cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 183 Documents
Peran Program Imtaq Dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa Di SD Negeri 4 Sukadana Muhamad Amili; Raden Sumiadi; Lalu Habiburrahman
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 3: Oktober (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keadaan para siswa yang memiliki karakter yang kurang baik sehingga dibutuhkan sebuah program atau kegiatan yang dapat menumbuhkan dan membentuk karakter yang baik dalam diri siswa. program ini dibuat oleh pihak sekolah sdn 4 sukadana sebagai program ekstrakurikuler yang diberi nama program Imtaq. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk program imtaq di SD Negeri 4 Sukadana, diantaranya adalah pembacaan ayat-ayat al-qur’an, pembacaan sholawat, pembacaan Asmaul Husna, praktik solat, latihan pidato untuk siswa, ceramah agama dan salam salaman; dan untuk mengetahui dampak kegiatan imtaq dalam pembentukan karakter religius  siswa, di antaranya ada;ah religius, cinta damai, peduli sosial, disiplin, jujur, tanggung jawab. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (fenomologi) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PAI, Pemanduimtaq dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak dari program Imtaq di SD Negri 4 sukadana sudah mampu membentuk karakter yang religius pada peserta didiknya.
Strategi Guru dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Kelas IV di SDN 4 Sukadana Marni Al-Bayani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 3: Oktober (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam meningkatkan pretasi belajar matematika siswa kelas IV SDN 4 Sukadana Tahun Pelajaran 20222023 dan mengetahui hambatan yang dialami guru dalam menerapkan strategi pembelajaran matematika kelas IV SDN 4 Sukadana tahun pelajaran 2022/2023. Penelitian ini dilakukan di SDN 4 Sukadana Desa Sukadana Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan tehnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan Teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa strategi yang guru gunakan adalah Strategi melalui metode ceramah dimana guru menyampaikan materi secara lisan kepada sejumlah siswa lalu siswa hanya mendengarkan penjelasan guru saja. Strategi melalui diskusi guru mengadakan kegiatan kelompok guna untuk memudahkan siswa dalam memecahkan masalah bersama-sama. Strategi ekpositori sama halnya dengan ceramah, strategi ekpositori ini guru menyampaikan materi secara verbal lalu siswa diharapkan untuk menyimak materi sehingga dapat menguasai apa yang dijelaskan guru. Kendala-kendala yang dialami guru ketika proses pembelajaran pada mata pelajaran matematika kelas IV di SDN 4 Sukadana adalah kurangnya waktu dan sarana prasarana serta kurangnya perhatian peserta didik terhadap penjelasan guru, kurangnya kemampuan peserta didik dalam menerapkan rumus matematika yang telah dijelaskan oleh guru dalam soal-soal yang diberikan dikarenakan peserta didik masih kesulitan dalam memecahkan soal menggunakan rumus matematika. Kata Kunci : Matematika, Prestasi Belajar Siswa, Strategi Guru
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Media Interaktif Animasi pada Pembelajaran IPA Kelas 4 di SDN 4 Sukadana Nawanto
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 3: Oktober (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media interaktif animasi pada pembelajaran IPA kelas IV SDN 4 Sukadana Tahun 2022/2023. Penelitian ini dilakukan di SDN 4 Sukadana Desa Sukadana Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara. Sumber data dalam penelitian ini seluruh murid kelas 4 SDN 4 Sukadana yang berjumlah 25 orang siswa. Penelitian ini merupakan tindakan kelas dengan tehnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes kemampuan membaca. Instrumen pengumpulan data secara kualitatif menggunakan lembar observasi dan secara kuantitatif mengguakan tes kemampuan membaca. Dari hasil penelitian diketahui bahwa penggunaan media interaktif animasi dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN 4 Sukadana. Peningkatan hasil belajar siswa dibuktikan dengan terjadinya peningkatan nilai pada masing-masing siklus. Pada siklus I, siswa yang memenuhi KKM sebayanak 13 siswa dan siswa tidak tuntas sebayak 12 siswa dengan nilai rata-rata 66.80 dan nilai ketuntasan klasiskal 52%. Pada siklus I dinyatakan belum tuntas karena belum mecapai nilai 70%. Selanjutnya pada siklus II mengalami peningkatan yaitu siswa yang tuntas sebanyak 18 siswa dan siswa tidak tuntas sebanyak 7 siswa dengan nilai rata-rata 74.80 dan nilai ketntasan klasikal 72%. Sehingga pada siklus II ini sudah dinyatakan tuntas dan melebihi target yang telah ditetapkan yaitu 70%.
Ekstrakurikuler Tahfidzul Qur’an dalam Pengembangan Kurikulum PAI di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 Nur Azizah, Siti; Indarwati, Listiana Ayu; Mahira, Widyan Zulda; Nur Putri, Riska Mutia; Hopid, Abdul
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 3 No 1: Februari (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v3i1.224

