Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

ANALISIS JENIS, JUMLAH, DAN MUTU GIZI KONSUMSI SARAPAN ANAK INDONESIA Fachruddin Perdana; Hardinsyah Hardinsyah
Jurnal Gizi dan Pangan Vol. 8 No. 1 (2013)
Publisher : Food and Nutrition Society of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.135 KB) | DOI: 10.25182/jgp.2013.8.1.39-46

Abstract

The objective of this study was to analyze type, amount, and nutritional quality of breakfast among Indonesian children aged 3—12 years old. Data used for this study was secondary data of Basic Health Survey 2010 (Riskesdas 2010). Data was collected from June until August 2010 by applying a cross sectional design. This study covered 33 provinces of Indonesia, with total 40,437 children consisted of 20,659 boys and 19,778 girls. The results of this study showed that ten major type of foods consumed during breakfast were rice, swamp cabbage, egg, fish, tempe, instant noodles, tofu, bread, chicken and biscuits; and five major type of beverages consumed during breakfast were drinking water, tea, milk, coffee, and syrup. The food consumed on average of more than 5 g a day during breakfast were rice, swamp cabbage, egg, fish, tempe, instant noodles; and the beverages consumed on average of more than 15 mL a day were water, tea, and milk. Only 10.6% of children breakfast met energy intake>30% RDA.
Disparitas Pola Konsumsi Pangan Penduduk di Provinsi Banten Bohari Bohari; Muhammad Ansori; Fachruddin Perdana; Rukman Abdullah
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 4 No. 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 April 2022
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v4i1.205

Abstract

Food problems arise from a lack of food diversity, high food prices, and a food culture that does not support an adequate supply of nutrients in the household. This study aimed to analyze the disparity of food consumption patterns of the population of Banten Province based on the typology of the region and the administrative area of Banten Province. The research method was an explorative study with a retrospective study approach using secondary data, namely the National Socio-Economic Survey (Susenas) Banten Province 2017. This type of data was collected on the food consumption of the population presented in the form of a table of the average quantity of food consumption per commodity in household order units per capita / week. Data analysis was carried out quantitatively by descriptive methods. The results of the study, namely the quantity of food consumption of the population of Banten Province, showed a disparity based on regional typology where the average energy consumption of food for households in rural areas was still higher, namely 2404 Kcal compared to urban areas, which was 2338 Kcal and was dominated by food sources of grains. The average energy consumption of the population in the regency area is 2315 - 2489 kcal/capita/day while the urban area is 2294 – 2406 kcal/capita/day. The conclusion is that the districts with the highest levels of energy consumption and adequacy are found in Lebak and Pandeglang districts but have the lowest PPH scores compared to other districts.
Edukasi Tanggap Darurat Bencana pada Masyarakat Desa Barugbug, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang Annisa Nuradhiani; Lili Amaliah; Fachruddin Perdana
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2022)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v1i2.76

Abstract

Desa Barugbug merupakan 1 dari 3 desa di Kecamatan Padarincang, Kebupaten Serang yang merupakan dataran rendah serta berdekatan dengan aliran sungai, sehingga sering terdampak banjir. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan informasi masyarakat tentang tanggap darurat dan dapur umum pada situasi bencana untuk membantu agar masyarakat mengetahui hal-hal yang dapat dilakukan sebelum, ketika, hingga setelah terjadinya bencana banjir. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada 30 Oktober 2022, berlokasi di Kantor Kelurahan Gelam serta diikuti oleh 24 warga Desa Barugbug. Pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu kegiatan dari rangkaian acara SNF (Sultan Nutrition Fair) yang merupakan agenda besar HIMAZI UNTIRTA (Himpunan Mahasiswa Gizi, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa). Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah ceramah dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan adalah manajemen tanggap darurat bencana, disampaikan bahwa kegiatan penanganan bencana dan Penyelenggaraan dapur umum dilakukan apabila tidak memungkinkan bantuan mentah untuk korban bencana. Setelah diberikan edukasi, warga lebih mengetahui tentang tanggap darurat pada bencana banjir yang ditandai dengan antusias saat diskusi.
Pendampingan Pola Konsumsi Bayi pada Kader Posyandu Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten sebagai Upaya Pencegahan Stunting Tiwuk Susantiningsih; Kristina Simanjuntak; Maria Selvester Thadeus; Agneta Irmarahayu; Hikmah Muktamiroh; Rukman Abdullah; Fachruddin Perdana
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v7i2.5513

