Articles
76 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 No. 4 (2023)"
:
76 Documents
clear
Implementasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar Penggerak (Studi Best Practice di SDN 189 Neglasari Bandung)
Alhayat, Amsal;
Rusman, Rusman;
Pulhehe, Nurbaya
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5700
Penerapan kurikulum merdeka adalah salah satu tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dalam pelaksanaannya, kurikulum merdeka dilakukan secara terbatas, diawali melalui sekolah penggerak. SDN 189 Neglasari menjadi salah satu sekolah penggerak di Kota Bandung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan best practice dalam pelaksanaan kurikulum merdeka di SDN 189 Neglasari. Metode penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah dan tiga orang guru di SDN 189 Neglasari. Adapun teknik analisis data yang dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa peningkatan implementasi kurikulum merdeka dapat dilakukan pada setiap tahap, yaitu pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Beberapa hal yang menjadi sorotan pada best practice dari penelitian ini diantaranya pada perencanaan pertimbangan pada penentuan tujuan pembelajaran yang kooperatif, pada pelaksanaan pembelajaran yang mencakup pendekatan berpusat pada peserta didik, pembelajaran aktif dan kolaboratif, penggunaan metode beragam, pendekatan berbasis masalah dan umpan balik yang efektif, serta perlunya penerapan penilaian yang holistik. Sehingga disimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka yang diterapkan di SDN 189 Neglasari Bandung sudah berjalan sebagaimana mestinya yang kemudian dapat ditingkatkan ditingkatkan dengan best practice pada masing-masing aspek
Pengembangan Media Mapena Berbasis Nilai Sosial untuk Meningkatkan Retensi Siswa Sekolah Dasar
Oktaviyanti, Itsna;
Husniati, Husniati;
Nurhasanah, Nurhasanah;
Ermiana, Ida;
Khair, Baiq Niswatul
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5702
Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan produk berupa media pembelajaran MAPENAÂ berbasis nilai sosial pada materi pengaruh letak geografis terhadap mata pencaharian dan budaya di Indonesia Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan media pembelajaran MAPENA berbasis nilai sosial untuk meningkatkan retensi siswa SD Negeri 1 Kuta. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini menggunakan 5 tahapan penelitian, yaitu analysis (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa SD Negeri 1 Kuta Sampel pada penelitian ini yaitu siswa kelas IVB.Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil penilaian dari validator ahli media mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase 97,5%, penilaian dari ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase 91,17%. Hasil uji coba kelompok kecil mendapatkan kriteria sangat layak dengan persentase 98,1%. Hasil tes retensi siswa setelah menggunakan media MAPENA berbasis nilai sosial menunjukkan kenaikan sebesar 13%. Meskipun tidak signifikan, akan tetapi hasil tersebut menunjukkan bahwa siswa kelas IV B SD Negeri 1 Kuta masih mengingat materi yang telah disampaikan pada bulan sebelumnya, bahkan mengalami peningkatan
Pengaruh Game Sains Ilustrasi Terjadinya Hujan terhadap Perkembangan Kognitif Anak
Sopianti, Ai;
Hudha A, Nandhini
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5704
Kemampuan sains adalah salah satu aspek dari perkembangan kognitif anak usia dini. Penerapan pembelajaran sains pada anak dilakukan untuk meninngkatkan kemampuan konsep sains sederhana dengan proses yang nyata dan ada dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh game sains ilustrasi terjadinya hujan terhadap perkembangan kognitif anak. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan di sekolah SPS Arraryid Desa Margamulya Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut. Penelitian terdiri dari 2 siklus dengan 4 tahapan penelitian yaitu perencanaan, observasi, pelaksanaan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian perkembangan kognitif anak meningkat terutama kemampuan konsep sederhana dalam kehidupan sehari-hari setelah melalui pembelajaran eksperimen ilustrasi hujan. Pada siklus I, 4 orang anak masih melalui tahap belum berkembang (BB), dan 5 orang anak melalui tahap mulai berkembang (MB). Peningkatan terlihat dalam siklus II, dimana Sebagian besar anak telah melalui tahap berkembang sesuai harapan (BSH) dan Sebagian lagi berkembang sangat baik (BSB). Eksperimen ilustrasi hujan merupakan permainan sains yang dapat diterapkan untuk dapat meningkatkan kemampuan konsep sederhana anak dalam kehidupan sehari-hari serta membuat anak memahami dan mengetahui naka-nama dan fungsi benda-benda alam
Pengembangan Ensiklopedia Tari Daerah Jawa Timur Kelas IV Sekolah Dasar
Imaniyah, Nurul;
Perdana, Parrisca Indra
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5705
Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk (1) mengetahui kevalidan pengembangan ensiklopedia tari daerah Jawa Timur, (2) mengetahui keefektifan pengembangan ensiklopedia tari daerah Jawa Timur, (3) mengetahui kemenarikan ensiklopedia tari daerah Jawa Timur. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, didapatkan presentase kevalidan rata-rata sebesar 86% dengan kategori sangat valid. Keefektifan bahan ajar ensiklopedia diukur dari aktivitas guru pada kelompok kecil yaitu sebesar 93%, aktivitas siswa kelompok kecil yaitu sebesar 92,5%, aktivitas guru kelompok besar yaitu sebesar 86%, aktivitas siswa kelompok besar yaitu sebesar 89,5%, dan ketuntasan klasikal kelompok kecil dan besar yaitu 100% sehingga dapat disimpulkan bahan ajar ensiklopedia tari daerah Jawa Timur sangat efekif untuk digunakan. Kemenarikan bahan ajar diukur dengan menggunakan hasil angket respon guru dan angket respon siswa. Angket respon siswa pada kelompok kecil yaitu 92% dan angket respon guru pada kelompok kecil yaitu 93% sehingga memiliki kategori sangat menarik. Angket respon siswa pada kelompok besar yaitu 87% dan angket respon guru pada kelompok besar yaitu 93% sehingga memiliki kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil penelitian maka bahan ajar ensiklopedia tari daerah Jawa Timur sangat valid, sangat efeketif, dan sangat menarik untuk digunakan pada mata pelajaran seni tari kelas IV
Implementasi MUSEUM BERLIAN (Murah Senyum, Bersih, Literat, Ber-Akhlak Mulia dan Nasionalis) sebagai Branding Sekolah bagi Pembentukan Karakter Siswa SD
Trivena, Trivena
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5719
Pembentukan karakter sejak dini merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh pihak sekolah. Salah satu langkah yang dilakukan oleh sekolah saat ini adalah dengan melakukan pembiasaan yang dimuat dalam branding sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi MUSEUM BERLIAN (Murah Senyum, Bersih, Literat, Ber-Akhlak Mulia dan Nasionalis) sebagai branding SDN 102 Makale 5 bagi pembentukan karakter siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan Lembar Observasi dan Pedoman Wawancara kepada pihak sekolah. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan branding MUSEUM BERLIAN bagi pembentukan karakter siswa di SDN 102 Makale 5 dilakukan dengan menerapkan kegiatan-kegiatan pembiasaan yang dapat dilakukan oleh siswa sehari-hari, seperti pembiasaan 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun), kegiatan jumat bersih, mendirikan taman baca dan melakukan kegiatan perlombaan seni dan budaya untuk membentuk karakter nasionalis siswa. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pengetahuan bagi pihak sekolah dalam menerapkan pendidikan karakter melalui sebuah branding dan dapat menjadi referensi bagi penelitian sejenis
Pengembangan Media Pembelajaran Quizizz untuk Mengevaluasi Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas 5 MI di Surabaya
Munawir, Munawir;
Pratiwi, Nayli Okta Dwi;
Shufiyah, Shara Syarifatus
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5720
Kemajuan teknologi zaman ini, pendidik dapat mengembangkan media pembelajaran yang berbasis IT yang dapat memudahkan pendidik dalam mengevaluasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mata pelajaran akidah akhlak semester 1 kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah melalui media pembelajaran aplikasi quizizz. Pengembangan adalah suatu proses untuk mengembangkan sebuah produk untuk mengetahui hasil melalui latihan percobaan melalui media yang digunakan. Evaluasi pembelajaran merupakan proses mengumpulkan data dan menganalisis sebuah data hasil yang sistematis guna mencapai tujuan pembelajaran. Media yang peneliti gunakan melalui aplikasi quizizz, yang mana media ini berbasis IT. Metode ini menggunakan metode penelitian R&D. Jenis metode penelitian Research and Development yaitu jenis metode yang dapat menciptakan sebuah produk, setelah itu diuji keefektifannya dalam sebuah produk. Model yang digunakan peneliti yaitu ADDIE, model ini memiliki lima tahapan yaitu analyze/analisis, design/perancangan, development/pengembangan, implementation/implementasi, and evaluation/evaluasi. Sehingga peneliti dapat mengumpulkan data dari tahapan tersebut. Dalam penggunaan media pembelajaran Quizizz ini dapat meningkatkan kualitas hasil belajar yang efektif dan membuat siswa tertarik dalam proses pembelajaran
Kemampuan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Memahami Karakteristik Peserta Didik
Lubis, Ilham Ismail;
Anwar, Abu;
Sakinah, Durrah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5726
