cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
firdaus@uinbukittinggi.ac.id
Phone
+6285274528223
Journal Mail Official
modality.uinbukittinggi@gmail.com
Editorial Address
Data Center Building - Kampus II Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Jln Gurun Aua Kubang Putih Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat Telp. 0752 33136 Fax 0752 22871
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature
ISSN : 27981258     EISSN : 27980723     DOI : https://www.doi.org/10.30983/modality
Core Subject : Education,
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature is accommodates scientific articles in the form of article publication, book reviews, original research report, reviews and scientific commentaries related to linguistics and literature.This journal invites researcher, academics and practitioners to contribute the results of their studies and research in the field of linguistics and Literature. In particular, papers with the following topics are invited:
Articles 113 Documents
Impacts of Online Learning toward Teachers Performance in EFL Classes WR Irsyad Hamda; Rini Hendrita; Efriyoni Efriyoni
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol 2, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v2i2.5996

Abstract

This study aimed at determining the impact of online learning on teacher performance in applying the skills of opening and closing lessons, explaining skill and variation skill. This research was qualitative research in the form of a case study. The subjects in this study were three English teachers at MTsN Padang Panjang. The instruments used to collect data were interviews, questionnaires, and observations of the participants' online learning recordings. Interviews and observations were used to obtain primary data, while questionnaires were used to obtain secondary data. The data obtained were compared with the ideal criteria for applying the three teaching skills above taken from Helmiati's book. This book was used as guidance because it has been used as a reference for many Universities in Micro Teaching course. From the comparison differences were found, from the differences, the impact of online learning on teacher performance in applying the three teaching skills above were concluded. From the results of the study, it was concluded that online learning had impact on teacher performance in applying the three teaching skills. First, not all of the ideal criteria done by the teachers, second teachers did the ideal criteria in limited form because of the limited time available, third the teachers did the criteria in inappropriate time so that the aim of the criteria was not achieved.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak dari pembelajaran daring terhadap performa guru dalam mengaplikasikan keterampilan membuka dan menutup pelajaran, keterampilan menjelaskan dan keterampilan mengadakan variasi dalam mengajar. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif berbentuk studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga guru Bahasa Inggris di MtsN Padang Panjang. Instrumen yang digunakan sebagai alat pengumpul data adalah wawancara, kuesioner, dan observasi terhadap rekaman pembelajaran online para partisipan. Wawancara dan observasi digunakan untuk mendapatkan data primer, sedangkan kuesioner digunakan untuk mendapatkan data sekunder. Data-data yang didapat dibandingkan dengan kriteria ideal penerapan tiga keterampilan mengajar di atas yang diambil dari buku Micro Teaching tulisan Helmiati. Buku ini digunakan sebagai rujukan karena telah digunakan oleh banyak perguruan tinggi sebagai rujukan dalam mata kuliah micro teaching. Dari perbandingan, perbedaan-perbedaan ditemukan, dari perbedaan-perbedaan tersebut maka implikasi-implikasi pembelajaran daring terhadap performa guru dalam mengaplikasikan tiga keterampilan mengajar di atas disimpulkan. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran daring memiliki dampak terhadap performa guru dalam mengaplikasikan tiga keterampilan mengajar. Yang pertama, guru tidak melakukan semua komponen-komponen yang semestinya dilakukan atau tidak sesuai dengan kriteria ideal, yang kedua, guru melakukan komponent atau kriteria yang ideal namun melakukannya dalam bentuk terbatas karena keterbatasan waktu, dan yang ketiga, guru melakukan kriteria pada saat yang tidak tepat  sehingga maksud dari penerapan kriteria tersebut tidak tercapai.
An Analysis of Referential Cohesive Devices Used in Songs Written by "Maher Zain" Khairun Nasir; Sarah Nadia; Ayu Nindia
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol 2, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v2i2.6048

