cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
ISSN : 14129612     EISSN : 26864274     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri (RAPI) adalah seminar nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 243 Documents
Perbaikan Sifat Fisis dan Kuat Geser Tanah Lempung Menggunakan Campuran Kapur Dan Difa Ss Susanto, Agus; Renaningsih, R; Listyawan, Anto Budi; Hidayati, Umi Nur
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah lempung Desa Beluk, Bayat, Klaten ketika musim kemarau retak-retak karena penyusutan dan ketika musim penghujan lengket serta kuat dukungnya rendah. Hal ini menyebabkan kerusakan jalan yang dibangun di atasnya menjadi cepat rusak. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya perbaikan dengan stabilisasi tanah. Penelitian ini berupa stabilisasi tanah tersebut menggunakan kapur dan Difa SS dengan variasi 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10% kapur dan 2,5% Difa SS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisis dan kuat geser tanah sebelum dan sesudah di stabilisasi dengan kapur dan Difa SS. Hasil uji fisis tanah asli didapat ω 7,26%, Gs 2,61 gr/cm3, LL 62,41%, PL 34,01%, SL 17,69%, PI 28,40%. Klasifikasi tanah asli menurut AASHTO termasuk kelompok A-7-5 dan menurut USCS termasuk kelompok OH. Setelah distabilisasi nilai kadar air, berat jenis, LL, PL, PI, dan persentase lolos saringan No.200 mengalami penurunan seiring bertambahnya persentase kapur. Klasifikasi tanah setelah distabilisasi 0–5% kapur + 2,5% Difa SS menurut AASHTO termasuk kelompok A-7-5 dan menurut USCS termasuk termasuk OH sedangkan pada 7,5-10% kapur + 2,5% Difa SS menurut AASHTO termasuk A-5 dan menurut USCS termasuk OL. Hasil uji pemadatan tanah asli didapat γdmaks 1,373 gr/cm3, ωopt 28,2% seiring bertambahnya persentase kapur γdmaks mengalami peningkatan dengan nilai terbesar 1,623 gr/cm3 dan ωopt mengalami penurunan dengan nilai terkecil 16%. Hasil Direct Shear Test menunjukkan penambahan kapur dan Difa SS menyebabkan nilai kohesi, sudut gesek dan kuat geser mengalami peningkatan. Nilai kohesi terbesar adalah 1,891 kg/m2, sudut gesek terbesar adalah 37,965º dan kuat geser terbesar adalah 4,897 kg/m2.
Pemanfaatan Material Lokal Laterite Simpang Pasir Kecamatan Palaran Kota Samarinda Sebagai Agregat Kasar Dalam Campuran Beton Normal Siregar, Adde Currie; Yatnikasari, Santi; Agustina, Fitriyati; Vebrian, V; Subandi, S
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton ringan banyak digunakan untuk bangunan gedung bertingkat yang hanya mempunyai berat isi antara 400 sampai 1900 kg/m3. Komposisi penggunaan jenis material penyusun beton sangat mempengaruhi berat total dari suatu bangunan, oleh karena itu pada penelitian ini akan di gunakan laterite sebagai pengganti agregat kasar untuk mengurangi berat bangunan. Batu laterite adalah batuan merah yang banyak ditemui di berbagai daerah di Kalimantan Timur dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh penggunaan batu laterit dari kecamatan Palaran yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti agregat kasar dan bahan penyusun beton ringan struktural. Batu laterite yang digunakan berasal dari jalan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran kota Samarinda, dimana laterite disini sangat berlimpah. Pada penelitian ini dibuat sampel beton sebanyak 18 sampel dengan variasi umur 7, 14 dan 28 hari menggunakan bentuk benda uji silinder dimensi 150 x 300 mm. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan berat benda uji rata-rata pada beton normal (BN) umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari bertuturut-turut sebesar 2334,52 kg/m3, 2338,11 kg/m3 dan 2323,21 kg/m3. Sedangkan berat benda uji rata-rata pada beton laterit (BL) umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari sebesar 2028,30 kg/m3, 1979,81 kg/m3 dan 1948,30 kg/m3. Dan kuat tekan rata-rata pada beton normal (BN) umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari sebesar 13,31 MPa, 16,93 MPa dan 20,05 MPa. Sedangkan kuat tekan rata-rata pada beton laterit (BL) umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari sebesar 6,62 MPa, 9,73 MPa dan 11,83 MPa. Penggunaan laterit sebagai bahan pengganti agregat kasar dapat mengurangi berat beton sehingga menjadi lebih ringan, namun penggunaan laterit sebanyak 100% belum bisa dimasukan ke dalam jenis beton ringan karena berat isi masih 1948,30 lebih dari 1900 kg/m3.
