cover
Contact Name
ibnu rusydi
Contact Email
ibnurs@gmail.com
Phone
+62234271875
Journal Mail Official
ibnurs@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Jln. Ir. Juanda Km 3 Indramayu Jawa Barat
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Counselia: Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Published by Universitas Wiralodra
Core Subject : Education, Social,
Aim and Scope Counselia, Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam is articles on practice, theory, and research in Islamic educational guidance and counselling.
Articles 154 Documents
Peran Lingkungan Sosial Terhadap Pembentukan Karakter Siswa: Analisis Konteks Pendidikan Nur Azizah Putri; Hikmatul Fadilah Nasution; Nova Ramadhani; Rosita Dongoran
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.177

Abstract

Karakter peserta didik dapat dibentuk melalui pendidikan agar menjadi lebih berpotensi dan berkualitas. Selain pendidikan, lingkungan sosial mempunyai peran yang cukup besar terhadap cara berperilaku siswa, karena karakter siswa banyak dipengaruhi oleh interaksi sosial disekitarnya. Setiap siswa berhak untuk mengembangkan potensinya, namun perkembangan setiap siswa berbeda, terkadang cepat dan terkadang sangat lambat. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk mengkaji pembahasan ini lebih detail dan mendalam. Teknik pengumpulan data yang digunakan berdasarkan metode kualitatif yaitu studi literatur yang relevan dengan pembahasan ini. Tujuan dari penelitin ini adalah untuk mencari tahu bagaimana lingkungan sosial mempengaruhi siswa untuk tumbuh sebagai manusia yang berperilaku baik. Lingkungan sosial terdiri atas: lingkungan keluarga, meliputi cara orang tua membesarkan dan mendidik anak dan suasana di rumah; lingkungan sekolah yang meliputi hubungan antara guru dan siswa, dan hubungan siswa dengan siswa; dan lingkungan sosial, yang terdiri atas kehidupan masyarakat dan kalangan pergaulan.
Peran Guru Sebagai Model Sosial dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Ismi Khairani; Zakiah Mardiah Nasution; Rozi Sakhbana Hasibuan; Rosita Dongoran
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.178

Abstract

Guru merupakan seseorang yang memiliki peran dalam memberikan bimbingan kepada peserta didik baik di bidang pengetahuan maupun keterampilan. Akan tetapi, peran tersebut bukanlah menjadi satu-satunya peran yang harus diimplementasikan oleh seorang guru, melainkan terdapat pula peran guru yang tidak kalah penting yaitu menjadi model sosial bagi peserta didiknya. Pentingnya peranan guru sebagai model sosial tersebutlah yang menuntun peneliti untuk membahas kajian ini menggunakan metode kulitatif. Pendekatan yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif, di mana metode yang digunakan adalah menganalisis kajian studi pustaka dengan sumber yang relevan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru sebagai model sosial dalam pembentukan karakter peserta didik. Maka temuan penelitian ini adalah bahwa dengan guru menjadi model sosial mampu meningkatkan pembentukan karakter bagi peserta didiknya.
Pengaruh Media Sosial Terhadap Pola Komunikasi dan Interaksi Sosial di Kalangan Siswa Tengku Sinar Marwanda; Masnida Wati Suryani; Sinta Amalia; Rosita Dongoran
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.181

Abstract

Kemajuan teknologi tidak bisa dihindari. Hal ini memungkinkan siswa mengakses informasi dengan cepat dan belajar dimana saja, kapan saja. Meskipun mempunyai manfaat, namun penggunaan teknologi juga mempunyai dampak negatif seperti kurangnya aktivitas komunikasi sosial yang dapat mengakibatkan berkurangnya komunikasi antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki secara sistematis pengaruh penggunaan media sosial terhadap pola komunikasi dan interaksi sosial di kalangan siswa. Metode pencarian literatur digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis temuan dari penelitian sebelumnya di bidang ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa media sosial telah mengubah secara mendasar cara siswa berkomunikasi dan berinteraksi sosial, dengan mempengaruhi aspek-aspek seperti frekuensi dan kedalaman interaksi, jenis komunikasi yang digunakan, dan kualitas hubungan interpersonal. Temuan juga menyoroti berbagai faktor yang memoderasi dampak media sosial, termasuk faktor individu dan konteks sosial. Implikasi dari temuan ini terhadap pendidikan dan pengembangan generasi muda masih diperdebatkan, serta arahan untuk penelitian di masa depan dalam upaya untuk memahami secara holistik dampak media sosial terhadap pola komunikasi dan interaksi sosial siswa.
Sejarah Dinasti Abbasiyah Perkembangan Pendidikan Islam Modern Ahmad Palihin; Rini Eka Putri
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejarah dinasti Abbassiyah hingga perkembangan Pendidikan Islam masa modern. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat kepustakaan murni karena sumber datanya baik yang primer atau sekunder berasal dari buku, dokumen, jurnal atau karya-karya ilmiyah.  Pada masa pemerintahan Daulah Abbasiyah di Baghdad, dunia Islam mencapai puncak kejayaannya selama lima setengah abad, mulai dari tahun 132 H (750 M) hingga dihancurkannya Baghdad oleh Hulagu Khan pada tahun 1268 M (656 H). Pada masa ini, kekuasaan dan kekayaan kaum Muslim mencapai puncaknya, dan terjadi kemajuan yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk ilmu pengetahuan Islam yang penting yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Dalam konteks ini, pemikiran pembaharuan terkait sistem pendidikan selalu menjadi perhatian para pemikir pembaharu. Hal ini karena pendidikan merupakan bidang studi yang terus berkembang, karena mencakup berbagai aspek manusia. Oleh karena itu, metode pendidikan, baik formal maupun non-formal, selalu menjadi perhatian dalam upaya mencapai tujuan pemikiran yang diinginkan.
Urgensi dan Kedudukan Bimbingan Konseling (BK) di Sekolah Khoiriatus Sa'adah; Tri Wulandari; Gusman Lesmana
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.186