Abstract

The study entitled“An Analysis of Referential Cohesive Devices used in Songs Written by "Maher Zain". This study aimed to find out and describe the types of referential cohesive devices used in the songs, and to explain the pattern of referential cohesive devices that were delivered in Maher Zain’s songs lyric. This study used qualitative approach with library research where Halliday and Hasan’s theory was used to answer the problem of the research. The data was analyzed by using Miles, Huberman, and Saldana’s data analysis technique: data condensation, data display, and conclusion drawing or verification. The researcher generated results from tables that accompanied by various type of referential cohesive devices used in the songs. The researcher chose seven songs from Salam album that were written by Maher Zain. The findings were shown that there were 62 words based on personal reference which including 46 words for existential cohesive devices, 16 words for possessive determiners and there was no for the type of possessive pronoun. There were 11 words for demonstrative reference including 1 word for adverbial demonstrative reference and 10 words for selective nominal demonstrative reference.Penelitian yang berjudul “Analisis Perangkat Kohesif Referensial yang Digunakan Dalam Lagu Karya “Maher Zain”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan jenis-jenis perangkat kohesif referensial yang digunakan dalam lagu, serta menjelaskan pola perangkat kohesif referensial yang dibawakan dalam lirik lagu Maher Zain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka dimana teori Halliday dan Hasan digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data Miles, Huberman, dan Saldana: kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Peneliti menghasilkan hasil dari tabel yang disertai dengan berbagai jenis perangkat kohesif referensial yang digunakan dalam lagu. Peneliti memilih tujuh lagu dari album Salam yang ditulis oleh Maher Zain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan referensi pribadi terdapat 62 kata yang meliputi 46 kata untuk perangkat kohesif eksistensial, 16 kata untuk penentu posesif dan tidak ada untuk jenis kata ganti posesif. Ada 11 kata untuk referensi demonstratif termasuk 1 kata untuk referensi demonstratif adverbial dan 10 kata untuk referensi demonstratif nominal selektif.
Automatic Analysis of Lexical Complexity: Evaluating The Linguistic Performance of The National and International Publication Laily Martin; Lucy Suraiya; Almaghvirah Chan
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol 3, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6280

Abstract

This research is a kind of a comparison study that deals with lexical complexity in the Indonesian scholars’ journal articles. The analysis covers 98 journal articles from the national and international publication using 25 lexical complexity indices. Results of the research showed that the journal articles of international journals have higher mean scores of lexical complexity indices than the national, but significant differences only occurred in the indices for the lexical sophistication and lexical variation, particularly the type-token ratio and verb variation. This may show the performance gap between the two publications from Indonesian academics as to share the lexical characteristic of the international publication surpass the national.Studi komparatif ini membahas lexical complexity dari artikel-artikel jurnal yang dihasilkan para penulis Indonesia. Analisis dilakukan terhadap 98 artikel jurnal terbitan nasional dan internasional dengan memakai 25 indeks lexical complexity. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa artikel-artikel jurnal terbitan internasional memiliki rerata indeks lexical complexity lebih tinggi dibanding terbitan nasional, namun perbedaan signifikan hanya terdapat pada indeks-indeks lexical sophistication dan lexical variation, terutama pada rasio type-token dan verb variation. Hal ini bisa jadi merefleksikan adanya performance gap antara kedua kelompok publikasi yang dihasilkan para akademis Indonesia, sekaligus memperlihatkan bahwa karakteristik leksikal dari publikasi internasional lebih tinggi dibanding publikasi nasional 
A Comparative Study of Students’ Listening Skills Using Media; Song and Podcast Siti Nurhaliza; Reflinda Reflinda; Melyann Melani; Eliza Eliza
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol 3, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6392

Abstract

AbstractListening skill is commonly used in daily activities. Nevertheless, there are a lot of students who still got difficulties when it comes to listening activity. One of the solution to solve listening problem is to use the existance of media, namely song and podcast to help students improving their listening comprehension. In this paper, researcher employed quantitative method with quasi-experimental design using two-group pretest-posttest. The aim of this research were: (1) to find out whether there was a significant difference in achievement of students’ listening skills after being taught by using song and those who were taught by using podcast, and (2) to find out which media that gave more significant effect in students’ listening skills. The data was analyzed by using Independent Sample t-test in SPSS 20. This paper showed that there was significant difference in achievement of students’ listening skills between the students who were taught by using song and those who were taught by using podcast. From the results of the data, teaching listening through podcast gave more significant effect to increase students’ listening skills.Keywords: song, podcast, listening skillsAbstrak  Keterampilan mendengarkan selalu digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Meskipun demikian, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam kegiatan mendengarkan. Salah satu solusi untuk memecahkan masalah mendengarkan adalah dengan menggunakan media, yaitu lagu dan podcast untuk membantu siswa meningkatkan pemahaman mendengarkan mereka. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu dengan membandingkan menggunakan two-group pretest-posttest. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam pencapaian keterampilan mendengarkan siswa setelah diajar dengan menggunakan lagu dan mereka yang diajar dengan menggunakan podcast, dan (2) untuk mengetahui media apa yang memberikan pengaruh yang lebih signifikan dalam keterampilan mendengarkan siswa. Data dianalisis dengan menggunakan Independent Sample t-test di SPSS 20. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam pencapaian keterampilan mendengarkan siswa antara siswa yang diajar dengan menggunakan lagu dan mereka yang diajar dengan menggunakan podcast. Dari hasil data tersebut, kegiatan mendengarkan melalui podcast memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan keterampilan mendengarkan siswa.Kata Kunci: lagu, podcast, kemampuan mendengar
The Effect of Using Silent Way Towards Students’ Vocabulary Mastery Hamid Kasman; Hidra Ariza
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol 3, No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6365

Abstract

AbstractThis research was due to some problems, the 7th-grade students of MTsS PPM Diniyyah Pasia have a limited amount of vocabulary and the teacher used the conventional method where the students focused on listening to the explanation of the teacher. This research was about finding out the effect of using silent ways on students’ vocabulary mastery at the 7th grade in MTsS PPM Diniyyah Pasia. This research used experimental research. The researcher used a quasi-experimental design employing pre-test and post-test control designs. The population of this research was at the seventh grade of MTsS PPM Diniyyah Pasia. The sample was VII.2 which was treated as the experimental class and VII.4 was treated as the control class. The findings in this research showed that the t-obtained (-7.951) was lower than the t-table (-1.667). In other words,  the alternative hypothesis  (Ha) was accepted which means that there was a significant effect of using The Effect of Using silent ways on students‘ vocabulary ability. Then, the calculation of post-test of both classes showed that the experimental and control classes obtained (-4.587) were lower than t-table (-1.667). It can be concluded that the alternative hypothesis (Ha) was accepted which means that there is a significant difference between using silent way and using conventional technique. Thus, it can be concluded that the entire hypothesis is accepted. It is proved that the use of silent ways of learning vocabulary can help the students master the vocabulary well. Abstrak  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah, yaitu siswa kelas 7 MTsS PPM Diniyyah Pasia memiliki jumlah kosakata yang terbatas dan guru masih menggunakan metode konvensional di mana siswa hanya fokus mendengarkan penjelasan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode silent way terhadap penguasaan kosakata siswa kelas 7 MTsS PPM Diniyyah Pasia. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Peneliti menggunakan desain kuasi eksperimen dengan menggunakan desain kontrol pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsS PPM Diniyyah Pasia. Sampel penelitian ini adalah kelas VII.2 yang diperlakukan sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 sebagai kelas kontrol.  Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa t-hitung (-7,951) lebih kecil dari t-tabel (-1,667). Sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan metode silent way terhadap kemampuan kosakata siswa. Kemudian, perhitungan post-test kedua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh t hitung (-4,587) lebih kecil dari t tabel (-1,667). Sehingga, hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara menggunakan metode silent way dan menggunakan metode konvensional. Jadi, dapat disimpulkan bahwa seluruh hipotesis diterima. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan metode silent way dalam pembelajaran kosakata dapat membantu siswa menguasai kosakata dengan baik. 
Correlation Between Usage of Academic Word List and Journal Rankings on English Studies in Indonesia Mohamad Syafri; Najmi Hillaliyati; Nanik Shobikah; Mansur, Nurfauziah
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v4i2.8538

Abstract

The development of scientific articles has dynamically improved, including in the English disciplines. Therefore, this study explores the relationship between using the Academic Word List (AWL) and the ranking of journals in English studies in Indonesia, with a particular focus on writing characteristics. Given the growing importance of academic vocabulary in language learning and the pivotal role of writing in academic success, this research aims to provide insights into how academic word usage correlates with journal quality. This study itself is quantitative research. 180 articles from 18 Sinta-accredited journals were analyzed using an electronic text analysis approach. The journals were chosen proportionally based on their Sinta’s rank. AntConc is used as the main application to analyze the lexical richness of the articles. The findings reveal that the overall lexical richness of the articles is 7.23%, with AWL words comprising 4.04% of the total vocabulary used. Despite these findings, statistical analysis indicates no significant correlation between the frequency of AWL usage and the journals' rankings. These results suggest that while AWL contributes to the lexical profile of academic writing, it does not directly influence journal ranking. Reasons could be assumed regarding these findings, such as journal’s editorial policies, authorial preference, and disciplinary variations. This study enhances our understanding of the elements of high-quality academic writing and offers valuable insights for teaching and learning academic writing. Teachers and lecturers of academic writing courses could explore and elaborate on AWL’s role in their teaching. Abstrak Perkembangan artikel ilmiah semakin dinamis, termasuk pada disiplin ilmu bahasa Inggris. Oleh karena itu, penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara penggunaan Academic Word List (AWL) dan pemeringkatan jurnal dalam studi bahasa Inggris di Indonesia, dengan fokus khusus pada karakteristik penulisan. Mengingat semakin pentingnya kosakata akademis dalam pembelajaran bahasa dan peran penting menulis dalam keberhasilan akademis, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana penggunaan kata akademis berkorelasi dengan kualitas jurnal. Penelitian ini sendiri merupakan penelitian kuantitatif. 180 artikel dari 18 jurnal terakreditasi Sinta dianalisis menggunakan pendekatan electronic text analysis. Jurnal telah dipilih secara proporsional berdasarkan rangking Sinta. Dalam melakukan analisis terhadap lexical richness digunakan aplikasi AntConc. Temuannya mengungkapkan bahwa keseluruhan kekayaan leksikal artikel adalah 7,23%, dengan kata-kata AWL mencakup 4,04% dari total kosakata yang digunakan. Meskipun ada temuan ini, analisis statistik menunjukkan tidak ada korelasi yang signifikan antara frekuensi penggunaan AWL dan peringkat jurnal. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun AWL berkontribusi terhadap profil leksikal penulisan akademik, namun tidak secara langsung berhubungan dengan peringkat jurnal. Beberapa alasan yang diasumsikan menjadi dasar dari temuan, diantaranya kebijakan editorial dari jurnal, kecenderungan gaya menulis, dan ragam disiplim keilmuan. Studi ini meningkatkan pemahaman kita tentang unsur-unsur penulisan akademik berkualitas tinggi dan menawarkan wawasan berharga untuk pengajaran dan pembelajaran penulisan akademik. Para pengajar bagi kelas academic writing dapat secara lebih mengkaji dan mengelaborasi fungsi AWL dalam pembelajaran.Kata Kunci: academic word lis, ranking jurnal, kualitas menulis akademik, kekayaan leksikal
Cracking The Code: Noun Phrase Complexity in Efl Student Compositions Chipta Sakti Parawali; Siska Bochari; Darmawan; Sudarkam R. Mertosono
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v4i2.8661

Abstract

This research investigates the dominant noun phrase patterns used by EFL students and identifies the challenges they face in constructing complex noun phrases. A descriptive quantitative design was applied, involving third-semester EFL students majoring in English Education at Tadulako University. Data were collected through tests and questionnaires, validated using the SPSS program to ensure reliability. Results reveal that the most frequently used noun phrase pattern is determiner + noun, accounting for 35% of the total noun phrases produced by students. In contrast, the least utilized pattern is premodifier + noun + postmodifier, representing only 1%. The analysis indicates that sociocultural factors, particularly students' linguistic environments, significantly influence their ability to construct complex noun phrases. Addressing these challenges may involve implementing inclusive curricula and culturally responsive teaching strategies. The findings have implications for curriculum design, emphasizing the need to enhance instructional materials and provide targeted practice to improve students' mastery of complex noun phrase structures.AbstrakPenelitian ini mengkaji pola frasa nomina yang dominan digunakan oleh mahasiswa EFL dan mengidentifikasi tantangan yang mereka hadapi dalam membentuk frasa nomina kompleks. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan mahasiswa EFL semester tiga yang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Tadulako. Data dikumpulkan melalui tes dan kuesioner yang divalidasi menggunakan program SPSS untuk memastikan keandalannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola frasa nomina yang paling sering digunakan adalah determiner + noun, yang mencakup 35% dari total frasa nomina yang dihasilkan oleh mahasiswa. Sebaliknya, pola yang paling jarang digunakan adalah premodifier + noun + postmodifier, dengan hanya 1%. Analisis menunjukkan bahwa faktor sosiokultural, terutama lingkungan bahasa mahasiswa, memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan mereka dalam membentuk frasa nomina kompleks. Mengatasi tantangan ini dapat dilakukan dengan menerapkan kurikulum yang inklusif dan strategi pengajaran yang responsif secara budaya. Temuan ini memiliki implikasi terhadap desain kurikulum, dengan menekankan perlunya peningkatan materi pembelajaran dan pemberian latihan yang terarah untuk meningkatkan penguasaan mahasiswa terhadap struktur frasa nomina kompleks.Kata Kunci: frasa kata benda, kompleks, pola, faktor kesulitan.
Connotative Meaning in “Do Not Stand at My Grave and Weep” Poem by Mary Elizabeth Frye Syazwina, Alika; Sitompul, Jui Fasco Rini; Fitriyah, Fitriyah
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v4i2.8801

Abstract

Connotative meaning refers to the additional meanings associated with a word beyond its literal definition, often carrying positive or negative values. This research aims to analyze the connotative, or hidden, meanings in the poem “Do Not Stand at My Grave and Weep” by Mary Elizabeth Frye. The study employs a qualitative research method to analyze the data. It utilizes Leech's theory to explore the connotative meanings within the poem. Each phrase and couplet in “Do Not Stand at My Grave and Weep” was categorized based on its connotative meaning, and the specific aspects of each connotative word were identified. Following the analysis, the researchers provided explanations for the data and drew conclusions based on their findings. As a result, 12 distinct connotative meanings were discovered in this poem. In conclusion, connotative meaning differs from literal meaning found in a dictionary, and it can sometimes be more challenging to decipher the hidden significance behind it. AbstrakMakna konotatif merujuk pada makna tambahan yang dikaitkan dengan sebuah kata di luar definisi literalnya, yang sering kali membawa nilai positif atau negatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna konotatif, atau makna tersembunyi, dalam puisi "Do Not Stand at My Grave and Weep" oleh Mary Elizabeth Frye. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menganalisis data. Penelitian ini memanfaatkan teori Leech untuk mengeksplorasi makna konotatif dalam puisi tersebut. Setiap frasa dan bait dalam "Do Not Stand at My Grave and Weep" dikategorikan berdasarkan makna konotatifnya, dan aspek spesifik dari setiap kata konotatif diidentifikasi. Setelah analisis, para peneliti memberikan penjelasan untuk data dan menarik kesimpulan berdasarkan temuan mereka. Hasilnya, 12 makna konotatif yang berbeda ditemukan dalam puisi ini. Sebagai kesimpulan, makna konotatif berbeda dari makna literal yang ditemukan dalam kamus, dan terkadang lebih sulit untuk menguraikan makna tersembunyi di baliknya.Kata Kunci: Puisi, Konotatif, Denotatif
Representation of Beauty Standards in Two Selected Music Videos: Semiotic Analysis of Roland Barthes Fajari, Alifia Salsabila; Kurniawan, Muhammad Hafiz
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v4i2.8821

Abstract

Beauty standards are issues that still exist in society today. This issue of beauty standards is depicted in music videos entitled “Pretty Hurts” by Beyonce and “Mrs. Potato Head” by Melanie Martinez. In music video, there are signs used to communicate the meaning that can be analyzed using a semiotic approach to find out the meaning conveyed. The purposes of this research are to analyze denotation and connotation meaning of verbal and visual signs in both selected music videos, as well as the myth of beauty standards. Descriptive qualitative method is applied in this research to analyze the data which are in the form of screenshot of verbal and visual signs, while the method of collecting data used in this research is documentation. The data were taken from two selected music videos represent the issue of beauty standards. The total data of this research are 36 data, consisting of 9 data of verbal signs and 27 data of visual signs. The collected data were examined using Roland Barthes’ theory by analyzing the meaning of denotation and connotation, as well as the myth of beauty standards. The result of this study found the denotation and connotation meaning showed six features of beauty such as slim body, blonde hair, narrow face, large breast, white teeth, and fashionable appearance signify women’s beauty and represent attractiveness. Meanwhile, there are six myths of beauty standards found in two selected music videos such as ideal body, attractiveness, confidence, facial beauty, ideal face shape, and ideal beauty. Abstrak Standar kecancitkan merupakan sebuah fenomena yang masih terjadi di masyarakat kita saat ini. Permasalahan ini tergambar dari video musik yang berjudul “Pretty Hurts” karangan Beyonce dan “Mrs. Potato Head” karangan Melanine Martinez. Dalam video musik tersebut beberapa tanda digunakan untuk mengkomunikasikan makna yang dianalisis dengan pendekatan semiotika untuk menemukan makna yang dimaksud oleh Beyonce dan Melanie Martinez dalam lagu-lagunya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis makna denotasi dan konotasi baik tanda verbal dan visual dalam kedua video music tersebut, beserta dengan analisis Myth mengenai standar kecantikan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data dalam bentuk hasil tangkapan layar dari video musik yang merepresentasikan isu standar kecantikan. Jumlah keseluruhan data dalam penelitian ini adalah 36 data yang meliputi 9 data tanda verbal dan 27 data tanda non-verbal atau visual. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan teori Roland Barthes yang meliputi analisis denotasi, konotasi, dan muth dari standar kecantikan. Hasil dari riset ini menemukan bahwa makna denotasi dan kontasi menunjukkan 6 fitur kecantikan yaitu badan yang langsing, rambut pirang, wajah yang proporsional, payudara yang besar, gigi yang putih dan penampilan yang menarik menjadi kunci dari kecantikan wanita dan merepresentasikan kecantikan yang memikat. Sedangkan dalam hal myth, penelitian ini menemukan bahwa tubuh yang ideal, kepercayaan diri, kecantikan wajah, bentuk wajah yang ideal dan kecantikan ideal merupakan wujud dari myth yang tengah dibangun dari video music tersebut. Kata Kunci: denotasi, konotasi, myth, standar kecantikan, video musik
The Intrinsic Elements Analysis on Developing the Character and Theme in Film “Joker” Oktaviano, Revandy Cekha; Ramiro, Jonathan; Fitriyah
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 4 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v4i2.8831

Abstract

One of the essential components of film is the intrinsic elements. The purpose of the research is to analyse the intrinsic elements of Joker film and the influences of those intrinsic elements on developing the character and the theme of Joker film directed by Todd Phillips. This research used the qualitative method as its research design and the structuralism approach as the tool for analysing the data. The data of this research were taken from dialogues and narrations of Joker's (2019) film script directed by Todd Phillips. Joker is a thriller film that focuses its theme on critiques of society's indifference and the institutions that overlook vulnerable individuals, particularly those struggling with mental health challenges. As a result, this research showed the intrinsic elements of Joker film consisting of plot (exposition, rising action, climax, falling action, and resolution), characters (Arthur Fleck/Joker, Murray Franklin, Penny Fleck, Sophie Dumond), setting (place: Gotham City, The Comedy Club), and point of view which was taken from Arthur’s, theme (mental illness and society neglect, alienation and isolation, identity and transformation, the role of violence in society). Joker film reflects on the importance of empathy and community in addressing the needs of individuals who are suffering. Abstrak Salah satu komponen penting dari sebuah film adalah unsur-unsur intrinsiknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis unsur-unsur intrinsik film Joker dan pengaruh unsur-unsur intrinsik tersebut terhadap pengembangan karakter dan tema film Joker yang disutradarai oleh Todd Phillips. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif sebagai desain penelitiannya dan pendekatan strukturalisme sebagai alat untuk menganalisis data. Data penelitian ini diambil dari dialog dan narasi naskah film Joker (2019) yang disutradarai oleh Todd Phillips. Joker adalah film thriller yang memfokuskan temanya pada kritik terhadap ketidakpedulian masyarakat dan lembaga-lembaga yang mengabaikan individu-individu yang rentan, terutama mereka yang berjuang dengan tantangan kesehatan mental. Hasil penelitian ini menunjukkan unsur intrinsik film Joker yang terdiri dari alur (eksposisi, rising action, klimaks, dropping action, dan resolusi), karakter (Arthur Fleck/Joker, Murray Franklin, Penny Fleck, Sophie Dumond), latar (tempat: Gotham City, The Comedy Club), dan sudut pandang yang diambil dari tema Arthur (penyakit mental dan pengabaian masyarakat, alienasi dan isolasi, identitas dan transformasi, peran kekerasan dalam masyarakat). Dalam film Joker merefleksikan pentingnya empati dan komunitas dalam mengatasi kebutuhan individu yang sedang menderita.Kata kunci: unsur intrinsik, deskriptif kualitatif, film, joker.

Page 4 of 12 | Total Record : 113