Abstract

Stunting adalah keadaan terhambatnya pertumbuhan akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama. Faktor-faktor yang mempe­ngaruhinya antara lain kondisi sosial ekonomi, status gizi ibu saat hamil, infeksi dan penyakit pada bayi, serta kekurangan asupan gizi pada bayi. Pencegahan stunting dapat dilakukan dengan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat melalui kegiatan pengabdian. Tujuan kegiatan pelatihan pola konsumsi bayi pada kader posyandu Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan stunting dalam implementasi bela negara untuk meningkatkan efektivitas sistem penanganan kesehatan matra dan mitigasi bencana. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11 September 2022 dan diikuti oleh 31 responden yang merupakan kader posyandu Desa Sindangsari. Hasil kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan dan ketrampilan responden terhadap keterampilan pola konsumsi bayi 0-24 bulan meningkat dalam kategori pengetahuan baik yaitu sebesar 19% (dari 63,79% menjadi 82,79%). Peningkatan keterampilan dalam pola konsumsi bayi ditunjukkan dengan praktek dan presentasi pola konsumsi bayi secara langsung.
Penyuluhan Hipertensi pada Pra Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Kasemen, Kota Serang Siti Nursofiati; Fachruddin Perdana; Shoffa; Ina Mariananingsih; Mareska Isnur
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i1.86

Abstract

Pra lansia atau usia madya merupakan kelompok usia mulai dari 45 sampai usia 59 tahun. Pada saat ini hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (non communicable disease) yang menjadi masalah kesehatan cukup serius di Indonesia. Hipertensi merupakan gangguan pada sistem peredaran darah yang menyebabkan tekanan darah mengalami peningkatan hingga di atas batas normal (140/90 mmHg). Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar, prevalensi hipertensi di Indonesia mengalami peningkatan dari 25,8% pada tahun 2013 menjadi 34,1% pada tahun 2018. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan pra lansia tentang hipertensi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ceramah dengan menyampaikan materi tentang pengertian hipertensi, faktor risiko hipertensi, komplikasi hipertensi, rekomendasi penggunaan garam, gula, minyak dan isi piringku, upaya pencegahan hipertensi serta rekomendasi bahan makanan yang dianjurkan, dibatasi dan dihindari. Hasil pengabdian masyarakat dengan kegiatan penyuluhan hipertensi telah dilaksanakan di Kelurahan Kasemen, Kota Serang dengan peserta adalah masyarakat kelompok usia pra lansia. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan peserta tentang hipertensi dari 54% menjadi 96%.
Pelatihan Pembuatan Es Krim Berbasis Talas Beneng sebagai Cemilan Sumber Antioksidan Kepada Mitra UMKM di Kabupaten Pandeglang Rakhmi Setyani Sartika; Ratu Diah Koerniawati; Fachruddin Perdana; Septi Wulan Dini; Silvi Mulyaningsih
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v2i2.138

