cover
Contact Name
ASTARI WULANDARI
Contact Email
astari@untagsmg.ac.id
Phone
+6285727840001
Journal Mail Official
astari@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jln Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SARGA
ISSN : 08534748     EISSN : 29617030     DOI : https://doi.org/10.56444/sarga.v16i2
Core Subject : Engineering,
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism, Journal of interdisciplinary studies in Architecture and Urbanism requires minimal justification. At a time when architecture and urban planning are undergoing substantial changes with the corresponding reconversion of the nature of professional and research activity, the proliferation of academic publications, sometimes with traditional formats and approaches, is somewhat paradoxical. SARGA: Journal of Architecture and Urbanism is published 2 (two) times a year in January and Juli
Articles 228 Documents
Penerapan Budaya Srawung pada Redesain Pasar Kaputran Selatan di Surabaya: Implementation of Srawung Culture in The Redesign of South Keputran Market in Surabaya Adiska Putra Bagas Satriyono; Muhammad Faisal; Febby Rahmatullah Masruchin
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i2.1290

Abstract

Pasar tradisional sebagai entitas ekonomi dan budaya dihadapkan pada tantangan keberlanjutan, terutama di era globalisasi dan modernisasi. Artikel ini mengusulkan konsep "Pasar Rakyat Glura Srawung" sebagai inovasi desain untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh Pasar Keputran Selatan di Kota Surabaya. Konsep ini mengintegrasikan fleksibilitas aksesibilitas pasar, modul lapak yang fleksibel, dan penerapan nilai-nilai budaya Srawung dalam lingkungan pasar. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menghasilkan desain pasar yang diharapkan dapat meningkatkan vitalitas pasar, mempertahankan budaya lokal, dan memberikan kontribusi terhadap pelestarian pasar tradisional. Penelitian ini juga membahas potensi konsep Glura sebagai model untuk diterapkan pada pasar tradisional lainnya dan memberikan landasan bagi studi lanjutan dalam pengembangan desain pasar yang berkelanjutan.
Konektivitas Ruang Terbuka Hijau Aktif pada Taman Kota di Pekalongan: Active Green Open Space Connectivity in Pekalongan Urban Park Rhisa Aidilla Suprapto; Yusril Akhmad Hudhanto
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i1.1362

Abstract

Upaya pengembangan Ruang Terbuka Hijau tersebut akan berpotensi menjadi jejaring ruang publik yang juga akan meningkatkan kualitas iklim mikro suatu kota. Bahkan jejaring ruang publik yang ditunjukkan dengan adanya konektivitas antara satu ruang dan lainnya juga dapat memperkuat identitas Kota Kreatif. Keberadaan jejaring ruang publik dapat memfasiltasi kebutuhan ruang rekreasi di tengah padatnya Kota Pekalongan. Kajian terkait konektivitas jejaring ruang publik di Kota Pekalongan belum pernah dilakukan, sehingga studi untuk mengetahui bagaimana keterhubungan dari kelima taman kota tersebut belum diketahui. Hal ini yang mendorong peneliti untuk melakukan observasi lebih lanjut guna mengetahui bagimana konektivas jejaring antara ruang publik tersebut.
Pendekatan Arsitektur Perilaku pada Perancangan Perpustakaan Daerah Kota Mataram: The Design of Mataram City's Regional Library through a Behavioral Architecture Approach Apri Yuda Andrean; Isna Pratiwi; Didik Nopianto; Teguh Prihanto
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i1.1364

Abstract

Pendekatan Arsitektur Perilaku dalam perancangan Perpustakaan Daerah Kota Mataram merujuk pada penggunaan prinsip-prinsip perilaku manusia untuk membentuk dan meningkatkan desain perpustakaan. Pendekatan ini mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi pengguna sebagai panduan utama dalam menciptakan lingkungan perpustakaan yang lebih responsif dan sesuai dengan pola perilaku masyarakat di Kota Mataram. Perencanaan dan perancangan perpustakaan umum di Kota Mataram merupakan salah satu solusi dari pemerintah daerah dalam membangun Kota Mataram dalam berbagai aspek, terutama aspek pendidikan. Adapula fungsi dari perpustakaan ini adalah sebagai tempat yang menyediakan informasi dan ruang baca. Pendekatan yang diusung adalah pendekatan perilaku dimana bentuk dan desain bangunan mengutamakan kenyamanan pengguna maupun pengunjung disesuaikan dengan misi pengembangan di Kota Mataram, dengan meningkatkan infrastruktur kota, sarana, dan prasarana dasar serta pemanfaatan tata ruang uang berwawasan lingkungan.    
Transformasi Penelitian Arsitektur Perilaku pada Neuro-Arsitektur dan Implementasinya pada Desain Penelitian: Transformation of Behavioral Architecture Research on Neuro-Architecture and Its Implementation in Research Design Rizka Arinta; Sri Kusrohnimah; Zulfikri Khakim
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i2.1427

