cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
ISSN : 14129612     EISSN : 26864274     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri (RAPI) adalah seminar nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 243 Documents
Pengaruh Laju Alir Udara pada Desulfurisasi Batubara dengan Model Flotasi dengan Menggunakan Gel Lidah Buaya Kuntaarsa, Abdullah; Subagyo, Purwo
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batubara merupakan batuan hidrokarbon padat yang terbentuk dari endapan organik, utamanya adalah sisa-sisa tumbuhan dalam lingkungan bebas oksigen, serta terkena pengaruh tekanan dan panas yang berlangsung sangat lama. Batubara di Indonesia mengandung sulfur pirit yang sangat tinggi. Kadar sulfur yang sangat tinggi pada batubara dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan kerusakan pada alat pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kadar sulfur pada batubara dengan metode flotasi dan menggunakan gel lidah buaya. Flotasi adalah proses pemisahan padatan yang terjadi akibat perbedaan sifat permukaan dan berlangsung pada suatu sistem yang terdiri dari tiga fasa yaitu fasa gas, cair dan padat, dan dengan bantuan surfaktan akan terjadi pemisahan antara komponen hidrofobik dan komponen hidrofilik, dimana batubara yang awalnya bersifat hidrofilik diubah menjadi hidrofobik dengan bantuan surfaktan agar sulfur didalamnya dapat terpisah. Pada penelitian ini digunakan gel lidah buaya sebagai surfaktan karena memiliki kadar saponin yang tinggi. Penambahan surfaktan menyebabkan komponen batubara yang kurang hidrofobik menjadi lebih hidrofobik. Dari penelitian ini didapat, semakin besar laju alir udara maka sulfur yang terambil akan semakin kecil, dan diperoleh laju alir optimum adalah sebesar 0,376 L/menit, yang mampu mengambil sulfur sebesar 38,7776%.
Tinjauan Titik Nyala dari Pembuatan Bio Oil dari Pirolisis Kayu Pinus dengan Katalisator Zeolit Alam Kuntaarsa, Abdullah
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi baru terbarukan menjadi isu hangat atas menurunya cadangan energi fosil yang terbatas jumlahnya. Berbagai cara dilakukan untuk memperoleh energi yang ketersediaanya tak terbatas dan energi tersebut. Bio-Oil merupakan minyak bakar yang memiliki berat jenis tinggi, dibuat dari bahan nabati khususnya dari bahan berlignoselulosa yang dapat digunakan untuk bahan baku boiler. Pada penelitian ini dilkukan dengan perancangan alat terlebih dahulu kemudian melakukan peersiapan bahan dan menghaluskan sampai dengan 50-80 mesh dan dikeringkan dalam oven pada suhu 100oC. Selanjutnya dilakukan proses pirolisis untuk pembuatan bio – oil dari kayu pinus dengan katalis zeolit. Pada penelitian ini digunakan katalis zeolit berjenis mordenit dengan variasi presentase katalis 0% b/b, 2% b/b, 4% b/b dan 8% b/b, dengan massa kayu pinus 100 gram tiap sampel yang lolos pengayakan ±50 mesh. Pirolisis dilakukan pada variasi suhu 450OC, 500OC, dan 550OC. Diperoleh yield bio oil tertinggi pada massa katalis sebesar 4 gram dengan massa kayu pinus seberat 100 gram dan suhu 500OC dengan yield sebesar 43,77%. Sifat fisika berupa densitas 1.094 gram/ml, viskositas 1,34 cp, titik nyala 55 OC.
