cover
Contact Name
Muhammad Darma Halwi
Contact Email
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Editorial Address
Persada Banten Blok A3, Kota Serang, Banten, Indonesia
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28302567     DOI : -
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023)" : 28 Documents clear
Digitalisasi Informasi sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan di Balai Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Zuraidah Zuraidah; Lia Nur Azizah; Mohammad Zulfan Atabik
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.189

Abstract

Pengabdian masyarakat ini difokuskan pada permasalahan di Pelayanan Administrasi Kependudukan Balai Desa Keling yang memiliki beberapa masalah antara lain kurangnya SDM, media penyebaran informasi yang kurang komprehensif, alur administrasi yang tidak efektif, dan ketidak sinkronan dokumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelesaikan masalah - masalah tersebut dengan pembuatan media sosial yang berfungsi membantu pelayanan administrasi kependudukan. Pengabdian masyarakat berbasis research ini menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yaitu metode pendekatan dalam pengabdian masyarakat, yang berfokus pada pengembangan sebuah asset di sebuah komunitas. Metode ini memiliki enam tahapan pendekatan yakni (1) Discovery atau observasi (2) Dream atau impian (3) Design atau rancangan (4) Define atau menentukan (5) Destiny atau melaksanakan (6) Reflection atau refleksi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa pembuatan media sosial efektif sebagai salah satu sarana penyelesai masalah pada pelayanan administrasi kependudukan. Hasil refleksi dan wawancara yang dilakukan setelah program kerja selesai dilakukan menunjukkan peningkatan kepuasan terhadap pelayanan administrasi kependudukan di Desa Keling
Puzzle Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Untuk Anak Penyintas Bencana Di SDN 1 Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi Pitriani Pitriani; Kiki Sanjaya; Annisa Nur Rahmadany; Firmansyah Firmansyah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.198

Abstract

Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah adalah salah satu daerah yang hampir setiap tahun terdampak banjir. Bencana akan diikuti dengan munculnya pengungsian yang tidak didukung dengan fasilitas sanitasi yang memadai, hal ini dapat memicu terjadinya wabah, sehingga pengetahuan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) khususnya kelompok rentan seperti anak-anak perlu ditingkatkan. Untuk itu kami civitas akademika FKM UNTAD akan memberikan edukasi kepada siswa-siswi di SDN 1 Rogo Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi mengenai langkah minimal PHBS yang harus dilakukan dalam kondisi pascabencana. Media yang digunakan berupa PUZZLES Pendidikan PHBS yang berbahan dasar sampah atau barang bekas seperti karton dan plastik kemasan. Hal ini dilakukan karena kondisi di Desa Rogo yang masih minim akses internet sehingga pendidikan berbasis digital tidak mungkin dilakukan. Untuk mengukur perubahan pengetahuan siswa terkait kegiatan PHBS akan dilakukan pre dan post test. Berdasarkan kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2023 diketahui terjadi peningkatan pengetahuan siswa tentang PHBS setelah mendapat edukasi melalui video dan permainan. Kegiatan ini diikuti oleh 38 siswa kelas IV-VI SDN 1 Rogo. Kegiatan yang berkesinambungan diperlukan untuk lebih meningkatkan pengetahuan siswa terkait PHBS melalui berbagai metode yang menarik bagi siswa seperti penggunaan games
Pelatihan Pembuatan Teh Herbal dari Daun Kelor Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Pada Ibu PKK di Kecamatan Parigi Barat Hasanuddin Asriani; Toknok Bau; Pitriani Pitriani; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.199

