cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
firdaus@uinbukittinggi.ac.id
Phone
+6285274528223
Journal Mail Official
modality.uinbukittinggi@gmail.com
Editorial Address
Data Center Building - Kampus II Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Jln Gurun Aua Kubang Putih Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat Telp. 0752 33136 Fax 0752 22871
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature
ISSN : 27981258     EISSN : 27980723     DOI : https://www.doi.org/10.30983/modality
Core Subject : Education,
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature is accommodates scientific articles in the form of article publication, book reviews, original research report, reviews and scientific commentaries related to linguistics and literature.This journal invites researcher, academics and practitioners to contribute the results of their studies and research in the field of linguistics and Literature. In particular, papers with the following topics are invited:
Articles 113 Documents
Analysis of Students' Ability to Answer Reading Assessments with High Level Thinking Skills (Hots) Muti'ah, Anggi; Reflinda, Reflinda; Melani, Melyann; Eliza, Eliza
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6397

Abstract

AbstractThis research is motivated by concerns about students' low ability to answer reading assessments with higher-order thinking skills (HOTS). Most of the issues that arise indicate that students' skill abilities are still low, and some students are not ready to face contextual problems, reasoning, situations that require creativity, all of which commonly occur in HOTS. The purpose of this research is to deepen understanding of students' abilities in the aspects of analysis, evaluation, and creation, which are key components of HOTS. The study was conducted on 30 eighth-grade students at Madrasah Tsanawiyah Negeri 02 Pasaman Barat as a representation of the population. The instrument used was a reading test consisting of 20 multiple-choice questions that measure three components of HOTS: analyzing, evaluating, and creating. The test indicators were adopted from Bloom's Taxonomy and Anderson. The research results show that students' high-order thinking abilities in answering reading assessments are sufficient. It can be seen from the average scores obtained by students in the analyzing component (64.66), evaluating (72.85), and creating (61.39), with an overall average for all components (66.3) falling into the "Sufficient" category. The implications of this research can provide guidance for the development of more effective learning strategies to enhance students' higher-order thinking skills in the context of reading.Keywords: Student Ability, Reading, Higher Order Thinking Skills (HOTS)Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran atas rendahnya kemampuan siswa dalam menjawab penilaian membaca dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Sebagian besar permasalahan yang muncul menunjukkan kemampuan keterampilan siswa masih rendah dan sebagian siswa belum siap menghadapi soal-soal kontekstual, penalaran, situasi yang membutuhkan kreativitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendalami pemahaman tentang kemampuan siswa dalam aspek analisis, evaluasi, dan kreasi, yang merupakan komponen kunci dari HOTS. Penelitian ini dilakukan pada 30 siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri 02 Pasaman Barat sebagai representasi populasi. Instrumen yang digunakan adalah tes membaca terdiri dari 20 soal pilihan ganda yang mengukur tiga komponen HOTS; menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Indikator uji diadopsi dari Taksonomi Bloom dan Anderson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam menjawab penilaian membaca sudah cukup. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada komponen menganalisis (64,66), mengevaluasi (72,85), dan mencipta (61,39) dan rata-rata untuk seluruh komponen (66,3) adalah kategori Cukup. Implikasi dari penelitian ini dapat memberikan panduan untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dalam konteks membaca.Kata Kunci: Kemampuan Siswa, Membaca, Higher Order Thinking Skills (HOTS)
hat's Why I Never Learned English From Indonesian Teachers: Investigating Native-Speakerism in Youtube Video Comments Kaldina, Vindi; Darmawan, I Nyoman Pasek
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6450

