cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 255 Documents
Peran Guru dalam Membangun Karakter Siswa Tingkat Madrasah Aliyah DDI Pasangkayu di Zaman Globalisasi Umar, Sofyan
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.1803

Abstract

Penelitian kualitatif ini mengkaji peran guru dalam membangun karakter siswa di Madrasah Aliyah DDI Pasangkayu, Indonesia, dalam konteks arus globalisasi. Studi kasus ini menggunakan wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi partisipan, dan analisis dokumen untuk menggali strategi, tantangan, dan dampak dari upaya pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan peran guru sebagai teladan dan pembimbing sangat krusial. Guru menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual, pembiasaan nilai-nilai positif (seperti disiplin dan sopan santun), dan komunikasi personal untuk menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan. Program-program pendukung seperti mentoring keagamaan turut memperkuat upaya ini. Meskipun terdapat tantangan seperti ketidakkonsistenan penerapan disiplin dan pengaruh media sosial, sinergi antara guru, lingkungan sekolah yang religius, dan program pembinaan terbukti efektif dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, berintegritas, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik dalam pendidikan karakter yang melibatkan berbagai elemen sekolah untuk menghadapi tantangan globalisasi.
Analisis Metode Pembelajaran BTQ terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa Kelas V DDI Pasangkayu Asman, Asman
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.1804

