Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
716 Documents
KEMAMPUAN MEMAHAMI TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI SATAP 10 KONAWE SELATAN
Milda Yursa
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam memahami teks berita. Desain / metodologi / pendekatan- Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode lapangan yang dimana, dilakukan secara langsung di kelas atau sekolah sebagai tempat penelitian dan jenis penelitian ini adalahkualitatif. Adapun tempat pengambilan sumber data yaitu disekolah yang dimana terdapat 45 orang siswa yang terdiri atas dua kelas yaitu kelas VIIIa dan kelas VIIIb. Temuan/ Hasil - Berdasarkan hasil penelitian yang dicapai menunjukan bahwa dari 45 orang siswa yang menjadi responden penelitian, secara individual terdapat 32 orang siswa (71,11%) yang dikategorikan mampu dan 13 orang siswa (28,89%) masuk kategori tidak mampu. Secara klasikal siswa belum mampu, karena kemampuan siswa yang mencapaikriteria ketuntasan klasikal yaitu 85% hanya terdapat (71,11%) siswa Dengan demikian pada kemampuan siswa yang diperhatikan dalam memahami teks berita, dalam penelitian disarankan Untuk pembelajaran memahami teks berita, guru dapat menyesuaikan ketuntasan materi pembelajaran dengan pemahaman siswa sehingga kelulusan aspek-aspek dalam teks beritai dapat dipahami oleh siswa. Kata kunci: kemampuan, memahami, teks berita
ANALISIS MAKNA LEKSIKAL PADA FALSAFAH HIDUP MASYARAKAT BATAK TOBA DI KOTA PANGKALPINANG
Tiopiolina
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan - Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana falsafah hidup masyarakat Batak Toba di kota Pangkalpinang beserta makna leksikal dari falsafah tersebut. Makna leksikal ialah penyelidikan makna bahasa melalui leksem atau kata-kata (Chaer,2009:8). Makna leksikal umumnya juga disebut “makna kamus” karena mengacu kepada makna sesungguhnya yang terdapat didalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Desain / metodologi / pendekatan - Kualitatif menjadi metode dalam penelitian ini, Informan yang dipilih untuk diwawancarai oleh peneliti adalah orang yang cukup aktif dalam kegiatan adat masyarakat Batak Toba, rentang usia. 35-60 tahun, berdomisili di Kota Pangkalpinang. Temuan/ Hasil - Penelitian ini menghasilkan temuan yang diperoleh peneliti dalam berbagai kesempatan seperti,reuni keluarga, syukuran wisuda, dan arisan marga. Terdapat beberapa falsafah yang ditemukan dan menarik untuk dianalisis secara lebih lanjut melalui kajian ilmu semantic leksikal. Jadi, falsafah hidup masyarakat Batak Toba di Kota pangkalpinang masih terus dilestarikan meski jauh dari tanah leluhur. Leksem-leksem yang digunakan dalam falsafah ini bersifat metafora, yang menggambarkan pesan yang hendak disampaikan melalui falsafah-falsafah tersebut, Kata Kunci : makna leksikal;falsafah hidup;batak toba
KEMAMPUAN MENULIS PANTUNSISWA KELAS VII SMP NEGERI 1AMONGGEDO
Nur Oktavia
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan - Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VII SMPN 1 Amonggedo menulis pantun serta faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Desain / metodologi / pendekatan - Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Amonggedo yang berjumlah 71 orang yang terdiri atas 3 kelas.Sampel yang diambil yaitu keseluruhan siswa kelas VII SMP Negeri 1 Amonggedo yang berjumlah 71 siswa. Dari 71 siswa sampel yang memperoleh kategori mampu 64 siswa (90%) dan sampel yang memperoleh kategori tidak mampu 7 siswa (9,85%). Temuan/ Hasil - Faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Amonggedo dalam materi menulis pantun secara klasikal ada yang mampu dalam menulis pantun pada aspek jenis pantun memperoleh skor 90,14% pada aspek larik memperoleh skor 92,95%, pada aspek jumlah suku kata memperoleh skor 90,14%, dan pada aspek baris ketiga dan keempat (isi) memperoleh skor 90,14%, pada aspek baris pertama dan kedua/sampiran 91,54%. Dari keempat aspek tersebut dikategorikan mampu secara klasikal karena memenuhi standar KKM yaitu 85%. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mendukung keberhasilan belajar siswa, diantaranya: (1) faktor minat, minat siswa dalam mengikuti pelajaran menulis pantun sangatlah tinggi sehingga mereka mampu dalam menulis pantun, (2) faktor lingkungan yang baik dapat mendukung keberhasilan belajar siswa, dan (3) faktor pendidik (orangtua) dan (guru) merupakan faktor yang sangat berperan besar dalam keberhasilan belajar siswa, memberikan motivasi dan semangat untuk mengikuti pelajaran menulis pantun yang efektif dan variatif.