Abstract

Tanaman kelor (Moringa oleifera Lamk.) merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang mudah tumbuh di daerah tropis seperti Sulawesi Tengah yang banyak dijumpai ditanam sebagai pagar hidup, ditanam di sepanjang ladang atau tepi sawah yang berfungsi sebagai tanaman penghijau dan dikenal sebagai tanaman obat berkhasiat dengan memanfaatkan seluruh bagian dari tanaman tersebut mulai dari daun, kulit batang, biji, hingga akarnya yang memiliki nutrisi cukup tinggi seperti vitamin A, kalsium, protein, dan zat besi. Pengabdian dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu tahap pertama dilakukan survei tentang produk olahan yang telah diproduksi oleh kelompok mitra (Kelompok Tani Neokola Salara) dan ketersediaan bahan baku tanaman kelor di masyarakat, kemudian dilakukan penyuluhan terkait teori dasar tanaman kelor. Tahap kedua yaitu pelaksanaan pendampingan dan pelatihan kepada Kelompok Tani Neokola Salara membuat teh herbal dan melakukan evaluasi, dimana peserta akan diminta mengisi kuesioner pelaksanaan kegiatan pengabdian. Hasil yang didapatkan pada pengabdian ini yaitu karakteristik responden dalam kegiatan ini secara keseluruhan diikuti oleh perempuan dan memiliki pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga, memiliki umur pra-lansia dengan jumlah 7 orang, umur lansia dengan jumlah 2 orang, tingkat Pendidikan SMP/SMA/SMK memiliki proporsi terbanyak yaitu 13 orang, Pendidikan SD dengan proporsi terkecil yaitu 2 orang, dan analisis biaya pembuatan teh herbal daun kelor harga yang ditetapkan yaitu Rp. 15.000, dimana harga daun kelor segar untuk perkarton yaitu Rp 800/80g. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian sudah mengetahui atau sudah mendengar teh yang terbuat dari daun kelor melalui media sosial dan tetangga, serta juga sudah mengetahui cara penyajian teh daun kelor, tetapi masih belum mengetahui cara pembuatan teh herbal daun kelor, dan pada pengujian postest menunjukkan bahwa secara keseluruahan sudah mengetahui teh herbal daun kelor dan juga cara pembuatannya serta juga sudah mengetahui bahan tambahan dan takaran dalam satu sachet teh herbal
Edukasi dan Demonstrasi Pembuatan Teh Celup Daun Kelor Untuk Meningkatkan Hemoglobin Pada Remaja Putri Di Desa Kalasey Satu dan Kalasey Dua Kec. Mandolang Kab. Minahasa Anita Lontaan; Kusmiyati Kusmiyati; Gusti Ayu Tirtawati; Femmy Keintjem
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.205

Abstract

Tanaman kelor di desa Kalasey Dua banyak ditemukan di pekarangan penduduk namun masih digunakan sebatas tanaman pagar dan dianggap sebagai penghijauan lingkungan. Hal ini disebabkan masyarakat pada umumnya belum mengetahui manfaat daun kelor untuk kesehatan terutama dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Adapun tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan edukasi dan demonstrasi pembuatan teh celup daun kelor untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri Di Desa Kalasey Satu dan Kalasey Dua Kec. Mandolang Kab. Minahasa. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi dua kelompok yaitu: 1) Kelompok sasaran yaitu memberikan edukasi tentang manfaat teh celup daun kelor pada remaja putri, kader dan ibu PKK, 2) Kelompok mitra yaitu memberikan edukasi tentang manfaat teh celup daun kelor dan pemutaran vidio serta demonstrasi pembuatan teh celup daun kelor di Desa Kalasey Satu dan Kalasey Dua, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa rata-rata umur remaja putri adalah usia 17 tahun dan yang tertua yaitu usia 23 tahun. Kemudian tingkat Pendidikan menunjukkan bahwa Sebagian besar telah memiliki Pendidikan menengah yaitu 16 orang. Pemberian teh celup daun kelor kepada remaja putri selama 14 hari terjadi peningkatan kadar hemoglobin dari 10,9 menjadi 11,4, dan secara rata-rata kadar hemoglobin masih dalam kategori anemia. Kesimpulan yaitu peningkatan kadar hemoglobin dari 10,9 menjadi 11,4 menunjukkan bahwa teh celup daun kelor memiliki efek positif dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Namun, kadar hemoglobin rata-rata remaja putri yang mengikuti penelitian tersebut masih berada di bawah 12,0, yang merupakan batas normal kadar hemoglobin pada remaja putri
Edukasi Tentang Upaya Pencegahan Hipertensi Pada Masyarakat Usia Dewasa Pekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Banten Girang Gultom, Yohana Septa; Amaliah, Lili; Pratiwi, Zusrini Dika
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.99

Abstract

Kelompok usia dewasa pekerja dapat diartikan sebagai masyarakat usia 26-45 tahun yang melakukan pekerjaan dan mendapatkan imbalan. Salah satu masalah kesehatan yang dialami kelompok usia ini adalah hipertensi. Hipertensi dapat menurunkan produktifitas kerja. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Gelam pada Senin 14 November 2022 bentuk ceramah interaktif dengan tanya jawab. Sasaran kegiatan adalah masyarakat usia dewasa pekerja. Kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner pre-test dilanjutkan dengan penyampaian materi melalui infografis dan Power Point Presentation dengan judul Produktif Tanpa Hiperetensi (Propansi), kemudian yang terakhir yaitu pengisian post-test.Hasil rata – rata nilai pre- test adalah sebesar 58, hal ini dapat menunjukkan sebelum diberikan edukasi kelompok sasaran dapat dikelompokkan dalam tingkat pengetahuan cukup kemudian setelah pemberian edukasi mengalami peningkatan yang dapat dilihat dari nilai rata – rata post –test kelompok sasaran meningkat menjadi 98 atau tergolong dalam tingkat pengetahuan baik serta peserta antusias selama pemaparan materi. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar dan indicator keberhasilan tercapai (peningkatan nilai pre-post test). Dari hasil kegiatan ini, saran yang dapat penulis berikan adalah adanya perhatian atau program kesehatan yang ditujukan pada pekerja yang tidak bekerja dibawah institusi besar seperti pedagang, kuli harian lepas dan pekerja lainnya yang bekerja di industri rumahan atau industri kecil
Pelatihan Pembuatan Es Krim Berbasis Talas Beneng sebagai Cemilan Sumber Antioksidan Kepada Mitra UMKM di Kabupaten Pandeglang Sartika, Rakhmi Setyani; Koerniawati, Ratu Diah; Perdana, Fachruddin; Dini, Septi Wulan; Mulyaningsih, Silvi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.138

