cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
ISSN : 14129612     EISSN : 26864274     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri (RAPI) adalah seminar nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 271 Documents
Rancang Bangun Prototype Kompor Listrik dengan Pengatur Suhu dan Waktu Kurniawan, Bayu Muchlis; Asyari, Hasyim
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kompor gas LPG yang memiliki risiko keselamatan, seperti kebocoran gas dan potensi kebakaran. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan prototipe kompor listrik berbasis mikrokontroler ESP32S yang dilengkapi dengan fitur pengaturan suhu dan waktu otomatis untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan penggunaan. Sistem dirancang menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan prototyping. Pengukuran suhu dilakukan menggunakan sensor thermocouple tipe K yang terintegrasi dengan modul MAX6675 dan dikalibrasi menggunakan regresi polinomial untuk meningkatkan akurasi pembacaan. Sistem kendali dapat dioperasikan secara manual melalui perangkat maupun secara jarak jauh melalui Telegram Bot berbasis Internet of Things (IoT). Pada mode always on, sistem mempertahankan suhu berdasarkan nilai setpoint. Sementara itu, pada mode timer, sistem akan memutus suplai daya ketika salah satu kondisi terpenuhi, yaitu suhu telah mencapai nilai target atau durasi waktu yang ditetapkan telah berakhir. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengendalikan pemanasan elemen sesuai parameter yang ditentukan, meskipun masih terjadi overshoot akibat inersia panas. Integrasi IoT menunjukkan kinerja yang responsif dan aman dalam memberikan informasi status serta kendali jarak jauh. Secara keseluruhan, prototipe ini dapat menjadi alternatif perangkat memasak yang lebih aman dan modern dibandingkan kompor konvensional.
Modeling for Tansformer Condition Monitoring Using IoT: Temperature and Oil Level Parameters Julitasari, Anisha Ningrum; Fadlilah, Umi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distribution transformer are important components in electrical system, functioning to reduce voltage from the transmission network to end users. Damage to transformeris often caused by unmonitored operations such as high temperature, low oil lvels, and trapped gas, which can disrupt the stability of the power system. Therefore, a monitoring device is needed to maintain the transformer so that it can provide maximum output, reduce the risk of failure, and extend the operational life of the transformer. This study uses a DS18B20 sensor and a VL53L0X sensor, with the DS18B20 sensor reading temperature parameters and the VL53L0X sensor measuring oil level parameters. The DS18B20 and Vl53L0X sensors are controlled by ESP32 and serve as centralized connectivity connected to Blynk. Furthermor, the Internet of Things (IoT) platform will display temperature and oil level parameters from both sensors in real time. This research produced a fairly good system. There was no difference between the readings on the LCD and the Blynk application, and indicators such as LEDs and Buzzers worked well. When the temperature or oil level exceeded the threshold, which was 4 cm for oil level and 50°C for temperature, not only did the indicators turn on, but the relay also turned on. This, it is hoped that the development of this tool can assist in monitoring transformer to extend their lifespan, thereby maximizing transformer productivity.
Sistem Monitoring dan Pengendalian Kuota Daya Listrik berbasis IoT dengan Penyimpanan EEPROM dan Proteksi UPS Rohmah, Ratnasari Nur; Abimanyu, A
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik merupakan sumber daya utama dalam menjalankan berbagai perangkat elektronik dan aktivitas manusia. Namun pada lingkungan dengan pengguna daya yang banyak, konsumsi listrik sering kali tidak terkontrol sehingga menimbulkan pemborosan. Penelitian ini mengusulkan sistem monitoring dan pengendalian kuota daya listrik berbasis IoT yang memungkinkan pengguna membatasi pemakaian daya maksimum melalui smartphone. Sistem dirancang menggunakan NodeMCU ESP8266 dan sensor PZEM-004T untuk mengukur tegangan, arus, daya aktif, serta energi listrik secara real-time. Kuota daya dapat dimasukkan oleh pengguna dan nilai tersebut disimpan pada EEPROM, sehingga data tetap tersimpan meskipun alat kehilangan sumber daya atau restart. Mekanisme pemutusan listrik dikendalikan oleh Solid State Relay (SSR), sementara UPS digunakan untuk menghilangkan jeda switching agar perangkat tetap aktif saat suplai listrik terputus. Pengujian menunjukkan sistem bekerja sesuai rancangan: kuota dapat ditambah, dikurangi sesuai pemakaian, pemberitahuan buzzer muncul pada sisa kuota <10 kWh, dan listrik terputus otomatis saat kuota habis. Penyimpanan data melalui EEPROM memungkinkan perhitungan kuota tetap berlanjut setelah perangkat restart. Sistem ini berpotensi diterapkan pada rumah tangga, fasilitas umum, maupun instalasi multi-pengguna untuk mengurangi pemborosan listrik dan meningkatkan efisiensi pemakaian daya.
Analisis Risiko Kerusakan Motor Induksi 3 Fasa Akibat Kegagalan Isolasi dengan Metode FMEA di PLTU Tanjung Jati B Mahendra, Gesing Jati; Umar, U
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor induksi 3 fasa merupakan komponen kritis dalam operasional PLTU Tanjung Jati B. Kerusakan motor, yang seringkali disebabkan oleh kegagalan isolasi, dapat mengakibatkan downtime operasional dan kerugian finansial yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kerusakan motor induksi 3 fasa akibat kegagalan isolasi pada Waste Water Transfer Pump dengan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Data primer diperoleh melalui pengukuran tahanan isolasi berdasarkan standar IEEE 43-2013, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi enam mode kegagalan, dengan overheating akibat arus bocor sebagai risiko tertinggi (RPN 576), diikuti oleh degradasi isolasi akibat kelembapan tinggi (RPN 504). Analisis lebih lanjut mengungkap korelasi kuat antara degradasi isolasi dengan kondisi musim hujan. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan serangkaian tindakan perbaikan, yang meliputi pemasangan motor heater, peningkatan frekuensi pemantauan, dan upgrade spesifikasi motor ke kelas isolasi yang lebih tinggi. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan motor, menurunkan risiko downtime, dan mengoptimalkan program pemeliharaan.
Analisis Efektivitas Mesin Twisting di PT. X menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Kusumastoro, Hauzan Afif; Nursanti, Ida
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. X merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi benang bertekstur poliester atau yang disebut Polyester Textured Yarn (PTY). Di PT.X terdapat departemen twisting yang merupakan salah satu departemen produksi yang memproduksi benang dengan jenis twist. Di dalam departemen twisting terdapat mesin ITY (Intermingle Texture Yarn) yang memiliki permintaan produk yang sangat tinggi dan konsisten dibanding dengan mesin lainnya. Mesin ITY memproduksi benang ITY dengan bahan baku benang POY (Polyester Oriented Yarn) dan juga FDY (Full Drawn Yarn). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas mesin ITY, mengidentifikasi penyebab yang mempengaruhi efektivitas mesin ITY, dan membuat usulan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas mesin ITY. Data yang digunakan untuk mengetahui efektivitas mesin ITY berasal dari data operasional mesin ITY periode Januari-Desember 2024. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata OEE 73%, jauh di bawah standar kelas dunia 85%. Rincian OEE menunjukkan availability rate 85%, performance rate 89%, dan quality of rate 95% yang juga masih belum memenuhi standar kelas dunia. Analisis FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) mengidentifikasi kegagalan bahan baku tidak sesuai standar sebagai mode kegagalan dengan Risk Priority Number (RPN) tertinggi yaitu 294. Sehingga perbaikan yang diusulkan dalam penelitian ini adalah membuat instruksi kerja untuk pemilihan bahan baku di tingkat operator.
Analisis Postur Kerja pada Pekerja Batik menggunakan Metode RULA dan WERA (Studi Kasus: UMKM Batik Mahkota Laweyan) Nasha, Jihara Naila; Ramadhani, Dinda Safitri
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Batik Mahkota Laweyan merupakan usaha mikro yang bergerak di bidang produksi batik tulis yang berlokasi di Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah. Proses produksi dilakukan secara manual oleh para pekerja, mulai dari tahap pemotongan, pembuatan desain, pencantingan, pewarnaan, fiksasi, pelorodan, pencucian, dan penjemuran kain. Berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map (NBM), muncul permasalahan berupa keluhan nyeri pada beberapa bagian tubuh pekerja akibat postur kerja yang tidak ergonomis, khususnya pada stasiun pembatikan, pewarnaan, dan pengeringan yang termasuk dalam kategori risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi pekerja batik dan menilai penurunan skor Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) setelah penerapan redesign stasiun kerja berbasis antropometri dengan simulasi CATIA. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga stasiun kerja memiliki skor RULA awal sebesar 7 (risiko tinggi) dan skor WERA masing-masing sebesar 37, 37, dan 28 (risiko sedang). Setelah dilakukan perbaikan desain stasiun kerja, skor RULA turun menjadi 3 (risiko rendah) dan skor WERA menjadi 23, 23, dan 20 (risiko rendah). Perbaikan yang dilakukan meliputi desain ulang stasiun kerja pembatikan, desain ulang stasiun kerja pewarnaan, serta desain ulang dan penyesuaian tinggi jemuran kain dengan tujuan menciptakan postur kerja lebih ergonomis. Setelah perbaikan, ketiga stasiun kerja menunjukkan penurunan risiko menjadi level rendah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja.
Perancangan Alat Bantu Pencekaman untuk Mesin CNC Router 3 Axis di Laboratorium Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta Wicaksono, Bayu Ahmad; Rozaq, Muhammad Abdur; Fitriadi, Ratnanto
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era industri 4.0, efisiensi dan fleksibilitas proses manufaktur menjadi kunci utama kompetitivitas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang pencekam (fixture) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses pemesinan pada mesin CNC Router 3 Axis di Laboratorium Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta. Perancang ulang pencekam dilakukan dengan pendekatan sistematis meliputi tahapan studi pendahuluan, pengumpulan data, perancangan, pembuatan, dan pengujian alat menggunakan software SolidWorks dengan mengaplikasikan prinsip lokator 3-2-1 untuk menjamin stabilitas benda kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pencekam baru dapat mengurangi waktu setup dari 27,20 menit menjadi 9,88 menit. Selain itu, benda kerja yang dicekam menggunakan pencekam baru lebih stabil dan tidak terlepas karena matriks gaya bernilai positif. Desain pencekam yang baru berbeda dengan pencekam yang sudah ada karena mampu melakukan pemesinan untuk tiga komponen sekaligus.
Perancangan Alat Bantu Pemindahan Produk menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD) Irawan, Adhi; Muslimah, Etika
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses material handling di lingkungan Usaha Kecil Menengah (UKM) minimarket seringkali masih bersifat konvensional dan menghadapi kendala spesifik yang menyebabkan inefisiensi. Penelitian di Minimarket London Baby Shop, proses pemindahan produk dari gudang ke etalase dilakukan secara manual akibat keterbatasan dan ketidaksesuaian alat bantu yang tersedia. Permasalahan utama meliputi akses bertingkat (21 anak tangga) yang tidak dapat dilalui troli yang tersedia, serta area kerja dan lorong toko yang sempit (500-700 mm) menyulitkan mobilitas dan penyimpanan alat bantu. Kondisi ini menyebabkan inefisiensi, berisiko mengganggu kenyamanan pembeli, dan mengancam keamanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu pemindahan produk troli yang mampu beroperasi di medan bertingkat, mudah digunakan, efisien, dan hemat ruang. Metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD), yang berfungsi untuk menerjemahkan kebutuhan dan keinginan pelanggan (Voice of Customer - VoC) menjadi spesifikasi teknis produk yang terperinci melalui Matriks House of Quality (HoQ). Hasil dari penelitian ini adalah desain inovatif troli yang dirancang agar dapat melewati anak tangga, dapat dilipat untuk mengatasi keterbatasan ruang, dan memiliki kapasitas angkut yang maksimal. Perbaikan ini secara signifikan meningkatkan efektivitas distribusi dan produktivitas kerja secara keseluruhan.
Upaya Peningkatan Kualitas Keripik Belut dengan Sistem Hazard Analysis Critical Control Point dan Failure Modes and Effects Analysis Prameswari, Azzahra; Nursanti, Ida
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pangan di Indonesia berkembang pesat dengan kualitas dan keamanan produk sebagai prioritas utama. Pengendalian kualitas produk penting untuk meningkatkan mutu, kepercayaan konsumen dan reputasi pasar. Usaha Kecil Menengah (UKM) Mawar Bu Poniyah merupakan suatu usaha pengolahan makanan ringan yang berfokus pada produksinya belum menerapkan sistem keamanan pangan pada proses pengolahannya. Sistem keamanan pangan diperlukan untuk mencapai hasil olahan keripik belut yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya fisik pada proses produksi keripik belut di UKM Mawar melalui pendekatan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta mengevaluasi risiko kegagalan pada titik kritis menggunakan pendekatan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) guna menentukan upaya peningkatan kualitas produk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa proses penggorengan hingga penirisan minyak, dan pengemasan teridentifikasi sebagai titik kritis dengan nilai RPN tertinggi 192 akibat potensi kontaminasi benda asing, dengan mode kegagalan utama pada penggorengan hingga penirisan minyak berupa kontaminasi fisik dan ketidaksesuaian tingkat kematangan, serta pada pengemasan berupa kemasan yang tidak tertutup rapat dan potensi kontaminasi yang membutuhkan pengawasan, terutama terkait kebersihan pekerja. Berdasarkan temuan tersebut, disusun instruksi kerja sebagai upaya pengendalian titik kritis dan panduan pelaksanaan pengawasan selama proses produksi.
Perancangan Ulang Alat Ladle Pengecoran Logam menggunakan Metode Kansei Engineering (Studi Kasus: CV. Andhy Karya) Sentosa, Muhammad Fadly; Anis, Muchlison
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pengecoran logam seperti CV. Andhy Karya menghadapi berbagai rintangan dan tantangan dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya dalam penggunaan alat ladle pengecoran logam. Ladle yang digunakan saat ini dirakit secara sederhana dan belum memenuhi standar kenyamanan serta keamanan operator. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang ladle pengecoran logam menggunakan pendekatan Kansei Engineering, dengan fokus pada persepsi emosional dan kebutuhan pengguna. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, penyebaran kuesioner terbuka dan semantic differential, serta analisis data menggunakan Uji Pearson Product Moment, Uji Reliabilitas Cronbach's Alpha dan Analisis Deskriptif. Hasil analisis menunjukkan lima atribut desain yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan yaitu gagang yang dapat disesuaikan, pegangan tahan panas, desain ramah pengguna, tambahan pegangan bantu, dan bobot ladle yang ringan. Desain alternatif dikembangkan menggunakan software Solidworks. Rancangan ini diharapkan mampu mengurangi keluhan para pekerja, meningkatkan efisiensi kerja, dan menurunkan risiko kecelakaan kerja dan diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan alat bantu produksi yang lebih aman dan sesuai dengan keinginan pekerja.