KEMAMPUAN MEMBACA PUISI SISWA KELAS VIII MTsN 1 KENDARI
Lusiana anwar
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca puisi siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Kendari. Desain / metodologi / pendekatan - Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriftif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Kendari, tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 360 siswa, adapun jumlah sampel sebanyak 52 siswa dengan menggunakan teknik purposive dalam menentukan jumlah sampel. Instrument penelitian ini menggunakan format penilaian tentang kemampuan membaca puisi siswa. Adapun aspek penilaiannya yaitu ekspresi, lafal, tekanan, dan intonasi. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini ialah teknik penilaian langsung. Temuan/ Hasil - Berdasarkan hasil penelitian, maka kemampuan membaca puisi siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Kendari ialah aspek ekspresi 30,76%, aspek lafal 32,69%, aspek tekanan 48,07%, serta aspek intonasi 71,15%. Sedangkan total keseluruhan aspek mencapai 71,15%. Dari pernyataan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca puisi siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Kendari secara klasikal masuk dalam kategori kurang mampu, karena tidak mencapai 85% siswa yang mempunyai nilai 80%.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TEKS PERSUASI PADA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 KONAWE SELATAN
Arus
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan - Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan Pelaksanaan dalam Pembelajaran Teks Persuasi pada Kelas VIII di SMP Negeri 1 Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Desain / metodologi / pendekatan - Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu dengan mengambarkan Pelaksanaan Pembelajaran Teks Persuasi pada Kelas VIII di SMP Negeri 1 Konawe Selatan.. instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa pedoman observasi pengamatan pembelajaran teks persuasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi pasif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi untuk mengetahui Pelaksanaan dalam Pembelajaran Teks Persuasi pada Kelas VIII di SMP Negeri 1 Konawe Selatan. Temuan/ Hasil - Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Aktivitas guru dalam melaksanakan pembelajaran teks persuasi dilakukan dalam beberapa tahap kegiatan pendahuluan meliputi a) apersepsi dan motivasi, b) penyampaian kompetensi dan rencana kegiatan. Kegiatan inti yakni: a) penguasaan materi pembelajaran, b) penerapan strategi pembelajaran mendidik, c) penerapan pendekatan saintifik, d) Pemanfaatan sumber belajar/media dalam pembelajaran, e) Pelibatan peserta didik dalam pembelajaran, f) Penggunaan bahasa yang benar dan tepat dalam pembelajaran, dan aktivitas menutup pembelajaran teks persuasi 2) faktor penghambat teks persuasi ditinjau dari proses pembelajaran di kelas VIII SMP Negeri 1 Konawe Selatan meliputi: a) metode pembelajaran, b) alokasi waktu belajar, c) sarana dan prasaran belajar, c) faktor siswa itu sendiri. Kata Kunci: pelaksanaan, pembelajaran, teks persuasi.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKPOSISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 WATOPUTE
Sirasmanatika
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan -Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Watopute. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu penelitian kelas. Desain / metodologi / pendekatan - Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Adapun teknik pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling, yaitu sebanyak 51 orang siswa yang terdiri atas dua kelas. Penelitian ini adalah esai test siswa dalam menulis teks ekspoisisi. Untuk mengetahui kategori kemampuan menulis teks eksposisi mengacu pada ketuntasan belajar individual dan klasikal yang digunakan di SMP Negeri 3 Watopute. Temuan/ Hasil - Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa dari 51 orang siswa yang menjadi responden penelitian, secara individual terdapat 24 orang siswa (47,05%) masuk kategori mampu dan 27 orang siswa (52,94%) masuk kategori belum mampu dalam menulis teks eksposisi. Secara klasikal kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Watopute masuk kategori belum mampu. Dikatakan demikian, karena kemampuan siswa yang mencapai kemampuan minimal 70% secara klasikal, yaitu 85%. Dilihat dari tingkat kemampuan siswa bahwa dari kesembilan komponen yang menjadi aspek penilaian yaitu aspek kesesuaian tema dengan isi, struktur teks eksposisi, argumentasi, penegasan ulang, kata peristilahan, kata perbandingan, kata kerja mental, kata perunjukan, dan kata persuasif tidak tuntas secara klasikal karena presentasenya tidak mencapai kriteria kettuntasan klasikal yaitu 85%. faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Watopute yaitu: lingkungan yang kondusif, ketersediaan ruang kelas yang nyaman, perpustakaan, buku paket dan sumber belajar lainnya.