Abstract

Bimbingan dan konseling di sekolah merupakan aspek integral dalam sistem pendidikan, membantu siswa mengatasi masalah akademik dan personal, serta mendukung pengembangan holistik mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan untuk mendalami fenomena sosial tersebut. Layanan bimbingan dan konseling penting karena memberikan dukungan holistik, pengembangan keterampilan sosial dan emosional, panduan karier, dan pencegahan masalah sosial dan perilaku. Konselor sekolah berperan dalam membantu siswa memahami minat, bakat, dan tujuan karir mereka. Kedudukan bimbingan dan konseling di sekolah penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung bagi semua siswa. Namun, masih ada tantangan terkait ketersediaan layanan di beberapa sekolah. Oleh karena itu, investasi dalam bimbingan dan konseling di sekolah sangat diperlukan untuk kesuksesan siswa secara holistik.
Pengaruh Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Tomi Putra; Zadrian Ardi; Netrawati
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.189

Abstract

Kepercayaan diri adalah salah satu aspek kepribadian yang penting pada seseorang. Kepercayaan diri merupakan atribut yang sangat berharga pada diri seseorang dalam kehidupan bermasyarakat, tanpa adanya kepercayaan diri akan menimbulkan banyak masalah pada diri seseorang. Hal tersebut dikarenakan dengan kepercayaan diri, seseorang mampu untuk mengaktualisasikan segala potensinya. Perasaan tidak percaya diri yang dirasakan oleh seseorang dapat ditingkatkan melalui bantuan yang diberikan kepada mereka. Salah satu alternatif solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan pendekatan yang Cognitive Behavior Therapy (CBT). Tulisan literature review ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Adapun sumber referensi berupa artikel, buku, dan informasi dari media teknologi dan komunikasi yang sesuai dengan topik yang dibahas. Melalui literature review ini dapat dilakukan proses analisis, sintesis, meringkas dan membandingkan literature yang satu dengan yang lainnya. Hasil dari Pendekatan ini adalah bahwa semua literatur mengungkapkan hasil yang konsisten, yaitu Pendekatan Cognitive Behavioral Therapi (CBT) efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri. Ada banyak penelitian menunjukkan bahwa Cognitive Behavioral Therapi (CBT) adalah terapi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri. Beberapa literatur juga menyarankan bahwa untuk meningkatkan kepercayaan diri, Cognitive Behavioral Therapi (CBT).
Meningkatkan Kesadaran Diri dan Kecerdasan Emosional Konselor BK: Strategi Pengembangan Pribadi yang Efektif Nasyiwa Ramadhini; Neni Aprilia; Gusman Lesmana
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.190

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pengembangan pribadi dalam meningkatkan kualitas layanan konseling oleh konselor Bimbingan dan Konseling (BK). Dengan strategi seperti refleksi diri, pelatihan kecerdasan emosional, supervisi berkualitas, dan praktik mindfulness, konselor BK dapat memperkuat kesadaran diri dan kecerdasan emosional mereka. Tujuannya adalah agar konselor dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi perkembangan psikologis dan emosional siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan. Artikel ini menyoroti pentingnya kecerdasan emosional dalam interaksi sosial dan proses pembelajaran, serta manajemen diri dalam meningkatkan prestasi belajar. Kesimpulannya, pengembangan pribadi yang efektif pada konselor BK meningkatkan kualitas layanan konseling dan hubungan dengan klien, yang berdampak positif pada kesejahteraan dan perkembangan mereka.
Tupoksi Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Wulan Eka Safitri; Karina; Gusman Lesmana
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.191