Abstract

AbstractThis study aims to examine the extent to which native-speakerism (NS) is embedded in the comments responding to a YouTube video entitled “Salah Kursus Bahasa Inggris?- Seleb English” by a YouTuber named Sacha Stevenson. The researchers believe that native-speakerism, an ideology that creates a power imbalance favoring native speakers of English over nonnative speakers of English, is present in the video, in which the content creator scrutinizes Indonesian people’s English accents. However, this paper focuses on the comments responding to the video, since they can show to what extent NS is adopted by EFL speakers/learners in Indonesia. The data was retrieved using YouTube Data API and Python programming language, sorted using Microsoft Excel, and categorized by applying three reading steps into four levels which spans from 0 (no indication of native speakerism) to 3 (strong indication of native speakerism). The findings are presented descriptively and analyzed within the theoretical framework on NS.  The results suggest that NS is present in the observed comments on all three levels, which suggests how deeply embedded the NS ideology within the community of Indonesian English language learners and speakers. Suggestions on how to counter this ideology are presented in conclusion.Keywords: native-speakerism, youtube comments, english accent.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengamati sejauh mana native-speakerism (NS) terkandung dalam komentar tanggapan pada video YouTube berjudul "Salah Kursus Bahasa Inggris? - Seleb English" oleh YouTuber bernama Sacha Stevenson. Para peneliti percaya bahwa native-speakerism, sebuah ideologi yang menciptakan ketimpangan kekuasaan yang menguntungkan penutur asli bahasa Inggris dibandingkan penutur non-natif bahasa Inggris, ada dalam video tersebut, di mana pembuat konten mengkritik aksen bahasa Inggris orang Indonesia. Namun, penelitian ini berfokus pada komentar-komentar yang menanggapi video tersebut, karena komentar-komentar tersebut dapat menunjukkan sejauh mana NS diadopsi oleh penutur/pelajar bahasa Inggris di Indonesia. Data diambil menggunakan YouTube Data API dan bahasa pemrograman Python, diurutkan menggunakan Microsoft Excel, dan dikategorikan dengan menerapkan tiga langkah pembacaan menjadi empat level yang mencakup level 0 (tidak ada indikasi native speakerism) hingga level 3 (indikasi kuat native speakerism). Temuan tersebut disajikan secara deskriptif dengan analisis dalam kerangka teoritis tentang NS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi NS terlihat jelas dalam komentar-komentar yang diamati pada ketiga level, yang menunjukkan seberapa dalam ideologi tersebut tertanam dalam komunitas penutur/pelajar bahasa Inggris di Indonesia. Saran bersifat praktis tentang bagaimana menghadapi ideologi ini disajikan dalam kesimpulan.Kata Kunci: native-speakerism, komentar youtube, aksen inggris  
A Deixis Analysis of Song Lyrics in Drivers License By Olivia Rodrigo Aulina, Zulva Dwi; Amelia, Elvira Rosa; Amanina Umar, Izza Asma; Hasanah, Dwi Uswatun; Rumandhani, Aditya Eka
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6478

Abstract

Abstract In this research, the researchers would like to analyze the use of deixis in one of the songs of Olivia Rodrigo’s Drivers License song lyrics. The research employes a qualitative descriptive method to analyze and classify the types and meanings of the types of the deixi. This research uses descriptive qualitative research because the research data are words or speech and will be analyzed by explaining the data descriptively. In this study, the researcher used a pragmatic approach to identify the type and to explain the meaning of the type. The results of this research are as follows: (1) Deixis is the most dominant type in the songs. (2) Deixis is used to describe the singer’s personal feelings, to refer to relationships with other people, or to express a particular time and place. (3) The research results found that the frequency of occurrences of person, time, and place in the song lyrics is higher than that in the lyrics.Keywords: song, lyrics, deixisAbstrak Dalam penelitian ini, peneliti ingin menganalisis penggunaan deiksis dalam salah satu lagu dari lirik lagu Surat Izin Mengemudi Olivia Rodrigo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis dan mengklasifikasikan jenis dan makna dari jenis-jenis deixis. Penelitian kualitatif deskriptif digunakn dalam penelitian ini karena data penelitian berupa kata-kata atau ucapan dan akan dianalisis dengan cara menjelaskan data secara deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan pragmatis untuk mengidentifikasi tipe dan menjelaskan makna dari tipe tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Deixis merupakan tipe yang paling dominan dalam lagu. (2) Deixis digunakan untuk menggambarkan perasaan pribadi penyanyi untuk merujuk pada hubungan dengan orang lain, atau untuk mengungkapkan waktu dan tempat tertentu. (3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi kemunculan orang, waktu, dan tempat dalam lirik lagu lebih tinggi daripada lirik.Kata Kunci: lagu, lirik, deiksis
Quizizz Application in Students Learning Outcomes: Teachers and Students Perception Daulay, Sholihatul Hamidah; Ramadhan, Achmad; Wahyuni, Sri
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6719