Analisa Variabel Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Smk3) Proyek Jalan Tol Solo - Jogja Magfirona, Alfia; Romdhoni, Alif Firmansyah; Sunarjono, Sri; Priyanto, Budi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek jalan Tol adalah proyek konstruksi yang sangat besar dimana melibatkan banyak pekerja maupun alat berat. Tujuan penelitian ini yaitu utuk menganalisa variabel tingkat keberhasilan penerapan system manajemen keselamatan dan Kesehatan kerja (SMK3) berdasarkan acuan PP Nomor 50 Tahun 2012. Penelitian ini dilakukan pada proyek Tol Solo – Jogja dengan menggunkan metode rating scale. Kuisioner disebarkan kepada 50 responden yang meliputi pihak owner, konsultan dan kontraktor yang terlibat dan bekerja secara langsung dilapangan. Pada penelitian ini didapatkan nilai presentase dari 5 aspek yang menjadi representasi SMK3, yaitu pada ke lima aspek mendapatkan nilai rata-rata 85,32% yang sesuai dalam PP Nomor 50 Tahun 2012 menapatkan predikat Sangat Baik, sehingga dapat menunjukan tingkat penerapat SMK3 pada proyek pembangunan jalan Tol Solo – Jogja sudah berhasil. Namun sangat perlu adanya penerapan maksimal yang berkelanjutan serta mempertahankan nilai nilai yang sudah terlaksana, sehingga penerapan SMK3 dapat menjadi factor utama dalam mengurani kecelakaan kerja di proyek.
Pengembangan Sensor Kelembaban Tanah Nirkabel untuk Keperluan Irigasi Pertanian Otomatis Rohmah, Ratnasari Nur; Rachman, Nurhuda Fawzi; Purwoto, Bambang Hari; Nurokhim, N
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi adanya inefisiensi waktu dan tenaga petani pada proses pengoperasian pompa air untuk irigasi mandiri oleh petani. Penelitian yang mengembangkan sensor nirabel portable untuk digunakan dalam pengairan area pertanian secara otomatis. Peralatan dikembangkan dengan memanfaatkan sensor kelembaban tanah FC-28 yang terhubung dengan mikrokontroler Arduino uno pada sisi perangkat yang bergerak (mobile) untuk pengolahan sinyal dan selanjutnya sinyal pembawa data akan dipancarkan oleh transmitter. Sedangkan pada sisi perangkat menetap, Arduino nano digunakan untuk pengolahan sinyalnya, kalkulasi dan kendali relay pompa air. Nilai pengukuran sensor menentukan secara otomatis apakah pompa air akan dinyalakan atau dimatikan. Hasil pengujian peralatan menunjukkan, sensor yang dikembangkan mempunyai kemampuan mentransmisikan hasil pengukuran sensor pada suatu lokasi ke perangkat yang terhubung dengan relay pompa pada lokasi lain. Hasil pengujian menunjukkan sensor ini bisa mentransmisikan data kelembaban tanah sampai jarak 100meter pada lokasi tanpa rintangan dan sampai sejarak 60meter pada lokasi dengan rintangan pepohonan yang tinggi. Pengujian kinerja otomatis sistem memperlihatkan sistem telah bisa bekerja secara otomatis untuk menghidupkan atau mematikan pompa air berdasar data kelembaban tanah hasil pengukuran sensor.
Kajian Hubungan Debit Air Sungai dengan Debit Sedimen Terapung (Suspended Load) pada Anak-Anak Sungai Bengawan Solo Bagian Hulu Abdurrosyid, Jaji; Oktavianus, Ilyas Farhan; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sungai Bengawan Solo, sungai terpanjang di Pulau Jawa yang melewati Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan pengangkutan sedimen setiap hari yang diakibatkan dari penggerusan tepi sungai maupun batuan yang terjadi di sepanjang sungai, berdampak pada pendangkalan sungai sehingga berkurangnya daya tampung air pada aliran sungai. Sampai sekarang, transport sedimen, baik sedimen dasar maupun sedimen terapung sangat penting untuk dikaji karena dapat mengantisipasi pendangkalan maupun gerusan sungai dengan perhitungan analisis. Oleh sebab itu, perlu dilakukan studi penelitian ini dimana berfokus pada perhitungan transport sedimen, terkhusus sedimen terapung dengan Metode Einstein dan Metode Brooks di sembilan anak Sungai Bengawan Solo hulu yaitu Sungai Pepe, Sungai Kembangan, Sungai Samin, Sungai Premulung, Sungai Pusur, Sungai Brambang, Sungai Jlantah, Sungai Dengkeng, Sungai Walikan. Hasil dari perhitungan, diambil salah satu sungai, contoh Sungai Pepe dengan Metode Einstein diperoleh nilai debit sedimen terapung sebesar 0,00781291 kg/dt dan Metode Brooks diperoleh nilai sebesar 0,00948695 kg/dt. Untuk cara lain dapat membandingkan dengan hujan rencana yaitu menggunakan Hidrograf Satuan Sintesis Nakayasu, Snyder, maupun Rasional. Dengan data dasar curah hujan kemudian di analisis dengan salah satu metode Hidrograf Satuan Sintesis kala ulang waktu tertentu yang kemudian di hubungankan dengan nilai debit sesaat ketika pengambilan sampel. Hasil dari analisis ini menghasilkan persamaan yaitu qs = 0,0559 Q’2,7542 dimana “qs” adalah nilai debit sedimen terapung dan “Q” adalah nilai debit aliran sesaat. Dan untuk pembanding debit rencana sebagai contoh kala ulang 100 tahun diperoleh persamaan qs 100 th = 5E- 06Q100th 1,666 dimana “qs” adalah nilai debit sedimen terapung dan “Q100th” adalah nilai debit rencana kala ulang 100tahun.
