cover
Contact Name
ibnu rusydi
Contact Email
ibnurs@gmail.com
Phone
+62234271875
Journal Mail Official
ibnurs@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Jln. Ir. Juanda Km 3 Indramayu Jawa Barat
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Published by Universitas Wiralodra
Core Subject : Education, Social,
Aim and Scope Counselia, Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam is articles on practice, theory, and research in Islamic educational guidance and counselling.
Articles 181 Documents
Layanan Dasar dalam Bimbingan dan Konseling di Sekolah Boy Haryono
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v7i1.367

Abstract

Layanan dasar or what is often known as the guidance curriculum in Guidance and Counseling (BK) in schools, is an important part of the program component in schools. This is based on the fact that guidance curriculum provide students with a structured understanding of the reality of life. The purpose of this research is to find out in depth about the concept of guidance curriculum in schools. The research method used is a qualitative method with a literature study approach and data analysis using the Miles and Huberman model. Data collection techniques in this study used relevant sources such as scientific articles, books, proceedings, etc. There are research results that show basic services can be understood as a systematic and planned effort by counseling teachers to students, in order to gain skills and experience and develop self-adjustment abilities to achieve developmental task competencies. Basic services are an integral part of the BK service component at school. The purpose of implementing basic services is so that students have normal self-development, mental health, and achieve self-development tasks. The development of basic services is focused on developing students' self-competence in personal, social, learning and career fields according to developmental levels.
Ecology-Based Islamic Counseling: A Dynamyc Study of Forest Conservation Actors on The Slopes of Mount Lamongan, Lumajang Hoirina Ramadhanti; Bambang Subahri
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v7i1.641

Abstract

This article examines forest conservation practices on the slopes of Mount Lamongan, Lumajang Regency, which are taking place amidst ecological pressures such as forest fires, land degradation, and increasing exploitation of natural resources. Amidst these conditions, community-based and individual forest conservation actors have emerged, facing not only technical environmental challenges but also complex psychological, social, and spiritual dynamics. This demonstrates that environmental conservation is a socio-religious practice that demands mental resilience, social legitimacy, and sustained religious meaning. Theoretically, this article combines the Islamic counseling concept developed by Abu Zaid al-Balkhi, particularly the notion of mental health and the balance between psychological, moral, and spiritual dimensions, with Peter L. Berger's social construction theory. This integration of the two perspectives is used to understand forest conservation as a social reality that is constructed, institutionalized, and religiously interpreted by its practitioners. This research employed a qualitative approach with a case study approach. The research location was in Klakah and Ranuyoso Districts, Lumajang Regency. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation, with informants selected purposively from forest conservation practitioners, religious leaders, journalists, and the local community. Data validity was maintained through triangulation of sources and techniques. The research results show three main conclusions: first, forest conservation actors experience interrelated psychological, social, and spiritual dynamics; second, Islamic values are interpreted as an ethical and spiritual foundation in conservation practices; and third, ecologically based Islamic counseling is relevant as a holistic mentoring model for the sustainability of community-based forest conservation.
Pola Konseling Kyai Sebagai Upaya Preventif Konflik Sosial di Kecamatan Klakah Siska Amelia; Bambang Subahri
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v7i1.642

Abstract

Konflik sosial merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam masyarakat religius yang secara normatif diharapkan mampu menjaga keharmonisan melalui nilai-nilai keagamaan. Namun, realitas menunjukkan bahwa konflik tetap muncul dalam bentuk ketegangan laten, kesalahpahaman, dan emosi negatif yang berpotensi berkembang menjadi kekerasan apabila tidak dikelola secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konseling kiai sebagai upaya preventif konflik sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konseling kiai bersifat fleksibel, kontekstual, dan nonformal melalui konseling personal, pengajian, dialog informal, serta mediasi sosial. Konseling tidak hanya berfungsi sebagai penyelesaian konflik, tetapi juga sebagai upaya preventif melalui penanaman nilai-nilai keislaman seperti kesabaran, toleransi, dan persaudaraan. Selain itu, konseling kiai terbukti mampu meredam konflik yang berpotensi berkembang menjadi kekerasan melalui pendekatan spiritual dan emosional. Dalam perspektif tazkiyatun nafs, konseling kiai mencerminkan pembinaan jiwa, sedangkan dalam teori konflik sosial berfungsi sebagai mekanisme konstruktif dalam mengelola konflik. Dengan demikian, konseling kiai menjadi model preventif berbasis religius-kultural dalam menjaga keharmonisan masyarakat.
Peran Kyai Sebagai Polimorfik: Studi Kasus Metode Konseling Islam pada Masyarakat di Desa Kudus Iqbal Abdul Aziz; Aang Burhanuddin
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v7i1.646

