cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
ISSN : 14129612     EISSN : 26864274     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri (RAPI) adalah seminar nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 243 Documents
Sifat Fisis dan Mekanis Baja Karbon Rendah dengan Perlakuan Carburizing Arang Bambu Karim, Muhammad Rizqi; Supriyono, S
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pack carburizing merupakan metode karburisasi yang paling sederhana, yaitu menggunakan serbuk arang sebagai penambahan unsur Karbon. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan sifat-sifat dari baja, baik sifat fisis maupun sifat mekanis setelah mengalami proses pack carburizing dengan bahan karbon arang bambu. Pemilihan bahan dilakukan dengan cara menguji baja lunak (mild steel) < 0,3 % C, sebagai raw material dengan alat Optical Emission Spectrometer. Specimen bersama campuran arang bambu dan NaCO3 dimasukkan dalam gerabah, kemudian dipanaskan dalam dapur pemanas (furnace) pada temperatur 980ºC dengan waktu penahan selama 2 jam. Specimen hasil pack carburizing diuji kekerasannya dengan metode micro Vickers menggunakan alat Micro Hardness Tester, sebanyak 9 titik. Untuk pengamatan struktur mikro digunakan alat Inverted Metallurgical Microscope. Hasil pengujian komposisi kimia unsur yang paling banyak setelah besi (Fe= 98,83%) adalah mangan (Mn= 0,264%), unsur mangan (Mn) kurang dari 8,0%, sehingga raw material ini termasuk dalam baja paduan rendah. Hasil pengamatan struktur mikro raw material lebih banyak kristal ferrit dibandingkan kristal perlit. Sedangkan struktur mikro pack carburizing 2 jam dengan menggunakan media arang bambu lebih banyak kristal perlit dibandingkan ferrit. Hal ini menunjukan bahwa benda kerja baja mengalami peningkatan nilai kekerasan setelah mengalami proses carburizing. Hasil pengujian kekerasan pada raw materials memiliki nilai kekerasan Vickers rata-rata sebesar 183.817 VHN. Sedangkan kekerasan rata-rata benda setelah mengalami proses carburizing dengan media arang bambu sebesar 219.085 VHN. Jadi benda kerja setelah di carburizing mengalami peningkatan kekerasan sebesar 19,18%.
Desain dan Rekayasa Alat Pengkristal Gula Semut menggunakan Piringan Crusher Atmoko, Nugroho Tri; Riyadi, Tri Widodo Besar
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan merekayasa alat pengkristal gula semut dengan menggunakan piringan penghancur (crusher), dan mengetahui pengaruh putaran crusher terhadap diameter serbuk gula. Putaran piringan penghancur dibuat rendah dengan pertimbangan untuk menjaga agar tidak merusak kualitas mutu gula terutama dari sisi warna, aroma dan rasa. Proses desain alat pengkristal gula semut menggunakan software solidworks 2014, sedangkan perhitungan element hanya mencakup poros pulley yang terdapat pada system transmisi alat tersebut. Pengoperasian dan pengujian alat menggunakan 4 variasi putaran piringan crusher, yakni 70 rpm, 80 rpm, 90 rpm dan 100 rpm. Pengujian foto mikro pada bulir gula semut dilakukan untuk mendiskripsikan ukuran diameter bulir gula semut sesuai dengan besarnya putaran yang divariasikan pada piringan crusher. Hasil rekayasa alat pengkristal gula menunjukkan bahwa mekanisme system transmisi perpaduan antara V-Belt dan Gearbox dapat menghasilkan putaran piringan crusher menjadi 70-100 rpm sehingga mutu gula berhasil tetap terjaga. Perhitungan kapasitas produksi gula semut sebelum dan setelah penggunaan alat pengkristal menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan yakni sebesar 350%. Hasil pengujian foto mikro terhadap diameter bulir gula menunjukkan bahwa putaran piringan crusher 70, 80, 90 dan 100 rpm menghasilkan spesifikasi ukuran bulir gula dengan ukuran 2200 µm, 1551 µm, 1222 µm dan 854 µm. Berdasarkan hasil kajian permintaan pasar maka putaran 100 rpm yang paling sesuai untuk menghasilkan gula dengan ukuran diameter bulir gula 854 µm. Dengan demikian maka pengaplikasian alat ini dapat meningkatkan kapasitas produksi gula semut serta untuk mengetahui pada putaran piringan crusher berapa menghasilkan ukuran diameter bulir gula semut yang sesuai dengan permintaan pasar.sesuai dengan permintaan pasar.