Penentuan Area Bahaya Tanah Longsor Menggunakan Pendekatan SIG (Sistem Informasi Geografis) Dengan Metode Weighted Overlay Di Kawasan Ikn Ismunandar, Wisnu; Alam, Fajar; Luthfi, Akmal Faiq
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana pengembangan pemukiman dan infrastruktur penunjang dalam pembangunan ibu kota negara yang baru hendaklah berbasis tata ruang kebencanaan. Hal ini merujuk kepada fakta bahwa Indonesia merupakan negara dengan potensi kebencanaan yang tinggi. Bencana tanah longsor merupakan salah satu jenis bencana yang paling sering terjadi di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan analisis terkait bahaya longsor di kawasan IKN. Penelitian dilakukan dengan menghimpun data primer dan data sekunder yang kemudian dilakukan pendekatan analisis kuantitatif berupa metode Weighted Overlay untuk memetakan potensi bahaya longsor tersebut. Beberapa parameter yang digunakan dalam penentuan potensi bahaya longsor tersebut antara lain adalah kondisi kelerengan, geologi (jenis batuan dan struktur geologi), jenis tanah, dan hidrologi (curah hujan). Hasil zonasi menunjukkan bahwa kawasan IKN sebagian besar termasuk dalam zona bahaya longsor pada tingkat sedang dan rendah. Zona bahaya longsor sedang hingga sangat tinggi memiliki penyebaran yang berasosiasi dengan sebagian struktur geologi berupa patahan dengan arah umum berarah timurlaut – barat daya.
Konsep Perancangan Pusat Edukasi Sosial Remaja Dengan Pendekatan Sensori Seraphima, Elisse Moudy; Manurung, Parmonangan; Kinanthi, Maria
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan merupakan masalah serius yang marak ditemui dan dilakukan remaja di Indonesia sehingga perlu ditindaklanjuti secara serius. Kehadiran sarana edukasi dan penyuluhan bagi peningkatan kepedulian masyarakat terutama remaja terhadap kasus perundungan, dan sebagai bentuk dukungan bagi korban yang mengalami trauma merupakan hal penting. Oleh sebab itu, kebutuhan pusat edukasi sosial remaja terkait perundungan menggunakan pendekatan arsitektur fenomenologi berbasis sensori guna berorientasi pada pengalaman sadar korban. Pusat edukasi dirancang memiliki 2 fungsi utama yaitu sebagai gallery, dan trauma center. Gallery memiliki fungsi edukasi dengan menceritakan pengalaman dan perasaan korban perundungan melalui pengalaman meruang yang dihadirkan pada sequence sehingga pengunjung dapat merasakan secara langsung perasaan korban bukan hanya melalui gambaran visual. Sementara, trauma center adalah fasilitas bagi korban perundungan yang mengalami trauma dan membutuhkan pendampingan para ahli(psikolog) sehingga korban mendapatkan sesi konseling dan melakukan berbagai kegiatan yang dapat membantu mereka untuk menyembuhkan traumanya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Konsep perancangan yang berorientasi pada pengalaman korban sehingga fasilitas yang ditawarkan dapat memenuhi kebutuhan sebagai upaya edukasi dan pemulihan traumatik.\\Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dengan calon pengguna dan melalui kuesioner dengan korban perundungan. Hasil penelitian ini adalah adanya perbedaan konsep desain yang bertolak belakang antara ke-2 fungsi bangunan, trauma center dengan desain yang mengutamakan kenyamanan pasien demi terwujudnya pemulihan traumatik dan gallery yang menghadirkan suasana meruang dengan mengangkat pengambaran dari perasaan depresi, gelisah dan ketakutan dari korban sebagai media edukasi.