Pengaruh Variasi Komposisi Bahan Bakar (Ethanol-Pertalite) terhadap Performansi pada Sepeda Motor Matic Vario 125cc Mulyono, M; Hendaryati, Roro Heni; Firdaus, Shodik Nur
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ethanol atau bioethanol salah satu sumber energi yang dapat diperbaharui, sehingga sangat baik untuk dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternative untuk kendaraan bermotor. Negara berkembang seperti Brasil dan Amerika Serikat, sudah banyak menggunakan campuran etanol dan bensin untuk kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan variasi komposisi bahan bakar (ethanolpertalite) terhadap performansi sepeda motor matic 125cc. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen yaitu melakukan pengujian secara langsung tentang torsi, daya dan emisi gas buang. Penelitian ini menggunakan bahan campuran pertalite dan (25%, 35%, 45%, 55%) ethanol. Hasil penelitian menunjukkan torsi dan daya maksimal diperoleh pada campuran 55% etanol. Penambahan etanol pada pertalite dapat mengurangi kadar emisi CO, HC, dan CO2, sedangkan emisi O2 tidak mengalami penururan karena kelebihan kadar oksigen pada ethanol.
Konsep Zero Energy Building bagi Islamic Boarding School di Sragen Putri, Siska Tiara; Nugroho, Muhammad Siam Priyono
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk menimbulkan berbagai dampak terhadap aspek kehidupan manusia. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah penggunaan energi untuk menunjang kebutuhan hidup yang meliputi sektor industri, transportasi, rumah tangga, dan lain sebagainya. Sejumlah ilmuwan telah memprediksi bahwa dalam beberapa tahun mendatang, sumber-sumber tak terbarukan, seperti minyak, gas alam, dan batu bara akan semakin langka dan tidak dapat diakses. Hal ini akan memiliki dampak yang sangat besar terhadap penggunaan energi di masa depan, sehingga perlunya pengembangan sumber-sumber energi terbarukan alternatif dan implementasi konservasi energi (kebijakan efisiensi energi) dalam setiap rancangan pembangunan. Indonesia menjadi negara terbesar dalam kebutuhan energi mencapai 44% dari total kebutuhan energi di kawasan Asia Tenggara. Penerapan Konsep ZEB pada bangunan Islamic Boarding School (IBS) di Sragen merupakan suatu gagasan untuk menekan penggunaan energi listrik bersumber dari PLN bagi suatu institusi pendidikan yang memerlukan efisiensi bagi dana operasionalnya. Metode penelitian kuantitatif digunakan untuk mendapatkan profil penggunaan energi listrik sebelum dan sesudah diterapkan Konsep ZEB, sementara metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan alternatif strategi penerapan Konsep ZEB yang tepat bagi IBS di Sragen. Konsep ZEB dengan menggunakan beberapa strategi desain dan penggunaan sumber daya di sekitar yaitu pancaran sinar matahari, aliran air, dan aliran angin. Strategi mengefisienkan penggunaan energi listrik secara pasif yaitu ventilasi alami, pencahayaan alami, Double Façade, Green Roof and Wall serta Sistem Mirrors Duct, dan secara aktif yaitu Penggunakan Sensor, Sistem HVAC, High Volume Low Speed Fans. Optimasi agar penggunaan listrik bersumber dari PLN sangat diminimalkan atau ditiadakan antara lain dapat menggunaan panel surya, mikrohidro, dan turbin angin. Konsep ZEB ini dapat diterapkan pada bangunan institusi pendidikan maupun bangunan fasilitas publik lainnya.
Studi Ekperimen Tentang Multipurpose Pendulum sebagai Energy Harvester dan Vibration Absorber Syuhri, Ahmad; Hadi, Widyono; Fitoyo, Achmad; Syuhri, Skriptyan
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan dibidang elektronik dan teknologi material, saat ini peralatan elektronik dapat dibuang sekecil dan sehemat (energi) mungkin. Sensor – sensor elektrik untuk kebutuhan monitoring, biasanya hanya membutuhkan daya pada rentang milivolt. Sehingga sensor tersebut dapat ditenagai dari sumber daya yang memanfaatkan lingkungan sekitar, sebagai contohnya tenaga surya dan angin. Dengan catatan lingkungan teresebut mempunyai sinar matahari ataupun angin yang cukup untuk dikonversi menjadi listrik dan memenuhi daya sensor. Untuk kasus pada lingkungan yang hanya ada energi vibrasi, seperti sensor mitigasi kebencanaan, struktur dalam gedung ataupun jembatan dan kendaraan baik darat, laut maupun udara, diperlukan suatu energy harvester yang tepat untuk memenuhi daya listrik pada sensor tersebut. Tujuan dari penelitian adalah merancang multipurpose pendulum sebagai energy harvester dan vibration absorber (MPEH). Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian secara ekperimental dengan memberikan input baik dengan impulse maupun harmonik. Secara umum konsep tersebut menggunakan pendulum dengan arah rotasi ke dua sumbu, yaitu X and Z. Semua gerakan pendulum akan disearahkan gerakannya (rectification) hingga putaran yang masuk ke generator hanya akan berputar ke salah satu arah baik CW ataupun CCW pada sumbu X.