Abstract

Talas Beneng adalah sumber pangan lokal alternatif selain beras yang dibudidayakan di Kabupaten Pandeglang. Masyarakat setempat mengolah talas beneng menjadi gaplek, tepung, olahan kue, dan kripik. Pemanfaatan talas beneng menjadi pangan siap konsumsi masih perlu ditingkatkan menjadi makanan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Berdasarkan kandungan gizi dalam olahan talas, terdapat banyak peluang untuk menghasilkan berbagai hasil olahan yang berkualitas dan bergizi dengan umbi talas sebagai bahan bakunya, misalnya produk es krim talas beneng. Es krim dapat menjadi makanan fungsional yang menjanjikan karena komposisinya, sifat emulsinya, dan suhu rendah penyimpanannya. Efek menyegarkan dan tekstur lembut dari es krim disukai oleh banyak orang, terutama penduduk negara tropis seperti Indonesia. Pelatihan pembuatan es krim talas beneng sebagai cemilan sumber antioksidan kepada UMKM Talas Beneng Kabupaten Pandeglang perlu dilakukan untuk menghasilkan produk makanan fungsional inovatif. Terdapat dua mitra dalam kegiatan pengabdian yaitu Rumah Beneng dan Bumi Pangan Lokal. Mitra tersebut memproduksi antara lain tepung beneng, beras beneng, makaroni beneng, mie beneng, kue basah, kue kering serta kripik yang berbahan dasar talas beneng. Diharapkan dengan pelatihan ini, UMKM akan dapat menghasilkan produk es krim talas beneng sebagai cemilan sumber antioksidan sehingga menambah produk inovasi unggulan di Kabupaten Pandeglang, Banten
Mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah Melalui Sosialisasi Izin Edar Pangan Olahan di Desa Bukit Raya Kabupaten Penajam Paser Utara Herman, Herman; Arief, Maryam Jamila; Muhammad Faisal; Helmi, Helmi; Almeida, Maria; Iswahyudi, Iswahyudi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.142

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah merupakan usaha yang memaikan peran penting dalam mendorong perekonomian dan menciptakan lapangan kerja diberbagai negara termasuk Indonesia. Pengembangan usaha mikro kecil dan menengah dapat dimulai dengan melakukan sosialisasi izin edar. Dengan adanya izin edar artinya suatu produk memiliki legalitas untuk beredar di wilayah Indonesia. Bahkan pemasaran produk tersebut dapat diperluas hingga ke mancanegara. Selain itu, izin edar juga dapat meningkatkan daya saing serta meningkatkan kepercayaan masyarakat karena produk tersebut telah memenuhi standar kualitas dan kemanan yang ditetapkan pemerintah. Pendaftaran izin edar produk olahan dapat dilakukan melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan jika produk diproduksi di ruangan terpisah dengan tempat tinggal serta memiliki proses produksi yang manual sampai otomatis. Sedangkan untuk produk pangan olahan yang diproduksi di rumah tangga dengan proses yang manual dan semiotomatis maka dapat mendaftarkan produknya melalui Dinas Kesehatan yang berada di kabupaten atau kota. Desa Bukit Raya merupakan salah satu desa dikawasan Kalimantan Timur yang lokasinya dekat dengan Ibukota Nusantara. Desa ini memiliki berbagai macam produk olahan pangan seperti tenteng jahe, wedang jahe, serbuk jahe, keripik beluntas, dodol pisang dan keripik pisang yang sangat potensial untuk dikembangkan terutama dapat dijadikan sebagai ole-ole bagi masyarakat yang berkunjung ke ibukota nusantara nantinya. Namun produk-produk masyarakat setempat belum memiliki izin edar sehingga pemasarannya sangat terbatas. Produk-produk inisetempat merupakan produk industri rumah sehingga pendaftaran produknya melalui dinas kesehatan setempat. Oleh karena itu, kegiatan ini ditujukan untuk mengembangkan usaha masyarakat Desa Bukit Raya melalui sosialisasi izin edar produk pangan olahan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan masyarakat mengenai pentingnya izin edar dan penjelasan terkait prosedur pendaftaran izin edar sehingga harapannya produk masyarakat setempat dapat memiliki izin edar produk pangan olahan.
Penyuluhan Bumil Anti-Anemia Dengan Menggunakan Media Flashcard di Di Posyandu Anggrek, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka Sulistiyani, Ade; Bohari, Bohari; Fatmawati, Tuti
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.145