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pelaksanaan tupoksi pelayanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah untuk meningkatkan kualitas layanan. Metode kualitatif digunakan untuk menilai kesesuaian layanan dengan standar yang telah ditetapkan serta kontribusinya terhadap pengembangan layanan BK. Pelayanan BK yang berkualitas diharapkan dapat membantu siswa dalam pengembangan potensi diri, menangani masalah, dan merencanakan masa depan yang lebih baik. Penelitian ini menyoroti peran sekolah dalam memberikan layanan BK yang meliputi bimbingan akademik, karir, pribadi-sosial, dan kelompok. Tantangan termasuk kurangnya pemahaman, dukungan, sumber daya, dan variasi kebutuhan siswa. Diperlukan strategi peningkatan pemahaman, kompetensi konselor, dan fasilitas agar pelayanan BK dapat berjalan lebih efektif, membantu siswa mencapai perkembangan optimal, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
Peran Bimbingan Konseling dalam Pengembangan Potensi Siswa Nadiya Nurhasanah; Chairun Nisa; Gusman Lesmana
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran bimbingan dan konseling dalam pengembangan potensi siswa di lingkungan pendidikan. Melalui metode tinjauan literatur yang dilakukan terhadap sejumlah penelitian dan artikel yang relevan dengan topik ini dari berbagai sumber seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian. Analisis terhadap literatur menunjukkan bahwa bimbingan dan konseling memiliki peran yang penting dalam membantu siswa mengenali, mengembangkan, dan memanfaatkan potensi mereka secara optimal. Strategi-strategi konseling, seperti konseling individu, konseling kelompok, serta program pengembangan diri dan karir, telah terbukti efektif dalam memfasilitasi proses pengembangan potensi siswa. Selain itu, literatur juga menyoroti pentingnya hubungan antara konselor dan siswa dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan pribadi siswa. Implikasi praktis dari tinjauan literatur ini mencakup perlunya penguatan layanan bimbingan dan konseling di sekolah-sekolah, pelatihan yang lebih baik bagi para konselor, serta integrasi strategi konseling yang inovatif dalam kurikulum pendidikan. Dengan demikian, tinjauan literatur ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran bimbingan dan konseling dalam pengembangan potensi siswa dan memberikan dasar bagi penelitian lebih lanjut di masa depan.
Memerangi Depresi pada Remaja Melalui Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Avira Heriani; Netrawati; Zadrian Ardi
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v6i1.196

Abstract

Artikel ini menyajikan sinopsis terapi perilaku rasional-emotif (REBT, kerangka teori dasar, penerapannya, dan arah masa depan. Makalah ini disusun menurut struktur berikut: pada bagian pertama, dibahas penelitian fundamental/dasar REBT; pada bagian kedua disajikan penelitian klinis/terapan dalam REBT, termasuk aspek kemanjuran dan efektivitas, diskriminasi gangguan yang mana REBT bekerja paling efektif, dan hubungannya dengan terapi lain. Penggunaan dan penyalahgunaan REBT serta dampaknya terhadap penelitian dan pengembangan di masa depan juga disajikan. Meskipun benar bahwa penelitian REBT mempunyai banyak kekurangan, namun generalisasi dan/atau pembesaran hal-hal negatif yang berlebihan, dan minimalisasi hal-hal positif merupakan keyakinan disfungsional yang mempertahankan gagasan yang salah di lapangan bahwa REBT hanya memiliki sedikit penelitian empiris dan bahwa penelitian REBT tidak ada gunanya. dalam masalah serius. Pendekatan yang seimbang, menganalisis kekuatan dan kelemahan, menunjukkan bahwa REBT memiliki ratusan artikel penelitian dan penelitian berkualitas tinggi cenderung mendukung teori dasar dan kemanjuran REBT. Namun, untuk memperkuat kesimpulan ini dan untuk sepenuhnya mengeksplorasi potensi REBT, kekurangan penelitian REBT perlu diperbaiki, dan penelitian berkualitas tinggi perlu dipromosikan. Hal ini sangat penting karena, meskipun efektif, terapi psikogenik-perilaku belum mencapai “standar yang diinginkan” dalam hal kemanjuran dan efektivitas, karena sekitar 30-40% orang masih tidak responsif terhadap terapi ini. Intervensi Dengan demikian, REBT dapat menjadi platform untuk menghidupkan kembali studi empiris tentang kemanjuran/efektivitas dan teori model kognitif-perilaku psikopatologi dan fungsi manusia.