelas mengenai ritual kabhasi pada masyarakat Muna. Teknik pengumpulan data adalah teknik rekam, teknik catat, teknik elisitasi. Teknik analisis data adalah teknik deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semantik. Hasil penelitian disimpulkan bahwa tuturan ritual kabhasi masyarakat Muna memiliki makna yang dalam baik makna secara denotatif maupun makna secara konotatif. Tuturan yang dituturkan oleh orang yang melakukan ritual kabhasi untuk memanggil oranng yang di bhasi atau orang yang dituju.
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN YANG DISEMPURNAKAN PADA PENULISAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS VIIIA SMPN 10 POLEANG SELATAN MUSMULYADI
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan yang Disempurnakan Pada Penulisan Pengalaman Pribadi Siswa Kelas VIIIA SMP Negeri 10 Poleang Selatan.Analisis kesalahan berbahasa adalah suatu Teknik untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi dan menginpresentasikan secara sistematik kesalahan-Kesalahan ejaan dalam hal ini, penggunaan huruf kapital dan tanda baca.Menulis pengalaman pribadi adalah kegiatan seseorang menuangkan ide, gagasan, dan cerita berdasarkan hal yang telah dialaminya masa lampau.Permasalahan yang muncul adalah masih banyak kesalahan penggunaan ejaan dalam hal ini, penggunaan huruf kapital dan penggunaan tanda baca yang dilakukan oleh para siswa SMP Negeri 10 Poleang Selatan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesalahan penggunaan ejaan dan memperoleh gambaran mengenai bentuk kesalahan penggunaan huruf kapital dan tanda baca yang terdapat pada penulisan pengalaman pribadi siswa kelas VIIIa SMP Negeri 10 Poleang Selatan.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat.Teknik anlisis data menggunakan metode membaca karangan siswa.Objek penelitian ini adalah karangan tulisan pengalaman pribadi siswa kelas VIIIa SMP Negeri 10 Poleang Selatan.Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah kesalahan penggunaan ejaan yaitu penggunaan huruf kapital dan penggunaan tanda baca.
PERBANDINGAN UNSUR INTRINSIK DUA CERPEN YANG TERKANDUNG DALAM KUMPULAN CERPEN PERASAAN IBU KARYA K. USMAN SRI WAHYUNI
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah (1) Untuk Mendeskripsikan Unsur Intrinsik Pada Cerpen Perasaan Ibu (PI) dan Kapal Kecil Buat Amin (KKBA) Dalam Kumpulan Cerpen Perasaan Ibu karya K.Usman! (2) Untuk Mendeskripsikan Perbandingan Unsur Intrinsiks Cerpen Perasaan Ibu (PI) dan Kapal Kecil Buat Amin (KKBA) Dalam Kumpulan Cerpen Perasaan Ibu karya K. Usman! Penelitianinimenggunkan metode deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca telaah isi dengan menggunakan teknik baca dan teknik catat . Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan intertekstual. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa Pertama, cerpen karya K.Usman yang berjudul Perasaan Ibu (PI) dan Kapal Kecil Buat Amin (KKBA) sama-sama memiliki tema pokok Perasaan Ibu. Kedua, alur yang terdapat kedua cerpen adalah alur maju.Ketiga, Pada latar cerpen, cerpen Perasaan Ibu (PI) hanya bergelut pada sekitaran rumah Ibu Mulia sedangkan pada cerpen Kapal Kecil Buat Amin (KKBA) penggunaan latar yang digunakan sangatlah bervariatif. Keempat, tokoh yang terdapat pada cerpen Perasaan Ibu sangatlah sedikit dibandingkan cerpen Kapal Kecil Buat Amin. Kelima, sudut pandang yang digunakan pada cerpen Perasaan Ibu yaitu menggunakan sudut pandang persona ketiga (dia).Penggunaan sudut pandang dalam cerpen perasaan Ibu tersebut memberikan kesan seakan-akan cerita ini lebih mirip dengan pengalaman pribadi seorang ibu dan sudut pandang pada cerpen Kapal Kecil Buat Amin menggunakan sudut pandang persona pertama (aku) yang dimana pengarang seolah-olah berada dalam cerita. Keenam, amanat pada kedua cerpen karya K. Usman Perasaan Ibu (PI) dan Kapal Kecil Buat Amin (KKBA) yaitu keduannya sama-sama menyatakan betapa besar dan berhargannya perasaan kasih sayang ibu bagi seorang anak. Ketujuh, penggunaan gaya bahasa pada kedua cerpen yaitu menggunakan gaya bahasa pertentangan dan gaya bahasa berbandingan. Pada cerpen Perasaan Ibu penggunaan gaya bahasa pertentangan yaitu majas hiperbola. Dan pada gaya bahasa perbandingan perasaan ibu menggunakan majas Asosiasi. Sedangkan pada cerpen Kapal Kecil Buat Amin (KKBA) pengarang menggunakan gaya bahasa perbandingan yaitu majas personifikasi dan pada gaya bahasa pertentangan yaitu majas hiperbola.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVEL SABTU BERSAMA BAPAK KARYA ADHITYA MULYA Vivi Zulfianti Soharab