Pendidikan memiliki kaitan yang erat dengan proses belajar mengajar. Pendidikan karakter merupakan salah satu perwujudan dari sistem pendidikan nasional. Berdasarkan observasi lapangan, guru masih sangat minim atau rendah dalam memahami karakteristik peserta didik. Tujuan dari pembuatan artikel ini adalah untuk menganalisis terkait kemampuan guru PAI dalam memahami karakteristik peserta didik berbasis pendidikan karakter islami untuk mencapai pembelajaran bermakna. Penulisan jurnal ini menggunakan metode kualitatif yang dilaksanakan di MI Asshobirin Flamboyan, MI Nurul Jadid Desa Indrasakti serta MI Al Muhajirin Kijang Rejo Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Waktu penelitian adalah November-Desember 2022. Hasil yang didapatkan adalah di MI Asshobirin Flamboyan, MI Nurul Jadid Desa Indrasakti serta MI Al Muhajirin Kijang Rejo Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar rata-rata para peserta didik dan guru memiliki karakter religius yang diketahui dari perilaku subyek penelitian seperti sholat tepat waktu, mengawali dan mengakhiri kegiatan dengan doa, pembacaan al-qur’an dengan baik dan tartil, serta pembiasaan dalam mengikuti sunnah-sunnah Rasul yaitu melaksanakan sholat dhuhaa, melaksanakan amal jariyah, dan lain sebagainya. Kesimpulannya adalah kemampuan guru dalam memahami karakteristik peserta didik dapat dilakukan pada saat pembelajaran di kelas. Adapun sebelum melakukan pembelajaran, guru harus menyiapkan rancangan pelaksanaan pembelajaran dengan matang terlebih dahulu.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita dalam Pembelajaran Matematika dengan Metode Problem Solving di Sekolah Dasar
Romadoni, Jaeni Ulfah;
Amalia, Arsyi Rizqia;
Lyesmaya, Dyah
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5729
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keahlian peserta didik dalam menangai soal cerita dalam konteks matematika di SD Negeri Selajambe 2 Kec.Cisaat-Sukabumi, dengan menerapkan metode Problem Solving dalam Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Adapun hasil dari tindakan ini mengindikasikan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran pemecahan masalah mampu meningkatkan keahliann siswa. Pada tahap Prasiklus, rata-rata nilai siswa dalam mengatasi soal bentuk cerita adalah 64,7. Setelah menggunakan pendekatan pembelajaran pemecahan masalah pada siklus I, terjadi peningkatan nilai menjadi 67,9. Disamping itu, partisipasi siswa dalam menangani soal cerita juga mengalami kenaikan dari 10,5% pada tahap Prasiklus menjadi 52,6% pada siklus I. Berdasarkan tindakan yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran pemecahan masalah secara signifikan meningkatkan keterampilan siswa dalam mengatasi soal bentuk cerita pada mata pelajaran matematika di SD Negeri Selajambe 2. Adapun tujuan dari tindakan yang dilakukan oleh peneliti ini ialah untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengatasi soal dalam bentuk cerita pada mata pelajaran matematika dengan menggunakan metode pembelajaran Problem Solving berhasil tercapai.Â
Kemampuan Menelaah Struktur dan Kebahasaan Fabel Siswa SMP Menggunakan Model Pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS)
Sari, Itika Purnama;
Wuriyani, Elly Prihasti
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5730
Pemahaman siswa terhadap hasil bacaan yang masih rendah menyebabkan kurangnya kemampuan siswa dalam menelaah teks, salah satunya yaitu menelaah struktur dan kebahasaan fabel.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran two stay two stray terhadap kemampuan menelaah struktur dan kebahasaan fabel siswa kelas VII SMP Negeri 1 Hamparan Perak Tahun Ajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan One-Group Pretest-Posttest. Hasil penelitian pada saat pretest diperoleh nilai rata-rata siswa 69, termasuk dalam kategori cukup. Sementara itu, hasil penelitian pada saat posttest diperoleh nilai rata-rata siwa 81,4, dan termasuk dalam kategori baik. Melalui pengujian hipotesis yaitu, thitung > ttabel yaitu 5,99 > 2,04227, sehingga membuktikan bahwa adanya pengaruh yang cukup signifikan dari penggunaan model Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap kemampuan menelaah struktur dan kebahasaan fabel siswa kelas VII SMP Negeri 1 Hamparan Perak. Sehingga ditarik kesimpulan bahwa penggunaan model two stay two stray dalam menelaah struktur dan kebahasaan fabel berpengaruh secara signifikan.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Materi Operasi Bilangan di Sekolah Dasar
Astrianingsih, Destri;
Ayuningtyas, Vidya;
Umalihayati, Umalihayati
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i4.5731
Kemampuan siswa masih rendah dalam menyelesaikan masalah dalam bentuk soal cerita pada materi operasi bilangan. Gambaran berpikir siswa berdasarkan kesalahan dalam menyelesaikan masalah dalam bentuk soal cerita pada materi operasi bilangan di Sekolah Dasar menjadi tujuan dalam penelitian ini. Melalui analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan masalah dapat membantu guru menemukan masalah yang dialami siswa dalam memahami konsep. Penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Partisipan adalah siswa kelas VI SD Labschool Bumi Siliwangi yang terdiri dari 2 rombel dengan jumlah 47 partisipan. Partisipan mengisi soal tes, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan wawancara bagi partisipan yang yang menjawab salah untuk mengkonfirmasi cara berpikir siswa dalam menyelesaikan masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita pemecahan masalah yaitu 1) memahami kata kunci pada soal, 2) kemampuan komputasi, 3) kemampuan konsep matematika. Melalui analisis kesalahan siswa, diharapkan guru dapat memperbaiki proses belajar mengajar selanjutnya dengan cara guru dapat menentukan konsep mana yang perlu diperkuat dan memfokuskan upaya pembelajaran pada konsep yang siswa belum memahami dengan baik.