Design Optimisation of Outer Hood Panel of Esemka R2 Car to Improve Pedestrian Protection Atmoko, Nugroho Tri; Riyadi, Tri Widodo Besar
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Traffic accidents are terrible scourge that occur in many countries, specially for developing countries where transportation affairs like tangled yarn. Besides functioning as an engine compartment cover, the hood of modern compact SUV can also help to manage the impact energy of a pedestrian's head in a vehicle-pedestrian impact. This paper presents outer hood design of Esemka R2 that has a potential to improve hood's ability and also to absorb the impact energy of a pedestrian's head. The developed method for the design of an outer hood configuration aims to provide a robust design and homogeneous of Head Injury Criterion (HIC) for impact position at WAD 1000 and three different thicknesses (1.25 mm, 1.35 mm & 1.50 mm) of outer hood panel of Esemka R2 compact SUV, taking into consideration the limited space available for deformation. The non-linear Finite Element Analysis (FEA) software (Explicit Dynamics) was used in this research to simulate the testing procedurs of head impact for child pedestrian. The results show that the average of comparison dimensional of outer hood panel of Esemka R2 was 4.89 mm. The minimum of deformation space meet the requirement for HIC value which required obtaining robust and homogeneous head impact performance. Outer hood thickness and materials were identified as the factors to influence the stress and HIC value of the hood. By comparing all outer hood panels, aluminium alloy as the best selected material which has the lowest value is 32.78% for the pedestrian protection.
Studi Pengaruh Perlakuan Panas terhadap Struktur Mikro dan Sifat Mekanis Baja SKD-11 yang Digunakan pada Komponenstud Pin Winder Aji, Rizki Bimo; Riyadi, Tri Widodo Besar; Purboputro, Pramuko Ilmu
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pembuatan benang, garmen dan tekstil di indonesia banyak menggunakan mesin-mesin pemintal benang buatan luar negeri. Sehingga bila ada kerusakan harus mendatangkankomponen-komponen mesin dari negara asal pembuat dan membutuhkan waktu yang lama dalam pengadaan barang serta menanggung biaya yang tinggi pula. Oleh karena itu industri dalam negeri membutuhkan ketersedian komponen tersebut, agar dalam proses perbaikan dan perawatan dapat dilakukan dengan cepat dan menekan biaya produksi. Pada penelitian ini dilakukan karakterisasi material baja SKD-11 melalui proses perlakuan panas dengan cara normalizing dan tempering. Dalam penelitian ini dilaksanakan dengan cara memanaskan material hingga temperatur austenit 1000⁰C dengan waktu penahanan 2 jam dan didinginkan di udara terbuka. Kemudian dilakukan tempering dengan variasi temperatur 200⁰C, 300⁰C, 500⁰C, 550⁰C, 600⁰C dengan waktu penahanan 1 jam. Kemudian dilakukan pengujian kekerasan, impak (ketangguhan), dan struktur mikro. Hasil dari pengujian menunjukkan nilai kekerasan tertinggi ada pada sampel baja SKD 11 dengan proses anneling yaitu sebesar 75,4 HRC dan terendah ada pada sampel baja SKD 11 dengan variasi temperatur tempering 550⁰C sebesar 50 HRC, serta baja SKD 11 yang tidak mengalami proses perlakuan panas sebesar 36,19 HRC. Pada uji impact nilai ketangguhan stud pin original sebesar 1,76 J/mm2, nilai ketangguhan tertinggi pada sampel material baja SKD 11 tanpa melalui proses perlakuan panas yaitu sebesar 0,14 J/mm2dan nilai ketangguhan terendah ada pada sampel material baja SKD 11 dengan variasi temperatur tempering 550⁰C sebesar 0,05 J/mm2. Berdasarkan studi lapangan bahwa stud pin patah karena gaya impact, maka baja SKD 11 tidak bisa menggantikan stud pin original.