Abstract

Pendidikan dapat diartikan sebagai sebuah interaksi antara pendidik dengan peserta didik dalam upaya membantu peserta didik menguasai tujuan-tujuan pendidikan. Pendidikan memiliki rancangan pendidikan atau kurikulum terus tertulis yang tersusun secara sistematis, jelas dan rinci. Kurikulum merupakan sistematika pembelajaran yang harus ditempuh suatu instansi sekolah untuk mencapai suatu tujuan pendidikan. Oleh karena itu, kurikulum sangat penting untuk dikembangkan. Penelitian ini terfokus dengan pengembangan kurikulum PAI di SD Muhammadiyah Wonokromo 1. Pengembangan kurikulum yang dilakukan sekolah ini dengan menerapkan kegiatan tahfidzul Qur’an sejak tahun 2017. Kegiatan tahfidzul Qur’an di SD Muhammadiyah Wonokromo 1 ini merupakan kegiatan unggulan/ muatan lokal yang menjadi instrumen penting dalam peningkatan kualitas peserta didik menjadi pribadi yang Islami. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif yang merupakan suatu pendekatan dimana menitik fokuskan pada pengamatan berbagai fenomena atau gejala-gejala yang terjadi di kelompok masyarakat, sehingga informasi akan didapatkan sesuai realita (Asrin, 2022). Objek lokasi penelitian ini yaitu di SD Muhammadiyah Wonokromo 1. Sasaran dalam penelitian ini adalah ekstrakurikuler tahfidzul Qur’an dalam pengembangan kurikulum PAI di SD muhammadiyah Wonokromo 1. Subjek penelitian sendiri merupakan pihak-pihak yang akan dijadikan sebagai sumber data atau informan dalam suatu riset untuk memperoleh data yang dibutuhkan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data dalam penulisan artikel ini. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini bahwa pengembangan kurikulum PAI di sekolah juga harus memperhatikan prinsip dan faktor dalam implementasi kegiatan yang dijalankan untuk mencapai tujuan pendidikan terutama dalam bidang keagamaan.
Dampak Pembinaan Keagamaan Terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan Di Lembaga Pemasyarakatan Negara Kelas II A Atiri Laode, Dimas Satria; Salsabila, Wd Syafitri
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 3 No 1: Februari (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v3i1.325