Abstract

paradigma dalam merancang ruang telah mengalami pergeseran yang signifikan dengan perkembangan teknologi yang ada. Penelitian ini membahas transformasi dari pendekatan arsitektur perilaku tradisional menuju neuro-arsitektur, menekankan penerapan teori "Onion" oleh Mark Saunders dalam desain penelitian. Studi literatur ini mengulas berbagai penelitian yang menggabungkan neuroimaging, rekaman elektrofisiologi, serta analisis perilaku untuk memahami interaksi antara lingkungan fisik dan respon neurologis manusia. Melalui pendekatan sistematis yang mencakup filsafat, strategi, dan metodologi penelitian, penelitian ini menunjukkan bagaimana neuro-arsitektur dapat memberikan wawasan mendalam tentang pengaruh lingkungan kerja terhadap fungsi otak dan perilaku manusia. Hasil studi ini memberikan landasan kuat bagi pengembangan desain penelitian yang holistik dan metodologis kuat. Terdapat lima aspek utama sebagai pertimbangan penentuan desain penelitian yaitu 1) Permasalahan Psikofisiologis, (2) Basic Human Being, (3) Sensory Process, (4) Dinamika Respon Otak pada ruang, dan (5) Stimulasi pada ruang. Transformasi dari arsitektur perilaku ke neuroarsitektur mengintegrasikan pemahaman tentang perilaku manusia dengan respons neurologis dalam desain ruang yang lebih holistik dan berbasis ilmiah. Transformasi ini tidak hanya memperkaya pemahaman teoretis tetapi juga memberikan implikasi praktis bagi desain ruang kerja yang lebih sehat dan produktif.
Analisis Sistem Proteksi Kebakaran Pada Bangunan Guest House Bukit Putri Semarang: Analysis of The Fire Protection System in the Bukit Putri Guest House Semarang Umadidan Neva Ramadhan; Previari Umi Pramesti
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i2.1576

Abstract

Indonesia merupakan negara yang dikenal dengan beragam destinasi pariwisata yang indah dan menarik. Seiring dengan perkembangan pariwisata yang pesat, permintaan akan fasilitas akomodasi seperti hotel, guest house, dan penginapan lainnya semakin meningkat. Khususnya guest house yang merupakan bangunan publik menjadi pilihan populer untuk para pengunjung yang mencari pengalaman menginap yang lebih personal dan terjangkau. Dalam konteks pengelolaan guest house di Indonesia, proteksi kebakaran adalah salah satu aspek yang perlu diperhatikan secara serius. Oleh karena itu, kesadaran dan tindakan proaktif dalam menerapkan sistem proteksi kebakaran di guest house adalah hal yang sangat penting. Seperti yang terdapat pada SNI 03-1735-2000, SNI 03-1746-2000, dan SNI 03-6574-2001. Penilaian dilakukan untuk mengevaluasi pemasangan sistem proteksi kebakaran pada gedung Guest House Bukit Putri Semarang. Penilaian ini didasarkan pada persyaratan yang telah ditetapkan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna bangunan selama situasi berbahaya. Tujuan dari penilaian ini adalah untuk memastikan keefektifan sistem pencegahan kebakaran di gedung Bukit Putri Guest House. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem pencegahan kebakaran pada gedung masih bersifat pasif dan tidak mematuhi peraturan terkait.
Evaluasi Aksesibilitas Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa dan Perpustakaan Politeknik Bagi Penyandang Disabilitas Fisik : Accessibility Evaluation of The Student Activity Center Building and Polytechnic Library for People with Physical Disabilities Cipto Putra Prayitno; Previari Umi Pramesti
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i2.1584