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi yang lebih mudah dipahami dan menarik bagi ibu hamil dalam upaya mencegah anemia dan mempromosikan perilaku hidup sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melibatkan penyuluhan interaktif dengan menggunakan media flashcard yang disesuaikan dengan konteks kesehatan ibu hamil. Melalui pendekatan visual dan sederhana, pesan-pesan kesehatan tentang pentingnya asupan zat besi, pola makan yang seimbang, dan tindakan preventif lainnya disampaikan kepada ibu hamil. Setelah dilakukan penyuluhan, dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan ibu hamil dengan menganalisis jumlah jawaban benar terhadap pertanyaan terkait anemia. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam jumlah jawaban benar oleh ibu hamil setelah dilakukan penyuluhan dengan flashcard anti anemia. Hal ini mencerminkan efektivitas media flashcard dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran ibu hamil mengenai anemia serta langkah-langkah pencegahannya. Selain itu, partisipasi aktif ibu hamil dalam sesi penyuluhan juga meningkat, menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan terbuka. Kesimpulannya, penggunaan media flashcard dalam penyuluhan bumil anti anemia di Posyandu Anggrek, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, membawa dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil. Peningkatan jumlah jawaban benar serta partisipasi aktif ibu hamil menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam menyampaikan informasi kesehatan secara interaktif dan menarik
Sosialisasi Pencegahan Stunting Terhadap Remaja oleh KKN Kolaborasi 2023 Kelompok 161 di Desa Klungkung Ayuningtiyas, Rindi; Islami, Moh Faza Rijal; Shofiyah, Binti; Hidayatullah, Wahid; Arrosyiid, Nuur Haadi; Zalianty, Nabiilah Artha Dinda; Wafa, Ali; Firmansyah, Adi; Suryadinata, Ningrum
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.146

Abstract

Stunting yaitu keadaan kekukarangan gizi kronis dan dapat menimbulkan dampak dalam jangka panjang seperti hambatan pertumbuhan, penurunan kemampuan kognitif, rentan terhadap penyakit, reproduksi rendah dan produktifitas di bidang ekonomi menurun. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Tujuan Sosialisasi untuk membentuk keperdulian mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 161 dalam mencegah bertambahnya laju stunting di Desa Klungkung. Metode yang digunakan yaitu edukasi, diskusi, dan penyampaian materi mengenai pemicu stunting. Melalui program Sosialisasi, pembentukan insan genre, dan program PIK-R, mampu membuat remaja Desa Klungkung memahami dan berupaya untuk mengimplementasikan pengetahuan yang telah didapat.
Sertifikasi Halal Sebagai Upaya Meningkatkan Branding Produk Usaha Mikro Kecil Menengah Di Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Zuraidah, Zuraidah; Nuzula, Sayda Firdausi; Latifa, Angke
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.148

Abstract

Sertifikasi halal merupakan proses mendapatkan sertifikat halal pada suatu produk yang melalui beberapa tahapan pemeriksaan, mulai dari data pelaku usaha (produsen), bahan produksi, proses produksi dan skema jaminan halal yang sesuai dengan standar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi beserta pendampingan akan urgensi dari sertifikasi halal produk terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya di Desa Keling Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri dengan memberikan materi akan manfaat dan dampak sertifikasi halal serta dapat memberikan pengalaman mengenai alur pengajuan sertifikasi halal. Setelah observasi dilakukan, ditemukan sekitar 25 UMKM yang ada di Desa Keling yang masuk di bidang kuliner. Penelitian dilaksaksanakan mulai tanggal 10 Juli 2023 sampai 12 Agustus 2023 di desa Keling dengan melibatkan 25 Pelaku UMKM. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan penulis adalah pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dengan mengembangkan aset atau sumber daya lokal yang dimiliki masyarakat desa Keling yaitu telah memiliki kelompok UMKM binaan desa. Hasil yang diperoleh dari pengabdian masyarakat berbasis research ini yaitu segala permasalahan terkait proses pengurusan sertifikasi halal yang dianggap lama dan rumit dapat teratasi. Dengan diperolehnya sertifikat halal untuk produk UMKM di desa Keling diharapkan dapat berdampak positif yang berkelanjutan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat

Page 2 of 3 | Total Record : 28