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam sebuah karya sastra, khususnya novel. Sebagai sebuah karya sastra, novel banyak menyajikan nilai-nilai positif melalui kepiawaian pengarangnya dalam bercerita. Salah satunya adalah novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya. Membaca novel ini seperti belajar tentang pahit manisnya kehidupan. Novel ini banyak memberikan inspirasi dan nilai-nilai positif. Oleh karena itu, masalah yang diangkat sebagai bahan penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan apa saja yang terkandung dalam novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya?”. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan dalam novel Sabtu Bersama Bapak karya Adhitya Mulya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca catat. Adapun analisis data-data yang ada dalam novel Sabtu Bersama Bapak dengan menggunakan pendekatan objektif dan sosiologi sastra. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan yang terdapat dalam novel Sabtu Bersama Bapak terdiri dari tiga nilai, yaitu 1) nilai pendidikan religius, 2) nilai pendidikan moral, 3) nilai pendidikan sosial. Relevansi Hasil Penelitian dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum 2013 pada kompetensi inti KI 1 dan KI 2 tentang menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya dan menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya maka hasil penelitian ini relevan untuk pembelajaran disekolah. Nilai-nilai pendidikan dalam novel dapat membentuk kepribadian peserta didik. Nilai-nilai moral seperti kejujuran, pengorbanan, tanggung jawab, santun dan sebagainya banyak ditemukan di dalam karya sastra.
PERANAN DERIVASI/ISYTIQĀQ DALAM PERKEMBANGAN MAKNA BAHASA ARAB Zahrani
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan makna merupakan salah satu bentuk perkembangan kosakata yang mungkin paling memadai dalam mewadahi kemajuan peradaban dan pemikiran manusia sebagai pengguna bahasa. Fenomena tersebut terjadi pada semua bahasa di dunia, termasuk bahasa Arab. Perkembangan makna bahasa tersebut telah memberikan pengertian-pengertian baru bagi kosakata-kosakata yang terdapat dalam bahasa Arab. Ketika kita mendengar atau mengucapkan suatu kata, maka yang tergambar dalam benak kita tentu adalah bentuk materialnya, namun bentuk materi tersebut dapat mengalami perkembangan sesuai dengan perkembangan masyarakat dan ilmu pengetahuan. Tulisan ini membahas tentang bagaimana derivasi atau isytiqāq turut berperan dalam perkembangan makna bahasa Arab, mengingat derivasi/isytiqāq merupakan salah satu bentuk proses morfologis yang paling produktif dalam bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk derivasi yang turut berperan dalam perkembangan makna bahasa Arab. Selanjutnya, makna yang muncul sebagai akibat dari perkembangan makna, masih mempunyai kaitan dengan makna dasar sebelumnya, atau selalu saja ada hubungan atau ada asosiasi antara makna yang lama dengan makna yang baru.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026 Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025 Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025 Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024 Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024 Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023 Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022 Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL BASTRA EDISI APRIL-JUNI 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022 Vol. 6 No. 4 (2021): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021 Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020 Vol. 4 No. 4 (2019): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 3 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017 Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Bastra Edisi Maret 2016 More Issue