Inovasi Biopestisida Alami Dari Tembakau (Nicotiana Tabacum), Bawang Putih (Allium Sativum) Dan Daun Pangi (Pangium Edule) Harismah, Kun; Caparies, Ananda Muhammad Batistuta; Fuadi, Ahmad Muhammad; Widayatno, Tri
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan inovasi biopestisida alami dari tembakau (Nicotiana tabacum), bawang putih (Allium sativum) dan daun pangi (Pangium edule). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas dari tiga formulasi (F1, F2, dan F3) biopestisida (tembakau, bawang putih, dan daun pangi) dengan menggunakan variasi konsentrasi terhadap mortalitas belalang kembara (Locusta migratoria). Pembuatan biopestisida menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dengan masing-masing 3 kali pengulangan. Dilakukan uji pada biopestisida yaitu, uji bebas etanol, uji fenolik, dan uji pH. Uji efektivitas biopestisdia menunjukkan formulasi dengan perbandingan (tembakau: bawang putih: daun pangi = 20:40: 60) terbukti efektif mematikan 7 ekor belalang padi pada 1 (satu) jam pertama, dan berhasil mematikan 10 ekor belalang padi pada 2 (dua) jam pasca aplikasi biopestisdia.
Identifikasi Kualitas Parkir Dan Sirkulasi Terhadap Kinerja Terminal Tegalgede Di Kabupaten Karanganyar Hasan, Najib Suwendho; Setiawan, Wisnu
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal adalah salah satu komponen dari sistem transportasi yang mempunyai fungsi utama sebagai tempat pemberhentian sementara kendaraan umum untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan barang hingga sampai ketujuan akhir suatu perjalanan. Terminal Tegalgede yang terletak di Kabupaten Karanganyar adalah Terminal Bus atau angkutan pedesaan yang masih aktif sampai sekarang. Hal ini mengingat terminal Tegalgede berada di Kota Karanganyar dan bersebelahan langsung dengan pasar Tegalgede, dengan demikian aktivitas masyarakat di Terminal cukup ramai. Namun seiring berjalannya waktu, kondisi Terminal Tegalgede kian memperhatikan karena kurangnya perawatan serta kurangnya optimalisasi fungsi sebagaimana mestinya. Latar belakang penelitian ini berfokus tentang penataan lahan parkir dan jalur sirkulasi keluar masuk terminal tegalgede sudah tertata dengan baik menurut Permen Perhub No PM 132 Tahun 2015 dan menganalisis keterkaitan penataan fasilitas parkir dan sirkulasi di terminal dengan pemanfaatan oleh pengguna/pengunjung di Terminal Tegalgede. Penelitian ini mempunyai tujuan mengetahui karakteristik lahan parkir dan jalur sirkulasi keluar masuk terminal tegalgede sesuai standar Permen Perhub No PM 132 Tahun 2015, untuk mengetahui keterkaitan penataan fasilitas parkir dan sirkulasi terminal dengan aktivitas pengguna/pengunjung dengan pemanfaatan Terminal Tegalgede. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang mengunakan keadaan sebenarnya (alamiah) sebagai sumber data, memiliki sifat deskriptif analitik yang memperoleh data berdasarkan hasil observasi, pemotretan/dokumentasi, wawancara langsung kepada pengguna/pengunjung. Penelitian menunjukkan bahwa kualitas parkir dan jalur sirkulasi di Terminal Tegalgede Karanganyar belum sepenuhnya berfungsi dengan baik. Manfaat penelitian membantu meningkatkan kemampuan dalam menganalisa lahan parkir dan jalur sirkulasi di terminal yang sesuai standart dan tingkat kenyaman bagi penggunanya, memberikan masukan atau kontribusi terhadap pihak Terminal Tegalgede Karanganyar agar ada perbaikan kedepannya.
Indekos Hayatan Thoyyibah Wujud Arsitektur Tanggap Pandemi Syamsiyah, Nur Rahmawati; Syaktika, Syori
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indekos pada umumnya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara yang menjadikan mahasiswa perantau lebih mudah dalam menjangkau aktivitas kuliah dengan pertimbangan kenyamanan, keamanan, serta kedekatan tempat dengan lokasi universitas. Tujuan penelitian adalah mencari tingkat ketersesuaian kebutuhan ruang indekos dengan tatanan dan kebutuhan fungsi ruang yang sesuai dengan adaptasi pasca pandemi dan nilai-nilai Islam (hayatan thayyibah). Obyek penelitian mengambil indekos khusus putri di sekitar Kampus UMS, yang diambil secara acak. Pendataan dengan teknik observasi lapangan dan wawancara. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa ketersesuaian ruang indekos dengan kebutuhan adaptasi pasca pandemic dapat dicapai oleh pengguna melalui konsep hayatan thoyyibah dengan perilaku Islami. Ketersesuaian ini berlaku pula dalam mewujudkan kehidupan yang sebaik-baiknya melalui hubungan sosial dan spiritual.