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kiai sebagai figur polimorfik dalam praktik konseling Islam di masyarakat Desa Kudus, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh posisi strategis kiai sebagai otoritas keagamaan sentral yang tidak hanya berfungsi sebagai pemimpin spiritual, tetapi juga menjalankan berbagai peran sosial untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana kiai melaksanakan konseling Islam dalam konteks nonformal dan situasional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik interpretatif kualitatif yang didukung triangulasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kiai menjalankan peran polimorfik sebagai pembimbing spiritual, teladan moral, konselor, mediator, pendidik, dan penasihat sosial. Praktik konseling Islam berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis serta disesuaikan dengan kondisi psikologis, sosial, dan spiritual masyarakat. Konseling dilaksanakan melalui beberapa tahapan, meliputi mendengarkan secara empatik, memahami masalah, memberikan nasihat keagamaan mau‘izhah hasanah, dialog, serta doa atau praktik spiritual. Praktik-praktik tersebut berkontribusi positif terhadap kesejahteraan mental, ketahanan spiritual, dan keharmonisan sosial, serta mendukung integrasi antara bimbingan spiritual dan kesehatan mental dalam wacana konseling Islam.
Penggunaan Konseling Gestalt untuk Mengatasi Trauma Pada Korban Bullying Berbasis Teknologi Informasi Robbi Asri; Firman; Afdal; Rendy Amora
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i2.161

Abstract

Artikel ini membahas tentang implementasi konseling eksistensial dalam mengatasi trauma pada korban pelecehan seksual, dimana kita ketahui pada saat ini kasus pelecahan seksual dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan dan berdampak sangat menyakitkan bagi korban dan menyisakan kondisi trauma yang berkepanjangan. Trauma akibat pelecehan seksual ini mengakibatkan dampak psikologis korban kekerasan dan pelecehan seksual akan mengalami trauma yang mendalam, dampak fisik. Kekerasan dan pelecehan seksual pada anak merupakan faktor utama penularan Penyakit Menular Seksual (PMS), dampak sosial. Korban kekerasan dan pelecehan seksual sering dikucilkan dalam kehidupan sosial, hal yang seharusnya dihindari karena korban pastinya butuh motivasi dan dukungan moral untuk bangkit lagi menjalani kehidupannya. Permasalahan yang terjadi ini perlu di atasi sehingga tidak mengganggu kehidupan sehari-hari. Artikel ini juga membahas tentang konseling eksistensial sebagai strategi dalam mengatasi trauma pada korban bullying meliputi konsep trauma, pelecehan seksual, tanda-tanda terkena pelecehan seksual, dampak pelecehan seksual, teori dan prinsip dasar pandangan tentang hakekat manusia, proses konseling eksistensial, tujuan konseling eksistensial, fungsi dan peran konselor, peran klien dalam hubungan konseling, hubungan antara konselor dan klien dalam proses konseling, prosedur dan teknik konseling serta implementasi konseling eksistensial dalam mengatasi trauma korban pelecehan seksual. Metode yang digunakan ialah literature review dengan analisa kritis dari penelitian yang sedang dilakukan terhadap topik khusus.
Konstribusi Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Raya Muslimin dalam Meningkatkan Sikap Religius Masyarakat Arlina; Aldi Maulana Ong; Khaidah Try Apnisyah Sitorus; Nur Ikhsan Kharisma Sitorus; Siti Ardianti
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i2.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstribusi badan kesejahteraan masjid (BKM) raya muslimin dalam rangka meningkatkan sikap reliji di masyarakat jalan pukat I, no 1 bantan timur, kec medan tembung. Fokus kajian ini yakti bagaimana konstribusi BKM dalam meningkatkan sikap reliji di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan ialan kualitatif berbasis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman: yakni reduksi data, penampilan data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa konstribusi badan kesejahteraan masjid (BKM) raya muslimin untuk meningkatkan sikap reliji di masyarakat terkhusus pada jalan pukat I, no 1 kec medan tembung sangat berdampak positif, karena banya kegiatan yang di lakukan oleh pihak BKM seperti, pengajian rutin, magrib mengaji, santunan anak yatim, peringatan hari besar islam dan lain sebagiannya. Dengan adanya kegiatan islami tersebut membuat masyarakat mengetahui pentingnya dalam meningkatkan sikap reliji.
Efektivitas Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving Untuk Meningkatkan Decision Making Skills Pada Mahasiswa Choirunisa; Khairul Bariyyah; Eva Kartika Wulan Sari
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i2.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan decision-making skills pada mahasiswa. Upaya yang tepat adalah dengan pemberian treatment bimbingan kelompok teknik problem solving. Penelitian ini termasuk kuantitatif jenis pre-eksperimen dengan desain one group pretest – posttest. Penelitian ini menggunakan 106 mahasiswa prodi BK Universitas PGRI Kanjuruhan Malang sebagai populasi dan sampel penelitian sebanyak 8 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala decision-making skills. Analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif dan uji paired-samples t test. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan sebelum dan sesudah diberikan treatment, dilihat dari nilai rata-rata pre-test sebesar 93,50 kategori sedang dan post-test sebesar 115,75 kategori tinggi. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikan (2-tailed) sebesar 0,004 < 0,05 maka disimpulkan bahwa treatment bimbingan kelompok teknik problem solving efektif dalam meningkatkan decision-making skills mahasiswa prodi BK Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu pemberian treatment bimbingan kelompok teknik problem solving lebih panjang dan sering akan jauh lebih efektif dalam meningkatkan decision-making skills.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Multimedia Terhadap Hasil Belajar Afdiani; Salsabila Kesuma Haidi; Yuli Triani; Nur Inayyah; Nur Aini
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i2.217