The Effect of Reactant Compositions on The Microstructure of Ceramic Materials Formed by Combustion Synthesis Riza, Ramzul Irham; Riyadi, Tri Widodo Besar; Wijianto, W
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ceramics have been attractive as advance materials for high temperature applications due to their advantages such as high modulus, high hardness, high melting temperature, and high corrosion resistance. Of a broad range of ceramics, titanium carbide and aluminide have developed into one of the most interesting ceramics since they have high strength and good wear resistance at elevated ceramic materials. Producing TiC-Al2O3 from economical material (TiO2) is less expensive than that from their elemental powders. The combustion synthesis (CS) process offers significant advantages to fabricate TiC-Al2O3 since it produces high exothermic reaction and takes a short processing time. The objective of this study was to explore the combustion synthesis of TiC-Al2O3 and investigate the effect of reactant compositions on the combustion process and microstructure of synthesized products. The combustion synthesis was carried out in a combustion chamber with an atmospheric condition. The ignition technique to initiate the CS was performed using an arc flame. The microstructure and mechanical properties of synthesized products were observed. The result of this research would benefit for producing a high performance ceramic material obtained from economical material with an efficient process.
Analisis Pengaruh Sistem Kerja terhadap Kinerja Karyawan menggunakan Macroergonomics Organizational Questionnaire Survey (MOQS) Muliya, Atik Dian; Pratiwi, Indah
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pabrik Mie Soun Bapak Jarmin Siswo Marsono merupakan produsen mie soun yang sebagian besar proses produksinya masih dilakukan secara manual dengan bantuan tenaga manusia. Namun, sering kali target pesanan tidak dapat terpenuhi karena seringnya pekerja yang mengajukan cuti. Pekerja dituntut untuk kerja cepat, berhatihati dengan konsentrasi yang tinggi dikarenakan kontur tanah yang tidak rata dan tatakan mie yang terbuat dari alumunium dengan pinggiran diapit oleh bambu. Pekerja juga belum memiliki pembagian jobdesk yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sitem kerja terhadap kinerja karyawan. Metode yang digunakan adalah Macroergonomic Organizational Questionnaire Survey (MOQS). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat pengaruh kondisi sistem kerja secara simultan terhadap kinerja karyawan. Komponen sistem kerja secara signifikan tidak ada yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kontribusi masing-masing variabel adalah kondisi organisasi sebesar 0,18%, pekerjaan sebesar 12,96%, lingkungan fisik sebesar 2,82%, lingkungan sosial sebesar 28,30%, peralatan dan mesin sebesar 0,49%, dan karakteristik individu sebesar 0,02%.