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan: 1) untuk mengetahui metode pembelajaran BTQ yang diterapkan dalam MIS DDI Pasangkayu dan 2) untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an setelah menggunakan metode pembelajaran. Siswa kelas lima MIS DDI Pasangkayu diambil sebagai subjek penelitian ini. Untuk mengidentifikasi peningkatan siswa dalam membaca Al-Qur'an, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, tampilan data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode yang digunakan dalam pembelajaran BTQ adalah metode Qira'ah. Temuan lain adalah bahwa ada peningkatan kemampuan membaca Al-Qur'an setelah penerapan metode Qira'ah. Hal ini menunjukkan bahwa metode Qira'ah efektif dalam pembelajaran BTQ di tingkat MI. Penelitian ini merekomendasikan agar metode Qira'ah dalam pembelajaran BTQ diterapkan secara konsisten dan terstruktur dalam kegiatan pembelajaran agama islamix di sekolah.
Analisis Kurangnya Minat Studi Lanjut di Perguruan Tinggi Program Studi Pendidikan Agama Islam Rahmawati
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.1817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat siswa dalam melanjutkan perguruan tinggi agama islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya minat siswa untuk memilih jurusan Pendidikan Agama Islam. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari: Data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari hasil observasi dan wawancara dengan pihak-pihak terkait seperti guru, siswa, dan kepala sekolah. Data sekunder, yaitu dokumen pendukung dari pihak sekolah seperti data siswa, dan dokumen kegiatan pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pendekatan ini digunakan untuk menggambarkan secara mendalam faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya minat siswa. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat siswa untuk melanjutkan studi ke program studi Pendidikan Agama Islam masih sangat rendah. Faktor-faktor yang memengaruhi antara lain: kurangnya motivasi internal, pengaruh tren pilihan jurusan populer, minimnya informasi prospek kerja jurusan Pendidikan Agama Islam, serta rendahnya dukungan dari lingkungan keluarga. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peran aktif sekolah dan orang tua dalam memberikan edukasi dan motivasi agar siswa lebih memahami pentingnya studi pendidikan agama Islam bagi masa depan mereka.
Stres Akademik dan Kecenderungan Impulsive Buying pada Mahasiswa di Yogyakarta Setyaningtyas, Angelina Dyah Arum; Tiara; Rahmawan, Ridwan
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dengan kecenderungan Impulsive Buying pada mahasiswa di Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan yang positif dan signifikan antara stres akademik dengan kecenderungan perilaku impulsive buying pada mahasiswa di Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 100 orang mahasiswa. Cara pengambilan subjek dengan menggunakan sampling purposive. Pengambilan data penelitian ini menggunakan Skala Stres Akademik dan Skala Impulsive Buying . Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis korelasi Product Momen and person. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh koefisien korelasi (R) sebesar 0,331 dengan p = 0,000 (p < 0,050). Hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara Stres Akademik dengan Impulsive Buying. Diterima nya hipotesis dalam penelitian ini menunjukan koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,109 yang menunjukan bahwa variabel Stres akademik menunjukan kontribusi (10,9%) terhadap Impulsive Buying dan sisanya (89,1%) dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh peneliti.
Hubungan Self-Compassion dan Persepsi Cyber-Ostracism pada Mahasiswa Yang Aktif Menggunakan Media Sosial Instagram dan WhatsApp Tasrief, Rafly Anugrah M; Basaria, Debora
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.1913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dan persepsi cyber-ostracism pada mahasiswa yang aktif menggunakan media sosial Instagram dan WhatsApp. Penelitian menggunakan desain kuantitatif non eksperimental  dengan metode purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 248 mahasiswa berusia 18–24 tahun. Pengukuran self-compassion dilakukan menggunakan Self-Compassion Scale versi bahasa Indonesia, dan persepsi cyber-ostracism diukur menggunakan Cyber-Ostracism Scale. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman karena data tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara self-compassion dan persepsi cyber-ostracism (rs = -0.664, p= 0.000 < 0.05), yang menunjukkan bahwa mahasiswa dengan tingkat self-compassion lebih tinggi cenderung memiliki persepsi cyber-ostracism lebih rendah. Hasil uji beda mengindikasikan beberapa pola yang konsisten. Mahasiswa yang mulai menggunakan smartphone pada usia ≤ 10 tahun cenderung memiliki persepsi cyber-ostracism yang lebih tinggi. Selain itu, penggunaan media sosial dengan durasi kurang dari 2 jam per hari berkaitan dengan tingkat self-compassion yang lebih tinggi, sementara durasi penggunaan ≥ 5 jam per hari berkaitan dengan persepsi cyber-ostracism yang lebih tinggi. Temuan lainnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang telah memiliki akun media sosial selama lebih dari 3 tahun cenderung memiliki tingkat self-compassion yang lebih rendah, sekaligus menunjukkan persepsi cyber-ostracism yang lebih tinggi. Selanjutnya, hasil uji beda juga memperlihatkan bahwa mahasiswa semester 7 memiliki tingkat self-compassion yang lebih rendah, serta mahasiswa yang tinggal bersama orang tua menunjukkan persepsi cyber-ostracism yang lebih tinggi.
Pengaruh Fungsi Keluarga terhadap Adiksi Game Online pada Generasi Z Setiadi, Fredrick Yappy; Basaria, Debora
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.1918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fungsi keluarga terhadap adiksi game online pada Generasi Z di Jabodetabek. Meningkatnya fenomena penggunaan game online yang berlebihan di kalangan generasi Z memunculkan kekhawatiran mengenai dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif regresional. Partisipan penelitian berjumlah 357 individu Generasi Z (usia 13-28 tahun) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan alat ukur Family Assessment Device (FAD) untuk mengukur keberfungsian keluarga dan Indonesian Online Game Addiction Questionnaire (IOGAQ) untuk mengukur tingkat adiksi game online. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa terdapat peranan negatif yang signifikan antara fungsi keluarga terhadap adiksi game online (R2 = 0.560, p < 0.001). Temuan ini mengindikasikan bahwa fungsi keluarga memberikan sumbangan pengaruh sebesar 56% terhadap adiksi game online, di mana semakin efektif fungsi keluarga, semakin rendah tingkat adiksi game online pada individu. Penelitian ini menekankan pentingnya peran fungsi keluarga, terutama dimensi keberfungsian umum dan penyelesaian masalah, sebagai faktor protektif dalam mencegah perilaku adiksi pada Generasi Z.
Dampak Kekerasan Terhadap Perkembangan Dan Kesejahteraan Psikologis Anak Rizkiana, Afitria; Katni
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2026