Analisis Konten Budaya dalam Buku Pantun Suku Mbojo yang Ditulis oleh Lamone Magenda
Sukarismanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten budaya yang terkadung dalam pantun yang hampir terkikis pada pemahaman masyarakat suku Mbojo sebagai pelaku budaya. Desain / metodologi / pendekatan -Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kulaitatif deskriptif. Sementara teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan menggunakan teori yang dikemukankan oleh Koetjaraningrat. Temuan/ Hasil - Hasil penelitian menunjukkan bahwa pantun suku mbojo mengandung normanorma dan aktivitas yang terpola yang biasa dilakukan oleh leluruh pada jaman dahulu. Namun, kebisaan tersebut sudah sulit di temukan ditengah masyarakat bahkan telah punah. Hal itu disebabkan karena perkembangan ilmu pengetahuan yang telah mempengaruhi pola pikir generasi penerus serta melemahnya pemahaman masyarakat terhadap kebiasaan yang telah dilakukan pada jaman dahulu.
NILAI MORAL DALAM UNGKAPAN TRADISIONAL PADA MASYARAKAT WAWONII TENGAH
Efri Rahmi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan -Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna nilai moral yang terkandung dalam ungkapan tradisional pada masyarakat Wawonii Tengah. Desain / metodologi / pendekatan - Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriftif kualitatif. Jenis penelitian ini penelitian lapangan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah teknik wawancara, teknik rekam, dan teknik catat. Data penelitian dianalisis menggunakan pendekatan semotik etnografi. Temuan/ Hasil - Berdasarkan hasil analisis data, dapat dikemukakan bahwa hasil penelitian ini menunjukan wujud nilai-nilai moral meliputi: (a) hubungan manusia dengan diri sendiri (individual) berupa nilai moral menjaga diri, kerja keras, rendah hati, dan kesetiaan. (b) hubungan manusia dengan manusia lain (sosial) berupa bekerja sama, gotong royong, tolong menolong, kepedulian, suka memberi nasihat, peduli nasib orang lain, dan suka mendoakan orang lain. Perwujudan nilai moral yang paling dominan adalah kepedulian, tolong menolong, dan gotong royong. (c) hubungan manusia dengan Tuhannya. Dapat dikemukakan bahwa akhlak atau moralitas manusia menjalankan perintah dan menjauhi laranganya. Kewajiban manusia beribadah kepada Tuhan dengan ikhlas dan pasrah; tadlarru dan khusyuk; dalam beribadah hendaklah sungguh-sungguh, merendahkan diri serta khusyuk kepada ar-raja mempunyai pengharapan atau optimis bahwa Allah akan memberikan rahmat kepadanya husnud-dhan; berbaik sangka kepada Allah; tawakal; mempercayakan sepenuhnya kepada Allah, bersyukur kepada Allah, dan taubat (istigfar). Perwujudan nilai yang paling dominan adalah nilai percaya. Kata Kunci: moral, nilai
KONFLIK TOKOH DALAM NOVEL AYAHKU BUKAN PEMBOHONG KARYA TERE LIYE
Karolina1
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan - Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan konflik internal dan konflik eksternal tokoh yang terdapat dalam novel Ayahku Bukan Pembohong karyaTere Liye. Desain / metodologi / pendekatan - Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks yang mengandung konflik tokoh dalam novel Ayahku Bukan Pembohong karyaTere Liye dengan sumber data yang berupa novel Ayahku Bukan Pembohong karya Tere Liye yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama cetakan ketiga, tahun 2011 yang terdiri atas 304 halaman. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis isi. Teknik analisis data menggunakan pendekatan struktural yang memusatkan perhatian pada unsur-unsur yang akan dianalisis. Temuan/ Hasil - Hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa konflik yang terdapat dalam novel Ayahku Bukan Pembohong karyaTere Liye ini merupakan konflik internal dan konflik eksternal. Adapun konflik internal adalah konflik batin yang dialami tokoh novel Ayahku Bukan Pembohong . Sedangkan konflik eksternal yaitu konflik sosial dan konflik elemental yang dialami tokoh novel Ayahku Bukan Pembohong karyaTere Liye.
NILAI PENDIDIKAN RELIGIUS DALAM NOVEL HAWA RATU SURGA IBUNDA MANUSIA KARYA NAZAN BEKIROGLU
Suharjoyo
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan - Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis nilai pendidikan religius yang terkandung dalam novel Hawa Ratu Surga Ibunda Manusia karya Nazan Bekiroglu. Desain / metodologi / pendekatan - Penelitian ini menggunkan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara membaca telaah isi dengan menggunakan teknik baca dan teknik catat.Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Temuan/ Hasil -Berdasarkan hasil penelitian diperoleh beberapa nilai religius yaitu nilai ibadah, nilai jihat, nilai amanah dan ikhlas, niali akhlak/ budi pekerti dan nilai keteladanan.