Abstract

AbstractThis study explores the use of the Quizizz application in enhancing student learning outcomes: Perspectives from both teachers and students. The background of this research underscores the significance of student learning outcomes as one of the key aspects of the classroom environment. In order to gauge student learning outcomes, teachers must understand the motivating factors for students, including the learning media employed, to encourage enthusiasm for learning in the classroom and completion of assigned exercises. One of the technological tools that can be employed in this context is the Quizizz application. To assess the effectiveness of Quizizz in the classroom, it is crucial to comprehend the perceptions of both teachers and students regarding its application. This research aims to elucidate the perspectives of teachers and students on the use of the Quizizz application in enhancing student learning outcomes. The research methodology employed is qualitative descriptive. Data were collected from one English language teacher and ten seventh-grade students. Data collection instruments included observation and interviews. The research findings indicate that, according to the perceptions of all participants, the Quizizz application is deemed easy to use, understandable, enjoyable, motivating, engaging, effective, and capable of reducing boredom when studying English. Based on these research findings, it can be concluded that the Quizizz application has the potential to enhance student motivation and learning outcomes. Therefore, it is recommended to integrate Quizizz into the classroom learning process as a means of motivation and improving student learning outcomes. Keywords : Perception, Quizizz, Students, Teacher Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi Penggunaan Aplikasi Quizizz dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa: Perspektif Guru dan Murid. Latar belakang penelitian ini merujuk pada pentingnya hasil belajar siswa sebagai salah satu aspek utama dalam proses pembelajaran. Untuk memahami pencapaian belajar siswa, guru perlu memahami faktor-faktor yang memotivasi siswa, termasuk media pembelajaran yang digunakan, agar mereka lebih termotivasi untuk belajar di kelas dan menyelesaikan latihan yang diberikan. Salah satu media teknologi yang dapat digunakan dalam konteks ini adalah aplikasi Quizizz. Untuk menilai efektivitas penggunaan Quizizz di kelas, penting untuk memahami persepsi guru dan siswa terhadap aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi guru dan murid terhadap penggunaan aplikasi Quizizz dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metodologi penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari satu guru bahasa Inggris dan 10 siswa kelas VII. Instrumen pengumpulan data melibatkan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut persepsi seluruh partisipan, aplikasi Quizizz dinilai mudah digunakan, mudah dipahami, menyenangkan, mampu memotivasi belajar, menarik, efektif, dan dapat mengurangi kebosanan saat mempelajari bahasa Inggris. Dengan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Quizizz memiliki potensi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, disarankan untuk mengintegrasikan Quizizz ke dalam proses pembelajaran di kelas sebagai sarana motivasi dan peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci: persepsi, quizizz, siswa, guru
Quartet Cards Game as a Media Used to Promote Students’ Vocabulary Mastery Meidy, Rina Septria; Zaitun, Zaitun
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6808