Abstract

Pembinaan keagamaan yang dimaksud dalam artikel ini adalah bimbingan atau tuntunan yang diberikan oleh pemuka agama (yang ahli dalam bidang agama) dan juga petugas pemasyarakatan kepada para warga binaan pemasyarakatan melalui program-program keagamaan yang ada di Lapas sesuai dengan UU. Kegiatan keagamaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas ketaqwaan para warga binaan pemasyarakatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, intelektual sikap dan perilaku sehingga warga binaan pemasyarakatan memiliki karakter yang lebih baik dan bias kembali diterima di masyarakat. Adapun warga binaan yang dimaksud adalah narapidana/tahanan yang beragama Islam dan Kristen yang mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas Kelas II A Kendari, Sulawesi Tenggara. Permasalahan dalam penelitian ini ialah menganalisis program pembinaan dalam bentuk bimbingan keagamaan dan melihat factor pendukung serta penghambat pada proses pembinaan keagamaan. Metode pembinaan keagamaan antara lain program pembinaan kepribadian berupa kesadaran beragama, kemudian pembinaan secara jasmani dan rohani, metode ceramah, metode pembinaan secara kelompok (guidance group), serta metode pembinaan secara individual (Client centered Method). Kegiatan yang dilakukan antara lain melakukan pembinaan keagamaan dimana pemberian ceramah, sholat berjamaah, pendalaman kitab, melakukan zikir dan doa bersama. Dampak dari kegiatan yang dilakukan yaitu perubahan dan perkembangan yang dialami oleh warga binaan pemasyarakatan, dimana dengan shalat berjamaah para warga binaan terlihat lebih kompak karena melaksanakan secara bersama-sama. Kemudian efek dari dzikir, pada umumnya bahasa yang digunakan warga binaan ialah bahasa dan tutur kata yang bermakna kasar, setelah mengikuti pembinaan ini ada perubahan-perubahan terhadap kalimat yang diucapkan. Selanjutnya dalam diskusi keagamaan warga binaan lebih terbuka bertanya dan memberikan pandangannya. Melalui kelas belajar warga binaan lebih kritis dan berdiskusi
Penerapan Model Problem Based Learning dapat Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Cerita dengan Metode Bermain Kartu Soal pada Materi Operasi Hitung Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat Kelas VII SMP Negeri 3 Ko Lessil, Regina
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 3: Oktober (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v2i3.327

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dalam menyelesaikan soal cerita dengan metode bermain kartu soal. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kota Sorong yang berjumlah 30 peserta didik dan terbagi atas 5 kelompok. Bentuk tindakan yang diberikan adalah dengan menggunakan kartu soal yang digunakan untuk menuliskan soal cerita kemudian dibahas oleh peserta didik secara berkelompok selanjutnya dibahas secara bersama antara guru dan peserta didik. Penelitian ini dimulai dengan tahap Pra-siklus atau pra-tindakan merupakan kegiatan yang dilakukan sebelum penelitian memasuki tahapan siklus I dan II. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan informasi awal yang ada di lapangan seperti kondisi peserta didik, pendidik, ruang kelas, dan komponen lain yang terdapat dalam proses pembelajaran, lalu di lanjutkan siklus 1 dan 2 dimana setiap siklus dilakukan dalam satu pertemuan. Setiap pertemuan berlangsung selama 2 jam pelajaran (2x40 menit). Teknik analisis data dengan membandingkan hasil belajar antar siklus menggunakan presentasi ketuntasan hasil belajar. Teknik pegumpulan data yang digunakan yaitu berupa tes. Instrument penelitian menggunakan tes tertulis dengan bentuk soal pilihan ganda sebanyak 10 soal. Pada kondisi awal pra- penelitian (pra-siklus) persentase siswa yang memperoleh nilai di atas KKM adalah 33,3% (10 siswa), dengan rata-rata nilai 60. Setelah diberikan tindakan pada siklus I persentase siswa yang memperoleh nilai di atas KKM meningkat menjadi 66,6% (20 siswa), dengan rata-rata nilai 74. Pada akhir siklus II persentase siswa yang memperoleh nilai di atas KKM adalah 86,6% (26 siswa), dengan rata- rata nilai 84,66. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Matematika peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita dengan metode bermain kartu soal pada materi perkalian dan pembagian bilangan bulat kelas VII SMP Negeri 3 Kota Sorong.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika melalui Model Pembelajaran Holistik pada Materi Operasi Hitung Pada Bentuk Aljabar untuk Siswa Kelas VIII- K SMP Negeri 3 Kota Sorong Hernisa
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 3: Oktober (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v2i3.328