Abstract

Talas Beneng adalah sumber pangan lokal alternatif selain beras yang dibudidayakan di Kabupaten Pandeglang. Masyarakat setempat mengolah talas beneng menjadi gaplek, tepung, olahan kue, dan kripik. Pemanfaatan talas beneng menjadi pangan siap konsumsi masih perlu ditingkatkan menjadi makanan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Berdasarkan kandungan gizi dalam olahan talas, terdapat banyak peluang untuk menghasilkan berbagai hasil olahan yang berkualitas dan bergizi dengan umbi talas sebagai bahan bakunya, misalnya produk es krim talas beneng. Es krim dapat menjadi makanan fungsional yang menjanjikan karena komposisinya, sifat emulsinya, dan suhu rendah penyimpanannya. Efek menyegarkan dan tekstur lembut dari es krim disukai oleh banyak orang, terutama penduduk negara tropis seperti Indonesia. Pelatihan pembuatan es krim talas beneng sebagai cemilan sumber antioksidan kepada UMKM Talas Beneng Kabupaten Pandeglang perlu dilakukan untuk menghasilkan produk makanan fungsional inovatif. Terdapat dua mitra dalam kegiatan pengabdian yaitu Rumah Beneng dan Bumi Pangan Lokal. Mitra tersebut memproduksi antara lain tepung beneng, beras beneng, makaroni beneng, mie beneng, kue basah, kue kering serta kripik yang berbahan dasar talas beneng. Diharapkan dengan pelatihan ini, UMKM akan dapat menghasilkan produk es krim talas beneng sebagai cemilan sumber antioksidan sehingga menambah produk inovasi unggulan di Kabupaten Pandeglang, Banten
Hubungan Asupan Zat Gizi Makro terhadap Status Gizi Pasien Hemodialisa di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara Agnia Nafisa Zulfikar; Ratu Diah Koerniawati; Fachruddin Perdana
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 4, No 2 (2023): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jgkp.v4i2.24987

Abstract

Gagal Ginjal Kronik (GGK) adalah gangguan pada organ ginjal yang disebabkan oleh penurunan fungsi ginjal yang bersifat tetap (irreversible). Salah satu terapi yang tepat bagi penderita gagal ginjal kronik adalah hemodialisa. Pasien harus menjalankan hemodialisa sepanjang hidupnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan asupan zat gizi makro terhadap status gizi pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa rutin di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross-sectional dan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner Simplified Nutritional Appetite Questionnaire (SNAQ), Dialysis Malnutrition Score (DMS) dan Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Data dianalisis menggunakan Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki asupan protein kurang (50%), asupan lemak kurang (58%), dan asupan karbohidrat cukup (64%) dan sebagian besar responden memiliki status gizi malnutrisi ringan (64%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara asupan protein terhadap status gizi pasien hemodialisa rutin di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (p < 0,05) dan tidak terdapat hubungan antara asupan lemak, dan karbohidrat terhadap status gizi pasien hemodialisa di RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (p > 0,05).
Edukasi Anemia Pada Remaja Putri Di Wilayah Kerja Puskesmas Kasemen, Kota Serang Susilawati Susilawati; Fachruddin Perdana; Shoffa Shoffa; Ina Mariananingsi; Mareska Isnur
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.84

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan utama yang terjadi di masyarakat dan sering dijumpai di seluruh dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Anemia ialah suatu kondisi tubuh dimana kadar Hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari batas normal. Kegiatan magang gizi masyarakat dilaksanakan secara langsung di wilayah kerja UPT Puskesmas Kasemen, Kota Serang. Data primer didapatkan dengan melakukan wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dan melakukan food recall 24 jam yang ditanyakan langsung ke setiap responden. data primer melakukan wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner dan melakukan food recall 24 jam yang ditanyakan langsung ke setiap responden. Proses intervensi yaitu dengan melakukan penyuluhan tentang anemia pada remaja putri. Pada proses evaluasi terlihat bahwa ada beberapa indikator dan target yang harus dicapai meliputi jumlah peserta, pemahaman dan tingkat pengetahuan. Dari target dan indikator tersebut, peserta yang hadir yaitu 8 orang dan bersedia mengikuti kegiatan penyuluhan, Remaja putri aktif bertanya dari materi yang telah disampaikan, dan adanya peningkatan hasil pretest dan posttest dari peserta. Berdasarkan hal tersebut, maka program ini dikatakan berhasil
DISEMINASI DAN PELATIHAN TEKNOLOGI ALAT INTEGRATED EMBEDDED SENSING SYSTEMS BAGI UKM SATE BANDENG AWAL PUTRA MANDIRI DI KOTA SERANG Denny, Yus Rama; Assaat, Lusiani Dewi; Perdana, Fachruddin; Gustiono, Vaka
Bahasa Indonesia Vol 20 (2023): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 20 Edisi Khusus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.20k.3