Pengaruh Waktu Pengeringan dan Rasio Bahan Baku/Starter Zymomonas Mobilis pada Pembuatan Bioetanol dari Limbah Kulit Kopi Robusta Putra, Mohammad Akbar Hidayat; Purnama, Herry
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi saat ini hampir seluruhnya dipasok oleh bahan bakar fosil yang semakin menipis jumlahnya. Oleh karena itu perlu dikembangkan bahan bakar alternatif terbarukan dan ramah lingkungan, seperti bioetanol. Bioetanol merupakan alternatif bahan bakar yang berasal dari bahanalam terbarukan atau biomassa, salah satunya adalah kulit biji kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu pengeringan pada saat perlakuan awal bahan baku kulit kopi dan perbandingan jumlah starter yang ditambahkan selama fermentasi pada proses pembuatan bioetanol. Pada proses pengeringan, variabel waktu yang digunakan adalah 2 dan 4 jam. Variabel rasio bahan baku/starter yang digunakan adalah 4, 8, dan 12% (v/v). Pada tahap hidrolisis, dilakukan dengan metode asam menggunakan HCl. Langkah selanjutnya adalah fermentasi dengan starter Zymomonas mobilis selama tujuh hari. Cairan hasil fermentasi kemudian dilakukan destilasi dua tahap, yaitu distilasi sederhana dan distilasi ekstraktif menggunakan pelarut dietilena glikol. Hasil destilasi dari fermentasi diuji kandungan etanolnya menggunakan gas chromatography (GC). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit kopi dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol melalui proses hidrolisis dan fermentasi, dengan kondisi terbaik pada waktu pengeringan bahan baku selama 2 jam dan perbandingan starter 8% dengan rendemen 21,37% dan kadar etanol mencapai 58,41%.
Optimasi Pembuatan Arang Aktif untuk Detoksifiksi pada Proses Fermentasi Hidrolisat Kertas Bekas Fuadi, Ahmad M.; Mujiburohman, M; Faton, Rois; Dewi, Danastri Ratna Nursinta
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi sudah menjadi kebutuhan primer dalam kehidupan sehari-hari. Namun karena jumlahnya yang semakin menipis, para ilmuan mulai mencari sumber energi alternatif. Salahsatunya adalah bahan berbasis selulosa. Kertas HVS bekas merupakan salah satu material yang kandungan selulosanya sangat tinggi dan melimpah, pada tahun 2010 mencapai sekitar 400 juta ton. Sehingga kertas HVS bekas memiliki potensi untuk digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan bioetanol. Hidrolisis selulosa akan menghasilkan glukosa serta bahan-bahan lain seperti furfural. Furfural merupakan salah satuasam karboksilat dan fenol yang bersifat meracuni mikroorganisme pada saat proses fermentasi. Arang aktif dapat digunakan sebagai adsorben yang efektif untuk menghilangkan berbagai kontaminan organik dan anorganik. Arang aktif juga dipengaruhi oleh reagen aktivasi yang digunakan. Dalam penelitian ini digunakan reagen aktivasi KOH dan K2CO3 dengan metode pemanasan microwave dan autoclave. Diketahui bahwa semakin tinggi konsenterasi reagen aktivasi maka semakin tinggi pula kadar bioetanol yang terbentuk karena luas permukaan arang aktif yang semakin besar. Perolehan bioetanol yang paling tinggi yaitu pada konsenterasi reagen aktivasi 3,5N KOH dan 3,5N K2CO3.