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keaktifan, dan hasil belajar siswa kelas VIII-K SMP Negeri 3 Kota Sorong Tahun ajaran 2022/2023 melalui Model Pembelajaran HOLISTIK pada materi operasi hitung pada bentuk aljabar sehingga mencapai tuntas belajar. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII-K SMP Negeri 3 Kota Sorong Tahun Pelajaran 2022/2023, yang berjumlah 32 siswa. Dengan menggunakan model pembelajaran Holistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan Operasi hitung pada bentuk aljabar. Saran yang berkaitan dengan penelitian ini adalah hendaklah Guru selalu menerapkan model pembelajaran Holistik dalam pelaksanaan pembelajaran menerapkan model pembelajaran yang tepat dan sesuai dengan pokok bahasan yang akan disampaikan. Perlu diadakan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan cara memodifikasi desain atau rancangan penelitian tindakan kelas sehingga diperoleh perubahan yang lebih signifikan. Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I 70,588 dari skor ideal 100, dan pada siklus II diperoleh skor rata-rata 84,705 dari skor ideal 100. Sedangkan siswa yang tuntas belajar pada siklus 1 sebanyak 25 orang atau 21,875 %, dan tidak tuntas 7 orang atau 21,875 %. Serta pada siklus II jumlah siswa yang tuntas belajar 32 orang atau 100 %. Dan Ketuntasan belajar siswa pada siklus I belum memenuhi standar ketuntasan hasil belajar secara klasikal yakni 21,875% dari jumlah siswa yang mencapai skor 100% dari skor ideal 100. Namun apabila kita lihat terjadi peningkatan ketuntasan belajar dari siklus I yang hanya mencapai 21,875 % menjadi 100% pada siklus II. Dilihat dari selama proses belajar mengajar berlangsung terjadi perubahan sikap siswa hal ini ditandai dengan meningkatnya kehadirann, keaktifan dan semangat belajar siswa selama pelaksanaan pelajaran berlangsung.
Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Teminabuan Marhaeni
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 3: Oktober (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v2i3.330

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning Sebagai Upaya Peningkatan Hasil belajar Matematika Siswa kelas VII Smp Negeri 3 Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan yang berjumlah 27 peserta didik. Bentuk tindakan yang diberikan adalah dengan menggunakan kartu soal yang digunakan untuk menuliskan soal cerita kemudian dibahas oleh peserta didik secara berkelompok selanjutnya dibahas secara bersama antara guru dan peserta didik. Penelitian ini dimulai dengan tahap Pra-siklus atau pra-tindakan merupakan kegiatan yang dilakukan sebelum penelitian memasuki tahapan siklus I dan II. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan informasi awal yang ada di lapangan seperti kondisi peserta didik, pendidik, ruang kelas, dan komponen lain yang terdapat dalam proses pembelajaran, lalu di lanjutkan siklus 1 dan 2 dimana setiap siklus dilakukan dalam satu pertemuan. Setiap pertemuan berlangsung selama 2 jam pelajaran (2x40 menit). Teknik analisis data dengan membandingkan hasil belajar antar siklus menggunakan presentasi ketuntasan hasil belajar. Teknik pegumpulan data yang digunakan yaitu berupa tes. Instrument penelitian menggunakan tes. Berdasarkan data dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil belajar matematika siswa Kelas VII Smp Negeri 3 Teminabuan mengalami peningkatan setelah diadakan pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning, khususnya pada pokok bahasan “ Pecahan”.
Meminimalkan Kesulitan Belajar Materi Persamaan Garis Lurus pada Siswa Kelas VIII-A SMP Yapis Teminabuan dengan Pendekatan Konstruktivis Tahun 2022 Salbia
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 3: Oktober (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v2i3.332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meminimalkan kesulitan belajar siswa dalam bidang studi matematika, kegiatannya dilaksanakan dalam proses pembelajaran, dengan memaksimalkan keaktifan siswa, guru hanya sebagai fasilitator dan motifator. Dalam pembelajaran konstruktivis siswa belajar dengan mengalami sendiri dan membangun pengetahuan sendiri dari pengalaman yang dialaminya, dan pada akhirnya belajarnya bermakna, bila belajarnya bermakna maka kesulitan belajar siswa teratasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahap Perencanaan, Tindakan, Pengamatan, Refleksi. Sedangkan pendekatan pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan pendekatan konstruktivis melalui Lembar Kegiatan Siswa (LKS) yang peneliti buat secara berstruktur sehingga siswa bisa membangun pengetahuannya sendiri dengan jalan menyelesaikan LKS secara berkelompok. Adapun data dalam penelitian ini diperoleh dengan nilai tes, observasi dan angket. Kriteria keberhasilan penelitian tindakan ini penulis tentukan sebagai berikut: Siswa dinyatakan berhasil dalam pembelajaran yang peneliti lakukan jika: (1) Nilai hasil test mencapai ≥ 67,55, (2) Nilai afektif dari hasil observasi terhadap proses pembelajaran mencapai ≥ 13, (3) Nilai angket untuk mengetahui respons siswa dalam pembelajaran mencapai ≥ 26. Penelitian ini dinyatakan berhasil jika terjadi siswa yang dinyatakan berhasil dalam pembelajaran dari siklus I s.d. siklus III pada tiga penilaian yang penulis tetapkan terhadap penelitian tindakan ini mengalami peningkatan (jumlahnya semakin banyak). Dari hasil peneleitian diperoleh gambaran, siswa memperoleh ≥ 67,55 pada silus I sebesar 16 siswa (40 %), siklus II sebesar 27 siswa (67,5 %) dan siklus III sebesar 34 siswa (85 %). Dari hasil observasi diperoleh gambaran adanya peningkatan aktivitas siswa dalam pembelajaran yaitu pada siklus I sebesar 17 siswa (42,5 %), siklus II sebesar 26 siswa (65 %) dan siklus III sebesar 34 siswa (85 %). Adapun hasil dari angket tentang respoons siswa terhadap pembelajaran diperoleh gambaran pada siklus I I sebesar 19 siswa (47,5 %), siklus II sebesar 27 siswa (72,5 %) dan siklus III sebesar 35 siswa (87,5 %). Dalam pembelajaran persamaan garis lurus dengan pendekatan kostruktivis dapat meminimalkan kesulitan belajar siswa terbukti dengan meningkatnya hasil belajar dari siklus I s.d. siklus III hasilnya selalu meningkat dengan kata lain anak yang mengalami kesulitan belajar berkurang
Pengaruh Peran Ayah terhadap Motivasi Berprestasi Mahasiswa Rantau di Universitas Negeri Makassar Oktafiani, Dian; Dewi, Eva Meizara Puspita; Akmal, Nur
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 3 No 1: Februari (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v3i1.339

Abstract

Mahasiswa dalam menempuh perkuliahan diperguruan tinggi sangat membutuhkan motivasi berprestasi dalam memperoleh pengetahuan, nilai-nilai, dan keterampilan yang berhubungan dengan keilmuannya. Salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi yaitu faktor lingkungan keluarga, khususnya orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran ayah terhadap motivasi berprestasi mahasiswa rantau Universitas Negeri Makassar. Partisipan dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Makassar sebanyak 389 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala peran ayah dan skala motivasi berprestasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara peran ayah terhadap motivasi berprestasi mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang Psikologi Pendidikan dan Perkembangan terkait peran ayah yang berdampak terhadap motivasi berprestasi mahasiswa.

Page 7 of 19 | Total Record : 183