Pengaruh Curah Hujan terhadap Parameter Air Limbah Rumah Sakit X di Surakarta Alfandi, Rochmad; Sugiharto, Agung
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencemaran air yakni terhalangnya pemanfaatan perairan akibat terdapatnya akumulasi faktor ataupun organisme ke dalam perairan. Rumah sakit bisa dikatakan menjadi salah satu lokasi bertemunya orang-orang sakit dan sehat yang berpotensi terjadi pencemaran lingkungan. Penelitian yang dilakukan bersifat observasional dengan cara grab sampling hal ini dilaksanakan ketika musim hujan hasil pengolahan air limbah rumah sakit tidak stabil atau hasilnya tidak menentu. Teknik analisis data secara deskripsi menggunakan analisis ANOVA satu arah, analisis regresi sederhana dan menghitung efektivitas sistem pengolahan air limbah. Berdasarkan hasil perhitungan curah hujan terhadap parameter air limbah (BOD,COD) diperoleh nilai hasil uji t-Tes berpasangan menunjukkan pada inlet mempunyai nilai p=0,005126 (p<0,05). Dan untuk outlet nilai hasil uji t-Tes berpasangan menunjukkan pada outlet mempunyai nilai p=0,020034 (p<0,05). Hasil uji ANOVA satu arah menunjukkan curah hujan tidak mempengaruhi parameter air limbah RS X di Surakarta. Analisis regresi menunjukan parameter IPAL rumah sakit x di Surakarta pada bak inlet meningkat dan pada bak outlet menurun pada musih hujan namun tidak disebabkan oleh curah hujan karena nilai korelasi yang dihasilkan jauh dari kostanta regresi. Efisiensi tertinggi dalam pengolahan limbah cair di IPAL terdapat pada minggu kedua bulan Februari dengan nilai efisiensi sebesar 91,39% pada BOD dan 92,03% pada COD.
Rancang Bangun Jemuran Otomatis berbasis IoT dengan Suplai Daya PLTS Tipe Off Grid Maulana, Ikhsan; Fadlilah, Umi
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musim hujan adalah peristiwa di mana terjadi peningkatan curah hujan pada suatu wilayah yang kondisinya akan berubah dalam jangka waktu tertentu dalam satu tahun. Saat musim hujan seperti ini, banyak orang yang harus mengantisipasi apabila hujan datang secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi. Banyak kegiatan atau aktivitas yang dipengaruhi oleh hujan, menjemur pakaian adalah salah satunya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancanglah sebuah alat dengan sistem kontrol otomatis yang dapat menggerakkan jemuran ketika turun hujan. Jemuran otomatis ini akan bekerja jika terjadi hujan, maka jemuran akan masuk ke dalam dan secara otomatis akan keluar jika sudah tidak hujan. Alat ini menggunakan sensor hujan yang akan mengirimkan sinyal ke mikrokontroler yaitu ESP32. Motor DC akan menerima sinyal untuk menggerakkan jemuran. Alat ini juga dilengkapi dengan sensor ultrasonik HC-SR04 yang akan membuat kipas angin menyala untuk membantu mengeringkan pakaian pada saat terjadi hujan. Jemuran otomatis ini dapat dipantau dengan smartphone jarak jauh dengan sistem Internet of Things (IoT) melalui aplikasi Blynk. Dalam pengujian ini mendapatkan nilai tegangan yang menunjukkan perbedaan potensial yang mendorong aliran listrik dalam rangkaian, arus yang menunjukkan aliran muatan listrik yang melalui sistem, serta daya yang menunjukkan seberapa cepat energi dugunakan oleh alat. Dari pengujian ini didapatkan bahwa tegangan maksimum yang didapat adalah 14.10 V, arus 1.88 A, dan daya 26.5 W pada jam 12.00 WIB. Ketika semua beban aktif, maka konsumsi daya mencapai 63.26 W. Sensor hujan mampu mendeteksi jika terjadi hujan yang membuat motor DC bergerak sehingga jemuran masuk ke dalam. Sensor ultrasonik mampu mendeteksi, yaitu jika ada jemuran, maka fan DC akan menyala secara otomatis.