Abstract

AbstractThis research had the objective of measuring whether or not Quartet cards game used as attractive media effective to promote 7th grade students' vocabulary mastery. This quantitative research applied experimental approach with one group pre-test and post-test design. There were 28 students of 7th grade, registered in even semester of academic year 2022/2023, participated as sample in this study. The tools used in collecting the data were validated pre-test and post-test of vocabulary knowledge. In analyzing the data, paired-sample test was used to determine the correlations between variables and to decide which hypothesis was accepted. Initial data calculation revealed that in the average, the students reached higher achievement in the post test than in the pre-test in which the mean score gained in the post-test was 77.71 while in the pre-test was 55.96 which meant that vocabulary mastery of the students was 21.95 points increased after they were taught by using Quartet cards game. Besides, the statistical analysis indicated that the correlation coefficient between two variables was 0.678 with the sig value of 0.001 or < than a probability of 0.05, this confirmed that there was a relationship between pre-test and post-test variables.  The computation of paired-sample test revealed that Sig. (one-sided and two-sided p) was <0.001 which showed that there was different achievement reached by the students after Quartet cards game was used in the learning. Based on these findings, this research concluded that Quartet cards game promoted 7th graders’ vocabulary mastery. Thus, this study accepted Ha and rejected H0.Keywords: teaching aids, learning media, quartet cards game, vocabulary masteryAbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur apakah Quartet cards game yang digunakan sebagai media yang atraktif efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas 7. Penelitian kuantitatif ini menerapkan pendekatan eksperimen dengan disain ‘one group pre-test post-test’. Sejumlah 28 siswa kelas 7 MTs Darussalam, Tangerang Selatan, terdaftar pada semester genap tahun ajaran 2022/2023, berpartisipasi sebagai sampel dalam penelitian ini. Alat yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah uji pengetahuan kosa kata sebelum dan sesudah (pre-test dan post-test) yang telah divalidasi. Dalam menganalisis data, paired sample test digunakan untuk menentukan korelasi antar variabel dan untuk menentukan hipotesis mana yang diterima. Kalkulasi data diawal menunjukkan bahwa secara rerata, siswa mencapai hasil yang lebih tinggi pada post-test dibandingkan capaian mereka di pre-test, dimana nilai rerata di post-test adalah 77.71 sedangkan pada pre-test adalah 55.96 dimana hal ini menunjukkan bahwa penguasaan kosa kata siswa meningkat sebesar 21.95 poin setelah mereka diajarkan dengan menggunakan media Quartet cards game. Selain itu, analisis statistika menunjukkan korelasi koefisien antar variabel adalah 0.678 dengan nilai signifikan 0.001 atau lebih kecil (<) dari kemungkinan 0.05, dan hal ini mengkonfirmasi bahwa terdapat korelasi antara variabel pre-test dan post-test. Perhitungan dari paired-sample test menunjukkan bahwa Signifikan (one-sided dab two-sided p) lebih kecil dari 0.001 (<0.001) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan capaian yang diraih oleh siswa setelah Quartet cards game digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan temuan ini maka disimpulkan bahwa Quartet cards game meningkatkan penguasaan kosa kata siswa kelas 7. Dengan demikian, ma.ka penelitian ini menerima Ha dan menolak H0.
Online Reading Community in Instagram: Does it Affect Senior High Shool Students Reading Abilities? Priyanti, Rafita Lutfiah; Hadi, Muhamad Sofian
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6849

Abstract

AbstractThis research investigated the effect of online reading communities on students’ English reading abilities through Instagram platform This research study was conducted to examine how interaction within an online reading community was able to influence the improvement of students’ reading abilities in English. The research used quantitative descriptive method in which the data were collected through a 5-Likert-scale questionnaire, consisting of 26 statements; 13 statements were related to variable X and 13 other statements were about reading abilities. The sample of this research comprised grade 1 until grade 3 high school students involved in online reading communities on Instagram. A total of 50 students of several public senior high schools in the area of Pesanggarahan, selected through purposive sampling technique. The analysis data showed that interactions in online reading communities could improve students' abilities in reading. This was proven by statistical analysis of the significance value of 0.000 <0.05 and based on the value of tcount; 4.566 which was higher than ttable of 2.011. Thus, this study concluded that Online Reading Community a(X) affected Students’ Reading Abilities (Y). Besides, on the regression test, that effect percentage was 30.3%. Keywords: reading skills, online reading community, Instagram.Abstrak  Penelitian ini menginvestigasi pengaruh dari komunitas baca dalam jaringan terhadap keterampilan membaca bahasa Inggris siswa Sekolah Menengah Atas melalui platform Instagram. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur bagaimana interaksi didalam komunitas membaca dalam jaringan tersebut dapat mempengaruhi peningkatan keterampilan membaca bahasa Inggris siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dimana data dikumpulkan dengan menggunakan angket skala 5 yange berisi 26 pernyataan; 13 terkait variabel X (komunitas membaca onine) dan 13 tentang kemampuan membaca siswa.. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa sekolah menengah atas kelas 1 sampai 3 yang tergabung dalam komunitas membaca dalam jaringan di Instagram. Sejumlah 50 orang siswa SMA dari beberapa sekolah menengah Negeri di daerah Pesanggrahan, terpilih untuk menjadi sampel melalui teknik sampel bertujuan (purposive sampling techinue). Hasil analisis data menunjukkan bahwa interaksi dalam komunitas baca dalam jaringan dapat meningkatkan kemampuan dan motivasi siswa dalam membaca. Hal ini dibuktikan dari analisis statistika pada nilai signifikan 0.000<0.05 dan berdasarkan nilai t-hitung yang lebih besar dari t-tabel, yaitu 4,566>2,011. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas membaca dalam jaringan sebagai variabel X berpengaruh terhadap kemampuan membaa siswa sebagai variabel Y. Selain itu, hasil uji regresi menunjukkan bahwa pengaruh tersebut adalah sebesar 30,3%. Kata Kunci: keterampilan membaca, komunitas baca dalam jaringan, Instagram  
The Effectiveness of Ledp Application on Students Listening Comprehension Monica, Elsa; Izzah, Lidiyatul
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6874

Abstract

AbstractThis research was aimed to measure the effectiveness of Listen English Daily Practice (LEDP) application in the improvement of 8th graders’ listening comprehension skills. There were 34 students comprised in one class involved as the sample of this study. This research used quantitative method with experimental approach and one-group pretest post-test design. In collecting the data, 20 multiple-choice questions in the pre-test and post-test were used as the instruments after the students were instructed to listen to conversation videos taken from YouTube. Data analysis of paired sample test was used in analyzing the data. That data analysis showed that the average score gained by the students in the post-test (82.20) was higher than the one in the pre-test (49.70). Besides, the calculation by using paired-sample test revealed that the standard error mean made by the students in the pre-test was 1.606 while in the post-test was 1.371. These findings showed that the errors made by the students in the post-test was smaller than in the pretest. The correlations between LEDP application as variable X and students’ listening comprehension skills as variable Y computed through paired-sample correlations indicated significant value of 0.01 which was lower than 0.05 (Sig. 0.01<0.05); meaning that the two variables were correlated. Therefore, this research rejected H0 and accepted Ha. To conclude, LEDP was an effective application utilized in improving students’ listening comprehension skills.Keywords: LEDP application, listening comprehension, application as teaching mediaAbstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas dari aplikasi Listen English Daily Practice (LEDP) pada peningkatan keterampilan pemahaman menyimak siswa kelas 8. Terdapat 34 orang siswa dalam 1 kelas yang dilibatkan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan ekperimen dan disain one group pre-test post-test. Dalam mengumpulkan data, 20 pertanyaan pilihan berganda pada pre-test dan post-test digunakan sebagai instrument dengan terlebih dahulu meminta siswa untuk menyimak topik percakapan yang peneliti ambil dari YouTube. Analisa data statistic paired-sample test digunakan dalam menganalisa data. Hasil Analisa tersebut menunjukkan capaian nilai rerata siswa pada post-test (82,20) lebih tinggi daripada nilai rerata pre-test (49,70). Selain itu, perhitungan menggunakan paired-sample test menunjukkan bahwa standar rerata kesalahan pada pre-test asalah 1,606, sedangkan pada post-test adalah 1,371. Hal ini berarti kesalahan siswa pada post-test lebih rendah daripada pre-test. Korelasi antara LEDP sebagai variabel X dengan keterampilan pemahaman menyimak sebagai variabel Y yang dihitung melalui paired-sample correlations menunjukkan nilai signifikan 0,01 lebih rendah dari 0,05 (Sig. 0,01<0,05) yang berarti terdapat korelasi antara kedua variabel tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian ini menolak H0 dan menerima Ha. Sebagai kesimpulan, LEDP merupakan aplikasi yang efektif dalam meningkatkan keterampilan pemahaman menyimak siswa. Kata Kunci: aplikasi LEDP, pemahaman menyinak, aplikasi sebagai media ajar
The Effect of English Children's Songs on Students Pronunciation Enhancement salisah, indi rahmawati; Suryadi, Suryadi; Pahamzah, Jhon
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.7571

Abstract

Abstract The aim of this study was to investigate the influence of children's song media on the enhancement of English pronunciation skills among fourth-grade students at MI Bina Ummat. The research employed a single-group pretest and posttest design, adopting an experimental approach. Thirty children from the fourth grade of MI Bina Ummat comprised the study population. The t-test was used in the analysis of this research data. The findings of the study showed that children's song media had a significant impact on students' English pronunciation, with a t-count of 8.101 > t-table of 2.042. The average value was 54.00 for pre-test data and 80.64 for post-test data. The difference in the average value is 24.64, representing a percentage increase of 42%. These results illustrate the extent of the change in students' pronunciation ability. Consequently, the use of children's song media is demonstrated to have a positive effect on improving English pronunciation skills among fourth-grade students at MI Bina Ummat, as indicated by these findings. Keywords: english pronouncation, english children's song media Abstrak   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh media lagu anak-anak terhadap peningkatan keterampilan pengucapan bahasa Inggris di kalangan siswa kelas empat di MI Bina Ummat. Penelitian ini menggunakan desain pretest dan posttest kelompok tunggal, mengadopsi pendekatan eksperimental. Tiga puluh siswa kelas empat MI Bina Ummat menjadi populasi penelitian. Uji t digunakan dalam analisis data penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media lagu anak-anak memiliki dampak signifikan pada pengucapan bahasa Inggris siswa, dengan nilai t hitung sebesar 8,101 > t tabel sebesar 2,042. Nilai rata-rata adalah 54,00 untuk data pretest dan 80,64 untuk data posttest. Perbedaan nilai rata-rata adalah 24,64, yang mencerminkan peningkatan persentase sebesar 42%. Hasil ini menggambarkan sejauh mana perubahan kemampuan pengucapan siswa. Oleh karena itu, penggunaan media lagu anak-anak terbukti memiliki efek positif dalam meningkatkan keterampilan pengucapan bahasa Inggris di kalangan siswa kelas empat di MI Bina Ummat, sebagaimana ditunjukkan oleh temuan ini. Kata Kunci: pengucapan bahasa inggris, media lagu anak bahasa inggris
Language Style of Horror Movies and Audiences’ Psychological Response Fa, Jong Li; Ningsih, Dwi Leyli; Dwitama, Wahyu Rismayuda; Taufiq, M. Aries
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.8003