Abstract

UKM Awal Putra Mandiri is an activist for the city of Serang's superior product Sate Bandeng so that it can develop by seeing a sustainable business opportunity by exploiting existing potential. UMKM Sate Bandeng Awal Putra Mandiri, is one of the UMKMs that provides Sate Bandeng products and has product supplies at the national level. The results obtained from the discussion contained problems that were experienced, namely that technology had not been implemented which was able to detect the freshness and content of dangerous substances in milkfish raw materials in a real-time, practical manner. This Community Service activity includes dissemination and training on Integrated Embedded Sensing System technology products for detecting the level of freshness of food ingredients and the content of dangerous substances. The implementation of Community Service activities runs well and smoothly, so that employees and UKM owners are very interested in using technological tools. Apart from that, this activity can reduce the costs incurred by UKMs due to mistakes in buying fish that is not fresh.. Abstrak UKM Awal Putra Mandiri merupakan penggiat produk unggulan kota Serang Sate Banden g sehingga dapat berkembang dengan melihat suatu peluang usaha yang berkesinambungan dengan memanfaatkan potensi yang ada. UMKM Sate Bandeng Awal Putra Mandiri, menjadi salah satu UMKM yang menyediakan produk Sate Bandeng dan memiliki pasokan produk ke tin gkat nasional. Hasil yang didapatkan dari diskusi terdapat permasalahan yang di alami yaitu belum diterapkan teknologi yang mampu mendeteksi kesegaran dan kandungan zat berbahaya pada bahan baku ikan bandeng yang real- time, dan praktis. Kegiatan Pengabdian Masyarakat inimeliputi diseminasi dan pelatihan produk teknologi Integrated Embedded Sensing System untuk deteksi tingkat kesegaran bahan pangan dan kandungan zat berbahaya. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga para karyawan dan owner UKM sangat tertarik dengan menggunakan alat teknologi. Selain itu, dari kegiatan tersebut mampu menekan biaya pengeluaran UKM untuk kesalahan membeli ikan yang tidak segar.
HUBUNGAN USIA MENARCHE, STATUS GIZI, ASUPAN KALSIUM DAN ZAT BESI DENGAN KEJADIAN DYSMENORRHEA (NYERI HAID) PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 1 PABUARAN KAB. SERANG Mulyani, Ira Suci; Amaliah, Lili; Perdana, Fachruddin
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 3, No 2 (2023): EDISI DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgpkm.v3i2.48045

Abstract

Adolescence, especially Junior High School (SMP) age, is the early age of adolescents experiencing puberty for women which is marked by menstruation, often pain is felt when that period occurs, many factors influence this pain, one of which is nutrient intake and calcium. This study aims to determine the relationship between menarche age, nutritional status, calcium, and iron intake with the incidence of dysmenorrhea (menstrual pain) at SMPN 1 Pabuaran. The research design used is a correlation descriptive study with a cross sectional approach. The research results obtained using the Spearman Rank test showed that the relationship between age and the incidence of dysmenorrhea had a p-value of 0.789> 0.05, so the result was that there was no relationship between age and the incidence of dysmenorrhea, then the relationship between nutritional status and the incidence of dysmenorrhea obtained a p-value of 0.806> 0.05 means there is no relationship, then the relationship between calcium and the incidence of dysmenorrhea obtained a p-value of 0.000 <0.05, where the result is a relationship between iron intake with dysmenorrhea. From the results of the study it was found that there was no relationship between age and nutritional status and from the calcium and iron variables there was a relationship with a p-value <0.05.Keywords: Age of menarche, nutritional status, iron, calcium, dysmenorrhea, young women, menstrual pain