Abstract

Di Indonesia dalam menjamin ketertiban dan keamanan hukum untuk pengoperasian bangunan gedung, salah satunya pekerjaan umum harus memenuhi persyaratan teknis kontruksi dan administrasi. Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) & Perpustakaan merupakan salah satu gedung yang terdapat di salah satu Politeknik yang dapat di akses oleh seluruh anggota dilingkungan kampus baik mahasiswa, civitas, maupun bagi penyandang disabilitas fisik. Penyandang disabilitas fisik mempunyai kendala dalam mobilitas. Oleh karena itu, penyandang disabilitas fisik tidak dapat melakukan aktivitas normal pada umumnya tanpa adanya aksebilitas yang mendukung. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan aksebilitas bagi penyandang disabilitas fisik. Metode dalam penelitian yang digunakan yaitu deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik perolehan data yang digunakan yaitu dengan melakukan review terhadap dokumen yang bersangkutan dengan objek yang dievaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) dan Perpustakaan di Politeknik ini sebagian besar masih belum memenuhi standar teknis serta belum adanya fasilitas pendukung bagi penyandang disabilitas fisik yang mendasarkan pada regulasi menteri PUPR No 14/PRT/M/2017 mengenai persyaratan kenyamanan bangunan gedung dan PP No 16 tahun 2021 perihal bangunan gedung. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan evaluasi untuk dapat mengoptimalkan aksebilitas pada Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) dan Perpustakaan Politeknik.
Kajian Daya Dukung Tapak Gedung Radjawali Culture Center Semarang: Site Carrying Capacity Analysis of Semarang Radjawali Culture Center Building Hetyorini; Andi Purnomo
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i2.1611

Abstract

Salah satu aspek krusial dalam menilai kecukupan sebuah bangunan adalah daya dukung tapak. Studi ini mengkaji berbagai faktor seperti Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Garis Sempadan Bangunan (GSB), Jumlah Lantai Bangunan (JLB), Koefisien Dasar Hijau (KDH), dan Ruang Terbuka Hijau Pekarangan (RTHP). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kesesuaian perancangan Gedung Radjawali Culture Center Semarang berdasarkan daya dukung tapak. Aplikasi hasil penelitian diharapkan dapat memecahkan permasalahan dalam persyaratan untuk mendapatkan legalisasi kelayakan bangunan yang sering terjadi pada proses pembangunan. Manfaat lainnya, kajian terhadap daya dukung tapak dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan suatu tapak dalam menjamin kesesuaian dengan peraturan yang berlaku, kenyamanan pengguna bangunan, serta menjaga keselarasan dengan lingkungan sekitarnya. Berdasarkan evaluasi KDB, Gedung Radjawali Culture Center memenuhi persyaratan setempat sebesar 50%. Evaluasi terhadap KLB dan JLB juga menunjukkan bahwa gedung ini mematuhi peraturan dengan memiliki 4 lantai dari maksimal 7 lantai yang diizinkan. Namun demikian, evaluasi terhadap GSB menunjukkan bahwa bagian samping gedung tidak memenuhi persyaratan karena berhimpit dengan pagar bangunan sebelah. Evaluasi terhadap KDH dan RTHP menunjukkan bahwa penanaman tanaman perlu diperbanyak untuk memenuhi ketentuan minimal yang ditetapkan.
Penggunaan Sistem Pintar pada Unit Hunian di Perumahan Cendana Green Village 3 Kabupaten Bogor: Application of Smart Systems in Residential Units at Cendana Green Village 3, Bogor District Raisya Brilian Efendi; Refranisa
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i2.1660