Abstract

Kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia masih menjadi isu yang mengkhawatirkan, dengan tren peningkatan jumlah kejadian dari tahun ke tahun. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang dialami anak-anak di Kabupaten Ponorogo serta menganalisis dampaknya terhadap aspek psikologis mereka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologis, sedangkan analisis data dilakukan melalui teknik analisis tematik. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa kekerasan terhadap anak di Ponorogo merupakan fenomena kompleks yang meliputi kekerasan fisik, emosional, dan seksual. Berbagai bentuk kekerasan tersebut berdampak serius terhadap perkembangan psikologis anak, antara lain munculnya gangguan emosi, perilaku, dan fungsi kognitif. Selain itu, kekerasan juga berimplikasi pada penurunan kesejahteraan psikologis, seperti timbulnya rasa cemas, depresi, gejala stres pascatrauma, hingga kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri. Oleh karenanya, dibutuhkan upaya untuk mencegah dan intervensi yang komprehensif serta terintegrasi untuk melindungi anak dari dampak negatif kekerasan.
Ketahanan Psikologis Single Father dalam Menghadapi Tekanan Peran Ganda: Perspektif Psikologi Sosial dan Keluarga Ali, Nisa
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketahanan psikologis single father dalam menghadapi tekanan peran ganda melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Fokus penelitian diarahkan pada ayah tunggal yang menjalankan peran sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh utama anak, sebuah kelompok yang masih relatif kurang mendapat perhatian dalam kajian psikologi keluarga. Sumber data diperoleh dari Google Scholar dan SciSpace dengan total 557 artikel yang teridentifikasi, kemudian diseleksi secara sistematis melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi, sehingga diperoleh 30 artikel yang dianalisis. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa ketahanan psikologis single father merupakan proses adaptif yang bersifat multidimensional dan kontekstual, dipengaruhi oleh regulasi emosi, pemaknaan peran ayah, dukungan sosial, nilai spiritual, serta relasi ayah–anak. Tekanan peran ganda tidak semata-mata berdampak negatif, tetapi dalam kondisi tertentu justru mendorong terbentuknya ketahanan psikologis dan ketahanan keluarga. Penelitian ini juga mengungkap adanya kesenjangan penelitian akibat dominasi studi tentang single mother, sehingga pengalaman psikologis ayah tunggal kerap terpinggirkan. Temuan penelitian ini berkontribusi secara teoretis dalam memperluas kajian ketahanan psikologis dalam psikologi keluarga dan secara praktis memberikan dasar bagi pengembangan intervensi psikososial serta kebijakan yang lebih inklusif bagi single father di Indonesia.
Tazkiyatun Nafs dan Tantangan Digital: Integrasi Psikologi Islam dalam Menjaga Kesehatan Mental Aulia, Dinda; Bestari, Nurhillal; Intan Lestari, Yuliana
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2126

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap kesehatan mental, ditandai dengan meningkatnya kecemasan, kelelahan emosional, gangguan regulasi diri, dan krisis makna hidup. Fenomena ini menunjukkan bahwa pendekatan kesehatan mental yang bersifat teknis-psikologis semata belum sepenuhnya memadai untuk menjawab kompleksitas tantangan psikologis era digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep tazkiyatun nafs dalam kerangka Psikologi Islam serta relevansinya dalam menjaga kesehatan mental di tengah dominasi teknologi digital. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer yang membahas psikologi Islam, kesehatan mental, spiritualitas, serta dinamika psikologis di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa tazkiyatun nafs merupakan proses penyucian dan pengembangan jiwa yang berfungsi sebagai mekanisme regulasi diri spiritual, mencakup pengendalian emosi, pengelolaan dorongan nafsu, dan pencapaian ketenangan jiwa (ithmi’nan al-nafs). Dalam konteks digital, tazkiyatun nafs berperan sebagai faktor protektif yang memoderasi dampak negatif paparan teknologi terhadap kesehatan mental. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi tazkiyatun nafs dalam pendekatan kesehatan mental menawarkan kerangka preventif dan transformatif yang relevan untuk menghadapi tantangan psikologis era digital.
Faktor Psikologis yang Mempengaruhi Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor Dewi, Sinta Rahmi; Puspitasari, Nadia Arum; Raharjo, Trubus; Faqihuddin, Ahmad
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2130

Abstract

Kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan bermotor dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk aspek psikologis yang sering kali belum mendapatkan perhatian memadai dalam penelitian sebelumnya. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kepatuhan sebagian wajib pajak yang tidak hanya disebabkan oleh persoalan administratif, tetapi juga oleh persepsi, pengetahuan, pengalaman layanan, kondisi emosional, dan tingkat trust terhadap pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana faktor psikologis membentuk perilaku kepatuhan wajib pajak dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang dipilih secara purposive, serta observasi untuk memperkuat interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mengenai manfaat pajak, pengalaman positif terhadap layanan online, pengetahuan yang memadai, dan pengaruh sosial berkontribusi pada kepatuhan yang stabil, sementara pengalaman layanan yang buruk, stres finansial, dan rendahnya trust dapat menurunkan motivasi dan menyebabkan kepatuhan yang fluktuatif atau reaktif. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis perilaku dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak.