Articles
4,416 Documents
Model Pembelajaran dalam Rangka Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka di Era New Normal pada Tingkat Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah
Maknun, Lu’luil;
Kamila, Hana
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2004
Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana pembelajaran tatap muka di era new normal model pembelajaran yang seperti apa yang bisa guru terapkan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era new normal. Penulisan artikel ini menggunakan metode Tinjauan Pustaka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengancara meneliti berbagai referensi dari jurnal nasional maupun internasionalyang berkaitan dengan topik yang dibahas. Setelah meneliti berbagai referensi, langkah selanjutnya yaitu penulis melakukan seleksi, analisis, dan kemudian hasilnya disajikan secara sistematis dalam artikel ini. Model pembelajaran merupakan komponen penting dalam sebuah pembelajaran. Guru sebagai seorang yang sangat berperan dalam proses pembelajaran harus menerapkan model pembelajaran yang tepat agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Beberapa model yang dapat diterapkan pada pembelajaran di era new normal diantaranya: 1) Blended Learning; 2) Flipped Classroom; 3) Hybrid Learning. Tentunya dalam menerapkan suatu model pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik siswa dan kemampuan guru.
Penggunaan Model Discovery Learning Berorientasi Pendekatan Scientific untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar
Monalisa, Queen;
Hakim, Ramalis;
Movitaria, Mega Adyna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2005
Dalam Pembelajaran guru kurang bervariasi dalam menerapkan model pembelajaran yang membuat siswa merasa bosan, kurang aktif, dan kurang memperhatikan guru ketika menjelaskan materi, sehingga dapat mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Penggunaan Model Discovery Learning Berorientasi Pendekatan Scientific dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Metode Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian didapat nilai RPP siklus I dengan rata-rata 75% kualifikasi cukup (C) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 90% kualifikasi sangat baik (SB) dari aspek guru siklus I dengan rata-rata 91,67% kualifikasi cukup (SB) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 100%, kualifikasi sangat baik (SB). Hasil belajar pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata 65 kualifikasi cukup (C) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 80% dengan kualifikasi sangat baik (SB), demikian dapat disimpulkan dengan model Discovery learning Berorientasi Pendekatan Scientific dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Shandra, Yosi;
Movitaria, Mega Adyna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2006
Peserta didik telah memiliki mindset awal bahwa pembelajaran akuntansi sulit dipahami. Sebagian besar peserta didik malas untuk diajak berpikir apalagi pada level analisis. Hal ini tergambar dari sikap pasif, apatis, kurang peduli dan masa bodoh yang terlihat dari peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar akuntansi peserta didik melalui penerapan model pembelajran inkuiri terbimbing. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian tindakan kelas. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 2. Analisis Data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didikdari siklus I dengan persentase 19%, sementara Siklus II dengan persentase 94%. Pada siklus I diperoleh 31% yang tuntas dengan nilai rata-rata 63, selanjutnya pada siklus II diperoleh 84% yang tuntas dengan nilai rata-rata 83. Sehingga dapat diketahui peningkatan nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 53%. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi peserta didik.
Pengaruh Pendidikan Agama Islam Terhadap Karakter Siswa pada Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar
Mahmudah, Indri;
Hidayat, Nur
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2014
Pendidikan tidak boleh lepas dari pembentukan karakter peserta didik sebagai pendidikan moral. Oleh karena itu, siswa dengan kepribadian tersebut tidak hanya memiliki pengetahuan yang sangat baik tetapi juga kepribadian yang mulia. Tujuan Peneltian ini untuk melihat adakah pengaruh antara pendidikan agama islam terhadap karakter siswa. Metode penelitian bersifat metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Angket, Wawancara, dan dokumen. Informan dalam penelitian ini yaitu 1 orang perwakilan guru wali kelas VD dengan teknik pengambilan data melalui wawancara dan 10 orang siswa sebagai responden dengan pengambilan data melalui angket. Hasil penelitian melalui pengujian statistik melalui data angket pendidikan agama islam terhadap karakter siswa di SD Negeri 23 menyatakan persamaan regresi linier sederhana dapat diterjemahkan dengan nilai Konstanta berjumlah 6.537, yang mengandung makna yaitu nilai konsisten pada variabel angket karakter siswa yaitu sebanyak 6.537. lalu koefisien regresi X sebanyak 0.876 membuktikan bahwa setiap pertambahan 1% nilai angket pendidikan agama islam, maka nilai angket karakter siswa akanbertambah sebanyak 0.876. koefisien regresi linier sederhana dinyatakan bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahawa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah Positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya variabel angket pendidikan agama islam ada pengaruh terhadap variabel karakter siswa
Analisis Penggunaan Bahasa Ibu dalam Proses Pembelajaran dan Pergaulan Lingkungan Siswa
Mahendra, Yasinta;
Apriza, Berta;
Rohmani, Rohmani
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2017
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa ibu dalam proses pembelajaran dan pergaulan lingkungan siswa sekolah menengah pertama Muhammadiyah 1 Kotabumi, Provinsi Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Muhammadiyah 1 Kotabumi lampung Utara dilakukan pada semester ganjil 2021/2022. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa pengumpulan data didapat dengan cara dokumentasi pada saat peneliti melakukan observasi. Sedangkan teknik analisis datanya menggunkan dan cara pengukuran ketercapaian kegiatannya menggunakan skala likert. Berdasarkan dari data hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang muncul akibat penggunaan bahasa ibu, hasil dari penelitian telah disampaikan pada penjabaran sebelumnya. Dampak penggunaan bahasa ibu oleh siswa baik pada saat proses pembelajaran di sekolah maupun pada saat bergaul dengan tersebut ada yang positif dan negatif.
Analisis Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar
DS, Yulistina Nur;
Harmawati, Harmawati;
Maulana, Restaringga
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2022
Pandemi COVID-19 ini memberikan dampak pada banyak pihak, kondisi ini sudah merambah pada dunia pendidikan. Perubahan sistem pendidikan memberikan kesulitan kepada guru serta siswa untuk menerima materi pembelajaran dikarenakan pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka kini berubah menjadi pembelajaran jarak jauh atau dilakukan secara daring, yang pelaksanaannya tidak terlepas dari peranan teknologi informasi. Seiring dengan perkembangan zaman teknologi semakin berkembang, saat ini ada beberapa teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran seperti menggunakan e-learning, google classroom, edmodo, moodle, zoom meeting, whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi informasi pada masa pandemi COVID-19 di SDN Palumbonsari III. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunkan observasi, wawancara dan dokumentasi kepada subjek penelitiannya yaitu kepala sekolah, dua orang guru kelas, dan empat orang siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran daring di SDN Palumbonsari III sudah terlaksana dengan cukup baik tetapi masih dinyatakan belum maksimal karena adanya beberapa kendala. Proses pembelajaran daring seluruhnya dilaksanakan melalui aplikasi whatsapp dan youtube. Aplikasi tersebut dianggap paling efektif untuk dilaksanakannya proses pembelajaran daring pada siswa sekolah dasar.
Cooperative Learning Implementation Model to Improve Mathematics Learning Outcomes
Manurung, Alberth Supriyanto;
Halim, Abdul;
Rosyid, Ainur
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2026
The purpose of this study was to determine the Implementation Model of Cooperative Learning to improve Mathematics Learning Outcomes. The research method used was a survey method and used regression analysis techniques and simple correlation. This research was conducted at SDN Kenari 07 Pagi, Salemba sub-district with n = 36 using the Cluster Sampling technique. (1) The application of Cooperative Learning has an influence on mathematics learning outcomes; (2) Interest has an influence on the Implementation of Cooperative Learning; (3) The background of students has an influence on the application of cooperative learning; (4) Intelligence has an influence on the Application of Cooperative Learning. Based on this research, it is expected that the mathematics learning outcomes of fifth grade elementary school students can be improved by the influence of the application of cooperative learning, because the verification results prove that the application of cooperative learning is a significant determining factor. In many ways the characteristic enhancement model is used to solve educational problems and one of them is the Cooperative Learning Model which certainly affects the development of children where each child has different characteristics from one another so that it can show the child's character in solving the problems faced.Â
Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi dan Literasi Digital Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah
Faridah, Nadia Risya;
Afifah, Eka Nur;
Lailiyah, Siti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2030
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas model pembelajaran PjBL (Project Based Learning) dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi dan literasi digital pada peserta didik madrasah ibtidaiyah. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain penelitian yang digunakan adalah control group pretest-posttest design. Dengan menggunakan teknik random sampling, diperoleh sampel untuk kelas eksperimen dan kontrol. Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan dengan model pembelajaran PjBL (Project Based Learning) dan pembelajaran konvensional dengan metode ceramah pada kelas kontrol. Data kemampuan literasi numerasi dan literasi digital tersebut diperoleh menggunakan tes tulis berupa angket yang didukung oleh pemberian soal pilihan ganda dan benar-salah pada peserta didik. Hasil dari penelitian yaitu penggunaaan model pembelajaran PjBL (project-based learning) efektif digunakan dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi dan literasi digital pada peserta didik kelas V MI Al-Fithrah Surabaya. Dengan perolehan nilai signifikansi sebesar 0,107 < 0,05 menunjukkan hasil bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari variabel independent (X) terhadap semua variabel dependen (Y1 dan Y2). Hal ini terlihat pada pengaruh yang terjadi di kelas eksperimen yang diberikan perlakuan model pembelajaran PjBL (project-based learning) lebih unggul dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Problematika Pembelajaran Menulis Permulaan pada Masa Pandemi Covid-19
Hadyanti, Prasasti Tri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2032
Menulis permulaan merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh peserta didik pada kelas awal sekolah dasar. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk memperoleh informasi terkait pelaksanaan dan permasalahan yang dihadapi saat pembelajaran menulis permulaan pada masa pandemi di sebuah sekolah dasar, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini memperoleh hasil bahwa kebijakan pemerintah terkait pandemi Covid-19 memberikan dampak besar terhadap pembatasan proses pembelajaran menulis permulaan, diantaranya membuat proses pembelajaran kurang efektif dan kondusif. Pembelajaran pada masa pandemic juga mendorong orang tua untuk terlibat mendidik anaknya secara lebih intensif. Sayangnya, sejumlah orang tua mempunyai keterbatasan waktu dan kemampuan untuk membimbing anak belajar menulis permulaan. Perubahan proses pembelajaran dengan pembatasan sosial berdampak pada pembatasan waktu tatap muka di kelas demi menghentikan rantai penyebaran Covid-19 menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan siswa kesulitan mencapai ketuntasan belajar menulis permulaan. Faktor keterbatasan bimbingan dari irang tua di rumah menjadi salah satu faktor kurangnya efektifitas keterampilan menulis permulaan pada kelas awal sekolah dasar.
Penilaian dan Jenis Tes yang Dibuat Oleh Guru di Tingkat Sekolah Dasar
Handayani, Fitri;
Maharani, Riqqah Annisa;
Fitria, Yanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2033
Guru harus bisa memilih prosedur penilaian yang sesuai sehingga dapat mengambil suatu keputusan dalam proses belajar mengajar, mampu meningkatkan serta mengembangkan prosedur penilaian yang sesuai dalam pengambilan suatu keputusan, melakukan penjumlahan maupun menafsirkan pencapaian dalam penilaian yang telah dirancang serta mampu menerapkan pencapaianpenilaian dalam pembuatan suatu keputusan pada aspek pendidikan serta mengembangkan prosedur penilaian yang valid dengan mengacu pada informasi. Tidak hanya itu saja guru/pendidik harus tau apa saja jenis tes yang akan dibuat. Dimana jenis tes yang dimaksud. Penelitianmya menggunakan metode studi literatur (library research), yang didasari dengan kajian pustaka yang bertujuan untuk memperkuat dalam melakukan penganalisisan terhadap sumber Dalam proses pembelajaran. Penelitiannya berawal dari perumusan suatu permasalahan yang dilanjutkan dengan penganalisisan mencapai penelitian. Pengumpulan data dalam studi literatur ini dilakukan dengan memerlukan hasil non tes yaitu dapat menelusuri jurnal melalui Google cendekiawan dan beberapa referensi seperti buku, skripsi dan lain sebagainya. Penelitian dimulai dengan cara merumuskan tinjauan serta batasan variabel yang ditetapkan. Jurnal ini dapat kita telusuri dengan menggunakan kata kunci yaitu Kata kunci Peniliaian, Jenis tes yang dibuat oleh guru. Berdasarkan hasil penelitian menggambarkan bahwasanya model tersebut sesuai dalam pelaksanaan pembelajaran dikarenakanterdamparnya pencapaian penilaian perencanaan yang mencakup pendidik, siswa maupun pencapaian belajar dengan mengalami peningkatan yang berbeda-beda pada setiap penelitian