Abstract

Efisiensi adalah kemampuan untuk melakukan sesuatu dengan cara yang tidak boros atau dengan hasil yang maksimal. Dalam konteks rumah hunian, efisiensi dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menghemat sumber daya, seperti energi, air, dan uang. Smarthome adalah rumah yang dilengkapi dengan perangkat elektronik yang dapat dikendalikan secara otomatis menggunakan perangkat seluler atau komputer. Perangkat- perangkat tersebut dapat digunakan untuk mengontrol berbagai hal di rumah, seperti suhu, pencahayaan, keamanan, dan hiburan. Rumah hunian adalah bangunan yang berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga. Rumah hunian tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik manusia, seperti tempat berteduh dari cuaca buruk, tetapi juga memenuhi kebutuhan psikologis manusia, seperti tempat untuk merasa aman, nyaman, dan betah. Secara fisik, rumah hunian harus memenuhi persyaratan keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan. Rumah hunian harus kokoh dan tahan terhadap cuaca buruk, serta memiliki ventilasi dan pencahayaan yang baik. Rumah hunian juga harus bersih dan nyaman untuk dihuni. Secara psikologis, rumah hunian harus dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan betah bagi penghuninya. Rumah hunian harus dapat menjadi tempat untuk beristirahat, berkumpul bersama keluarga, dan mengembangkan diri.
Informasi Lingkungan sebagai Sarana Sistem Wayfinding di The Breeze Bumi Serpong Damai City: Environmental Information As A Means Of Wayfinding System At The Breeze Bumi Serpong Damai City Astuti Widoretno; Estuti Rochimah
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i2.1767

Abstract

The Breeze Bumi Serpong Damai (BSD) City adalah pusat kegiatan hiburan dari gaya hidup, yang berada di kawasan BSD Green Office Park Kota Tangerang Selatan. The Breeze BSD City menjadi sebuah mal dengan konsep ruang tanpa dinding, baik di bangunan gedung dan fasilitas penunjang yang saling terintegrasi antar gedung dengan danau dan taman sekitar. Rancangan ini apabila tidak dilengkapi dengan wayfinding yang tepat, akan menimbulkan banyak kemungkinan bagi pengunjung dalam menginterpretasikan jalan menuju tempat yang diinginkan dan akan memberikan kesan rumit bagi pengunjung yang baru pertama kali datang. Oleh karenanya perlu adanya sistem wayfinding yang baik agar pengunjung tidak kesulitan dalam mengenal tempat dan menemukan lokasi yang ingin dituju. Penelitian ini bertujuan memaparkan dan mengevaluasi sistem wayfinding pada bangunan mall The Breeze BSD City, menggunakan teori yang dikemukakan oleh Lynch dan Passini, yaitu elemen arsitektur wayfinding, signage, dan sensori informasi lainnya sebagai bagian dari sistem wayfinding.
Kajian Teknis Bangunan Pasar Rakyat: Kasus Pasar Minggu Korpri Suradita Kabupaten Tangerang: Technical Review for Pasar Rakyat Buildings: Case Pasar Minggu Korpri Suradita Shafira Aulia Putri; Rino Wicaksono; Intan Findanavy Ridzqo
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i2.1775

Abstract

Berdasarkan data Kementrian Perdagangan pada tahun 2022, hanya 0,3% dari jumlah pasar rakyat di Indonesia yang baru mendapatkan sertifikasi SNI pasar rakyat. Istilah ‘pasar tradisional’ memiliki konotasi yang kurang bagus karena diidentikkan dengan keadaanya yang kumuh, bau, sempit, tidak beraturan dan tidak aman bagi pengunjung. Oleh sebab itu kemudian dikembangkan istilah ‘pasar rakyat’ yang memiliki makna yang lebih baik. Pasar Minggu Korpri Suradita merupakan pasar rakyat yang berlokasi di dalam kawasan perumahan di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. Walaupun telah disebut sebagai ‘pasar rakyat’, namun berdasarkan ulasan masyarakat yang disampaikan melalui laman nicelocal.id dan Google Maps, pengunjung Pasar Minggu Korpri Suradita menyampaikan keluhan bahwa pasar ini ternyata masih memerlukan penataan yang lebih baik, lapak yang semrawut, parkir yang tidak beraturan. Untuk itu, tujuan penelitian ini adalah mengkaji dan menganalisis mengenai permasalahan dan mengetahui apakah Pasar Minggu Korpri Suradita sudah memenuhi standar persyaratan teknis SNI 8152:2021 Pasar Rakyat. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Data didapatkan dari wawancara dan observasi dan dianalisis menggunakan skoring yaitu, 0 (tidak tersedia), 1 (tidak sesuai standar), dan 2 (sesuai standar). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pasar Minggu Korpri Suradita belum memenuhi Standar Nasional Indonesia tentang Pasar Rakyat tahun 2021, yang terlihat dari sebagian besar fasilitas yang masih belum tersedia.