Abstract

AbstractThe development of technology in Indonesia has an impact on the development of the entertainment world, including movies. Movies consist of various genres, one of which is horror. Among Indonesians, horror is a popular genre, especially highlighting customs, rituals, and traditions. Horror movies aim to cause fear and disgust in the audience by providing entertainment.   This study aims to determine whether horror genre movies are the favorite movies of Indonesian people. The method used in this research is qualitative research by interviewing respondents and distributing questionnaires online on social media. The results in the study reveal that the horror films use material and attributive processes in delivering dialog. In terms of psychological aspect, the horror genre in Indonesia is one of the genres favored by the audience. The large population in Indonesia and the culture and customs inherent in Indonesia such as belief in mystical or supernatural things in horror movies can be said to have various impacts. Impacts such as adrenaline, fear, and so on are what make it interesting so that the audience likes it.Keywords: fans, horror, movieAbstrak Perkembangan teknologi di Indonesia berdampak pada perkembangan dunia hiburan, termasuk film. Film terdiri dari berbagai macam genre, salah satunya adalah horor. Di kalangan masyarakat Indonesia, horor merupakan genre yang banyak digemari, terlebih mengangkat adat istiadat, ritual, dan tradisi. Film horor bertujuan untuk menimbulkan rasa takut dan jijik pada penonton dengan sifat memberi hiburan.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah film bergenre horor menjadi film favorit masyarakat Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan cara mewawancarai responden  dan menyebarkan kuesioner secara online di media sosial. Hasil dalam penelitian mengungkapkan bahwa film-film horor menggunakan proses material dan atributif dalam menyampaikan dialog.  Dari sisi psikologis, genre horor di Indonesia menjadi salah satu genre yang digemari para penonton . Banyaknya jumlah penduduk di Indonesia dan budaya serta adat istiadat yang melekat di Indonesia seperti kepercayaan akan hal-hal mistis atau supranatural dalam film horor dapat dikatakan memberikan berbagai dampak. Dampak-dampak seperti memacu adrenalin, rasa takut, dan lain sebagainya inilah yang membuatnya menarik sehingga disukai penonton. Kata Kunci:  fans, horor, film
The Ability of SMP N 2 Lubuk Pakam Students in using _s Inflectional Ending Wati, Novera; Tarigan, Bahagia; Harefa, Yulianus
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 1 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v1i2.4593

Abstract

AbstrakPenelitian ini berjudul “The Ability of SMPN 2 Lubuk Pakam Students in Using -s Inflectional Ending”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menggunakan akhiran infleksional –s dan kesulitan yang dihadapi oleh siswa kelas dua SMPN 2 Lubuk Pakam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian gabungan. Data diambil dari tes dan wawancara. Tes digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dan wawancara digunakan untuk mengidentifikasi kesulitan siswa. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas dua SMPN 2 Lubuk Pakam tahun ajaran 209/2020. Peneliti mengambil 0% dari populasi (29 siswa). Berdasarkan hasil analisis data, persentase siswa dengan jawaban yang benar adalah 60,06%. Artinya kempuan siswa kelas dua SMPN 2 Lubuk Pakam tergolong dalam kategori sedang. Kemampuan siswa dalam menggunakan –s Kata Benda Jamak memiliki persentase tertinggi (63%). Kemampuan siswa dalam –s Posesif memiliki persentase 56%. –s Orang Ketiga Tunggal memiliki persentase terendah (54%). Disimpulkan bahwa siswa kelas dua SMPN 2 Lubuk Pakam telah memahami akhiran –s dalam Kata Benda Jamak tetapi belum memahami akhiran –s dalam kata Posesif dan Orang Ketiga Tunggal. Penyebabnya dalah kurangnya pengetahuan tentang akhiran inflectional –s dan kosakata.Kata Kunci: Akhiran Infleksional –s, Kesulitan siswaAbstractThe objectives of this study are to know the students’ ability in using –s inflectional endings and the difficulties faced by the students at the second year of SMPN 2 Lubuk Pakam. The method used in this research was mixed method. The data were taken from test and interview. Tes is used to measure students’ abilities and interview to identify students’ difficulties. The sources of data were the students at the second year of SMPN 2 Lubuk Pakam in the academic year 2019/2020. The researcher took 10% of the population (29 students). Based on the result of the data analysis, the percentage of the students’ correct answers was 60.06% and was classified as fair category. The student’s ability in –s plural nouns had the highest percentage (63%). The student’s ability in –s possessive had the percentage of 56%. The–s third person singular had the lowest percentage (54%). It can be concluded that the second year students of SMPN 2 Lubuk Pakam had understood –s plural nouns but did not comprehend –s possessive and –s third person singular yet. The causes were lacking knowledge of –s inflectional endings and vocabulary.Keywords: -s Inflectional Endings, Students’ Difficulties

Page 6 of 12 | Total Record : 113