Nilai Parameter Kuat Geser Tanah Lempung dengan Campuran Serbuk Batu Kumbung Wiqoyah, Qunik; Sasongko, Haidar Fatah Honggo; Listyawan, Anto Budi; Sugiyatno, S; Susanto, Agus; Harjanto, Furqaan
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah di Desa Karang Tengah Prandeon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, merupakan tanah lempung dengan tingkat plastisitas yang tinggi, ditandai dengan nilai indeks plastisitas (PI) sebesar 31,08%, sudut gesek dalam tanah sebesar 12,02°, dan kohesi sebesar 0,427 kg/m². Tingginya nilai PI dan rendahnya sudut gesek dalam mengindikasikan bahwa tanah ini memiliki kekuatan geser yang rendah, sehingga kurang stabil dan rentan menyebabkan kerusakan struktur di daerah tersebut, seperti kerusakan pada talut atau dinding penahan tanah. Dalam rangka meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan gaya geser, perlu dilakukan perbaikan tanah dengan penambahan bahan stabilisasi. Pada penelitian ini, digunakan serbuk batu kumbung sebagai bahan stabilisasi, yang ditambahkan dengan variasi persentase 0%, 4%, 8%, 12%, dan 16% dari berat tanah kering. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serbuk batu kumbung pada tanah lempung di Desa Karang Tengah Prandeon memperbaiki beberapa karakteristik fisis dan mekanis tanah. Dari segi karakteristik fisis, terdapat penurunan kadar air, batas cair, serta persentase butiran yang lolos saringan No. 200, sementara indeks plastisitas tanah berkurang, dan batas susut mengalami peningkatan. Di sisi karakteristik mekanis, penambahan serbuk batu kumbung mengakibatkan peningkatan kepadatan tanah, penurunan kohesi, serta peningkatan sudut gesek dalam. Penambahan serbuk batu kumbung sebesar 16% menghasilkan penurunan nilai kohesi menjadi 0,413 kg/m² dan peningkatan sudut gesek dalam hingga mencapai 25,03°, yang secara signifikan menunjukkan peningkatan kekuatan geser tanah. Dengan demikian, penambahan serbuk batu kumbung dapat disimpulkan sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan stabilitas tanah lempung di daerah tersebut, serta menjadi solusi potensial untuk mencegah kerusakan struktur pada bangunan penahan tanah di sekitar lokasi.
Nilai Parameter Kuat Geser Tanah Lempung dengan Campuran Serbuk Batu Kumbung Wiqoyah, Qunik; Sasongko, Haidar Fatah Honggo; Listyawan, Anto Budi; Sugiyatno, S; Susanto, Agus; Harjanto, Furqaan
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2024: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah di Desa Karang Tengah Prandeon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, merupakan tanah lempung dengan tingkat plastisitas yang tinggi, ditandai dengan nilai indeks plastisitas (PI) sebesar 31,08%, sudut gesek dalam tanah sebesar 12,02°, dan kohesi sebesar 0,427 kg/m². Tingginya nilai PI dan rendahnya sudut gesek dalam mengindikasikan bahwa tanah ini memiliki kekuatan geser yang rendah, sehingga kurang stabil dan rentan menyebabkan kerusakan struktur di daerah tersebut, seperti kerusakan pada talut atau dinding penahan tanah. Dalam rangka meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan gaya geser, perlu dilakukan perbaikan tanah dengan penambahan bahan stabilisasi. Pada penelitian ini, digunakan serbuk batu kumbung sebagai bahan stabilisasi, yang ditambahkan dengan variasi persentase 0%, 4%, 8%, 12%, dan 16% dari berat tanah kering. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan serbuk batu kumbung pada tanah lempung di Desa Karang Tengah Prandeon memperbaiki beberapa karakteristik fisis dan mekanis tanah. Dari segi karakteristik fisis, terdapat penurunan kadar air, batas cair, serta persentase butiran yang lolos saringan No. 200, sementara indeks plastisitas tanah berkurang, dan batas susut mengalami peningkatan. Di sisi karakteristik mekanis, penambahan serbuk batu kumbung mengakibatkan peningkatan kepadatan tanah, penurunan kohesi, serta peningkatan sudut gesek dalam. Penambahan serbuk batu kumbung sebesar 16% menghasilkan penurunan nilai kohesi menjadi 0,413 kg/m² dan peningkatan sudut gesek dalam hingga mencapai 25,03°, yang secara signifikan menunjukkan peningkatan kekuatan geser tanah. Dengan demikian, penambahan serbuk batu kumbung dapat disimpulkan sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan stabilitas tanah lempung di daerah tersebut, serta menjadi solusi potensial untuk mencegah kerusakan struktur pada bangunan penahan tanah di sekitar lokasi.