Komposit Sandwich Berpenguat Hyrid Serat Bambu Ori dan Serat Rami pada Skin dan Berpenguat Serbuk Kayu Sengon Laut serta Serbuk Tempurung Kelapa pada Core Menggunakan Matrik Polyester Hariyanto, Agus; Apriandana, Ryzky
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetauhi pengaruh variasi ketebalan core dan variasi fraksi volume terhadap peningkatan kekuatan bending dan impak komposit hybrid sandwich kombinasi serat rami dan serat bambu bermatrik polyester dengan kombinasi core serbuk kayu sengon laut dan serbuk temprung kelapa. Bahan utama penelitian adalah serbuk kayu sengon laut dengan mesh 20 dan serbuk temprung kelapa dengan mesh 4, serat rami (anyam), serat bambu ori (acak), resin unsaturated polyester 157 BQTN. Hardener yang digunakan adalah MEKPO dengan konsentrasi 1%. Komposit dibuat dengan metode cetak tekan (press mold). Fraksi volume penguat (
Penerapan Mesin Penggiling Tanah Bertingkat untuk Mempersingkat Proses Penggilingan Tanah pada Pengrajin Gerabah Anggono, Agus Dwi; Sugit, Bibit; Hariyanto, Agus
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah kabupaten Klaten telah menetapkan desa Melikan, kecamatan Wedi sebagai desa wisata karena memiliki keunikan dalam membuat keramik yaitu dengan alat putaran miring yang merupakan satu-satunya metode pembuatan keramik di Indonesia. Tujuan umum dari program PPTTGadalah meningkatkan eksistensi desa wisata Melikan. Tujuan khusus program ini mencakup tiga bidang yaitu informasi, teknologi dan sumber daya manusia (SDM). Bidang informasi, dilakukan pengembangan informasi UKM mitrayang lebih luas dengan memanfaatkan jaringan internet dan sosial media. Bidang teknologi, melakukan perbaikan dan peningkatan mesin penggiling tanah yang lebih kuat dan tahan lama. Bidang SDM diberikan berupa pelatihan dan bengkel kerja terhadap mitra untuk meningkatkan pengetahuan tentang humas, pemasaran, manajemen dan pelayanan konsumen. Metode yang diterapkan adalah dengan pelatihan, pendampingan, monitoring, evaluasi, pemberian dan peminjaman fasilitas, serta meningkatkan jaringan kerja sama dengan pelaku usaha di bidang pariwisata. Luaran dari program ini adalah peningkatan kualitas, kuantitas, serta nilai tambah barang gerabah dan keramik, tata kelola desa wisata, peningkatan kondisi sosial dan ekonomi dan jurnal atau prosiding nasional diakhir program.
Perubahan Temperatur Lembaran Kaca terhadap Perpindahan Kalor Tunak / Steady State Julianto, Eko; Sarwono, Eko; Mursalin, M
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2019: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perpindahan kalor konduksi dan tegangan panas pada permukaan kaca lembaran dengan menggunakan aplikasi komputer secara simulasi finite element analysis. Penelitian ini merujuk kepada ketebalan yang berbeda dari 4-19 mm. Parameter penelitian ini berfokus kepada perpindahan kalor tunak / thermal steady state dan tegangan panas. Metode perpindahan panas yang terjadi secara konduksi, diasumsikan bahwa dengan paparan panas secara steady 200⁰ - 600ºC dari waktu 20 menit, pada proses simulasi didistribusikan kalor tetap dengan suhu maksimal yaitu 394.2˚C. Hasil riset menunjukkan bahwa terjadi di mana kaca 19 mm dengan kalor maksimal 396.6 ˚C dan 4 mm minimum 159.9 ˚C. laju aliran kalor konduksi sebesar 4131 Joule dan minimum kalor 213 Joule. Kaca mengalami tegangan panas yang mengakibatkan kaca float mendapatkan tegangan statik von mises stress (VM) yaitu 16.3 – 176.8 MPa, Titik retak menunjukkan hasil dimana eksperimen sebelumnya sama yaitu pada bagian tepi kaca tersebut.