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengaruh pembelajaran berbasis multimedia terhadap hasil belajar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dan lingkungannya. Jenis Penelitian ini adalah mengumpulkan data dari sumber- sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel. Hasil penelitian terdapat manfaat menggunakan media pembelajaran dapat meningkatkan dan mengarahkan perhatian anak sehingga dapat menimbulkan motivasi belajar, interaksi yang lebih langsung antara siswa dan lingkungannya.
Efektivitas Konseling Kelompok WDEP Untuk Meningkatkan Self Regulated Learning Pada Peserta Didik Avoidance Procrastination Siti Unari; Hera Heru Sri Suryanti; Ahmad Jawandi
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i2.218

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui Efektivitas Konseling Kelompok WDEP untuk Meningkatkan Self Regulated Learning pada Peserta Didik Avoidance Procrastination. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X E2 di MAN 1 Surakarta Tahun Akademik 2023/2024. Penelitian ini menggunakan teknik sampling  Purposive dalam pemilihan subjek penelitian. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah 10 peserta didik Kelas X E2 di MAN 1 Surakarta Tahun Akademik 2023/2024. Teknik pengumpulan data dilaksanakan menggunakan angket Self Regulated Learning dan dokumentasi sebagai metode bantuan. Angket Self Regulated Learning sudah diuji validitas dan reliabilitas dengan bantuan SPSS 16.0 dan dilakukan analaisis data menggunakan Paired Sample T-test. Bersadarkan hasil analisis data diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Berkaitan dengan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa H0 yang berbunyi “Konseling Kelompok WDEP Tidak Efektif Meningkatkan Self Regulated Learning Pada Peserta Didik Avoidance Procrastination” tidak terbukti kebenarannya Dan Ha yang berbunyi “Konseling Kelompok WDEP Efektif Meningkatkan Self Regulated Learning Pada Peserta Didik Avoidance Procrastination” terbukti kebenarannya.
Studi Kasus Dampak Konseling Individu Terhadap Agoraphobia Nadila Astin Saputri; Hera Heru Sri Suryanti; Ahmad Jawandi
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i2.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konseling individu behavioral terhadap peserta didik yang mengalami gangguan kecemasan agoraphobia di SMP Negeri 17 Surakarta. Sumber data dalam penelitian lapangan ini terbagi ke dalam dua jenis, yaitu sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara serta observasi di SMP Negeri 17 Surakarta. Dan sumber data sekunder penulis peroleh melalui pencarian sumber bacaan lain yang masih terkait dengan fokus utama penelitian. Untuk memastikan keabsahan data, penulis menerapkan teknik keabsahan data dengan menggunakan triangulasi data sumber dan triangulasi data teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi konseling individu behavioral kepada para peserta didik penderita gangguan agoraphobia mempunyai dampak yang besar terhadap perkembangan para peserta didik. Hal ini tampak ketika semenjak dilakukan proses konseling tersebut, peserta didik mengalami perubahan perilaku yang cukup baik. Fakta ini mengindikasikan bahwa proses konseling tersebut sukses berjalan sesuai dengan target.